Anda di halaman 1dari 7

Sejarah Pelengkungan 3 Sendi dan Portal

Mekanika teknik atau dikenal juga sebagai mekanika rekayasa atau


analisis struktur merupakan bidang ilmu utama yang dipelajari di ilmu teknik sipil.
Pokok utama dari ilmu tersebut adalah mempelajari perilaku struktur terhadap beban
yang bekerja padanya. Perilaku struktur tersebut umumnya adalah lendutan dan
gaya-gaya (gaya reaksi dan gaya internal).
Dalam mempelajari perilaku struktur maka hal-hal yang banyak dibicarakan adalah

stabilitas
keseimbangan gaya

kompatibilitas antara deformasi dan jenis tumpuannnya

elastisitas

Dengan mengetahui gaya-gaya dan lendutan yang terjadi maka selanjutnya struktur
tersebut dapat direncanakan atau diproporsikan dimensinya berdasarkan material
yang digunakan sehingga aman dan nyaman (lendutannya tidak berlebihan) dalam
menerima beban tersebut.
Teknologi Jembatan Zaman Purba

Pemikiran-pemikiran zaman purba telah menjadi sumbangan yang


sangat
berharga
bagBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB

oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBokan tipe jembatan pelengkung,
walau bentuk dan meterial konstruksi masih sangat sederhana.
Teknologi Jembatan Periode Romawi Kuno
Teknologi jembatan pada periode ini, telah membangun jembatan
dari kayu, batu dan beton. Untuk jembatan batu dan beton, bentuknya
sama seperti pada periode jembatan purba yaitu berbentuk lengkung.
Namun periode ini, telah berhasil mengatasi permasalahan yang rumit,
seperti membuat perhentian konstruksi yang dibangun di atas pilar yang
berada di bawah air dan melindunginya dari bahaya banjir.
Teknologi Jembatan Zaman Pertengahan

Konstruksi jembatan pada periode ini tidak berbeda jauh dari


periode Romawi Kuno. Bentuk lengking dan pilar-pilar batu masing sering
digunakan sekitar abad ke-12 di Prancis, pilar jembatan dibual dalam
bentuk segi tiga pada bagan huludan dikenal dngan is tilah
streaminglining dari kayu.
Pada periode ini, tiang-tiang pancang telah dipakai untuk
mengatasi masalah tanah dasar. Tiang-tiang tersebut dipancang secara
berkelompok dengan jarak yang rapat sehingga membentuk satu kasatuan
kelompok tiang yang solid. Bagian atas tiang dilapisi tiga lapisan kayu
sebagai kepala tiang (pile cap) dan dijepit dengan besi. Kemudian lapisan
batu ditempatkan sebagai pangkal jembatan dan dibuat lengkung.
Teknologi Jembatan Zaman Besi dan Baja

Era jembatan besi dan baja sejalan dengan adanya revolusi industri. Pada
zaman ini jembatan besi dibangun dengan menggunakan prinsip-prinsip bentuk
lengkung, terutama untuk jembatan jalan raya. Pada era ini jembatan menggunakan
berbagai macam komponen dan sistem struktur baja: deck, girder, rangka batang,
pelengkung, penahan dan penggantung kabel
Jembatan dikatakan sebagai peralatan yang tertua di dalam peradaban
manusia. Pada zaman dahulu, jembatan dibuat untuk menyeberangi sungai kecil
dengan menggunakan balok kayu atau batang pohon yang besar dan kuat. Menurut
Degrand, jembatan pertama sekali tercatat pernah dibangun di sungai Nil oleh
rajaManes dari Mesir pada tahun 2650 SM. Suatu deskripsi jembatan kayu yang
dibangun Ratu Semiwaris dari Babilonis yang melintasi sungai Efhrat pada tahun
783 SM juga pernah disusun oleh Diodrons Siculus.
Jembatan ini berlantai kayu, dan bertumpu pada pier dari batu. Lantai kayu
ini dapat dipindahkan atau digeser pada malam hari untuk mencegah pencuri
memasuki kota. Jembatan terapung, yang terbuat dari rangkaian perahu untuk
menyeberangkan tentara pada masa- masa perang pernah dibangun oleh raja
Alexander dari Cyprus pad tahun 556 SM. Jembatan kayu digunakan telah lama,
disebabkan materialnya banyak, dan pelaksanaannya mudah.
Perkembangan Jembatan semakin maju, antara lain dikarenakan penemuan
-penemuan material yang baru antara lain kayu atau batu digabungkan dengan besi.
Jembatan pelengkung beton yang pertama dibangun pada tahun 1776 melinta s
sungai Severn di Inggris. Belakangan pada tahun 1824 jembatan gelagar baja
dibangun pada jalan kereta api Dublin Drogheda.
Jembatan beton hanya digunakan untuk bentuk pelengkung, karena tidak
kuat menahan tegangan tarik. Dengan penemuan baja pada tahun 1825, masa
pembangunan jembatan modern dimulai. Pada tahun 1964, dibangunlah suatu
jembatan yang terpanjang di dunia pada saat itu, yaitu Jembatan Verazano di New
York - USA dengan bentang total adalah 2038 meter, dengan bentang utama adalah
1298 meter. Di banyak negara, jembatan umumnya dibuat dari beton bertulang,
walaupun mulai digantikan oleh beton pratekan.

Klasifikasi Jembatan
Ditinjau dari berbagai aspek, maka jembatan diklasifikasikan atas :
1.
Ditinjau
dari
material
yang
digunakan,
jemBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBo
BoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBo
BoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBo
BoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBo

BoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoB
oBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoBoe)
d. Jembatan penyangga (Cantilever bridge)
e. Jembatan lengkung atau portal (Co mpression arch bridge)
f. Jembatan gantung (Suspension bridge)

g. Jembatan kerangka (Truss bridge)


h. Jembatan kabel penahan (Cable - stayed bridge)

(a) jembatan bentang dua dengan angker tanah dan


(b) jembatan bentang tiga dengan pendukung antara di sisi bentang
i. Jembatan gelagar I segmental beton atau beton pra tekan
Jembatan gelagar sederhana merupakan suatu jembatan, yang konstruksi utama
(bagian atas) terdiri dari beberapa buah gelagar, yang dikonstruksikan dan
diletakkan di atas dua buah tumpuan atau perletakkan dengan anggap an satu sendi
dan satu rol. Pada bagian bawah gelagar dibuat beberapa buah profil melintang dan
menyilang yang berfungsi sebagai penyatu gelagar. Pada bagian atas diletakkan
papan lantai jembatan dan kemudian dilapisi dengan aspal.
j. Jembatan baja berdinding penuh (Plat girder bridge)

DAFTAR PUSTAKA

Soelarso, ST, M.Eng, 2012, Mekanika Struktur I, Universitas Sultan Ageng


Tirtayasa

Bahan Ajar Universitas Sumatera Utara, 2012, Teknik Sipil.

Ir. Edifrizal Darma, MT., 2012, STATIKA 1, Pusat Pengembangan Bahan Ajar
Universitas Mercu Buana