Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN

PADA AQILAS KOMPUTER YOGYAKARTA BERBASIS WEB


Wahyu Iransyah1), Bambang Sudaryanto, Drs, MM2),

Abstract: The development of the technology is


growing increasingly rapidly produce new
innovations along with the development pattern
rmanusia piki are always constantly changing
towards the better. development of these technologies
by applying information technology to media
computer assisted in carrying out its business
activities. Therefore it is necessary to do research to
develop applications web-based sales information
system that can assist in the process of recording it
sold, calculation, and reporting sales that caused the
transaction process more effective and efficient.
To overcome this problem, so the need for
an information system that can change the way the
manual system to a computerized system. Design and
manufacture of information systems sales, using PHP
and My SQL for the database. Another thing that also
needs to be done in designing the new system is to
design Data Flow Diagram and Entity Relatioonship
Diagram.
This program automates data collection in
the process of selling and buying in the old system is
still using manual data collection. The program can
also generate reports that include sales report,
purchase report. The purpose of this application is to
improve the effectiveness and efficiency of the
company.
Keywords: sales, purchases
1.

selayaknya setiap usaha atau bisnis memiliki sebuah


sistem informasi yang baik untuk mempublikasikan
kegiatan-kegiatannya kepada masyarakat umum.
Dengan
begitu,
masyarakat
umum
akan
mendapatkan kemudahan dalam mengakses berbagai
hal yang berhubungan dengan instansi tersebut.
Teknologi
komputer
sekarang
ini
berkembang
sangat cepat dengan munculnya
internet, dimana komputer-komputer dapat saling
terhubung membentuk jaringan yang sangat luas
yang terdiri dari ribuan computer diseluruh dunia.
Siapapun yang mempunyai akses kedalam
jaringannya dapat saling bertukar informasi berbagai
macam bentuk data teks, gambar, suara, file dan
sebagainya. Lebih dari itu jaringan ini dapat diakses
selama 24 jam.
Pada Toko Aqilas Komputer, merupakan
toko komputer yang mulai berkembang, masih
sangat kurang dalam hal publikasi, serta transaksi
penjualan masih dilakukan di tempat saja. Dengan
cara seperti ini dapat dikatakan sistem kerja pada
toko tersebut tidak efektif dan efisien, karena toko
yang sudah memiliki standar perdangan yang cukup
dan bisa di terima di pasar tidak bisa hanya sekedar
berdiri diam untuk menanti pelanggan yang akan tau
sendiri kualitas dari toko tersebut. Padahal seperti
yang telah kita ketahui bahwa selama ini teknologi
yang telah berkembang dengan pesat menyediakan
sarana pendukung penjualan yang lebih atraktif bagi
sebuah toko dan salah satu sarana pendukungnya
adalah dengan menggunakan website. Dengan
menggunakan website proses jual beli akan lebih
cepat, tepat, danefisien. Dengan permasalahan diatas
maka penulis mengambil judul Analisis dan
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Pada Aqila's
Komputer Yogyakarta Berbasis Web.

PENDAHULUAN

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang


berkembang pesat menghasilkan inovasi-inovasi
baru seiring dengan perkembangan pola piki
rmanusia yang senantiasa terus berubah kearah yang
lebihbaik. Perkembangan dunia teknologi sangat
berkembang pesat, mulai dari dunia bisnis, media
sosial (Social Network). Media berbasis komputer
(internet) kini menjadi hal yang penting untuk
memenuhi kebutuhan informasi yang semakin lama
semakin banyak. Kemudahan mendapatkan suatu
informasi secara cepat dan akurat telah menjadi
suatu kebutuhan mutlak manusia modern saat
ini.Terkait dengan dunia bisnis internet sangat
membantu sekali dalam berbagai hal. Misalnya
dalam hal pencarian info penjualan dan informasi
tentang bisnis tersebut. Oleh karena itu, sudah

2.

LANDASAN TEORI

2.1

Tinjauan Pustaka

Dari tinjaun pustaka yang dikutip oleh


beberapa skripsi sebelumnya penulis membuat
perbandingan bagaimana website yang akan dibagun
dapat memberikan catatan penjualan. Selain itu
sistem yang dibangun dapat memberikan info kepada
calon konsumen sebelum melakukan transaksi, info
1

yang diberikan kepada calon konsumen antra lain


ialah, spesifikasi produk yang dijual, dan bagaimana
proses pembelian.
2.2

Definisi Sistem,
Informasi

2.2.1

Definisi Sistem

Informasi,

2.3 Konsep Arsitektur Sistem


Arsitektur
dari
sistem
merupakan
sekumpulan dari model-model yang terhubung yang
menggambarkan
sifat
dasar
dari
sebuah
sistem.Keanekaragaman
dari
banyak
model
menggambarkan bagian berbeda dan aspek atau
pandangan yang berbeda dari sistem.Arsitektur
sistem informasi berguna sebagai penuntun bagi
operasi sekarang atau menjadi cetak-biru (blueprint)
untuk arahan di masa mendatang.Sedangkan
tujuannya adalah agar bagian teknologi informasi
memenuhi kebutuhan bisnis strategis organisasi.

Sistem

Menurutnya L. James Havery (2008) sistem


adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang
suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu
dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi
sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu
tujuan yang telah ditentukan.
2.2.2

2.5 Teori Analisis

Elemen Sistem

Analisis SWOT adalah instrumen yang


digunakan untuk melakukan analisis strategis.
Menurut Drs. Robert Simbolon, MPA (1999), analisis
SWOT merupakan suatu alat yang efektif dalam
membantu menstrukturkan masalah, terutama dengan
melakukan analisis atas lingkungan strategis, yang
lazim disebut sebagai lingkungan internal dan
lingkungan eksternal. Dalam lingkungan internal dan
eksternal ini pada dasarnya terdapat empat unsur
yang selalu dimiliki dan dihadapi, yaitu secara
internal memiliki sejumlah kekuatan-kekuatan
(Strengths) dan kelemahan-kelemahan (Weaknesses),
dan secara eksternal akan berhadapan dengan
berbagai peluang-peluang (Oppotunities) dan
ancaman-ancaman (Threats).
2.4.1 Pengertian Studi Kasus
Analisis kebutuhan dibagi menjadi dua,
yaitu Menurut Dewa Ketut Sukardi (1983)Studi
kasus adalah metode pengumpulan data yang bersifat
integrative dan komprehensif.Integrative adalah
menggunakan berbagai teknik pendekatan dan
bersifat komprehensif.Komprehensif yaitu data yang
dikumpulkan meliputi seluruh aspek pribadi individu
secara lengkap.Surachrnad (1982) membatasi
pendekatan studi kasus sebagai suatu pendekatan
dengan memusatkan perhatian pada suatu kasus
secara intensif dan rinci.SementaraYin (1987)
memberikan batasan yang lebih bersifat teknis
dengan penekanan pada ciri-cirinya. Ary, Jacobs, dan
Razavieh (1985) menjelasan bahwa dalam studi
kasus hendaknya peneliti berusaha menguji unit atau
individu secara mendalarn.

Ada beberapa elemen yang membentuk


sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses,
keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan
balik serta lingkungan.
2.2.3

Definisi Judul

Pengertian sistem informasi penjualan


adalah proses ataupun kegiatan yang di lakukan oleh
peseorangan dan organisasi atau perusahaan yang
bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat
hubungan pertukaran yang memuaskan dalam
lingkungan yang dinamis melalui penciptaan
pendistribusian promosi dan penentuan harga barang
dan jasa.
2.2.4

Definisi Informasi

Menurut Indrajit dalam Zubair (2008:9)


Informasi adalah data yang telah disusun sedemikian
rupa sehingga bermakna dan bermanfaat karena dapat
dikomunikasikan kepada seseorang yang akan
menggunakannya untuk membuat keputusan,
sedangkan data sebagai bahan baku informasi,
didefiniskan sebagai fakta mengenai objek.
2.2.5

Kualitas Informasi

Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau


ditentukan oleh tiga hal pokok, yaitu akurasi
(accuracy), relevansi (relevancy), dan tepat waktu
(timeliness). (Agus Mulyanto, 2009 : 247).
2.2.6

Definisi Sistem Informasi

Sistem informasi adalah suatu sistem di


dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat
manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu
organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak
luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.4.1 Konsep Permodelan Sistem


2.5.1 Flowchart
Flowchart merupakan gambar atau bagan
yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar
proses beserta intruksinya. Gambaran ini dinyatakn
dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol
menggambarkan
proses
tertentu.
Sedangkan

hubungan antar proses digambarkan dengan garis


penghubung.
2.5.2 Data Flow Diagram
Pendekatan
analisis
terstruktur
diperkenalkan oleh DeMarco (1978) dan Gane
Sarson (1979) melalui buku metodologi struktur
analisis dan desain sistem informasi. Mereka
menyarankan untuk menggunakan data flow diagram
(DFD) dalam menggambarkan atau membuat model
sistem. Namanya, data flow diagram, seakan-akan
mencerminkan pada data, namun DFD sebenarnya
lebih menekankan pada proses. Adapun pengertian
secara umum dari DFD ini adalah suatu network
yang
menggambarkan
suatu
sistem
automat/komputerisasi, manualisasi atau gabungan
dari keduanya, yang penggambarannya disusun
dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang
saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya.
Keuntungan dari DFD adalah memungkinkan untuk
menggambarkan sistem dari level yang paling tinggi
kemudian menguraikannya menjadi level yang lebih
rendah (dekomposisi), sedangkan kekurangan dari
DFD.
2.6

Konsep Basis Data

2.6.1

Pengertian Basis Data

3.2.1

Analisis SWOT

3.3

Solusi Yang Di Terapkan

Dari analisis ini dapat disimpulkan bahwa


penerapan sistem lama dirasa masih kurang efisien
dan efektif untuk memberikan kemudahan dalam
transaksi jual beli. Jika dilihat dari sisi pemilik toko
masih memiliki kelemahan, karena informasi yang
disampaikan kepada calon konsumen kurang
lengkap, jika ada pembahuran informasi tentang
produk maka perlu update secara menyeluruh dan
cukup merepotkan, sehingga akan menghabiskan
cukup banyak biaya dan waktu.
3.4

Analisis Kebutuhan
Terdapat dua kelompok pendekatan di
dalam mendefinisikan sistem, yaitu kelompok yang
menekankan pada prosedur dan kelompok yang
menekankan pada elemen atau komponennya.
Pendekatan yang menekankan pada prosedur
mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja
dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,
berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu
kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran
tertentu. Sedangkan pendekatan sistem sebagai
kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi
untuk mencapai suatu tujuan tertentu, yang berbeda
adalah pendekatannya.
3.4.1
Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional adalah kebuthan yang
terdapat pada sistem contoh dari kebutuhan
fungsional adalah terdapatnya edit, hapus ataupun
penambahan item.
3.4.2
Kebutuhan Non Fungsional
kebuthan non fungsional adalah kebuthan
perangkat keras yang dibutuhkan dalam perancangan
sistem.
3.4.3
Kebutuhan Informasi
Informasi merupakan suatu elemen dari
sebuah sistem yang mempunyai peran cukup besar.
Informasi yang dapat di hasilkan dengan akurat dan
tepat waktu dapat menunjang kinerja sistem.
Berdasarkan analisis terhadap system yang berjalan,
dan melihat permasalahan yang ada, maka perlunya
suatu pemecahan melalui informsai penjualan
berbasis web, system dapat mengakses data dengan
mudah, cepat serta mempermudah proses penjualan
dengan prmosi yang luas dan proses pembuatan

Perangkat Lunak Yang Digunakan

Dalam pembuatan game terdapat beberapa


software yang digunakan yaitu Adobe Photoshop
CS6, Adobe Dreamweaver dan XAMPP.
3.

Analisis Masalah

Analisis SWOT adalah metode perencanaan


srategis yang digunakan untuk mengevaluasi
kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses),
peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats)
dalam suatu proyek.

Basis data adalah kumpulan data yang saling


berelasi.Data sendiri merupakan fakta mentah
mengenai obyek, orang, dan lain-lain.Tujuan basis
data adalah untuk mengatur data sehingga diperoleh
kemudahan, ketepatan, dan kecepatan dalam
pengambilan kembali. Syarat sebuah basis data yang
baik adalah: tidak adanya redudansi dan inkonsistensi
data; kesulitan pengaksesan data, dan multiple user.
2.7

3.2

ANALISIS DAN PERANCANGAN

3.1 Deskripsi Singkat Perusahaan


Aqilas Komputer merupakan sebuah took
penjualan komputer, aksesoris, maupun suku cadang
komputer, toko ini pertama kali didirikan pada awal
tahun 2012 di Yogyakarta. Lokasi Aqilas Komputer
sendiri terletak di Kecamatan Ngemplak, Sleman,
Yogyakarta. Perusahaan ini dibangun atas dasar hobi
sang pemilik toko andy Prasetyo dalam urusan
perakitan komputer, awalnya pemilik toko hanya
menerima perakitan komputer, seiring banyaknya
konsumen yang datang dan memberikan saran untuk
berani melaukan proses jual beli komputer maka
dibangunlah Aqila Kmputer ini.

laporan yang lebih efektif dan efisien dengan


terhubungnya data melalui database.
4.

IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN

4.1

Database dan Tabel

4.3

Dalam pembuatan program, hal yang harus


dilakukan adalah membuat program koneksi antara
program dengan database, sehingga hasil yang telah
dibuat dapat dilihat melalui localhost.

Pada pembuatan sistem informasi penjualan


ini, dalam tahap perancangan database hanya
digunakan satu buah database saja, dalam proyek ini
database yang digunakan bernama aqila.
4.2

Interface

Interface merupakan penerapan user


interface yang ada diprogram. Pada program yang
dibuat ini terdapat dua bagian, yaitu halaman admin
dan halaman utama web.
4.2.1

Koneksi Form dan Database Server

Gambar 431 Koneksi php

Halaman Admin
4.4

Bagian administrator mempunyai hak penuh


dalam penggunaan sistemi ni. Administrator dapat
mengakses bagian ini jika sudah terdaftar, apabila
belum terdafta rmaka tidak mempunyai hak akses
untuk memakainya.

White Box Testing

Uji white box menggunakan struktur kontrol


rancangan untuk memperoleh tase cas. Tes ini
dimaksudkan untuk mengetahui cara kerja perangkat
lunak secara rinci karana jalur logika perangkat lunak
akan dites dengan menyediakan test case yang akan
mengerjakan kumpulan kondisi dan perulangan
secara fisik.

Gambar 4.1 Halaman Login Admin


4.2.2

Halaman User

Tahapan design merupakan tahapan dimana


pembuatan interface halaman-halaman yang nantinya
sistem bias diimplementasikan kemudian tahap
implementasi merupakan tahapan dimana sistem siap
di operasikan pada keadaan sebenarnya, dari sini
akan diketahui apakah sistem yang dibuat benarbenar dapat menghasilkan tujuan yang diinginkan.

Gambar 4.1 Halaman White Box Testing


Black Box Testing
Black-box
Testing
yaitu
pengujian
spesifikasi suatu fungsi atau modul apakah berjalan
dengan sesuai dengan yang diharapkan atau tidak.
Pengujian ini berfokus pada persyaratan fungsional
perangkat lunak. Apakah pemasukan data telah
berjalan dengan sebagaimana yang diharapkan oleh
pemakai.
4.5

Gambar 4.2 Halaman Utama user


4

[3] Kusrini. 2007. Strategi Perancangan dan


Pengelolaan Basis Data. Yogyakarta
:Andi Offset.
[4] Sutabri, Tata. 2004. Analisa Sistem

Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.


[5] Jogiyanto HM. Pendekatan Terstruktur
Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis,
yogyakarta : ANDI

Gambar 4.1 Halaman Black Box Testing


5.

PENUTUP

5.1

Kesimpulan

Berdasarkan proses yang telah dilakukan


dalam pembuatan system informasi berbasis web
padaAqilas Komputer, maka dapat disimpulkan
bahwa:
1. Berdasarkan proses yang telah dilakukan dalam
pembuatan sistem informasi berbasis web
padaAqilas Komputer, maka dapat disimpulkan
bahwa:
2. Aplikasi website toko online Aqilas Komputer
hanya melakukan proses pemesanan dan proses
transaksi pembayaran di lakuakan melalui
proses transfer via bank yang ditunjukan kepada
pihak Toko Aqilas Komputer.
5.2

Saran

Untuk perkembangan yang lebih baik bagi


peneliti selanjutnya, maka saran berikut perlu
dilakukan pengembangan aplikasi yang lebih
kompleks, sehingga semakin banyak fasilitas dalam
web ini yang bisa di berikan kepada pelanggan.
DAFTAR PUSTAKA

[1] Al Fatta, Hanif. 2007.Analisis dan


Perancangan Sistem Informasi untuk
Keunggulan Bersaing Perusahaan dan
Organisasi Modern.Yogyakarta : Andi
Offset.
[2] Arief, M.Rudyanto. 2011. Pemrograman
Dinamis Menggunakan PHP dan
MySQL. Yogyakarta: Andi Offset.