Anda di halaman 1dari 13

TUGAS MATA KULIAH KIMIA DASAR

LEMAK

Disusun oleh:

Adrian Rachmantyo
Anugrah Tamam Basroni
Duana Martha Saragih
Denny Dwiputra
Fauzan Lanang Pradana
Fauzia Kusuma Wulandari
Mukhamad Husain Nur
Nani Fitriyani
Nur Ismawati
Rafi Eko Hendarto
Rahim Fajar Pangestu
Silvia Kumala Dewi
Latri Barok Harsono
Luthfi Hakim
Visi Andragogi
Tri Utami
Nadhia Octaviyanti
Nisa Ishma Savitry
Rully Zulkifar

23020112100042
23020112100003
23020112100054
23020112100005
23020112100060
23020112100009
23020112100034
23020112100049
23020112100024
23020112100007
23020112100017
23020112100028
23020112100043
23020112100014
23020112100020
23020112100036
23020112100047
23020112100031
23020112100038

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN


JURUSAN PERTANIAN
FAKILTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2012

KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat anugerahNya, makalah
yang berjudul Lemak ini dapat terselesaikan dengan lancar. Makalah ini ditulis dengan tujuan
sebagai tugas mata kuliah kimia dasar. Tujuan yang lebih khusus dari penulisan makalah ini
ialah untuk menambah pengetahuan tentang apa itu lemak dan lebih mengenal pentingnya
lemak dalam kehidupan setiap hari.
Kami juga menyampaikan rasa terima kasih kepada dosen yang telah memberikan
tugas menulis makalah ini. Akhirnya, harapan kami semoga makalah yang berjudul ini lemak
bermanfaat bagi pembaca. Kami telah berusaha untuk menyelesaikan makalah ini, namun
penulis menyadari makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan
kritik dan saran yang sifatnya membangun guna menyempurnakan makalah ini.

A. KLASIFIKASI LEMAK
Menurut struktur kimianya lemak terdiri atas gliserol dan asam lemak, asam
lemak merupakan bagian terbesar dari lipida. Lipida alami umumnya mengandung tiga
asam lemak yang berbeda. Lemak dalam tubuh manusia, terutama dijumpai dalam bentuk
lemak netral (trigliserida), fosolipid, dan kolesterol (Guyton, 1995: 21).
Trigliserida dapat berupa 95%-98% dari seluruh bentuk lemak terkonsumsi pada
semua bentuk makanan dan prosentasenya sama dengan dalam tubuh manusia. Fosfolipid
dan kolesterol dikonsumsi dalam jumlah sedikit dan merupakan komponen utama dinding
sel (membran sel). Komposisi diet dengan gizi yang berlebihan dapat mempengaruhi
kelaparan, kekenyangan, jumlah bahan makanan, berat badan dan komposisi tubuh.
Lemak merupakan gizi dalam jumlah yang besar berhubungan langsung dengan kelebihan
berat badan atau kegemukan. Diet rendah lemak dianjurkan untuk mengatasi
hyperlipidemia dan kelebihan berat badan serta untuk mengurangi resiko penyakit jantung
koroner.
Secara kimiawi lemak dasar dari trigliserida dan fosfolipid adalah asam lemak
yang merupakan asam organik hidrokarbon sederhana yang berantai panjang. Asam
lemak disimpan di dalam sel sebagai lemak (trigliserida) yang kemudian dibebaskan dan
diangkut melalui peredaran darah untuk memenuhi kebutuhan berabagai jaringan tubuh
terutama otot. Lemak mempunyai kegunaan asam di dalam tubuh yaitu asam lemak bebas
(free fatty acid). Lemak diambil melalui diet yang dicerna disebut gliserol, setelah asam
lemak larut dalam sel intestinal, diubah ke trigliserida. Trigliserida mengandung senyawa
molekul yang disebut gliserol dan tiga senyawa molekul dari asam lemak.
Lemak dalam tubuh manusia dapat berasal dari makanan yang dicerna kaya lemak
yang diabsorbsi oleh usus, modifikasi susunan kimia, dan biosintesa karbohidrat dan
protein. Dalam darah, lemak bergabung dengan protein sebagai lipoproterin yang bersifat
larut dalam air, sekaligus sebagai alat pengangkut lemak lain yang tidak larut dalam air.

B.Rumus Struktur dan Tata Nama Lemak


Lemak adalah ester dari gliserol dengan asam-asam karboksilat suhu tinggi. Asam
penyusun lemak disebut asam lemak. Asam lemak yang terdapat di alam adalah asam
palmitat (C15H31COOH), asam stearat (C17H35COOH), asam oleat (C17H33COOH),
dan asam linoleat (C17H29COOH). Pada lemak, satu molekul gliserol mengikat tiga
molekul asam lemak, oleh karena itu lemak adalah suatu trigliserida. Struktur umum
molekul lemak seperti terlihat pada ilustrasi di bawah:

Pada rumus struktur lemak di atas, R1COOH, R2COOH, dan R3COOH adalah
molekul asam lemak yang terikat pada gliserol. Ketiga molekul asam lemak itu boleh
sama (disebut asam lemak sederhana) dan boleh berbeda (disebut lemak campuran).
Tetapi pada umumnya, molekul lemak terbentuk dari dua atau lebih macam asam lemak.
Sebagai contoh, salah satu komponen minyak kapas mempunyai struktur sebagai berikut:

Nama lazim dari lemak adalah trigliserida. Penamaan lemak dimulai dengan kata gliseril
yang diikuti oleh nama asam lemak.
Contoh:

a. Trigliserida

Trigliserida (atau lebih tepatnya triasilgliserol atau triasilgliserida) adalah sebuah


gliserida, yaitu ester dari gliserol dan tiga asam lemak. Trigliserida merupakan penyusun
utama minyak nabati dan lemak hewani.

Contoh trigliserida lemak tak jenuh. Bagian kiri: gliserol, bagian kanan (dari atas ke
bawah): asam palmitat, asam oleat, asam alfa-linolenat, rumus kimia: C55H98O6
Trigliserida (atau lebih tepatnya triasilgliserol atau triasilgliserida) adalah sebuah
gliserida, yaitu ester dari gliserol dan tiga asam lemak. Trigliserida merupakan penyusun
utama minyak nabati dan lemak hewani.
Struktur kimia

Struktur umum trigliserida


Rumus kimia trigliserida adalah CH2COOR-CHCOOR'-CH2-COOR", dimana R, R' dan
R" masing-masing adalah sebuah rantai alkil yang panjang. Ketiga asam lemak RCOOH,
R'COOH and R"COOH bisa jadi semuanya sama, semuanya berbeda ataupun hanya dua
diantaranya yang sama.
Panjang rantai asam lemak pada trigliserida yang terdapat secara alami dapat bervariasi,
namun panjang yang paling umum adalah 16, 18, atau 20 atom karbon. Asam lemak
alami yang ditemukan pada tumbuhan dan hewan biasanya terdiri dari jumlah atom
karbon yang genap disebabkan cara asam lemak dibiosintesis dari asetil-KoA. Sekalipun
begitu, bakteria memiliki kemampuan untuk menyintesis asam lemak dengan atom
karbon ganjil ataupun rantai bercabang. Karena itu, hewan memamah biak biasanya
memiliki asam lemak berkarbon ganjil, misalnya 15, karena aksi bakteria di dalam
rumennya.
Kebanyakan lemak alami memiliki campuran kompleks dari berbagai macam
trigliserida; karena ini, lemak mencair pada suhu yang berbeda-beda. Lemak seperti
mentegakokoa hanya terdiri dari beberapa trigliserida, salah satunya mengandung
berturut-turut palmitat, oleat, dan stearat. Hal ini menyebabkan terjadinya titik lebur
yang tajam, yang menyebabkan coklat meleleh dalam mulut tanpa terasa berminyak.
Pada sel, trigliserida (atau lemak netral) dapat melalui membran sel dengan bebas, tidak
seperti molekul lainnya, karena karakteristiknya yang non-polar sehingga tidak bereaksi
dengan lapisan ganda fosfolipid pada membran.

b. Ester

Formula umum ester karboksilat


Ester adalah suatu senyawa organik yang terbentuk melalui penggantian satu (atau lebih)
atom hidrogen pada gugushidroksil dengan suatu gugus organik (biasa dilambangkan
dengan R').
Dalam kimia, ester adalah suatu senyawa organik yang terbentuk melalui penggantian
satu (atau lebih) atom hidrogen pada gugushidroksil dengan suatu gugus organik (biasa
dilambangkan dengan R'). Asam oksigen adalah suatu asam yang molekulnya memiliki
gugus -OH yang hidrogennya (H) dapat menjadi ion H+.

ASAM PALMITAT
Salah satu asam lemak yang paling mudah diperoleh adalah asam palmitat atau asam
heksadekanoat. Tumbuh-tumbuhan dari famili Palmaceae, seperti kelapa (Cocos
nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber utama asam lemak ini.
Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat (92%). Minyak sawit
mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak mengandung asam
lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).
Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon
(CH3(CH2)14COOH). Pada suhu ruang, asam palmitat berwujud padat berwarna putih.
Titik leburnya 63,1 C.
Asam palmitat adalah produk awal dalam proses biosintesis asam lemak (lihat artikel
asam lemak). Dari asam palmitat, pemanjangan atau penggandaan ikatan berlangsung
lebih lanjut.
Dalam industri, asam palmitat banyak dimanfaatkan dalam bidang kosmetika dan
pewarnaan. Dari segi gizi, asam palmitat merupakan sumber kalori penting namun
memiliki daya antioksidasi yang rendah.

ASAM STEARAT
Asam stearat, atau asam oktadekanoat, adalah asam lemak jenuh yang mudah diperoleh
dari lemak hewani serta minyak masak. Wujudnya padat pada suhu ruang, dengan rumus
kimia CH3(CH2)16COOH. Kata stearat berasal dari bahasa Yunani stear, yang berarti
"lemak padat".
Asam stearat diproses dengan memperlakukan lemak hewan dengan air pada suhu dan
tekanan tinggi. Asam ini dapat pula diperoleh dari hidrogenasi minyak nabati.
Dalam bidang industri asam stearat dipakai sebagai bahan pembuatan lilin, sabun,
plastik, kosmetika, dan untuk melunakkan karet.Titik lebur asam stearat 69.6 C dan titik
didihnya 361 C. Reduksi asam stearat menghasilkan stearil alkohol.
ASAM OLEAT
Rumus kimia: CH3(CH2)7CHCH(CH2)7)COOH.
Asam oleat atau asam Z-9-oktadekenoat merupakan asam lemaktak jenuh yang banyak
dikandung dalam minyak zaitun. Asam ini tersusun dari 18 atom C dengan satu
ikatan rangkap di antara atom C ke-9 dan ke-10. Selain dalam minyak zaitun (55-80%),
asam lemak ini juga terkandung dalam minyak bunga matahari kultivar tertentu, minyak
raps, serta minyak biji anggur.
Asam lemak ini pada suhu ruang berupa cairan kental dengan warna kuning pucat atau
kuning kecokelatan. Asam ini memiliki aroma yang khas. Ia tidak larut dalam air, titik
leburnya 15.3 C dan titik didihnya 360 C.
Asam oleat memberikan minyak zaitun karakteristik yang unik dan dalam bidang
kuliner, minyak zaitun menempati posisi "terhormat" di antara minyak-minyak masak
yang lain. Asupan asam oleat berlebih dapat menimbulkan steatosis, sejenis radang pada
hati

C. SUMBER LEMAK
Lemak memang memiliki efek yang buruk bagi kesehatan. Namun, disamping itu lemak
juga sangat dibutuhkan sebagai nutrisi penting bagi tubuh kita.
Sumber Lemak Nabati
1. Avocado
Avocado memiliki kandungan tinggi lemak. Lemak yang terkandung dalam
buah ini adalah kandungan lemak baik (HDL). Selain itu, klofil dalam buah ini
merupakan sumber antioksidan. Dalam avocado ini juga terdapat kandungan
lutein yang mamou meningkatkan kualitas kesehatan mata.
2. Minyak Kelapa Murni
Minyak kelapa murni memiliki zat antioksidan yang bisa mengurangi penuaan
dini. Terkandung pula zat yang dapat membuat sisem kekebalan tubuh
meningkat. Zat yang terkandung dalam minyak kelapa juga terbukti dapat
mencegah resiko penyakit kanker dan penyakit berbahaya lainnya. Selain itu,
minyak kelapa baik untuk kulit karena mengandung vitamin E dan vitamin K
yang baik sebagai zat antibakteri. Beberapa riset mengindikasikan dapat
membantu manajemen berat badan karena mengurangi stress pada system
endokrin.
3. Kacang-kacangan atau polong-polongan
Kebanyakan jenis kacang-kacangan mengandung tingkat kolesterol jahat
(LDL) yang rendah dan mampu meningkatkan kolesterol baik. Sumber nutrisi
ini mampu melindungi kesehatan. Bahkan menurut studi di Harvard School of
Public Health orang yang mengkonsumsi kacang-kacangan secara teratur
berisiko lebih rendah untuk meninggal karena serangan jantung dan stroke
ketimbang mereka yang mengkonsumsi sedikit.
4. Minyak Zaitun
Minyak zaitun atau olive oil berisi asam lemak essensial yang penting untuk
tubuh (oleopropin dan flavonoids). Salah satu yang terpenting yaitu asam
linoleat(linoleic acid) yang berkhasiat menurunkan tekanan darah. Tetapi
minyak zaitun ini dapat berubah menjadi lemak jahat bila terlampau tinggi
memanaskannya. Cara terbaik penggunaannya asalah dengan menumis atau
campuran salad.
5. Minyak Jagung
Mamiliki nilai gizi yang sangat tinggi. Mengandung sitosterol yang mampu
mencegah terjadinya atherosclerosis (endapan pada pembuluh darah). Dalam
ninyak jagung tersapat kandungan asam lemak esensial yang dibutuhkan pada
pertumbuhan sel.

6. Minyak Kelapa sawit


Minyak kelapa sawit memiliki kandungan asam lemak jemuh dan asam lemak
tak jenuh dalam jumlah yang seimbang. Banyak penelitian yang menunjukkan
bahwa kandungan asam lemak tak jenuh pada minyak kelapa dapat
menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Selain itu minyak ini
meruoakan sumber antioksidan alami yaitu pro vitamin A (beta karoten) dan
vitamin E yang bermanfaat menangkal radikal bebas.
SUMBER LEMAK HEWANI (ASAM LEMAK JENUH)
1. Ikan
Ikan memang sangat baik untuk dikonsumsi, selain memiliki kandungan
protein, ikan pun memiliki kandungan lemak yang baik untuk kesehatan.
Jenis-jenis ikan seperti salmon, sarden, herring, makarel dan tuna
mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk pertumbuhan,
perkembangan fungsi otak, dan mengurangi risiko penyakit
kardiovaskular.Yang paling mendominasi dari ikan jenis ini adalah asam
eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksanoat(DHA). Keduanya
berfungsi menurunkan kolesterol dalam drah dan meningkatkan pertumbuhan
sel-sel otak si kecil. Asam lemak pada ikan merupakan asam lemak esensial
yang sifatnya tidak jenuh. Asam lemak ini bermanfaat mempertahankan
kesehatan tubuh dan menjaga kestabilan kadar kolesterol.
2. Daging
Lemak jenuh yang terdapat dalam daging memang menbahayakan, tetapi
lemak yang terdapat dalam daging sapi juga diperlukan tubuh sebagai sumber
energy yang padat bagi tubuh. Kadar lemak produk daging bervariasi
tergantung pada beberapa factor seperti spesies, pakan, jenis potongan, dan
seberapa besar pemotongan lemak yang dilakukan pada saat pengolahan, serta
kondisi pemasakan dan lain sebagainya. Sekarang ini, kadar lemak didalam
daging merah yang rendah lemak (lean meat) ada yang kurang dari 5%
sehingga tidak bisa dikatakan sebagai makanan berenergi tinggi.
3. Telur
Lemak pada telur sekitar 5 gram. Lemak yang terdapat dalam kuning telur
yaitu 32%, sedangkan lemak lainnya terdapat pada putih telur.Lemak pada
telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida dan kolesterol. Fungsi
trigliserida dan fosfolipida umumnya menyediakan energy yang diperlukan
untuk aktivitas sehari-hari. Kandungan kolesterol yang tinggi hanya terdapat
di kuning telur, sedang bagian putih telur tidak mengandung kolesterol. Satu
buah kuning telur mengandung kolesterol sekitar 213 mg. Kandungan lemak
pada telur adalah 5 gram.
4. Susu

Lemak susu nerupakan lemak fisiologis yang diperlukan dalam proses


metabolisme. Lemak susu mengandung kurang lebih 17 asam lemak,
diantaranya ada yang bersifat esensial. Dalam lemak ini juga terkandung
vitamin A dan D. Lemak susu yang terdapat dalam air susu merupakan bahan
pembakar sempurna dan sangat dibutuhkan untuk sumber energy serta anak
yang sedang tumbuh. Kadar lemak susu sekitar 45%. Lemak susu mempunyai
sifat yang agak lain yaitu tidak dipakai sebagai lemak cadangan badan.
5. Keju
Kandungan lemak pada keju berbeda beda antara satu dengan yang lainnya.
Kandungan lemak pada keju segar berkisar hingga 12%. Sedangkan
kandungan lemak pada keju yang sudah dimatangkan berkisar antara 40-50%.
Kandungan lemak pada keju cukup terbilang tinggi.
6. Mentega
Mentega mengandung lemak yang berasal dari hewan dan bersifat alami.
Karena, mentega merupakan hasil emulsi sederhana dari lemak susu, protein
dan air. Mentega dapat membantu melawan kanker karena mengandung asam
lemak anti kardisiogenik yang terdapat dalam rerumputan yang berasal dari
lemak hewan yang berasal dari susu berprotein tinggi.

D.Sifat-Sifat Lemak
Sifat lemak dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Sifat Fisis Lemak

Pada suhu kamar, lemak hewan umumnya berbentuk zat padat, sedangkan lemak dari
tumbuhan berupa zat cair.
Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi mengandung asam lemak jenuh, sedangkan
lemak yang mempunyai titik lebur rendah mengandung asam lemak tak jenuh.
Contoh: Tristearin (ester gliserol dengan tiga molekul asam stearat) mempunyai titik
lebur 71 C, sedangkan triolein (ester gliserol dengan tiga molekul asam oleat)
mempunyai titik lebur 17 C.

Lemak yang mengandung asam lemak rantai pendek larut dalam air, sedangkan lemak
yang mengandung asam lemak rantai panjang tidak larut dalam air.

Semua lemak larut dalam kloroform dan benzena. Alkohol panas merupakan pelarut
lemak yang baik.

2. Sifat Kimia Lemak


a. Reaksi Penyabunan atau Saponifikasi (Latin, sapo = sabun)

Lemak dapat mengalami hidrolisis. Hidrolisis yang paling umum adalah dengan alkali
atau enzim lipase. Hidrolisis dengan alkali disebut penyabunan karena salah satu
hasilnya adalah garam asam lemak yang disebut sabun.
Reaksi hidrolisis berguna untuk menentukan bilangan penyabunan. Bilangan
penyabunan adalah bilangan yang menyatakan jumlah miligram KOH yang
dibutuhkan untuk menyabun satu gram lemak atau minyak. Besar kecilnya bilangan
penyabunan tergantung pada panjang pendeknya rantai karbon asam lemak atau dapat
juga dikatakan bahwa besarnya bilangan penyabunan tergantung pada massa molekul
lemak tersebut.
b. Halogenasi
Asam lemak tak jenuh, baik bebas maupun terikat sebagai ester dalam lemak atau
minyak mengadisi halogen (I2 tau Br2) pada ikatan rangkapnya. Karena derajat
absorpsi lemak atau minyak sebanding dengan banyaknya ikatan rangkap pada asam
lemaknya, maka jumlah halogen yang dapat bereaksi dengan lemak dipergunakan
untuk menentukan derajat ketidakjenuhan. Untuk menentukan derajat ketidakjenuhan
asam lemak yang terkandung dalam lemak, diukur dengan bilangan yodium.
Bilangan yodium adalah bilangan yang menyatakan banyaknya gram yodium yang
dapat bereaksi dengan 100 gram lemak. Yodium dapat bereaksi dengan ikatan rangkap
dalam asam lemak. Tiap molekul yodium mengadakan reaksi adisi pada suatu ikatan
rangkap. Oleh karena itu makin banyak ikatan rangkap, maka makin besar pula
bilangan yodium.
Karena derajat absorpsi lemak atau minyak sebanding dengan banyaknya ikatan
rangkap pada asam lemaknya, maka jumlah halogen yang dapat bereaksi dengan
lemak dipergunakan untuk menentukan derajat ketidakjenuhan. Untuk menentukan
derajat ketidakjenuhan asam lemak yang terkandung dalam lemak, diukur dengan
bilangan yodium. Bilangan yodium adalah bilangan yang menyatakan banyaknya
gram yodium yang dapat bereaksi dengan 100 gram lemak. Yodium dapat bereaksi
dengan ikatan rangkap dalam asam lemak. Tiap molekul yodium mengadakan reaksi
adisi pada suatu ikatan rangkap. Oleh karena itu makin banyak ikatan rangkap, maka
makin besar pula bilangan yodium.
c. Hidrogenasi
Sejumlah besar industri telah dikembangkan untuk merubah minyak tumbuhan
menjadi lemak padat dengan cara hidrogenasi katalitik (suatu reaksi reduksi). Proses
konversi minyak menjadi lemak dengan salah satu cara hidrogenasi kadang-kadang
lebih dikenal dengan proses pengerasan. Salah satu cara adalah dengan mengalirkan
gas hidrogen dengan tekanan ke dalam tangki minyak panas (200 C) yang
mengandung katalis nikel yang terdispersi.

E. MANFAAT LEMAK
Fungsi Lemak Bagi Tubuh

Lemak berfungsi untuk melindungi tubuh kita dari pengaruh cuaca di sekitar kita,
untuk membantu mengatur suhu tubuh, dan melindungi kita dari hawa yang sangat
panas dan dingin.
Bagian dari fungsi tubuh. Lemak merupakan bagian penting untuk menjalankan
fungsi tubuh yang sehat dan normal.
Membantu penyerapan vitamin. Lemak berfungsi sebagai pengangkut vitamin A, D,
E, dan K, yaitu sejenis vitamin yang mudah larut dalam lemak. Tanpa lemak, tubuh
anda bisa kekurangan vitamin yang dapat menyebabkan timbulnya beberapa
penyakit.
Bantalan tubuh yang alami. Lemak merupakan mekanisme bantalan tubuh yang alami.
Lemak mengelilingi dan melindungi beberapa organ vital, dan menjaga sendi-sendi.
Bahkan atlet pun memerlukan lemak untuk melindungi tubuh mereka dari cidera yang
potensial dialami saat berlatih maupun saat bertanding.
Struktur sel, kecantikan, dan pertambahan usia. Lemak adalah bagian dari struktur selsel kita, yang penting untuk memelihara kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Meskipun
kita rajin fitnes dan tubuh kita kencang, namun lemak tubuh yang sehat juga akan
menjaga kita tetap terlihat feminim.
Kesuburan. Lemak tubuh membantu untuk memastikan produksi hormon, termasuk
hormon seks. Wanita, yang memiliki lemak tubuh sangat rendah, cenderung memiliki
kadar estrogen yang juga rendah. Hal ini bisa berakibat terhentinya menstruasi.
Energi dan daya tahan tubuh. Dengan memiliki lemak tubuh dalam kadar yang sehat,
kita bisa menghindarkan diri dari penyakit dan kelelahan yang kronis. Selain itu,
lemak tubuh yang rendah akan mengurangi atau menurunkan energi bagi tubuh

Fungsi lemak dalam ilmu pangan

Media penghantar panas seperti minyak goreng dan mentega


Penambahan lemak untuk meningkatkan tekstur dan cita rasa makanan (kembang
gula)

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Lemak_makanan
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2162786-fungsilemak-dasar-dasar-ilmu/#ixzz27kdzjbkg
http://forum.vibizportal.com/showthread.php?t=24966
http://matematika-ipa.com/lemak-klasifikasi-lemak-rumus-struktur-dan-tata-nama-lemaksifat-sifat-lemak-reaksi-pengenalan-lemak-penggunaan-lemak-dan-minyak/
http://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/8-makromolekul/a-lemak/sifat-lemak/
http://www.tribunnews.com/2012/06/04/ini-dia-sumber-sumber-lemak-baik-untukkesehatan