Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM SURVEI RUTE

Import Koordinat di Surpac

Rahmat Hanif Ashari


12/333836/TK/40178
JURUSAN TEKNIK GEODESI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH
MADA

A. Materi
Import data koordinat (x,y,z)
B. Tujuan
Mahasiswa dapat mengimport dan menampilkan data survey TS (koordinat) ke dalam
software.
C. Tempat dan Tanggal
Lab. Geomatika Teknik Geodesi UGM, Rabu 11 Maret 2015
D. Langkah Kerja
Untuk melakukan import data koordinat (x,y,z) di surpac bisa dilakukan dengan 2
cara :
1. Create point by coordinat
2. Import data from many string

Pada praktikum kali ini menggunakan Surpac versi 6.4. Sehingga ada perbedaan
fungsi dengan surpac versi 4 yang ada di lab komputer.

D.1 Create point by Coordinat


1. Membuka surpac yang telah terinstall di perangkat komputer.

2. Membuat file directory di folder, dengan cara klik kanan di directory yang
diinginkan di panel navigator lalu klik set as directory. Jika berhasil maka akan
muncul tanda centang di directorynya.

3. Proses selanjutnya adalah menginputkan titik menggunakan koordinat. Artinya kita


membuat titik baru dengan cara memasukkan koordinat langsung di windows surpac.
Klik toolbar menu create point by coordinate. Maka akan muncul jendela
Enter/edit point. Di windows tersebut yang harus diisi adalah string, koordinat x, y z,
dan DESC. String adalah angka yang berguna seperti layer. Jika kita ingin suatu titik
berada di layer yang sama, maka buatlah di dalam string yang sama. X,Y,Z adalah
koordinat titik terhadap sumbu X,Y, dan Z. Dan DESC adalah code point tersebut.

4. Kemudian isikan form berikut dengan nilai berikut :

String : 1
X = 2000
Y = 1000
Z = 500
DESC = BM1
Kemudian klik Apply. Akan muncul jendela Enter/edit
point, jika kita ingin memasukkan point lagi maka
isikan formnya, jika kita hanya ingin memasukkan 1 buah point maka klik cancel.
5. Untuk melihat hasil titik yang telah kita buat tadi, klik icon zoom to data
extend. Maka windows kita akan bawa ke titik tersebut. Titik berwarna putih.

6. Selanjutnya menginputkan 4 titik baru dengan nilai seperti form di bawah:

Berikut hasilnya :

7. Melakukan identifikasi fungsi gerakan 3D menggunakan mouse.


Fungsi

Gerakan Mouse

Zoom in

Menggunakan scroll ke arah depan


Awal :

Setelah zoom in :

Zoom out

Menggunakan scroll ke arah belakang


Awal :

Setelah zoom out :

Gerakan 3D

Dengan cara klik tombol kiri pada mouse lalu di tahan. Kemudian di

dari 0o -

geser sesuai arah sumbunya.

360o

Pan

Dengan cara klik tengan/klik tombol scroll kemudian gesere mouse.


Awal :

Pan :

Warna

BM 1 : Putih
BM2 : Biru
BM 3 : Biru muda
BM4 : hijau muda
BM5 : Hijau terang

8. 5 titik akan di representasikan dengan warna yang berbeda. Perbedaan warna


menandakan penggunaan string yang berbeda-beda. Tujuannya agar user dapat
membedakan komponen yang memiliki string yang berbeda.
9. Menyimpan file worksheet kita dengan cara klik file save as. Lalu akan muncul
window save file. Masukkan nama file yang akan kita simpan. Nama file adalah
titik_coba1.

10. Akan muncul di directory penyimpanan kita.

D.2 Import data from many string


Berikut akan kita coba import data koordinat menggunakan cara ke2 yaitu import data from
many string. Jika pada cara 1 kita memasukkan point satu per satu, maka cara ke 2 ini akan
dilakukan import point dari text files (multi data). Prinsip dasar langkah import nya adalah
melalui file excel kemudian dikonversi ke format csv, baru kemudian dilakukan import di
surpac.
1. Gunakan data koordinat_TS yang ada di server, kemudian copy file tersebut ke
directory.
2. Terdapat 5 kolom data yang terdiri dari kolom y,x,z, code, dan nomor detil. khusus
detil bangunan ada tambahan data pemilikdi kolom ke 6.

3. Untuk memulai proses import, tambahkan 1 kolom pada kolom ke 4 (insert colomn)
yang berisi nomor string. Isikan nomor string yang unik untuk setiap kode. 1 string
akan mewakili 1 kode, dan akan ditampilkan dalam warna yang berbeda. STRING 1=
spot height, 2 = jalan tambang, 3 = sungai, 4 = jalan aspal, 5 = BGN3, 6 = BGN4, 7=
BGN5. Sehingga urutan kolom sekarang adalah (y,x,z, string, code, no detil, pemilik).

4. Kemudian simpan file tersebut di dalam format .csv. klik save as pilih directory
penyimpanan, isikan nama filnya koordinat_TS1, namun di type filenya isikan CSV
(comma delimited). Lalu klik ok

5. Lakukan proses import dengan klik File import data from many files . Akan
muncul jendela import coordinates from text files. Pada isian define files to be
converted untuk location klik tanda drop down dan browse ke file csv yang anda
buat tadi. Isian id range akan terisi otomatis sesuai id number file anda. Pada isian
extension, jika terisi .str, maka gantilah menjadi .csv. Untuk isian define files to
be created, pada location isikan sama dengan isian location yang ada pada define
files to be converted (jangan klik dropdown menu). Isian lainnya biarkan secara
default, untuk baris terakhir number of description fields isikan 1. Klik Apply.

6. Akan muncul jendela convert text files to str. Disini anda diminta untuk
menunjukkan urutan kolom yang mendefinisikan data csv tadi. Anda masukkan
kolom ke berapa yang menunjukkan data STRING number, x, y dan z sesuai dengan
data csv anda. Ingat : jangan sampai terbalik. Klik Apply jika sudah.

7. Akan muncul jendela baru yang isinya adalah pendefinisian deskripsi data atau kode
untuk data csv anda. Anda buka kembali file csv anda. Dalam file itu memiliki 7
kolom data (y,x,z, string, code, no detil, pemilik). Kolom ke 1 sd 4 sudah anda
definisikan dalam isian sebelumnya, mulai kolom ke 5 (code) sd ke 7 (pemilik) belum
kita definisikan. Kolom ke 5 s/d 7 ini disebut sebagai description fields, yang harus
kita definisikan dalam jendela surpac anda saat ini. Pada isian text field number
isikan 5, yang menunjukkan description field berupa code. Jika sudah, klik apply.

8. Berikut hasil file importnya