Anda di halaman 1dari 183

LAPORAN KINERJA SKPD

TRIWULAN II TA. 2013

DAFTAR ISI

Hal
RANCANGAN PERATURAN DAERAH
DAFTAR ISI .
i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR TABEL iii
DAFTAR GRAFIK . v
DAFTAR GAMBAR .. vi
BAB I. Pendahuluan ...
1.1 Latar Belakang ....
1.2. Dasar Hukum Penyusunan ..
1.3. Hubungan Antar Dokumen .
1.4 Sistematika Penulisan .
1.5. Maksud dan Tujuan ..

1
1
2
4
5
7

BAB II. Gambaran Umum Daerah ...


2.1. Aspek Geografi dan Demografi ..
2.2. Aspek Kesejahteraan Masyarakat ...
2.3. Aspek Pelayanan Umum ..

8
8
21
38

BAB III. Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah Serta Kerangka Pendanaan....


3.1 Kinerja Keuangan Masa Lalu ..
3.2 Kebijakan Pengelolaan Keuangan Masa Lalu ...
3.3 Rencana Kebijakan Pengelolaan Keuangan ..

43
43
53
54

BAB IV. Analisis Isu-Isu Strategis .......


4.1 Permasalahan Pembangunan ....
4.2 Isu Strategis Kota Bekasi ...

61
61
68

BAB V. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran .......


5.1 Visi ..
5.2 Misi ..
5.3 Tujuan dan Sasaran .

71
71
72
74

BAB VI. Strategi dan Arah Kebijakan ......


6.1 Strategi Pembangunan ..
6.2 Arah Kebijakan Pembangunan .

78
78
79

BAB VII. Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah ..


7.1 Kebijakan Umum ...
7.2 Program Pembangunan Daerah ..

82
82
88

BAB VIII. Indikasi Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan ......

122

BAB IX. Penetapan Indikator Kinerja Daerah. 169


BAB X.

Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan .... ..


10.1 Kaidah Pelaksanaan ..
10.2 Pedoman Transisi ..

176
176
177

KATA PENGANTAR

RPJMD merupakan penerjemahan yang tepat dan sistematis atas visi, misi, dan program
kepala daerah dan wakil kepala daerah ke dalam tujuan, strategi, Rancangan RPJMD Kota Bekasi
2013-2018,

kebijakan, dan program pembangunan daerah selama masa jabatan. Program,

kegiatan, alokasi dana indikatif dan sumber pendanaan yang dirumuskan dalam RPJMD, RKPD,
Renstra SKPD dan Renja SKPD disusun berdasarkan pendekatan kinerja, kerangka pengeluaran
jangka menengah serta perencanaan dan penganggaran terpadu; kerangka pendanaan dan pagu
indikatif; urusan wajib yang mengacu pada SPM sesuai dengan kondisi nyata daerah dan
kebutuhan masyarakat, atau urusan pilihan yang menjadi tanggungjawab SKPD. Rancangan
RPJMD disusun dengan berpedoman pada RPJPD dan RTRW, memperhatikan RPJMN, RPJMD
provinsi, RPJMD dan RTRW kabupaten/kota lainnya. Rancangan RPJMD menjadi pedoman SKPD
dalam menyusun rancangan renstra SKPD.
RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018 disusun sebagai pedoman dalam penyusunan
Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) yang memuat visi, misi, tujuan,
strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan
fungsi SKPD serta bersifat indikatif. Selain dari itu, RPJM Kota Bekasi Tahun 2013-2018 juga
digunakan sebagai landasan bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada
setiap tahunnya dimulai dari tahun 2013 sampai dengan 2018. RKPD merupakan rencana kerja
tahunan yang memuat prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan keuangan daerah, rencana
kerja serta kerangka anggaran pembangunan daerah, baik yang dilaksanakan langsung oleh
pemerintah, maupun yang berupa stimulasi pembangunan kepada masyarakat untuk mendorong
partisipasi masyarakat.
RPJMD Kota Bekasi diharapkan agar dapat dipahami oleh semua komponen Stakeholder
pembangunan dan menjadi acuan utama pembangunan, agar dalam masa 5 tahun ke depan
semua cita-cita yang telah kita canangkan dapat terlaksana dengan baik.

WALIKOTA BEKASI

RAHMAT EFFENDI

ii

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1
Tabel 2.2
Tabel 2.3
Tabel 2.4
Tabel 2.5
Tabel 2.6
Tabel 2.7
Tabel 2.8
Tabel 2.9

Profil Sungai di Wilayah Kota Bekasi


Status Kelas dan Mutu Air Sungai Utama di Kota Bekasi Tahun 2011
Suhu Rata-Rata Bulanan di Kota Bekasi Tahun 2010
Rencana Kawasan Lindung Kota Bekasi sesuai RTRW Kota Bekasi
tahun 2011-2031
Klasifikasi Penggunaan Lahan Berdasarkan Kawasan di Kota BekasiTahun
2010
Klasifikasi Penggunaan Lahan Berdasarkan Kawasan dan Wilayah di Kota
Bekasi Tahun 2010
Data Luasan Bencana Banjir di Kota Bekasi Tahun 2013
Data Jumlah Sebaran Lokasi Banjir Tahun 2013
Komposisi Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan Hasil Sensus Penduduk
tahun 2011

Hal
9
10
13
14
15
15
17
17
20

Tabel 2.10

Produk Domestik Regional Bruto Kota BekasiAtas Dasar Harga Berlaku tahun
2008-2012

21

Tabel 2.11

Produk Domestik Regional Bruto Kota Bekasi Atas Dasar Harga Konstan tahun
2008-2012

23

Tabel 2.12.

Laju Inflasi (%) Kota Bekasi Tahun 2008-2013 (menurut bulan)

24

Tabel 2.13

Perkembangan PDRB per Kapita Kota Bekasi Tahun 2008-2011

26

Tabel 2.14

Perbandingan Indeks Pembangunan Manusia Kota Bekasi, Jawa Barat dan


Indoensia Tahun 2008-2012

27

Tabel 2.15

Perkembangan Angka Melek Huruf Kota Bekasi Tahun 2008-2012

28

Tabel 2.16

Perkembangan Angka Rata-Rata Lama Sekolah Tahun 2008-2012

28

Tabel 2.17

Perbandingan Angka Harapan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat dan Indonesia

30

Tahun 2008-2012
Tabel 2.18

Pengeluaran per Kapita di Sesuaikan Masyarakat Bekasi Tahun 2008-2012

30

Tabel 2.19

Perkembangan Angka Partisipasi Kasar Kota Bekasi Tahun 2008-2012

31

Tabel 2.20

Perkembangan Angka Partisipasi Murni Kota Bekasi Tahun 2008-2012

33

Tabel 2.21

Angka Kematian Ibu

34

Tabel 2.22

Penyebab Kematian Ibu

34

Tabel 2.23

Banyaknya Kelahiran dan Kematian Bayi di Kota Bekasi

34

Tabel 2.24

Kasus Balita Gizi Buruk

35

Tabel 2.25

Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan 2008-2012

36

Tabel 2.26

Jumlah Penduduk Bekerja Kota Bekasi Tahun 2011

37

Tabel 2.27

Perkembangan Angka Kriminalitas di Kota Bekasi Tahun 2008-2012

38

Tabel 2.28

Jumlah Gedung Sekolah di Kota Bekasi Tahun 2008-2012

39

Tabel 2.29

Jumlah Guru di Kota Bekasi Tahun 2008-2012

39

Tabel 2.30

Jumlah Prasarana dan Sarana Kesehatan di Kota Bekasi Tahun 2008-2012

40

Tabel 2.31

Perkembangan Permohonan Izin Usaha di Kota Bekasi Tahun 2008-2011

41

Tabel 2.32

Nilai Investasi Berdasarkan Kategori Industri di Kota Bekasi Tahun 2008

42

2011.

iii

48

Tabel 3.2

Rata-rata Pertumbuhan dan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2008 s.d


Tahun 2012 Kota Bekasi
Realisasi Belanja APBD Kota Bekasi Tahun 2008-2012

Tabel 3.3

Neraca Pertumbuhan Aset Daerah Kota Bekasi Tahun 2011 dan 2012

52

Tabel 3.4

Porsi Belanja Pemenuhan Kebutuhan Aparatur Kota Bekasi Tahun 2010-2012

54

Tabel 3.5

Defisit Riil Anggaran Kota Bekasi Tahun 2010-2012

54

Tabel 3.6

Proyeksi Pendapatan Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-2018

58

Tabel 3.7

Proyeksi Belanja Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-2018

59

Tabel 3.8

Proyeksi Pembiayaan Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-2018

60

Tabel 4.1

Jumlah Lokasi Banjir, Luas Genangan dan Penyebab Terjadinya Banjir di Kota

63

Tabel 3.1

49

Bekasi Periode 2005 - 2007


Tabel 4.2

Sebaran Luasan Bencana Banjir di Kota Bekasi Tahun 2009-2010

64

Tabel 5.1

Keterkaitan antara Visi, Misi dan Isu Strategis Kota Bekasi Periode 2013-2018

74

Tabel 5.2

Keterkaitan antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kota Bekasi

76

periode 2013-2018
Tabel 5.3

77

Keterkaitan antara 15 Isu Strategis Pembanguan dengan Perencanaan


Strategis Pembangunan

Tabel 6.1

Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Kota Bekasi periode 2013-2018

81

Tabel 7.1

Indikasi Program

90

dan Keterkaitan dalam Misi dan Kebijakan Umum

Pembangunan Kota Bekasi Tahun 2013-2018


Tabel 7.2

Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi I

96

Tabel 7.3

Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi II

98

Tabel 7.4

Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi III

100

Tabel 7.5

Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi IV

103

Tabel 7.6

Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi V

105

Tabel 7.7

Indikasi Program Pembangunan Prioritas dan Kerangka Pendanaan Tahun

106

2013-2018
Tabel 8.1

Indikasi Program Pembangunan dan Kerangka Pendanaan Tahun 2013-2018

123

Tabel 9.1

Indikator Kinerja Pembangunan Kota Bekasi Tahun 2013-2018

170

iv

DAFTAR GRAFIK
Grafik 2.1

Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan per Bulan di Kota Bekasi Tahun 2010

Hal
11

Grafik 2.2

Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan per Bulan di Kota Bekasi Tahun 2011

12

Grafik 2.3

Perkembangan PDRB Kota BekasiTahun 2008-2011

24

Grafik 2.4

Laju Inflasi Kota Bekasi Tahun 2008-2012

25

Grafik 2.5

Perkembangan APK di Kota Bekasi Tahun 2008-2011

32

Grafik 3.1

Porsi PAD, Dana Perimbangan dan Lain-lain terhadap Total Pendapatan

45

Daerah Tahun 2008 2012


Grafik 3.2

Pertumbuhan Rata-Rata Pendapatan Daerah Kota Bekasi Tahun 2008-

45

2012
Grafik 3.3

Pertumbuhan Rata-Rata Belanja Daerah Kota Bekasi Tahun 2008-2012

47

Grafik 3.4

Porsi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung terhadap Belanja

47

Daerah Kota Bekasi Tahun 2008-2012


Grafik 3.5

Proyeksi Pendapatan Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-2018

55

Grafik 3.6

Proyeksi Pertumbuhan Pendapatan Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-

56

2018
Grafik 3.7

Proyeksi Belanja Daerah Kota Bekasi Tahun 2013-2018

57

Grafik 4.1

Perkembangan Luas Wilayah Tergenang Banjir Tahun 2015-2013 (Ha)

65

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1

Diagram Alur Hubungan Dokumen Perencanaan Pembangunan

Hal
5

vi

LAMPIRAN : PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI


Nomor
: 11 Tahun 2013
Tanggal :

Bab I
Pendahuluan

1.1

Latar Belakang
Undang-Undang

Nomor

25

Tahun

2004

tentang

Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa setiap


Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk menyusun Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

yang berfungsi

sebagai dokumen perencanaan daerah untuk jangka waktu 5 (lima)


tahun. RPJMD Kota Bekasi 2013-2018 pada dasarnya merupakan
penjabaran dari visi, misi, dan program Walikota dan Wakil WaliKota
Bekasi terpilih. Selain dari itu, penyusunan RPJMD Kota Bekasi 20132018 juga berpedoman pada RPJP Kota Bekasi dan memperhatikan
RPJM Nasional. RPJMD Kota Bekasi 2013-2018 memuat informasi
tentang sumber daya yang diperlukan, keluaran serta dampak dari
perencanaan pembangunan selama lima tahun yang berisi arah
kebijakan keuangan daerah, kebijakan umum, dan program Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas SKPD, disertai dengan rencanarencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang
bersifat indikatif.
RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018 disusun sebagai pedoman
dalam penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah
(Renstra SKPD) yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan,
program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas
dan fungsi SKPD serta bersifat indikatif. Selain dari itu, RPJMD Kota
Bekasi Tahun 2013-2018 juga digunakan sebagai landasan bagi
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada setiap
tahunnya dimulai dari tahun 2014 sampai dengan 2018. RKPD
merupakan

rencana

kerja

tahunan

yang

memuat

prioritas

pembangunan daerah, arah kebijakan keuangan daerah, rencana kerja


serta kerangka anggaran pembangunan daerah, baik yang dilaksanakan
langsung

oleh

pembangunan

pemerintah,
kepada

maupun

masyarakat

yang

untuk

berupa

mendorong

stimulasi
partisipasi

masyarakat.
Selanjutnya, karena RPJMD ini berfungsi sebagai dokumen
publik yang merangkum rencana pembangunan lima tahunan dibidang
pelayanan umum pemerintahan, maka dalam proses penyusunannya

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

dilakukan

melalui

serangkaian

forum

musyawarah

perencanaan

partisipatif, dengan melibatkan unsur-unsur pelaku pembangunan, oleh


karena itu, walaupun RPJMD ini bermula dari rumusan visi, misi dan
indikatif program pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih,
matriks rencana program dan kegiatan lima tahunan yang diuraikan
dalam dokumen ini adalah hasil kesepakatan seluruh unsur pelaku
pembangunan di Kota Bekasi, dengan tetap memperhatikan kebijakan
dan program strategis nasional dan provinsi.

1.2

Dasar Hukum Penyusunan


Landasan hukum yang mendasari penyusunan RPJMD Kota
Bekasi Tahun 2013-2018 adalah sebagai berikut :

a.

Undang-UndangNomor

25

Tahun

2004

tentang

Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional;


b.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan


Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor
47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4286);

c.

Undang-Undang

Nomor

Tahun

2004

Perbendaharaan

Negara

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan


Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
d.

Undang-Undang

Nomor

15

tahun

2004

tentang

Pemeriksaan

Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
e.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan


Pembangunan Nasional (Lembaran negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4421);

f.

Undang-Undang

Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah (Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun 2004

Nomor 125,
Tambahan

Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

No.4437)

sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun


2005

tentang

Penetapan

Peraturan

Pemerintah

Pengganti

Undang-Undang nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas


Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Daerah Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia


Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4548);
g.

Undang-Undang

Nomor

17

Tahun

2007

tentang

Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025;


h.

Undang-Undang

Nomor

33

Tahun

2004

tentang

Perimbangan

Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
i.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang


(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2007

Nomor

68;

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);


j.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007


tentang Pembagian Urusan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah
Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;

k.

PeraturanPemerintahRepublik

Indonesia

Nomor

41

Tahun

2007

tentangOrganisasiPerangkat Daerah;
l.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014;

m. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008


tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan

Rencana

Pembangunan

Daerah

(Lembaran

Negara

Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran


Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
n.

Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 Tentang Rencana Pembangunan


Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014;

o.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2008


Tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2008

Nomor

19,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);


p.

Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana tata


Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2008 Nomor 48; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4833);

q.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang


Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

r.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang


PelaksanaanPeraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang
Tahapan,

Tata

Cara

Penyusunan,

Pengendalian,

dan

Evaluasi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

s.

Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan


Keuangan Daerah;

t.

Peraturan

Pemerintah

No.

65

Tahun

2005

Tentang

Pedoman

Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;


u.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2010 tentang


Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029;

v.

Peraturan

Daerah

Jawa Barat Nomor

24

Tahun

2010

tentang

Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun


2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah
Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025;
w.

Peraturan

Daerah

Jawa Barat Nomor

24

Tahun

2010

tentang

Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun


2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah
Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025;
x.

Peraturan Daerah Kota Bekasi No. 13 Tahun 2011 Tentang Rencana


Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bekasi Tahun 2011-2031;

y.

Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan


Wajib dan Pilihan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota Bekasi;

z.

Perturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Perubahan Kedua Atas


Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 05 Tahun 2008 Tentang Lembaga
Teknis Daerah Kota Bekasi;

aa. Peraturan

Daerah

Nomor

10

Tahun

2013

tentang

Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Kota Bekasi;

1.3

Hubungan Antar Dokumen


RPJMD merupakan penerjemahan yang tepat dan sistematis atas
visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah ke dalam
tujuan, strategi, Rancangan RPJMD Kota Bekasi 2013-2018, kebijakan,
dan program pembangunan daerah selama masa jabatan. Program,
kegiatan,

alokasi

dana

indikatif

dan

sumber

pendanaan

yang

dirumuskan dalam RPJMD, RKPD, Renstra SKPD dan Renja SKPD


disusun berdasarkan pendekatan kinerja, kerangka pengeluaran jangka
menengah serta perencanaan dan penganggaran terpadu; kerangka
pendanaan dan pagu indikatif; urusan wajib yang mengacu pada SPM
sesuai dengan kondisi nyata daerah dan kebutuhan masyarakat, atau
urusan pilihan yang menjadi tanggungjawab SKPD. Rancangan RPJMD
disusun dengan berpedoman pada RPJPD dan RTRW, memperhatikan
RPJMN, RPJMD provinsi, RPJMD dan RTRW kabupaten/kota lainnya.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Rancangan

RPJMD

menjadi

pedoman

SKPD

dalam

menyusun

rancangan renstra SKPD.


Selanjutnya rancangan renstra SKPD menjadi bahan penyusunan
rancangan RPJMD. RPJMD yang telah ditetapkan dengan Peraturan
Daerah menjadi pedoman penetapan Renstra SKPD dan penyusunan
RKPD, serta digunakan sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan
pemerintahan daerah. untuk lebih jelasnya Posisi dan alur hubungan
RPJMD dengan dokumen perencanaan lainnya terlihat pada gambar
berikut.
Gambar 1.1
Diagram Alur Hubungan Dokumen Perencanaan Pembangunan

1.4

Sistematika Penulisan
Rancangan RPJMD Kota Bekasi

Tahun 2013-2018 disusun

dengan sistematika sebagai berikut


BAB I

PENDAHULUAN
Bagian

ini

berisi

tentang

gambaran

umum

penyusunan

rancangan RPJMD terdiri dari latar belakang penyusunan,


dasar

hukum

penyusunan,

hubungan

antar

dokumen,

sistematika penulisan serta maksud dan tujuan.


BAB II

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH


Bagian ini menjelaskan dan menyajikan secara logis dasardasar analisis, gambaran umum kondisi daerah yang meliputi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

aspek

geografi

dan

demografi

serta

indikator

kinerja

penyelenggaraan pemerintah daerah.


BAB III

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA


KERANGKA PENDANAAN
Bab ini menyajikan gambaran hasil pengolahan data dan
analisis terhadap pengelolaan keuangan daerah terdiri dari
Kinerja Keuangan Masa Lalu, Kebijakan Pengelolaan Keuangan
Masa Lalu, Kerangka Pendanaan Rancangan RPJMD Kota
Bekasi Tahun 2013-2018

BAB IV

ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS


Bab ini berisi penyajian isu-isu strategis meliputi permasalahan
pembangunan daerah dan isu strategis.

BAB V

PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN


Bab ini berisi penyajian visi, misi, tujuan dan sasaran
pembangunan.

BAB VI

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN


Bab ini berisi strategi yang dipilih dalam mencapai tujuan dan
sasaran serta arah kebijakan dari setiap strategi terpilih.

BAB VII

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN


PRIORITAS DAERAH
Bab ini menguraikan hubungan antara kebijakan umum yang
berisi arah kebijakan pembangunan berdasarkan strategi yang
dipilih dengan target capaian indikator kinerja serta penjelasan
tentang

hubungan

antara

program

pembangunan

daerah

PEMBANGUNAN

YANG

dengan indikator kinerja yang dipilih


BAB VIII

INDIKASI

RENCANA

PROGRAM

DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN


Bab ini menguraikan hubungan urusan pemerintah dengan
SKPD terkait beserta program yang menjadi tanggung jawab
SKPD serja pencapaian target indikator kinerja pada akhir
periode perencanaan yang dibandingkan dengan pencapaian
indikator kinerja pada awal periode perencanaan.
BAB IX

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH


Bab ini berisikan penetapan indikator kinerja daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

BAB X

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN


Bab

ini

merupakan

panduan

bagi

semua

pihak

dalam

melaksanakan RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018.

1.5

Maksud dan Tujuan


RPJMD Kota Bekasi Tahun 20132018 ini disusun dengan
maksud

untuk

menyediakan

sebuah

dokumen

perencanaan

komprehensif lima tahunan, yang akan digunakan sebagai acuan dalam


penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra
SKPD), Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dan
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Sedang tujuan penyusunan dokumen RPJMD Kota Bekasi adalah:
1. Menyediakan acuan resmi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota
Bekasi dan DPRD Kota Bekasi dalam menentukan prioritas program
tahunan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
2. Memberikan

gambaran

tentang

kondisi

umum

daerah

dan

memberikan pemahaman mengenai arah dan tujuan yang ingin


dicapai dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kota Bekasi;
3. Menjamin
koordinasi,

terciptanya
integrasi,

sinkronisasi
dan

kebijakan

sinergi

dalam

kebijakan

kerangka

antar

pelaku

pembangunan (stakeholders);
4. Menyediakan indikator

dan target kinerja untuk mengukur dan

melakukan evaluasi kinerja pembangunan daerah.


5. Memelihara kesinambungan proses dan hasil-hasil pembangunan
yang dilaksanakan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Bab II
Gambaran Umum Daerah

2.1

Aspek Geografi dan Demografi


A.

Luas Wilayah dan Letak Geografis


Kota Bekasi memiliki luas wilayah sekitar 210,49 km2, dengan

Batas wilayah Kota Bekasi adalah:

Sebelah Utara

: Kabupaten Bekasi

Sebelah Timur

: Kabupaten Bekasi

Sebelah Selatan : Kab. Bogor dan Kota Depok

Sebelah Barat
Sedangkan

: Provinsi DKI Jakarta


secara

1064828-1072729

geografi
Bujur

Kota

Timur

Bekasi

dan

berada pada

6106-

60306

posisi
Lintang

Selatan.
B.

Topografi
Kondisi topografi Kota Bekasi relatif datar, dengan kemiringan

antara 02 %. Wilayah Kota Bekasi terletak pada ketinggian antara 11 m


sampai 81 m di atas permukaan air laut. Ketinggian kurang dari 25 m
berada pada Kecamatan Medan Satria, Bekasi Utara, Bekasi Selatan,
Bekasi Timur dan Pondok Gede. Sedangkan ketinggian antara 25100 m
di atas permukaan air laut berada di Kecamatan Bantargebang, Pondok
Melati, Jatiasih.
Wilayah dengan ketinggian dan kemiringan rendah menyebabkan
pada beberapa daerah sulit untuk membuang air limpasan hujan
dengan cepat, sehingga sering merupakan langganan genangan, yaitu di
Kecamatan Jatiasih (Kelurahan Jatirasa, Jatimekar dan Jatikramat),
Kecamatan

Bekasi

Timur

Kecamatan

Rawalumbu

(Kelurahan

(Kelurahan

Duren

Jaya,

Bojongmenteng,

Aren

Jaya),

Pengasinan),

Kecamatan Bekasi Selatan (Kelurahan Jakasetia, Pekayon Jaya, Marga


Jaya), Kecamatan Bekasi Barat (Kelurahan Bintara Jaya, Kota Baru),
dan Kecamatan Pondok Melati (Kelurahan Jatirahayu).
C.

Geologi dan Jenis Tanah


Struktur geologi wilayah Kota Bekasi didominasi oleh pleistocene

volcanik facies. Struktur aluvium menempati sebagian kecil wilayah Kota


Bekasi bagian utara. Sedangkan struktur miocene sedimentary facies
terdapat di bagian timur wilayah Kota Bekasi sepanjang perbatasan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

dengan DKI Jakarta. Kondisi di wilayah selatan Kota Bekasi, tepatnya di


daerah Jatisampurnaterdapat sumur gas. Sumur gas tersebut adalah
Sumur JNG-A (106558,687 BT; 062054,051LS) dan Sumur JNG-B
(1065521,155 BT; 062110,498LS).
Keadaan tanah dapat membantu di dalam menentukan wilayah
yang cocok untuk permukiman dengan mempertimbangkan aspek fisik
yang meliputi kedalaman efektif, tekstur tanah, dan jenis tanah. Dengan
kedalaman efektif tanah sebagian besar di atas 91 cm, jenis tanah
latosol dan aluvial, serta tekstur tanah didominasi sedang halus.
Komposisi perbandingan berdasarkan luasnya antara lain: tekstur halus
seluas 17.260 ha (82%), tekstur sedang seluas 3.368 ha (16%)dan
tekstur kasar seluas 421 ha (2%).
D.

Hidrologi dan Klimatologi


Kondisi hidrologi Kota Bekasi dibedakan menjadi dua, yaitu air

permukaan dan air tanah. Air permukaan mencakup kondisi air hujan
yang mengalir ke sungai-sungai. Wilayah Kota Bekasi dialiri 3 (tiga)
sungai utama yaitu Sungai Cakung, Sungai Bekasi dan Sungai Sunter,
beserta anak-anak sungainya. Sungai Bekasi mempunyai hulu di Sungai
Cikeas yang berasal dari gunung pada ketinggian kurang lebih 1.500
meter dari permukaan air.

Tabel 2.1
Profil Sungai di Wilayah Kota Bekasi
No

Nama Sungai

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
02
21

Kali Cikeas
Kali Cilengsi
Kali Bekasi Hulu
Kali Bekasi Hilir
Kail Sunter
Kali Cakung
Kail Jambe - Kali siluman
Kali Blencong
Kali Sasak Jarang / Narogong
Kali Bojong Rangkong
Kali Irigasi:
Primer Kali Malang
Saluran rawa baru
Saluran bekasi pangkal
Saluran bekasi utara
Saluran pulo timaha
Saluran tanah tinggi
Saluran bekasi tengah
Saluran pondok ungu
Bogor penggarutan
Kali Krupuk - Kali Batu
Kali Empet/ Sal Rawa
Tembaga

Lebar (m)
Panjang
(km)
Permukaan Dasar
17,479
10.00
24.00
19,800
10.00
40.00
11,425
10.00
50.00
17,675
10.00
55.00
22,682
2.00
12.00
29,129
2.00
7.00
14,076
2.40
8.00
4,200
2.50
8.00
1,003
1.70
6.00
2,900
2.00
7.00

Kedalaman
(m)
30.00
30.00
30.00
40.00
10.00
6.00
7.00
7.00
5.00
5.00

Debit m3/dtk)
Maks
Min
5.90
250.00
8.50
350.00
14.40
375.00
12.00
450.00
3.60
14.63
3.00
16.25
1.20
18.75
1.50
12.00
0.80
9.35
-

8,900
4,500
2,700
5,900
1,400
6,100
3,100
4,900
3,200
24,000

2.50
1.60
1.70
1.50
1.20
1.40
1.60
1.60
1.30
2.00

24.00
12.00
12.00
10.00
6.00
8.00
14.00
11.00
7.00
10.00

14.00
10.00
10.00
7.00
4.00
6.00
11.00
8.00
5.00
9.00

16.00
3.50
4.50
2.50
0.50
1.00
1.50
1.00
1.00
2.80

19.00
11.00
10.20
8.50
4.00
7.00
11.00
9.50
3.00
19.00

Keterangan : lebar dan kedalaman dihitung rata-ratanya


Sumber
: Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, 2011

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Air permukaan yang terdapat di wilayah Kota Bekasi meliputi


sungai/kali Bekasi dan beberapa sungai/kali kecil serta saluran irigasi
Tarum Barat yang selain digunakan untuk mengairi sawah juga
merupakan sumber air baku bagi kebutuhan air minum wilayah Bekasi
(kota dan kabupaten) dan wilayah DKI Jakarta. Kondisi air permukaan
kali Bekasi saat ini tercemar oleh limbah industri yang terdapat di
bagian selatan wilayah Kota Bekasi (industri di wilayah Kabupaten
Bogor).
Tabel 2.2
Status Kelas dan Mutu Air Sungai Utama di Kota Bekasi Tahun 2011
No.
1
2
3
4
5

Nama Sungai
Kali Cikeas
Kali Cileungsi
Kali Bekasi
Kali Baru
Saluran Sekunder

Kelas PP No. 82
Tahun 2001
II
II
II
II
II

Status Pergub Jabar No. 69/2005


(Metode Storet)
CEMAR SEDANG
CEMAR SEDANG
CEMAR BERAT
CEMAR BERAT
CEMAR SEDANG

Sumber : BPLH Kota Bekasi, 2011

Hasil pemantauan kualitas air sungai di Kota Bekasi pada tahun


2011 yang dibandingkan dengan Baku Mutu Air PP No 82 tahun 2011
serta dengan menggunakan Metode Storet guna mengetahui Status
Mutu Air berdasarkan Pergub Jawa Barat No. 69 tahun 2005 dapat
disimpulkan sebagaimana pada Tabel 2.2.
Kondisi air tanah di wilayah Kota Bekasi sebagian cukup
potensial untuk digunakan sebagai sumber air bersih terutama di
wilayah selatan Kota Bekasi, tetapi untuk daerah yang berada di sekitar
TPA Bantargebang kondisi air tanahnya kemungkinan besar sudah
tercemar.
Berdasarkan pengamatan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung
Cisadane Tahun 2011 keadaan iklim di Kota Bekasicenderung panas
dengan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Mei, yaitu 90 mm dan
jumlah hari hujan 15 hari.

Sedangkan jumlah curah hujan terendah

terjadi pada bulan Agustus yaitu 40 mm dan jumlah hari hujan 1 hari.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

10

Grafik 2.1
Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan per Bulan di Kota Bekasi Tahun 2010
600
519.1

500
400 403.4
346.8
300

275.4

270.2

Curah Hujan

200
151.2

10

10

10

Hari Hujan

142.2

109.4

100

137
83.6

11

13

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika Halim Perdana Kusuma, 2010


Sedangkan berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi dan
Geofisika Halim Perdana Kusuma Tahun 2010 keadaan iklim di Kota
Bekasi cenderung panas dengan curah hujan tertinggi terjadi pada
bulan Oktober, yaitu 519,1 mm

Sedangkan jumlah curah hujan

terendah terjadi pada bulan Juli sebesar 83,6 mm dengan jumlah hari
hujan sebanyak 2. Temperatur harian diperkirakan berkisar antara 24,3
34,4oC. Kondisi temperatur yang tinggi tersebut mengakibatkan
kondisi lingkungan dan ruangan sangat panas. Total curah hujan
bulanan tahun 2010 rata-rata mencapai sekitar 2.438

mm rerata

kecepatan angin 8,37 km/jam (min 5,4 km/jam dan maks 13,7
km/jam), rerata kelembaban udara sekitar 82 % (min 68,9% dan maks
91,2%). Gambar dan Tabel berikut menunjukkan kondisi jumlah hari
hujan, curah hujan, kelembaban dan kecepatan angin per bulan di Kota
Bekasi tahun 2010 dan tahun 2011.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

11

Grafik 2.2
Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan per Bulan di Kota Bekasi Tahun 2011
45

40

40
35
30

23.3

25

20.9

20
15
5

13.8

12.6
9.6

10

15.6
13

12

17.4

15.4

16.4

Curah Hujan

15

Hari Hujan
8

11

4
1

Sumber : Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, 2011


Pola curah hujan di Kota Bekasi sangat dipengaruhi oleh
ketinggian tempat dan topografi. Karena letak Kota Bekasi yang
dilatarbelakangi

oleh

dataran

rendah

yang

dibatasi

oleh

batas

administrasi wilayah DKI Jakarta, kabupaten Bogor dan Kabupaten


Bekasi serta terletak agak

jauh dari pantai Teluk Jakarta yang

dipisahkan oleh batas administrasi Kabupaten Bekasi dengan wilayah


utara Kota Bekasi.
Pola curah hujan di Kota Bekasi dipengaruhi oleh bentuk wilayah
terutama kondisi morfologi regional yang relatif datar dengan kemiringan
antara 0-2%, dengan bentuk miring kearah utara serta ketinggian
antara 0 25 m di atas permukaan laut dengan daerah datar yang
berawa. Jumlah curah hujan per tahun di Kota Bekasi relatif tidak
cukup banyak.

Musim hujan di Kota Bekasi berlangsung pada bulan

November sampai dengan bulan Mei. Umumnya musim hujan di Kota


Bekasi berlangsung lebih lama dibandingkan dengan musim kemarau.
Kondisi musim Curah hujan di Kota Bekasi saat ini relatif tidak
menentu, hal ini kemungkinan

disebabkan oleh iklim musim, musim

pancaroba dan hujan konveksi (hujan lokal). Musim pancaroba jatuh


pada bulan Maret dan Mei. Keadaan ini dipengaruhi oleh peredaran
matahari yang menyebabkan terjadinya Daerah Konvergensi Antar
Tropik (DKAT).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

12

Tabel 2.3
Suhu Rata-Rata Bulanan di Kota Bekasi Tahun 2010
Kelembaban (%)
Bulan
Januari

Maks

Min

93

70

Ratarata
82

Ratarata
24.3

Kecepatan Angin
(Km/Jam)
RataMaks
Min
rata
15
7
9.9

Temperatur (oC)
Maks

Min

34.8

26.4

Februari

93

75

84

34

23

24.4

14.6

9.8

Maret

93

75

81

34.6

24.9

32.5

4.8

April

93

54

74

35.6

24

34.4

8.4

6.2

Mei

94

73

82

34.9

25.1

33.3

18

11.3

Juni

91

76

82

34

23

34

Juli

79

57

90

33.6

23.8

31.7

18

9.6

Agustus

89

70

79

33.2

22

32.2

18

8.2

September

94

76

84

33.2

22.6

31.5

16

10.6

Oktober

93

63

82

34.4

21.6

32.1

15

9.3

Jumlah

91.2

68.9

82

34.23

23.64

31.04

13.7

5.4

8.37

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika Halim Perdana Kusuma, 2010


Akibat peredaran matahari pada saat suhu tinggi terjadi tekanan
udara terhadap wilayah bersangkutan yang menyebabkan terjadinya
angin yang membawa uap air yang jatuh sebagai hujan. Tipe iklim
seperti ini menurut metoda Schmidt dan Fergusson (1951) adalah type A
(basah) yang menggambarkan bulan basah > 9 bulan dalam setahun.
E.

Luas dan Sebaran Kawasan Lindung, Kawasan Budidaya dan


Kawasan Rawan Bencana
1. Kawasan Lindung
Jenis kawasan lindung yang terdapat di Kota Bekasi
terdiri dari kawasan yang memberikan perlindungan terhadap
kawasan bawahannya dan kawasan perlindungan setempat.
Untuk itu, terdapat beberapa kebijakan pola pemanfaatan ruang
kawasan lindung di Kota Bekasi, yaitu:
a. Membatasi perkembangan kawasan terbangun di kawasan
lindung
b. Menerapkan aturan dan pengendalian yang ketat bagi
pengembangan kawasan di daerah kawasan lindung
Sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota
Bekasi tahun 2011-2031, kawasan lindung Kota Bekasi adalah
sebagaimana terlihat pada Tabel 2.4.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

13

Tabel 2.4
Rencana Kawasan Lindung Kota Bekasi sesuai RTRW Kota Bekasi
tahun 2011-2031
Kawasan Lindung

Sempadan Sungai

Daerah Sekitar Situ

Kawasan
perlindungan
Setempat

Tampungan Air dan Pengendali


Banjir

Ruang
Terbuka Hijau
Kota

Lokasi
Kali Cikeas
Kali Cileungsi
Kali Bekasi
Kali Sunter
Kali Cakung
Bantaran Sungai Cikiwul
Situ Rawalumbu
Situ Rawagede
Situ Rawa Pulo
Kawasan Karang Kitri
Kawasan Harapan Baru Regensi
Kawasan Taman Permata Cikunir
Situ Uwong
Kawasan Puri Gading
Bendung Cikeas
Kawasan Rawa Pulo
Kelurahan Pengasinan
Kawasan Rawa Pasung
Kawasan Rawa Lele
Jati Bening 2
Situ Jati Bening
Kawasan Kompleks Kodam Jaya
Kawasan Bumi Bekasi 3
Situ Rawalumbu
Saluran Rawalumbu Hulu
PHP Narogong
Rawa Gede
Cipendawa
Desa Jatimulya

Kawasan Penyangga
Hutan Kota
Taman Kota
Taman Lingkungan
Taman Rekreasi
Tempat Pemakaman Umum
Lapangan Olahraga/Lapangan
Terbuka Hijau
Sempadan Jalan
Sempadan Sungai
Pulau Jalan
Sempadan Instalasi Bahaya
Sempadan Kereta Api
Taman Halaman Gedung
Taman Persil
Lahan Pekarangan

Sumber: Perda No. 13 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah
Kota Bekasi.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

14

2. Kawasan Budidaya
Kota

Bekasi

didominasi

oleh

penggunaan

lahan

permukiman baik yang terstruktur maupun permukiman yang


dibangun oleh individu masyarakat. Perkembangan kegiatan
permukiman

terstruktur

beberapa

tahun

terakhir

mengakibatkan bangkitan kegiatan pendukung permukiman


berupa

perdagangan,

masyarakatnya.

Disisi

jasa
lain

dan

kebutuhan

perkembangan

Kota

fasilitas
Jakarta

menyebabkan Kota Bekasi yang berfungsi sebagai penyangga


Kota Jakarta mendapat limpahan kegiatan baik berupa industri,
perdagangan

dan

jasa

serta

permukiman

itu

sendiri.

Penggunaan lahan di Kota Bekasi dapat dilihat pada Tabel 2.6.

Tabel 2.5
Klasifikasi Penggunaan Lahan Berdasarkan Kawasan di Kota Bekasi
Tahun 2010
Rincian Penggunaan Lahan

Luas (ha)

Jaringan Prasarana

1.584

7,5%

Perkampungan

8.841

42,0%

Perumahan

4.650

22,1%

326

1,5%

Komersial
Industri

402

1,9%

Sarana Pelayanan Umum

166

0,8%

5.080

24,1%

21.049

100%

RTH/Pekarangan/Pertanian
Total

Sumber : Dinas Tata Kota Kota Bekasi

Tabel 2.6
Klasifikasi Penggunaan Lahan Berdasarkan Kawasan dan Wilayah
di Kota Bekasi Tahun 2010
Penggunaan
Lahan
Pusat Bekasi Pondok Mustika
Jatisampurna Bekasi
existing
Kota
Utara
Gede
Jaya
tahun 2010
1
2
3
4
5
6
7
Jaringan
643
363
330
211
36
1.584
Prasana
Perkampungan

2.997

1.760

1.746

909

1.429

8.841

Perumahan

1.644

1.010

1.004

501

492

4.650

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

15

Komersial

108

54

66

36

63

326

Industri

43

152

22

171

13

402

Sarana
Pelayanan
Umum

65

22

40

17

22

166

RTH/Pekaranga
n/Pertanian

801

76

470

2.331

1.403

5.080

Total

6.301

3.436

3.677

4.177

3.458

21.049

Sumber: Dinas Tata Kota, Kota Bekasi


3. Permukiman
Secara umum perkembangan permukiman di Kota Bekasi
mengarah pada terbentuknya kawasan-kawasan permukiman
baru skala besar yang dikembangkan oleh swasta, terutama di
Bantargebang dan Jatisampurna, dan di kawasan sebelah utara
Kota Bekasi.
Adapun permukiman yang dibangun secara individu
tersebar

merata

di

semua

kecamatan

di

Kota

Bekasi.

Permukiman di Bekasi bagian selatan merupakan permukiman


dengan kepadatan yang masih rendah. Permukiman kepadatan
tinggi banyak ditemui Kecamatan Pondokgede, Pondok Melati,
Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur dan Rawalumbu.
Sedangkan permukiman kepadatan sedang berkembang di
Kecamatan Bekasi Utara, Medansatria, Jatisampurna, dan
Jatiasih. Kemudian untuk permukiman dengan kepadatan
rendah Berkembang di Kecamatan Bantargebang, Mustikajaya
serta sebagian Jatiasih.
4. Daerah titik banjir dan genangan
Sebagai wilayah yang dilalui oleh 12 aliran sungai, Kota
Bekasi menjadi salah satu wilayah yang rentan terhadap luapan
air sungai di musim penghujan dan dampak dari meningkatnya
debit air pada induk sungai-sungai tersebut di daerah hulu.
Tabel 2.7 menunjukkan luasan daerah terkena banjir di Kota
Bekasi tahun 2013. Dari Tabel 2.7 tersebut terlihat bahwa
sekitar 10% wilayah Kota Bekasi terkena dampak banjir besar
yang terjadi di wilayah Jabotabek dan sekitarnya.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

16

Tabel 2.7
Data Luasan Bencana Banjir di Kota Bekasi Tahun 2013
KECAMATAN

Luas / Area

Wilayah Banjir
tahun 2013

Kelurahan

Districts

Ha

Pondokgede

1.629

7,74

10%

Jatisampurna

1.449

6,88

Ha
160
0

Pondok
Melati

1.857

8,82

10%

190

Jatiasih

2.200

10,45

15%

330

Bantargebang

1.704

8,1

Mustika Jaya

2.473

11,75

Bekasi Timur

1.349

6,41

20%

Rawalumbu

1.567

7,44

15%

240

Bekasi Selatan

1.496

7,11

20%

300

Bekasi Barat

1.889

8,97

15%

280

Medansatria

1.471

6,99

10%

150

Bekasi Utara

1.965

9,33

10%

200

56

10,072%

Kota Bekasi
21.049
100,00
Sumber: Bappeda Kota Bekasi, 2013.

0
0
270

2.120

Selanjutnya Tabel 2.8 memperlihatkan ketinggian dan


lama genangan yang terjadi selama bencana banjir yang terjadi
pada tahun 2013. Berdasarkan data yang ditampilkan pada
Tabel 2.8, Kecamatan Jatiasih merupakan wilayah dengan
genangan paling luas yaitu 330 Ha dengan rata-rata lama
genangan adalah 26,5 Jam dan rata-rata ketinggian genangan
148,75 Cm. Sedangkan rata-rata ketinggian genangan yang
terjadi di Kota Bekasi adalah 90,81 Cm dengan rata-rata lama
genangan adalah 18,24 Jam.
Tabel 2.8
Data Jumlah Sebaran Lokasi Banjir Tahun 2013
NO.
1

LOKASI BANJIR

KELURAHAN

Ketinggia
n
Genangan
(Cm)

Lama
Genanga
n (Jam)

Luas
Genanga
n (Ha)

A.

Kecamatan
Jatiasih

Perumahan Villa
Jatirasa

330
Jatirasa

120

24

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

17

1
2
3
4

5
6
7
8
B.
1
2
3
4
5
6
7

2
Perumahan Pondok
Gede Permai
Perumahan Kemang
IFI
Perumahan PPA
Jatiasih
Perumahan Pondok
Mitra Lestari
Perumahan Graha
Indah
Komplek Nasio
IKIP
Kecamatan
Pondok Gede
Perumahan Antilop
Perumahan
Jatibening Baru II
Perum jatibening
Baru (Komplek AL)
Perumahan Duta
Indah
Perumahan Sari
Gaperi
Perumahan
Cahaya Kemang
(CKP)
Perumahan Villa
Bougenvile

Jatirasa

250

38

Jatirasa

200

24

Jatirasa

150

24

Jatirasa

100

24

Jatimekar

50

24

70
250
148,75

24
30
26,5

Jatimekar
Jatikramat
Rata-rata

160
Jaticempaka

100

24

Jatibening Baru

150

24

Jatibening

100

20

Jatimakmur

60

12

Jatimakmur

70

12

Jatimakmur

100

24

Jatibening Baru

40

12

88.57

18.28

Rata-rata
C.
1
2

Kecamatan
Pondok Melati
Perumahan Candra
Lama
Perumahan Candra
Baru

190
Jatirahayu

50

12

Jatirahayu

50

12

50

12

Rata-rata
D.
1
2
3
4
5
6

Kecamatan Bekasi
Selatan
Perumahan Jaka
Kencana
Pangkalan Bambu
GIANT
Perumahan Galaxy
Perumnas II
Perumahan BSK
Perumahan
Depnaker

300
Jakasetia

60

12

Marga Jaya

250

48

Jakamulya
Kayuringin
Kayuringin

70
40
60

8
10
24

Jakasetia

150

36

105

23

Rata-rata
E.
1
2
3

Kecamatan Bekasi
Barat
Mas Naga
Jatiluhur
Perumahan

280
Bintara
Jakasampurna
Kotabaru

70
80
90

12
12
12

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

18

F.
1
2
3
4
G.
1
2
3
4
5
6
7
8
H.
1
2

2
Harapan Baru II
Perumahan Persada
Kemala

Kecamatan
Rawalumbu
Perumahan Kemang
Pratama
Rawalumbu Utara
Narogong
Perumahan PHP II
Kecamatan Bekasi
Timur
Perumnas III
Perumahan
Durenjaya
Perumahan Danita
Perumahan wisma
Jaya
Kartini
Perumahan Karang
Kitri
Margahayu
Unisma
Kecamatan Bekasi
Utara
Kelurahan Perwira/
Kec. Bekasi Utara
Kelurahan Teluk
Pucung/ Kec.
Bekasi Utara
Kelurahan Harapan
Mulya/ Kec. Bekasi
Utara

Jakasampurna

60

12

Rata-rata

75

12
240

Bojong
Rawalumbu
Pengasinan
Pengasinan
Pengasinan
Rata-rata

I.
1
2
3

F.

50

10

100
70
120

24
18
24

85

19
270

Aren Jaya

70

24

Duren Jaya

80

24

Bekasi Jaya

80

24

Aren Jaya

50

12

Margahayu

100

30

Margahayu

100

30

Margahayu
Margahayu
Rata-rata

100
100
85

30
8
22.75
200

Perwira

40

20

Teluk Pucung

250

24

Harapan Mulya

40

12

110

18.67

Rata-rata
Kecamatan Medan
Satria
Rawa Pasung
Perumahan
Harapan Indah
kelurahan Pejuang

150
Kalibaru

80

12

Pejuang

70

12

Pejuang
Rata-rata
Jumlah Sebaran Lokasi Banjir Kota
Bekasi
Sumber: Bappeda Kota Bekasi, 2013.

60

12

70

12

90.81

18.24

2120

Demografi
Perkembangan pendudukKota Bekasi dari segi kuantitas memang

cukup mengesankan bila dilihat dari tingkat perkembangan dari tahun


ke tahun, mengingat Kota Bekasi sebagai kota penyeimbang Ibukota DKI
Jakarta sekaligus Ibukota Negara. Sejak dibentuk sebagai Kota Bekasi
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

19

pada tanggal 10 Maret 1997, mulanya jumlah penduduk Kota Bekasi


hanya berjumlah sekitar 1.471.477 jiwa yang terdiri dari laki-laki
740.467 jiwa dan penduduk perempuan sekitar 731.010 jiwa. Namun
pada tahun 2011, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan
Sipil Kota Bekasi, jumlah penduduk Kota Bekasi telah mencapai
2.447.930 jiwa yang berarti hamper 2 kali lipat jumlah penduduk Kota
Bekasi

sejak

kota

ini

berdiri.

Sedangkan

komposisi

penduduk

berdasarkan jenis kelamin, penduduk Kota Bekasi cenderung seimbang,


dimana

jumlah

penduduk

laki-laki

di

Kota

Bekasi

adalah

sebanyak1.250.435 jiwa atau 51,08% sedangkan jumlah penduduk


perempuan adalah sebanyak 1.197.495 jiwa atau 48,92%.
Berdasarkan

sebaran

wilayahnya,

kecamatan

Bekasi

Timur

merupakan kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduk paling


tinggi yaitu sebesar 19.020 jiwa/km2 dan kecamatan Bantar Gebang
adalah kecamatan dengan kepadatan penduduk paling rendah dengan
tingkat kepadatan sebesar 5.959 jiwa/km2.

Tabel 2.9
Komposisi Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan
Hasil Sensus Penduduk tahun 2011

Kecamatan

Jumlah

Luas
Wilayah
(km2)

Kepadatan
penduduk
(jiwa/km2)

146.097

298.737

16,29

18.338

52.592

49.723

102.315

14,49

7.061

69.333

66.510

135.843

18,57

7.315

Penduduk
Laki-laki

Perempuan

Pondok Gede

152.640

Jatisampurna
Pondok Melati
Jatiasih

109.987

104.888

214.875

22,00

9.767

Bantargebang

52.452

40.090

101.542

17,04

5.959

Mustika Jaya

76.878

73.708

150.586

24,73

6.089

Bekasi Timur

131.183

125.409

256.592

13,49

19.020

96.707

94.761

191.468

15,67

12.218

Bekasi Selatan

112.618

107.865

220.483

14,96

14.738

Bekasi Barat

145.796

140.339

286.135

18,89

15.147

Medan Satria

80.483

76.831

157.314

14,71

10.694

Bekasi Utara

169.766

162.274

332.040

19,65

16.897

1.250.435

1.197.495

2.447.930

210,49

11.629

Rawalumbu

JUMLAH

Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, 2012.


Di samping itu, bila diperhatikan lebih cermat, terjadi pemusatan
kepadatan

penduduk

kecamatan

dengan

pada

tingkat

beberapa
kepadatan

wilayah

Kota

penduduk

Bekasi,

tertinggi,

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

lima
yaitu

20

Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Bekasi TImur, Kecamatan Bekasi


Selatan, Kecamatan Bekasi Barat dan Kecamatan Bekasi Utara dihuni
oleh 57% populasi penduduk Kota Bekasi, sedangkan lima kecamatan
tersebut memiliki luas wilayah 40% dari luas wilayah Kota Bekasi secara
keseluruhan.
2.2

Aspek Kesejahteraan Masyarakat


A. Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
1. Pertumbuhan PDRB
Di bidang pembangunan ekonomi, salah satu indikator
penting untuk mengetahui kondisi perekonomian secara makro
adalah data produk domestik regional bruto (PDRB). Terdapat 2
(dua) jenis penilaian produk domestik regional bruto (PDRB)
dibedakan dalam dua jenis penilaian yaitu atas dasar harga
berlaku dan atas dasar harga konstan. Penyajian PDRB atas
dasar harga konstan mengalami perubahan mendasar sebagai
konsekuensi logis berubahnya tahun dasar yang digunakan.
Selain menjadi bahan dalam penyusunan perencanaan, angka
PDRB

juga

bermanfaat

untuk

bahan

evaluasi

hasil-hasil

pembangunan yang telah dilaksanakan.


Tabel 2.10
Produk Domestik Regional Bruto Kota Bekasi
Atas Dasar Harga Berlaku tahun 2008-2012
(juta rupiah)
No.

2008

Sektor

2009

2010

2011*

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

262.838

0,89

271.780

0,09

318.618

0,89

341.294

%
0,84

13.344.270

45,20

13.499.050

42,89

15.092.961

42,30

17.168.824

42,36

Pertanian

Pertambanga
n&
Penggalian

Industri
Pengolahan

Listrik,Gas &
Air Bersih

1.045.975

3,54

1.159.616

3,68

1.364.064

3,82

1.607.057

3,97

Konstruksi

1.091.818

3,70

1.146.303

3,64

1.218.520

3,42

1.376.313

3,40

Perdagangan,
Hotel &
Restoran

8.633.457

29,24

9.640.712

30,63

11.077.001

31,05

12.491.928

30,82

Pengangkuta
n&
Komunikasi

2.362.760

8,00

2.676.363

8,50

3.137.586

8,79

3.572.443

8,81

Keuangan,
sewa, & Js.
Perusahaan

1.103.847

3,74

1.199.730

3,81

1.360.573

3,81

1.566.220

3,86

Jasa-jasa

1.680.396

5,69

1.881.833

5,98

2.109.743

5,91

2.404.729

5,93

29.525.360

100

31.475.388

100

35.679.065

100

40.528.808

100

PDRB

Sumber: BPS Kota Bekasi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

21

Tabel 2.11 dan Tabel 2.12 menunjukkan nilai PDRB Kota


Bekasi dan kontribusi masing-masing sektor terhadap PDRB Kota
Bekasi berdasarkan harga berlaku dan harga konstan dalam
kurun waktu tahun 2008 hingga tahun 2011. Berdasarkan kedua
table tersebut, terlihat bahwa sektor industri pengolahan serta
sektor perdagangan, hotel dan restoran memiliki konstribusi
terbesar terhadap PDRB Kota Bekasi selama empat tahun
berturut-turut.

Hal

ini

menunjukkan

bahwa

struktur

perekonomian Kota Bekasi lebih didominasi oleh kedua sektor


tersebut.

Sedangkan Grafik 2.3 menunjukkan perkembangan

PDRB Kota Bekasi berdasarakan harga konstan tahun 2008


hingga tahun 2011 dimana terlihat bahwa perkembangan PDRB
Kota Bekasi selalu menunjukkan pertumbuhan yang selalu positif
sejak tahun 2008 hingga tahun 2011.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

22

Tabel 2.11
Produk Domestik Regional Bruto Kota Bekasi
Atas Dasar Harga Konstan tahun 2008-2012
(Juta rupiah)
NO

Sektor

2008

2009

2010

2011*

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

131.569

0,94

130.853

0,89

132.841

0,86

135.205

0,82

6.388.658

45,50

6.344.557

43,39

6.539.236

42,25

6.868.060

41,44

Pertanian

Pertambangan &
Penggalian

Industri Pengolahan

Listrik,Gas & Air bersih

512.610

0,37

562.665

3,85

627.785

4,06

696.315

4,20

Konstruksi

529.219

3,77

542.549

3,71

564.793

3,65

620.425

3,74

Perdagangan, Hotel &


Restoran

3.882.989

27,65

4.148.716

28,37

4.424.414

28,59

4.782.975

28,86

Pengangkutan &
Komunikasi

1.170.570

8,34

1.366.630

9,35

1.550.993

10,02

1.707.287

10,30

Keuangan, sewa, & Js.


Perusahaan

563.669

4,01

596.093

4,08

646.581

4,18

704.352

4,25

Jasa-jasa

863.119

6,15

930.532

6,36

989.466

6,39

1.056.921

6,38

14.042.404

100

14.622.594

100

15.476.108

100

16.571.540

100

PDRB
Sumber: BPS Kota Bekasi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

23

Jutaan

Grafik 2.3
Perkembangan PDRB Kota Bekasi
Tahun 2008-2011
17.00
16.50
16.00
15.50
15.00
14.50
14.00
13.50
13.00
12.50

16.57
15.48
14.62
14.04

2008

2009

2010

2011

2. Laju Inflasi
Laju

inflasi

merupakan

ukuran

yang

dapat

menggambarkan kenaikan/penurunan harga dari sekelompok


barang dan jasa yang berpengaruh terhadap kemampuan daya
beli masyarakat. Inflasi didasarkan pada indeks harga konsumen
(IHK) yang dihitung secara sampel di 45 (empat puluh lima) kota
di Indonesia yang mencakup 283-397 komoditas dan dihitung
berdasarkan pola konsumsi hasil survei biaya hidup (SBH). Laju
Inflasi Kota Bekasi sejak bulan Januari tahun 2008 hingga bulan
Januari tahun 2013 disajikan pada Tabel 2.12.
Tabel 2.12.
Laju Inflasi (%)Kota Bekasi
Tahun 2008-2013 (menurut bulan)
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Tahunan

2008
0.63
1.63
0.07
1.24
1.07
1.24
1.99
0.66
1.13
-0.17
1.02
-0.82
10.1

2009
-0.4
0.59
-0.18
-0.53
0.27
0.01
0.44
0.53
0.78
0.23
0.02
0.17
2.63

2010
1.1
0.65
-0.48
0.07
0.27
1.74
2.16
0.6
0.07
-0.09
0.53
1.02
7.88

2011
0.85
0.18
-0.09
-0.95
0.08
0.51
0.56
0.49
0.2
0.25
0.53
0.79
3.45

2012
0.74
-0.14
0.16
0.14
-0.04
0.51
0.83
1.05
0.06
-0.29
-0.12
0.52
3.46

2013
1.49
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a
n.a

Sumber: BPS RI,2013.


Laju inflasi Kota Bekasi selama kurun waktu tahun 2008
hingga 2013 menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis. Hanya
saja selama dua tahun terakhir yaitu tahun 2011 dan tahun
2013, laju inflasi Kota Bekasi menunjukkan perkembangan yang
relatif stabil pada laju inflasi sebesar 3,45% dan 3,56%.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

24

Grafik 2.4
Laju Inflasi Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
12
10.1
10
7.88
8
6
4

3.45

3.46

2011

2012

2.63

2
0
2008

2009

2010
Inflasi Tahunan

3. PDRB per Kapita


Pendapatan per Kapita adalah besarnya pendapatan ratarata penduduk di suatu Negara (daerah). Pendapatan per Kapita
didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu
negara (atau PDRB bagi daerah) dengan jumlah penduduk Negara
(daerah) tersebut. Pendapatan per Kapita juga merefleksikan PDB
per Kapita. Jadi untuk melakukan perhitungan PDRB Per Kapita
adalah dengan membagi nilai total PDRB (ADHB atau ADHK)
terhadap Jumlah Penduduk yang ada pada periode perhitungan
PDRB Per Kapita tersebut.
Dengan menggunakan perhitungan PDRB per Kapita maka
dapat diperkirakan pendapatan rata-rata penduduk di Kota
Bekasi setiap tahunnya, walaupun dalam perhitungan PDRB per
Kapita

tidak

diperhatikan

ketimpangan

yang

terjadi

di

masyarakat. Perkembangan PDRB per Kapita Kota Bekasi tahun


2008 hingga tahun 2011 dapat dilihat pada tabel 2.13.
Dalam kurun waktu tahun 2008 hingga tahun 2011, PDRB
Kota Bekasi selalu menunjukkan pertumbuhan yang positif baik
dari sisi PDRB ADHB maupun dari sisi ADHK.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

25

Tabel 2.13
Perkembangan PDRB per Kapita Kota Bekasi
Tahun 2008-2011
PDRB per Kapita

Tahun

PDRB per Kapita (ADHB)

2008

13.188.518,41

6.272.523,14

2009

13.569.796,76

6.304.151,87

2010

15.280.957,86

6.628.246,51

2011

16.727.244,18

6.839.485,59

(ADHRK)

Sumber: BPS Kota Bekasi, 2011


B. Fokus Kesejahteraan Masyarakat
1. Indeks Pembangunan Manusia
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development
Index (HDI)adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup,
melek huruf, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara
seluruh

dunia

(bisa

juga

digunakan

untuk

Daerah).

IPM

digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara


(daerah)

adalah

negara

(daerah)

maju,

negara

(daerah)

berkembang atau negara (daerah) terbelakang dan juga untuk


mengukurpengaruh

dari

kebijaksanaan

ekonomi

terhadap

kualitas hidup.
IPM

mengukur

pencapaian

rata-rata

sebuah

negara

(daerah) menjadi 3(tiga) dimensi dasar pembangunan manusia,


yaitu sebagai berikut:
1. Hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan
harapan hidup saat kelahiran.
2. Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat baca tulis
pada orang dewasa dan kombinasi pendidikan dasar dan
menengah atau gross enrollment ratio.
3. Standar kehidupan yang layak diukur dengan logaritma
natural dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk
Domestik

Regional

Bruto

(PDRB)

per

kapita

dalam

Kemampuan Daya Beli (Purchasing Power Parity)


Selama lima tahun ke belakang, Kota Bekasi memiliki
capaian IPM yang sangat baik dan selalu berada di atas rata-rata
nilai IPM Provinsi Jawa Barat dan Indonesia. Pada tahun 2008,
IPM Kota Bekasi adalah 75,73 dan pada tahun 2011 telah
meningkat menjadi 76,68.
Tabel 2.14 menunjukkan angka IPM Kota Bekasi, Jawa
Barat dan Indonesia selama kurun waktu tahun 2008-2012.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

26

Tabel 2.14
Perbandingan Indeks Pembangunan Manusia
Kota Bekasi, Jawa Barat dan Indonesia Tahun 2008-2012
Tahun
Wilayah
2008
2009
2010
2011
2012
Kota Bekasi
75,73
76,10
76,36
76,68
76,72
Jawa Barat

71,12

71,64

72,29

72,73

NA

Indonesia

71,17

71,76

72,27

72,27

NA

Sumber: BPS RI,2011.


a. Indeks Pendidikan
Indeks Pendidikan dala pengukuran IPM terdiri dari dua
indikator utama, yaitu angka melek huruf dan angka rata-rata
lama sekolah penduduk dewasa.
-

Angka Melek Huruf


Angka Melek Huruf (dewasa) adalah porsi penduduk
berusia 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis
dalam huruf latin atau lainnya.
AMH dapat digunakan untuk:
1.

mengukur keberhasilan program-program pemberantasan


buta huruf, terutama di daerah pedesaan di Indonesia
dimana masih tinggi jumlah penduduk yang tidak pernah
bersekolah atau tidak tamat SD.

2.

menunjukkan kemampuan penduduk di suatu wilayah


dalam menyerap informasi dari berbagai media.

3.

menunjukkankemampuan untuk berkomunikasi secara


lisan dan tertulis. Sehingga angka melek huruf dapat
berdasarkan

kabupaten

mencerminkan

potensi

perkembangan intelektual sekaligus kontribusi terhadap


pembangunan daerah.
Angka melek huruf didapat dengan membagi jumlah
penduduk usia 15 tahun keatas yang dapat membaca dan
menulis dengan jumlah penduduk usia 15 tahun keatas
kemudian hasilnya dikalikan dengan seratus.
Angka melek huruf Kota Bekasi pada tahun 2008
adalah sebesar 98,46% dan angka ini terus meningkat dalam
tahun-tahun berikutnya. Hinga pada tahun 2011 lalu angka
melek huruf Kota Bekasi mencapai 98,56%.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

27

Tabel 2.15
Perkembangan Angka Melek Huruf Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
Tahun
Angka Melek Huruf
2008
98,46
2009
98,49
2010
98,51
2011
98,56
2012
99,99
Sumber:BPS Kota Bekasi
-

Angka Rata-Rata Lama Sekolah


Lamanya Sekolah atau years of schooling adalah sebuah
angka yang menunjukkan lamanya bersekolah seseorang dari
masuk sekolah dasar sampai dengan Tingkat Pendidikan
Terakhir

(TPT).

transformasi

Pada

dari

prinsipnya

bentuk

kategori

angka
TPT

ini

merupakan

menjadi

bentuk

numerik.
Angka rata-rata lama sekolah adalah rata-rata jumlah
tahun yang dihabiskan oleh penduduk usia 15 tahun ke atas
untuk menempuh semua jenis pendidikan formal yang pernah
dijalani.
Lamanya bersekolah merupakan ukuran akumulasi
investasi pendidikan individu. Setiap tahun tambahan sekolah
diharapkan

akan

membantu

meningkatkan

pendapatan

individu tersebut. Rata-rata lama bersekolah dapat dijadikan


ukuran akumulasi modal manusia suatu daerah. Ukuran ini
mengatasi masalah kekurangan estimasi dari TPT yang tidak
mengakomodir kelas tertinggi yang pernah dicapai individu.
Angka rata-rata lama sekolah Kota Bekasi sejak tahun
2008 hingga tahun 2011 berada di atas angka 10 tahun
dimana pada tahun 2008 angka rata-rata lama sekolah Kota
Bekasi adalah 10,19 tahun, kemudian pada tahun 2009
sebesar 10,52 tahun, tahun 2010 adalah 10,53 tahun, dan
pada tahun 2011 adalah 10,58 tahun. Perkembangan angka
rata-rata lama sekolah Kota Bekasi tahun 2008 hingga tahun
2012 disajikan pada Tabel 2.16.
Tabel 2.16
Perkembangan Angka Rata-Rata Lama Sekolah
Tahun 2008-2012
Tahun
2008
2009
2010
2011
2012

Angka Rata-Rata
Lama Sekolah
10,19
10,52
10,53
10,58
10,70

Sumber: BPS Kota Bekasi, 2011

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

28

b. Indeks Kesehatan
-

Angka Usia Harapan Hidup


Angka usia harapan hidup pada waktu lahir adalah
perkiraan lama hidup rata-rata penduduk dengan asumsi
tidak ada perubahan pola mortalitas menurut umur.Angka
harapan hidup pada suatu umur x adalah rata-rata tahun
hidup yang masih akan dijalani oleh seseorang yang telah
berhasil mencapai umur x, pada suatu tahun tertentu, dalam
situasi mortalitas yang berlaku di lingkungan masyarakatnya.
Angka harapan hidup saat lahir adalah rata-rata tahun
hidup yang akan dijalani oleh bayi yang baru lahir pada suatu
tahun tertentu.Angka harapan hidup merupakan alat untuk
mengevaluasi

kinerja

pemerintah

dalam

meningkatkan

kesejahteraan penduduk pada umumnya, dan meningkatkan


derajat kesehatan pada khususnya.
Idealnya angka harapan hidup dihitung berdasarkan
angka

kematian

menurut

umur

(Age

Specific

Death

Rate/ASDR) yang datanya diperoleh dari catatan registrasi


kematian secara bertahun-tahun sehingga dimungkinkan
dibuat

tabel

kematian.

Tetapi

karena

sistem

registrasi

penduduk di Indonesia belum berjalan dengan baik maka


untuk menghitung angka harapan hidup digunakan dengan
mengutip angka yang diterbitkan BPS.
Angka harapan hidup Kota Bekasi selama lima tahun
ke belakang menunjukkan pertumbuhan yang selalu positif,
dimana pada tahun 2008 angka harapan hidup penduduk
Kota Bekasi adalah 69,52 tahun sedangkan pada tahun 2011
angka harapan hidup penduduk Kota Bekasi adalah 69,70%
dimana angka ini selalu lebih tinggi daripada angka harapan
hidup Provinsi Jawa Barat dan Indonesia.
Tabel 2.17 menunjukkan perbandingan angka harapan
hidup Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat dan Indonesia selama
kurun waktu tahun 2008 hingga tahun 2011.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

29

Tabel 2.17
Perbandingan Angka Harapan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat dan
Indonesia Tahun 2008-2012
Wilayah
Kota Bekasi
Jawa Barat
Indonesia

2008
69,52
67,80
68,08

Tahun
2010
69,64
68,20
68,89

2009
69,58
68,00
68,47

2011
69,70
68,40
69,32

2012
N/A
N/A
N/A

Sumber: BPS Kota Bekasi, 2011; Bank Dunia 2012.


c. Pengeluaran per Kapita disesuaikan
Pengeluaran per kapita disesuaikan atau lebih sering
disebut dengan indeks standar hidup layak atau indeks
kemampuan daya beli dihitung berdasarkan data turunan dari
PDRB dibagi dengan jumlah penduduk setiap tahun dengan
penyesuaian terhadap kemampuan daya beli masyarakat
(purchasing power parity/ppp). Indeks standar hidup layak
menggambarkan

tingkat

kekuatan

penduduk

dalam

mengakses kebutuhan hidupnya di suatu wilayah sebagai


proxi dari kesejahteraan penduduk dalam perhitungan IPM.
Pengeluaran per kapita Kota Bekasi dalam kurun waktu
tahun 2008 hingga tahun 2011 menunjukkan pertumbuhan
yang positif, dimana pada tahun 2008 pengerluaran per kapita
penduduk Kota Bekasi adalah sebesar Rp. 639,93 dan
meningkat menjadi Rp. 646,92 pada tahun 2011.

Tabel 2.18
Pengeluaran per Kapita di Sesuaikan Masyarakat Bekasi
Tahun 2008-2012
2008

Konsumsi Per Kapita


(Rp)
639,93

2009

641,20

2010

643,92

2011

646,92

2012

N/A

Tahun

Sumber: BPS Kota Bekasi,2011.


2. Angka Partisipasi Kasar
APK adalah perbandingan jumlah siswa pada tingkat
pendidikan SD/SLTP/SLTA dibagi dengan jumlah penduduk
berusia 7 hingga 18 tahun atau rasio jumlah siswa, berapapun
usianya, yang sedang sekolah di tingkat pendidikan tertentu
terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan
jenjang pendidikan tertentu.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

30

APK menunjukkan tingkat partisipasi penduduk secara


umum di suatu tingkat pendidikan. APK merupakan indikator
yang paling sederhana untuk mengukur daya serap penduduk
usia sekolah di masing-masing jenjang pendidikan.
APK didapat dengan membagi jumlah penduduk yang
sedang bersekolah (atau jumlah siswa), tanpa memperhitungkan
umur,

pada

penduduk

jenjang

kelompok

pendidikan
usia

yang

tertentu

dengan

jumlah

berkaitan

dengan

jenjang

pendidikan tersebut.
Tabel 2.19 menunjukkan perkembangan Angka Partisipasi
Kasar Kota Bekasi selama kurun waktu tahun 2008 hingga tahun
2011 untuk seluruh jenjang pendidikan. Pada table tersebut
terlihat bahwa angka partisipasi kasar Kota Bekasi selama kurun
waktu tersebut mengalami fluktuasi yang berarti, terutama pada
jenjang SMP/MTs dan SMA/MA.
Tabel 2.19
Perkembangan Angka Partisipasi Kasar Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
No

Jenjang Pendidikan

2008

2009

2010

2011

2012

1. APKSD/MI

118,20

118,27

118,00

106,82

112.44

2. APKSMP/MTs

94,53

99,60

91,95

84,65

92.23

3. APKSMA/MA/SMK

65,65

75,10

71,02

69,92

72.45

Sumber: Dinas Pendidikan Kota Bekasi, 2012.


Pada tahun 2008, APK SD/MI adalah sebesar 118,20%
yang kemudian meningkat pada tahun 2009 menjadi 118,27%
namun kemudian menurun pada tahun 2010 menjadi 118,00%
dan kembali mengalami penurunan pada tahun 2011 menjadi
106,82%. Begitu pula pada jenjang SMP/MTs dimana pada tahun
2008 APK untuk jenjang SMP/MTs adalah 94,53% dan meningkat
pada tahun 2009 menjadi 99,60% namun kembali turun pada
tahun 2010 menjadi 91,95% dan turun kembali menjadi 84,65%
pada tahun 2011. Hal yang sama juga terjadi pada APK untuk
jenjang SMA dan sederajat dimana pada tahun 2008 nilai APK
Kota

Bekasi

untuk

jenjang

tersebut

adalah

65,65%

yang

kemudian meningkat pada tahun 2009 menjadi 75,10% namun


kembali turun pada tahun 2010 menjadi 71,02% dan pada tahun
2011 menjadi 69,92%. Grafik 2.5 menunjukkan perkembangan
APK di Kota Bekasi.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

31

Grafik 2.5
Perkembangan APK di Kota Bekasi
Tahun 2008-2011
140

118.27
99.6

118.2

120

94.53

100

65.65

80

118

106.82

91.95

75.1

71.02

84.65
69.92

2009

2010

2011

60
40
2008
APK SD/MI

APK SMP/MTs

APK SMA/MA/SMK

3. Angka Partisipasi Murni


Angka partisipasi murni adalah perbandingan penduduk
usia antara 7 hingga 18 tahun yang terdaftar sekolah pada
tingkat

pendidikan

SD/SLTP/SLTA

dibagi

dengan

jumlah

penduduk berusia 7 hingga 18 tahun.


Angka Partisipasi Murni (APM) adalah persentase siswa
dengan usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikannya dari
jumlah penduduk di usia yang sama
APM menunjukkan partisipasi sekolah penduduk usia
sekolah di tingkat pendidikan tertentu. Seperti APK, APM juga
merupakan indikator daya serap penduduk usia sekolah di setiap
jenjang

pendidikan.

Tetapi,

jika

dibandingkan

APK,

APM

merupakan indikator daya serap yang lebih baik karena APM


melihat partisipasi penduduk kelompok usia standar di jenjang
pendidikan yang sesuai dengan standar tersebut.
APM di suatu jenjang pendidikan didapat dengan membagi
jumlah

siswa

bersekolah

atau

dengan

penduduk
jumlah

usia

sekolah

penduduk

yang

kelompok

sedang

usia

yang

berkaitan dengan jenjang sekolah tersebut.


APM Kota Bekasi menunjukkan fluktuasi pada kurun
tahun 2008 hingga tahun 2011 dimana pada tahun 2008, APM
SD/MI adalah 99,64% yang kemudian terus meningkat hingga
tahun 2011 menjadi 100%. Namun APM SMA/MTs pada tahun
2008 yang sebesar 90,75% dan kemudian meningkat pada tahun
2009 menjadi 91,75% kemudian menurun pada tahun 2010
menjadi 89,85% dan kembali turun pada tahun 2011 menjadi
82,96%.

Sedangkan

APM

SMA

dan

sederajat

cenderung

menunjukkan pertumbuhan yang positif dari tahun 2008 sebesar


63,32% menjadi 68,52% pada tahun 2011.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

32

Tabel 2.20
Perkembangan Angka Partisipasi Murni Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
NO

2008

2009

2010

1.

APM SD/MI

Jenjang Pendidikan

99,64

99,66

99,62

100

2011

100

2012

2.

APM SMP/MTs

90,75

91,75

89,85

82,96

90.39

3.

APM SMA/MA/SMK

62,70

63,32

68,49

69,75

71

Sumber: Dinas Pendidikan Kota Bekasi, 2012.


4. Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Ibu
Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat
setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun.
Banyak faktor yang dikaitkan dengan kematian bayi. Secara garis
besar, dari sisi penyebabnya, kematian bayi ada dua macam yaitu
endogen dan eksogen.
Kematian bayi endogen atau yang umum disebut dengan
kematian neo-natal adalah kematian bayi yang terjadi pada bulan
pertama setelah dilahirkan, dan umumnya disebabkan oleh
faktor-faktor yang dibawa anak sejak lahir, yang diperoleh dari
orang

tuanya

pada

saat

konsepsi

atau

didapat

selama

kehamilan.Kematian bayi eksogen atau kematian post neo-natal,


adalah kematian bayi yang terjadi setelah usia satu bulan sampai
menjelang usia satu tahun yang disebabkan oleh faktor-faktor
yang bertalian dengan pengaruh lingkungan luar.
Angka kematian bayi (AKB) menggambarkan keadaan
sosial ekonomi masyarakat dimana angka kematian itu dihitung.
Kegunaan AKB untuk pengembangan perencanaan berbeda
antara kematian neo-natal dan kematian bayi yang lain. Karena
kematian

neo-natal

disebabkan

oleh

faktor

endogen

yang

berhubungan dengan kehamilan maka program-program untuk


mengurangi angka kematian neo-natal adalah yang bersangkutan
dengan program pelayanan kesehatan ibu hamil, misalnya
program pemberian pil besi dan suntikan anti tetanus.
Sedangkan angka kematian Post-Neo Natal dan angka
kematian anak serta kematian balita dapat berguna untuk
mengembangkan
pencegahan

program

penyakit

imunisasi,

menular

serta

terutama

program-program
pada

anak-anak,

program penerangan tentang gizi dan pemberian makanan sehat


untuk anak dibawah usia 5 tahun.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

33

Tabel 2.21
Angka Kematian Ibu
Uraian

2009

2010

2011

Kematian Ibu Hamil

Kematian Ibu Bersalin

10

Kematian Ibu Nifas

Jumlah

20

20

18

Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi, 2010-2012


Tabel 2.22
Penyebab Kematian Ibu
Uraian
2009
2010
Pendarahan
2
8
Emboli Air Ketuban
3
Eklmapsia
7
2
Hipertensi Dalam
1
Kehamilan
Asma
1
1
Jantung
1
1
Sesak
1
Bronkopneumia
1
Lainnya
9
2
Jumlah
20
20
Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi, 2010-2012.

2011
3
1
3
2
2
7
18

Berdasarkan data yang ditampilkan di dalam Tabel 2.21,


terjadi penurunan angka kematian ibu di Kota Bekasi pada
tahun2011 dari sebelumnya sebanyak 20 kasus menjadi 18 kasus
kematian

ibu.

Sedangkan

bila

dilihat

dari

penyebabnya,

pendarahan dan eklampsia menjadi penyebab paling banyak


terhadap kematian ibu di Kota Bekasi selama kurun waktu tahun
2009-2011.
Jumlah kasus kematian bayi di Kota Bekasi selama kurun
waktu tahun 2009-2011 cenderung mengalami fluktuasi dimana
pada tahun 2009 angka kematian bayi per 1000 kelahiran adalah
1,08 yang kemudian meningkat pada tahun 2010 menjadi 1,56
dan kembali terjadi penurunan pada tahun 2011 menjadi 0,93.
Tabel 2.23 menunjukkan perkembangan angka kematian bayi di
Kota Bekasi selama kurun waktu tahun 2009-2011.
Tabel 2.23
Banyaknya Kelahiran dan Kematian Bayi di Kota Bekasi
Uraian
Jumlah Kelahiran Hidup
Jumlah Kematian Bayi
Jumlah
Kematin bayi/1000
kelahiran

2009
39,540
43
39,583

2010
41,516
65
41,581

2011
45,329
42
45,371

1.08

1.56

0.93

Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi, 2012

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

34

5. Balita Gizi Buruk


Kasus balita gizi buruk adalah jumlah kasus balita dalam
kondisi gizi buruk yang berhasil di data oleh Dinas Kesehatan
Kota Bekasi. Keadaan tubuh anak atau bayi dilihat dari berat
badan menurut umur. Klasifikasi status gizi dibuat berdasarkan
standar WHO.
Kasus kejadian balita gizi buruk di Kota Bekasi sejak tahun
2009 hinga tahun 2011 menunjukkan angka yang semakin
menurun dimana pada tahun 2009 terjadi kasus balita gizi buruk
sebanyak 1.133 kasus yang kemudian menurun pada tahun 2010
menjadi 509 kasus dan pada tahun 2011 menjadi 407 kasus
balita gizi buruk. Perkembangan yang semakin menurun ini
menunjukkan sebuah kondisi yang baik bagi kesehatan dan
pemenuhan gizi balita di Kota Bekasi. Namun bukan hal yang
mudah untuk dapat menghilangkan sama sekali kasus balita gizi
buruk ini karena sangat terkait dengan berbagai aspek di
masyarakat seperti tingkat pendidikan orang tua dan keluarga,
pola makan dan pemenuhan gizi di keluarga termasuk pada
budaya yang berkembang di masyarakat.
Tabel 2.24
Kasus Balita Gizi Buruk
Kecamatan
2009
2010
Pondok Gede
91
47
Jati Sampurna

44

Pondok Melati
Jatiasih
Bantargebang

2011
52

23

25

77

15

50

93

92

74

33

18
15

Mustika Jaya

94

Bekasi Timur

133

68

33

Rawalumbu

107

28

16

Bekasi Selatan

39

44

21

Bekasi Barat

69

39

31

Medansatria

34

69

19

Bekasi Utara

321

53

70

Kota Bekasi
1133
509
407
Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi, 2010-2012.
6. Laju Pertumbuhan Penduduk
Laju pertumbuhan penduduk merupakan keseimbangan
yang dinamis dari unsur unsur laju pertambahan

dan unsur

unsur yang mengurangi jumlah penduduk. Laju pertumbuhan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

35

penduduk

mengidentifikasikan

kecenderungan

besarnya

penduduk pada waktu mendatang.


Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS Kota Bekasi,
pada tahun 2011 pertumbuhan penduduk di Kota Bekasi adalah
sebesar 3,77%, sedangkan pertumbuhan penduduk paling tinggi
dalam kurun waktu lima tahun terakhir tercatat terjadi pada
tahun 2008 dimana pada tahun tersebut pertumbuhan penduduk
Kota Bekasi adalah sebesar 4,43% dari tahun sebelumnya.Tabel
2.25 menampilkan laju pertumbuhan penduduk Kota Bekasi
tahun 2008-2012.

Tabel 2.25
Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan 2008-2012
Pertumbuhan
Tahun
Jumlah Penduduk
Penduduk
2008

2.238.717

4,43%

2009

2.319.518

3,61%

2010

2.334.871

0.66%

2011

2.422.922

3,77%

2012

N/A

N/A

Sumber: BPS Kota Bekasi, 2012.


7. Ketenagakerjaan
a. Rasio Penduduk yang Bekerja
Kesempatan kerja merupakan hubungan antara angkatan
kerja dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja. Pertambahan
angkatan kerja harus diimbangi dengan investasi yang dapat
menciptakan

kesempatan

kerja.

Dengan

demikian,

dapat

menyerap pertambahan angkatan kerja.


Dalam ilmu ekonomi, kesempatan kerja berarti peluang atau
keadaan yang menunjukkan tersedianya lapangan pekerjaan
sehingga semua orang yang bersedia dan sanggup bekerja dalam
proses produksi dapat memperoleh pekerjaan sesuai dengan
keahlian,

keterampilan

dan

bakatnya

masing-masing.

Kesempatan Kerja (demand for labour) adalah suatu keadaan yang


menggambarkan/ketersediaan pekerjaan (lapangan kerja untuk
diisi oleh para pencari kerja). Dengan demikian kesempatan kerja
dapat diartikan sebagai permintaan atas tenaga kerja.
Sementara

itu,

angkatan

kerja

(labour force)

menurut

Soemitro Djojohadikusumo didefinisikan sebagai bagian dari


jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau yang sedang
mencari kesempatan untuk melakukan pekerjaan yang produktif.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

36

Tabel 2.26 menunjukkan data penduduk Kota Bekasi


berdasarkan

status

bekerja

atau

tidaknya.

Dalam

hal

ini

penduduk Kota Bekasi dibagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu


penduduk angkatan kerja dan penduduk bukan angkatan kerja.
Dimana penduduk angkatan kerja dibagi menjadi penduduk
bekerja dan penduduk mencari kerja (tidak bekerja). Pada
kategori ini, 89,49% dari penduduk angkatan kerja di Kota Bekasi
pada tahun 2011 atau 990,630 jiwa adalah termasuk ke dalam
kelompok penduduk bekerja, dan 10,51% dari p
enduduk angkatan kerja atau 116,290 jiwa penduduk Kota
Bekasi pada tahun 2011 termasuk ke dalam kelompok penduduk
mencari kerja (tidak bekerja).
Tabel 2.26
Jumlah Penduduk Bekerja Kota Bekasi
Tahun 2011
Kegiatan

Penduduk

1. Angkatan Kerja

63,79

990.630

89,49

116,290

10,51

a. Bekerja
b. Mencari Kerja
2. Bukan Angkatan
Kerja
a. Sekolah
b. Mengurus Rumah
Tangga
c. Lainnya
Jumlah

1.106.920

628.416
155,087
404,254
69,075
1,735,336

36,21
24,68
64,33
10,99
100

Sumber: Sakernas, data diolah, BPS Kota Bekasi

8. Angka Kriminalitas
Keamanan, ketertiban dan penanggulangan kriminalitas
merupakan salah satu prioritas untuk mewujudkan stabilitas
penyelenggaraan pemerintahan terutama di daerah. Pemerintahan
daerah dapat terselenggara dengan baik apabila pemerintah dapat
memberikan rasa aman kepada masyarakat, menjaga ketertiban
dalam pergaulan masyarakat, serta menanggulangi kriminalitas
sehingga kuantitas dan kualitas kriminalitas dapat diminimalisir.
Angka kriminalitas yang tertangani adalah penanganan
kriminal oleh aparat penegak hukum (polisi/kejaksaan). Angka
kriminalitas yang ditangani merupakan jumlah tindak kriminal
yang ditangani selama 1 tahun terhadap 10.000 penduduk.
Tingkat kriminalitas di Kota Bekasi selama kurun waktu
tahun

2008-2011

mengalami

fluktuasi

setiap

tahunnya,

walaupun demikian tren menunjukkan kecenderungan yang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

37

meningkat. Pada tahun 2008 tercatat terdapat 1921 tindak


kriminalitas di Kota Bekasi, angka ini kemudian meningkat
menjadi 2265 kasus pada tahun 2009 dan meningkat menjadi
3616 kasus di tahun 2011.

Tabel 2.27
Perkembangan Angka Kriminalitas di Kota Bekasi
Tahun 2008-2012

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Jenis Kriminal
Pembunuhan
Penganiayaan
Penganiayaan
Ringan
Perampokan
Pencurian
Perkosaan
Penipuan
Penggelapan
Peras Ancam
Pengrusakan
Penculikan
Penyerobotan
Tanah
Pemalsuan Surat
Narkotika
Lain-lain
Jumlah

2008
0
108

2009
7
160

2010
7
204

2011
7
189

2012
6
210

N/A

N/A

N/A

N/A

40

24
298
5
448
212
40
52
5

66
358
9
400
188
41
32
4

67
467
7
484
272
41
50
2

43
764
2
462
198
29
36
7

354
955
2
559
223
60
41
4

41

20

14

31

21

48
474
162
1921

38
416
533
2265

35
461
1508
3619

45
511
1665
3989

45
360
736
3616

Sumber: Polres Metro Bekasi, 2012

2.3

Aspek Pelayanan Umum


A. Fokus Layanan Urusan Wajib
1. Ketersediaan Sekolah
Rasio ketersediaan sekolah adalah jumlah sekolah tingkat
pendidikan dasar per 10.000 jumlah penduduk usia pendidikan
dasar. Rasio ini mengindikasikan kemampuan untuk menampung
semua penduduk usia pendidikan dasar.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

38

Tabel 2.28
Jumlah Gedung Sekolah di Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
NO
1

Jenjang Pendidikan

2008

2009

2010

2011

2012

SD/MI

1.1. Jumlah gedung sekolah

638

638

638

627

685

1.3. Rasio

1:40

1:40

1:40

1:41

1:38

SMP/MTs

2.1. Jumlah gedung sekolah

190

207

201

209

209

2.3. Rasio

1:43

1:42

1:42

1:40

1:40

Sumber: Dinas Pendidikan Kota Bekasi, 2012.


2. Rasio Guru-Murid
Rasio guru terhadap murid adalah jumlah guru tingkat
pendidikan dasar per 1.000 jumlah murid pendidikan dasar.
Rasio ini mengindikasikan ketersediaan tenaga pengajar. Di
samping itu juga untuk mengukur jumlah ideal murid untuk satu
guru agar tercapai mutu pengajaran. Tabel 2.29 menunjukkan
jumlah guru dan rasio guru-murid di Kota Bekasi pada tahun
2008-2011 dimana terlihat pada tingkat sekolah dasar, sejak
tahun 2008 hingga tahun 2011 selalu terjadi peningkatan rasio
guru-murid, hal ini terlihat dari peningkatan jumlah guru yang
signifikan terutama pada tahun 2011.
Sedangkan pada tingkat sekolah menengah pertama,
peningkatan rasio guru-murid terjadi pada selang waktu antara
tahun 2008-2010 hingga mencapai rasio 6,49%, sedangkan pada
tahun 2011 terjadi penurunan rasio guru murid menjadi 4,84%,
hal ini lebih disebabkan oleh penurunan jumlah guru yang
signifikan pada tahun 2011.

Tabel 2.29
Jumlah Guru di Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
NO
1
1.1.
1.2.
1.3.
2
2.1.
2.2.
2.3.

Jenjang
Pendidikan
SD/MI
Jumlah Guru
Jumlah Murid
Rasio
SMP/MTs
Jumlah Guru
Jumlah Murid
Rasio

2008

2009

2010

2011

2012

7.023
220.381
1 : 3,2

7.257
231.331
1 : 3,1

7.636
233.608
1 : 3,3

10.595
240.938
1 : 4,4

11.597
253.537
1 : 4,6

3.135
76.376
1 : 4,1

4.120
77.054
1 : 5,3

5.217
80.385
1 : 6,5

3.960
81.754
1 : 4,8

5.004
90.190
1 : 5.6

Sumber: Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

39

3. Ketersediaan Prasarana dan Sarana Kesehatan


Ketersedian

prasarana

dan

sarana

kesehatan

mengindikasikan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi.


Jumlah puskesmas, puskesmas pembantu dan rumah sakit
menggambarkan daya tampung sarana dan prasarana kesehatan
terhadap

pasien.

Sedangkan

jumlah

tenaga

medis

menggambarkan tingkat keterlayanan layanan medis di Kota


Bekasi.
Jumlah puskesmas di Kota Bekasi selama kurun waktu
tahun 2008 hingga tahun 2011 cenderung tetap. Sejak tahun
2008 hingga tahun 2011 tidak terjadi penambahan jumlah
puskesmas di Kota Bekasi, sedangkan puskesmas pembantu
mengalami

peningkatan

jumlah pada

tahun

2009

menjadi

berjumlah 28 unit yang sebelumnya berjumlah 25 unit pada


tahun 2008. Untuk rumah sakit, sejak tahun 2008 hingga tahun
2011 setidaknya telah bertambah 10 unit rumah sakit di Kota
Bekasi. Sedangkan tenaga medis di Kota Bekasi meningkat cukup
signifikan sejak tahun 2008 hingga tahun 2011. Tercatat pada
tahun 2008 di Kota Bekasi hanya terdapat 726 orang tenaga
medis di Kota Bekasi, sedangkan pada tahun 2011 jumlah tenaga
medis di Kota Bekasi telah meningkat menjadi berjumlah 4688
orang. Tabel 2.30 menunjukkan perkembangan jumlah sarana
dan prasarana kesehatan di Kota Bekasi sejak tahun 2008 hingga
tahun 2011.

Tabel 2.30
Jumlah Prasarana dan Sarana Kesehatan di Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
NO

Uraian

2008

2009

2010

2011

2012

1.

Jumlah Puskesmas

31

31

31

31

N/A

2.

Jumlah Pustu

25

28

28

28

N/A

3.

Jumlah Rumah Sakit

28

29

38

38

N/A

4.

Jumlah Tenaga Medis

726

777

4289

4688

N/A

Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi


B. Fokus Urusan Pilihan
1. Investasi
Investasi

merupakan

salah

satu

cara

percepatan

pertumbuhan perekonomian yang dapat diandalkan oleh Kota


Bekasi, mengingat penanaman modal oleh pihak swasta akan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

40

Formatted: None, Don't keep with next, Don't keep lines


together
Formatted: None, Don't keep with next, Don't keep lines
together

turut mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain dimana trickle


down effect yang dihasilkan oleh pertumbuhan investasi yang
positif sangatlah besar dan memberikan manfaat yang baik bagi
Kota Bekasi.
Pertumbuhan investasi di Kota Bekasi dapat dilihat melalui
beberapa indikator, indikator pertama untuk mengukur tingkat
pertumbuhan invetasi di Kota Bekasi adalah jumlah pemohon
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) setiap tahunnya. Sejak
tahun 2008 hingga tahun 2010, pemohon SIUPselalu mengalami
peningkatan. Pada tahun 2009 terjadi peningkatan pemohon SIUP
sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan pada
tahun 2010 terjadi peningkatan lebih dari 25% dari tahun
sebelumnya dimana pada tahun 2010 tercatat terdapat 606
permohonan SIUP untuk usaha kecil, 1869 SIUP perusahaan
menengah dan 451 SIUP perusahaan besar. Disamping itu
permohonan Izin Usaha Industri juga mengalami pertumbuhan
yang positif dimana apabila pada tahun 2008 terdapat 96
permohonan Izin Usaha Industri, maka pada tahun 2009 terdapat
135

permohonan

dan

pada

tahun

2010

mencapai

171

permohonan Izin Usaha Industri. Perkembangan investasi dari


sisi permohonan izin terlihat pada tabel 2.31.
Tabel 2.31
Perkembangan Permohonan Izin Usaha di Kota Bekasi
Tahun 2008-2011
Uraian
SIUP Perusahaan Kecil

2008
N/A

2009
N/A

2010
606

SIUP Perusahaan
Menengah

N/A

N/A

1869

SIUP Perusahaan Besar

N/A

N/A

451

96

135

171

Izin Usaha Industri

Sumber: Bappeda Kota Bekasi, 2011


Selain melalui jumlah pemohon perizinan usaha, indikator
lain yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan invetasi
di Kota Bekasi adalah nilai investasi dari masing-masing kategori
industri yang terdapat di Kota Bekasi. Tabel 2.32 menunjukkan
nilai investasi dari masing-masing kategori industri di Kota Bekasi
selama kurun waktu tahun 2008-2011.
Pada Tabel 2.32 tersebut terlihat bahwa dalam kurun
waktu tahun 2008 hingga tahun 2011 terjadi peningkatan jumlah
invetasi yang sangat signifikan pada kategori industri kimia

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

41

dimana pada tahun 2008 nilai investasi pada jenis industri ini
hanya berjumlah Rp. 18,564,550,000 sedangkan pada tahun
2011

nilai

invetasi

pada

jenis

industri

ini

mencapai

Rp.

199,878,000,000. Begitu pula tren pada jenis industri agro dan


hasil hutan yang mengalami peningkatan dalam kurun waktu
tahun 2008 hingga tahun 2011. Namun di lain pihak, justru
terjadi penurunan nilai invetasi pada jenis industri logam, mesin
dan elekronika dimana pada tahun 2008 nilai invetasinya
mencapai Rp. 120,790,972,000 sedangkan pada tahun 2011
menurun menjadi Rp. 89,687,005,000.

Tabel 2.32
Nilai Investasi berdasarkan Kategori Industri di Kota Bekasi
Tahun 2008-2011
Tahun
2008
2009
2010
2011

Industri Logam, Mesin,


dan Elektronika
120,790,972,000
60,364,363,480
81,553,560,000
89,687,005,000

Industri Agro dan


Hasil Hutan
83,611,470,000
19,058,176,270
96,089,703,000
133,348,516,000

Industri Kimia
18,564,550,000
26,351,500,000
76,939,250,000
199,878,000,000

Sumber: BKPMD Kota Bekasi, 2011

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

42

Bab III
Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah
Serta Kerangka Pendanaan

Pengelolaan keuangan Kota Bekasi dilakukan dengan mengacu kepada


peraturan-peraturan pengelolaan keuangan daerah sebagaimana yang diatur di
dalam Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
Undang-undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pusat dan Daerah; Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Negara; Permedagri No. 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara yang direvisi pada Permendagri No. 21
Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Permendagri No. 13 Tahun
2006.Pemerintah

Daerah

Kota

Bekasi

telah

melaksanakan

kebijakan

pengelolaan keuangan daerah sebagaimana yang telah diatur di dalam


peraturan perundangan tersebut.
3.1

Kinerja Keuangan Masa Lalu


Untuk

dapat

mengetahui

potensi

sumber

daya

keuangan

Pemerintah Daerah Kota Bekasi, maka perlu dilakukan peninjauan


terhadap kinerja keuangan Pemerintah Kota Bekasi selama lima tahun
ke belakang beserta kebijakan umum yang menjadi acuannya. Kinerja
keuangan Pemerintah Daerah Kota Bekasi terdiri dari tiga komponen,
yaitu kinerja pengelolaan pendapatan daerah, kinerja pengelolaan
belanja daerah, kinerja pengelolaan pembiayaan daerah, serta neraca
daerah.
A. Kinerja Pengelolaan Pendapatan Daerah
Komponen pendapatan daerah Kota Bekasi adalah sebagai
berikut:
1. Pendapatan Asli Daerah
Kelompok Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibagi menurut jenis
pendapatan yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil
pengelolaan

kekayaan

daerah

yang

dipisahkan,

dan

lain-lain

pendapatan asli daerah yang sah.


2. Dana Perimbangan
Kelompok pendapatan daerah yang berasal dari Dana Perimbangan
dibagi menurut jenis pendapatan yang terdiri dari bagi hasil
pajak/bagi hasil bukan pajak, dana alokasi umum dan dana alokasi
khusus.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

43

3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah


Kelompok pendapatan daerah yang berasal dari Lain-lain
Pendapatan Daerah yang Sah terdiri dari pendapatan hibah, dana
darurat, dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah
lainnya, dana penyesuaian dan otonomi khusus serta bantuan
keuangan dari pemerintah provinsi atau daerah lainnya.
Pertumbuhan pendapatan daerah Kota Bekasi selama lima
tahun ke belakang menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pertumbuhan rata-rata pendapatan daerah Kota Bekasi selama
kurun waktu tahun 2008 hingga tahun 2012 mencapai 22,42%, atau
dengan kata lain pendapatan daerah Kota Bekasi pada tahun 2012
meningkat hingga 112% dibandingkan dengan pendapatan daerah
pada tahun 2008. Realisasi pendapatan daerah Kota Bekasi tahun
2008 hingga tahun 2012 dapat dilihat pada Tabel 3.1.
Perkembangan pendapatan daerah sebagaimana yang terjadi
selama lima tahun ke belakang merupakan sebuah capaian yang
baik dimana dalam lima tahun tersebut porsi PAD dapat meningkat
dari 15,02% terhadap pendapatan daerah pada tahun 2008 menjadi
27,26% terhadap total pendapatan daerah pada tahun 2012,
sedangkan di lain sisi porsi pendapatan daerah Kota Bekasi yang
berasal dari Dana Perimbangan mengalami tren penurunan yang
cukup signifikan sejak tahun 2008 yang berkontribusi sebesar
63,21% terhadap total pendapatan daerah menjadi hanya sebesar
45,34% terhadap total pendapatan di tahun 2012, dimana hal ini
menggambarkan kemampuan Kota Bekasi untuk semakin mandiri
dari tahun ke tahun dan mengurangi ketergantungan terhadap dana
perimbangan. Grafik 3.1 menunjukkan perkembangan porsi setiap
komponen pendapatan terhadap total pendapatan daerah Kota
Bekasi.
Bila dilihat dari pertumbuhan rata-rata setiap tahun dari
masing-masing komponen pendapatan daerah, maka dapat terlihat
bahwa PAD memberikan kontribusi pertumbuhan rata-rata paling
tinggi dibandingkan dengan komponen pendapatan daerah lainnya.
Tercatat bahwa selama kurun waktu tahun 2008-2012, PAD Kota
Bekasi

mengalami

sedangkan

dana

pertumbuhan

perimbangan

sebesar

hanya

57,38%

mengalami

per

tahun,

pertumbuhan

sebesar 10,43% per tahun dan lain-lain pendapatan yang sah


mengalami pertumbuhan rata-rata 33,12% per tahun, sehingga
pendapatan daerah Kota Bekasi selama kurun waktu tersebut
mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 22,42% per tahun. Grafik

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

44

3.2 memperlihatkan tingkat pertumbuhan rata-rata pendapatan


daerah selama kurun waktu 2008-2012.

63.21%
57.86%
57.90%

Grafik 3.1
Porsi PAD, Dana Perimbangan dan Lain-lain terhadap Total Pendapatan
Daerah Tahun 2008 2012
70.00%

43.24%
45.34%

60.00%

15.02%
15.69%
18.71%
25.60%
27.40%

40.00%
30.00%
20.00%

2008
21.77%
26.45%
23.39%
31.17%
27.26%

50.00%

2009
2010
2011
2012

10.00%
0.00%
PAD

Dana Perimbangan

Lain-lain

Grafik 3.2
Pertumbuhan Rata-Rata Pendapatan Daerah Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
70.00%
60.00%

57.38%

50.00%
40.00%

33.12%

30.00%

22.42%

20.00%
10.43%
10.00%
0.00%
Rata-Rata Pertumbuhan
PAD

Dana Perimbangan

Lain-lain

Total

Sebagai catatan, pada tahun 2011 terjadi peningkatan PAD yang


cukup tinggi, hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan ada
peraturan perundang-undangan yaitu ditetapkannya Undang-undang
No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah dimana pada
Undang-undang tersebut pengelolaan pendapatan BPHTB dan PBB

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

45

menjadi kewenangan daerah dan menjadi bagian dari PAD dimana


sebelumnya merupakan bagian dari dana perimbangan bagi hasil pajak.

B. Kinerja Pengelolaan Belanja tahun 2008-2012


Komponen belanja daerah Kota Bekasi terdiri dari:
1. Belanja tidak langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja
bunga, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan
keuangan dan belanja tidak terduga.
2. Belanja langsung yang terdiri dari

belanja pegawai, belanja barang

dan jasa serta belanja modal.


Pada sisi belanja daerah pada kurun waktu tahun 2008 hingga
tahun 2012, Kota Bekasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Rata-rata peningkatan belanja daerah Kota Bekasi selama kurun waktu
tersebut tercatat sebesar 19,83% per tahun. Sedangkan bila dilihat dari
jenis belanja-nya, Peningkatan tertinggi terjadi pada Belanja Langsung
dimana rata-rata pertumbuhan Belanja Langsung Kota Bekasi adalah
sebesar 23,05% per tahun dimana rata-rata pertumbuhan Belanja Tidak
Langsung Kota Bekasi hanya sebesar 16,46% per tahun. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa peningkatan belanja daerah Kota Bekasi lebih
banyak dipengaruhi oleh peningkatan Belanja Langsung. Grafik 3.3
menunjukkan pertumbuhan rata-rata belanja Kota Bekasi per tahun
selama kurun waktu tahun 2008-2012.
Bila diihat dari porsi masing-masing belanja terhadap total
belanja daerah Kota Bekasi, terjadi tren penurunan Belanja Tidak
Langsung, dimana pada tahun 2008 porsi Belanja Tidak Langsung
terhadap total Belanja Daerah Kota Bekasi adalah sebesar 48,94%
namun pada tahun 2012 Belanja Tidak Langsung hanya memberikan
kontribusi sebesar 44,81% dari total Belanja Daerah Kota Bekasi.
Sedangkan di lain sisi, terjadi tren peninngkatan Belanja Langsung
terhadap total Belanja Daerah Kota Bekasi, dimana pada tahun 2008
Belanja Langsung berkontribusi sebesar 51,06% terhadap total Belanja
Daerah dan meningkat menjadi sebesar 55,19% dari total Belanja
Daerah Kota Bekasi. Grafik 3.3 menunjukkan porsi setiap komponen
belanja terhadap total Belanja Daerah Kota Bekasi tahun 2008-2012.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

46

Grafik 3.3
Pertumbuhan Rata-Rata Belanja Daerah Kota Bekasi
Tahun 2008-2012
25.00%

23.05%

20.00%
16.46%
15.00%
10.00%
5.00%
0.00%
Pertumbuhan Rata-Rata
Belanja Tidak Langsung

Belanja Langsung

Grafik 3.4
Porsi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung terhadap Belanja Daerah
Kota Bekasi

55.19%

48.68%

49.38%

53.56%

51.06%

51.32%

50.62%

44.81%

50.00%

46.44%

60.00%

48.94%

Tahun 2008-2012

2008
40.00%

2009
2010

30.00%

2011

20.00%

2012

10.00%
0.00%
Belanja Tidak Langsung

Belanja Langsung

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

47

Tabel 3.1
Rata-rata Pertumbuhan dan Realisasi Pendapatan Daerah
Tahun 2008 s.d tahun 2012 Kota Bekasi
NO
I

II

KOMPONEN

Rataan
Pertumbu
han
57,38

2008
190,044,512,359.12

2009
231,694,925,185.80

2010
296,046,878,711.90

2011
568,344,298,997.36

2012
735,257,580,800.00

Hasil Pajak Daerah

78,715,128,234.00

99,031,556,174.00

150,822,533,509.00

375,978,082,270.00

497,757,701,597.00

Hasil Retribusi Daerah


Hasil
Pengelolaan
Kekayaan
Daerah Yang Dipisahkan
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah
Yang Sah

62,152,761,439.00

69,771,347,679.00

29,159,465,612.00

40,075,055,899.00

46,058,116,333.00

-5,18

3,638,267,307.00

5,338,487,926.00

7,286,273,514.00

7,420,041,890.00

8,701,219,586.00

27,83

45,538,355,379.12

57,553,533,406.80

108,778,606,076.90

144,871,118,938.36

182,740,543,284.00

60,26

799,679,143,747.00

854,402,676,930.00

916,219,421,376.00

960,002,856,824.00

1,216,694,015,646.
00

10,43

202,358,158,747.00

208,881,699,930.00

257,961,475,376.00

184,165,626,824.00

256,758,124,646.00

5,38

590,144,385,000.00

630,392,977,000.00

647,082,121,000.00

736,741,305,000.00

935,205,053,000.00

11,69

7,176,600,000.00

15,128,000,000.00

11,175,825,000.00

39,095,925,000.00

24,730,838,000.00

48,92

275,393,322,578.00

390,672,398,047.00

370,174,784,639.00

692,004,400,962.00

731,461,580,009.00

33,12

3,192,073,260.00

2,500,000,000.00

223,046,725,318.00

302,682,912,747.00

189,933,882,139.00

333,566,961,713.00

429,476,609,169.00

18,51

4,075,458,400.00

16,867,707,000.00

89,423,123,000.00

277,188,149,720.00

174,552,873,000.00

836,6

45,771,138,860.00

71,121,778,300.00

90,817,779,500.00

81,249,289,529.00

124,240,024,580.00

34,29

1,265,116,978,684.12

1,476,770,000,162.80

1,582,441,084,726.90

2,220,351,556,783.36

2,683,413,176,455.00

PENDAPATAN ASLI DAERAH

DANA PERIMBANGAN
Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan
Pajak
Dana Alokasi Umum

III

REALISASI PENDAPATAN DAERAH

Dana Alokasi Khusus


LAIN-LAIN
PENDAPATAN
DAERAH YANG SAH
Pendapatan Hibah
Dana Darurat
Dana Bagi Hasil Pajak dari
Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya
Dana Penyesuaian dan Otonomi
Khusus
Bantuan Keuangan dari Provinsi
atau Pemerintah Daerah Lainnya
JUMLAH

Sumber:Dinas Pendapatan DaerahKota Bekasi,2013

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

48

106

22,42

Tabel 3.2
Realisasi Belanja APBD Kota Bekasi Tahun 2008-2012
NO
I

URAIAN
BELANJA TIDAK LANGSUNG
Belanja Pegawai

II

2008*

2009*

2010*

2011*

2012**

Rataan
Pertumb
uhan

614,280,969,770.00

697,347,642,408.00

806,633,956,705.00

1,016,853,732,775.00

1,119,940,660,974.00

16,46

515,726,051,940.00

596,890,683,755.00

727,377,013,776.00

857,301,301,365.00

984,813,917,433.00

18,19

Belanja Bunga

374,392,650.00

336,973,353.00

300,551,888.00

264,130,432.00

228,307,675.00

-7,80

Belanja Hibah

28,511,188,750.00

49,523,500,000.00

31,930,832,000.00

84,904,101,609.00

111,205,587,773.00

58,01

Belanja Bantuan Sosial

42,125,466,000.00

44,702,638,000.00

39,962,400,000.00

68,403,290,000.00

22,170,129,824.00

Belanja Bantuan Keuangan

27,543,870,430.00

5,893,847,300.00

7,016,934,041.00

5,205,013,249.00

671,946,196.00

Belanja Tidak Terduga


BELANJA LANGSUNG
Belanja Pegawai

640,886,754,569.00
61,261,178,950.00

804,207,570,385.00
94,130,550,008.00

46,225,000.00
786,813,001,490.00
110,005,839,647.00

775,896,120.00
964,491,068,872.00
146,157,871,064.00

850,772,073.00
1,379,618,882,980.00
144,381,601,000.00

Belanja Barang & Jasa

274,740,409,015.00

367,573,969,750.00

401,486,211,286.00

494,429,432,257.00

498,051,079,622.00

16,26

304,885,166,604.00
1,255,167,724,339.
00

342,503,050,627.00
1,501,555,212,793.
00

275,320,950,557.00
1,593,446,958,195.
00

323,903,765,551.00

737,186,202,358.00

28,36

1,981,344,801,647.00

2,499,559,543,954.00

19,83

Belanja Modal
JUMLAH

Sumber : Bidang Anggaran BPKAD, 30 Januari 2013


Hasil Audit
*
BPK
Belum Audit
** BPK

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

49

-9,47
-19,51
580,17***
23,,05
27,14

C. Neraca Daerah
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2001 tentang
Informasi Keuangan Daerah, neraca daerah adalah neraca yang disusun
berdasarkan standar akuntansi pemerintah secara bertahap sesuai
dengan kondisi masing-masing pemerintah. Neraca daerah Neraca
daerah merupakan salah satu komponen yang wajib disertakan di dalam
pertanggungjawaban

pengelolaan

keuangan

daerah.

Di

dalam

Permendagri No. 13 tahun 2006, kode akun neraca terdiri dari kode
akun aset, kode akun kewajiban dan kode akun ekuitas dana. Tabel 3.3
menunjukkan pertumbuhan neraca daerah Kota Bekasi tahun 2011
hingga tahun 2012.
Secara keseluruhan, kondisi aset Kota Bekasi di tahun 2012
mengalami pertumbuhan sebesar 16,06% dibandingkan tahun 2011.
Pertumbuhan aset ini lebih banyak didominasi oleh pertumbuhan aset
pada investasi jangka panjang yang meningkat sebesar 17,78% dan
pertumbuhan aset tetap yang meningkat sebesar 17,63% pada tahun
2012. Sedangkan pada sisi aset lancar yang terdiri dari kas, investasi
jangka pendek, piutang, dan persediaan mengalami penurunan sebesar
42,72% pada tahun 2012 dibandingkan pada tahun 2011.
Pada sisi kewajiban, jumlah kewajiban pada neraca daerah Kota
Bekasi tahun 2012 mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan
pada tahun 2011 dimana terjadi penurunan kewajiban sebesar 43,38%
atau

menurun

12.177.826.578,48.

dari

Rp

Penurunan

21.507.919.988,55
jumlah

kewajiban

menjadi
ini

Rp

disebabkan

penurunan yang signifikan pada jumlah hutang jangka pendek yang


menurun hingga 46,30% dibandingkan pada kondisi tahun 2011.
Perkembangan neraca daerah Kota Bekasi sebagaimana kondisi
diatas menunjukkan kondisi yang sangat baik dimana pada sisi aset
terjadi peningkatan yang cukup besar hingga 16,06% dan pada sisi
kewajiban terjadi penurunan yang sangat signifikan hingga mencapai
43,38%.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

51

Tabel 3.3
Neraca Pertumbuhan Aset Daerah Kota Bekasi
Tahun 2011 dan 2012
Kode
Rek.
1
1
1.1
1.1.
1.1.
1.1.
1.1.
1.1.

1
2
3
4
5

1.2
1.2.1
1.2.2

1.3
1.3.
1.3.
1.3.
1.3.
1.3.
1.3.
1.3.

1
2
3
4
5
6
7

1.4
1.4.1
1.5
1.5.1
1.5.2
1.5.3
1.5.4
1.5.5

2
2.1
2.1.1
2.1.2
2.1.3
2.1.4
2.1.5
2.1.6

2.2
2.2.1
2.2.2

3
3.1

URAIAN
2
ASET
ASET LANCAR
Kas
Investasi Jangka Pendek
Piutang
Piutang Lain-lain
Persediaan
JUMLAH ASET LANCAR
INVESTASI JANGKA PANJANG
Investasi Non Permanen
Investasi Permanen
JUMLAH INVESTASI JANGKA
PANJANG
ASET TETAP
Tanah
Peralatan dan Mesin
Gedung dan Bangunan
Jalan, Jaringan dan Instalasi
Aset Tetap Lainnya
Konstruksi dalam Pengerjaan
Akumulasi Penyusutan
JUMLAH ASET TETAP
DANA CADANGAN
Dana Cadangan
JUMLAH DANA CADANGAN
ASET LAINNYA
Tagihan Piutang Penjualan
Angsuran
Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian
Daerah
Kemitraan dengan Pihak Ketiga
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain
JUMLAH ASET LAINNYA
JUMLAH ASET
KEWAJIBAN
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Utang Perhitungan Fihak Ketiga
(PFK)
Utang Bunga
Utang Pajak
Bagian Lancar Utang Jangka
Panjang
Pendapatan Diterima Dimuka
Utang Jangka Pendek Lainnya
JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA
PENDEK
KEWAJIBAN JANGKA PANJANG
Utang Dalam Negeri
Utang Luar Negeri
JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA
PANJANG
JUMLAH KEWAJIBAN
EKUITAS DANA
EKUITAS DANA LANCAR

(Dalam Rupiah)
2012
3

Pertumbuhan
2011
4

13,505,361,629.00
0.00
3,967,067,257.50
18,390,806,303.37
19,554,445,070.00
55,417,680,259.87

16,846,937,998.00
35,000,000,000.00
6,770,831,364.00
17,119,574,713.37
21,007,974,970.00
96,745,319,045.37

-19.83%
-100.00%
-41.41%
7.43%
-6.92%
-42.72%

7,477,131,403.00
107,209,745,548.96
114,686,876,951.96

12,298,572,674.00
85,076,876,582.69
97,375,449,256.69

-39.20%
26.02%
17.78%

1,250,702,045,849.00
586,982,432,007.04
1,205,964,390,540.60
1,653,700,805,298.99
45,050,869,305.41
141,886,554,733.00
0.00
4,884,287,097,734.04

1,232,492,490,825.00
482,032,016,009.34
1,082,991,174,192.60
1,280,949,596,648.99
35,392,131,900.41
38,530,996,415.00
0.00
4,152,388,405,991.34

1.48%
21.77%
11.35%
29.10%
27.29%
268.24%
0.00%
17.63%

0.00
0.00

0.00
0.00

0.00%
0.00%

0.00

0.00

0.00%

0.00

0.00

0.00%

0.00
6,207,908,840.00
54,308,167,521.57
60,516,076,361.57
5,114,907,731,307.44

0.00
6,207,908,840.00
54,312,567,521.57
60,520,476,361.57
4,407,029,650,654.97

0.00%
0.00%
-0.01%
-0.01%
16.06%

0.00

0.00

0.00%

0.00
0.00
312,369,878.80

0.00
0.00
312,369,878.80

0.00%
0.00%
0.00%

0.00
10,459,792,245.08
10,772,162,123.88

0.00
19,477,515,776.35
19,789,885,655.15

0.00%
-46.30%
-45.57%

0.00
1,405,664,454.60
1,405,664,454.60

0.00
1,718,034,333.40
1,718,034,333.40

0.00%
0.00%
-18.18%
-18.18%

12,177,826,578.48

21,507,919,988.55

-43.38%

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

52

1
3.1.1
3.1.2
3.1.3
3.1.4

3.1.5

3.2
3.2.1
3.2.2
3.2.3

3.2.4

3.3
3.3.1

2
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran
(SILPA)
Cadangan untuk Piutang
Cadangan untuk Persediaan
Dana yang harus disediakan
untuk pembayaran Utang Jangka
Pendek
Pendapatan yang Ditangguhkan
JUMLAH EKUITAS DANA
LANCAR
EKUITAS DANA INVESTASI
Diinvestasikan dalam Investasi
Jangka Panjang
Diinvestasikan dalam Aset Tetap
Diinvestasikan dalam Aset
Lainnya (Tidak termasuk Dana
Cadangan)
Dana yang harus disediakan
untuk pembayaran Hutang
Jangka Panjang
JUMLAH EKUITAS DANA
INVESTASI
EKUITAS DANA CADANGAN
Diinvestasikan dalam Dana
Cadangan
JUMLAH EKUITAS DANA
CADANGAN
JUMLAH EKUITAS DANA
JUMLAH KEWAJIBAN DAN
EKUITAS DANA

3
281,109,660,418.61

4
278,625,024,958.61

22,357,873,560.87
19,554,445,070.00
(10,772,162,123.88)

23,890,406,077.37
21,007,974,970.00
(19,789,885,655.15)

-6.41%
-6.92%
-45.57%

(301,829,986,626.00)
10,419,830,299.60

5,981,188,586.00
309,714,708,936.83

-5146.32%
-96.64%

114,686,876,951.96

97,375,449,256.69

0.00%
17.78%

4,886,305,421,894.04
58,497,752,201.57

4,154,406,730,151.34
58,502,152,201.57

17.62%
-0.01%

(1,405,664,454.60)

(1,718,034,333.40)

-18.18%

5,058,084,386,592.97

4,308,566,297,276.20

17.40%

0.00

0.00

0.00%

0.00

0.00

0.00%

5,068,504,216,892.57
5,080,682,043,471.05

4,618,281,006,213.03
4,639,788,926,201.58

9.75%
9.50%

0.89%

Sumber: BPKAD Kota Bekasi, 2013.


3.2

Kebijakan Pengelolaan Keuangan Masa Lalu


Kebijakan pengelolaan keuangan di masa lalu diarahkan pada upaya
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendukung upaya mengurangi
ketergantungan Keuangan Daerah pada bantuan Pemerintah Pusat. Hal ini
dapat terlihat dari data yang ditampilkan pada bagian kinerja keuangan masa
lalu di atas, dimana dalam kurun waktu lima tahun ke belakang, terjadi
peningkatan porsi PAD terhadap Total Pendapatan Daerah Kota Bekasi,
sedangkan di lain sisi terjadi penurunan porsi pendapatan yang berasal dari
dana perimbangan.
Dari sisi belanja aparatur, selama kurun waktu tahun 2010 hingga
tahun 2008, telah terjadi penurunan belanja yang bersifat pemenuhan
kebutuhan aparatur dimana pada tahun 2010 pemenuhan kebutuhan
aparatur memimiliki porsi sebesar 48,16% dari total pengeluaran pemerintah
daerah, sedangkan pada tahun 2012 porsi tersebut menurun menjadi 41,28%
dari total pengeluaran daerah. Walaupun dari sisi jumlah belanja aparatur
terjadi peningkatan, namun perununan porsi tersebut menunjukkan bahwa
alokasi pengeluaran pada kebutuhan non-aparatur di dalam APBD Kota Bekasi
semakin lama semakin menurun. Tabel 3.4 menunjukkan porsi belanja untuk
pemenuhan aparatur Kota Bekasi selama tahun 2010 hingga tahun 2012

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

53

Tabel 3.4
Porsi Belanja Pemenuhan Kebutuhan Aparatur Kota Bekasi
Tahun 2010-2012

No

Uraian

1
2
3

Tahun 2010
Tahun 2011
Tahun 2012

Total belanja untuk


pemenuhan
kebutuhan aparatur
(Rp)
(a)
867,078,799,439.00
1,054,454,270,201.00
1,215,208,353,175.35

Total pengeluaran
(Belanja + Pembiayaan
Pengeluaran)
(Rp)
(b)
1,800,338,890,917.00
2,230,586,386,243.17
2,943,725,386,799.61

Prosentase
(a) / (b) x 100%
48.16
47.27
41.28

Sumber: BPKAD Kota Bekasi, 2013

Tabel 3.5
Defisit Riil Anggaran Kota Bekasi
Tahun 2010-2012
NO

2010
(Rp)

Uraian

Realisasi
1,582,441,084,726.90
Pendapatan
Daerah
2. Belanja Daerah 1,593,446,958,195.00
Pengeluaran
21,118,315,181.00
3. Pembiayaan
Daerah
(32,124,188,649.10)
Defisit riil
Sumber: BPKAD Kota Bekasi, 2013
1.

3.3

2011
(Rp)

2012
(Rp)

2,220,351,556,783.36

2,683,413,176,455.00

1,981,344,801,647.00

2,499,559,543,954.00

47,095,686,302.00

33,575,071,938.00

191,911,068,834.36

150,278,560,563.00

Rencana Kebijakan Pengelolaan Keuangan


A. Pendapatan
Proyeksi Pendapatan Daerah Kota Bekasi tahun 2013-2018 dapat
dilihat pada Grafik 3.5. Asumsi yang digunakan dalam penyusunan
proyeksi

pendapatan

daerah

ini

disusun

dengan

memperhatikan

pertumbuhan pendapatan Kota Bekasi selama beberapa tahun ke belakang


juga potensi pendapatan daerah yang dapat diperoleh oleh Pemerintah
Daerah Kota Bekasi selama lima tahun ke depan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

54

Grafik 3.5
Proyeksi Pendapatan Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
4,500,000,000,000.00
4,000,000,000,000.00
3,500,000,000,000.00
3,000,000,000,000.00

3,772,543,191,562.45

4,233,296,965,375.92

500,000,000,000.00

3,369,349,018,423.25

1,000,000,000,000.00

3,015,832,351,153.91

1,500,000,000,000.00

2,705,282,888,699.76

2,000,000,000,000.00

2,750,609,367,929.00

2,500,000,000,000.00

2013

2014

2015

2016

2017

2018

0.00

Pertumbuhan pendapatan daerah Kota Bekasi pada tahun 2014


diproyeksikan akan mengalami penurunan dengan dihilangkannya asumsi
potensi pendapatan dari sisi bantuan keuangan dari provinsi serta dana
penyesuaian dan otonomi khusus. Namun pada tahun 2015, pendapatan
daerah Kota Bekasi diproyeksikan kembali bertumbuh sebesar 11,48% dari
tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, pendapatan daerah Kota Bekasi
diproyeksikan menjadi Rp. 3,369,349,018,423.25 atau bertumbuh sebesar
11,72%. Pada tahun 2017 dan 2018, pendapatan daerah Kota Bekasi
diproyeksikan bertumbuh masing-masing sebesar 11,97% dan 12,21% dari
tahun sebelumnya dimana pada tahun 2018 pendapatan daerah Kota
Bekasi telah berada di atas angka 4 Triliyun Rupiah. Proyeksi pendapatan
daerah Kota Bekasi dapat dilihat pada Tabel 3.6.
Untuk mencapai proyeksi diatas, beberapa kebijakan yang akan
dilakukan dimasa depan antara lain adalah:
1. Peningkatan pendapatan daerah yang berasal dari pajak dan retribusi
daerah, terutama pada pos BPHTB dan PBB.
2. Penyempurnaan regulasi pajak dan retribusi daerah.
3. Identifikasi objek-objek wajib pajak dan objek retribusi.
4. Peningkatan hasil pengelolaan kekayaan daerah melalui pengelolaan
sumber daya daerah secara lebih profesional dan marketable.
5. Intensifikasi pendapatan melalui penyesuaian tarif pajak dan retribusi
6. Penyempurnaan sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

55

Grafik 3.6
Proyeksi Pertumbuhan Pendapatan Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
14.00
12.00

11.48

11.72

11.97

12.21

2015

2016

2017

2018

10.00
8.00
6.00
4.00
2.00
0.00

-1.65
2014

-2.00
-4.00

B. Belanja
Penyusunan proyeksi belanja daerah Kota Bekasi dilakukan dengan
memperhatikan pertumbuhan pendapatan Kota Bekasi selama lima tahun
ke depan dan juga kemampuan keuangan Pemerintah Daerah Kota Bekasi
dalam menutupi defisit anggaran yang mungkin terjadi. Namun kebijakan
fiskal daerah selama lima tahun ke depan diarahkan agar tidak terjadi
defisit penganggaran pendapatan dan belanja daerah. Oleh karena itu,
belanja

daerah

Kota

Bekasi

disusun

dengan

menggunakan

asumsi

pertumbuhan yang sama dengan yang terjadi pada pendapatan daerah Kota
Bekasi.
Atas dasar kebijakan perencanaan penganggaran diatas, belanja
daerah

Kota

Bekasi

pada

tahun

2014

diproyeksikan

sebesar

Rp.

2,688,305,291,750.00 dan bertumbuh hingga pada tahun 2018 menjadi Rp.


4,206,729,980,478.69, dengan rata pertumbuhan pertahun adalah sebesar
11,30%. Proyeksi belanja daerah Kota Bekasi dapat dilihat pada Tabel 3.7,
sedangkan distribusi belanja daerah Kota Bekasi berdasarkan belanja
langsung dan belanja tidak langsung dapat dilihat pada grafik 3.7.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

56

Grafik 3.7
Proyeksi Belanja Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
3,000,000,000,000.00
2,500,000,000,000.00

1,918,384,716,479.81
1,429,819,212,142.74

2,147,948,805,950.69
1,600,918,962,220.93

2,410,285,237,383.31
1,796,444,743,095.38

500,000,000,000.00

1,717,105,191,027.82
1,279,800,641,816.38

1,000,000,000,000.00

1,540,289,628,370.00
1,148,015,663,380.00

1,500,000,000,000.00

1,769,187,287,030.00
1,256,848,766,580.00

2,000,000,000,000.00

2013

2014

2015

2016

2017

2018

0.00
BELANJA LANGSUNG

BELANJA TIDAK LANGSUNG

C. Pembiayaan
Prinsip

pengelolaan

keseimbangan

antara

keuangan

pendapatan

dan

daerah
belanja

adalah

mencapai

(balance

budgetting),

sehingga semaksimal mungkin defisit anggaran ditiadakan. Namun jika


pembiayaan diperlukan untuk menutup defisit anggaran berjalan, arah
pengelolaan pembiayaan harus berdasarkan prinsip kemampuan dan
kesinambungan fiskal daerah. Sumber-sumber pembiayaan untuk menutup
defisit anggaran dapat diperoleh dari SILPA ataupun pinjaman daerah dan
dengan

sebisa

mungkin

menghindari

penjualan

aset

daerah

yang

dipisahkan. Apabila terjadi pinjaman daerah, maka besaran pinjaman


daerah haruslah pada kemampuan pengembalian pinjaman oleh daerah.
Dalam

pengelolaan

pembiayaan

dan

perumusan

proyeksi

pembiayaan daerah selama kurun waktu lima tahun ke depan, asumsi dan
metode proyeksi yang digunakan adalah linear dengan asumsi dan metode
yang digunakan pada pendapatan dan belanja daerah.
Dalam

pengelolaan

pembiayaan,

tidak

dimungkinkan

untuk

melakukan penerimaan pembiayaan melalui SILPA dikarenakan proyeksi


penerimaan dan belanja daerah menunjukkan kebutuhan pada belanja
selalu lebih besar dari penerimaan, sehingga pendapatan pembiayaan
diutamakan diperoleh dari laba investasi jangka pendek dan jangka
panjang, hasil investasi aset, pembayaran piutang daerah, maupun
penerimaan-penerimaan lainnya yang dimungkinkan untuk diperoleh.
Sedangkan

pengeluaran

pembiayaan

dialokasikan

untuk

melakukan

pembiayaan pada investasi jangka pendek dan jangka panjang, investasi


pada aset tetap, alokasi dana cadangan daerah, serta pembayaran utang
dan defisit daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

57

Tabel 3.6
Proyeksi Pendapatan Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
NO
I

KOMPONEN
PENDAPATAN ASLI DAERAH

2014**
949,145,301,685.91

2015**
1,091,585,050,967.61

2016**
1,259,636,929,820.14

2017**
1,458,209,547,005.90

2018**
1,693,195,324,449.06

Hasil Pajak Daerah

674,763,073,321.00

744,298,189,814.77

874,246,861,833.56

1,028,431,662,975.26

1,211,590,472,733.93

1,429,421,439,015.19

45,977,967,400.00

50,775,136,934.35

56,215,924,929.89

62,388,528,471.25

69,393,311,704.99

77,344,489,823.25

9,479,323,600.00

10,534,859,173.32

11,739,955,560.90

13,118,179,604.88

14,697,011,031.28

16,508,515,409.50

Hasil Retribusi Daerah

II

Hasil Pengelolaan Kekayaan


Daerah Yang Dipisahkan
Lain-lain Pendapatan Asli
Daerah Yang Sah
DANA PERIMBANGAN
Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil
Bukan Pajak
Dana Alokasi Umum
Dana Alokasi Khusus

III

REALISASI PENDAPATAN DAERAH


2013*
871,275,048,121.00

LAIN-LAIN PENDAPATAN
DAERAH YANG SAH
Pendapatan Hibah
Dana Darurat
Dana Bagi Hasil Pajak dari
Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya
Dana Bagi Hasil Retribusi
Daerah dari Provinsi dan
Pemerintah Daerah Lainnya
Dana Penyesuaian dan Otonomi
Khusus
Bantuan Keuangan dari Provinsi
atau Pemerintah Daerah
Lainnya
JUMLAH

141,054,683,800.00

143,537,115,763.46

149,382,308,643.26

155,698,558,768.76

162,528,751,535.70

169,920,880,201.12

1,204,659,805,293.00

1,281,726,540,204.91

1,407,184,934,164.55

1,546,159,784,639.40

1,700,107,308,236.11

1,870,640,609,337.57

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

1,051,235,707,000.00

1,164,492,231,911.91

1,289,950,625,871.55

1,428,925,476,346.40

1,582,872,999,943.11

1,753,406,301,044.57

36,189,790,000.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

674,674,514,515.00

474,411,046,808.95

517,062,366,021.76

563,552,303,963.71

614,226,336,320.45

669,461,031,589.29

435,281,396,155.00

474,411,046,808.95

517,062,366,021.76

563,552,303,963.71

614,226,336,320.45

669,461,031,589.29

507,500,000.00

507,500,000.00

507,500,000.00

507,500,000.00

507,500,000.00

507,500,000.00

2,705,282,888,699.76

3,015,832,351,153.92

3,369,349,018,423.25

3,772,543,191,562.45

4,233,296,965,375.92

174,552,873,000.00
64,840,245,360.00
2,750,609,367,929.00

*) berdasarkan APBD 2013 setelah evaluasi gubernur

**) berdasarkan proyeksi pendapatan daerah

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

58

Tabel 3.7
Proyeksi Belanja Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
URAIAN
BELANJA TIDAK LANGSUNG
Belanja Pegawai

Target
2013

2014

2015

2016

2017

2018

1,256,848,766,580.00

1,148,015,663,380.00

1,279,800,641,816.38

1,429,819,212,142.74

1,600,918,962,220.93

1,796,444,743,095.38

1,147,225,247,580.00

1,047,999,484,380.00

1,168,303,234,455.79

1,305,252,049,149.27

1,461,445,431,852.40

1,639,936,827,114.48

Belanja Bunga

300,000,000.00

300,000,000.00

334,438,113.34

373,641,037.60

418,352,905.79

469,447,795.98

Belanja Hibah

59,735,150,000.00

58,648,790,000.00

65,381,302,257.47

73,045,315,831.35

81,786,305,725.02

91,775,150,675.39

Belanja Bantuan Sosial

30,671,000,000.00

36,162,370,000.00

40,313,582,655.61

45,039,151,495.88

50,428,775,232.39

56,587,816,313.50

905,019,000.00

905,019,000.00

1,008,909,489.65

1,127,174,127.35

1,262,057,761.48

1,416,197,249.58

18,012,350,000.00

4,000,000,000.00

4,459,174,844.53

4,981,880,501.29

5,578,038,743.85

6,259,303,946.45

1,769,187,287,030.00

1,540,289,628,370.00

1,717,105,191,027.82

1,918,384,716,479.81

2,147,948,805,950.69

2,410,285,237,383.31

155,227,185,570.00

167,238,892,570.00

186,436,865,693.62

208,291,044,488.05

233,216,255,558.63

261,699,765,065.86

Belanja Urusan
1,613,960,101,460.00 1,373,050,735,800.00
JUMLAH
3,026,036,053,610.00 2,688,305,291,750.00
Asumsi pertumbuhan belanja = pertumbuhan pendapatan daerah

1,530,668,325,334.20
2,996,905,832,844.20

1,710,093,671,991.76
3,348,203,928,622.54

1,914,732,550,392.06
3,748,867,768,171.62

2,148,585,472,317.45
4,206,729,980,478.69

Belanja Bantuan Keuangan


Belanja Tidak Terduga

BELANJA LANGSUNG
Belanja Langsung Penunjang
Urusan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

59

Tabel 3.8
Proyeksi Pembiayaan Daerah Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
NO

KOMPONEN

PENDAPATAN

II

BELANJA

III

Defisit/Surplus
PEMBIAYAAN
(NETTO)
Penerimaan
Pembiayaan
Pengeluaran
Pembiayaan

Target 2013

REALISASI PENDAPATAN DAERAH


2014

2015

2016

2017

2018

2,750,609,367,929.00

2,705,282,888,699.76

3,015,832,351,153.92

3,369,349,018,423.25

3,772,543,191,562.45

4,233,296,965,375.92

3,026,036,053,610.00

2,688,305,291,750.00

2,996,905,832,844.20

3,348,203,928,622.54

3,748,867,768,171.62

4,206,729,980,478.69

(275,426,685,681.00)

16,977,596,949.76

18,926,518,309.72

21,145,089,800.71

23,675,423,390.83

26,566,984,897.23

275,426,685,681.00

(16,977,596,949.76)

(18,926,518,309.72)

(21,145,089,800.71)

(23,675,423,390.83)

(26,566,984,897.23)

292,257,055,481.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

16,830,369,800.00

(16,977,596,950.76)

(18,926,518,310.72)

(21,145,089,801.71)

(23,675,423,391.83)

(26,566,984,898.23)

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

60

Bab IV
Analisis Isu-Isu Strategis

4.1

Permasalahan Pembangunan
Permasalahan pembangunan daerah merupakan kesenjangan antara
kondisi yang diharapkan terjadi dengan kondisi sebenarnya yang terdapat di
daerah

tersebut.

Permasalahan

pembangunan

pada

umumnya

terjadi

disebabkan oleh faktor internal pelaksanaan pembangunan yang terjadi dan


faktor eksternal yang mempengaruhi jalannnya pembangunan di suatu daerah.
Permasalahan internal dapat terjadi antara lain karena tidak teroptimalkannya
sumberdaya pembangunan yang tersedia dan tidak teratasinya kelemahan
yang membuat kinerja pembangunan tidak berjalan sebagaimana seharusnya.
Sedangkan faktor eksternal dapat terjadi pada umumnya disebabkan oleh
adanya

ancaman

yang

tidak

terantisipasi

dan

mempengaruhi

kinerja

pembangunan serta adanya peluang yang tidak termanfaatkan sebagai sumber


daya yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembangunan.
Kota Bekasi merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan
memiliki posisi strategis yang berdekatan dengan Ibukota Jakarta yang
merupakan pusat pemerintahan, jasa dan perdagangan di Indonesia. Selain itu
Kota Bekasi yang berada di dalam salah satu kawasan paling strategis di
Indonesia yaitu kawasan Jabodetabek memiliki banyak peluang yang dapat
dimanfaatkan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan. Namun
disamping peluang yang tersedia tersebut, muncul berbagai ancaman yang
harus dihadapi yang diakibatkan oleh kondisi tersebut.
Sebagai sebuah dokumen perencanaan pembangunan yang menjadi
landasan pelaksanaan pembangunan jangka menengah di Kota Bekasi, di
dalam RPJMD ini perlu dipaparkan permasalahan pembangunan yang
dihadapi Kota Bekasi yang dirumuskan dari kelemahan dan ancaman yang
dihadapi oleh Kota Bekasi dalam kurun waktu lima tahun ke depan untuk
kemudian dapat diterjemahkan ke dalam isu strategis pembangunan Kota
Bekasi selama kurun waktu tahun 2013-2018.
Hubungan antara permasalahan pembangunan, isu strategis dan
langkah-langah konkrit pembangunan Kota Bekasi yang disusun dalam
rangkaian Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Program dan Kegiatan
Pembangunan Kota Bekasi dapat dijelaskan sebagaimana gambar berikut:

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

61

Kelemahan dan Ancaman

Isu Strategis

Kekuatan dan Peluang

Visi dan Misi Pembangunan


Kota Bekasi

Tujuan dan Sasaran

Program dan Kegiatan


Pembangunan Kota
Bekasi

Berdasarkan kondisi daerah dan kemampuan keuangan daerah sebagai


telah dijelaskan di dalam Bab II dan Bab III di atas, maka permasalahan
pembangunan Kota Bekasi dibagi berdasarkan beberapa aspek strategis, yaitu:
Geografis;

Demografis;

Sosial

Kemasyarakatan;

Pendidikan;

Kesehatan;

Perekonomian; Perindustrian dan Pariwisata; Kebudayaan dan Kesenian;


Kepemudaan dan Olahraga; Daya Saing Daerah; serta Infrastruktur dan
Sarana Prasarana. Berikut ini adalah permasalahan daerah berdasarkan
aspek-aspek strategis Kota Bekasi:
1. Geografis
Dari aspek geografis, permasalahan yang paling mencolok adalah
semakin besarnya luasan lahan terbangun dan semakin menyusutnya
luasan lahan tidak terbangun. Tabel 2.4 menunjukkan bahwa porsi Ruang
Terbuka Hijau terhadap seluruh luasan wilayah Kota Bekasi baru mencapai
24,1%. Hal ini berpengaruh pada daya serap tanah terhadap curah hujan
dan aliran air. Porsi RTH ini masih di bawah porsi RTH yang seharus
sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang RTRW Nasional yaitu 30%.
Di samping permasalahan luasan wilayah terbangun, permasalahan lainnya
adalah terkait wilayah genangan banjir di Kota Bekasi. Tabel 4.1
menunjukkan jumlah lokasi banjir yang terjadi di Kota Bekasi selama
kurun waktu tahun 2005 hingga tahun 2007 dimana terlihat luasan
genangan banjir pada tahun 2007 jauh lebih besar dibandingkan luasan
genangan banjir pada tahun 2005 dan 2006.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

62

Tabel 4.1.
Jumlah Lokasi Banjir, Luas Genangan dan Penyebab Terjadinya Banjir di Kota Bekasi
Periode 2005 2007
Tahun

Jml
Lokasi
Banjir

Luas
Jml
Genangan
Kecamatan
(Ha)

2005

27

372

2006

12

103

2007

67

1230

Faktor Penyebab
Luapan akibat debit yang mengalir di
sungai melebihi kapasitas alur sungai
(> 505 m/det), pedangkalan saluran,
luapan saluran tersier, Shypon
Kalimalang
Hujan lokal yang tidak lancar mengalir
ke saluran drainase dan sungai,
penyempitan saluran, sumbatan
sampah, gorong-gorong tidak berfungsi
Kontinyuitas + deras hujan (> 18 jam),
back water + luapan Kali Bekasi,
kerusakan tanggul

Sumber: Bappeda Kota Bekasi, 2013.


Selanjutnya sebaran lokasi banjir pada kurun waktu 2009 dan 2010
ditunjukkan pada Tabel 4.2, dimana pada kurun waktu tersebut wilayah
yang mengalami banjir adalah seluas 621 Ha dimana penyebab utama
terjadinya banjir pada kurun waktu tersebut adalah curah hujan lokal. Bila
dibandingkan dengan kondisi wilayah terkena banjir tahun 2013 pada
Tabel 2.7, maka terjadi peningkatan luasan wilayah terkena banjir yang
sangat signifikan terutama pada siklus banjir lima tahunan yang terjadi di
wilayah Jabotabek dimana terjadi peningkatan dua kali lipat luasan wilayah
tergenang banjir yang terjadi pada tahun 2007. Dengan luasan genangan
sebesar 1230 Ha pada tahun 2007, peristiwa banjir besar yang terjadi pada
tahun 2007 setidaknya merendam sekitar 5,84% wilayah Kota Bekasi,
sedangkan peristiwa banjir besar yang terjadi di awal tahun 2013 memiliki
luasan genangan banjir sebesar 10,07% wilayah Kota Bekasi. Grafik 4.1
menunjukkan peningkatan luas wilayah terkena banjir selama kurun waktu
tahun 2005 hingga tahun 2013.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

63

Tabel 4.2.
Sebaran Luasan Bencana Banjir di Kota Bekasi Tahun 2009-2010
No.

Lokasi Banjir

Kecamatan

Luas
Lama
Genangan Genangan
(Ha)
(Jam)

Ket.

Perum Narogong

Rawalumbu

24

Curah hujan lokal

Rawalumbu

12

Curah hujan lokal

Rawalumbu

16

Curah hujan lokal

4
5
6

Perum PHP II
Perum Rawalumbu
Utara
Perumnas III
Perum Duren Jaya
Perum Margahayu

Bekasi Timur
Bekasi Timur
Bekasi Timur

29
26
20

2
2
1

Perum Kartini

Bekasi Timur

24

Perum Jaka Kencana

Bekasi
Selatan

10

Perum Galaxi

Bekasi
Selatan

40

10

Perum Pondok Timur


Indah

Bekasi
Selatan

20

11

Perum Pulo Permata


Sari

Bekasi
Selatan

20

12

Perum Bumi Satria


Kencana

Bekasi
Selatan

30

13

Pondok Mitra Lestari

Jati Asih

24

14

PPA Jati Asih Indah

Jati Asih

18

15

Kemang IFI

Jati Asih

32

16

Pondok Gede Permai

Jati Asih

30

17
18
19
20
21
22

Taman Cikunir
Nasio
Jati Bening Esteet
Jati Bening Baru
Antilop I
Duta Indah

2
2
2
1.5
1.5
1

Curah hujan lokal


Curah hujan lokal
Curah hujan lokal
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan Lokal
dan Back Water
Untuk Bekasi
Curah hujan lokal
Curah hujan lokal
Curah hujan lokal
Curah hujan lokal
Curah hujan lokal
Curah hujan lokal

Curah hujan lokal

Curah hujan lokal

1
1

Curah hujan lokal


Curah hujan lokal

Jati Asih
26
Jati Asih
22
Pondok Gede
25
Pondok Gede
34
Pondok Gede
36
Pondok Gede
18
Pondok
23 Paranti Sejahtera
22
Melati
Pondok
24 Candra Lama
25
Melati
25 Perumahan PHP I
Rawalumbu
18
26 Perumahan Danita
Bekasi Timur
20
Total Luas Genangan
621
Keterangan : Tahun 2011 Tidak Terjadi Banjir
Sumber: Bappeda Kota Bekasi,2013.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

64

Grafik 4.1
Perkembangan Luas Wilayah Tergenang Banjir
Tahun 2015-2013 (Ha)
2500
2120

2000

1500
1230
1000

500

621
372
103

0
2005

2006

2007

2009-2010

2013

Keterangan: tahun 2008 dan 2011 tidak terjadi banjir


2. Demografis
Laju pertumbuhan penduduk menjadi permasalahan terbesar bagi
Kota Bekasi pada aspek demografi. Laju pertumbuhan penduduk yang
sebesar 5,12% selama rentang waktu tahun 2007 hingga tahun 2011
adalah sebuah angka laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi, dan
sekaligus menunjukkan perkembangan Kota Bekasi. Jumlah penduduk
yang semakin besar menuntut penyediaan fasilitas dasar yang juga semakin
besar terutama kebutuhan akan tempat hunian dan permukiman.
Laju pertumbuhan penduduk Kota Bekasi lebih didominasi oleh laju
pertambahan melalui arus migrasi penduduk dari luar wilayah Kota Bekasi,
hal ini juga didorong oleh semakin tumbuhnya sektor industri dan
perdagangan di Kota Bekasi juga peran Kota Bekasi sebagai kota satelit bagi
Ibukota DKI Jakarta.
Berdasarkan laju pertumbuhan pendudu antara tahun 2008-2012
serta potensi dan pengaruh pertumbuhan pendudu yang lain maka
diprediksi angka laju pertumbuhan penduduk hingga 2018 berkisar pada
angka 3,24%
3. Sosial Kemasyarakatan
Kualitas sumber daya manusia merupakan aspek paling penting
dalam pembangunan. Sebagai subjek sekaligus objek pembangunan,
keberhasilan pembangunan sebuah wilayah sangat ditentukan oleh kualitas
sumber daya manusianya. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi
selama ini menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun hal ini
ditunjukkan dari capaian IPM Kota Bekasi pada tahun 2009 dan 2010 yang
diatas IPM Jawa Barat dan Indonesia. Namun angka IPM yang masih
dibawah angka 8 belum bisa membuat kualitas sumber daya manusia Kota
Bekasi dapat bersaing di tingkat global.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

65

Walaupun prestasi IPM Kota Bekasi cukup baik di tingkat nasional


dan provinsi, jumlah penduduk miskinKota Bekasi masih cukup tinggi yang
tentunya memerlukan perhatian yang serius di masa depan untuk
mengurangi jumlah penduduk miskin hingga tahun 2018. Selain itu jumlah
penyandang masalah penyakit sosial (PMKS) di Kota Bekasi yang relatif
tinggi menjadi permasalah tersendiri bagi pembangunan Kota Bekasi
4. Pendidikan
Permasalahan yang menjadi perhatian terbesar di dalam aspek
pendidikan Kota Bekasi adalah rataan lama sekolah yang masih di bawah
12 tahun, hal ini menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Kota Bekasi
tidak

menamatkan

jenjang

Sekolah

Menengah

Atas

atau

hanya

menamatkan jenjang Sekolah Menengah Pertama. Pada satu sisi, angka


rataan lama sekolah ini turut mempengaruhi daya saing SDM Kota Bekasi.
Namun Kota Bekasi cukup memiliki prestasi yang baik dari sisi jumlah
penduduk melek aksara dimana pada rentang usia 15-44 tahun, 100%
penduduk Kota Bekasi telah melek aksara. Hal ini menjadi potensi
tersendiri bagi Kota Bekasi terutama dalam pencapaian IPM yang lebih baik
di masa depan.
Permasalahan lain pada aspek pendidikan adalah tingkat kelulusan
pada setiap jenjang pendidikan. Angka tingkat kelulusan pada setiap
jenjang pendidikan atau gross enrollment ratio perlu mendapat perhatian
karena di masa depan penilaian pada indikator pendidikan ini menjadi
salah satu komponen penilaian penentuan IPM.
5. Kesehatan
Pada sisi kesehatan, permasalahan yang menjadi hambatan bagi
pembangunan Kota Bekasi adalah Angka Harapan Hidup (AHH). Walaupun
AHH Kota Bekasi secara umum lebih tinggi dari Angka Harapa Hidup
Provinsi Jawa Barat, namun pada tingkat global, capaian AHH Kota Bekasi
masih jauh dibawah kota-kota besar lainnya. Hal ini secara langsung
mempengaruhi capaian IPM Kota Bekasi.
Selain AHH, permasalahan yang terjadi pada aspek kesehatan Kota
Bekasi adalah jumlah balita gizi buruk dan angka kematian ibu dan angka
kematian bayi. Ketiga isu utama tersebut adalah permasalahan yang perlu
mendapat perhatian utama dalam pembangunan Kota Bekasi.
6. Perekonomian
Permasalahan pembangunan Kota Bekasi pada aspek perekonomian
adalah seputar pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah dan
pendapatan perkapita masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi yang
selama ini menunjukkan pertumbuhan yang selalu positif harus terus
dipertahankan dan ditingkatkan untuk mencapai tingkat pertumbuhan
yang optimal. Pertumbuhan ekonomi yang positif ini menunjukkan masih
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

66

banyaknya potensi Kota Bekasi yang masih dapat digali lebih lanjut untuk
mencapai kesejahteraan masyarakat. Namun selain pertumbuhan ekonomi
yang harus ditingkatkan, pemerataan pendapatan masyarakat haruslah
mendapat perhatian yang tidak kalah utama, sehingga nilai pendapatan
perkapita masyarakat Kota Bekasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat
seluruhnya.
Selain permasalahan diatas, permasalahan lainnya pada aspek
perekonomian adalah mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana saat
ini PAD Kota Bekasihanya berkisar 23,8% dari total pendapatan daerah
yang berarti pendapatan Kota Bekasi masih didominasi oleh dana
perimbangan pusat ke daerah.
7. Perindustrian dan Pariwisata
Permasalahan

pembangunan

pada

aspek

perindustrian

dan

pariwisata adalah terkait dengan daya serap industri terhadap tenaga kerja.
Sebagai salah satu kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi terbesar di
Indonesia, sudah seharusnya pertumbuhan industry-industri yang terjadi
di Kota Bekasi memberikan dampak yang positif terhadap daya serap
tenaga kerja bagi penduduk Kota Bekasi. Selain itu, sebagai dua sektor
dengan kontribusi terbesar bagi PDRB Kota Bekasi, kedua sektor ini perlu
mendapat perhatian yang besar sehingga dapat dioptimalkan potensinya
bagi pembangunan Kota Bekasi.
Selain daya serap tenaga kerja, permasalahan yang sering terjadi
pada sektor industri adalah kasus perselisihan antara pekerja dan
perusahaan, dimana bila hal ini terus terjadi, dikhawatirkan akan
memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian Kota Bekasi, juga
terhadap pekerja dan perusahaan itu sendiri. Data menunjukkan bahwa
kasus perselisihan industri di Kota Bekasi cukup tinggi dan terjadi setiap
tahun.
8. Kebudayaan dan Kesenian
Sebagai salah satu kota bersejarah, Kota Bekasi menyimpan begitu
banyak potensi budaya dan kesenian yang dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan pertumbuhan Kota Bekasi. Namun diluar hal tersebut,
upaya-upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan kesenian asli Kota
Bekasi perlu mendapat perhatian yang baik mengingat besarnya arus
globalisasi dan modernisasi yang terjadi. Saat ini Kota Bekasi memiliki
beberapa bangunan dan monument bersejarah yang dapat dimanfaatkan
untuk meningkatkan wawasan kebudayaan dan kesenian Kota Bekasi.
9. Kepemudaan dan Olahraga
Tingginya jumlah generasi muda di Kota Bekasi perlu mendapat
perhatian

yang

baik

agar

hal

tersebut

dapat

dimanfaatkan

bagi

pembangunan Kota Bekasi yang lebih baik. Potensi generasi muda Kota
Bekasi yang besar perlu diarahkan untuk memberikan kekuatan bagi
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

67

pembangunan kota dan meminimalisir potensi-potensi negatif yang dapat


timbul dari pergaulan generasi muda. Selain itu pada sisi kepemudaan,
bidang olahraga Kota Bekasi yang memiliki potensi yang besar perlu terus
dibina sehingga dapat mengangkat potensi dan daya saing Kota Bekasi
diantara wilayah-wilayah lain.
10.

Daya Saing Daerah


Aspek daya saing daerah menjadi pembeda antara satu kota dengan

kota lainnya. Kota Bekasi sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan
paling pesat di Indonesia harus mampu meningkatkan daya saingnya agar
tidak tertinggal dari kota-kota lain. Salah satu permasalahan pada aspek
daya saing adalah lamanya proses perijinan usaha di Kota Bekasi yang
secara

langsung

mempengaruhi

minat

investor

untuk

menanamkan

modalnya di Kota Bekasi. Selain itu faktor kondusifitas politik dan


keamanan menjadi faktor lainnya yang mempengaruhi daya saing Kota
Bekasi. Tingginya angka kriminalitas di Kota Bekasi haruslah mampu
dikurangi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang
tinggl di Kota Bekasi dan bagi para investor dan pengusaha yang hendak
menanamkan modal di Kota Bekasi.
11.

Infrastruktur dan Sarana Prasarana


Sebagai salah satu sektor yang memiliki alokasi anggaran paling

besar, infrastruktur dan sarana prasarana menjadi sektor yang paling


strategis dan paling menentukan kemajuan Kota Bekasi. Hanya saja
seringkali hal ini terbatasi oleh kemampuan anggaran pemerintah daerah.
Oleh karena

itu

perlu

adanya

upaya-upaya

lain dalam

memenuhi

kebutuhan infrastruktur dan sarana prasarana perkotaan di Kota Bekasi.


4.2

Isu Strategis Kota Bekasi


Isu

strategis

adalah

dikedepankan
yangsignifikan

kondisi

dalam
bagi

atau

hal

perencanaan

entitas

yang

harus

diperhatikan

pembangunankarena

(daerah/masyarakat)

dimasa

atau

dampaknya

datang.

Suatu

kondisi/kejadian yang menjadi isu trategis adalah keadaan yang apabila tidak
diantisipasi, akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya,
dalam

hal

tidak

dimanfaatkan,

akan

menghilangkan

peluang

untuk

meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.


Karakteristik suatu isu strategis adalah kondisi atau hal yang bersifat penting,
mendasar,

berjangka

panjang,

mendesak,

bersifat

kelembangaan/keorganisasian dan menentukan tujuan di masa yang akan


datang. Oleh karena itu, untuk memperoleh rumusan isu-isu strategis
diperlukan analisis terhadap berbagai fakta dan informasi yang telah
diidentifikasi untuk dipilih menjadi isu strategis.
Rencana Pembanguan Jangka Menengah Kota Bekasi periode 2013-2018 ini
beradapada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional periode
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

68

kedua

dan

ketiga

dimana

RPJP

Nasional

periode

kedua

memberikan

penekanan pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk


pengembangan kemampuan ilmu dan teknologi serta penguatan daya saing
perekonomian. Sedangkan RPJP Nasional periode ketiga menekankan pada
pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan
sumber daya alam dan sumber daya manusia berkualitas serta kemampuan
ilmu dan teknologi yang terus meningkat.
Disamping RPJP Nasional, RPJMD Nasional tahun 2010-2014 memberikan
perhatian bagi penngkatan kualitas dan daya dukung lingkungan dimana Kota
Bekasi menjadi salah satu wilayah yang perlu melakukan upaya-upaya
peningkatan

kualitas

dan

daya

dukung

lingkungan

terutama

melalui

peningkatan porsi Ruang Terbuka Hijau hingga mencapai porsi yang sesuai
dengan peraturan yang telah ditetapkan.
Selain RPJP Nasional dan RPJMD Nasional, Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Daerah Kota Bekasi tahap ke dua memberikan arahan bagi pola
pembangunan Kota Bekasi Periode 2013-2018 yang berada pada RPJPD Kota
Bekasi periode kedua dan ketiga, dimana pada RPJPD Kota Bekasi periode
kedua dijelaskan sebagai berikut:
Tahapan

ini

pada

dasarnya

merupakan

lanjutan

dalam

upaya

mempersiapkan sumber daya manusia yang cerdas dan sehat, perluasan


akses pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan sampai pada jenjang
menengah.

Pekerjaan lainnya yang penting dan relevan pada tahapan ini

adalah mengarahkan sektor pendidikan untuk merumuskan model yang


tepat dalam membentuk nilai, sikap, dan perilaku kreatif di lingkungan
sekolah dan pendekatan pembelajaran yang mampu menumbuhkan perilaku
kreatif terhadap siswanya.
memberikan

bekal

Lembaga kursus tertentu diarahkan untuk

kompetensi

yang

relevan

dengan

kebutuhan

pengembangan potensi usaha perdagangan/jasa kreatif. Sosialiasi bentuk


kegiatan usaha berbasis kreatif mulai dikembangkan di kalangan pelaku usaha
UMKM di Kota Bekasi. Pemahaman dan kesadaran masyarakat ditumbuhkan
bahwa prinsip perekonomian knowledge based economy yang sejalan dengan
era

globalisasi,

juga

relevan

dengan

kepentingan

mempromosikan kegiatan usaha berbasis kreatif.

Kota

Bekasi

untuk

Norma kehidupan sosial,

ekonomi, dan tata laksana pemerintahan dibangun dengan nilai, sikap, dan
perilaku ihsan.

Secara umum tahapan ini merupakan tahapan internalisasi

nilai, sikap, dan perilaku kreatif dan ihsan, berlaku sebagai fondasi dan
instrumen dalam membentuk Bekasi Kota Kreatif Yang Ihsan.
Sedangkan RPJPD Kota Bekasi tahap ketiga dijelaskan sebagai berikut:
Tahapan ini pada dasarnya merupakan tahapan aktualisasi nilai, sikap, dan
perilaku kreatif dan ihsan, pembentukan daya saing perekonomian daerah,
dan pencitraan publik atas profil Bekasi Kota Kreatif Yang Ihsan. Pemerintah
dan kelembagaan sosial masyarakat memberikan apresiasi terhadap nilai,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

69

sikap, dan perilaku kreatif dan ihsan yang telah ditampilkan kinerja aparatur,
pelaku usaha, maupun warga kota, untuk membentuk pola perilaku dan
keteladanan kepada masyarakat.
Sehingga dapat dilihat bahwa RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 ini
diarahkan untuk mnejadi tahapan internalisasi dan aktualisasi menunju profil
Bekasi Kota Kreatif yang Ihsan. Dimana pada tahap internalisasi, sektor
pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia mendapat perhatian
yang sangat besar sedangkan pada tahap aktualisasi sektor ekonomi dan daya
saing daerah adalah hal bidang yang menjadi perhatian utama. Untuk itu
perhatian dan energi pada pelaksanaan pembangunan selama lima tahun ke
depan harus diarahkan untuk mencapai hal tersebut.
Dengan memperhatikan arahan pada dokumen-dokumen perencanaan yang
lebih

tinggi

di

atas,

serta

memperhatikan

permasalahan-permasalahan

pembangunan dan keadaan wilayah dan perkembangan Kota Bekasi selama


beberapa

tahun

di

belakang

dan

dengan

memperhatikan

potensi

pengembangan Kota Bekasi di masa depan, maka isu-isu strategis Kota Bekasi
selama lima tahun ke depan dirumuskan dalam 15 (Sembilan) isu strategis
Kota Bekasiatau disebut sebagai Panca Dasa Wiwandha Kota Bekasi yaitu:
1. Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
2. Perencanaan Pembangunan
3. Ketersediaan Infrastruktur dan Utilitas Perkotaan
4. Kualitas Lingkungan Hidup
5. Perumahan dan Permukiman
6. Pengendalian Pemanfaatan Ruang
7. Kualitas Layanan dan Aksesibilitas Pendidikan dan Kesehatan
8. Kesejahteraan Sosial
9. Pemberdayaan Masyarakat
10. Pariwisata, Seni dan Budaya
11. Pemuda dan Olahraga
12. Industri Perdagangan, UMKM dan Koperasi
13. Iklim Investasi dan Daya Saing Daerah
14. Kesempatan Kerja
15. Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat
Posisi Kota Bekasi yang berada pada wilayah Jawa Barat dengan sifat
perkotaan serta menjadi mitra untuk ibukota DKI Jakarta maka dalam
kebijakanya adalah mendukung perencanaan pembangunan Jawa Barat
dengan memperhatikan ketentuan dan rancangan pembangunan nasional.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

70

Bab V
Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

5.1

Visi
Undang-undang

No.

25

tahun

2004

tentang

Sistem

Perencanaan

Pembangunan Nasional menjelaskan bahwa visi adalah rumusan umum


mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Sebagai
sebuah dokumen perencanaan jangka menengah daerah yang merupakan
sebuah rangkaian dokumen perencanaan daerah bersama-sama dengan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bekasi tahun
2005-2025, maka visi di dalam RPJMD Kota Bekasi tahun 2013-2018 haruslah
memiliki keterkaitan terhadap pencapaian visi RPJPD Kota Bekasi tahun 20052025. Sebagaimana telah disebutkan di dalam RPJPD Kota Bekasi tahun 20052025 bahwa visi jangka panjang Kota Bekasi adalah untuk menjadi Bekasi
Kota Kreatif Yang Ihsan serta memperhatikan visi dan misi Walikota dan Wakil
WaliKota Bekasi periode 2013-2018 selama masa kampanye, maka dengan ini
dirumuskan Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018 adalah:
Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan
Di mana di dalam Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018 tersebut
terdapat tiga buah gambaran kondisi Kota Bekasi, yaitu Bekasi Maju, Bekasi
Sejahtera, dan Bekasi Ihsan. Ketiga kondisi Kota Bekasi tersebut dapat
dijabarkan sebagai berikut:
Bekasi Majumenggambarkan pembangunan Kota Bekasi dan kehidupan
warga yang dinamis, inovatif, dan kreatif yang didukung ketersediaan
prasarana dan sarana sebagai bentuk perwujudan kota yang maju.
Bekasi Sejahteramenggambarkan derajat kehidupan warga Kota Bekasi yang
meningkat dengan terpenuhinya kebutuhan dasar pendidikan, kesehatan,
terbukanya kesempatan kerja dan berusaha, serta lingkungan fisik, sosial dan
religius sebagai bentuk perwujudan masyarakat yang sejahtera.
Bekasi Ihsanmenggambarkan situasi terpelihara dan menguatnya nilai, sikap
dan perilaku untuk berbuat baik, dalam lingkup individu, keluarga dan
masyarakat Kota Bekasi. Kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan
partisipasi

masyarakat

dalam

pembangunan

tumbuh

seiring

dengan

meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik untuk mewujudkan


kehidupan yang beradab.
Selanjutnya agar Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018 dapat
tercapai sesuai dengan harapan besar seluruh masyarakat Kota Bekasi,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

71

dibutuhkan

serangkaian

misi

sebagai

langkah-langkah

untuk

mengejawantahkan visi tersebut.

5.2

Misi
Undang-undang No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanan Pembangunan
Nasional menjelaskan bahwa misi adalah rumusan umum mengenai upayaupaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Oleh karena itu,
sebuah visi belumlah sempurna tanpa serangkaian misi yang berfungsi sebagai
upaya dalam pewujudan visi tersebut. Sebagai sebuah cita-cita dan gambaran
kondisi masa depan Kota Bekasi pada akhir periode pembangunan lima tahun
ke depan, Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018 haruslah didukung
oleh serangkaian Misi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018. Untuk itu
dengan melihat seluruh aspek pembangunan yang dibutuhkan oleh Kota
Bekasi dan dengan memperhatikan langka-langkah yang harus dilakukan
untuk mencapai Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018, berikut ini
adalah Misi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018:
1. Menyelenggarakan tata kelola kepemerintahan yang baik.
2. Membangun prasarana dan sarana yang serasi dengan dinamika dan
pertumbuhan kota.
3. Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan
kesehatan dan layanan sosial lainnya.
4. Meningkatkan perekonomian melalui pengembangan usaha mikro, kecil
dan menengah, peningkatan investasi, serta penciptaan iklim usaha yang
kondusif.
5. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, tenteram dan
damai.
Misi pertama bermakna bahwa tata kelola kepemerintahan dalam mewujudkan
Visi Pembangunan Kota Bekasi tahun 2013-2018 dilakukan melalui fungsi
pengaturan, pelayanan, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan serta
menempatkan aparatur sebagai pamong praja yang menjunjung tinggi
integritas terhadap amanah, tugas dan tanggung jawab berdasarkan sepulu
prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yaitu: partisipasi
masyarakat; tegaknya supremasi hukum; transparansi; kesetaraan; daya
tanggap kepada pemangku kepentingan (stakeholders); berorientasi kepada
visi; akuntabilitas; pengawasan; efektivitas dan efisiensi; profesionalisme.
Pendekatan yang dilakukan untuk aktualisasi misi ini melalui penataan
sistem, peningkatan kinerja dan penguatan integritas aparatur.
Misi kedua bermakna bahwa pembangunan prasarana diarahkan untuk
terpenuhinya kelengkapan dasar fisik lingkungan kota bagi kehidupan yang
layak, sehat, aman dan nyaman; terpenuhinya sarana perkotaan untuk

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

72

mendukung penyelenggaraan dan pengembangan kehidupan sosial, budaya,


dan ekonomi; serta terpenuhinya kelengkapan penunjang (utilitas) untuk
pelayanan

warga

kota.

Misi

ini

juga

ditujukan

untuk

mengarahkan

pembangunanprasarana dan sarana yang meningkat dan serasi, untuk


memenuhi kehidupan warga kota yang dinamis, inovatif dan kreatif, dengan
memperhatikan prinsip pengelolaan, pengendalian dan pelestarian lingkungan
hidup dalam mewujudkan kota yang maju, tumbuh dan berkembang secara
berkelanjutan.
Misi ketiga memiliki makna bahwa layanan pendidikan, kesehatan dan layanan
sosial lainnya diarahkan untuk meningkatkan derajat kehidupan sosial
masyarakat seiring dengan terbangunnya kehidupan keluarga sejahtera,
terkelolanya persoalan dan dampak sosial perkotaan, meningkatnya partisipasi
perempuan dan peran serta pemuda dalam pembangunan, aktivitas olahraga
pendidikan, rekreasi dan prestasi serta aktualisasi budaya daerah sebagai
fungsi sosial, normatif dan apresiasi.
Misi keempat memiliki makna upaya untuk meningkatkan perekonomian
ditempuh melalui peningkatan kapasitas dan perluasan sektor usaha bagi
pelaku usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM), pengembangan industry
kreatif, peningkatan daya tarik investasi, dan penciptaan iklim usaha yang
kondusif, yang bermuara pada pembentukan lapangan kerja baru dan
kesempatan berusaha, terbentuknya daya saing perekonomian kota, dan laju
pertumbuhan ekonomi yang meningkat.
Sedangkan misi kelima bermakna bahwa dinamika pembangunan dan
kehidupan warga Kota Bekasi harus diimbangi dengan upaya pengendalian
terhadap potensi kerawanan sosial, gangguan ketertiban, penegakan Peraturan
Daerah Penanggunalan Bencana serta kesatuan dan ketahan baangsa,
kerukunan

hidup

dan

umat

beragama,

serta

meninkatnya

partisipasi

masyarakat dalam kegiatan pembangunan.


Hubungan keterkaitan di dalam Visi dan Misi Pembangunan Kota Bekasi tahun
2013-2018 menjadi tulang punggung pembangunan Kota Bekasi selama lima
tahun ke depan. Bertolak dari Visi dan Misi Pembangunan Kota Bekasi inilah
kemudian dapat dirumuskan tujuan dan sasaran pembangunan Kota Bekasi
dalam jangka menengah.
Disamping itu, diperlukan hubungan keterkaitan antara Visi, Misi Isu Strategis
Kota Bekasi sehingga rangkaian Visi dan Misi Pembangunan Kota Bekasi
menjadi langkah nyata dalam penanganan isu-isu strategis Kota Bekasi selama
lima tahun ke depan. Keterkaitan antara Visi, Misi dan Isu Strategis
Pembangunan Kota Bekasi periode 2013-2018 ditampilkan di dalam Tabel 5.1.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

73

Tabel 5.1
Keterkaitan antara Visi, Misi dan Isu Strategis Kota Bekasi
Periode 2013-2018
Visi

Misi
Misi I

Isu Strategis
Pelayanan Publik
Reformasi Birokrasi
Perencanaan Pembangunan
Ketersediaan Infrastruktur dan
Utilitas Perkotaan

Misi II

Bekasi Maju,
Sejahtera dan
Ihsan

Perumahan dan Permukiman


Pengendalian Pemanfaatan
Ruang
Kesejahteraan Sosial dan
Pemberdayaan Masyarakat
Pariwisata, Seni dan Budaya

Misi III

Misi IV

Misi V

5.3

Kualitas Lingkungan Hidup

Pemuda dan Olahraga


Kualitas Layanan dan
Aksesibilitas Pendidikan dan
Kesehatan
Industri Perdagangan, UMKM
dan Koperasi
Iklim Investasi dan Daya Saing
Daerah
Kesempatan Kerja
Ketentraman dan Ketertiban
Masyarakat

Tujuan dan Sasaran


Tujuan dan Sasaran Pembangunan adalah tahap perumusan sasaran
strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan
pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya akan menjadi dasar
penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan.
Tujuan dan sasaran merupakan salah satu tahap perencanaan kebijakan yang
krusial dalam menerjemahkan Visi dan Misi Pembangunan Kota Bekasi periode
2013-2018 ke dalam langkah-langkah operasional.
Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu
dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi dengan menjawab isu
strategis daerahdan permasalahan pembangunan daerah. Rumusan tujuan
dan sasaran merupakan dasar dalam menyusun pilihan-pilihan strategi
pembangunan dan sarana untuk mengevaluasi pilihan tersebut.
Tujuan Pembangunan dirumuskan dari penjelasan Visi dan Misi
Pembangunan Kota Bekasi periode 2013-2018 yang kemudian dijabarkan ke
dalam standard kinerja yang harus dicapai pada Sasaran Pembangunan.
Dengan memperhartikan penjelasan Visi dan Misi Pembangunan Kota Bekasi
periode 2013-2018, maka Tujuan Pembangunan Kota Bekasi dirumuskan
sebagai berikut:

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

74

Tujuan dari Misi I adalah:


1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
2.

Mewujudkan kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan

Formatted: Indent: Left: 1", No bullets or numbering

partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Tujuan dari Misi II adalah:


2. Mewujudkan ketersediaan prasarana dan sarana kota yang merata bagi
seluruh warga.

Tujuan dari Misi III adalah:


3. Mewujudkan kehidupan warga yang dinamis, inovatif, dan kreatif dan
berperan aktif dalam pembangunan.
4. Mewujudkan pemenuhan kehidupan dasar pendidikan dan kesehatan.

Tujuan dari Misi IV adalah:


5. Memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
Tujuan dari Misi V adalah:
6. Mewujudkan kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan kehidupan
sosial, fisik dan beragama yang kondusif dan terpelihara.
Keenam Tujuan Pembangunan diatas kemudian perlu dijelaskan ke
dalam sasaran pembangunan. Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari
suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai,
rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke
depan. Dengan memperhatikan 6 Tujuan Pembangunan, maka Sasaran
Pembangunan Kota Bekasi adalah sebagai berikut:
Sasaran dari Tujuan Pertama (Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang
baik) adalah:
1. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.
Terwujudnya pelayanan data informasi pelaksanaan kegiatan pembangunan
yang cepat dan mudah.
Formatted: Font: Bookman Old Style, Indonesian

Sasaran dari Tujuan Kedua adalah:


Terwujudnya kedisiplinan dan ketertiban sosial masyarakat kota.
Terwujudnya pelayanan data informasi pelaksanaan kegiatan pembangunan
yang cepat dan mudah.
Terwujudnya saluran-saluran sosial bagi warga untuk berpartisiasi dan
berperan aktif dalam proses pembangunan.
Meningkatnya kualitas pemberdayaan masyarakat.
Meningkatnya kapasitas pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan social
termasuk kelompok Penca.
Meningkatnya kesetaraan gender dalam pembangunan.
Sasaran dari Tujuan Kedua (Mewujudkan ketersediaan prasarana dan sarana
kota yang merata bagi seluruh warga)tiga:
2. Terwujudnya ketersediaan prasarana dan sarana kota yang merata bagi
seluruh warga.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

75

Formatted: Font: Bookman Old Style, English (United


Kingdom)

Sasaran dari Tujuan Ketiga (Mewujudkan kehidupan warga yang dinamis,


inovatif, kreatif dan berperan aktif dalam pembangunan)empat:
3. Terwujudnya kehidupan warga yang dinamis, inovatif, kreatif dan berperan
aktif dalam pembangunan.
Sasaran dari Tujuan Keempat (Mewujudkan pemenuhan kehidupan dasar
pendidikan dan kesehatan)lima adalah:
4. Mewujudkan pemenuhan kehidupan dasar penndidikan dan kesehatan.
Sasaran dari Tujuan Kelima (Memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan
kesempatan berusaha)enam adalah:
5. Terpenuhinya kebutuhan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
Sasaran dari Tujuan Keenam (Mewujudkan kedisiplinan, ketertiban sosial,
keteladanan dan kehidupan beragama yang kondusif dan terpelihara)tujuh
adalah:
6. Terwujudnya kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan kehidupan
beragama yang kondusif dan terpelihara.

Tabel 5.2.
Keterkaitan antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kota Bekasi periode
2013-2018
Visi: Bekasi Maju, Sejahtera dan
Misi
Tujuan
1 Menyelenggarakan tata
1 Mewujudkan tata
kelola kepemerintahan
kelola
yang baik.
pemerintahan yang
baik.
2 Membangun prasarana
2 Mewujudkan
dan sarana yang serasi
ketersediaan
dengan dinamika dan
prasarana dan
pertumbuhan kota.
sarana kota yang
merata bagi seluruh
warga.
3 Meningkatkan kehidupan 3 Mewujudkan
sosial masyarakat melalui
kehidupan warga
layanan pendidikan
yang dinamis,
kesehatan dan layanan
inovatif,kreatif dan
sosial lainnya.
berperan aktif
dalam
pembangunan.
4 Mewujudkan
pemenuhan
kehidupan dasar
pendidikan dan
kesehatan.

Ihsan
1

Sasaran
Terwujudnya tata
kelola pemerintahan
yang baik

Terwujudnya
ketersediaan prasarana
dan sarana kota yang
merata bagi seluruh
warga

Terwujudnya
kehidupan warga yang
dinamis, inovatif,
kreatif dan berperan
aktif dalam
pembangunan

Terwujudnya
pemenuhan kehidupan
dasar penndidikan dan
kesehatan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

76

Visi: Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan


Misi
Tujuan
Sasaran
4 Meningkatkan
5 Memenuhi
5 Terpenuhinya
perekonomian melalui
kebutuhan
kebutuhan lapangan
pengembangan usaha
lapangan kerja dan
kerja dan kesempatan
mikro, kecil dan
kesempatan
berusaha
menengah, peningkatan
berusaha.
investasi, serta
penciptaan iklim usaha
yang kondusif.
5 Mewujudkan kehidupan
6 Mewujudkan
6 Terwujudnya
masyarakat yang aman,
kedisiplinan,
kedisiplinan,
tertib, tenteram dan
ketertiban sosial,
ketertiban sosial,
damai.
keteladanan dan
keteladanan dan
kehidupan
kehidupan beragama
beragama yang
yang kondusif dan
kondusif dan
terpelihara
terpelihara.
Perumusan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kota Bekasi periode 20132018 merupakan sebuah jalan (pathway) yang memiliki keterkaitan dengan 9 Isu
Strategis Pembangunan Kota Bekasi. Dimana 9 Isu Strategis Pembangunan Kota
Bekasi sebagai hulu dari perencanaan strategis pembangunan Kota Bekasi untuk
kemudian

menjadi

titik

tolak

pelaksanaan

pembangunan

Kota

Bekasi

yang

dijabarkan dalam Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembanguan Kota Bekasi periode
2013-2018.

Keterkaitan

antara

Isu

Strategis

dan

perencanaan

strategis

pembangunan Kota Bekasi dalam Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan
dijabarkan di dalam Tabel 5.3.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

77

Tabel 5.3.
Keterkaitan antara 15 Isu Strategis Pembanguan dengan Perencanaan Strategis Pembangunan

Misi
1 Menyelenggarakan tata kelola
kepemerintahan yang baik.

Visi: Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan


Tujuan
Sasaran
1 Mewujudkan tata kelola
1 Terwujudnya tata kelola
pemerintahan yang baik.
pemerintahan yang baik

2 Membangun prasarana dan


sarana yang serasi dengan
dinamika dan pertumbuhan
kota.

2 Mewujudkan ketersediaan
prasarana dan sarana kota yang
merata bagi seluruh warga.

terwujudnya ketersediaan
prasarana dan sarana kota yang
merata bagi seluruh warga

3 Meningkatkan kehidupan sosial


masyarakat melalui layanan
pendidikan kesehatan dan
layanan sosial lainnya.

3 Mewujudkan kehidupan warga


yang dinamis, inovatif,kreatif
dan berperan aktif dalam
pembangunan.
4 Mewujudkan pemenuhan
kehidupan dasar pendidikan
dan kesehatan.
5 Memenuhi kebutuhan lapangan
kerja dan kesempatan berusaha.

Terwujudnya kehidupan warga


yang dinamis, inovatif, kreatif
dan berperan aktif dalam
pembangunan
Terwujudnyan pemenuhan
kehidupan dasar penndidikan
dan kesehatan
Terpenuhinya kebutuhan
lapangan kerja dan kesempatan
berusaha

6 Mewujudkan kedisiplinan,
ketertiban sosial, keteladanan
dan kehidupan beragama yang
kondusif dan terpelihara.

4 Meningkatkan perekonomian
melalui pengembangan usaha
mikro, kecil dan menengah,
peningkatan investasi, serta
penciptaan iklim usaha yang
kondusif.
5 Mewujudkan kehidupan
masyarakat yang aman, tertib,
tenteram dan damai.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

4
5

77

Terwujudnya kedisiplinan,
ketertiban sosial, keteladanan
dan kehidupan beragama yang
kondusif dan terpelihara

Isu Strategis
Reformasi Birokrasi dan Pelayanan
Publik; Perencanaan Pembangunan.
Ketersediaan Infrastruktur dan
Utilitas Perkotaan; Perumahan dan
Permukiman; Kualitas Lingkungan
Hidup; Pengendalian Pemanfaatan
Ruang.
Kesejahteraan Sosial; Pariwisata,
Seni dan Budaya; Pemuda dan
Olahraga; Pemberdayaan Masyarakat
Kualitas Layanan dan Aksesibilitas
Pendidikan dan Kesehatan
Industri Perdagangan, UMKM dan
Koperasi; Iklim Investasi dan Daya
Saing Daerah; Kesempatan Kerja

Ketentraman dan Ketertiban


Masyarakat

Bab VI
Strategi dan Arah Kebijakan
Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komperhensif
tentang bagaimana Pemerintah Daerah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan
efektif dan efisien. Dengan pendekatan yang komprehensif, strategi juga dapat
digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi, reformasi, dan perbaikan
kinerja

birokrasi.

Perencanaan

strategik

tidak

saja

mengagendakan

aktivitas

pembangunan, tetapi juga segala program yang mendukung dan menciptakan


layanan masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan baik, termasuk di dalamnya
upaya memberbaiki kinerja dan kapasitas birokrasi, sistem manajemen, dan
pemanfaatan teknologi informasi.
6.1

Strategi Pembangunan
Strategi merupakan langkah-langkah yang berisikan program-program indikatif
untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi harus dijadikan salah satu rujukan
penting

dalam

management).

perencanaan
Rumusan

pembangunan

strategi

berupa

daerah

pernyataan

(strategy
yang

fokussed-

menjelaskan

bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai yang selanjutnya diperjelas


dengan serangkaian arah kebijakan.
Strategi pembangunan Kota Bekasi selama lima tahun ke depan adalah sebagai
berikut:
1. Pertumbuhan
Strategi

dengan

berorientasi

pada

pertumbuhan

menekankan

pada

pertumbuhan ekonomi melalui pembentukan modal melalui invetasi dan


penyertaan modal pemerintah pada sektor-sektor strategis daerah dan
peningkatan kemampuan dan kapasitas industri kecil dan menengah serta
pemanfaatan potensi-potensi unggulan daerah untuk mewujudkan daya saing
yang handal.
2. Pemerataan
Strategi

pembangunan

melalui

prinsip

pemerataan

dilakukan

dengan

peningkatan peran serta yang sebesar-besar dari masyarakat pada proses


pembangunan dan melalui rekayasa sosial yang dirancang untuk mewujudkan
masyarakat Kota Bekasi yang memiliki keunggulan kompetitif. Strategi
pemerataan dilakukan untuk mengurangi ketimpangan yang mungkin akan
terjadi akibat pertumbuhan perekonomian yang pesat di Kota Bekasi dan
untuk memberikan kesempatan kepada golongan masyarakat tertentu yang
memiliki keterbatasan dalam akses terhadap sumber daya pembangunan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

78

3. Kemandirian
Strategi pembangunan dengan bertopang pada kemandirian menekankan pada
aspek daya saing dan keunggulan kompetitif serta keunggulan inovatif yang
dimiliki oleh Kota Bekasi sebagai salah satu kota yang berada di kawasan
dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Indonesia sehingga pembangunan
Kota Bekasi tidak lagi bergantung kepada perkembangan dari daerah-daerah
lain di kawasan sekitarnya. Selain itu strategi pembangunan dengan prinsip
kemandirian dilakukan untuk mewujudkan pola pembangunan kota yang
teratur dan tertata rapi dengan tetap memperhatikan perencanaan tata ruang
regional dan wilayah.
4. Integratif, holistik dan inovatif
Strategi pembangunan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan
sebagaimana yang telah dirumuskan pada bagian sebelumnya haruslah
dilaksanakan secara integratif, holistik dan inovatif dengan mengaitkan
seluruh sektor-sektor dan aspek-aspek dalam pembangunan
pengembangan

Perguruan

Tinggi

sebagai

center

of

exellent

termasuk
sehingga

memberikan dampak pada hasil pembangunan yang optimal pada seluruh sisi
kehidupan masyarakat Kota Bekasi.
Melalui keempat strategi pembangunan diatas, diharapkan pembangunan Kota
Bekasi yang dilakukan secara konsisten dapat mencapai Visi dan Misi
Pembangunan Kota Bekasi.
6.2

Arah Kebijakan Pembangunan


Arah kebijakan adalah pedoman untuk mengarahkan rumusan strategi yang
dipilih agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dari waktu ke
waktu selama 5 (lima) tahun. Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan
strategi agar memiliki fokus dan sesuai dengan pengaturan pelaksanaannya.
Arah kebijakan pembangunan Kota Bekasi menghubungkan antara strategi
pembangunan yang dipilih dengan pencapaian sasaran pembangunan yang
telah dirumuskan.Arah kebijakan selama lima tahun ke depan dijabarkan ke
dalam tahapan-tahapan tahunan sebagai berikut:
1. Tahun pertama (Tahun Kelembagaan dan Penataan):
Arah kebijakan pada tahun pertama RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018
atau tahun Kelembagaan dan Penataan diarahkan untuk memperkokoh
kelembagaan pemerintahan daerah dan seluruh sektor pembangunan Kota
Bekasi sebagai penopang utama pelaksanaan pembangunan di Kota Bekasi
selama jangka waktu lima tahun masa pembangunan Kota Bekasi periode
2013-2018. Penataan seluruh sektor pembangunan dilakukan untuk
mempersiapkan

seluruh

lini

pembangunan

di

Kota

Bekasi

untuk

menghadapi periode pembangunan yang akan berjalan dengan lebih pesat


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

79

di masa yang akan datang. Penguatan kelembagaan dilakukan tidak hanya


pada lembaga pemerintah daerah, namun juga pada kelembagaan sosial
masyarakat dan kelembagaan politik yang memiliki pengaruh yang besar
terhadap kemajuan pembangunan Kota Bekasi.
2. Tahun kedua (Tahun Pelayanan Dasar):
Arah kebijakan pada tahun kedua RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018
atau disebut juga sebagai tahun pelayanan dasar diarahkan untuk
mencapai pemenuhan pelayanan dasar dalam kesejahteraan masyarakat
sehingga dapat meningkatkan percepatan pembangunan Kota Bekasi di
tahun

pembangunan

pembangunan

RPJMD

selanjutnya.
periode

Selain

itu

2013-2018

pada

tahun

diarahkan

ke

untuk

dua
dapat

memperkuat aspek ketentraman dan ketertiban masyarakat sehingga


memberikan jaminan kondusifitas Kota Bekasi di tahun-tahun berikutnya.
3. Tahun ketiga (Tahun Infrastruktur dan Utilitas):
Arah kebijakan pembangunan pada tahun ketiga RPJPMD Kota Bekasi
periode 2013-2018 atau tahun Infrastruktur dan Utilitas diarahkan untuk
memberikan landasan pembangunan yang bertumbuh pesat melalui
penyediaan

infrastruktur

dan

utilitas

perkotaan

terutama

pada

infrastruktur dan utilitas dasar yang menjadi pendorong bagi masuknya


modal pihak swasta seperti jaringan jalan, jaringan listrik dan ketersediaan
air bersih, dengan didukung oleh peningkatan pelayanan transportasi, serta
perumahan dan pemukiman dengan dibarengi pengendalian terhadap
pemanfaatan ruang sehingga terwujud Kota Bekasi yang maju.
4. Tahun keempat (Tahun Investasi dan Perekonomian Daerah):
Arah kebijakan pada tahun keempat RPJMD Kota Bekasi periode 20132018 atau disebut sebagai tahun investasi dan perekonomian daerah
diarahkan untuk memperkokoh kapasitas perekonomian Kota Bekasi
sehingga dapat mewujudkan Kota Bekasi yang sejahtera.
5. Tahun kelima (Tahun Inovasi dan Kreativitas):
Arah kebijakan pada tahun kelima atau tahun terakhir RPJMD Kota Bekasi
periode 2013-2018 atau tahun inovasi dan kreativitas diarahkan untuk
mencapai tata kehidupan masyarakat Kota Bekasi yang seimbang pada
seluruh aspek dengan menyempurnakan pelaksanaan pembangunan pada
tahun-tahun

sebelumnya

dengan

memperkuat

peningkatan

potensi

masyarakat pada sisi pariwisata, seni, pemuda, dan olahraga serta


peningkatan kualitas lingkungan hidup sehingga terwujud Kota Bekasi yang
Ihsan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

80

Tabel 6.1.
Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Kota Bekasi periode 2013-2018
No.
1

Mewujudkan
pemenuhan
kehidupan dasar
pendidikan dan
kesehatan.

mewujudkan
pemenuhan
kehidupan dasar
penndidikan dan
kesehatan

Memenuhi
kebutuhan
lapangan kerja dan
kesempatan
berusaha.
Mewujudkan
kedisiplinan,
ketertiban sosial,
keteladanan dan
kehidupan
beragama yang
kondusif dan
terpelihara.

terpenuhinya
kebutuhan
lapangan kerja dan
kesempatan
berusaha
mewujudkan
kedisiplinan,
ketertiban sosial,
keteladanan dan
kehidupan
beragama yang
kondusif dan
terpelihara

mencapai
pemenuhan
pelayanan dasar
dalam kesejahteraan
masyarakat

penyediaan
infrastruktur dan
utilitas perkotaan
terutama pada
infrastruktur dan
utilitas dasar
memperkokoh
kapasitas
perekonomian

KEMANDIRIAN

Terwujudnya tata
kelola pemerintahan
yang baik
terwujudnya
ketersediaan
prasarana dan
sarana kota yang
merata bagi seluruh
warga
terwujudnya
kehidupan warga
yang dinamis,
inovatif, kreatif dan
berperan aktif
dalam
pembangunan

Strategi

PEMERATAAN

Mewujudkan tata
kelola pemerintahan
yang baik.
Mewujudkan
ketersediaan
prasarana dan
sarana kota yang
merata bagi seluruh
warga.
Mewujudkan
kehidupan warga
yang dinamis,
inovatif,kreatif dan
berperan aktif
dalam
pembangunan.

Arah Kebijakan
memperkokoh
kelembagaan
pemerintahan
daerah dan seluruh
sektor
pembangunan

PERTUMBUHAN

Sasaran

mencapai tata
kehidupan
masyarakat Kota
Bekasi yang
seimbang pada
seluruh aspek

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

81

INTEGRATIF, HOLISTIK DAN INOVATIF

Tujuan

Bab VII
Kebijakan Umum dan Program Pembangunan
Daerah
Perumusan kebijakan umum dan program pembangunan daerah bertujuan
untuk menggambarkan keterkaitan antara bidang urusan pemerintahan daerah
dengan rumusan indikator kinerja sasaran yang menjadi acuan penyusunan program
pembangunan jangka menengah daerah berdasarkan strategi dan arah kebijakan
yang ditetapkan.
Melalui kebijakan umum diperoleh rangkaian strategi melalui program-program
yang saling terkait dan rasional dalam mendukung pencapaian indikator dan target
sasaran yang ditetapkan. Keberhasilan capaian satu program mendukung atau
memicu keberhasilan program lainnya.
7.1

Kebijakan Umum
Kebijakan umum pembangunan Kota Bekasi sebagai berikut:
1. Mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan usaha masyarakat untuk
meningkatkan indeks daya beli dan laju pertumbuhan ekonomi.
2. Membangun iklim usaha yang kondusif dan peningkatan kualitas Sumber
Daya Manusia untuk menekan tingkat pengangguran dan membuka
lapangan kerja baru.
3. Penguatan kelembagaan koperasi dengan meningkatkan jumlah koperasi
aktif.
4. Peningkatan aksesibilitas permodalan dengan membentuk BLUD pengelola
dana bergulir bagi UMKM serta pengembangan dan reorientasi sektor usaha
UMKM kearah industri kreatif.
5. Pengembangan usaha perdagangan melalui pembangunan pasar tradisional
modern dan sentra industri kreatif.
6. Pengembangan pariwisata dan budaya yang berorientasi pada konservasi
dan kemajemukan budaya melalui penyelenggaraan event wisata kreatif
secara

periodik

dengan

mendorong

partisipasi

masyarakat

sebagai

pemrakarsa dan pengelola event.


7. Deregulasi kebijakan investasi dan pembentukan kelembagaan pengelola
penanaman modal dan perijinan terpadu untuk mendorong peningkatan
investasi.
8. Peningkatan layanan pendidikan melalui wajib belajar 12 tahun untuk
mendukung peningkatan pencapaian rata-rata lama sekolah dan tingkat
kelululusan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

82

9. Peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan SDM,


pembangunan infrastruktur dan pengembangan sistem layanan kesehatan
untuk meningkatkan pencapaian indeks kesehatan.
10. Peningkatan mitigasi bencana dan penanganan masalah kesejahteraan
sosial melalui peran serta masyarakat dan penguatan kelembagaan.
11. Peningkatan aktualisasi peran pemuda dalam pembangunan melalui
pelibatan organisasi kepemudaan, prestasi olahraga, wawasan kebangsaan,
serta orientasi wirausaha berbasis kreativitas.
12. Peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan, perlindungan
perempuan dan anak untuk mendukung pencapaian kesetaraan gender.
13. Peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengendalian pertumbuhan
penduduk.
14. Peningkatan layanan administrasi kependudukan melalui pembangunan
sistem kependudukan berbasis IT.
15. Pembangunan

dan

pemeliharaan

infrastruktur

jalan,

jembatan

dan

drainase.
16. Peningkatan

pra sarana dan sarana transportasi terpadu melalui

pembangunan jalur pejalan kaki, jalur khusus sepeda, pengembangan


Commuter Transit Parking perencanaan MRT dan perencanaan terminal
induk regional.
17. Pengendalian

kepadatan

perumahan

dan

permukiman

melalui

pengembangan hunian vertikal.


18. Pengendalian pemanfaatan ruang sesuai RTRW Kota Bekasi 2011 2031.
19. Peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah, ruang
terbuka hijau, pengendalian pencemaran air, dan pengendalian pencemaran
udara

dengan

melibatkan

partisipasi

masyarakat

untuk

mencapai

perolehan Adipura.
20. Peningkatan sanitasi masyarakat melalui perluasan cakupan pelayanan air
bersih, air limbah.
21. Pengembangan prasarana dan sarana komunikasi untuk meningkatkan
aksesibilitas masyarakat terhadap informasi.
22. Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan dengan menerapkan
prinsip SMART (specific, measurable, attainable, realistic, time bound) dan
visioner yang didukung pengendalian dan evaluasi yang optimal.
23. Peningkatan peran serta lembaga kemasyarakatan dalam pembangunan.
24. Reformasi Birokrasi untuk mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang
baik.
25. Peningkatan ketentraman dan ketertiban melalui pengembangan wawasan
kebangsaan.
Selanjutnya kebijakan pembangunan Kota Bekasi dijabarkan atas masingmasing urusan pembangunan sebagai berikut:
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

83

1. Pendidikan
Arah kebijakan pembangunan pada urusan pendidikan adalah sebagai
berikut:
a. Menguatkan mutu pendidikan untuk meningkatkan angka kelulusan
pada setiap jenjang pendidikan.
b. Memberantas buta aksara pada penduduk usia 15 tahun keatas yang
masih terjadi di Kota Bekasi.
c. Memperluas cakupan dan mempermudah bantuan pendidikan kepada
masyarakat tidak mampu melalui Kartu Bekasi Smart.
d. Pengembangan Perguruan Tinggi Negeri.
2. Kesehatan
a. Meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan SDM,
pembangunnan

infrastruktur

dan

pengembangan

sistem

layanan

kesehatan.
b. Melaksanakan SPM bidang kesehatan secara konsisten untuk mencapai
pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
c. Meningkatkan

cakupan

warga

miskin

penerima

fasilitas

jaminan

kesehatan daerah melalui Kartu Bekasi Health.


d. Menetapkan program bersama Bekasi Sehat 2017 dimana seluruh
rumah tangga Kota Bekasi telah memiliki sanitasi yang baik.
3. Pekerjaan umum
a. Membangun dan memelihara infrastuktur jalan, jembatan dan drainase.
b. Meningkatkan prasarana dan sarana transportasi terpadu melalui
pembangunanjalur pejalan kaki (pedestrian), jalur khusus sepeda,
pengembangan commuter transit parking, perencanaan mass rapid
transit, dan perencanaan terminal induk regional.
c. Menerapkan pembangunan yang ramah lingkungan pada proyek-proyek
pembangunan infrastruktur pekerjaan umum.
d. Meningkatkan pengawasan dan pemantauan pekerjaan umum untuk
meminimalisir potensi penyelewengan.
4. Perumahan rakyat
a.

Membatasi perkembangan pembangunan perumahan horizontal dan


meningkatkan pengembangan hunian vertikal.

b.

Mengalokasikan lahan untuk pemenuhan kebutuhan perumahan


vertikal (rumah susun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

c.

Mengembangkan hunian vertikal di kawasan padat dan kumuh melalui


peremajaan kawasan dilengkapi ruang terbuka hijau dan prasarana
kawasan yang memadai.

d.

Mengatur intensitas bangunan perumahan dengan pengawasan yang


ketat terhadap ijin pembangunan perumahan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

84

5. Penataan ruang
a. Mengendalikan penataan ruang sesuai RTRW Kota Bekasi tahun 20112031.
b. Mewujudkan luasan Ruang Terbuka Hijau hingga 30% dari wilayah Kota
Bekasi.
c. Menata

perijinan

penggunaan

ruang

yang

tidak

sesuai

dengan

peruntukan.
d. Menguatkan perencanaan penataan ruang dengan penyusunan RUTRKRDTRK hingga tingkat kecamatan.
6. Perencanaan pembangunan
a. Mengembangkan indikator perencanaan pembangunan yang SMART
(specific, measurable, attainable, reallistic, time bound).
b. Menguatkan peran pengendalian dan evaluasi pembangunan.
c. Menguatkan

kualitas

data

dan

informasi

bagi

perencanaan

pembangunan.
d. Meningkatkan

kapasitas

aparatur

perencanaan

di

lingkungan

Pemerintah Daerah Kota Bekasi.


7. Perhubungan
a. Meningkatkan daya angkut dan kenyamanan angkutan umum.
b. Mengembangkan moda transportasi massal yang integral dengan moda
transportasi massal di wilayah sekitar Kota Bekasi.
c. Meningkatkan keamanan di lingkungan terminal, statsiun dan di dalam
kendaaran umum.
8. Lingkungan hidup
a. Peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah,
ruang terbuka hijau, pengendalian pencemaran air, dan pengendalian
pencemaran udara dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
b. Melakukan upaya meraih kembali Adipura.
c. Melakukan perluasan cakupan pelayanan air bersih dan perluasan
cakupan pengelolaan air limbah.
d. Melakukan pengendalian terhadap dampak buruk limbah rumah tangga
terhadap lingkungan.
e. Mengoptimalkan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau sebagai sarana sosial
bagi masyarakat.
f. Mengembangkan sektor wisata lingkungan/ekowisata perkotaan.
9. Pertanahan
a. Menguatkan sistem administrasi pertanahan.
b. Menyelesaikan konflik pertanahan yang terjadi.
10. Kependudukan dan catatan sipil
a. Melakukan penataan administrasi kependudukan.
b. Meningkatkan cakupan keterdataan penduduk dan tingkat kepemilikan
dokumen dasar kependudukan.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

85

c. Meningkatkan

layanan

administrasi

kependudukan

melalui

pembangunan sistem kependudukan berbasis IT.


11. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
a. Melakukan penyelerasan kebijakan peningkatan kualitas ibu dan anak.
b. Meningkatkan kualitas hidup anak dan perempuan serta meningkatkan
perlindungan terhadap anak dan perempuan.
c. Meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan.
12. Keluarga berencana dan keluarga sejahtera
a. Secara berangsur-angsur mengurangi jumlah keluarga pra sejahtera dan
sejahtera 1.
b. Melakukan pembinaan yang berkesinambungan dengan melibatkan
institusi keagamaan untuk mencegah penyebaran penyakit menular
seksual.
c. Melakukan

pendampingan

kepada

pasangan

keluarga

baru

dan

pencerdasan keluarga berencana.


13. Sosial
a. Melakukan pemberdayaan fakir miskin dan penyandang masalah
kesejahteraan sosial dalam kegiatan kewirausahaan.
b. Meningkatkan

kualitas

terhadap

akses

masyarakat

berkebutuhan

khusus bagi pelayanan dan fasilitas umum.


c. Peningkatan

mitigasi

bencana

melalui

peningkatan

partisipasi

masyarakat.
14. Ketenagakerjaan
a. Meningkatkan daya serap tenaga hingga hingga 50.000 tenaga kerja.
b. Meminimalisir

potensi

perselisihan

industrial

antara

pekerja

dan

perusahaan.
c. Meningkatkan pembinaan dan pelatihan bagi calon tenaga kerja.
15. Koperasi dan UMKM
a. Memperkuat kelembagaan koperasi.
b. Meningkatkan akses permodalan bagi UMKM dengan membentuk BLUD
pengelola dana bergulir.
c. Pengembangan dan reorientasi UMKM ke arah industri kreatif.
16. Penanaman modal
a. Deregulasi peraturan investasi daerah dan penyederhaan jangka waktu
dan biaya pengurusan perijinan.
b. Membentuk lembaga pengelola penanaman modal dan perijinan terpadu.
c. Mengembangkan sistem informasi pendaftaran pelaku usaha secara
online.
17. Kebudayaan
a. Meningkatkan promosi budaya (asli) daerah Kota Bekasi.
b. Meningkatkan jumlah even-even budaya dan kesenian daerah.
c. Mengembangkan potensi wisata budaya, seni dan sejarah Kota Bekasi.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

86

18. Kepemudaan dan olahraga


a. Meningkatkan aktualisasi peran pemuda melalui pelibatan organisasi
kepemudaan.
b. Melakukan pembinaan dan pemberdayaan organisasi kepemudaan dan
pelajar daerah.
c. Meningkatkan prestasi olahraga dan perbaikan fasilitas olahraga.
d. Meningkatkan pembinaan generasi muda dalam wawasan kebangsaan
dan orientasi wirausaha berbasis kreativitas.
19. Kesatuan bangsa dan politik dalam negeri
a. Memperkuat

wawasan

kebangsaan

sebagai

cara

meningkatkan

ketertiban dan ketentraman lingkungan.


b. Meningkatkan

peran

serta

masyarakat

khususnya

tokoh-tokoh

masyarakat dan pemuda dalam penguatan wawasan berbangsa dan


bernegara.
20. Otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah,
perangkat daerah, kepegawaian dan persandian
a. Melakukan

reformasi

birokrasi

dalam

mencapai

tata

kelola

kepemerintahan yang baik.


b. Menyelenggarakan pemerintah daerah dengan memegang teguh 10
prinsip good govenrnance secara konsisten.
c. Melakukan pengawasan, pemantauan dan evaluasi berkesinambungan
terhadap hasil kinerja pembangunan daerah.
d. Meningkatkan

kualitas

pelaporan,

akuntabilitas

dan

transparansi

penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.


21. Ketahanan pangan
a. Mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras.
b. Menggalakkan promosi penganekaragaman sumber bahan pangan
pokok.
c. Menjaga pasokan bahan pangan khusus buah dan sayuran.
d. Melakukan pencerdasan kepada masyarakat mengenai sumber bahan
pangan alternatif pengganti daging.
22. Pemberdayaan masyarakat
a. Meningkatkan

peran

lembaga

kemasyarakatan

dalam

kegiatan

pembangunan.
23. Statistik
a. Melakukan peningkatan kualitas dan ketersediaan data dan informasi
statistik daerah.
b. Meningkatkan sarana dan prasarana bidang statistik.
24. Kearsipan
a. Melakukan

perawatan

dan

penyelamatan

terhadap

arsip

daerah

khususnya arsip-arsip bersejarah.


25. Komunikasi dan informatika
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

87

a. Meningkatkan

aksesibilitas

Mengembangkan
peningkatan

zona-zona

sarana

informasi
layanan

dan

prasarana

sama

dengan

masyarakat

melalui

internet

cuma-cuma

dan

teknologi

komunikasi

dan

informatika.
b. Meningkatkan

kerja

pihak

media

massa

dalam

memperluas informasi perkembangan pembangunan daerah.


26. Perpustakaan
a. Meningkatkan promosi kunjungan perpustakaan.
b. Memberikan insentif bagi profesi pustakawan.
27. Pertanian
a. Mengembangkan pola pertanian perkotaan.
b. Meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB.
28. Pariwisata
a. Mengembangkan

pariwisata

dan

budaya

yang

berorientasi

pada

konservasi dan kemajemukan budaya melalui penyelenggaraan event


wisata secara periodik.
b. Menggiatkan promosi wisata Kota Bekasi secara luas dengan mendorong
partisipasi masyarakat sebagai pemrakarsa dan pengelola event dan
promosi pariwisata.
c. Meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB.
29. Perdagangan
a. Melakukan pembinaan terhadap pedagang asongan dan pedagang kaki
lima.
b. Mengembangkan sentra-sentra perdagangan rakyat .
c. Mengembangkan pilot project pasar tradisional modern dan sentra
industri kreatif.
30. Industri
a. Meningkatkan penyerapan dan penerapan teknologi tepat guna oleh
industri kecil dan menengah.
b. Memberikan dukungan pendampingan bagi industri kecil yang baru
berkembang.
31. Ketransmigrasian
a. Melakukan promosi transmigrasi bagi penduduk Kota Bekasi.
7.2

Program Pembangunan Daerah


Prioritas pembangunan daerah Kota Bekasi tahun 2013-2018 terdiri dari
7 prioritas yang akan dilaksanakan setiap tahunnya melalui RKPD, adapun
ketujuh prioritas tersebut adalah:
1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola;
2. Pembangunan Prasarana dan Sarana;
3. Pendidikan;
4. Kesehatan;

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

88

5. Sosial;
6. Perekonomian;
7. Keamanan, Ketertiban dan Penanggulangan Bencana
Untuk
pembangunan

melaksanakan
daerah

Kota

ketujuh
Bekasi

prioritas

tersebut

dirumuskan

maka

secara

program

komprehensif

berdasarkan sasaran pembangunan daerah yang telah disusun untuk dicapai


selama kurun waktu lima tahun ke depan. Program pembangunan daerah
disusun berdasarkan janji kampanye Kepala Daerah yaitu Walikota dan Wakil
Walikota Bekasi periode 2013-2018. Tabel 7.1 memaparkan indikasi program
pembangunan daerah berdasarakan Misi dan Prioritas Daerah yang di
dukungnya. Sedangkan Tabel 7.2 memaparkan program pembangunan daerah
dengan disertai indikator keberhasilan dan kerangka pendanaan selama kurun
waktu lima tahun ke depan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

89

Tabel 7.1
Indikasi Program dan Keterkaitan dalam Misi dan Kebijakan Umum
Pembangunan Kota Bekasi Tahun 2013-2018
MISI
1
1. Menyelenggar
akan tata
kelola
kepemerintah
an yang baik

PRIORITAS
PEMBANGUNAN
DAERAH
2
1. Reformasi Birokrasi
dan Tata Kelola

KEBIJAKAN
UMUM

PROGRAM PRIORITAS

1. Reformasi
Birokrasi untuk
mewujudkan
tata kelola
kepemerintahan
yang baik.

1. Program peningkatan dan


Pengembangan
pengelolaan keuangan
daerah.
2. Program peningkatan
sistem pengawasan
internal dan pengendalian
pelaksanaan kebijakan
KDH
3. Program evaluasi kinerja
pemerintahan daerah
4. Program Penataan
Peraturan Perundangundangan
5. Program peningkatan
kapasitas sumberdaya
aparatur.
6. Program Pembinaan dan
Pengembangan Aparatur
7. Program peningkatan
pelayanan perijinan

2. Peningkatan
layanan
administrasi
kependudukan
melalui
pembangunan
sistem
kependudukan
berbasis IT
3. Pengembangan
prasarana dan
sarana
komunikasi
untuk
meningkatkan
aksesibilitas
masyarakat
terhadap
informasi.
4. Peningkatan
kualitas
perencanaan
pembangunan
dengan
menerapkan
prinsip SMART
(specific,
measurable,
attainable,
realistic, time
bound) dan
visioner yang

8. Program optimalisasi
pemanfaatan teknologi
informasi
9. Program Penataan
Administrasi
Kependudukan
10. Program Pengembangan
Komunikasi, Informasi
dan Media Massa

11. Program Pengembangan


data/informasi
12. Program Perecanaan
Prasarana Wilayah dan
Sumber Daya Alam.
13. Program perencanaan
pembangunan daerah.
14. Program pengembangan
wilayah strategis dan
cepat tumbuh

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

90

2.Membangun
prasarana dan
sarana yang
serasi dengan
dinamika dan
pertumbuhan
kota

2. Pembangunan
Prasarana dan
Sarana

3
didukung
pengendalian
dan evaluasi
yang optimal.
5. Peningkatan
peran serta
lembaga
kemasyarakatan
dalam
pembangunan
6. Pembangunan
dan
pemeliharaan
infrastruktur
jalan, jembatan
dan drainase

15. Program peningkatan


partisipasi masyarakat
dalam pembangunan

16. Program Pembangunan


Jalan dan Jembatan.
17. Program
rehabilitasi/pemeliharaan
Jalan dan Jembatan
18. Program Pembangunan
saluran drainase/goronggorong
19. Program pengendalian
banjir

7. Peningkatan
sanitasi
masyarakat
melalui
perluasan
cakupan
pelayanan air
bersih, air
limbah
8. Peningkatan pra
sarana dan
sarana
transportasi
terpadu melalui
pembangunan
jalur pejalan
kaki, jalur
khusus sepeda,
pengembangan
Commuter
Transit Parking
perencanaan
MRT dan
perencanaan
terminal induk
regiona
9. Peningkatan
kualitas
lingkungan
hidup melalui
pengelolaan
sampah, ruang
terbuka hijau,
pengendalian
pencemaran air,
dan
pengendalian
pencemaran
udara dengan
melibatkan
partisipasi
masyarakat

20. Program penyediaan dan


pengolahan air bersih
21. Program Pembangunan
Sistem Informasi dan Data
Base Jalan dan Jembatan.
22. Program kualitas air dan
pengendalian pencemaran
air
23. Program Peningkatan dan
Pengamanan Lalu Lintas.
24. Program Rehabilitasi dan
Pemeliharaan Prasarana
dan Fasilitas LLAJ.
25. Program peningkatan
pelayanan angkutan
26. Program Pembangunan
Sarana dan Prasarana
Perhubungan
27. Program Peningkatan
Kelaikan Pengoperasian
Kendaraan Bermotor
28. Program Pengembangan
Kinerja Pengelolaan
Persampahan.
29. Program Pengendalian
Pencemaran dan
Perusakan Lingkungan
Hidup.
30. Program Perlindungan dan
Konservasi Sumber Daya
Alam.
31. Program Peningkatan
Pengendalian Polusi.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

91

3
untuk
mencapai
perolehan
Adipura.
10. Pengendalian
kepadatan
perumahan dan
permukiman
melalui
pengembangan
hunian vertikal
11. Pengendalian
pemanfaatan
ruang sesuai
RTRW Kota
Bekasi 2011
2031

3.Meningkatkan
kehidupan
sosial
masyarakat
melalui
layanan
pendidikan,
kesehatan, dan
layanan sosial
lainnya

3.Pendidikan

12. Peningkatan
layanan
pendidikan
melalui wajib
belajar 12
tahun untuk
mendukung
peniingkatan
pencapaian
rata-rata lama
sekolah dan
tingkat
kelululusan

4
32. Program Pengelolaan
ruang terbuka hijau (RTH).
33. Program pengelolaan areal
pemakaman.
34. Program Pengembangan
Perumahan.
35. Program Pengembangan
Rumah Susun Huni dan
Rumah Susun Sewa bagi
Masyarakat
Berpenghasilan Rendah
36. Program Perencanaan Tata
Ruang.
37. Program Pemanfaatan
Ruang.
38. Program Pengendalian
Pemanfaatan Ruang
39. Program Wajib Belajar 12
tahun
40. Program Pendidikan Anak
Usia Dini
41. Program Peningkatan
Kualitas Pendidikan
Menengah
42. Program Pendidikan Non
Formal.
43. Program Peningkatan
Mutu Pendidik dan Tenaga
Kependidikan.
44. Program Manajemen
Pelayanan Pendidikan.

4.Kesehatan

13.Peningkatan
kualitas
layanan
kesehatan
melalui
pengembangan
SDM,
pembangunan
infrastruktur
dan
pengembangan
sistem layanan
kesehatan
untuk
meningkatkan
pencapaian
indeks
kesehatan

45. Program Upaya Kesehatan


Masyarakat.
46. Program Perbaikan Gizi
Masyarakat.
47. Program Pencegahan dan
Penanggulangan Penyakit
Menular.
48. Program Standarisasi
Pelayanan Kesehatan.
49. Program Pelayanan
Kesehatan Penduduk
Miskin.
50. Program pengadaan,
peningkatan dan
perbaikan sarana dan
prasarana
puskesmas/puskesmas
pembantu dan
jaringannya.
51. Program pengadaan,

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

92

peningkatan sarana dan


prasarana rumah
sakit/rumah sakit
jiwa/rumah sakit paruparu/rumah sakit mata.

5. Sosial

14. Peningkatan
kesejahteraan
keluarga
melalui
pengendalian
pertumbuhan
penduduk
15. Peningkatan
peran serta
perempuan
dalam
pembangunan,
perlindungan
perempuan dan
anak untuk
mendukung
pencapaian
kesetaraan
gender
16. Pengembangan
pariwisata dan
budaya yang
berorientasi
pada konservasi
dan
kemajemukan
budaya melalui
penyelenggaraa
n event wisata
kreatif secara
periodik dengan
mendorong
partisipasi
masyarakat
sebagai
pemrakarsa
dan pengelola
event
17. Peningkatan
aktualisasi
peran pemuda
dalam
pembangunan
melalui
pelibatan
organisasi
kepemudaan,
prestasi
olahraga,
wawasan
kebangsaan,
serta orientasi
wirausaha
berbasis
kreativitas
3

52. Program Pemberdayaan


Fakir Miskin dan
Penyandang Masalah
Kesejahteraan Sosial
Lainnya
53. Program Pelayanan dan
Rehabilitasi Kesejahteraan
Sosial.
54 Program Keluarga
Berencana.
55. Program Peningkatan
Kualitas Hidup dan
Perlindungan Anak dan
Perempuan.
56. Program Penguatan
Kelembagaan
Pengarusutamaan Gender
dan Anak

57. Program Pengembangan


Destinasi Pariwisata.
58. Program Pengelolaan
Kekayaan Budaya

59. Program Peningkatan


Peran Serta Kepemudaan.
60. Program Pembinaan dan
Pemasyarakatan Olahraga.
61. Program pengadaan,
peningkatan dan
perbaikan sarana dan
prasarana olahraga.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

93

4.Meningkatkan
perekonomian
melalui
pengembangan
usaha kecil
mikro, kecil,
dan
menengah,
peningkatan
investasi, dan
penciptaan
lapangan
pekerjaan

6. Perekonomian

18. Mendorong
tumbuh dan
berkembangnya
kegiatan usaha
masyarakat
untuk
meningkatkan
indeks daya beli
dan laju
pertumbuhan
ekonomi
19. Pengembangan
usaha
perdagangan
melalui
pembangunan
pasar
tradisional
modern dan
sentra industri
kreatif

20. Peningkatan
aksesibilitas
permodalan
dengan
membentuk
BLUD pengelola
dana bergulir
bagi UMKM
serta
pengembangan
dan reorientasi
sektor usaha
UMKM kearah
industri kreatif
21. Penguatan
kelembagaan
koperasi
dengan
meningkatkan
jumlah koperasi
aktif
22. Deregulasi
kebijakan
investasi dan
pembentukan
kelembagaan
pengelola
penanaman
modal dan
perijinan
terpadu untuk
mendorong
peningkatan
investasi
23. Membangun
iklim usaha
yang kondusif
dan
peningkatan
kualitas
Sumber Daya
Manusia untuk
menekan
tingkat
3

62. Program Perlindungan


Konsumen dan
pengamanan perdagangan.
63. Program Peningkatan
Kapasitas Ekspor Daerah

64. Program Penataan


Prasarana dan
Peningkatan Pelayanan
Pasar.
65. Program Pengembangan
Industri Kecil dan
Menengah.
66. Program Pengembangan
sentra-sentra perdagangan
67. Program Peningkatan
Kemampuan Teknologi
Industri
68. Program Pengembangan
Kewirausahaan dan
Keunggulan Kompetitif
Usaha Kecil Menengah

69. Program Peningkatan


Kualitas Kelembagaan
Koperasi

70. Program peningkatan


promosi dan kerjasama
investasi

71. Program Peningkatan


Kesempatan Kerja.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

4
94

5.Mewujudkan
kehidupan
masyarakat
yang aman,
tertib,
tenteram dan
damai

7. Keamanan,
Ketertiban dan
Penanggulangan
Bencana

pengangguran
dan membuka
lapangan kerja
baru
24.Peningkatan
ketentraman
dan ketertiban
melalui
pengembangan
wawasan
kebangsaan.
25. Peningkatan
mitigasi
bencana dan
penanganan
masalah
kesejahteraan
sosial melalui
peran serta
masyarakat dan
penguatan
kelembagaan

72. Program pemeliharaan


kantrantibmas dan
pencegahan tindak
kriminal.
73. Program pengembangan
wawasan kebangsaan.
74. Program Peningkatan
Keamanan dan
Kenyamanan Lingkungan.
75. Program pencegahan dini
dan penanggulangan
korban bencana alam

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

95

Tabel 7.2
Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi I
Misi I : Menyelenggarakan tata kelola kepemerintahan yang baik
Sasaran

Strategi

Arah
Kebijakan

Indikator Kinerja

1
Terwujudnya tata
kelola
pemerintahan
yang baik

- Indeks Kepuasan
Masyarakat

Capaian Kinerja
Kondisi
Kondisi
Awal
Akhir
5
7

65,26

Program Pembangunan
8
- Program peningkatan sistem
pengawasan internal dan
pengendalian pelaksanaan
kebijakan KDH
- Program Penataan Peraturan
Perundang-undangan

80
- Program peningkatan kapasitas
sumberdaya aparatur
- Program Pembinaan dan
Pengembangan Aparatur

- Opini BPK
terhadap
akuntabilitas
keuangan daerah

N/A*

WTP

- Program peningkatan dan


Pengembangan pengelolaan
keuangan daerah
- Program evaluasi kinerja
pemerintahan daerah

- Pencapaian IKK
dalam EKPPD

2,632

3,237

- Program peningkatan
partisipasi masyarakat dalam
pembangunan
- Program pengembangan
wilayah strategis dan cepat
tumbuh
-

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

96

Bidang Urusan
9
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian
Otonomi daerah, pemerintahan
umum, administrasi keuangan
daerah, perangkat daerah,
kepegawaian dan persandian

Perencanaan Pembangunan

SKPD
Penanggung
Jawab
10
Inspektorat

Sekretariat
Daerah

BKD

BKD

BPKAD

BAPPEDA

KAPERMAS

BAPPEDA/TA
TA KOTA

4
- kesesuaian
pelaksanaan
pembangunan
terhadap
dokumen rencana
pembangunan

- Ketersediaan
Data Base
Pembangunan

- kepemilikan KTP
- Bayi lahir
mendapatkan
Akte Kelahiran

100

N/A*

100

20 SBL

86,64

100

76,6

85

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

8
- Program peningkatan kapasitas
kelembagaan perencanaan
pembangunan daerah
- Program perencanaan
pembangunan daerah
- Program optimalisasi
pemanfaatan teknologi
informasi
- Program Pengembangan
Komunikasi, Informasi dan
Media Massa
- Program Pengembangan
data/informasi
- Program Penataan Administrasi
Kependudukan
- Program peningkatan
pelayanan perijinan

97

10

Perencanaan Pembangunan

BAPPEDA

Perencanaan Pembangunan

BAPPEDA

Statistik

TELEMATIKA

Statistik

SEKRETARIA
T DAERAH

Statistik

BAPPEDA

Kependudukan dan catatan


sipil

DISDUCAPIL

Kependudukan dan catatan


sipil

DISDUCAPIL

Tabel 7.3
Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi II
Misi II : Membangun prasarana dan sarana yang serasi dengan dinamika dan pertumbuhan kota.
Sasaran

Strategi

Arah
Kebijakan

Indikator Kinerja

1
Terwujudnya
ketersediaan
prasarana
dan
sarana kota yang
merata
bagi
seluruh warga

Capaian Kinerja
Kondisi
Kondisi
Awal
Akhir
5
6

Program Pembangunan
7
- Program Pembangunan Jalan
dan Jembatan

Bidang Urusan
8
Pekerjaan Umum

SKPD
Penanggung
Jawab
9

BIMARTA
- Panjang jalan
dalam kondisi
baik

- Panjang jalan
yang memiliki
trotoar
- Drainase dalam
kondisi baik/
pembuangan
aliran air tidak
tersumbat
- Ketersediaan
prasarana
sarana lalu
lintas
- Ketersediaan
Prasarana
sarana
perhubungan
- Penanganan
titik kemacetan
di Kota Bekasi

91.05

96.28

32,39

59,50

50

70,62

54

92

45

20

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

67

- Program
rehabilitasi/pemeliharaan Jalan
dan Jembatan
- Program Pembangunan Sistem
Informasi dan Data Base Jalan
dan Jembatan
- Program Pembangunan Jalan
dan Jembatan.

Pekerjaan Umum

- Program Pembangunan saluran


drainase/gorong-gorong

Pekerjaan Umum

- Program Rehabilitasi dan


Pemeliharaan Prasarana dan
Fasilitas LLAJ

Perhubungan

- Program Pembangunan
Prasarana dan Fasilitas
Perhubungan
- Program Pembangunan Sarana
dan Prasarana Perhubungan
- Program peningkatan pelayanan
angkutan
- Program manajemen lalu lintas

Perhubungan

74

BIMARTA

Pekerjaan Umum
BIMARTA
Pekerjaan Umum
BIMARTA

BIMARTA

DISHUB

DISHUB
Perhubungan
Perhubungan

DISHUB
DISHUB

Perhubungan
DISHUB

98

4
- Jumlah rumah
terbangun
- Kawasan kumuh
yang tertata
- Cakupan
pelayanan Air
minum
- Rumah layak
huni
- Penyimpangan
pemanfaatan
ruang
- Perolehan
Adipura
- Status mutu
udara ambien
- Penegakan
hukum
lingkungan
- Persentase
penanganan
sampah
- Luasan Ruang
Terbuka Hijau
- Berkurangnya
luasan genangan
banjir
- Rasio kapasitas
TPU terhadap
Jml penduduk
- Status mutu air

637.759

745.897

8%

48%

29.9

38,2

98,78

100

0,15

0,15

N/A

Adipura

230

172,5

100

100

48,44

69

10,96

11,64

4.99

0,28

0,35

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

7
- Program Pengembangan
Perumahan

8
Perumahan Rakyat

- Program Perencanaan Tata


Ruang
- Program Pemanfaatan Ruang
- Program pengembangan kinerja
pengelolaan air minum dan air
limbah
- Program Lingkungan Sehat
Perumahan
- Program Pengendalian
Pemanfaatan Ruang

Penataan Ruang

- Program Pengendalian
Pencemaran dan Perusakan
Lingkungan Hidup
- Program Peningkatan
Pengendalian Polusi
- Program Perlindungan dan
Konservasi Sumber Daya Alam

Lingkungan Hidup

- Program Pengembangan Kinerja


Pengelolaan Persampahan
- Program Pengelolaan ruang
terbuka hijau (RTH)

Lingkungan Hidup

- Program pengendalian banjir

Lingkungan Hidup

- Program pengelolaan areal


pemakaman

Pekerjaan Umum

- Program penyediaan dan


pengolahan air baku

Lingkungan Hidup

99

Penataan Ruang
Lingkungan Hidup

9
TATA
KOTA/DISBA
NGKAR
TATA KOTA
TATA KOTA
BPLH

Lingkungan Hidup
Penataan Ruang

BPLH
TATA KOTA
BPLH

Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup

BPLH
BPLH
DINSIH

Lingkungan Hidup

TATA
KOTA/DPPJ
U
BIMARTA

DPPJU
BPLH

Tabel 7.4
Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi III
Misi III : Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan kesehatan dan layanan sosial lainnya.
Sasaran

Strategi

Arah
Kebijakan

1
Terwujudnya
kehidupan warga
yang
dinamis,
inovatif,
kreatif
dan berperan aktif
dalam
pembangunan

Indikator Kinerja
4
- Sarana
penyelenggaraan
seni dan budaya
yg representatif
- Situs/cagar
budaya yang
dilestarikan
- Penyelenggaraan
Festival seni dan
budaya
- Pemuda pelopor
tingkat nasional
- Cabang
Olahraga
Berprestasi
- PKK Aktif

Capaian Kinerja
Kondisi
Kondisi
Awal
Akhir
5
6
0

1 GI

10

17

11

5TK, 2TP
,0TN

5TK, 2TP
,1TN

100

Program Pembangunan
7
- Program Pengelolaan Kekayaan
Budaya

100

- Posyandu Aktif

80

100

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

PORBUDPAR
Kebudayaan

- Program Pengembangan
Destinasi Pariwisata

Kebudayaan

- Program Peningkatan Peran


Serta Kepemudaan
- Program Pembinaan dan
Pemasyarakatan Olahraga

Kepemudaan dan Olahraga

- Program Peningkatan Sarana


dan Prasarana Olahraga

Kepemudaan dan Olahraga

- Program Peningkatan Kualitas


Hidup dan Perlindungan Anak
dan Perempuan

- Program Keluarga Berencana

16,55

8
Kebudayaan;

PORBUDPAR
PORBUDPAR
PORBUDPAR

Kepemudaan dan Olahraga


PORBUDPAR
PORBUDPAR

100

- Kota Layak
Anak (5
cluster/bid )

- Partisipasi
perempuan di
lembaga
pemerintahan

SKPD
Penanggung
Jawab
9

Bidang Urusan

30

- Program Perbaikan Gizi


Masyarakat
- Program Penguatan
Kelembagaan Pengarusutamaan
Gender dan Anak

100

Pemberdayaan perempuan dan


perlindungan anak

Keluarga
berencana
keluarga sejahtera
Kesehatan

dan

Pemberdayaan perempuan dan


perlindungan anak

BP3AKB/
KAPERMAS
Badan
Pemberdayaa
n
Perempuan,P
erlindungan
Anak dan KB
BP3AKB/
KAPERMAS
BP3AKB
BP3AKB

4
- Swadaya
Masyarakat
terhadap
Program
pemberdayaan
masyarakat
- LPM Aktif

- Penanganan
Penyandang
Masalah
Kesejahteraan
Sosial (PMKS).
Mewujudkan
pemenuhan
kehidupan dasar
penndidikan dan
kesehatan

- Angka Rata-rata
lama sekolah
- Penduduk yang
berusia >15 Thn
melek huruf
(tidak buta
aksara)
- APM
SD/sederajat
- Pendidikan
anak usia dini
(PAUD)

30

50

100

100

8
Permberdayaan Masyarakat

KAPERMAS

Permberdayaan Masyarakat

77

10,70 Thn

95

100

100

100

42

50

91,40

- Angka Partisipasi
Murni (APM)

73,75

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

- Program Pemberdayaan Fakir


Miskin dan Penyandang
Masalah Kesejahteraan Sosial
Lainnya
- Program Pelayanan dan
Rehabilitasi Kesejahteraan
Sosial
- Program Wajib Belajar 12 tahun

Sosial
DINSOS
Sosial
DINSOS
Pendidikan

11 Thn

98

- Angka
Partisipasi
Murni (APM)
SMP/MTs/Paket
B

KAPERMAS

DISDIK
- Program Pendidikan Non Formal
- Program Peningkatan Mutu
Pendidik dan Tenaga
Kependidikan

Pendidikan

- Program Wajib Belajar 12 tahun

Pendidikan

- Program Pendidikan Anak Usia


Dini

Pendidikan

- Program Wajib Belajar 12 tahun

Pendidikan

DISDIK

DISDIK

93,68

75,28

DISDIK

DISDIK

- Program Wajib Belajar 12 tahun


- Program Peningkatan Kualitas

101

Pendidikan

DISDIK

4
Murni (APM)
SMA/SMK/MA/Pak
et C
Kepemilikan Kartu
Jaminan kesehatan
bagi masyarakat
miskin
Angka kematian
bayi

100

0,55

100

0,15

Indeks Kepuasan
Masyarakat

65,26

80

Angka harapan
hidup.

69.70

70.18

59,5

44

0,28

0,15

Angka kematian
ibu melahirkan
Prevalensi balita
gizi buruk
Indeks
Pembangunan
Manusia

76.72

77.72

Indek Pendidikan

90.34

91.10

Indek Kesehatan

74.40

75.30

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

7
Pendidikan Menengah

- Program Pelayanan Kesehatan


Penduduk Miskin

Kesehatan

- Program pengadaan,
peningkatan dan perbaikan
sarana dan prasarana
puskesmas/puskesmas
pembantu dan jaringannya

Kesehatan

DINKES

DINKES

- Program Standarisasi Pelayanan


Kesehatan
- Program pengadaan,
peningkatan sarana dan
prasarana rs, rs jiwa, rs paru, rs
mata
- Program Pencegahan dan
Penanggulangan Penyakit
Menular
Kesehatan
- Program Perbaikan Gizi
Masyarakat
- Program Manajemen Pelayanan
Pendidikan
- Program Wajib Belajar 12 tahun
- Program Wajib Belajar 12 tahun
- Program Upaya Kesehatan
Masyarakat

102

Kesehatan

DINKES
DINKES

Pendidikan
DISDIK

Pendidikan
Kesehatan

DISDIK
DINKES

Tabel 7.5
Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi IV
Misi IV : Meningkatkan perekonomian melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, peningkatan investasi,
serta penciptaan iklim usaha yang kondusif.
Sasaran

Strategi

Arah
Kebijakan

Indikator Kinerja

1
Terpenuhinya
kebutuhan
lapangan
kerja
dan kesempatan
berusaha

4
- laju
pertumbuhan
ekonomi Kota
Bekasi

- Laju inflasi
- PDRB perkapita

- Indeks Gini
- Penyediaan
Lapangan Kerja
- Angka
Pengangguran
Terbuka
- Tingkat
kemiskinan
- Indeks Daya Beli
- Cakupan bina
kelompok
pedagang/usaha
informal
- Laju
peningkatan
investasi
- Pertumbuhan
Nilai Ekspor
Bersih

Capaian Kinerja
Kondisi
Kondisi
Awal
Akhir
5
6

7.08

Program Pembangunan

Bidang Urusan

7
- Program Pengembangan
Industri Kecil dan Menengah

8
Penanaman Modal

- Program Pengembangan sentrasentra industri potensial


- Program Perlindungan
Konsumen dan pengamanan
perdagangan

Industri

PERINDAGK
OP

6,9 -7,29%

N/A

<6%

22.354.66
5

31.587.646

N/A

G <0.3

N/A
N/A

9,2%

Perdagangan

Ketenagakerjaan
- Program Peningkatan
Kesempatan Kerja

PERINDAGK
OP
PERINDAGK
OP

Penanaman Modal
Ketenagakerjaan

10.000

SKPD
Penanggung
Jawab
9

DISNAKER
DISNAKER

Ketenagakerjaan
DISNAKER
Sosial

N/A
65,76

5.37
66,75

10

30

N/A

10

US $
546.478.6
50,91

>50 %

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

DINSOS
- Program Peningkatan Kapasitas
Teknologi Sistem Produksi

Penanaman Modal
Perdagangan
PERINDAGK
OP

- Program peningkatan promosi


dan kerjasama investasi

Penanaman Modal

- Program Peningkatan dan


Pengembangan Ekspor

Penanaman Modal

103

SEKRETARIA
T DAERAH
DISPERA

4
- Koperasi aktif

5
53

6
68

- Jml UMKM
Produktif

1134

1725

- Pasar Tradional
Modern dan
Sentra Industri
Kreatif

N/A

1 PTM

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

7
- Program Peningkatan Kualitas
Kelembagaan Koperasi
- Program Pengembangan
Kewirausahaan dan
Keunggulan Kompetitif Usaha
Kecil Menengah
- Program peningkatan
pelayanan pasar

104

8
Koperasi dan UMKM

9
PERINDAGK
OP

Koperasi dan UMKM


PERINDAGK
OP
Industri; Perdagangan
PERINDAGK
OP

Tabel 7.6
Sasaran, Strategi, dan Program Pembangunan Misi V
Misi V : Mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, tenteram dan damai.
Sasaran

Strategi

Arah
Kebijakan

Indikator Kinerja

1
Terwujudnya
kedisiplinan,
ketertiban sosial,
keteladanan dan
kehidupan
beragama
yang
kondusif
dan
terpelihara.

Kasus perselisihan
sara dan kelompok
masyarakat

Menurunnya Jml
angka kriminalitas
Penanganan
bencana alam
Menurunnya jml
kasus
penyalahgunaan
narkoba

Capaian Kinerja
Kondisi
Kondisi
Awal
Akhir
5
6

10,32

7
- Program pengembangan
wawasan kebangsaan

Bidang Urusan
8
Kesatuan bangsa dan politik
dalam negeri

5
100

10,89

10

SKPD
Penanggung
Jawab
9

KESBANGPO
L

N/A

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

Program Pembangunan

- Program pemeliharaan
kantrantibmas dan
pencegahan tindak kriminal
- Program pencegahan dini dan
penanggulangan korban
bencana alam
- Program Peningkatan
Keamanan dan Kenyamanan
Lingkungan

105

Kesatuan bangsa dan politik


dalam negeri
Kesatuan bangsa dan politik
dalam negeri
Kesatuan bangsa dan politik
dalam negeri

SATPOL PP
ESBANGPOL
/DINSOS
BNK

Tabel 7.7
Indikasi Program Pembangunan Prioritas dan Kerangka Pendanaan
Tahun 2013-2018

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

106

VIII
Indikasi Program Pembangunan dan Kebutuhan
Pendanaan

Penetapan indikasi program prioritas merupakan langkah teknokratis dalam


menerjemahkan berbagai analisis dan metodologi perumusan yang telah dilakukan
pada bagian sebelumnya. Dalam bagian ini diuraikan hubungan program prioritas
dengan SKPD terkait.

Pada bagian ini pula, akan disajikan pencapaian target

indikator kinerja pada akhir periode perencanaan yang dibandingkan dengan


pencapaian indikator kinerja pada awal periode perencanaan serta kebuthan
pendanaan program prioritas. Indikasi program prioritas RPJMD Kota Bekasi periode
2013-2018 disajikan pada Tabel 8.1.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

122

Tabel 8.1
Indikasi Program
Pembangunan dan Kerangka

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

123

IX
Penetapan Indikator Kinerja Daerah

Indikator kinerja adalah uraian ringkas yang menggambarkan tentang suatu


kinerja

yang

akan

diukur

dalam

pelaksanaan

suatu

kebijakan

terhadap

tujuannya.Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberi gambaran


tentang ukuran keberhasilan pencapaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota
Bekasi periode 2013-2018

dari sisi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan

daerah, khususnya dalam memenuhi kinerja pada aspek kesejahteraan, layanan, dan
daya saing. Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program
pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri
setiap tahun sehingga kondisi kinerja yang diinginkan pada akhir periode RPJMD
Kota Bekasi periode 2013-2018 dapat dicapai.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

169

Tabel 9.1
Indikator Kinerja Pembangunan Kota Bekasi
Tahun 2013-2018
NO

INDIKATOR

SATUAN

RUMUS CAPAIAN

1
MISI I

: Menyelenggarakan Tata Kelola Kepemerintahan Yang Baik

SASARAN I

: Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik


100

2014

2015

2016

2017

2018

10

65.26

72

74

76

78

80

Indeks Kepuasan Masyarakat

Opini BPK terhadap akuntabilitas


keuangan daerah

Opini

Status opini

WDP

WDP

WTP

WTP

WTP

WTP

Pencapaian IKK dalam EKPPD

Skor

Nilai EKPPD

2,632

2,876

2,962

3,051

3,142

3,237

kesesuaian pelaksanaan
pembangunan terhadap dokumen
rencana pembangunan

x 100

100

100

100

100

100

100

Ketersediaan Data Base Pembangunan

Jml database : Tersedia (S), Terbaharui (B) dan


Lengkap (L)

NA*

20 S

20 SB

20 SBL

20 SBL

20 SBL

kepemilikan KTP

86,64

100

100

100

100

100

Bayi lahir mendapatkan Akte


Kelahiran

76,6

100

100

100

100

100

91.05

92.09

93.14

94.23

95.23

96.28

32,39

38

44

49

55

59.50

MISI II
SASARAN I

KONDISI
AWAL
2012
5

Jenis
Database

Jml program dlm APBD yang sesuai dengan RKPD


pada Thn berkenaan
Jml Program dalam RKPD

x 100

x 100

: Membangun prasarana dan sarana yang serasi dengan dinamika dan pertumbuhan kota.
: Terwujudnya Ketersediaan Prasarana dan Sarana Kota Yang Merata Bagi Seluruh Warga

Panjang jalan dalam kondisi baik

Panjang jalan yang memiliki trotoar

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

100

170

x 100

1
3

2
Drainase dalam kondisi baik/
pembuangan aliran air tidak
tersumbat

10

Drainase dalam kondisi baik


x 100
Jml drainase

50

54.24

58.25

62.37

66.43

70.62

54

67

73

79

86

92

45

49

54

58

63

67

20

42

51

59

67

74

637.759

673.805

691.828

709.851

727.874

745.897

8%

16%

24%

32%

40%

48%

29.9

32,7

34

35,4

36,8

38,2

98,78

99,70

100

100

100

100

0,15

0,15

0,15

0,15

0,15

0,15

Ketersediaan prasarana sarana lalu


lintas

Ketersediaan Prasarana sarana


perhubungan

Penanganan titik kemacetan di Kota


Bekasi

Jumlah rumah terbangun

Kawasan kumuh yang tertata

Cakupan pelayanan Air minum

10

Rumah layak huni

11

Penyimpangan pemanfaatan ruang

12

Perolehan Adipura

13

Status mutu udara ambien

14

Penegakan hukum lingkungan

15

Persentase penanganan sampah

16

Luasan Ruang Terbuka Hijau

Unit

x 100

x 100
x 100

Jml rumah
Jml kawasan kumuh yang tertata
x 100
Jml kawasan kumuh

100

100
100

Adipura

Piala Adipura

Sertifikat

Sertif
adipura

Sertif
adipura

Adipura

Adipura

Adipura

Ug/m

Baku mutu udara (Parameter debu)

230

218,5

207

195,5

184

172,5

100

100

100

100

100

100

48,44

58

60

63

66

69

10,96

11,09

11,22

11,35

11,48

11,64

100

100

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

100

171

10

17

Berkurangnya luasan genangan banjir

Jml genangan

13.31

4.99

4.99

4.99

33.27

87,05

89

91

93

95

100

0,28

0,30

0,31

0,33

0,34

0,35

NA

100

100

100

100

100

3,8

3,6

3,4

3,2

18

19

Pelayanan kebutuhan Penerangan


Jalan Umum (PJU)
Rasio kapasitas TPU terhadap Jml
penduduk

20

Tingkat waktu tanggap (response time


rate) daerah layanan Wilayah
Manajemen Kebakaran (WMK)

21

Status mutu air

100

m/jiwa

Kelas

100

Status mutu air

MIS III

: Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan kesehatan dan layanan sosial lainnya

SASARAN III

: Terwujudnya Kehidupan Warga Yang Dinamis, Inovatif, Kreatif dan Berperan Aktif Dalam Pembangunan

Sarana penyelenggaraan seni dan


budaya yg representativ

Jml

Gedung Outdoor (GO) dan Gedung Indoor (GI)

1 GO

1 GI

Penyelenggaraan Festival seni dan


budaya

Even

Jml even

10

11

Situs/cagar budaya yang dilestarikan

Jml

Situs dan Cagar Budaya

10

10

10

12

14

17

Jml pemuda pelopor tingkat kota (TK), Provinsi (TP),


Nasional (TN)

5TK, 2TP
,0TN

5TK, 2TP
,1TN

5TK, 2TP
,1TN

5TK, 2TP
,1TN

5TK, 2TP
,1TN

5TK, 2TP
,1TN

Jml cabang olahraga

100

100

100

100

100

100

80

85

90

95

95

100

16,55

18

20

23

26

30

30

35

40

45

50

50

Pemuda pelopor tingkat nasional

pemuda

Cabang Olahraga Berprestasi


PKK Aktif

cabang
%

Posyandu Aktif

Partisipasi perempuan di lembaga


pemerintahan

Swadaya Masyarakat terhadap


Program pemberdayaan masyarakat

100

100
100

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

X 100

172

1
10

2
Kota Layak Anak (5 cluster/bid )

11

Panti Rehabilitasi PMKS

12

LPM Aktif

10

%
(5
Cluster )

Jumlah anak yang terpenuhi haknya


100
Jml Anak

35

65

80

100

100

Panti
PMKS

Jumlah Panti Milik Pemda

100

100

100

100

100

100

100

MIS III

: Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan kesehatan dan layanan sosial lainnya

SASARAN IV

: Mewujudkan Pemenuhan Kehidupan Dasar Pendidikan dan Kesehatan

1
2

3
4

Angka Rata-rata lama sekolah

Penduduk yang berusia >15 Thn melek


huruf (tidak buta aksara)
APM SD/sederajat
Pendidikan anak usia dini (PAUD)

x 100


/
/

100

Angka Partisipasi Murni (APM)


SMA/SMK/MA/Paket C

Kepemilikan Kartu Jaminan kesehatan


bagi masyarakat miskin

Angka harapan hidup

Thn

Angka kematian bayi

Per 1000

10,70 Thn

Angka Partisipasi Murni (APM)


SMP/MTs/Paket B

Thn

100

/
/

100

100

100

Angka Harapan Hidup



Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

173

10,83 Thn 10,89 Thn 10,92 Thn 10,96 Thn

11 Thn

99,99

99,99

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

37,37

42

44

46

48

50

90,39

91,40

92

92,64

93,18

93,68

71

71,94

72,89

73,63

74,8

75,28

100

100

100

100

100

100

69,70

69,80

69,89

69,99

70,10

70,18

0,55

0,40

0,35

0,30

0,25

0,15

Commented [AD1]: 5. cluster indikator Kota Layak anak 1.Hak


sipil dan Kebebasan 2. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan
Alternatif 3. Hak dasar dan Kesejahteraan 4. Pendidikan,
Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya 5.
Perlindungan Khusus

1
10

2
Angka kematian ibu melahirkan

3
Per
100.000

4

.

Jml balita gizi buruk


Jml balita

10

59,5

50

49

47

46

44

0,28

0,25

0,23

0,20

0,17

0,15

11

Prevalensi balita gizi buruk

12

Indeks Pembangunan Manusia

indeks

IPM

76.72

76.84

77.16

77.38

77.58

77.72

13

Indek Pendidikan

indeks

Indeks Pendidikan

90,34

90,49

90,64

90,79

90,94

91,10

14

Indek Kesehatan

indeks

Indeks Kesehatan

74,40

74,58

74,76

74,94

75,12

75,30

MISI IV
SASARAN V

1
2
3

100

: Meningkatkan perekonomian melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, peningkatan investasi, serta penciptaan iklim usaha yang kondusif.
: Terpenuhinya kebutuhan lapangan kerja dan kesempatan berusaha

laju pertumbuhan ekonomi Kota


Bekasi

Laju inflasi

100

Inflasi

PDRB perkapita

Rp

7.08

6.9 7.29

6.9 7.29

6.9 7.29

6.9 7.29

6.9 7.29

3,45

<6

<6

<6

<6

<6

22.354.665 22.354.665

24.372.801

0,3 G
0,5

0,3 G
0,5

65,76

65,81

65,95

66,10

66,35

66,75

100

10

12

15

20

25

30

100

25

10

10

10

10

10

26.573.130

28.972.101

31.587.646

G = 1 Pi (Qi + Qi1 )
i =1

dimana:
Pi : persentase rumahtangga atau penduduk pada
kelas ke-i
Qi : persentase kumulatif total pendapatan atau
pengeluaran sampai kelas ke-i
Nilai gini ratio berkisar antara 0 dan 1, jika:
G < 0,3 = ketimpangan rendah
0,3 G 0,5
=
ketimpangan sedang
G > 0,5 = ketimpangan tinggi

Indeks Gini

Indeks Daya Beli

Cakupan bina kelompok


pedagang/usaha informal

Laju peningkatan investasi

Indeks

IDB
/
/

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

174

0,3 G
0,3 G 0,5
0,5

G < 0,3

Pertumbuhan Nilai Ekspor Bersih

Koperasi aktif

3
%

Nilai Ekspor Bersih Thn n nilai ekspor bersih Thn (n 1)


Nilai ekspor bersih Thn n

100

100

US $
546.478.65 >50 %
0,91

10

>50 %

>50 %

>50 %

>50 %

53

63

63

65

66

68

1500

1625

1725

1 PTM

10

Jml UMKM Produktif

unit

Jml UMKM

1134

1445

1445

11

Pasar Tradional Modern dan Sentra


Industri Kreatif

Unit

Jml pasar tradisional modern (PTM) dan Jml sentra


Industri Kreatif (SIK)

1 SIK

12

Angka pengangguran terbuka

10,3

10.1

9,8

9.5

9.2

5.87

5.72

5,62

5.52

5.37

10.000

10.000

10.000

10.000

10.000

85

80

90

100

100

100

77

80

82

85

86

95

10,89

10

10

10

10

10

13
14

Tingkat kemiskinan
Penyediaan lapangan kerja

MISI V

%
Lowonga
n

100

12

100

6.12*

Jumlah Lowongan kerja baru

4.628

: Mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, tenteram dan damai.

SASARAN VII : Mewujudkan kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan kehidupan beragama yang kondusif dan terpelihara

Kasus perselisihan sara dan


kelompok masyarakat

Kasus

Jml Kasus

2
3

Menurunnya Jml angka kriminalitas


Penanganan bencana alam

%
%

Penanganan Penyandang Masalah


Kesejahteraan Sosial (PMKS)

Menurunnya jml kasus


penyalahgunaan narkoba

100
10,32

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

100
100

175

100

Commented [AD2]: TAHUN 2012


Commented [AD3]:
Commented [AD4]: ml pecari kerja yg ditempatkan ( 4.628 ) /
pencari kerja yag mendaftar ( 32.885 ) x 100

Bab X
Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan

10.1 Kaidah Pelaksanaan


Dokumen RPJMD Kota Bekasi periode 2013 -2018 ini merupakan
penjabaran dari visi, misi dan program prioritas Walikota Wakil Walikota
terpilih,

sebagaimana

menjelang Pemilukada

dipresentasikan di depan
secara langsung.

DPRD Kota Bekasi

Penyusunan RPJMD Kota Bekasi

periode 2013-2018 telah memperhatikan dasar hukum seperti diatur dalam


peraturan perundangan, antara lain yaitu Undang-undang No. 25 tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang No.
32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Penyusunan

program dan

indikator kinerja dalam RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 mengacu pula
program-program

yang tercantum dalam dokumen perencanaan yang lebih

tinggi yaitu RPJMDN 2010-2014 dan RPJPD Kota Bekasi 2005-2025 serta
Perda No. 13 TAHUN 2011 tentang RTRW Kota Bekasi.
RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 menjadi pedoman bagi SKPD untuk
menyusun Rencana Strategis (Renstra) SKPD dengan tata waktu yang sama
yaitu 2013-2018. Disamping itu RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 akan
menjadi acuan dalam penyusunan RKPD setiap tahun anggaran.
Penyusunan RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 dilaksanakan melalui
beberapa tahap konsultansi publik, yaitu melalui forum Musrenbang RPJMD,
dengan harapan program-progam yang ada di dalam RPJMD Kota Bekasi
periode 2013-2018 sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Kemudian
dilanjutkan dengan proses legislasi dan pembahasan pada DPRD Kota Bekasi.
RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 juga menjadi dasar bagi Walikota
dan Wakil Walikota dalam menyusun LKPJ dan LKPJ-AMJ di akhir periode
masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota dan dasar bagi DPRD dan anggota
masyarakat untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan daerah.
RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 merupakan suatu dokumen yang
disusun dan ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, namun diharapkan dapat
menjadi acuan bagi segenap stakeholder pembangunan di Kota Bekasi dalam
melaksanakan pembangunan daerah tahun 2013-2018.
Mengingat dokumen RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 memiliki tata
waktu selama 5 tahun, ditengah waktu pelaksanaannya dapat dilakukan
evaluasi paruh waktu (mid term evaluation) untuk mengetahui sejauhmana
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

176

capaian kinerja pembangunan, untuk selanjutnya dapat mengambil langkahlangkah strategis.


10.2 Pedoman Transisi
Sesuai dengan ketentuan pasal 15 ayat (2) Peraturan Pemerintah No. 8
tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan
Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, RPJMD ditetapkan
paling lambat 6 (enam) bulan setelah pasangan Walikota dan Wakil Walikota
terpilih dilantik. Dengan demikian, penyusunan RKPD dan anggaran tahun
2019 belum memiliki dasar, untuk menjaga kesinambungan pembangunan,
maka RPJMD Kota Bekasi periode 2013-2018 dapat diberlakukan sebagai
pedoman sementara dalam penyusunan RKPD tahun 2019.

WALIKOTA BEKASI

RAHMAT EFFENDI

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018

177

Tabel. 7.7
Indikasi Program Pembangunan Prioritas dan Kerangka Pendanaan
Tahun 2013 - 2018
MISI I
TUJUAN

No.
1
1

Bidang Urusan dan


Program-Kegiatan

Menyelenggarakan tata kelola kepemerintahan yang baik


Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Indikator Kinerja Program
(outcome) dan Kegiatan
(output)

3
2
Program Peningkatan - Terciptanya Tata Kelola Aset
dan Pengembangan
dan Keuangan Daerah Yang
Pengelolaan Keuangan
Akurat dan Kredibel
Daerah

target

'%

Rp

2015
target

83.20

Rp

9,945,000,000.00

2016
target

87.44

11,934,000,000.00

2017
Rp

10

91.68

target

11

14,320,800,000.00

12

92

Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD

2018
Rp

13

target

Rp

target

Rp

14

15

16

17

17,184,960,000

91.83

20,621,952,000.00

91.83

SKPD
Penanggungjawab

18

74,006,712,000.00

Badan Pengelolaan
Keuangan dan Aset
Daerah

65,000,000,000.00

Dinas Pendapatan
Daerah

674,763,073,321.00

744,298,189,815.00

- Peningkatan Penerimaan
Retribusi Daerah

Rp

45,977,967,400.00

50,775,136,934.30

5,621,592,492.99

62,388,528,471.20

69,393,311,705

77,344,489,823.20

77,344,489,823.20

Dinas Pendapatan
Daerah

- Peningkatan Penerimaan Hasil


Kekayaan Daerah Yang
Dipisahkan

Rp.

9,479,323,600.00

10,381,356,194.30

11,419,665,043.10

12,619,263,812.10

14,010,474,501

15,630,193,051.00

15,630,193,051.00

Dinas Pendapatan
Daerah

- Peningkatan Penerimaan LainLain Pendapatan Asli Daerah


Yang Syah

Rp

141,054,683,800.00

143,537,115,763.00

149,382,308,643.00

155,698,558,769.00

162,528,751,536

168,920,880,210.00

168,920,880,210.00

Dinas Pendapatan
Daerah

Rp

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

117,234,308,293

117,234,308,293.00

117,234,308,293.00

Dinas Pendapatan
Daerah

sistem

3.00

13,000,000,000.00

874,246,861,834.00

4.00

13,000,000,000.00

4.00

1,028,431,662,980.00

13,000,000,000.00

4.00

1,211,590,472,730

13,000,000,000

1,429,421,439,020.00

13,000,000,000.00

1,429,421,439,020.00

5.00

Dinas Pendapatan
Daerah

5.00

- Tindak Lanjut Temuan Hasil


Pengawasan Tahun Berjalan

- Tindak lanjut Temuan Hasil


Pengawasan Tahun
Sebelumnya

6,820,000,000.00

80

6,883,800,000.00

80

'%

20

'%

100

100

600,000,000.00

100

675,000,000.00

100.00

750,000,000.00

100

825,000,000

100

900,000,000.00

100

3,750,000,000.00

Sekretariat Daerah
Bagian BIna
Pemerintahan

11,200,000,000.00

100

12,000,000,000.00

100.00

13,000,000,000.00

100

14,400,000,000

100

16,500,000,000.00

100

67,100,000,000.00

Sekretariat DPRD

20

80.00

7,295,200,000.00

20.00

80

7,359,000,000

20

80

8,167,500,000.00

20

80

36,525,500,000.00

Inspektorat

'%

Inspektorat

20

Program evaluasi
kinerja pemerintahan
daerah

- Terevaluasinya Kinerja
Pemerintah Daerah

Program Penataan
Peraturan PerundangUndangan

- Terfasilitasi Pembahasan
Rekomendasi, Persetujuan dan
Kesepakatan yang dihasilkan
oleh DPRD dan Pemerintah
Daerah

'%

100

100

- Terfasilitasi pembahasan
Raperda Inisiatif DPRD

'%

100

100

100

100.00

100

100

100

Sekretariat DPRD

'%

100

100

100

100.00

100

100

100

Sekretariat DPRD

Perda/Pe
rkada/Ke
pwal

1038

1050

- Terfasilitasinya Proses
Pelaksanaan Rapat Paripurna
- Tersedianya Peraturan
Perundang-undangan dan
produk hukum Daerah

106

2014

Rp.

- Pengelolaan Pendapatan
Berbasis Sistem Informasi
Teknologi
Program Peningkatan
Sistem Pengawasan
Internal dan
Pengendalian
Pelaksanaan
Kebijakan Kepala
Daerah

Kondisi kinerja
pada awal RPJMD

- Peningkatan Penerimaan Pajak


Daerah

- Peningkatan Penerimaan Dana


Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


Satuan

2,000,000,000.00

1062

2,225,000,000.00

1,075.00

2,550,000,000.00

1,083

2,775,000,000

1095

3,050,000,000.00

5365

12,600,000,000.00

Sekretariat Daerah
Bagian Hukum

1
5

3
2
Program peningkatan - Jumlah aparatur kerja sama
kapasitas sumber daya
daerah yang mendapatkan
aparatur
peningkatan kapasitas

4
Orang

- Jumlah aparatur investasi yang


mendapatkan peningkatan
Orang
kapasitas
6

Program Pembinaan
dan Pengembangan
Aparatur

40

- Terfasilitasinya sarana dan


prasarana DPRD

'%

70

75

Persent
ase

100

100

7
1,400,000,000.00

8
50

7,703,880,000.00

80

38,442,500,000.00

100

13929

17700

17219

izin

55000

60000

300

300

300

Orang

65

65

65

Laporan

- Manajemen Pelayanan
Perizinan Terpadu di Kota
Bekasi Berstandarkan ISO
9001:2008

Paket

- Peningkatan Etos Kerja


Sumber Daya Aparatur
Perizinan

Orang

- Peningkatan efektifitas
Pelaksanaan sistem
Pengendalian Pelayanan
Perizinan

- Jumlah Media Hot Spot di


Wilayah Kota Bekasi
- Jumlah paket yang terlayani
SPSE Kota Bekasi
- Jumlah Sistem Informasi
Manajemen di Lingkungan
Pemerintah Kota Bekasi
- Website Pemerintah Kota
Bekasi
- Optimalnya Jaringan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Jumlah Pengguna Layanan
Sarana TIK

1,500,000,000.00

1,835,000,000.00

65000

10
50.00

11
1,600,000,000.00

40.00

8,530,800,000.00

80

orang

- Peningkatan Sumber Daya


Aparatur Perizinan berbasiskan
IT

40

Dokume
n

- Pengembangan Sinergitas
dengan SKPD Teknis Sesuai
SOP

107

75

- peningkatan Pemahaman
Masyarakat tentang SOP BPPT

Program Optimalisasi
Pemanfaatan
Teknologi Informasi

50

70

- Tersedianya Dokumen Pola


Karir

50

'%

- Terwujudnya Pembinaan dan


Pengembangan Aparatur

Program peningkatan
pelayanan perijinan

- Penyediaan sarana dan


Prasarana Aparatur Sekretariat
DPRD

- Terselesaikannya Kasus-kasus
Indisipliner Pegawai di
Lingkungan Pemerintahan
Bekasi

85.00

2,000,000,000.00

100.00

50

8,942,680,000.00

90

30,754,461,000.00

100

17,202

1.00

2,100,000,000.00

75,000

1,800,000,000.00

40

10,516,694,800

85

2,250,000,000

100

250

17
8,000,000,000.00

9,008,364,280.00

85

44,702,419,080.00

85

33,750,470,000.00

100

18
Sekretariat Daerah
Bagian Kerjasama
Dan Investasi
Sekretariat Daerah
Bagian Kerjasama
Dan Investasi

200

85

31,884,440,000

16

Sekretariat DPRD

Sekretariat DPRD

165,483,451,000.00

Badan Kepegawaian
Daerah

17099

17099

Badan Kepegawaian
Daerah

Badan Kepegawaian
Daerah

80000

2,450,000,000.00

80000

10,635,000,000.00

Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu
Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu

65

65

Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu

Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu

5.00

Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu

77.00

77

77

77

Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu

65.00

65

7.00

77

77

77

Titik

15

Paket

251

551

901

Aplikasi

11

16

21

Pengunj
ung
website

250000

255000

265000

titik
jaringan

700

725

Orang

100

150

18,345,000,000.00

50

15

300

300

30

14

300

300.00

19,170,000,000.00

1,700,000,000

90

17,241.00

70,000.00

13

40

85.00

30,651,580,000.00

12

45.00

22,870,000,000.00

60

26,895,000,000

75

31,120,000,000.00

75

118,400,000,000.00

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

2251

2251

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

36

36

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

295000

295000

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

800

825

825

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

300

350

350

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

1,301.00

1,751

26.00

31

275,000.00

285,000

750

775.00

200

250.00

3
- Peningkatan Kapasitas Teknis
Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah di Kota Bekasi

Orang

320

395

470

Unit

33

35

37

- Peningkatan Kapasitas TIK


Aparatur SKPD

Orang

1424

1524

1639

- Peningkatan Kapasitas TIK


Bagi Masyarakat Kota Bekasi

Orang

100

200

- Meningkatnya Pemanfaatan
Teknologi Informasi di Tingkat
Kelurahan

'%

100

100

300,000,000.00

100

300,000,000.00

100.00

300,000,000.00

'%

100

100

7,300,000,000.00

100

8,000,000,000.00

100.00

8,425,000,000.00

100

- Sarana Media Informasi


berbasis internet

Program Penataan
Administrasi
Kependudukan

10

11

12

545.00

620

39.00

41

1,769.00

1,914

300.00

400

13

14

15

16

17

695

695

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

43

43

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

2074

2074

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

500

500

Sekretariat Daerah
Bagian Telematika

900,000,000.00

- Kepemilikan KTP
100

6,625,000,000.00

100

39,325,000,000.00 Kependudukan dan

Catatan Sipil
52.65

52.65

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

100

100

100

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

4.19

4.72

4.72

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

100

100.00

100

100

100

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

100

100

100.00

100

100

100

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

1.5

1.6

1.7

1.90

2.1

2.1

Dinas
Kependudukan dan
Catatan Sipil

'%

10

20

- Terfasilitasinya pelayanan
Informasi Publikasi terhadap
kinerja DPRD

'%

100

100

- Terfasilitasinya Komunikasi
antara DPRD dengan
Masyarakat

'%

100

100

- Cakupan Pengembangan dan


Pemberdayaan Kelompok
Informasi Masyarakat

'%

50

kali

12

12

kali

hari

365

hari

365

'%

51.43

51.48

52.48

51.66

52

'%

100

100

100

100.00

'%

3.03

3.44

3.82

'%

100

100

- Cakupan Penerbitan Akta


Kelahiran

'%

100

- Cakupan Penerbitan Akta


Kematian

'%

- Cakupan Penerbitan KK

- Kepemilikan akte perkawinan

- Cakupan Penerbitan KTP

Program
- peningkatan jaringan
Pengembangan
komunikasi
Komunikasi Informasi
dan Media Massa

- Diseminasi informasi melalui


media tercetak/terekam

950,000,000.00

8,000,000,000.00

30

3,550,000,000.00

40.00

950,000,000.00

50

3,550,000,000

60

100

8,530,800,000.00

100.00

8,703,880,000.00

100

9,000,000,000

100

100

1,510,000,000.00

70

100.00

1,200,000,000.00

80.00

100

1,100,000,000.00

90

4,050,000,000.00

11,000,000,000.00

100

1,100,000,000

100

60

13,050,000,000.00

Dinas
Perhubungan

100

45,234,680,000.00

Sekretariat DPRD

1,400,000,000.00

100

6,310,000,000.00

Sekretariat Daerah
Bagian Humas

12

12

Sekretariat Daerah
Bagian Humas

Sekretariat Daerah
Bagian Humas

365

365

365

Sekretariat Daerah
Bagian Humas

365

365

365

Sekretariat Daerah
Bagian Humas

12.00

12

1.00

365

365.00

365

365.00

- Jumlah Liputan

- Diseminasi informasi melalui


media baru

Sekretariat DPRD

100

- Pameran/Expo

108

Sekretariat Daerah
Bagian BIna
Pemerintahan

Dinas
8,975,000,000

- Kepemilikan Akta Kelahiran

10

18

1
11

12

dokume
n

600,000,000.00

600,000,000.00

3.00

650,000,000.00

650,000,000

700,000,000.00

15

3,200,000,000.00

Bappeda

dokume
n

2,400,000,000.00

2,000,000,000.00

6.00

1,800,000,000.00

2,000,000,000

2,300,000,000.00

30

10,500,000,000.00

Bappeda

buah

- Tersedianya dokumen
perencanaan pembangunan
jangka menengah daerah

dokume
n

- Tersedianya dokumen
perencanaan pembangunan
tahunan daerah

dokume
n

1.00

Bappeda

- Tersedianya dokumen
anggaran

dokume
n

1.00

Bappeda

- Tersedianya Dokumen
Perencanaan Daerah

dokume
n

4.00

16

Bappeda

Program Perencanaan
Pengembangan
Wilayah Strategis dan
Cepat Tumbuh

- Dokumen perencanaan
pengembangan wilayah
strategis dan cepat tumbuh

dokume
n

1,000,000,000.00

1,000,000,000.00

1.00

1,000,000,000.00

Program Peningkatan
Partisipasi
Masyarakat dalam
Pembangunan

- Rata-Rata Jumlah Kelompok


Binaan LPM
'%

50

60

6,792,087,500.00

70

7,000,000,500.00

80.00

7,792,087,500.00

90

'%

50

60

70

Orang

280

280

280

Unit

10

10

10

LPM

Kelomp
ok

11

Posdaya

Program
Pengembangan Data
dan Informasi

- Tersedianya data
pembangunan daerah yang
valid dan mutakhir

Program Perecanaan
- Dokumen perencanaan bidang
Prasarana Wilayah dan
sarana dan prasarana wilayah
Sumber Daya Alam
dan sumber daya alam
- Evaluasi rencana kerja SKPD
bidang fisik

13

14

15

Program Perencanaan
Pembangunan

- Rata-Rata Jumlah Kelompok


Binaan PKK
- Jumlah Masyarakat
Berpartisipasi dalam Gotong
Royong

2,500,000,000.00

10

11

1.00

2,500,000,000.00

1.00

12

13

3,000,000,000.00

14

15

16

2,500,000,000

8,792,087,500

100

2,700,000,000.00

9,792,087,500.00

100

- Data Profil Kelurahan Akurat

109

3,000,000,000.00

40,168,350,500.00

Bappeda

Bappeda

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

90

100

100

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

280.00

280

280

1400

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

10.00

10

10

50

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

3.00

15

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

8.00

40

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

392

392

392

392.00

392

392

392

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

Orang

80

100

100

100.00

100

100

500

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

Kelomp
ok

56

56

56

56.00

56

56

56

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

Kelurah
an

22

8.00

34

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

- Cakupan Posdaya Binaan

- Jumlah Binaan KPM

13,200,000,000.00

80.00

- Jumlah LPM Berprestasi

- Jumlah Masyarakat
Berpartisipasi dalam TMMD

18

Bappeda

- Jumlah Inovasi TTG

- Jumlah UEP/KUBE

17

3
- Jumlah Posyandu Aktif

- Jumlah Posyandu Naik Status

10

11

12

13

14

15

16

18

1540

1540

25

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

2.00

10

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

20

20.00

20

20

100

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

10

10.00

10

10

50

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan dan
Koperasi

1506

1525

1527

Posyand
u

Unit

Posdaya

unit/jen
is

1,530.00

1,535

5.00

16

20

15

10

- Jumlah Posyantek

- Posdaya Berprestasi

- Jenis barang yang diekspor

110

17

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

Posyand
u

MISI II
TUJUAN

No.
1
16

Membangunprasaranadansaranayangserasidengandinamikadanpertumbuhankota
Mewujudkanketersediaanprasaranadansaranakotayangmeratabagiseluruhwarga.
Bidang Urusan dan ProgramKegiatan

2
ProgramPembangunanJalandan
Jembatan
.

Indikator Kinerja Program (outcome)


dan Kegiatan (output)
3
Panjangjalandilaluiroda4

Satuan

2014
target

km

3166.79

3169.78

Panjangjalanyangmemilikitrotoardan
drainase/saluranpembuanganair(minimal
1.5 m)

'%

1.23

1.26

2015
Rp

target

7.00
53,166,300,000.00

Rp

target

10

3172.78

58,482,930,000.00

3175.78

1.29

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
target

11
64,331,223,000.00

1.33

2018
Rp

target

Rp

Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD


target
Rp

12

13

14

15

16

3178.78

70,764,345,300.00

3181.78

77,840,779,830.00

3181.78

1.36

1.39

17

SKPD Penanggungjawab

18

324,585,578,130.00 DinasBinaMargadanTataAir

1.39

DinasBinaMargadanTataAir

17

ProgramRehabilitasi/PemeliharaanJalan
danJembatan

Proporsipanjangjaringanjalandalamkondisi
baik

'%

91.05

92.09

192,444,945,000.00

93.14

211,689,439,500.00

94.19

232,858,383,450.00

95.23

256,144,221,795.00

96.28

281,758,643,974.00

96.28

1,174,895,633,720.00 DinasBinaMargadanTataAir

18

ProgramPembangunanSaluranDrainase
danGoronGorong

Drainasedalamkondisibaik/pembuangan
aliranairtidaktersumbat

'%

70.55

71.09

62,385,400,000.00

71.64

68,623,940,000.00

72.19

75,486,334,000.00

72.73

83,034,967,400.00

73.28

91,338,464,140.00

73.28

380,869,105,540.00 DinasBinaMargadanTataAir

19

ProgramPengendalianBanjir

Titik

49

44

4,108,500,000.00

39

4,519,350,000.00

34

4,971,285,000.00

29

5,468,413,500.00

24

6,015,254,850.00

24

25,082,803,350.00 DinasBinaMargadanTataAir

20

Programpenyediaandanpengolahanair
bersih

JumlahPenggunaRumahTanggaPengguna
AirBersihNonPDAM

KK

900

1200

1,250,000,000.00

1200

1,700,000,000.00

1200

900,000,000.00

1200

2,000,000,000.00

1200

2,850,000,000.00

1200

8,700,000,000.00

21

ProgramPembangunanSistemInformasi
danDataBaseJalandanJembatan

Ketersediaandatabasepembangunan

'%

100

9,971,500,000.00

100

10,968,650,000.00

100

12,065,515,000.00

100

13,272,066,500.00

100

14,599,273,150.00

100

60,877,004,650.00 DinasBinaMargadanTataAir

22

Programkualitasairdanpengendalian
pencemaranair

JumlahUsahadanatauKegiatanyang
memenuhiSyaratAdministrasiatauTeknis
Pencemaran Air

'%

30

35

900,000,000.00

40

1,400,000,000.00

45

1,600,000,000.00

55

1,500,000,000.00

60

1,450,000,000.00

60

6,850,000,000.00

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

ProgramPeningkatandanPengamanan
LaluLintas

Terpasangnya/terbangunnyasaranalalulintas
persen
padaruasjalanarteridankolektor
Penyelesaian19titikkemacetandikotabekasi

4,450,000,000.00

73

2,550,000,000.00

79

2,500,000,000.00

86

2,450,000,000.00

92

2,500,000,000.00

92

14,450,000,000.00

DinasPerhubungan

23

24

25

ProgramRehabilitasidanPemeliharaan
PrasaranadanFasilitasLLAJ

ProgramPeningkatanPelayananAngkutan

Berkurangnyatitikgenanganbanjir

Tersedianyatitikpemberangkatan/shelterdi
kotabekasisebanyak185buah
100%fasilitaslalulintasberfungsibaik
Tersedianya1gedungkantorDinas
Perhubungandan1gedungpengujianUPTD
PKB
Tersedianyasaranadanprasaran
pengembanganBRTdiKotaBekasi
Tersedianyapelayananangkutanyangbaik
sertatingkatkenyamananangkutanumum

60

67

'%

25

41

'%

38

38

'%

59

66

73

78

83

86

86

DinasPerhubungan

'%

10

30

60

100

100

DinasPerhubungan

'%

10

20

'%

27

32

buah

1,200,000,000.00

97

98

1,650,000,000.00

3000

2000

26

ProgramPembangunanPrasanadan
SaranaPerhubungan

TersedianyaterminalregionaltipeBdanC
yangmemadai

27

ProgramPeningkatanKelaikan
PengoperasianKendaraanBermotor

Terpenuhinyastandarkeselamatanbagi
'%
kendaraanbermotoryangwajibuji
tersedianyakegiatanujiemisipadakendaraan kendara
an
pribadi

28

ProgramPengembanganKinerja
PengelolaanPersampahan

ProsentasePelayanan/Pengangkutan
JumlahTinjaYangTerolah
CakupanKunjungan/Patrolitruckatau
pengangkutansampahdiTPS
TempatPembuanganSampah(TPS)per
SatuanPenduduk
JumlahKelompokMasyarakatPengolah
Sampah
PersentaseLimbahYangTerolah
JumlahTeknologiBaru

29

30

111

ProgramPengendalianPencemarandan
PerusakanLingkunganHidup

ProgramPerlindungandanKonservasi
SumberDayaAlam

JumlahUsahadanataukegiatanyang
mentaatipersyaratanadministrasidanteknis
pengelolaan limbah pada dan B3
JumlahCakupanPengawasanTerhadap
PelaksanaanDokumenKajianLingkungan

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

51

900,000,000.00

1,800,000,000.00

42

25

59

63,833,000,000.00

1,200,000,000.00

40

4,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

500,000,000.00

4,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

600,000,000.00

4,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

550,000,000.00

4,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

4,650,000,000.00

DinasPerhubungan
DinasPerhubungan

19,200,000,000.00

DinasPerhubungan

100

7,650,000,000.00

DinasPerhubungan
DinasPerhubungan

10000

84680

90520

96360

102200

102200

DinasKebersihan

152205

188340

224110

259880

296015

296015

DinasKebersihan

0.99

0.96

0.98

0.97

0.97

0.95

4.83

DinasKebersihan

140

120

130

135

138

140

663

DinasKebersihan

17
0

18.09
0

19.6
1

20.36
0

20.81
0

21.11
1

21.11
1

DinasKebersihan
DinasKebersihan

'%

32

40

'%

40

50

25

30

20

JumlahPengawasanterhadapPenggunaanAir
'%
Tanah
JumlahInformasiStatusKerusakanLahandan
Persen
/atauTanahuntukProduksiBiomassa

245,000,000,000.00

55

5,142,000,000.00

35
40

50

2,750,000,000.00

40
60

2,850,000,000.00

65

60

2,150,000,000.00

55

850,000,000.00

45
80

60

2,850,000,000.00

70

2,750,000,000.00

50
100

69

60

802,196,900,782.00

DinasKebersihan

58
78840

45

128,249,860,313.00

DinasPerhubungan

5545

2,575,000,000.00

69

50

67,733,000,000.00

47

2000

139,548,690,469.00

47

70080

Kelomp
ok
'%
unit

66

50

1,050,000,000.00

47

2000

152,640,200,000.00

47

DinasPerhubungan

74

'%

persil

63

40

950,000,000.00

45

2000

178,563,450,000.00

45

74

M3

ritase 164,380

60

35

1,000,000,000.00

43

2000

203,194,700,000.00

43

67

256,025,000,000.00

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

70

650,000,000.00

50
100

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

11,542,000,000.00

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup
BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

1
31

2
ProgramPeningkatanPengendalianPolusi

3
4
JumlahUsahadanatauKegiatanSumbertidak
bergerakyangmemenuhipersyaratan
'%
administrasidanteknispencegahan
pencemaran udara
Jumlahlokasi/wilayahyangdipantaukualitas
udaraambiendandiinformasikanmutuudara Persen
ambien

32

ProgramPengelolaanRuangTerbukaHijau

JumlahPohonyangditanampadaareaRuang
TerbukaHijau

33

Programpengelolaanarealpemakaman

RatioTempatPemakamanUmumPerSatuan
Penduduk

TamanMakamPahlawanyangdipelihara

34

ProgramPengembanganPerumahan

Berkurangnyakawasanpermukimankumuh
Tertanganinyakawasanbinaan(Rutilahu)
Tersedianyajaringanairbersih
Tersedianyaprasaranasanitasi

35

36

2,000,000,000.00

8
40

9
1,750,000,000.00

10

2,750,000,000.00

12

1,800,000,000.00

14

1,650,000,000.00

16

17

18

55

BadanPengelolaanLingkungan
9,950,000,000.00
Hidup

100

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

100

100

Pohon

3000

5000

215,000,000.00

5000

1,800,000,000.00

5000

1,900,000,000.00

5000

1,900,000,000.00

5000

2,250,000,000.00

25000

8,065,000,000.00

BadanPengelolaanLingkungan
Hidup

Rasio
daya
tampun
gper
1000
pendud
uk

3.1

3.3

7,950,000,000.00

3.5

7,750,000,000.00

3.7

5,775,000,000.00

3.9

1,450,000,000.00

4.1

1,550,000,000.00

4.1

24,475,000,000.00

DinasPertamanan,
PemakamandanPJU

area

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

1,500,000,000.00

DinasSosial

Hektar

14

4,650,000,000.00

4,935,000,000.00

5,291,250,000.00

5,715,437,500.00

5,715,437,000.00

10

26,307,124,500.00

100

55

15

35

100

50

13

30

100

45

11

100

Unit
rumah

200

100

100

100

100

100

500

7182

5746

5746

5746

5746

5744

28728

Unit

10

10

DinasBangunandan
Kebakaran
DinasBangunandan
Kebakaran
DinasBangunandan
Kebakaran
DinasBangunandan
Kebakaran

unit
twinblok

12,000,000,000.00

13,800,000,000.00

6,000,000,000.00

6,000,000,000.00

6,000,000,000.00

43,800,000,000.00

DinasBangunandan
Kebakaran

ProgramPerencanaanTataRuang

Jumlahrencanapembangunaninfrastruktur
dokume
penunjangkotaygmenarikbagiikliminvestasi
n

10

DinasTataKota

ProgramPemanfaatanRuang

ProgramPengendaliandanPemanfaatan
Ruang

LuasRuangterbukahijauprivateperluas
wilayahkota
BiayaSertifikasipenyerahanprasarana,
sarana,danutilitasdikotabekasi
LuasRuangterbukahijaupublikperluas
wilayahkota
JumlahpenyerahanPrasarana,Saranadan
UtilitasdiKotaBekasi
TerwujudnyaKeindahandanEstetikaKota
TerkendalinyaJumlahTitikReklame

Bagian
Wilayah
Perkota
an
(BWP)

DinasTataKota

Lokasi

DinasTataKota

persen
'%

7.48

7.56

Lokasi

DinasTataKota

Persen
'%

3.48

3.53

3.58

3.63

3.68

3.76

3.76

DinasTataKota

Lokasi

25

35

DinasTataKota

titik

'%

69.81

75.68

89

89.2

0.2

0.15

0.15

0.15

0.15

0.15

0.15

DinasTataKota

45

45

57

64

71

78

78

DinasTataKota

Lokasi

10

DinasTataKota

banguna
n

26

26

30

30

30

40

40

DinasTataKota

Jumlahperijinan(IPPLdanRencanaTapak)
persen(
yangsesuaidenganrencanatataruangdan
'%)
peraturan zonasi
Prosentasepenyimpanganpemanfaatanlahan persen(
ProsentasebangunanyangberIMB
Penerapaninsentifdandisintensifdalam
pemanfaatanruang
Jumlahpenertibanbangunanyangtidakber
IMB

112

7.00

TerwujudnyaPengembanganPerumahan
Vertikal

RencanaTataBangunandanLingkungan
(RTBL)

38

ProgramPengembanganRumahSusun
HunidanRumahSusunSewabagi
Masyarakat Berpenghasilan Rendah

ReviewRencanaDetailTataRuangKawasan
(RDTRK)

37

'%)
persen(
'%)

81,800,000,000.00

1,575,000,000.00

7.64

81,800,000,000.00

1,900,000,000.00

81.94
3,250,000,000.00

89.4

7.72

81,800,000,000.00

2,050,000,000.00

88.09
3,250,000,000.00

89.6

7.8

81,800,000,000.00

1,900,000,000.00

94.29
3,250,000,000.00

89.8

7.88

81,800,000,000.00

2,050,000,000.00

100
3,250,000,000.00

90

7.88

409,000,000,000.00

9,475,000,000.00

100
3,250,000,000.00

90

16,250,000,000.00

DinasTataKota

DinasPertamanan,
PemakamandanPJU
DinasPertamanan,
PemakamandanPJU
DinasTataKota

MISI III
TUJUAN

No.
1
39

Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan kesehatan dan layanan sosial lainnya
Mewujudkan pemenuhan kehidupan dasar pendidikan dan kesehatan.
Bidang Urusan dan ProgramKegiatan

2
ProgramWajibBelajar12tahun

Indikator Kinerja Program (outcome)


dan Kegiatan (output)
3
APKSD/MI
APMSD/MI
AngkaPutusSekolahSD/MI
APKSMP/MTs
APMSMP/MTs
AngkaPutusSekolahSMP/MTs
APKSMA/MA/SMK
APMSMA/MA/SMK
AngkaPutusSekolahSMA/MA/SMK
RasioSiswaSMP:RuangKelas(SPM1:36)
Negeri
RasioSiswaSMP:RuangKelas(SPM1:36)
Negeri+Swasta
RasioSiswaSD:RuangKelas(SPM1:40)
Negeri
RasioSiswaSD:RuangKelas(SPM1:40)
Negeri+Swasta
DayaTampungSMA/MA/SMK
(Negeri+Swasta)
DayaTampungSD/MI(Negeri+Swasta)
DayaTampungSMP/MTs(Negeri+Swasta)
RasioSiswaSMA:RuangKelas(SPM1:36)
Negeri
RasioSiswaSMA:RuangKelas(SPM1:36)
Negeri+Swasta
DayaTampungSD/MI(Negeri)
DayaTampungSMP/MTs(Negeri)
DayaTampungSMA/MA/SMK(Negeri)
RasioSiswaSMK:RuangKelas(SPM1:32)
Negeri+Swasta
RasioSiswaSMK:RuangKelas(SPM1:32)
Negeri
RuangKelasSD/MISesuaiStandar(Negeri)
RuangKelasSMP/MTsSesuaiStandar(Negeri)
RuangKelasSMA/SMK/MASesuaiStandar
(Negeri)
LulusanSD/MImelanjutkankeSMP/MTs
LulusanSMP/MTsmelanjutkanke
SMA/MA/Kejuruan

40

ProgramPendidikanAnakUsiaDini

DayaTampungLembagaPendidikanAnakUsia
Dini
KualifikasiGuruPAUD(S1)
RasioGuru:SiswaPAUD
BertambahnyaTKNegeridari1menjadi6

41

113

ProgramPeningkatanKualitasPendidikan
Menengah

TersedianyaLaboratoriumKimiadiSMA/SMK
(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumBiologidi
SMA/SMK(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumFisikadiSMA/SMK
(Negeri)
KelulusanUNSMA/MA/SMK

Satuan

Kondisi Kinerja pada


Awal RPJMD

2014
target

2015
Rp

target

Rp

target

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
target

2018
Rp

target

Rp

SKPD
Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Penanggungjawa
b
target
Rp

10

11

12

13

14

15

16

'%

112.94

113.44

265,576,774,600.00

114.12

286,208,684,300.00

114.65

311,967,465,900.00

115.22

340,044,537,800.00

115.74

370,648,546,200.00

115.74

1,574,446,008,800.00 DinasPendidikan

'%

99.75

99.8

99.9

99.95

99.99

99.99

99.99

DinasPendidikan

'%

0.13

0.12

0.11

0.1

0.09

0.08

0.08

DinasPendidikan

'%

92.73

93.23

93.94

94.48

95.32

96

96

DinasPendidikan

'%

90.89

91.4

92

92.64

93.18

93.68

93.68

DinasPendidikan

'%

0.14

0.13

0.12

0.11

0.1

0.09

0.09

DinasPendidikan

'%

72.95

73.75

74.18

75.89

76.2

77.7

77.7

DinasPendidikan

'%

71.54

71.94

72.89

73.63

74.8

75.28

75.28

DinasPendidikan

'%

0.5

0.48

0.46

0.44

0.42

0.4

0.4

DinasPendidikan

Rasio

40

40

39

38

37

36

36

DinasPendidikan

Rasio

39

39

38

37

37

36

36

DinasPendidikan

Rasio

38

36

35

34

33

32

32

DinasPendidikan

Rasio

37

36

35

34

33

32

32

DinasPendidikan

'%

58

60

61.5

63

64.5

66

66

DinasPendidikan

'%

91

92

93

95

96.5

98

98

DinasPendidikan

'%

70

71.5

73

74.5

76

77.5

77.5

DinasPendidikan

Rasio

40

40

39

38

37

36

36

DinasPendidikan

Rasio

40

39

38

38

37

36

36

DinasPendidikan

'%

76.2

77

78

79

80

81

81

DinasPendidikan

'%

55

56

57

58

59

60

60

DinasPendidikan

'%

40.5

41

41.5

42

42.5

43

43

DinasPendidikan

Rasio

38

37

35

34

33

32

32

DinasPendidikan

Rasio

37

36

35

34

33

32

32

DinasPendidikan

'%

76

77

78

79

80

81

81

DinasPendidikan

'%

79

80

81

82

83

84

84

DinasPendidikan

'%

90

91

92

93

94

95

95

DinasPendidikan

'%

93

93.5

93.66

93.89

94.24

94.88

94.88

DinasPendidikan

'%

90

91.45

92.18

93

93.9

94.5

94.5

DinasPendidikan

'%

40

42

50

36,566,581,800.00 DinasPendidikan

'%

21

22

23

24

25

26

26

DinasPendidikan

Rasio

11

10

DinasPendidikan

Unit

DinasPendidikan

'%

60

62

70

100,752,603,100.00 DinasPendidikan

'%

60

62

64

66

68

70

70

DinasPendidikan

'%

60

62

64

66

68

70

70

DinasPendidikan

'%

100

100

100

100

100

100

100

DinasPendidikan

6,110,000,000.00

16,835,000,000.00

44

64

6,659,900,000.00

18,350,150,000.00

46

66

7,259,291,000.00

20,001,663,500.00

48

68

7,912,627,200.00

21,801,813,200.00

50

70

8,624,763,600.00

23,763,976,400.00

17

18

2
RerataUNSMK

RasioRuangKelasdenganRombelSMA/SMK
RerataUNSMA
TersedianyaLaboratoriumKomputerdi
SMA/SMK(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumBahasadi
SMA/SMK(Negeri)
42

43

ProgramPendidikanNonFormaldan
Informal;

ProgramPeningkatanMutuPendidikdan
TenagaKependidikan;

TutorprogrampaketA,BdanCmemiliki
kualifikasisesuaidenganstandarkompetensi
yang ditetapkan
Lembagakursusmemilikiijinoperasionaldari
pemerintahataupemerintahdaerah
Lembagakursusdanlembagapelatihan
terakreditasi
GuruSDyangsertifikasi
KesesuaianKualifikasiPendidikanGuruSD/MI
terhadapbidangstudiyangdiajarkan
KesesuaianKualifikasiPendidikanGuru
SMP/MTsterhadapbidangstudiyang
diajarkan
GuruSMP/MTsyangsertifikasi
GuruSMA/SMK/MAyangsertifikasi
KesesuaianKualifikasiPendidikanGuru
SMA/SMK/MAterhadapbidangstudiyang
diajarkan
TerlaksananyaPelatihanModelAgamaIslam

44

45

46

47

ProgramManajemenPelayanan
Pendidikan;
.

PenerapanSistemManajemenMutu(SMM)
ISO90012000SMP
PenerapanSistemManajemenMutu(SMM)
ISO90012000SMA/SMK

ProgramUpayaKesehatanMasyarakat

CakupanPelayananGawatDaruratLevel1
yangHarusDiberikanSaranaKesehatan(RS)di
Kab/Kota
CakupanPenjaringanKesehatanSiswaSDdan
Setingkat
CakupanPelayananKesehatanDasardi
Puskesmas

ProgramPerbaikanGiziMasyarakat

CakupanPemberianMakananPendamping
ASIpadaAnakUsia624BulanKeluarga
Miskin
CakupanBalitaGiziBurukMendapat
Perawatan
PrevalensiBalitaGiziBuruk
PrevalensiBalitaGiziKurang(D/S)

ProgramPencegahandanPenanggulangan PenemuandanPenangananPenderita
PenyakitMenular
PenyakitPneumoniaBalita
PenemuandanPenangananPenderita
Penyakit(PasienBaru)TBBTAPositif
PenemuandanPenangananPenderita
PenyakitDBD
PenemuandanPenangananPenderita
PenyakitDiare
PenemuandanPenangananPenderita
PenyakitAcuteFlacidParalysis(AFP)

Nilai

7.8

7.9

10

11

8.1

12

13

8.2

14

15

8.3

16

17

DinasPendidikan

'%

1.5

1.4

1.3

1.2

1.1

DinasPendidikan

Nilai

7.9

8.1

8.2

8.3

8.4

8.4

DinasPendidikan

'%

70

71

72

73

74

75

75

DinasPendidikan

'%

55

56

57

58

59

60

60

DinasPendidikan

'%

65

70

90

17,056,425,250.00 DinasPendidikan

'%

75

78

80

82

85

87

87

DinasPendidikan

'%

58

60

62

65

67

70

70

DinasPendidikan

'%

43.5

45

51

250,976,021,000.00 DinasPendidikan

'%

47

49

51

53

55

57

57

DinasPendidikan

'%

72

74

76

78

80

82

82

DinasPendidikan

'%

55.5

57

58.5

60

61.5

63

63

DinasPendidikan

'%

47.5

49

50.5

53

54.5

56

56

DinasPendidikan

'%

76

78

80

82

84

86

86

2,850,000,000.00

41,936,200,000.00

75

46.5

3,106,500,000.00

45,710,458,000.00

80

48

3,386,085,000.00

49,824,399,200.00

85

49.5

3,690,832,650.00

54,308,595,100.00

90

51

4,023,007,600.00

59,196,368,700.00

Orang

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

'%

0.03

0.04

12,025,000,000.00

0.05

13,107,250,000.00

0.06

14,286,902,500.00

0.07

15,572,723,700.00

'%

0.04

0.05

'%

100

100

'%

100

100

100

100

100

100

'%

100

100

100

100

100

100

'%

80

'%

100

100

100

100

100

100

100

DinasKesehatan

'%
'%

0.19
5.01

0.2
5

0.2
5

0.2
5

0.2
5

0.2
5

0.2
5

DinasKesehatan
DinasKesehatan

'%

28.42

45

'%

58.03

62

65

67

70

70

70

DinasKesehatan

'%

100

100

100

100

100

100

100

DinasKesehatan

'%

57.67

65

70

75

80

85

85

DinasKesehatan

per
100.000
Pendud
uk
kurang
dari15
tahun

1.3

DinasKesehatan

Ekor

15500

20600

0.06

18,961,777,400.00

692,312,600.00

1,911,382,000.00

100

100

50

0.07

20,609,722,100.00

817,145,100.00

2,344,182,000.00

100

100

55

0.08

22,177,217,100.00

829,271,100.00

2,357,455,000.00

100

100

60

150

200,000,000.00

16,974,268,800.00

0.09

24,515,895,600.00

979,252,000.00

2,497,277,000.00

100

100

65

26,805,606,900.00

1,009,229,500.00

2,763,317,000.00

750

DinasPendidikan
SekretariatDaerah
Bagian
1,000,000,000.00
Kesejahteraan
Sosial

71,966,145,000.00 DinasPendidikan

0.09

DinasPendidikan

100

113,070,219,100.00 DinasKesehatan

100

DinasKesehatan

100

DinasKesehatan

100

65

4,327,210,300.00

11,873,613,000.00

JumlahHewanTernakyangtervaksinasi

114

18

8.3

500,000,000.00

22700

520,000,000.00

31000

565,000,000.00

33000

610,000,000.00

29250

660,000,000.00

136550

2,855,000,000.00

DinasKesehatan

DinasKesehatan

Dinas
Perekonomian
Rakyat

3
KejadianPenyakitHewanMenular(PHM)

Kasus

Kasus

Kasus

Kasus

Kasus

Kasus

Kasus

Puskes
mas

10

11

12

13

14

15

16

17

JumlahKasusFilarisasi
200,000,000.00

250,000,000.00

300,000,000.00

350,000,000.00

400,000,000.00

1,500,000,000.00

JumlahKasusPolio

JumlahKasusTBC

JumlahKasusISPA

JumlahKasusDBD

JumlahKasusDiare

48

ProgramStandarisasiPelayananKesehatan JumlahPuskesmasTerakreditasi

275,000,000.00

275,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

10

300,000,000.00

10

1,450,000,000.00

18
Dinas
Perekonomian
Rakyat
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan

49

50

51

ProgramPelayananKesehatanPenduduk
Miskin

CakupanPelayananKesehatanDasarPasien
MasyarakatMiskin
CakupanPelayananKesehatanRujukanPasien
MasyarakatMiskin
Cakupanpelayanankesehatanrujukanpasien
masyarakatmiskin

100

100

'%

100

100

'%

100

100

39,295,000,000.00

100

37,534,846,000.00

100

45,782,253,600.00

100

55,177,148,000.00

100

67,074,876,440.00

100

244,864,124,040.00 RSUDKotaBekasi

Puskes
mas

10

11

21,805,000,000.00

12

18,335,500,000.00

12

15,705,000,000.00

12

15,635,000,000.00

12

17,370,000,000.00

12

88,850,500,000.00

DinasKesehatan

Unit

31

9,400,000,000.00

10,810,000,000.00

12,431,500,000.00

14,296,225,000.00

14,296,225,000.00

10

61,233,950,000.00

DinasBangunan
danKebakaran

Unit

25

'%

'%

49

70

ProgramPemberdayaanFakirMiskindan jumlahPMKSyangmenerimaprogram
PenyandangMasalahKesejahteraanSosial
pemberdayaansosialmelauiKUBEatau
Lainnya
Kelompok sosial ekonomi lainnya

'%

1,100,000,000.00

10

1,400,000,000.00

12

1,700,000,000.00

14

2,000,000,000.00

16

2,300,000,000.00

16

8,500,000,000.00

DinasSosial

ProgramPelayanandanRehabilitasi
KesejahteraanSosial

'%

30

35

6,400,000,000.00

36

6,455,000,000.00

37

6,510,000,000.00

38

6,565,000,000.00

39

6,620,000,000.00

39

32,550,000,000.00

DinasSosial

'%

30

31

32

33

34

35

35

DinasSosial

'%

36

38

40

42

44

46

46

DinasSosial

persen

60.33

61.841

ProgramPengadaan,Peningkatandan
PerbaikanSaranadanPrasarana
Puskesmas/PuskesmasPembantudan
Jaringannya

Programpengadaan,peningkatansarana
danprasaranaRS,RSJiwa,RSParu,RS
Mata

PenambahanJumlahPuskesmasDTPMampu
PONED

TersedianyaPuskesmasmenjadiPuskesmas
PelayananObstetriNeonatalEmergensiDasar
(Poned)
TersedianyaPuskesmasPembantu(Pustu)
menjadiPuskesmas
ProsentaseterpenuhinyaSaranadan
PrasaranaRSyangsesuaikebutuhan
Prosentaseterpenuhinyaperalatankesehatan
sesuaikebutuhan

52

53

JumlahPMKSyangditangani
JumlahPMKSyangmemperolehbantuan
sosial
JumlahPenyandangCacatfisikdanmental
sertalanjutusiayangtidakpotensialyang
menerima jaminan Sosial

54

ProgramKeluargaBerencana

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

131,105,000,000.00

100

80

34,800,000,000.00

100

13,036,600,000.00

100

86

34,800,000,000.00

100

10,885,344,500.00

100

100

7,800,000,000.00

93

100

174,000,000,000.00 DinasKesehatan

'%

7,800,000,000.00

100

10

DinasBangunan
danKebakaran

170,626,944,500.00 RSUDKotaBekasi

RSUDKotaBekasi

100

Badan
Pemberdayaan

MenurunnyaPersentaseUnmetneed
800,000,000.00

63.387

1,000,000,000.00

64.971

1,200,000,000.00

66.595

1,400,000,000.00

68.26

1,600,000,000.00

68.26

6,000,000,000.00 Perempuan,Perlin

dunganAnakdan
KB

115

10

11

12

13

14

15

16

persen

3.48

3.33

3.18

3.03

2.88

2.73

2.73

persen

61.18

63.35

64.47

72.53

75.58

78.64

78.64

aks

348327

364164

381531

399662

418558

438218

438218

persen

3.56

3.66

3.76

3.86

3.96

4.06

4.06

persen

0.5

0.4

0.3

0.2

0.1

persen

74.67

74.82

74.97

75.12

75.27

75.42

75.42

KK

563668

620035

682039

750243

825267

907794

907794

persen

29.73

30.24

30.75

30.75

30.75

30.75

30.75

TFR

MeningkatnyapersentasepesertaKBBaru

MeningkatnyapersentasepesertaKBaktif

Meningkatnyapersentaseperanlakilaki
dalamberKB

Menurunnyapersentasekegagalan
penggunaanalatkontrasepsi

PresentasiKeluargayangmengikutiKB

UpdatingDataKeluargaSejahteradanMutasi
PerubahanDataPenduduk

PeningkatanPerandanPosisiPerempuandi
BidangPolitikdanJabatanPublik

55

ProgramPeningkatanKualitasHidupdan
PerlindunganAnakdanPerempuan

PencapaiantargetSPMPusatPelayanan
TerpaduBagiSaksidan/KorbanTindakPidana
PerdaganganOrang
PeningkatanPeransertadanPartisipasi
masyarakatdalammenanganikasusdan
advokasianak

org

4,650,000,000.00

10

4,900,000,000.00

15

5,100,000,000.00

20

5,300,000,000.00

25

5,500,000,000.00

75

Kasus/a
nak

345

345

345

345

345

345

1725

Kasus

118

120

130

150

160

170

730

orang

200

250

300

350

400

500

1800

org

150

200

225

250

275

300

1250

Orang

60

60

60

60

60

300

orang

100

100

100

100

100

100

500

Orang

100

100

100

100

100

500

PeningkatanPengawasanPerlindunganAnak
danpendampinganKasusAna

PengambanganForumAnakKotaBekasi

SosialisasiHakAnaktentangPengasuhan
Alternatif

PelatihanbagiSDMPelayanandan
PendampinganKorbanKDRT

PelatihanKeterampilanbagiPEKKA
(PerempuanKepalaKeluarga)danKelompok

PenyediaanSaranaKelompokPEKKA
(PerempuanKepalaKeluarga)

116

17

18
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

Badan
Pemberdayaan
25,450,000,000.00 Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

3
FasilitasiPenilaianP2WKSS

SinergitasPelaksanaaPemberdayaan
MasyarakatPadaP3AKBKotaBekasi

10

11

12

13

14

15

16

Kegiatan

Organis
asi

30

Kegiatan

orang

250

300

350

400

450

500

2000

orang

360

400

450

500

550

600

2500

Orang

112

140

150

175

200

250

915

MOU

17

PelaksanaanVerfikasiBantuanHibahBP3AKB

GelarKreatifitasAnakmelaluiHariAnak
Nasional

InternalisasiPolaAsuhAnak

PeningkatanPengurusPokjaKLAmelalui
kegiatanCapacityBuildingKotaLayakAnak

56

ProgramPenguatanKelembagaan
PengarusutamaanGenderdanAnak

Fasilitasipeningkatankerjasamaantara
lembagadanjaringankelembagaan
penanganankorbankekerasandan
pelindungananak.

Badan
Pemberdayaan

PemetaanPotensiOrganisasiMasyarakatyang
berperandalamPemberdayaanPerempuan
Organis
danAnak
asi
KIEKesetaraandanKeadilanGenderserta
KDRT

1,225,000,000.00

1,300,000,000.00

1,350,000,000.00

1,450,000,000.00

1,500,000,000.00

25

12

12

12

12

48

Bilboard
,Binner,
Rim

20

Orang

70

70

70

70

70

350

Orang

200

200

200

200

200

1000

Kelurah
an/Keca
matan

12

24

36

42

50

68

220

Rumah
pintar

15

Unit

10

12

15

17

62

6,825,000,000.00 Perempuan,Perlin

dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

RevitalisasiDanRakorPokjaPUG

SeminarDalamRangkaHariIbu

Pemetaanpermasalahananakberdasarkan
kasusdiKotaBekasi

PilotProjekKotaLayakAnak

FasilitasipeningkatanPokjaKotalayakAnak
dalampengadaanPlangKLA

TUJUANII
57

ProgramPengembanganDestinasiWisata

Mewujudkan kehidupan warga yang dinamis, inovatif dan kreatif.

117

18
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

Tertatanyakawasanwisata
Kawasa
n

Dokume
n

3,650,000,000.00

3,750,000,000.00

3,850,000,000.00

3,950,000,000.00

4,050,000,000.00

Jumlahdokumenperencanaankepariwisataan
1

19,250,000,000.00

DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

1
58

2
ProgramPengelolaanKekayaanBudaya.

3
Jumlahbudayadankeseniandaerahyang
dilestarikandiKotaBekasi

10

11

12

13

14

15

16

Jenis

10

6,750,000,000.00

6,800,000,000.00

6,850,000,000.00

6,900,000,000.00

6,950,000,000.00

Persent
ase

47.06

50

Orang

163

5,600,000,000.00

163

5,700,000,000.00

163

5,800,000,000.00

163

5,900,000,000.00

163

6,000,000,000.00

815

29,000,000,000.00

DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

Cabang
Olahrag
a

13

5,900,000,000.00

6,100,000,000.00

7,200,000,000.00

7,450,000,000.00

8,250,000,000.00

34,900,000,000.00

DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

Unit

100,000,000,000.00

150,000,000,000.00

30,000,000,000.00

35,000,000,000.00

35,000,000,000.00

350,000,000,000.00

DinasBangunan
danKebakaran

TerpeliharanyacagarbudayadiKotaBekasi

59

60

61

118

Programpeningkatanperanserta
kepemudaan

JumlahpemudaberprestasiKotaBekasiTk.
ProvinsidanTk.Nasional

ProgramPembinaandanPemasyarakatan
Olahraga

Jumlahcabangolahragaprestasidanunggulan

Programpengadaan,peningkatandan
perbaikansaranadanprasaranaolahraga

Tersedianyasaranadanprasaranaolahraga
yangrepresentatif(StadionKotaBekasi)

60

70

80

100

100

17

18
DinasPemuda,
Olahraga,
34,250,000,000.00
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

MISI IV
TUJUAN

No.
1
62

Meningkatkanperekonomianmelaluipengembanganusahamikro,kecildanmenengah,peningkataninvestasidanpenciptaaniklimusahayangkondusif
Memenuhikebutuhanlapangankerjadankesempatanberusaha
Bidang Urusan dan ProgramKegiatan

2
ProgramPerlindunganKonsumendan
PengamananPerdagangan

Indikator Kinerja Program (outcome)


dan Kegiatan (output)
3
JenisBarangyangdiawasi

Satuan

Kondisi Kinerja pada


Awal RPJMD

2014

2015

Rp
9

52

3,350,000,000.00

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
target
Rp

2018

item

52

52

4,350,000,000.00

Unit

10000

10000

10000

10000

10000

10000

50000

Sengket
a

41

41

41

41

41

205

Laporan

1,081,866,572.41

1190053230

unit/jeni
s

15

10

pasar

Rp

9,258,777,300.00

9721716165

10,207,801,973.00

10,718,192,072.00

11254101676

11816806759

11,816,806,759.00

Pasar

10

11

12

13

14

14

unit

15

20

21

22

23

24

24

unit

70

10

IKM

60

330

330

330

330

330

1650

Merk

20

20

20

20

20

20

100

IKM

242

10

10

10

10

10

50

Unit

2500

Unit

3000

3000

3000

3000

3000

3000

Rp

2,260,000,000.00

2260000000

2,260,000,000.00

2,260,000,000.00

2,260,000,000.00

2,260,000,000.00

2,260,000,000.00

target

target

10

11

12

52

3,350,000,000.00

52

Rp

SKPD
Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Penanggungjawa
b
target
Rp

Rp
7

target

target

13
2,850,000,000.00

Rp

14

15

16

52

2,650,000,000.00

260

AlatUTTPyangakanditera/teraulang

TerlindunginyaKonsumendariKecurangan
OknumPelakuUsaha

TerkendalinyaInflasiKotaBekasi

63

ProgramPeningkatanKapasitasEkspor
Daerah

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

1583960849

1,000,000,000.00

1742356934

1,500,000,000.00

1742356934

17

18
Dinas
Perindustrian,
16,550,000,000.00
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
SekretariatDaerah
BagianBina
Ekonomi,
500,000,000.00
Pembangunandan
BinaKetahanan
Pengan

NilaiEkspor
1,000,000,000.00 1,309,058,552.62 1,000,000,000.00 1,439,964,407.88 1,000,000,000.00

5,500,000,000.00

Jenisbarangyangdiekspor

64

ProgramPenataanPrasaranadan
PeningkatanPelayananPasar

10

10

10

10

50

Pasartradisionalyangrepresentative
6,450,000,000.00

5,580,000,000.00

10

6,100,000,000.00

11

6,450,000,000.00

12

6,800,000,000.00

12

31,380,000,000.00

Meningkatnyaretribusipasar

Pembangunanalatkompostingdan
terpenuhinyaproseslimbahpasar
Armadapengangkutansampah

65

ProgramPengembanganIndustriKecildan
Menengah

IzinUsahaIndustri
2,350,000,000.00

10

2,600,000,000.00

10

2,750,000,000.00

10

2,900,000,000.00

10

3,050,000,000.00

50

13,650,000,000.00

FasilitasiIKM

FasilitasiHAKI

JumlahIndustrimenengah

66

ProgramPengembanganSentraSentra
Perdagangan

SuratIzinUsahaPerdagangan(SIUP)
1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

WajibDaftarPerusahaan

IzinGangguan

119

8,000,000,000.00

Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi

1
67

2
ProgramPeningkatanKemampuan
TeknologiIndustri

3
StandarNasionalIndonesia(SNI)

sertifika
t

unit

10

event

10

10

orang/U
MKM

700

Unit

30

'%

53

55

57

59

61

63

63

Unit

obyek

Event

peratura
n

Perjanjia
nKerja
Sama

15

perusah
aan

30

50

perusah
aan

100

100

orang

651

3658

2,100,000,000.00

8
5

9
2,200,000,000.00

10
5

11
2,300,000,000.00

12
5

13
2,400,000,000.00

14

15

16

2,500,000,000.00

25

Penerapanteknologitepatguna

68

ProgramPengembanganKewirausahaan
danKeunggulanKompetitifUsahaKecil
Menengah

10

10

10

10

10

17

18
Dinas
Perindustrian,
11,500,000,000.00
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi

Jumlahpromosi/pameran
4,100,000,000.00

10

4,100,000,000.00

10

4,200,000,000.00

10

4,700,000,000.00

10

4,700,000,000.00

10

21,800,000,000.00

Tumbuhnyawirausahabaru

69

ProgramPeningkatanKualitas
KelembagaanKoperasi

750

800

850

900

4000

PertumbuhanKoperasi
4,050,000,000.00

30

2,050,000,000.00

30

1,850,000,000.00

30

1,850,000,000.00

30

1,850,000,000.00

150

KoperasiAktif

PenciptaanKoperasiBesar

70

Programpeningkatanpromosidan
kerjasamainvestasi

Jumlahobyekyangdipromosikan
3,450,000,000.00

JumlahPerjanianKerjaSamayangdihasilkan

SekretariatDaerah
18,250,000,000.00 BagianKerjasama
DanInvestasi

SekretariatDaerah
BagianKerjasama
DanInvestasi

SekretariatDaerah
BagianKerjasama
DanInvestasi

25

SekretariatDaerah
BagianKerjasama
DanInvestasi

50

50

50

50

250

SekretariatDaerah
BagianKerjasama
DanInvestasi

100

100

100

100

500

SekretariatDaerah
BagianKerjasama
DanInvestasi

3,550,000,000.00

3,650,000,000.00

3,750,000,000.00

3,850,000,000.00

JumlahPMA

JumlahPMDN

71

120

ProgramPeningkatanKesempatanKerja

PencariKerjaBerkartuKuning/Ak.1yang
Ditempatkan

2,275,000,000.00

Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi

Jumlaheventyangdiikuti

Jumlahregulasiyangmedukungkerjasama
danIkliminvestasi

11,650,000,000.00

Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangandan
Koperasi

3688

2,325,000,000.00

3718

2,375,000,000.00

3748

2,425,000,000.00

3778

2,475,000,000.00

18590

11,875,000,000.00 DinasTenagaKerja

MISI V
TUJUAN

Mewujudkankehidupanmasyarakatyangaman,tertib,tenteramdandamai
Mewujudkankedisiplinan,ketertibansosial,keteladanandanpartisipasimasyarakatdalampembangunan.
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

No.

Bidang Urusan dan ProgramKegiatan

72

ProgramPemeliharaanKantrantibmasdan
PencegahanTindakKriminal

73

74

75

121

ProgramPengembanganWawasan
Kebangsaan

ProgramPeningkatanKeamanandan
KenyamananLingkungan

Programpencegahandinidan
penanggulangankorbanbencanaalam

Indikator Kinerja Program (outcome)


Kondisi Kinerja pada
Satuan
Awal RPJMD
dan Kegiatan (output)

2014

2015

2016

2017

2018

SKPD
Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Penanggungjawa
b
target
Rp

target

Rp

target

Rp

target

Rp

target

Rp

target

Rp

10

11

12

13

14

15

16

JumlahDeteksiDinidanPemantauan

Pemant
auan

110

1,850,000,000.00

110

2,175,000,000.00

115

2,200,000,000.00

115

2,300,000,000.00

120

2,400,000,000.00

120

RasioJumlahLinmasper10000penduduk

/10.000
pendud
uk

TingkatPenyelesaianPelanggaranK3

'%

100

75

75

75

80

80

80

SatpolPP

RasioJumlahPolisiPamongPrajaper
10000penduduk

/10.000
pendud
uk

SatpolPP

RasioPosSiskamlingperjumlah
desa/kelurahan

/10.000
pendud
uk

SatpolPP

Terselenggaranya
PILKADA/PILGUB/PILPRES/PEMILUdengan
tertibamandanlancar

'%

100

100

100

100

100

100

100

SatpolPP

Kasuskerawanansosial

'%

KasusperselisihanSARA

'%

CakupanLayananEvakuasiKorbanBencana Persent
ase
Alam

85

JumlahSaranadanPrasaranaEvakuasi
KorbanBencana

TersedianyaBantuanPanganBagiKorban
Bencana

Buah

Ton

17

18
BadanKesatuan

10,925,000,000.00 Bangsa,Politikdan

Linmas
800,000,000.00

100,000,000.00

10

800,000,000.00

100,000,000.00

11

8,000,000.00

100,000,000.00

12

1,000,000,000.00

100,000,000.00

13

1,000,000,000.00

100,000,000.00

13

3,608,000,000.00

500,000,000.00

SatpolPP

SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
BadanKesatuan

40

40

500,000,000.00

85

1,250,000,000.00

500,000,000.00

40

90

1,000,000,000.00

500,000,000.00

40

90

1,250,000,000.00

500,000,000.00

40

95

1,900,000,000.00

500,000,000.00

40

95

10

500,000,000.00

40

5,900,000,000.00 Bangsa,Politikdan

Linmas
BadanKesatuan
Bangsa,Politikdan
Linmas
SekretariatDaerah
BagianBina
Ekonomi,
2,500,000,000.00
Pembangunandan
BinaKetahanan
Pengan

Tabel 8.1
Indikasi Program Pembangunan dan Kerangka Pendanaan
MISI I
TUJUAN
SASARAN

Menyelenggarakan tata kelola kepemerintahan yang baik


Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berjalan secara efektif dan efiesien.

IndikatorSasaran
1

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Bidang Urusan dan


Program-Kegiatan
2
Programpengadaan,
peningkatansaranadan
prasaranars,rsjiwa,rsparu,rs
mata

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Programpeningkatantata
kelolarumahsakit

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Programpengadaan
pembangunanpeningkatan
danrehabilitasiprasarana
aparatur

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Programpengadaan,
pembangunan,peningkatan
danrehabilitasisaranadan
prasaranaaparatur

Kondisi Target
Indikator Kinerja
Satua
Program (outcome) dan
Kinerja
2014
n
Kegiatan (output)
pada Awal target
3
4
5
6
Prosentaseterpenuhinya
SaranadanPrasaranaRSyang
sesuaikebutuhan

'%

2015
Rp
7

2016

2017

2018

target
8

Rp
9

target
10

Rp
11

target
12

Rp
13

target
14

Rp
15

13,036,600,000.00

10,885,344,500.00

7,800,000,000.00

7,800,000,000.00

49

70

78.3

81.5

82

82.5

83

83.5

56

12

14,400,000,000.00

11

16,560,000,000.00

11

44,044,000,000.00

11

36,900,600,000.00

11

22

12

Terpenuhisaranaprasarana
persen
aparaturdilingkungansetda

100

Tersediakebutuhan
pelayananpenunjangkinerja Persen
aparatur

100

100

100

100

Tertataareadilingkungan
KantorWalikotaBekasi

Persen

100

100

100

100

Jenis

13

350,000,000.00

13

350,000,000.00

13

470,000,000.00

13

470,000,000.00

13

Prosentaseterpenuhinya
peralatankesehatansesuai
'%
kebutuhan
CapaianKinerjaKeuangan+
KinerjaOperasional+Kinerja
indeks
MutudanManfaatkepada
masyarakat
TersedianyaKantor
Kelurahanyangrepresentatif

Unit

TersedianyaKantorDinasdan
Badan(OPD)yang
Unit
representatif
TersedianyaKantor
Kecamatanyang
Unit
representatif

131,105,000,000.00

80

7,200,000,000.00

100

86

3,560,000,000.00

100

93

13,050,000,000.00

100

100

4,400,000,000.00

Kondisi Kinerja pada akhir


Rp
target
17
16
5

170,626,944,500.00

100

83.5

Urusan

SKPD
Penanggungjawab

18

19

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

56

148,805,200,000.00 PekerjaanUmum

DinasBangunan
danKebakaran

22

PekerjaanUmum

DinasBangunan
danKebakaran

12

PekerjaanUmum

DinasBangunan
danKebakaran

100

30,810,000,000.00 PekerjaanUmum

SekretariatDaerah
BagianUmum

100

100

PekerjaanUmum

SekretariatDaerah
BagianUmum

100

100

PekerjaanUmum

SekretariatDaerah
BagianUmum

550,000,000.00

13

2,190,000,000.00 PekerjaanUmum

SekretariatDaerah
BagianTataUsaha

100

36,900,600,000.00

2,600,000,000.00

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Program
pengadaan,pembangunan,pen
ingkatandanrehabilitasi
saranadanprasaranaaparatur

Terpenuhinyakebutuhan
saranadanprasarana
ketatausahaandan
keprotokolan

KetersediaanDataBase
Pembangunan.

ProgramPengembanganData
danInformasi

Tersedianyadata
pembangunandaerahyang
validdanmutakhir

dokum
en

600,000,000.00

600,000,000.00

650,000,000.00

650,000,000.00

700,000,000.00

15

3,200,000,000.00

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

ProgramPerencanaan
PengembanganWilayah
StrategisdanCepatTumbuh

Dokumenperencanaan
pengembanganwilayah
strategisdancepattumbuh

dokum
en

1,000,000,000.00

1,000,000,000.00

1,000,000,000.00

3,000,000,000.00

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

ProgramPerencanaan
Pembangunan

Tersedianyadokumen
dokum
perencanaanpembangunan
en
jangkamenengahdaerah

2,500,000,000.00

2,500,000,000.00

3,000,000,000.00

2,500,000,000.00

2,700,000,000.00

13,200,000,000.00

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Tersedianyadokumen
dokum
perencanaanpembangunan
en
tahunandaerah

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

16

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap
dokumenrencana
pembangunan.
kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap

dokumenrencana
pembangunan.

Tersedianyadokumen
anggaran
TersedianyaDokumen
PerencanaanDaerah

123

dokum
en
dokum
en

1
kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap

dokumenrencana
pembangunan.

kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap

dokumenrencana
pembangunan.

2
ProgramPerencanaan
PembangunanEkonomi

ProgramPerecanaanSosial
Budaya

3
DokumenPerencanan
PembangunanBidang
Ekonomi

DokumenEvaluasiRenjaOPD dokum
Ekonomi
en

DokumenPerencanan
dokum
PembangunanBidangSosial
en
Budaya

10

10

dokum
en
DokumenEvaluasiRenjaOPD dokum
BidangSosialBudaya
en

1.CakupanPenerbitan
AkteKelahiran.2.
KepemilikanKTP.

ProgramPerecanaan
PrasaranaWilayahdan
SumberDayaAlam

ProgramPenataan
AdministrasiKependudukan

CakupanPenerbitanAkte Programkeserasiankebijakan
Kelahiran.
kependudukan

10

DokumenPerencanan
PembangunanPemerintah

kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap

dokumenrencana
pembangunan.

dokum
en

Dokumenperencanaan
bidangsaranadanprasarana dokum
wilayahdansumberdaya
en
alam
EvaluasirencanakerjaSKPD
buah
bidangfisik

7
700,000,000.00

8
2

9
700,000,000.00

1,550,000,000.00

1,550,000,000.00

2,000,000,000.00

1,550,000,000.00

13
700,000,000.00

1,550,000,000.00

700,000,000.00

1,550,000,000.00

2,000,000,000.00

2,300,000,000.00

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

10

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

Perencanaan
Pembangunan

Bappeda

15

30
5

KepemilikanAktaKelahiran

'%

51.43

51.48

52.48

51.66

52.35

52.65

52.65

CakupanPenerbitanKK

'%

100

100

100

100

100

100

100

Kepemilikanakteperkawinan

'%

3.03

3.44

3.82

4.19

4.47

4.72

4.72

CakupanPenerbitanKTP

'%

100

100

100

100

100

100

100

CakupanPenerbitanAkta
Kelahiran

'%

100

100

100

100

100

100

100

CakupanPenerbitanAkta
Kematian

'%

1.5

1.6

1.7

1.9

2.1

2.1

KetersediaanData
Kependudukan

'%

20

20

575,000,000.00

40

775,000,000.00

60

1,150,000,000.00

80

800,000,000.00

100

4,575,000,000.00

100

Kasuskerawanansosial

'%

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

KasusperselisihanSARA

'%

PeningkatanSumberDaya
AparaturPerizinan
berbasiskanIT

izin

55000

60000

6,625,000,000.00

100

KepemilikanKTP.

PencapaianIKKdalam
EKPPD.

IndeksKepuasan
Masyarakat.

124

ProgramPengembangan
WawasanKebangsaan

Programpeningkatan
pelayananperijinan

1,835,000,000.00

65000

2,000,000,000.00

70000 2,100,000,000.00

75000

2,250,000,000.00

80000

2,450,000,000.00

19
Bappeda

100

8,975,000,000.00

18

10

100

8,425,000,000.00

17

Perencanaan
3,500,000,000.00
Pembangunan

'%

8,000,000,000.00

100

16

KepemilikanKTP

7,300,000,000.00

100

15

1,800,000,000.00

14

1
100

12

1
100

700,000,000.00

11

2,400,000,000.00

10

80000

7,750,000,000.00

10,500,000,000.00

Dinas
Kependudukan
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
7,875,000,000.00
Kependudukan
danCatatanSipil
danCatatanSipil
Dinas
Kependudukan
danCatatanSipil
SekretariatDaerah
KesatuanBangsa
Bagian
500,000,000.00 danPolitikDalam
Kesejahteraan
Negeri
Sosial
SekretariatDaerah
KesatuanBangsa
Bagian
danPolitikDalam
Kesejahteraan
Negeri
Sosial
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
BadanPelayanan
10,635,000,000.00
Daerah,
PerizinanTerpadu
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
Kependudukan
39,325,000,000.00
danCatatanSipil

peningkatanPemahaman
MasyarakattentangSOP
BPPT

IndeksKepuasan
Masyarakat.

125

300

300

300

300

300

300

300

10

11

12

13

14

15

16

PengembanganSinergitas
denganSKPDTeknisSesuai
SOP

Orang

65

65

65

65

65

65

65

Peningkatanefektifitas
Pelaksanaansistem
PengendalianPelayanan
Perizinan

Lapora
n

ManajemenPelayanan
PerizinanTerpadudiKota
BekasiBerstandarkanISO
9001:2008

Paket

PeningkatanEtosKerja
SumberDayaAparatur
Perizinan

Orang

77

77

77

77

77

77

77

Programpeningkatan
kapasitaspemerintahdaerah

Tersusunnyadokumen
perencanaandanpelaporan
kinerjasekretariatdaerah

Doku
men

610,000,000.00

380,000,000.00

450,000,000.00

470,000,000.00

540,000,000.00

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
BadanPelayanan
Keuangan
PerizinanTerpadu
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
BadanPelayanan
Keuangan
PerizinanTerpadu
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
BadanPelayanan
Keuangan
PerizinanTerpadu
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
BadanPelayanan
Daerah,
PerizinanTerpadu
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
BadanPelayanan
Daerah,
PerizinanTerpadu
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
2,450,000,000.00
Daerah,
BagianTataUsaha
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
17

10

11

12

13

14

15

16

Aparaturyangmeningkat
pengetahuandanwawasan
tentangkeprotokolandan
kepagawaian

Orang

73

73

73

73

73

73

73

Aparaturyangmemahami
sestempengendalianintern
pemerintah

Orang

53

Terkelolanyaadministrasi
kepegawaianaparatursetda

Persen

100

100

100

100

100

100

100

Programevaluasikinerja
pemerintahandaerah

TerevaluasinyaKinerja
PemerintahDaerah

'%

100

100

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTataUsaha
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTataUsaha
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTataUsaha
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianBIna
3,750,000,000.00
Daerah,
Pemerintahan
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
17

IndeksKepuasan
Masyarakat.

kesesuaianpelaksanaan
pembangunanterhadap
dokumenrencana
pembangunan

SekretariatDaerah
BagianBIna
Pemerintahan

PencapaianIKKdalam
EKPPD.

SekretariatDaerah
BagianBIna
Pemerintahan

IndeksKepuasan
Masyarakat.

126

ProgramPenataanPeraturan
PerundangUndangan

TerfasilitasiPembahasan
Rekomendasi,Persetujuan
danKesepakatanyang
dihasilkanolehDPRDdan
PemerintahDaerah

'%

100

100

Terfasilitasipembahasan
RaperdaInisiatifDPRD

'%

100

100

600,000,000.00

11,200,000,000.00

100

100

100

675,000,000.00

12,000,000,000.00

100

100

100

750,000,000.00

13,000,000,000.00

100

100

100

825,000,000.00

14,400,000,000.00

100

100

100

900,000,000.00

16,500,000,000.00

100

100

100

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
67,100,000,000.00
SekretariatDPRD
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDPRD
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

IndeksKepuasan
Masyarakat.

PencapaianIKKdalam
EKPPD.

IndeksKepuasan
Masyarakat.

127

TerfasilitasinyaProses
PelaksanaanRapatParipurna

'%

100

100

Programpengembangan
komunikasidaninformasi
mediamassa

Terfasilitasinyapelayanan
InformasiPublikasiterhadap
kinerjaDPRD

'%

100

100

TerfasilitasinyaKomunikasi
antaraDPRDdengan
Masyarakat

'%

100

100

ProgramPembinaandan
PengembanganAparatur

Penyediaansaranadan
PrasaranaAparatur
SekretariatDPRD

'%

70

75

Terfasilitasinyasaranadan
prasaranaDPRD

'%

70

75

ProgramPengadaan,
Pembangunan,Peningkatan
danRehabilitasiSaranadan
PrasaranaAparatur

Tersedianyasarana,prasarana
aparatursertaperlengkapan
kantorsatpolpp

'%

30

50

100

8,000,000,000.00

100

80

8,530,800,000.00

60

100

8,530,800,000.00

85

8,703,880,000.00

70

13

100

8,942,680,000.00

90

9,000,000,000.00

80

15

100

10,516,694,800.00

85

11,000,000,000.00

90

100

100

9,008,364,280.00

85

16

100

100

90

14

100

100

85

12

100

100

80

11

100

100

7,703,880,000.00

10

85

85

90

17

18

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
45,234,680,000.00
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
44,702,419,080.00
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan

Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

19

SekretariatDPRD

SekretariatDPRD

SekretariatDPRD

SekretariatDPRD

SekretariatDPRD

SatpolPP

IndeksKepuasan
Masyarakat.

IndeksKepuasan
Masyarakat.

128

10

11

12

13

14

15

16

50

1,500,000,000.00

50

1,600,000,000.00

50

1,700,000,000.00

50

1,800,000,000.00

250

Programpeningkatan
kapasitassumberdaya
aparatur

Jumlahaparaturkerjasama
daerahyangmendapatkan
peningkatankapasitas

Orang

50

50

Jumlahaparaturinvestasi
yangmendapatkan
peningkatankapasitas

Orang

40

Programpeningkatankualitas
pelayananpemerintahan

AparaturBendaharaPenyetor
Orang
YangMemahamiProsedur

42

50

Jumlahaparaturyang
mengikutiPelatihan
PemeriksaPajakDaerah

Orang

25

30

30

30

30

30

30

Jumlahaparaturpengelola
PendapatanAslidaerahyang
orang
memahamiSisdur
PendapatanAsliDaerah

150

200

225

250

275

325

325

Jumlahaparaturpengelola
PBBdanBHTByangterlatih
dalambidangtugasnya

135

135

135

135

135

135

135

orang

1,400,000,000.00

40

1,500,000,000.00

50

40

1,500,000,000.00

50

40

1,500,000,000.00

50

40

1,500,000,000.00

50

200

1,500,000,000.00

50

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianKerjasama
8,000,000,000.00
Daerah,
DanInvestasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianKerjasama
Daerah,
DanInvestasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPendapatan
Keuangan
7,500,000,000.00
Daerah
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
DinasPendapatan
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
DinasPendapatan
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
DinasPendapatan
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
17

OpiniBPKterhadap
akuntabilitaskeuangan
daerah.

OpiniBPKterhadap
akuntabilitaskeuangan
daerah.

129

Lemba
ga

1500

10

11

12

13

14

15

16

900,000,000.00

1500

900,000,000.00

1500

1,000,000,000.00

1000

100,000,000.00

1000

1,000,000,000.00

6500

6,820,000,000.00

80

6,883,800,000.00

80

7,295,200,000.00

80

7,359,000,000.00

80

8,167,500,000.00

80

Programpeningkatan
partisipasimasyarakat
kelurahandankecamatan
dalampembangunan

MeningkatnyaJumlah
Partisipasi

ProgramPeningkatanSistem
PengawasanInternaldan
PengendalianPelaksanaan
KebijakanKepalaDaerah

TindakLanjutTemuanHasil
PengawasanTahunBerjalan

'%

80

TindaklanjutTemuanHasil
PengawasanTahun
Sebelumnya

'%

20

ProgramPeningkatandan
PengembanganPengelolaan
KeuanganDaerah

TerciptanyaTataKelolaAset
danKeuanganDaerahYang
AkuratdanKredibel

'%

83.2

TersusunnyaLaporan
KeuanganDaerah

'%

92.31

95.38

96.92

98.46

99.23

100

100

TerbinanyaAparatur
PengelolaanKeuangandan
AsetDaerah

'%

100

100

100

100

100

100

20

9,945,000,000.00

87.44

20

11,934,000,000.00

91.68

20

14,320,800,000.00

91.76

20

17,184,960,000.00

91.83

20

20,621,952,000.00

91.83

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi SekretariatDaerah
Bagian
Keuangan
3,900,000,000.00
Kesejahteraan
Daerah,
Sosial
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Inspektorat
36,525,500,000.00
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Inspektorat
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Pengelolaan
74,006,712,000.00
Daerah,
Keuangandan
Perangkat
AsetDaerah
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Pengelolaan
Daerah,
Keuangandan
Perangkat
AsetDaerah
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Pengelolaan
Daerah,
Keuangandan
Perangkat
AsetDaerah
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
17

PeraturandanInstrumen
PendukungTataKelola
KeuangandanAsetDaerah

Keput
usan/P
erwal/
Juknis

12

12

12

12

12

12

12

TersedianyaDataKeuangan
danAset

'%

20

40

60

80

100

100

OpiniBPKterhadap
akuntabilitaskeuangan
daerah.

Programpeningkatan
profesionalismetenaga
pemeriksadanaparatur
pengawasan;

TersedianyaAuditoryang
Bersertifikat

'%

56.86

66.67

1,200,000,000.00

74.51

1,200,000,000.00

84.31

990,000,000.00

94.12

IndeksKepuasan
Masyarakat

ProgramOptimalisasi
PemanfaatanTeknologi
Informasi

JumlahMediaHotSpotdi
WilayahKotaBekasi

Titik

15

19,170,000,000.00

30

18,345,000,000.00

45

22,870,000,000.00

60

KetersediaanDataBase
Pembangunan.

Jumlahpaketyangterlayani
SPSEKotaBekasi

Paket

251

551

901

1301

1751

2251

2251

JumlahSistemInformasi
ManajemendiLingkungan
PemerintahKotaBekasi

Aplikas
i

11

16

21

26

31

36

36

130

10

11

12

13

1,080,000,000.00

26,895,000,000.00

14

15

16

100

1,185,000,000.00

100

75

31,120,000,000.00

75

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Badan
Administrasi
Pengelolaan
Keuangan
Keuangandan
Daerah,
AsetDaerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Badan
Administrasi
Pengelolaan
Keuangan
Keuangandan
Daerah,
AsetDaerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
Inspektorat
5,655,000,000.00
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
118,400,000,000.00
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
17

10

11

12

13

14

15

16

WebsitePemerintahKota
Bekasi

Pengu
njung
websit
e

250000

255000

265000

275000

285000

295000

295000

OptimalnyaJaringan
TeknologiInformasidan
Komunikasi(TIK)

titik
jaringa
n

700

725

750

775

800

825

825

JumlahPenggunaLayanan
SaranaTIK

Orang

100

150

200

250

300

350

350

PeningkatanKapasitasTeknis
PengadaanBarang/Jasa
Orang
PemerintahdiKotaBekasi

320

395

470

545

620

695

695

SaranaMediaInformasi
berbasisinternet

Unit

33

35

37

39

41

43

43

Orang

1424

1524

1639

1769

1914

2074

2074

PeningkatanKapasitasTIK
AparaturSKPD

131

17

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTelematika
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTelematika
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTelematika
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianTelematika
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

IndeksKepuasan
Masyarakat.

ProgramPenataanPeraturan
PerundangUndangan

PencapaianIKKdalam
EKPPD.

Programpeningkatansarana
danprasaranaaparatur

PencapaianIKKdalam
EKPPD.

132

PeningkatanKapasitasTIK
BagiMasyarakatKotaBekasi

Orang

100

TersedianyaPeraturan
Perundangundangandan
produkhukumDaerah

Perda/
Perkad
a/Kep
wal

1038

1050

2,000,000,000.00

1062

2,225,000,000.00

1075

2,550,000,000.00

1083

2,775,000,000.00

1095

3,050,000,000.00

5365

unit

68

4,496,560,000.00

2,841,216,000.00

2,994,337,600.00

3,156,771,360.00

3,279,448,496.00

200

10

11

300

12

13

400

14

15

500

16

500

MeningkatnyaSaranadan
PrasaranaKerjaAparatur

orang

5000

5270

3270

3270

3270

3270

18350

Persen
TersedianyaDataPegawai
PNSD,CPNSDdanNonPNSD
tase

100

100

100

100

100

100

100

ProgramPembinaandan
PengembanganAparatur

TerselesaikannyaKasuskasus
Persen
IndisiplinerPegawaidi
LingkunganPemerintahan
tase
Bekasi

100

100

38,442,500,000.00

100

30,651,580,000.00

100

30,754,461,000.00

100

31,884,440,000.00

100

33,750,470,000.00

100

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianTelematika
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
12,600,000,000.00
BagianHukum
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Kepegawaian
16,768,333,456.00
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Kepegawaian
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Kepegawaian
Daerah,
Daerah
Perangkat
17

Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
165,483,451,000.00
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

Badan
Kepegawaian
Daerah

IndeksKepuasan
Masyarakat.

IndeksKepuasan
Masyarakat.

133

13929

17700

17219

17241

17202

17099

17099

TerwujudnyaPembinaandan
orang
PengembanganAparatur

TersedianyaDokumenPola
Karir

Doku
men

ProgramPengembangan
SaranadanPrasarana
PendukungPenyelenggaraan
PelayananPerizinanTerpadu

PengembanganSaranadan
PrasaranaPendukung
PenyelenggaraanPerizinan
Terpadu

Paket

10

12

PengembanganSaranadan
PrasaranaPendukung
PenyelenggaraanPerizinan
Terpadu

Paket

10

12

Programpeningkatankualitas
pelayananpemerintahan

JumlahPengadaanBarang
danJasaSecaraElektronik

'%

40

Jumlahaparaturyang
memilikisertifikasibarang
jasa

Orang

25

50

470,000,000.00

12

525,000,000.00

12

2,800,000,000.00

40

50

10

12

11

600,000,000.00

12

2,800,000,000.00

40

50

12

12

13

700,000,000.00

12

2,800,000,000.00

40

50

14

12

15

800,000,000.00

12

2,800,000,000.00

40

50

16

12

12

2,800,000,000.00

40

50

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Kepegawaian
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Badan
Keuangan
Kepegawaian
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
BadanPelayanan
Keuangan
3,095,000,000.00
PerizinanTerpadu
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
BadanPelayanan
Daerah,
PerizinanTerpadu
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
SekretariatDaerah
Administrasi
BagianBina
Keuangan
Ekonomi,
14,000,000,000.00
Daerah,
Pembangunandan
Perangkat
BinaKetahanan
Daerah,
Pengan
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
SekretariatDaerah
Administrasi
BagianBina
Keuangan
Ekonomi,
Daerah,
Pembangunandan
Perangkat
BinaKetahanan
Daerah,
Pengan
Kepegawaian
danPersandian
17

10

11

12

13

14

15

16

JumlahDokumenDaerah
RawanPangan

Doku
men

Jumlahaparaturyang
mengikutibimtek
pengelolaankeuangan

orang

100

TerfasilitasiBadanUsaha
MilikDaerah(BUMD)

Lapora
n

Terfasilitasinyadanapasca
PPKIPM

Lapora
n

TerfasilitasiDewan
KetahananPanganDaerah

Lapora
n

62048

Jumlahrumahtanggasasaran RTS
penerimamanfaat(RTSPM)
PM

134

17

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
SekretariatDaerah
Umum,
BagianBina
Administrasi
Ekonomi,
Keuangan
Pembangunandan
Daerah,
BinaKetahanan
Perangkat
Pengan
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
SekretariatDaerah
Umum,
BagianBina
Administrasi
Ekonomi,
Keuangan
Pembangunandan
Daerah,
BinaKetahanan
Perangkat
Pengan
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
SekretariatDaerah
Umum,
BagianBina
Administrasi
Ekonomi,
Keuangan
Pembangunandan
Daerah,
BinaKetahanan
Perangkat
Pengan
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
SekretariatDaerah
Administrasi
BagianBina
Keuangan
Ekonomi,
Daerah,
Pembangunandan
Perangkat
BinaKetahanan
Daerah,
Pengan
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
SekretariatDaerah
Administrasi
BagianBina
Keuangan
Ekonomi,
Daerah,
Pembangunandan
Perangkat
BinaKetahanan
Daerah,
Pengan
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
SekretariatDaerah
Administrasi
BagianBina
Keuangan
Ekonomi,
Daerah,
Pembangunandan
Perangkat
BinaKetahanan
Daerah,
Pengan
Kepegawaian
danPersandian

10

11

12

13

14

15

16

17

OpiniBPKterhadap
akuntabilitaskeuangan
daerah.

Programpengadaan,
pembangunan,peningkatan
danrehabilitasi

Tersedianyasaranadan
prasaranapenunjang
pengelolaankeuangandan
asetdaerah

'%

10.76

19.46

5,000,000,000.00

58.65

16,000,000,000.00

72.37

18,000,000,000.00

89.17

20,000,000,000.00

100

20,000,000,000.00

100

79,000,000,000.00

IndeksKepuasan
Masyarakat.

Programpeningkatan
kapasitasdankualitaslayanan
pemerintahdaerah

Tersedianyainformasiindeks
kepuasanlayananmasyarakat

'%

100

100

2,200,000,000.00

100

2,475,000,000.00

100

2,500,000,000.00

100

2,600,000,000.00

100

2,700,000,000.00

100

12,475,000,000.00

KetersediaanDataBase
Pembangunan.

Programidentifikasitopografi
wilayah

tertatanyaunsurunsur
topografidikotabekasi

'%

32

650,000,000.00

52

690,000,000.00

73

800,000,000.00

93

850,000,000.00

100

300,000,000.00

100

3,290,000,000.00

Programpengembangan
kehidupandemokrasidalam
pemilu

terselenggaranyapemilu
secaraaman,damaidan
demokratis

'%

100

100

700,000,000.00

100

800,000,000.00

100

900,000,000.00

100

2,400,000,000.00

Programpeningkatan
partisipasimasyarakat
kelurahandankecamatan
dalampembangunan

meningkatnyapartisipasi
masyarakatkelurahandan
kecamatandalam
pembangunan

'%

100

100

500,000,000.00

100

600,000,000.00

100

700,000,000.00

100

800,000,000.00

100

900,000,000.00

100

3,500,000,000.00

IndeksKepuasan
Masyarakat.

135

ProgramPenataandan
PengembanganOrganisasi
PerangkatDaerah

Terlaksananyaevaluasi
kelembagaansesuaidengan
kebutuhanorganisasi

SKPD

43

2,375,000,000.00

11

2,255,000,000.00

15

1,870,000,000.00

12

1,965,000,000.00

1,650,000,000.00

43

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Badan
Administrasi
Pengelolaan
Keuangan
Keuangandan
Daerah,
AsetDaerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianBIna
Daerah,
Pemerintahan
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianBIna
Daerah,
Pemerintahan
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianBIna
Daerah,
Pemerintahan
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianBIna
Daerah,
Pemerintahan
Perangkat

Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
10,115,000,000.00
Daerah,
BagianOrganisasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

136

Terlaksananyaevaluasitugas,
pokok,fungsidanrincian
tugasjabatanstruktural
Doku
sesuaidengankebutuhan
organisasidantercapainya
men
pemahamanaparatur
terhadaptatanaskahdinas
organisasi

43

43

43

43

43

43

43

BentukKelembagaan
OrganisasiPerangkatDaerah
PemerintahKotaBekasi
SKPD
sesuaidenganperaturanyang
berlaku

43

Berkurangnyasarandankritik
SKPD
dikotakpengaduan

19

19

19

19

19

19

19

Tercapainyapelayanan
minimaldi15bidangStandar SKPD
PelayananMinimal(SPM)

15

15

15

15

15

15

Tersedianyapedoman
penyusunanStandard
OperatingProcedure(SOP)
danstandarpelayanandi
lingkunganPemerintahKota
Bekasi

SKPD

Terlaksananyaevaluasi
jabatansesuaidengan
ketentuanyangberlaku

SKPD

35

10

11

12

13

14

15

16

17

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianOrganisasi
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianOrganisasi
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
SekretariatDaerah
Keuangan
BagianOrganisasi
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianOrganisasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianOrganisasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
Daerah,
BagianOrganisasi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

OpiniBPKterhadap
akuntabilitaskeuangan
daerah.

ProgramPeningkatandan
PengembanganPengelolaan
KeuanganDaerah

137

10

11

12

13

14

15

16

17

18

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
PeningkatanPenerimaan
Rp. 6.74763E+11 7.44E+11 13,000,000,000.00 8.74E+11 13,000,000,000.00 1E+12 13,000,000,000.00 1.21E+12 13,000,000,000.00 1.43E+12 13,000,000,000.00 1.43E+12 65,000,000,000.00
Daerah,
PajakDaerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
PeningkatanPenerimaan
Keuangan
Rp 45977967400 5.08E+10
5.62E+09
6.2E+10
6.94E+10
7.73E+10
7.73E+10
RetribusiDaerah
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
PeningkatanPenerimaan
Keuangan
HasilKekayaanDaerahYang
Rp. 9479323600 1.04E+10
1.14E+10
1.3E+10
1.4E+10
1.56E+10
1.56E+10
Daerah,
Dipisahkan
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
PeningkatanPenerimaanLain
Keuangan
LainPendapatanAsliDaerah
Rp 1.41055E+11 1.44E+11
1.49E+11
1.6E+11
1.63E+11
1.69E+11
1.69E+11
Daerah,
YangSyah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
PeningkatanPenerimaan
Keuangan
DanaBagiHasilPajak/Bukan
Rp 1.17234E+11 1.17E+11
1.17E+11
1.2E+11
1.17E+11
1.17E+11
1.17E+11
Daerah,
Pajak
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
PengelolaanPendapatan
Keuangan
BerbasisSistemInformasi
sistem
3
4
4
4
5
5
5
Daerah,
Teknologi
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

19

DinasPendapatan
Daerah

DinasPendapatan
Daerah

DinasPendapatan
Daerah

DinasPendapatan
Daerah

DinasPendapatan
Daerah

DinasPendapatan
Daerah

IndeksKepuasan
Masyarakat.

'%

18

23

10

11

12

13

14

15

16

28

1,500,000,000.00

33

2,000,000,000.00

38

2,500,000,000.00

50

2,500,000,000.00

50

Programpengadaan,
pembangunan,peningkatan
danrehabilitasisaranadan
prasaranaaparatur;

RasioPenggunaanSarana
Komputerterhadapjumlah
aparaturdiDispendaKota
Bekasi

JumlahkebutuhanKendaraan
OperasionalRoda4Di
Unit
lingkunganDispendaKota
Bekasi

12

15

15

21

27

34

34

JumlahKebutuhanKendaraan
OperasionalKendaraanRoda
Unit
2dilingkunganDispendakota
Bekasi

90

115

125

135

145

150

150

PenataanGedungKantor
DispendaKotaBekasi

Paket

TerwujudnyaPerencanaan
Strategis,SitePlanningdan
DetailEngineerDesignDinas

Doku
men

1.IndeksKepuasan
Programperencanaanteknis
Masyarakat.2.Pencapaian
dansumberdayamanusia
IKKdalamEKPPD.

138

AparaturDinasYangTerlatih
orang
diBidangnya

280

1,000,000,000.00

6,650,000,000.00

380

4,300,000,000.00

250

3,450,000,000.00

380

2,950,000,000.00

400

3,150,000,000.00

13

400

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPendapatan
Keuangan
9,500,000,000.00
Daerah
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPendapatan
Keuangan
Daerah
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPendapatan
Keuangan
Daerah
Daerah,
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
DinasPendapatan
Daerah,
Daerah
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPertamanan,
Keuangan
20,500,000,000.00
Pemakamandan
Daerah,
PJU
Perangkat
17

Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPertamanan,
Keuangan
Pemakamandan
Daerah,
PJU
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

Kecam
atan

12

100

100

2,620,000,000.00

100

2,825,000,000.00

100

2,930,000,000.00

100

3,040,000,000.00

100

3,150,000,000.00

100

42.32

60

1,000,000,000.00

70

1,000,000,000.00

80

1,000,000,000.00

90

1,000,000,000.00

100

1,000,000,000.00

100

Programpeningkatan
pelayanankedinasanKepala
daerahdanWakilkepala
daerah

Terpenuhinyapelayanan
kedinasankepaladaerahdan Persen
wakilkepaladaerah

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

IndeksKepuasanMasyarakat

139

Pemberdayaanmasyarakat
kelurahandankecamatan

Meningkatnyakapasitasdan
kualitasaparaturSatpolPP

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
ProgramPenguatan
Masyarakat.2.Pencapaian Penyelenggaraan
IKKdalamEKPPD.
PemerintahanUmum

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

'%

12

10

11

12

12

13

12

14

15

12

16

12

19
18
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
DinasPertamanan,
Keuangan
Pemakamandan
Daerah,
PJU
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SekretariatDaerah
14,565,000,000.00
Daerah,
BagianTataUsaha
Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
Keuangan
SatpolPP
5,000,000,000.00
Daerah,
17

Perangkat
Daerah,
Kepegawaian
danPersandian

75

80

RasioRTYangTertib
administrasi

'%

60

65

70

75

80

85

85

RasioRWYangTertib
administrasi

'%

60

65

70

75

80

85

85

Jumlahkegiatankewilayahan
Kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an
seKecamatan

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

Nilai

70

72

80

Pemberdayaan
36,922,250,000.00 Masyarakatdan
Desa

RasioRTYangTertib
administrasi

'%

72

74

75

77

79

84

84

RasioRWYangTertib
Administrasi

'%

70

72

74

76

78

83

83

Jumlahkegiatankewilayahan Kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an

70

72

75

77

85

85

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

Nilai

69

69

RasioRTYangTertib
administrasi

'%

703

703

706

706

709

709

709

RasioRWYangTertib
Administrasi

'%

82

82

85

85

88

88

88

4,724,973,500.00

6,502,450,000.00

5,521,400,000.00

85

74

70

5,674,973,500.00

7,132,450,000.00

5,557,900,000.00

85

76

72

6,526,219,525.00

7,762,450,000.00

5,597,300,000.00

90

78

74

7,505,152,453.00

7,762,450,000.00

5,636,700,000.00

95

80

75

8,630,925,321.00

7,762,450,000.00

5,675,700,000.00

95

Pemberdayaan
33,062,244,299.00 Masyarakatdan
Desa

nilai

75

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
27,989,000,000.00 Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Jatiasih

Jatiasih

Jatiasih

Jatiasih

BekasiBarat

BekasiBarat

BekasiBarat

BekasiBarat

BekasiTimur

BekasiTimur

BekasiTimur

scorei

67.97

70

RasioRTyangtertib
administrasi

'%

65

65

70

75

75

80

80

RasioRWyangtertib
administrasi

'%

60

60

65

70

75

80

80

JumlahKegiatanKewilayahan
Kegiat
YangDiikutiOlehMasyarakat
an
Kecamatanjatisampurna

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

JatiSampurna

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

nilai

77

78

82

Pemberdayaan
32,126,687,500.00 Masyarakatdan
Desa

BekasiSelatan

RasioRTyangtertib
administrasi

'%

60

65

70

75

80

85

85

RasioRWyangtertib
Administrasi

'%

60

65

70

75

80

85

85

JumlahKegiatanKewilayahan
kegiat
YangDiikutiOlehMasyarakat
an
seKecamatan

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

BekasiSelatan

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

Nilai

79

80

84

Pemberdayaan
22,273,800,000.00 Masyarakatdan
Desa

PondokGede

RasioRTYangTertib
Administrasi

'%

20

20

40

60

80

100

100

RasioRWYangTertib
Administrasi

'%

20

20

40

60

80

100

100

Jumlahkegiatankewilayahan
Kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an
KecamatanPondokgede

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

Nilai

65

68

80

Pemberdayaan
7,410,000,000.00 Masyarakatdan
Desa

RasioRTyangtertib
administrasi

'%

65.36

70

75

80

85

100

100

RasioRWyangtertib
Administrasi

'%

60

65

72

80

90

100

100

JumlahKegiatanKewilayahan Kegiat
YangDiikutiOlehMasyarakat
an
1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

IndeksKepuasanMasyarakat

Jumlahkegiatankewilayahan
kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an
KecamatanBantargebang
1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

140

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

RasioRTyangtertib
administrasi

Rasio

452

452

RasioRWyangtertib
administrasi

Rasio

66

66

3,239,600,000.00

5,866,612,500.00

4,392,200,000.00

1,482,000,000.00

4,766,655,880.00

72.98

79

81

70

453

66

10

11

3,304,392,000.00

6,145,975,000.00

4,434,000,000.00

1,482,000,000.00

5,415,875,370.00

74

80

82

73

453

67

12

13

3,370,500,000.00

6,425,337,500.00

4,434,000,000.00

1,482,000,000.00

5,920,320,450.00

76

81

83

75

453

67

14

15

3,437,910,000.00

6,704,700,000.00

4,506,800,000.00

1,482,000,000.00

6,452,253,657.00

79

82

84

80

454

67

3,506,658,000.00

6,984,062,500.00

4,506,800,000.00

1,482,000,000.00

6,828,603,781.00

16

18

19

14

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

BekasiTimur

79

Pemberdayaan
16,859,060,000.00 Masyarakatdan
Desa

JatiSampurna

17

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

JatiSampurna

JatiSampurna

BekasiSelatan

BekasiSelatan

PondokGede

PondokGede

PondokGede

BantarGebang

BantarGebang

BantarGebang

BantarGebang

454

Pemberdayaan
29,383,709,138.00 Masyarakatdan
Desa

MedanSatria

67

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

MedanSatria

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KepemilikanKTP.3.
PencapaianIKKdalam
EKPPD.

10

11

12

18

19

14

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

MedanSatria

82

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

MedanSatria

85

Pemberdayaan
16,819,720,000.00 Masyarakatdan
Desa

BekasiUtara

12

12

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

BekasiUtara

80

85

85

80

85

85

13

14

15

16

17

Jumlahkegiatankewilayahan
Kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an
seKecamatanMedanSatria

10

11

14

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

Nilai

70

75

79

80

80

82

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

IndeksKepuasanMasyarakat

Nilai

60

65

JumlahKegiatanKewilayahan
Kegiat
YangDiikutiOlehMasyarakat
an
Kecamatan

10

RasioRTYangTertib
Administrasi

'%

70

72

75

78

RasioRWYangTertib
Administrasi

'%

70

72

75

78

nilai

67

68.2

RatioRTYangTertib
Administrasi

'%

70

72

73

74

75

77

77

RatioRWYangTertib
Administrasi

'%

70

72

73

74

75

77

77

Jumlahkegiatankewilayahan
Kegiat
yangdiikutiolehmasyarakat
an
KecamatanRawalumbu

13

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

RawaLumbu

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

IndeksKepuasanMasyarakat
score
(IKM)

60

65

80

Pemberdayaan
28,000,000,000.00 Masyarakatdan
Desa

MustikaJaya

RasioRWyangtertib
Administrasi

'%

55

60

65

70

70

75

75

RasioRTyangtertib
Administrasi

'%

55

60

65

70

70

75

75

JumlahkegiatanKewilayahan
Kegiat
yangdiikutiolehMasyarakat
an
kecamatanmustikajaya

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

IndeksKepuasanMasyarakat

64

65

69

Pemberdayaan
19,050,000,000.00 Masyarakatdan
Desa

RasioRTyangtertib
administrasi

'%

100

100

100

100

100

100

100

RasioRWyangtertib
administrasi

'%

100

100

100

100

100

100

100

JumlahKegiatanKewilayahan Kegiat
YangDiikutiOlehMasyarakat
an

Programpeningkatan
partisipasiunsurdesadalam
membangundesadan
kelurahan

IndeksKepuasanMasyarakat
(IKM)

2,969,720,000.00

5,794,600,000.00

5,200,000,000.00

3,650,000,000.00

70

69.4

70

66

3,150,000,000.00

5,846,600,000.00

5,400,000,000.00

3,700,000,000.00

75

70.6

75

67

3,370,000,000.00

5,846,600,000.00

5,600,000,000.00

3,800,000,000.00

80

71.8

76

68

3,580,000,000.00

5,864,600,000.00

5,800,000,000.00

3,900,000,000.00

85

72.9

80

69

3,750,000,000.00

5,882,600,000.00

6,000,000,000.00

4,000,000,000.00

72.9

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
29,235,000,000.00 Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

BekasiUtara

BekasiUtara

RawaLumbu

RawaLumbu

RawaLumbu

MustikaJaya

MustikaJaya

MustikaJaya

PondokMelati

PondokMelati

PondokMelati

PondokMelati

UrusanKearsipan
1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KetersediaanDataBase
Pembangunan.

141

ProgramPeningkatanKualitas
PelayananInformasi

JumlahPengelolaKearsipan
yangbersertifikat

orang

139

80

Kecepatandanketepatan
dalampelayanankearsipan

menit

60

30

500,000,000.00

80

25

750,000,000.00

80

20

650,000,000.00

80

15

675,000,000.00

80

10

1,175,000,000.00

80

10

3,750,000,000.00

Kearsipan

KantorArsip
Daerah

Kearsipan

KantorArsip
Daerah

1
KetersediaanDataBase
Pembangunan.

2
ProgramPenyelamatandan
PelestarianDokumendan
ArsipDaerah

'%

57

ProsentaseKhasanahArsipIn
AktifdanstatisSKPD

'%

100

100

3
Prosentasepenerapan
pengelolaanArsipSKPD
secarabaku

7
4,150,000,000.00

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

2,200,000,000.00

1,375,000,000,000.00

1,625,000,000.00

1,725,000,000.00

1,384,700,000,000.00

Kearsipan

KantorArsip
Daerah

Kearsipan

KantorArsip
Daerah

SekretariatDaerah
BagianBIna
Pemerintahan

100

100

100

100

500

UrusanKomunikasidan
Informatika

1.IndeksKepuasan
Masyarakat.2.
KetersediaanDataBase
Pembangunan.

Programoptimalisasi
pemanfaatanteknologi
informasi

MeningkatnyaPemanfaatan
TeknologiInformasidi
TingkatKelurahan

'%

100

100

300,000,000.00

100

300,000,000.00

100

300,000,000.00

900,000,000.00

Komunikasidan
Informatika

IndeksKepuasan
Masyarakat.

ProgramPengembangan
Komunikasi,Informasidan
MediaMassa

CakupanPengembangandan
PemberdayaanKelompok
InformasiMasyarakat

'%

50

1,510,000,000.00

70

1,200,000,000.00

80

1,100,000,000.00

90

1,100,000,000.00

100

1,400,000,000.00

100

6,310,000,000.00

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
mediatercetak/terekam

kali

12

12

12

12

12

12

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Pameran/Expo

kali

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

JumlahLiputan

hari

365

365

365

365

365

365

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
mediabaru

hari

365

365

365

365

365

365

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
medialuarruang

kali

12

Diseminasiinformasimelalui
mediaradio

kali

12

12

12

12

12

12

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
mediaTV

kali

12

12

12

12

12

12

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
mediapertunjukanrakyat

kali

12

12

12

12

12

12

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

buah

40

50

60

70

80

80

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Diseminasiinformasimelalui
mediamassacetak

kali

12

12

12

12

12

12

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Programfasilitaspeningkatan
SDMbidangkomunikasidan
informasi

Diseminasiinformasimelalui
mediatatapmuka

kali

12

JumlahPelatihan

kali

Judul

21501

23501

JumlahPepustakaan
Kecamatan

perpus
takaan
kecam
atan

JumlahPepustakaan
Kelurahan

perpus
takaan
kelura
han

43

unit

IndeksKepuasan
Masyarakat.

ProgramKerjaSamaInformasi
danMediaMassa

JumlahSuratKabar
Nasional/Lokal

IndeksKepuasan
Masyarakat.

IndeksKepuasan
Masyarakat.

UrusanPerpustakaan
ProgramPeningkatanSarana
danPrasaranaPerpustakaan
Daerah

JumlahKoleksiPerpustakaan

jumlaharmadaperpustakaan

142

3,710,000,000.00

1,300,000,000.00

12

12

3,580,000,000.00

1,300,000,000.00

2,250,000,000.00

25501

12

12

3,580,000,000.00

1,300,000,000.00

4,200,000,000.00

27501 1,900,000,000.00

12

12

3,710,000,000.00

1,300,000,000.00

29501

12

12

3,580,000,000.00

1,300,000,000.00

1,700,000,000.00

12

12

18,160,000,000.00

6,500,000,000.00

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas
Komunikasidan SekretariatDaerah
Informatika
BagianHumas

Perpustakaan

Kantor
Perpustakaan
Daerah

Perpustakaan

Kantor
Perpustakaan
Daerah

13

Perpustakaan

Kantor
Perpustakaan
Daerah

Perpustakaan

Kantor
Perpustakaan
Daerah

31501

1,500,000,000.00

31501

11,550,000,000.00

IndeksKepuasan
Masyarakat.

143

Programpengembangan
budayamasyarakatdan
pembinaanperpustakaan

gedungperpustakaan

buah

JumlahPengunjung
PerpustakaanDaerah

Orang

1296

3000

JumlahPengunjung
PerpustakaanKeliling

Orang

1273

3000

4500

6000

7500

9000

9000

Perpustakaan

JumlahPerpustakaanYang
Terbina

Buah

43

51

63

75

87

93

369

Perpustakaan

JumlahSDMPengelola
Perpustakaan

Orang

72

12

12

12

48

Perpustakaan

1
1,200,000,000.00

3000

10

11

1
1,400,000,000.00

5000

12

13

1
1,600,000,000.00

8000

14

15

1
1,800,000,000.00

10000

16

17

1
2,100,000,000.00

10000

18
Perpustakaan

8,100,000,000.00

Perpustakaan

19
Kantor
Perpustakaan
Daerah
Kantor
Perpustakaan
Daerah
Kantor
Perpustakaan
Daerah
Kantor
Perpustakaan
Daerah
Kantor
Perpustakaan
Daerah

MISI II
TUJUAN
SASARAN

Membangun prasarana dan sarana yang serasi dengan dinamika dan pertumbuhan kota
Mewujudkan ketersediaan prasarana dan sarana kota yang merata bagi seluruh warga.
Terwujudnya ketersediaan prasarana dan sarana kota yang merata bagi seluruh warga

Kondisi
Indikator Kinerja
Satua
Kinerja pada
Program (outcome) dan
n
Awal RPJMD
Kegiatan (output)
1
3
4
2
3
5
Panjangjalandalamkondisi Program
Proporsipanjangjaringan
'%
baik.
Rehabilitasi/PemeliharaanJalan
jalandalamkondisibaik
91.05
dan Jembatan
Jumlahtitikkemacetanlalu ProgramPembangunanJalandan
Panjangjalandilaluiroda4
km
lintas.trotoar.
Jembatan
3166.79
Panjangjalandalamkondisi
baik
IndikatorSasaran

Bidang Urusan dan ProgramKegiatan

2014
target
6

92.09

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
target
Rp
12
11
13

2015
Rp
7

192,444,945,000.00

target
8

93.14

3169.78 53,166,300,000.00 3172.78

Rp
9

211,689,439,500.00

target
10

94.19

232,858,383,450.00

58,482,930,000.00 3175.78 64,331,223,000.00

95.23

3178.78

256,144,221,795.00

18

SKPD
Penanggungjaw
ab
19

Pekerjaan
Umum

DinasBinaMarga
danTataAir

Pekerjaan
Umum

DinasBinaMarga
danTataAir

Urusan
2018
target
14

96.28

70,764,345,300.00 3181.78

Rp
15

281,758,643,974.00

Kondisi Kinerja pada akhir


target
Rp
16
17

96.28

1,174,895,633,720.00

77,840,779,830.00 3181.78 324,585,578,130.00

DinasBinaMarga
danTataAir

Panjangjalanyangmemiliki
drainase/saluran
pembuangan air
Panjangjalanyangmemiliki

DinasBinaMarga
danTataAir
DinasBinaMarga
danTataAir
.

BerkurangnyaJumlahtitik
genangan

ProgramPembangunanSaluran
DrainasedanGoronGorong

Panjangjalandalamkondisi ProgramPembangunanSistem
baik.
InformasidanDataBaseJalan
dan Jembatan
BerkurangnyaJumlahtitik
ProgramPengendalianBanjir
genangan
LuasanRuangTerbukaHijau
Panjangjalanyangmemiliki
drainase/saluran
pembuangan air
Penegakanhukum
lingkungan
Persentasepenanganan
sampah
PerolehanAdipura.
Programpeningkatanfasilitas
peneranganjalanumum(PJU)

PJUdalamkondisiBaik.

Pelayanankebutuhan
PeneranganJalanUmum
(PJU).

Programpenunjangsaranadan
prasaranapertamanan,
pemakanandanPJU

RasiokapasitasTPU
terhadapjumlahpenduduk.
Jumlahkasuskebakaran
ProgramPeningkatanKesiagaan
akibatbencanakebakaran. danPencegahanBahaya
Kebakaran

Panjangjalanyangmemiliki
trotoardandrainase/saluran
pembuanganair(minimal1.5
m)

'%

Drainasedalamkondisibaik/
pembuanganaliranairtidak
tersumbat
Ketersediaandatabase
pembangunan

'%

Berkurangnyatitikgenangan
banjir

147

'%

PelayananKebutuhan
PeneranganJalanUmum
PersentaseTitikPJUDalam
KondisiBaik

'%

TerpenuhinyaKebutuhan
SaranadanPrasarana
TertanganinyaKasus
Kebakaran

'%

CakupanPelayananBencana
Kebakaran

1.26

1.29

1.33

1.36

1.39

70.55

71.09

62,385,400,000.00

71.64

68,623,940,000.00

72.19

75,486,334,000.00

72.73

83,034,967,400.00

73.28

91,338,464,140.00

73.28

380,869,105,540.00

100

9,971,500,000.00

100

10,968,650,000.00

100

12,065,515,000.00

100

13,272,066,500.00

100

14,599,273,150.00

100

60,877,004,650.00

13.31

4,108,500,000.00

4.99

4,519,350,000.00

4.99

4,971,285,000.00

4.99

5,468,413,500.00

4.99

6,015,254,850.00

33.27

25,082,803,350.00

100

23.79

80.54

85.17

37,000,000,000.00

42.84

35,000,000,000.00

88.88

61.89

39,000,000,000.00

92.59

80.95

44,000,000,000.00

96.29

100

DinasBinaMarga
danTataAir

Pekerjaan
Umum

DinasBinaMarga
danTataAir

Pekerjaan
Umum

DinasBinaMarga
danTataAir

Pekerjaan
Umum

DinasBinaMarga
danTataAir

Pekerjaan
Umum

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Pekerjaan
Umum

DinasPertamanan,
Pemakamandan

Pekerjaan
Umum

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Pekerjaan
Umum

DinasPertamanan,
Pemakamandan

Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran

Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran

Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran

Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran

1.39

'%

PersentaseCapaianTarget
PemasanganTitikPJUTahun
(n)

TerbangunnyaPosJaga
PemadamKebakaran
TersedianyaMobilPemadam
Kebakaran/Operasional

1.23

Pekerjaan
Umum

50,000,000,000.00

100

100

205,000,000,000.00

100

'%

80

70

4,321,533,750.00

70

5,003,557,125.00

3.53

20.44

20

30

17

10

15

35

20.11

70

5,690,065,338.00

19.64

70

6,381,506,871.00

20.13

70

7,078,375,058.00

19.68

70

28,475,038,142.00

100

'%
22,500,000,000.00

15,250,000,000.00

14,687,500,000.00

23,604,375,000.00

23,604,375,000.00

30

Unit
Unit

'%

99,646,250,000.00

Pembangunanperumahan
vertikal
Rumahbersanitasi
Rumahlayakhuni
Pembangunanperumahan
vertikal
Rumahbersanitasi

ProgramPengembanganRumah
SusunHunidanRumahSusun
SewabagiMasyarakat
Berpenghasilan Rendah
ProgramPengembangan
Perumahan

Rumahlayakhuni.

LuasanRuangTerbukaHijau. ProgramPengendaliandan
PemanfaatanRuang

4
3
Menurunnyapresentasi
'%
jumlahkerugianakibat
bencana kebakaran
TerwujudnyaPengembangan unit
PerumahanVertikal
twinblo
k

Berkurangnyakawasan
Hektar
permukimankumuh
Unit
Tertanganinyakawasan
rumah
binaan(Rutilahu)
Tersedianyajaringanair
M
bersih
Tersedianyaprasarana
Unit
sanitasi
TerwujudnyaKeindahandan titik
EstetikaKota

'%

Jumlahrencana
pembangunaninfrastruktur
penunjangkotaygmenarik
bagi iklim investasi
ReviewRencanaDetailTata
RuangKawasan(RDTRK)

dokum
en

LuasanRuangTerbukaHijau. ProgramPemanfaatanRuang

BiayaSertifikasipenyerahan Lokasi
prasarana,sarana,danutilitas
dikotabekasi
LuasRuangterbukahijau
publikperluaswilayahkota

LuasanRuangTerbukaHijau. ProgramPengendaliandan
PemanfaatanRuang

148

11

13

15

17

13,800,000,000.00

6,000,000,000.00

6,000,000,000.00

6,000,000,000.00

43,800,000,000.00

14

4,650,000,000.00

4,935,000,000.00

5,291,250,000.00

5,715,437,500.00

5,715,437,000.00

10

26,307,124,500.00

200

100

100

100

100

100

500

7182

5746

5746

5746

5746

5744

28728

10

10

75.68

1,900,000,000.00

81.94

2,050,000,000.00

88.09

16

14

12,000,000,000.00

1,575,000,000.00

12

10

1,900,000,000.00

94.29

20

2,050,000,000.00

100

10

7.48

7.56

7.64

81,800,000,000.00

7.72

81,800,000,000.00

7.8

81,800,000,000.00

7.88

81,800,000,000.00

7.88

3.48

3.53

3.58

3.63

3.68

3.76

3.76

25

35

persen
('%)
persen
('%)
Lokasi

3,250,000,000.00

89.4

3,250,000,000.00

89.6

3,250,000,000.00

89.8

3,250,000,000.00

90

19
DinasBangunan
danKebakaran

Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran

Perumahan
Rakyat
Perumahan
Rakyat
Perumahan
Rakyat
Perumahan
Rakyat

DinasBangunan
danKebakaran
DinasBangunan
danKebakaran
DinasBangunan
danKebakaran
DinasBangunan
danKebakaran

Penataan
Ruang

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Penataan
Ruang

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

100

81,800,000,000.00

18
Perumahan
Rakyat

9,475,000,000.00

409,000,000,000.00

Persen
'%

Jumlahpenyerahan
Lokasi
Prasarana,SaranadanUtilitas
di Kota Bekasi
Jumlahperijinan(IPPLdan
persen
RencanaTapak)yangsesuai
('%)
denganrencanatataruang
danperaturanzonasi
Prosentasepenyimpangan
pemanfaatanlahan
Prosentasebangunanyang
berIMB
Penerapaninsentifdan
disintensifdalam
pemanfaatan ruang
Jumlahpenertibanbangunan
yangtidakberIMB

Bagian
Wilaya
h
Perkota
an
(BWP)
RencanaTataBangunandan Lokasi
Lingkungan(RTBL)
LuasRuangterbukahijau
persen
privateperluaswilayahkota
'%

69.81
LuasanRuangTerbukaHijau. ProgramPerencanaanTata
Ruang

30

0
TerkendalinyaJumlahTitik
Reklame

89

89.2

3,250,000,000.00

90

0.2

0.15

0.15

0.15

0.15

0.15

0.15

45

45

57

64

71

78

78

10

26

26

30

30

30

40

40

bangun
an

16,250,000,000.00
Penataan
Ruang
Penataan
Ruang

DinasTataKota
DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

Penataan
Ruang

DinasTataKota

1
PerolehanAdipura.

2
Programpengelolaanareal
pemakaman

3
RatioTempatPemakaman
UmumPerSatuanPenduduk

4
Rasio
daya
tampun
gper
1000
pendud
k

RasiokapasitasTPUterhadap
jumlahpenduduk.
RasiokapasitasTPUterhadap
jumlahpenduduk.
LuasanRuangTerbukaHijau Programpengelolaan
pertamanan

IndikatorTamandanJalur
HijauKotayangTerpelihara

PerolehanAdipura.
Jumlahterminalangkutan
umumdalamkondisiBaik.

Tersedianyaterminalregional buah
tipeBdanCyangmemadai

Ketersediaanprasarana
saranaperhubungan.
Jumlahterminalangkutan
umumdalamkondisiBaik.

ProgramPembangunanPrasana
danSaranaPerhubungan

ProgramRehabilitasidan
PemeliharaanPrasaranadan
FasilitasLLAJ

Ketersediaanprasarana

Ketersediaanprasarana
saranalalulintas.

ProgramPeningkatanPelayanan
Angkutan

Ketersediaanprasarana
saranaperhubungan.

Jumlahtitikkemacetanlalu
lintas.

Ketersediaanprasarana
KepemilikanKIRkendaraan
wajibuji.

ProgramPeningkatandan
PengamananLaluLintas

ProgramPeningkatanKelaikan
PengoperasianKendaraan
Bermotor

Tersedianyatitik
pemberangkatan/shelterdi
kotabekasisebanyak185
buah
100%fasilitaslalulintas
Tersedianya1gedungkantor
DinasPerhubungandan1
gedungpengujianUPTDPKB

3.1

3.3

7,950,000,000.00

3.5

7,750,000,000.00

10

3.7

11

5,775,000,000.00

12

3.9

13

1,450,000,000.00

14

4.1

15

1,550,000,000.00

16

4.1

17

Ketersediaanprasarana
saranaperhubungan.
Persentasepenanganan
sampah
Rumahbersanitasi.
Rumahlayakhuni.

Statusmutuair.

149

ProgramPengembangan
KomunikasiInformasidanMedia
Massa
ProgramOptimalisasi
pengelolaanPosdan
Telekomunikasi
ProgramPengembanganKinerja
PengelolaanPersampahan

peningkatanjaringan
komunikasi
Terrselenggaranyapelayanan
informasi
ProsentasePelayanan/
Pengangkutan
JumlahTinjaYangTerolah
CakupanKunjungan/Patroli
truckataupengangkutan
sampahdiTPS

19

Penataan
Ruang

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Penataan
Ruang

DinasPertamanan,
Pemakamandan
PJU

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

24,475,000,000.00

25.48

25.48

5,253,212,500.00

26.49

6,343,750,000.00

27.78

6,250,000,000.00

28.11

4,931,250,000.00

30.4

5,811,250,000.00

30.4

28,589,462,500.00

1,200,000,000.00

4,500,000,000.00

4,500,000,000.00

4,500,000,000.00

4,500,000,000.00

19,200,000,000.00

38
59

38
66

900,000,000.00

42
73

63,833,000,000.00

43
78

1,000,000,000.00

45
83

950,000,000.00

47
86

1,050,000,000.00

47
86

67,733,000,000.00

'%

'%
'%

'%
'%

10

10

20

27

32

60
25

67
41

4,450,000,000.00

97

98

1,650,000,000.00

3000

2000

10

20

950,000,000.00

30

3,550,000,000.00

40

950,000,000.00

50

3,550,000,000.00

60

4,050,000,000.00

60

13,050,000,000.00

26

40

2,250,000,000.00

56

525,000,000.00

72

650,000,000.00

82

800,000,000.00

90

400,000,000.00

90

4,625,000,000.00

5545

58

203,194,700,000.00

60

178,563,450,000.00

63

152,640,200,000.00

66

139,548,690,469.00

69

128,249,860,313.00

69

802,196,900,782.00

70080

78840

84680

90520

96360

102200

102200

164380

152205

188340

224110

259880

296015

296015

0.99

0.96

0.98

0.97

0.97

0.95

4.83

1,800,000,000.00

25

30

1,200,000,000.00

40

35

60

500,000,000.00

43

73
51

2,550,000,000.00

100

1,500,000,000.00

40

100

600,000,000.00

45

79
59

2,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

50

550,000,000.00

47

86
67

2,450,000,000.00

100

1,500,000,000.00

2000

2000

2000

Perhubungan

Dinas

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

Perhubungan

Dinas
Perhubungan

100

50

4,650,000,000.00

47

92
74

2,500,000,000.00

100

1,500,000,000.00

92
74

14,450,000,000.00

100

7,650,000,000.00

tersedianyakegiatanujiemisi kendar
padakendaraanpribadi
aan
Ketersediaanprasarana
saranaperhubungan.

18

'%

Tersedianyasaranadan
'%
prasaranpengembanganBRT
di Kota Bekasi
Tersedianyapelayanan
'%
angkutanyangbaikserta
tingkatkenyamanan
angkutan umum
Terpasangnya/terbangunnya persen
saranalalulintaspadaruas
jalanarteridankolektor
Penyelesaian19titik
Terpenuhinyastandar
keselamatanbagikendaraan
bermotoryangwajibuji

2000

10000

'%

'%

'%
M3

Lingkungan
Hidup
Lingkungan
Hidup

DinasKebersihan
DinasKebersihan

ritase

TempatPembuanganSampah persil
(TPS)perSatuanPenduduk

Lingkungan
Hidup

DinasKebersihan

Lingkungan
Hidup

DinasKebersihan

4
3
JumlahKelompokMasyarakat Kelomp
PengolahSampah
ok
PersentaseLimbahYang
Terolah
JumlahTeknologiBaru

Penegakanhukum
lingkungan.

Penegakanhukum
lingkungan.

ProgramPengendalian
PencemarandanPerusakan
LingkunganHidup

ProgramPerlindungandan
KonservasiSumberDayaAlam

ProgramPeningkatanKualitas
danAksesInformasiSumber
DayaAlamdanLingkunganHidup

1.LuasanRuangTerbuka
Hijau.2.Penegakanhukum
lingkungan.3.Persentase
penanganansampah.

ProgramPeningkatan
PengendalianPolusi

1.LuasanRuangTerbuka
Hijau.2.Penegakanhukum
lingkungan.3.Persentase
penanganan sampah
1.LuasanRuangTerbuka
Hijau.2.Penegakanhukum
lingkungan.3.Persentase
penanganansampah.
Persentasepenanganan
sampah.

Programpengembangankinerja
pengelolaanpersampahan

LuasanRuangTerbukaHijau. ProgramPengelolaanRuang
TerbukaHijau

1.CakupanpelayananAir
Programkualitasairdan
minum.2.Rumahbersanitasi. pengendalianpencemaranair
3.Statusmutuair.

'%

JumlahPengawasanterhadap
PenggunaanAirTanah

'%

1.CakupanpelayananAir
minum.2.Statusmutuair.

Programpenyediaandan
pengolahanairbersih

Penanganankorbanbencana Programpencegahandinidan
alam.
penanggulangankorbanbencana
alam

11

12

13

14

15

16

120

130

135

138

140

663

17

18.09

19.6

20.36

20.81

21.11

21.11

40

30

30

17

40

2,575,000,000.00

45

245,000,000,000.00

50

2,750,000,000.00

55

2,850,000,000.00

60

2,850,000,000.00

60

18

19

Lingkungan
Hidup

DinasKebersihan

Lingkungan
Hidup
Lingkungan
Hidup

50

30

55

5,142,000,000.00

20

40

35

35

60

2,150,000,000.00

40

1,600,000,000.00

2,000,000,000.00

50

40

40

65

850,000,000.00

60

2,500,000,000.00

1,750,000,000.00

60

45

45

70

2,750,000,000.00

80

3,450,000,000.00

2,750,000,000.00

70

50

50

100

2,875,000,000.00

1,800,000,000.00

80

55

50

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

Badan
Pengelolaan
LingkunganHidup

Lingkungan
Hidup

SekretariatDaerah
BagianBina
Ekonomi,
Pembangunandan
BinaKetahanan
Pengan

256,025,000,000.00

11,542,000,000.00

100

2,600,000,000.00

1,650,000,000.00

80

55

DinasKebersihan

Lingkungan
Hidup

70

650,000,000.00

DinasKebersihan

13,025,000,000.00

9,950,000,000.00

Persen

100

30

3000

100

10

5000

100

400,000,000.00

215,000,000.00

10

5000

100

400,000,000.00

1,800,000,000.00

10

5000

100

900,000,000.00

1,900,000,000.00

10

5000

100

400,000,000.00

1,900,000,000.00

10

5000

100

850,000,000.00

2,250,000,000.00

50

25000

2,950,000,000.00

8,065,000,000.00

'%

30

35

900,000,000.00

40

1,400,000,000.00

45

1,600,000,000.00

55

1,500,000,000.00

60

1,450,000,000.00

60

6,850,000,000.00

KK

900

1200

1,250,000,000.00

1200

1,700,000,000.00

1200

900,000,000.00

1200

2,000,000,000.00

1200

2,850,000,000.00

1200

8,700,000,000.00

Ton

40

150

10

140

32

JumlahKelompokMasyarakat Kelomp
yangPedulidalam
ok
PengelolaanLingkungan
Masyar
Hidup
akat
JumlahPohonyangditanam Pohon
padaareaRuangTerbuka
Hijau

TersedianyaBantuanPangan
BagiKorbanBencana

'%

Persen
JumlahInformasiStatus
KerusakanLahandan/atau
TanahuntukProduksi
Biomassa
JumlahTindakPengaduan
'%
Masyarakattentang
PermasalahanLingkungan
Hidup
JumlahUsahadanatau
'%
KegiatanSumbertidak
bergerakyangmemenuhi
persyaratanadministrasidan
teknispencegahan
pencemaran udara

JumlahUsahadanatau
Kegiatanyangmemenuhi
SyaratAdministrasiatau
Teknis Pencemaran Air
JumlahPenggunaRumah
TanggaPenggunaAirBersih
NonPDAM

unit

JumlahUsahadanatau
kegiatanyangmentaati
persyaratanadministrasidan
teknispengelolaanlimbah
pada dan B3
JumlahCakupanPengawasan
TerhadapPelaksanaan
DokumenKajianLingkungan

Jumlahlokasi/wilayahyang
dipantaukualitasudara
ambiendandiinformasikan
mutuudaraambien

'%

25

Penegakanhukum
lingkungan.

40

500,000,000.00

40

500,000,000.00

40

500,000,000.00

40

500,000,000.00

40

500,000,000.00

40

2,500,000,000.00

1
Penegakanhukum
lingkungan.

Penegakanhukum
lingkungan.

3
2
3
ProgramPenataan,Penguasaan,
PenguasaanTanahKasDesa
Pemilikan,Penggunaandan
(TKD)EksKabupatenBekasi
Pemanfaatan Tanah
PengadaanTanahSesuai
Kebutuhan
ProgramPenyelesaianKonflik
Pertanahan

RasiokapasitasTPUterhadap Programpengelolaanareal
jumlahpenduduk.
pemakaman
Programpengadaan,
peningkatandanperbaikan
saranadanprasaranaolahraga

151

PenyelesaianKasusTanah
Negara
TamanMakamPahlawan
yangdipelihara
Tersedianyasaranadan
prasaranaolahragayang
representatif(StadionKota
Bekasi)

4
M2

537,579,000,000.00

10

235000

970,486,000,000.00 235000

739840

626355

11

810,013,450,000.00

12

235000

13

532,420,703,250.00

14

235000

15

16

17

235000

235000

580914

677507

200,000,000.00

200,000,000.00

200,000,000.00

200,000,000.00

200,000,000.00

1,000,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

300,000,000.00

1,500,000,000.00

100,000,000,000.00

150,000,000,000.00

30,000,000,000.00

35,000,000,000.00

35,000,000,000.00

350,000,000,000.00

18

19

Pertanahan

SekretariatDaerah
BagianPertanahan

Pertanahan

SekretariatDaerah
BagianPertanahan

Pertanahan

SekretariatDaerah
BagianPertanahan

Sosial

DinasSosial

Kepemudaan
danOlahraga

DinasBangunan
danKebakaran

749,525,170,575.00 1175000 3,600,024,323,820.00

M2
477439

556686

3077827

Kasus

area
Unit

MISI III
TUJUAN I
SASARAN I

IndikatorSasaran
1
AngkaRataratalama
sekolah.
IndeksPembangunan
Manusia.

Meningkatkan kehidupan sosial masyarakat melalui layanan pendidikan kesehatan dan layanan sosial lainnya
Mewujudkan pemenuhan kehidupan dasar pendidikan dan kesehatan.
Terwujudnya pemenuhan kehidupan dasar pendidikan dan kesehatan
Bidang Urusan dan ProgramKegiatan
2
ProgramWajibBelajar12tahun

Indikator Kinerja Program


(outcome) dan Kegiatan
(output)
3
APKSD/MI
APMSD/MI
AngkaPutusSekolahSD/MI
APKSMP/MTs
APMSMP/MTs
AngkaPutusSekolahSMP/MTs
APKSMA/MA/SMK
APMSMA/MA/SMK
AngkaPutusSekolahSMA/MA/SMK
RasioSiswaSMP:RuangKelas(SPM
1:36)Negeri
RasioSiswaSMP:RuangKelas(SPM
1:36)Negeri+Swasta
RasioSiswaSD:RuangKelas(SPM1
:40)Negeri
RasioSiswaSD:RuangKelas(SPM1
:40)Negeri+Swasta
DayaTampungSMA/MA/SMK
(Negeri+Swasta)
DayaTampungSD/MI
(Negeri+Swasta)
DayaTampungSMP/MTs
(Negeri+Swasta)
RasioSiswaSMA:RuangKelas(SPM
1:36)Negeri
RasioSiswaSMA:RuangKelas(SPM
1:36)Negeri+Swasta
DayaTampungSD/MI(Negeri)
DayaTampungSMP/MTs(Negeri)

Pendidikananakusiadini
(PAUD).

152

ProgramPendidikanAnakUsiaDini

Kondisi
Satua
Kinerja pada
n
Awal RPJMD
4
5

18

SKPD
Penanggungjaw
ab
19

Pendidikan

DinasPendidikan

99.99

Pendidikan

DinasPendidikan

0.08

Pendidikan

DinasPendidikan

96

96

Pendidikan

DinasPendidikan

93.18

93.68

93.68

Pendidikan

DinasPendidikan

0.1

0.09

0.09

Pendidikan

DinasPendidikan

75.89

76.2

77.7

77.7

Pendidikan

DinasPendidikan

72.89

73.63

74.8

75.28

75.28

Pendidikan

DinasPendidikan

2014

2015

target
6

Rp

113.44

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
Rp
target
11.00
12
13

Rp

7.00

target
8

target
10

265,576,774,600.00

114.12

286,208,684,300.00

114.65

Urusan
2018
target
14

15

115.74

370,648,546,200.00

'%

112.94

'%

99.75

99.8

99.9

99.95

99.99

99.99

'%

0.13

0.12

0.11

0.1

0.09

0.08

'%

92.73

93.23

93.94

94.48

95.32

'%

90.89

91.4

92

92.64

'%

0.14

0.13

0.12

0.11

'%

72.95

73.75

74.18

'%

71.54

71.94

311,967,465,900.00

115.22

340,044,537,800.00

Rp

Kondisi Kinerja pada akhir


Rp
target
16
17
115.74

1,574,446,008,800.00

'%

0.5

0.48

0.46

0.44

0.42

0.4

0.4

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

40

40

39

38

37

36

36

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

39

39

38

37

37

36

36

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

38

36

35

34

33

32

32

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

37

36

35

34

33

32

32

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

58

60

61.5

63

64.5

66

66

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

91

92

93

95

96.5

98

98

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

70

71.5

73

74.5

76

77.5

77.5

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

40

40

39

38

37

36

36

Pendidikan

DinasPendidikan

Rasio

40

39

38

38

37

36

36

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

76.2

77

78

79

80

81

81

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

55

56

57

58

59

60

60

Pendidikan

DinasPendidikan

40.5

41

41.5

42

42.5

43

43

Pendidikan

DinasPendidikan

38

37

35

34

33

32

32

Pendidikan

DinasPendidikan

37

36

35

34

33

32

32

Pendidikan

DinasPendidikan

76

77

78

79

80

81

81

Pendidikan

DinasPendidikan

79

80

81

82

83

84

84

Pendidikan

DinasPendidikan

90

91

92

93

94

95

95

Pendidikan

DinasPendidikan

93

93.5

93.66

93.89

94.24

94.88

94.88

Pendidikan

DinasPendidikan

90

91.45

92.18

93

93.9

94.5

94.5

Pendidikan

DinasPendidikan

Pendidikan

DinasPendidikan

Pendidikan

DinasPendidikan

DayaTampungSMA/MA/SMK
'%
(Negeri)
RasioSiswaSMK:RuangKelas(SPM
Rasio
1:32)Negeri+Swasta
RasioSiswaSMK:RuangKelas(SPM
Rasio
1:32)Negeri
RuangKelasSD/MISesuaiStandar
'%
(Negeri)
RuangKelasSMP/MTsSesuai
'%
Standar(Negeri)
RuangKelasSMA/SMK/MASesuai
'%
Standar(Negeri)
LulusanSD/MImelanjutkanke
'%
SMP/MTs
LulusanSMP/MTsmelanjutkanke
'%
SMA/MA/Kejuruan
DayaTampungLembagaPendidikan
'%
AnakUsiaDini
KualifikasiGuruPAUD(S1)
'%

40

42

21

22

6,110,000,000.00

44
23

6,659,900,000.00

46
24

7,259,291,000.00

48
25

7,912,627,200.00

50
26

8,624,763,600.00

50
26

36,566,581,800.00

AngkaPartisipasiMurni
(APM)SMP/MTs/PaketB.
APMSD/sederajat.

ProgramPeningkatanKualitas
PendidikanDasar

3
RasioGuru:SiswaPAUD
BertambahnyaTKNegeridari1
menjadi6
SD/MImemilikiLaboratoriumIPA
danatauKomputer(Negeri)
SD/MImemilikiLaboratoriumIPA
danatauKomputer(Negeri+Swasta)
SD/MImemilikiperpustakaansesuai
standar(Negeri+Swasta)
SMP/MTsmemilikiLaboratorium
IPAdanatauKomputer
(Negeri+Swasta)
SMP/MTsmemilkiperpustakaan
sesuaistandar(Negeri+Swasta)
AngkakelulusanUASBN
SD/MImemilikitenaga
kependidikannonguruuntuk
melaksanakantugasadministrasi
dankegiatannonmengajarlainnya

Rasio

11

10

AngkaPartisipasiMurni
ProgramPeningkatanKualitas
(APM)SMA/SMK/MA/Paket PendidikanMenengah
C.
IndeksPembangunan
Manusia.

153

SMP/MTsmemilikiLaboratorium
IPAdanatauKomputer(Negeri)
SMP/MTsmemilkiperpustakaan
sesuaistandar(Negeri)
TersedianyaAlatPeraga
PembelajaranRumpun
Keterampilan SD/MI Negeri
TersedianyaAlatPeraga
PembelajaranRumpunSosialSD/MI
Negeri
TersedianyaAlatPeraga
PembelajaranRumpunSains
SMP/MTs Negeri
TersedianyaAlatPeraga
PembelajaranRumpun
Keterampilan SMP/MTs Negeri
TersedianyaAlatPeraga
PembelajaranRumpunSosial
SMP/MTs Negeri
TersedianyaLaboratoriumKimiadi
SMA/SMK(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumBiologidi
SMA/SMK(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumFisikadi
SMA/SMK(Negeri)

10

11.00

12

13

47

50

'%

52

54

56

58

60

62

'%

52

54

56

58

60

'%

65

67

69

71

74

53

20,971,600,000.00

55

1
22,859,044,000.00

58

15

'%

19,240,000,000.00

14

Unit

17

1
24,916,358,000.00

16

19
DinasPendidikan

Pendidikan

DinasPendidikan

Pendidikan

DinasPendidikan

62

Pendidikan

DinasPendidikan

62

62

Pendidikan

DinasPendidikan

77

77

Pendidikan

DinasPendidikan

60

18
Pendidikan

27,158,830,200.00

60

115,145,832,200.00

'%

65

67

69

71

74

77

77

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

100

100

100

100

100

100

100

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

33

36

39

42

45

48

48

Pendidikan

DinasPendidikan

43

46

49

52

55

58

58

Pendidikan

DinasPendidikan

47

50

53

55

58

60

60

Pendidikan

DinasPendidikan

60

61

62

63

64

65

65

Pendidikan

DinasPendidikan

58

61

64

67

70

73

73

Pendidikan

DinasPendidikan

1.8

1.7

1.6

1.5

1.4

1.3

1.3

Pendidikan

DinasPendidikan

1.6

1.5

1.4

1.3

1.2

1.1

1.1

Pendidikan

DinasPendidikan

7.7

7.8

7.9

8.1

8.2

8.2

Pendidikan

DinasPendidikan

Nilai

6.65

6.8

6.95

7.1

7.25

7.4

7.4

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

62

65

68

70

72

75

75

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

62

65

68

70

72

75

75

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

30

32

34

36

38

40

40

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

30

32

34

36

38

40

40

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

55

57

59

61

63

65

65

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

50

52

54

56

58

60

60

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

50

52

54

56

58

60

60

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

60

62

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

60

62

64

66

68

70

70

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

60

62

64

66

68

70

70

Pendidikan

DinasPendidikan

TersedianyaSaranadanPrasarana
'%
TIKSD/MI(Negeri)
SD/MImemilikiperpustakaansesuai
'%
standar(Negeri)
TersedianyaSaranadanPrasarana
'%
TIKSMP/MTs(Negeri)
TersedianyaAlatPeraga
'%
PembelajaranRumpunSainsSD/MI
Negeri
RasioRuangKelasdenganRombel
Rasio
SMP
RasioRuangKelasdenganRombel
Rasio
SD
RerataUNSD/MI
Nilai
RerataUNSMP/MTs

7.00

16,835,000,000.00

64

18,350,150,000.00

66

20,001,663,500.00

68

21,801,813,200.00

70

23,763,976,400.00

70

100,752,603,100.00

3
KelulusanUNSMA/MA/SMK
RerataUNSMK
RasioRuangKelasdenganRombel
SMA/SMK
RerataUNSMA

IndeksPembangunan
Manusia.

ProgramPendidikanNonFormal
danInformal;

Pendudukyangberusia>15
Tahunmelekhuruf(tidak
buta aksara).
ProgramPeningkatanMutu
PendidikdanTenagaKependidikan;

TersedianyaLaboratorium
KomputerdiSMA/SMK(Negeri)
TersedianyaLaboratoriumBahasadi
SMA/SMK(Negeri)
TutorprogrampaketA,BdanC
memilikikualifikasisesuaidengan
standarkompetensiyangditetapkan
Lembagakursusmemilikiijin
operasionaldaripemerintahatau
pemerintah daerah
Lembagakursusdanlembaga
pelatihanterakreditasi
GuruSDyangsertifikasi

KesesuaianKualifikasiPendidikan
GuruSD/MIterhadapbidangstudi
yang diajarkan
KesesuaianKualifikasiPendidikan
GuruSMP/MTsterhadapbidang
studiyangdiajarkan
GuruSMP/MTsyangsertifikasi
GuruSMA/SMK/MAyangsertifikasi
KesesuaianKualifikasiPendidikan
GuruSMA/SMK/MAterhadap
bidangstudiyangdiajarkan
ProgramManajemenPelayanan
Pendidikan;
.

AngkaRataratalama
sekolah.
APMSD/sederajat.

ProgramPengadaan,Peningkatan
danPerbaikanSaranadan
Prasarana Pendidikan

IndeksPembangunan
Manusia.

ProgramPeningkatanMutu
PendidikdanTenagaKependidikan;

Kasusgiziburuk.

KepemilikankartuJaminan
kesehatan.

154

ProgramUpayaKesehatan
Masyarakat

PenerapanSistemManajemenMutu
(SMM)ISO90012000SMP
PenerapanSistemManajemenMutu
(SMM)ISO90012000SMA/SMK
TersedianyaPrasaranaPendidikan
Dasaryangrepresentatif
TersedianyaPrasaranaPendidkan
Menengahpertama
TersedianyaPrasaranaPendidikan
MenengahAtasyangrepresentatif
TersedianyaPrasaranaPendidikan
MenengahKejuruanyang
reperesentatif
TerlaksananyaPelatihanModel
AgamaIslam

CakupanPelayananGawatDarurat
Level1yangHarusDiberikanSarana
Kesehatan(RS)diKab/Kota
CakupanPenjaringanKesehatan
SiswaSDdanSetingkat
CakupanPelayananKesehatan
DasardiPuskesmas

'%

100

100

Nilai

7.8

'%

1.5

Nilai
'%

7.00

18

19

100

100

100

100

100

Pendidikan

DinasPendidikan

7.9

8.1

8.2

8.3

8.3

Pendidikan

DinasPendidikan

1.4

1.3

1.2

1.1

Pendidikan

DinasPendidikan

7.9

8.1

8.2

8.3

8.4

8.4

Pendidikan

DinasPendidikan

70

71

72

73

74

75

75

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

55

56

57

58

59

60

60

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

65

70

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

75

78

80

82

85

87

87

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

58

60

62

65

67

70

70

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

43.5

45

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

47

49

51

53

55

57

57

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

72

74

76

78

80

82

82

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

55.5

57

58.5

60

61.5

63

63

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

47.5

49

50.5

53

54.5

56

56

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

76

78

80

82

84

86

86

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

0.03

0.04

Pendidikan

DinasPendidikan

'%

0.04

0.05

RKB

2752

276

RKB

762

76

77

76

76

76

RKB

202

20

20

20

19

RKB

124

32

31

31

31

Orang

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

150

200,000,000.00

750

'%

100

100

18,961,777,400.00

100

20,609,722,100.00

100

22,177,217,100.00

100

24,515,895,600.00

100

26,805,606,900.00

100

'%

100

100

100

100

100

100

'%

100

100

100

100

100

100

2,850,000,000.00

41,936,200,000.00

12,025,000,000.00

75

46.5

0.05

3,106,500,000.00

45,710,458,000.00

13,107,250,000.00

0.06

98,115,000,000.00

275

10

80

48

0.06

11.00

3,386,085,000.00

49,824,399,200.00

14,286,902,500.00

0.07

107,926,500,000.00

275

12

85

49.5

0.07

13

3,690,832,650.00

54,308,595,100.00

15,572,723,700.00

0.08

118,719,150,000.00

275

14

90

51

15

4,023,007,600.00

59,196,368,700.00

16,974,268,800.00

0.09

130,591,065,000.00

16

90

51

17

17,056,425,250.00

250,976,021,000.00

71,966,145,000.00

0.09

Pendidikan

Pendidikan

DinasBangunan
danKebakaran

381

Pendidikan

DinasBangunan
danKebakaran

19

98

Pendidikan

DinasBangunan
danKebakaran

31

156

Pendidikan

DinasBangunan
danKebakaran

1,000,000,000.00

Pendidikan

SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial

113,070,219,100.00

Kesehatan

DinasKesehatan

100

Kesehatan

DinasKesehatan

100

Kesehatan

DinasKesehatan

275

143,650,171,500.00

1376

599,001,886,500.00

1
2
Angkaharapanhidup.
ProgramStandarisasiPelayanan
kesehatan.
Kesehatan
Angkakematianbayi.
Angkakematianibu
melahirkan
IndeksPembangunan
Manusia.kesehatan.
Kasusgiziburuk.
KepemilikankartuJaminan
kesehatan.

3
JumlahPuskesmasTerakreditasi

Angkaharapanhidup.

TersedianyaObatSesuaiKebutuhan
Puskesmas
CakupanDesaSiagaAktif

4
Puskes
mas

7.00
275,000,000.00

10

275,000,000.00

11.00
300,000,000.00

12

13

14

15

16

17

18

19

300,000,000.00

10

300,000,000.00

10

1,450,000,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan
DinasKesehatan

Angkaharapanhidup.

ProgramObatdanPerbekalan
Kesehatan
ProgramPromosiKesehatandan
PemberdayaanMasyarakat

KepemilikankartuJaminan
kesehatan.
Angkaharapanhidup
ProgramPengembangan
LingkunganSehat
Kasusgiziburuk.
KepemilikankartuJaminan ProgramPelayananKesehatan
kesehatan.
PendudukMiskin

Angkakematianbayi.

ProgramPeningkatanKeselamatan
IbuMelahirkandanAnak

Angkakematianibu
melahirkan.

Angkakematianibu
melahirkan
Angkakematianbayi.
Angkaharapanhidup.
Angkaharapanhidup.

'%

100

100

9,924,100,000.00

100

10,506,700,000.00

100

11,184,860,000.00

100

11,933,131,000.00

100

12,412,500,000.00

100

55,961,291,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

60.71

70

193,000,000.00

80

200,000,000.00

80

200,000,000.00

85

200,000,000.00

85

200,000,000.00

85

993,000,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

68.14

70

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

64.78

75

1,600,000,000.00

75

1,780,000,000.00

76

1,960,000,000.00

77

2,160,000,000.00

78

2,360,000,000.00

78

9,860,000,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

CakupanPelayananKesehatan
DasarPasienMasyarakatMiskin

'%

100

100

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

34,800,000,000.00

100

174,000,000,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

CakupanPelayananKesehatan
RujukanPasienMasyarakatMiskin

'%

100

100

'%

87.16

93

PersentaseRumahTanggaberPHBS
PersentaseInstitusiyangDibina

Programpeningkatanmutu
pelayanan

Cakupanneonatusdengan
komplikasiygditangani
CakupanpelayananKomplikasi
Kebidananyangditangani
CakupanPelayananNifas
CakupanPertolonganPersalinan
olehTenagaKesehatanyang
Memiliki Kompetensi Kebidanan
CakupanPesertaKBAktif
CakupanPelayananAnakBalita
KetersediaanPelayanan

KematianPasienkurangdariatau
samadengan24jamdiIGD
KematianPasienlebihdari48jam
KejadianInfeksiNosokomial

Angkaharapanhidup.

Angkaharapanhidup.
Angkakematianbayi.

Angkakematianibu
melahirkan
Kasusgiziburuk.

155

Programsosialisasi,promosidan
surveipelayananRS
ProgramPeningkatanPelayanan
KesehatanLansia
ProgramPengawasanObatdan
Makanan

70

100

70

100

70

100

70

100

100

Kesehatan

CakupankunjunganibuhamilK4

Cakupankunjunganbayi

Programpeningkatanpelayanan
RSUD

70

636,299,200.00

95

505,250,000.00

95

689,550,000.00

95

336,130,000.00

95

350,000,000.00

95

2,517,229,200.00

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

45.26

70

90

90

90

90

90

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

4.51

60

80

80

80

80

80

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

97.13

97

97

97

98

98

98

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

53.23

70

90

90

90

90

90

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

87.42

89

90

90

90

90

90

Kesehatan

DinasKesehatan

'%
'%

76.83
20.08

78
40

79
45

80
50

80
55

80
60

80
60

Kesehatan
Kesehatan

DinasKesehatan
DinasKesehatan

'%

100

100

68,250,000,000.00

100

71,662,500,000.00

100

75,245,625,000.00

100

79,007,906,250.00

100

82,958,301,562.00

100

377,124,332,812.00

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

permil

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

permil

24

20

19

18

17

16

16

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

'%

1.4

1.5

1.4

1.3

1.2

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

70.8

72

74

76

78

80

80

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

57.42

70

58,000,000.00

70

73,500,000.00

75

74,000,000.00

75

79,500,000.00

80

80,000,000.00

80

365,000,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

7.7

15

105,500,000.00

20

150,000,000.00

25

200,000,000.00

30

250,000,000.00

35

300,000,000.00

35

1,005,500,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

tingkatakreditasiRSUDKotaBekasi
(tingkatdasar=1,tingkatmadya=
2,tingkatutama=3,tingkat
paripurna = 4)
Kepuasanpelangganterhadap
indeks
pelayanankesehatanRSUDKota
Bekasi
CakupanPelayananKesehatanPra
'%
UsiaLanjutdanUsiaLanjut
PersentaseApotek,TokoObat,
ProdukObatobatan,IRTP,Produk
'%
PangandanJajananyangTerbina

1
Angkaharapanhidup.

2
ProgramPencegahandan
PenanggulanganPenyakitMenular

KepemilikankartuJaminan
kesehatan

3
4
PenemuandanPenanganan
'%
PenderitaPenyakitPneumonia
Balita
PenemuandanPenanganan
'%
PenderitaPenyakit(PasienBaru)TB
BTA Positif
PenemuandanPenanganan
'%
PenderitaPenyakitDBD
PenemuandanPenanganan
'%
PenderitaPenyakitDiare
PenemuandanPenanganan
per
PenderitaPenyakitAcuteFlacid
100.000
Paralysis(AFP)
Pendudu

Kasusgiziburuk.
Kasusgiziburuk.

Angkaharapanhidup.

IndeksPembangunan
Manusia.
Angkaharapanhidup.

Angkaharapanhidup.

ProgramPeningkatanPelayanan
KesehatanAnakBalita

CakupanDesa/KelurahanUCI
(UniversalChildImmunization)

ProgramPerbaikanGiziMasyarakat

CakupanPemberianMakanan
PendampingASIpadaAnakUsia6
24 Bulan Keluarga Miskin
CakupanBalitaGiziBurukMendapat
Perawatan
PrevalensiBalitaGiziBuruk
PrevalensiBalitaGiziKurang(D/S)

28.42

45

58.03

62

65

67

70

70

70

10

50

55

11.00
2,357,455,000.00

12

13

14

15

16

17

18

19

60

2,497,277,000.00

65

2,763,317,000.00

65

11,873,613,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

Kesehatan

DinasKesehatan

100

100

100

100

100

Kesehatan

DinasKesehatan

65

70

75

80

85

85

Kesehatan

DinasKesehatan

1.3

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

100

100

297,665,000.00

100

223,005,000.00

100

233,635,000.00

100

251,955,000.00

100

272,250,000.00

100

1,278,510,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

80

692,312,600.00

100

817,145,100.00

100

829,271,100.00

100

979,252,000.00

100

1,009,229,500.00

100

4,327,210,300.00

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

100

100

100

100

100

100

100

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

0.19

0.2

0.2

0.2

0.2

0.2

0.2

Kesehatan

DinasKesehatan

'%

5.01

Kesehatan

DinasKesehatan

orang

82

97

1,085,000,000.00

112

1,156,000,000.00

127

1,246,500,000.00

142

1,159,000,000.00

157

1,275,000,000.00

157

5,921,500,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

Puskes
mas

10

11

21,805,000,000.00

12

18,335,500,000.00

12

15,705,000,000.00

12

15,635,000,000.00

12

17,370,000,000.00

12

88,850,500,000.00

Kesehatan

DinasKesehatan

500,000,000.00

22700

520,000,000.00

31000

565,000,000.00

33000

610,000,000.00

29250

660,000,000.00

136550

2,855,000,000.00

Kesehatan

ProgramPengadaan,Peningkatan
danPerbaikanSaranadan
PrasaranaPuskesmas/Puskesmas
PembantudanJaringannya

PenambahanJumlahPuskesmas
DTPMampuPONED

ProgramPencegahandan
PenanggulanganPenyakitMenular

JumlahHewanTernakyang
tervaksinasi

Ekor

15500

20600

KejadianPenyakitHewanMenular
(PHM)

Kasus

TersedianyaPuskesmasmenjadi
PuskesmasPelayananObstetri
NeonatalEmergensiDasar(Poned)

Unit

31

TersedianyaPuskesmasPembantu
(Pustu)menjadiPuskesmas

Unit

25

Cakupanpelayanankesehatan
rujukanpasienmasyarakatmiskin

'%

100

100

Angkakematianbayi.

9
2,344,182,000.00

100

JumlahPetugasMedis/Paramedis
TerampilPONED

KepemilikankartuJaminan
kesehatan.
Angkaharapanhidup.
ProgramPengadaan,Peningkatan
danPerbaikanSaranadan
PrasaranaPuskesmas/Puskesmas
PembantudanJaringannya

100

ProgramPeningkatanKapasitas
SumberDayaAparaturKesehatan

Kasusgiziburuk

7.00
1,911,382,000.00

57.67

kkurang
dari15
tahun

Kasusgiziburuk.

9,400,000,000.00

10,810,000,000.00

12,431,500,000.00

14,296,225,000.00

14,296,225,000.00

10

Kesehatan

61,233,950,000.00

10

Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat

Kesehatan

DinasBangunan
danKebakaran

Kesehatan

DinasBangunan
danKebakaran

Kesehatan

RSUDKotaBekasi

Angkakematianibu
melahirkan
IndeksPembangunan
Manusia.
Kasusgiziburuk.
Angkaharapanhidup.

Angkakematianbayi.
Angkakematianibu
melahirkan
Kasusgiziburuk

156

ProgramPelayananKesehatan
PendudukMiskin

39,295,000,000.00

100

37,534,846,000.00

100

45,782,253,600.00

100

55,177,148,000.00

100

67,074,876,440.00

100

244,864,124,040.00

1
2
KepemilikankartuJaminan
kesehatan
IndeksPembangunan
ProgramPromosiKesehatandan
Manusia.
PemberdayaanMasyarakat

7.00

10

350,000,000.00

80

350,000,000.00

90

200,000,000.00

250,000,000.00

11.00

12

13

14

15

16

17

18

19

MeningkatnyaJumlahSekolahSehat
diKotaBekasi

'%

70

350,000,000.00

90

350,000,000.00

100

350,000,000.00

100

1,750,000,000.00

Kesehatan

SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial

Kasus

300,000,000.00

350,000,000.00

400,000,000.00

1,500,000,000.00

Kesehatan

Kasus

Kesehatan

Kasus

Kesehatan

Kasus

Kesehatan

Kasus

Kesehatan

Kasus

Kesehatan

org

345

345

345

345

345

345

1725

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Kasus

118

120

130

150

160

170

730

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

orang

200

250

300

350

400

500

1800

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

org

150

200

225

250

275

300

1250

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Orang

60

60

60

60

60

300

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

orang

100

100

100

100

100

100

500

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Kasusgiziburuk.
Programpencegahandan
penanggulanganpenyakitmenular

JumlahKasusFilarisasi

JumlahKasusPolio

JumlahKasusTBC

JumlahKasusISPA

JumlahKasusDBD

JumlahKasusDiare

1.Angkaharapanhidup.2.
Angkakematianbayi.3.
Angkakematianibu
melahirkan.

ProgramPeningkatanKualitas
HidupdanPerlindunganAnakdan
Perempuan

PencapaiantargetSPMPusat
PelayananTerpaduBagiSaksidan/
KorbanTindakPidanaPerdagangan
Orang

PeningkatanPeransertadan
Partisipasimasyarakatdalam
Kasus/a
menanganikasusdanadvokasianak nak
PeningkatanPengawasan
PerlindunganAnakdan
pendampinganKasusAna

4,650,000,000.00

10

4,900,000,000.00

15

5,100,000,000.00

20

5,300,000,000.00

25

5,500,000,000.00

75

PengambanganForumAnakKota
Bekasi

SosialisasiHakAnaktentang
PengasuhanAlternatif

PelatihanbagiSDMPelayanandan
PendampinganKorbanKDRT

PelatihanKeterampilanbagiPEKKA
(PerempuanKepalaKeluarga)dan
Kelompok

157

25,450,000,000.00

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

3
PenyediaanSaranaKelompokPEKKA
(PerempuanKepalaKeluarga)

7.00

10

11.00

12

13

14

15

16

Orang

100

100

100

100

100

500

Kegiata
n

Organis
asi

30

Kegiata
n

orang

250

300

350

400

450

500

2000

orang

360

400

450

500

550

600

2500

Orang

112

140

150

175

200

250

915

persen

60.33

61.841

persen

3.48

3.33

3.18

3.03

2.88

2.73

2.73

persen

61.18

63.35

64.47

72.53

75.58

78.64

78.64

aks

348327

364164

381531

399662

418558

438218

438218

persen

3.56

3.66

3.76

3.86

3.96

4.06

4.06

persen

0.5

0.4

0.3

0.2

0.1

FasilitasiPenilaianP2WKSS

SinergitasPelaksanaa
PemberdayaanMasyarakatPada
P3AKBKotaBekasi
PelaksanaanVerfikasiBantuan
HibahBP3AKB

GelarKreatifitasAnakmelaluiHari
AnakNasional

InternalisasiPolaAsuhAnak

PeningkatanPengurusPokjaKLA
melaluikegiatanCapacityBuilding
KotaLayakAnak
Angkakematianibu
melahirkan.

ProgramKeluargaBerencana

MenurunnyaPersentase
Unmetneed
800,000,000.00

63.387

1,000,000,000.00

64.971 1,200,000,000.00

66.595

1,400,000,000.00

68.26

1,600,000,000.00

68.26

TFR

Meningkatnyapersentasepeserta
KBBaru

Meningkatnyapersentasepeserta
KBaktif

Meningkatnyapersentaseperanlaki
lakidalamberKB

Menurunnyapersentasekegagalan
penggunaanalatkontrasepsi

158

17

18
19
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuandan Perempuan,Perlin
PerlindunganAnak dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
6,000,000,000.00
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Keluarga
Pemberdayaan
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB

Angkakematianibu
melahirkan.

ProgramKeluargaSejahtera

3
PresentasiKeluargayangmengikuti
KB

7.00

10

11.00

12

13

14

15

16

persen

74.67

74.82

74.97

75.12

75.27

75.42

75.42

UpdatingDataKeluargaSejahtera
danMutasiPerubahanData
Penduduk

KK

563668

620035

682039

750243

825267

907794

907794

PeningkatanPerandanPosisi
PerempuandiBidangPolitikdan
JabatanPublik

persen

29.73

30.24

30.75

30.75

30.75

30.75

30.75

Persen

21.73

21.23

Orang

1192

1297

PenurunanJumlahKeluargaPra
SejahteradanSejahteraI
700,000,000.00

20.73

750,000,000.00

20.23

800,000,000.00

19.73

850,000,000.00

19.23

900,000,000.00

19.23

PeningkatanKeluargaPraSdanKSI
MenjadiAnggotaKelompokUPPKS

TUJUANII
SASARANII
1.PenyelenggaraanFestival
senidanbudaya.2.
Situs/cagarbudayayang
dilestarikan

Pemudapeloportingkat
nasional.

1.CabangOlahraga
Berprestasi.2.Pemuda
peloportingkatnasional.

CabangOlahraga
Berprestasi.

PenyelenggaraanFestival
senidanbudaya.

159

Mewujudkankehidupanwargayangdinamis,inovatifdankreatif.
Terwujudnyakehidupanwargayangdinamis,inovatif,kreatifdanberperanaktifdalampembangunan
ProgramPengelolaanKekayaan
Jumlahbudayadankeseniandaerah
Budaya.
yangdilestarikandiKotaBekasi
Jenis
10
TerpeliharanyacagarbudayadiKota
Persent
Bekasi
ase
Programpeningkatanperanserta
kepemudaan

ProgramPembinaandan
PemasyarakatanOlahraga

ProgramPemeliharaandan
PeningkatanSaranadanPrasarana
Olahraga

ProgramPengembanganPromosi
danPemasaranPariwisataDaerah

47.06

50

JumlahpemudaberprestasiKota
BekasiTk.ProvinsidanTk.Nasional

Orang

163

Terbinanyapemudayangproduktif
danmandiri

Orang

50

50

Cabang
Olahra
ga

13

JumlahatletberprestasiTk.Provinsi
danNasional
Orang

23

10

Terbangunnyalapanganolahraga
(StadionMini)Tk.Kecamatan

Unit

Jumlahsaranaolahragaditiap
kecamatan

Unit

Orang

500

525

Jumlahcabangolahragaprestasi
danunggulan

Meningkatkankunjunganwisata
sebanyak5%

1402

6,750,000,000.00

1507

6,800,000,000.00

60

5,600,000,000.00

163

5,700,000,000.00

6,100,000,000.00

551

5,800,000,000.00

5,000,000,000.00

7,200,000,000.00

578

163

6,000,000,000.00

5,900,000,000.00

606

6,950,000,000.00

163

7,450,000,000.00

6,000,000,000.00

8,250,000,000.00

626

815

8,000,000,000.00

29,000,000,000.00

626

Kepemudaandan
Olahraga

Kepemudaandan
Olahraga

34,900,000,000.00

Kepemudaandan
Olahraga
Kepemudaandan
Olahraga

30,000,000,000.00

Kepemudaandan
Olahraga

Kepemudaandan
Olahraga

12

6,100,000,000.00

Kebudayaan

Kebudayaan

50

5,675,000,000.00

34,250,000,000.00

250

10

7,000,000,000.00

18
19
Badan
Pemberdayaan
Keluarga
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Keluarga
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Keluarga
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Keluarga
4,000,000,000.00
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Keluarga
Berencanadan Perempuan,Perlin
KeluargaSejahtera dunganAnakdan
KB

100

50

5,475,000,000.00

1717

100

10

5,125,000,000.00

6,900,000,000.00

50

10

4,850,000,000.00

163

1717

80

50

10

4,000,000,000.00

6,850,000,000.00

70

50

5,900,000,000.00

1512

17

27,225,000,000.00

Pariwisata

DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

3
Meningkatkaninformasi
kepariwisataan
Meningkatkanpelakuusahayang
berijinsebanyak5%

Situs/cagarbudayayang
dilestarikan.

ProgramPengembanganDestinasi
Wisata

7.00

10

11.00

12

13

14

15

16

17

18

Unit

10

Pariwisata

Pelaku
Usaha

521

547

574

602

632

663

663

Pariwisata

Kawasa
n

Dokum
en

Tertatanyakawasanwisata

Jumlahdokumenperencanaan
kepariwisataan

160

3,650,000,000.00

3,750,000,000.00

3,850,000,000.00

3,950,000,000.00

4,050,000,000.00

19,250,000,000.00

Pariwisata

Pariwisata

19
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata
DinasPemuda,
Olahraga,
Kebudayaandan
Pariwisata

MISI IV
TUJUAN
SASARAN

IndikatorSasaran
1
IndeksDayaBeli

Meningkatkan perekonomian melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, peningkatan investasi dan penciptaan iklim usaha yang kondusif
Memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan kesempatan berusaha
Terpenuhinya kebutuhan lapangan kerja dan kesempatan berusaha
Bidang Urusan dan ProgramKegiatan
2
ProgramPeningkatanKualitasdan
ProduktivitasTenagaKerja

PDRBperkapita.

Angkapengangguranterbuka ProgramPeningkatanKesempatan
Kerja
IndeksGini

Indikator Kinerja Program


(outcome) dan Kegiatan (output)
3
BesaranDataKetenagakerjaan
BesaranTenagaKerjayangMendapat
PelatihanBerbasisKompetensi
BesaranTenagaKerjayangMendapat
PelatihanKewirausahaan
BesaranTenagaKerjayangMendapat
PelatihanBerbasisMasyarakat
PencariKerjaBerkartuKuning/Ak.1yang
Ditempatkan

Kondisi
Satua
Kinerja pada
n
Awal RPJMD
4
5
dok
1
orang
orang
orang
orang

2014

2015

target
6

Rp

target
8

Rp

9,575,000,000.00

9,475,000,000.00

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
Rp
target
target
10
11
12
13
2

9,875,000,000.00

10,000,000,000.00

Urusan
2018
target
14

15

10,325,000,000.00

Rp

Kondisi Kinerja pada akhir


Rp
target
16
17
11

49,250,000,000.00

18
Ketenagakerjaan

1206

2750

2750

2750

2750

2750

13750

Ketenagakerjaan

50

1120

1120

1120

1120

1120

5600

Ketenagakerjaan

246

220

651

3658

2,275,000,000.00

3688

220
2,325,000,000.00

3718

220
2,375,000,000.00

3748

220
2,425,000,000.00

3778

220
2,475,000,000.00

18590

1100
11,875,000,000.00

Ketenagakerjaan

Ketenagakerjaan

340

3,300,000,000.00

340

3,400,000,000.00

340

3,700,000,000.00

340

3,800,000,000.00

340

4,000,000,000.00

340

18,200,000,000.00

Ketenagakerjaan

90

90

180

180

180

180

Ketenagakerjaan

880

1025

1050

1100

1150

1200

5525

Ketenagakerjaan

102

267

267

267

267

267

267

Ketenagakerjaan

100

150

200

250

300

1000

Ketenagakerjaan

1324

500

10

10

700

JumlahUMKMProduktif
PDRBperkapita.
Angkapengangguran
terbuka.
Cakupanbinakelompok
pedagang/usahainformal
JumlahUMKMProduktif

ProgramPerlindungan
PengembanganLembaga
Ketenagakerjaan

Koperasiaktif

BesaranPemeriksaanPerusahaan

Perusa
haan

BesaranPengujianPeralatandi
perusahaan
KeselamatandanPerlindungan

orang
orang

PembinaanHubunganIndustrial

orang

BesaranPeserta/Buruhyangmenjadi
PesertaProgramJamasostek
UMKMyangterfasilitasi

perusa
haan
orang/
UMKM

Lajupeningkataninvestasi
PasarTradionalModerndan
SentraIndustriKreatif
PDRBperkapita
Tingkatkemisinan
1.Cakupanbinakelompok ProgramPenciptaanIklimUsaha
pedagang/usahainformal.2. KecilMenengahyangKondusif
IndeksDayaBeli.3.Jumlah
UMKMProduktif.4.Pasar
TradionalModerndanSentra
IndustriKreatif.5.Tingkat
kemisinan

1.Angkapengangguran
ProgramPengembangan
terbuka.2.Cakupanbina
KewirausahaandanKeunggulan
kelompokpedagang/usaha KompetitifUsahaKecilMenengah
informal.3.JumlahUMKM
Produktif.4.Koperasiaktif.5.
Lajupeningkataninvestasi.6.
lajupertumbuhanekonomi
KotaBekasi.7.NilaiEkspor.

Jumlahusulankebijakan

Jumlahpromosi/pameran

Tumbuhnyawirausahabaru

161

1,750,000,000.00

500

1,450,000,000.00

500

1,750,000,000.00

500

1,450,000,000.00

500

1,750,000,000.00

2500

8,150,000,000.00

unit
1

SKPD
Penanggungja
wab
19
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja
DinasTenaga
Kerja

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

event

orang/
UMKM

4,100,000,000.00

10

750

4,100,000,000.00

10

800

4,200,000,000.00

10

850

4,700,000,000.00

10

900

4,700,000,000.00

10

4000

21,800,000,000.00

1
JumlahUMKMProduktif.

2
ProgramPengembanganSistem
PendukungUsahaBagiUsahaMikro
KecilMenengah

1.JumlahUMKMProduktif. ProgramPeningkatanKualitas
KelembagaanKoperasi
2.Koperasiaktif.3.Pasar
TradionalModerndanSentra
Industri Kreatif

3
Jumlahlaporan

PertumbuhanKoperasi

KoperasiAktif

PenciptaanKoperasiBesar

JumlahUMKMProduktif.

ProgramPengembanganSistem
PendukungUsahaBagiUsahaMikro
KecilMenengah

JumlahLembagaKeuanganMikroyang
berbadanhukum

jumlahlembagakeuanganmikroyang
terbina

1.Lajupeningkataninvestasi. Programpeningkatanpromosidan
kerjasamainvestasi
2.lajupertumbuhan
ekonomiKotaBekasi.

Jumlahobyekyangdipromosikan

Jumlaheventyangdiikuti

162

10

11

12

13

14

15

16

17

18

Koperasi,Usaha
7,650,000,000.00
Kecildan
Menengah

1,550,000,000.00

2,800,000,000.00

1,100,000,000.00

1,100,000,000.00

1,100,000,000.00

30

4,050,000,000.00

30

2,050,000,000.00

30

1,850,000,000.00

30

1,850,000,000.00

30

1,850,000,000.00

150

53

55

57

59

61

63

63

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

26

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

15

25

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

30

50

50

50

50

50

250

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

100

100

100

100

100

100

500

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

2500

11,650,000,000.00

Unit

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

akte

200,000,000.00

200,000,000.00

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

LKM

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

obyek
3,450,000,000.00

3,550,000,000.00

3,650,000,000.00

3,750,000,000.00

3,850,000,000.00

18,250,000,000.00

Event

JumlahPerjanianKerjaSamayang
dihasilkan

Perjanji
an
Kerja
Sama
perusa
haan

SuratIzinUsahaPerdagangan(SIUP)

'%

peratur
an

JumlahPMDN

Unit

Jumlahregulasiyangmedukungkerja
samadanIkliminvestasi

JumlahPMA

ProgramPengembanganSentra
1.Angkapengangguran
SentraPerdagangan
terbuka.2.Cakupanbina
kelompokpedagang/usaha
informal.3.IndeksDayaBeli.
4.Lajuinflasi.5.Laju
peningkataninvestasi.6.laju
pertumbuhanekonomiKota
Bekasi.7.NilaiEkspor.8.
PasarTradionalModerndan
SentraIndustriKreatif.9.
PDRBperkapita.10.Tingkat

4
unit

perusa
haan

Koperasi,Usaha
Kecildan
Menengah

19
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Sekretariat
DaerahBagian
BinaEkonomi,
Pembangunan
danBina
Ketahanan
Pengan
Sekretariat
DaerahBagian
BinaEkonomi,
Pembangunan
danBina
Ketahanan
Pengan
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi
Sekretariat
DaerahBagian
KerjasamaDan
Investasi

Unit

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

1,600,000,000.00

2500

8,000,000,000.00

Perdagangan

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

2
.

ProgramPerlindunganKonsumen
1.Angkapengangguran
danPengamananPerdagangan
terbuka.2.Cakupanbina
kelompokpedagang/usaha
informal.3.IndeksDayaBeli.

3
WajibDaftarPerusahaan

IzinGangguan

JenisBarangyangdiawasi

AlatUTTPyangakanditera/teraulang

TerlindunginyaKonsumendari
KecuranganOknumPelakuUsaha

NilaiEkspor.

Cakupanbinakelompok
pedagang/usahainformal.

ProgramPeningkatanKapasitas
EksporDaerah

NilaiEkspor

Jenisbarangyangdiekspor

ProgramPembinaanPedagang/
usahaInformal

1.Cakupanbinakelompok ProgramPenataanPrasaranadan
pedagang/usahainformal.2. PeningkatanPelayananPasar
PasarTradionalModerndan
Sentra Industri Kreatif

Sengke
ta

IzinUsahaIndustri

FasilitasiIKM

10

11

12

13

14

15

16

17

18

3000

3000

3000

3000

3000

3000

Perdagangan

2260000000

2.26E+09

2.26E+09

2.26E+09

2.26E+09

2.26E+09

2.26E+09

Perdagangan

52

52

10000

10000

10000

10000

10000

10000

50000

Perdagangan

41

41

41

41

41

205

Perdagangan

4,350,000,000.00

52

3,350,000,000.00

52

3,350,000,000.00

52

2,850,000,000.00

52

2,650,000,000.00

260

16,550,000,000.00

Perdagangan

unit/je
nis

pasar

TerkendalinyaInflasiKotaBekasi

Unit

Pasartradisionalyangrepresentative

Meningkatnyaretribusipasar

item

PKL

FasilitasiHAKI

163

Rp

Terbinanya/tertatanyaPedagang/
usahainformal

Armadapengangkutansampah

1.Cakupanbinakelompok ProgramPengembanganIndustri
pedagang/usahainformal.2. KecildanMenengah
JumlahUMKMProduktif.3.
Koperasi aktif

1081866572

Pembangunanalatkompostingdan
terpenuhinyaproseslimbahpasar

Programperlindungankonsumen
danpengamananperdagangan

4
Unit

1.19E+09 1,000,000,000.00 1.309E+09 1,000,000,000.00 1.44E+09 1,000,000,000.00 1.584E+09 1,000,000,000.00 1.742E+09 1,500,000,000.00 1.742E+09 5,500,000,000.00

10

10

10

10

50

Perdagangan

15

10

Perdagangan

1375

1575

1,400,000,000.00

1750

1,540,000,000.00

1900

1,680,000,000.00

2050

1,820,000,000.00

2200

1,980,000,000.00

2200

8,420,000,000.00

Perdagangan

6,450,000,000.00

5,580,000,000.00

10

6,100,000,000.00

11

6,450,000,000.00

12

6,800,000,000.00

12

31,380,000,000.00

Perdagangan

9258777300

9.722E+09

1.021E+10

1.07E+10

1.125E+10

1.182E+10

1.182E+10

Perdagangan

10

11

12

13

14

14

Perdagangan

15

20

21

22

23

24

24

Perdagangan

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

100,000,000.00

500,000,000.00

Perdagangan

70

10

2,350,000,000.00

10

2,600,000,000.00

10

2,750,000,000.00

10

2,900,000,000.00

10

3,050,000,000.00

50

13,650,000,000.00

Industri

60

330

330

330

330

330

1650

Industri

20

20

20

20

20

20

100

Industri

Rp

Pasar

unit

Lapora
n

unit

IKM

Merk

19
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Dinas
Perekonomian
Rakyat
Sekretariat
DaerahBagian
BinaEkonomi,
Pembangunan
danBina
Ketahanan
Pengan
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

1
2
1.Angkapengangguran
ProgramPenataanStrukturIndustri
terbuka.2.Cakupanbina
kelompokpedagang/usaha
informal.3.IndeksDayaBeli.
4.IndeksGini.5.Laju
peningkataninvestasi.6.laju
pertumbuhanekonomiKota
B k i 7 Nil i Ek
.

1.Lajupeningkataninvestasi. ProgramPeningkatanKemampuan
TeknologiIndustri
2.lajupertumbuhan
ekonomiKotaBekasi.3.Nilai
Ekspor

164

3
JumlahIndustriKecil

JumlahIndustrimenengah

StandarNasionalIndonesia(SNI)

Penerapanteknologitepatguna

4
IKM

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

1132

30

400,000,000.00

30

400,000,000.00

30

400,000,000.00

30

400,000,000.00

30

400,000,000.00

150

2,000,000,000.00

Industri

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

242

10

10

IKM

sertifik
at

10

2,100,000,000.00

10

2,200,000,000.00

10

2,300,000,000.00

10

2,400,000,000.00

50

2,500,000,000.00

25

unit
10

10

10

10

10

Industri

11,500,000,000.00

Industri

Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi
Dinas
Perindustrian,
Perdagangan
danKoperasi

MISI V
TUJUAN
SASARAN

Mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, tenteram dan damai


Mewujudkan kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Terwujudnya kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan dan kehidupan beragama yang kondusif dan terpelihara

IndikatorSasaran
1
MenurunnyajumlahkasusKDRT.

MenurunnyajumlahkasusKDRT.

Bidang Urusan dan ProgramKegiatan


2
ProgramPeningkatanPeranSerta
danKesetaraanjenderdalam
Pembangunan
ProgramPenguatanKelembagaan
PengarusutamaanGenderdanAnak

Indikator Kinerja Program


(outcome) dan Kegiatan (output)
3

Fasilitasipeningkatankerjasamaantara
lembagadanjaringankelembagaan
penanganankorbankekerasandan
pelindungananak.

Kondisi
Satua
Kinerja pada
n
Awal RPJMD
4
5

2015
Rp

target
8

Rp

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan


2016
2017
Rp
Rp
target
11
12
13

target
10

Urusan
2018
target
14

Rp

15

Kondisi Kinerja pada akhir


Rp
target
16
17

18

Boks

MOU

1,225,000,000.00

1,300,000,000.00

1,350,000,000.00

1,450,000,000.00

1,500,000,000.00

25

Pemberdayaan
6,825,000,000.00 Perempuandan
PerlindunganAnak

12

12

12

12

48

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Bilboar
d,Binne
r,Rim

20

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Orang

70

70

70

70

70

350

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Orang

200

200

200

200

200

1000

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Kelurah
an/Kec
amatan

12

24

36

42

50

68

220

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Rumah
pintar

15

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

Unit

10

12

15

17

62

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

'%

1,100,000,000.00

10

1,400,000,000.00

12

1,700,000,000.00

14

2,000,000,000.00

16

2,300,000,000.00

16

8,500,000,000.00

Sosial

DinasSosial

'%

30

35

6,400,000,000.00

36

6,455,000,000.00

37

6,510,000,000.00

38

6,565,000,000.00

39

6,620,000,000.00

39

32,550,000,000.00

Sosial

DinasSosial

'%

30

31

32

33

34

35

35

Sosial

DinasSosial

'%

36

38

40

42

44

46

46

Sosial

DinasSosial

'%

100

100

Sosial

DinasSosial

RevitalisasiDanRakorPokjaPUG

SeminarDalamRangkaHariIbu

Pemetaanpermasalahananak
berdasarkankasusdiKotaBekasi

PilotProjekKotaLayakAnak

FasilitasipeningkatanPokjaKotalayak
AnakdalampengadaanPlangKLA

PenangananPenyandangMasalah ProgramPemberdayaanFakirMiskin
KesejahteraanSosial(PMKS).
danPenyandangMasalah
KesejahteraanSosialLainnya

jumlahPMKSyangmenerimaprogram
pemberdayaansosialmelauiKUBEatau
Kelompoksosialekonomilainnya

PenangananPenyandangMasalah ProgramPelayanandanRehabilitasi
KesejahteraanSosial(PMKS).
KesejahteraanSosial

JumlahPMKSyangditangani
JumlahPMKSyangmemperolehbantuan
sosial
JumlahPenyandangCacatfisikdan
mentalsertalanjutusiayangtidak
potensialyangmenerimajaminanSosial

Penanganankorbanbencanaalam. Programpenanggulanganbencana
alam

165

Jumlahkorbanbencanayangmendapat
bantuanselamatanggapdarurat

SKPD
Penanggungjaw
ab
19
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB
Badan
Pemberdayaan
Perempuan,Perlin
dunganAnakdan
KB

Pemberdayaan
Perempuandan
PerlindunganAnak

PemetaanPotensiOrganisasiMasyarakat
yangberperandalamPemberdayaan
Organis
PerempuandanAnak
asi
KIEKesetaraandanKeadilanGender
sertaKDRT

2014
target
6

1,000,000,000.00

100

1,000,000,000.00

100

1,000,000,000.00

100

1,000,000,000.00

100

1,000,000,000.00

100

5,000,000,000.00

PenangananPenyandangMasalah ProgramPemberdayaan
KesejahteraanSosial(PMKS).
KelembagaanKesejahteraanSosial

3
4
Jumlahkorbanbencanaygdievakuasi
'%
dgnmenggunakansaranadanprasarana
tanggap darurat
JumlahsaranaSosialsepertipanti
lembag
asuhan,pantijompo,panti
a
rehabilitasi,rumah singgah
Jumlahpantisosialyangmenyediakan
'%
saranaprasaranapelayanan
kesejahteraan sosial
jumlahWKSBMyangmenyediakan
'%
saranaprasaranapelayanan
kesejahteraan sosial
CakupanLayananEvakuasiKorban
Persent
BencanaAlam
ase

menurunyajumlahpelanggaran
ketertiban,ketentramandan
keindahan.

ProgramPeningkatanKeamanan
danKenyamananLingkungan

Menurunnyajumlahgangguan
kantrantibbmas.

ProgramPemeliharaan
KantrantibmasdanPencegahan
Tindak Kriminal
ProgramPengembanganWawasan
Kebangsaan

JumlahDeteksiDinidanPemantauan

ProgramPendidikanPolitik
Masyarakat

PartisipasiMasyarakatDalamPemilihan
Legislatif,PresidendanWakilPresiden, Persent
ase
Gubernur,sertaWalikota

Programpeningkatanpembinaan
Keagamaan

Konflikkeagamaan

ProgramPeningkatanPelayanan
danPenguatanPartisipasi
Masyarakatdalam
Pencegahan,Pemberantasan
PenggunaandanPeredaranGelap
Narkotika (P4GN)

PemahamanBahayaNarkobaBagi
PegawaiNegeriSipil

1.Menurunnyajumlahgangguan
kantrantibbmas.2.menurunya
jumlahpelanggaranketertiban,
ketentraman dan keindahan
Menurunnyajumlahgangguan
kantrantibbmas.
1.Kasusperselisihanumat
beragama.2.menurunyajumlah
pelanggaranketertiban,
ketentraman dan keindahan
Menurunnyajumlahkasus
PenyalahgunaanNarkoba.

85

85

68

70

31

32

34

36

38

40

40

21

22

23

24

25

26

26

85

3,100,000,000.00

3,125,000,000.00

1,250,000,000.00

74

13

85

3,150,000,000.00

1,000,000,000.00

76

15

85

3,175,000,000.00

1,250,000,000.00

78

3,210,000,000.00

1,900,000,000.00

78

166

15,760,000,000.00

18

19

Sosial

DinasSosial

Sosial

DinasSosial

Sosial

DinasSosial

Sosial

DinasSosial

KesatuanBangsa BadanKesatuan
5,900,000,000.00 danPolitikDalam Bangsa,Politikdan
Negeri
Linmas
KesatuanBangsa BadanKesatuan
danPolitikDalam Bangsa,Politikdan
Linmas
Negeri
KesatuanBangsa BadanKesatuan
10,925,000,000.00 danPolitikDalam Bangsa,Politikdan
Negeri
Linmas

Pemant
auan

110

1,850,000,000.00

110

2,175,000,000.00

115

2,200,000,000.00

115

2,300,000,000.00

120

2,400,000,000.00

120

Kasus

1,400,000,000.00

1,450,000,000.00

1,470,000,000.00

1,500,000,000.00

1,510,000,000.00

KesatuanBangsa BadanKesatuan
7,330,000,000.00 danPolitikDalam Bangsa,Politikdan
Negeri
Linmas

65

1,400,000,000.00

1,800,000,000.00

1,950,000,000.00

65

2,350,000,000.00

65

2,450,000,000.00

65

KesatuanBangsa BadanKesatuan
9,950,000,000.00 danPolitikDalam Bangsa,Politikdan
Linmas
Negeri

Konflik

7,600,000,000.00

7,600,000,000.00

7,600,000,000.00

7,900,000,000.00

7,900,000,000.00

KesatuanBangsa
38,600,000,000.00 danPolitikDalam
Negeri

'%

3,650,000,000.00

4,100,000,000.00

4,800,000,000.00

4,650,000,000.00

5,000,000,000.00

25

KesatuanBangsa
PelaksanaHarian
22,200,000,000.00 danPolitikDalam
BNK
Negeri

PemahamanNarkobaDikalanganPelajar
danMahasiswa

'%

1.5

15

PemahamanBahayaNarkobaBagi
PimpinanPerusahaan

'%

50

50

100

'%

10

10

10

10

10

10

50

95

10

PenurunanKasusNarkobaDiKotaBekasi

1.Kasusperselisihanumat
ProgramPemeliharaan
beragama.2.Menurunnyajumlah KantrantibmasdanPencegahan
gangguankantrantibbmas.3.
TindakKriminal
menurunyajumlahpelanggaran
ketertiban,ketentramandan
keindahan.

17

85

95

16

90

14

Buah

90

12

85

MenurunnyaKasusPerselisihanSARA
danKelompokSosialMasyarakat

85

11

85

JumlahSaranadanPrasaranaEvakuasi
KorbanBencana

500,000,000.00

72

10

RasioJumlahLinmasper10000
penduduk
/10.000
pendud
uk

800,000,000.00

10

800,000,000.00

11

8,000,000.00

12

1,000,000,000.00

13

1,000,000,000.00

13

SekretariatDaerah
Bagian
Kesejahteraan
Sosial

KesatuanBangsa
PelaksanaHarian
danPolitikDalam
BNK
Negeri
KesatuanBangsa
PelaksanaHarian
danPolitikDalam
BNK
Negeri
KesatuanBangsa
PelaksanaHarian
danPolitikDalam
BNK
Negeri
OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
3,608,000,000.00
KeuanganDaerah,
PerangkatDaerah,
Kepegawaiandan
Persandian

SatpolPP

3
TingkatPenyelesaianPelanggaranK3

'%

100

75

75

10

11

75

12

13

80

14

15

80

16

17

18

19

80

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
KeuanganDaerah,
PerangkatDaerah,
Kepegawaiandan
Persandian

SatpolPP

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
KeuanganDaerah,
PerangkatDaerah,
Kepegawaiandan
Persandian

SatpolPP

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
KeuanganDaerah,
PerangkatDaerah,
Kepegawaiandan
Persandian

SatpolPP

100

OtonomiDaerah,
Pemerintahan
Umum,
Administrasi
KeuanganDaerah,
PerangkatDaerah,
Kepegawaiandan
Persandian

SatpolPP

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat

RasioJumlahPolisiPamongPrajaper
10000penduduk
/10.000
pendud
uk

RasioPosSiskamlingperjumlah
desa/kelurahan
/10.000
pendud
uk

Terselenggaranya
PILKADA/PILGUB/PILPRES/PEMILU
dengantertibamandanlancar

1.Menurunnyajumlahgangguan
kantrantibbmas.2.menurunya
jumlahpelanggaranketertiban,
ketentraman dan keindahan

ProgramPeningkatanPartisipasi
MasyarakatdalamPembangunan

'%

100

100

100

100

100

100

'%

50

60

'%

50

60

70

80

90

100

100

280

280

280

280

280

280

1400

Unit

10

10

10

10

10

10

50

LPM

15

Kelomp
ok

11

40

Posday
a

392

392

392

392

392

392

392

JumlahMasyarakatBerpartisipasidalam
Orang
TMMD

80

100

100

100

100

100

500

RataRataJumlahKelompokBinaanLPM
6,792,087,500.00

70

7,000,000,500.00

80

7,792,087,500.00

90

8,792,087,500.00

100

9,792,087,500.00

100

RataRataJumlahKelompokBinaanPKK

JumlahMasyarakatBerpartisipasidalam
Orang
GotongRoyong
JumlahInovasiTTG

JumlahLPMBerprestasi

JumlahUEP/KUBE

CakupanPosdayaBinaan

167

40,168,350,500.00

3
JumlahBinaanKPM

DataProfilKelurahanAkurat

JumlahPosyanduAktif

JumlahPosyanduNaikStatus

Kelomp
ok

56

56

56

10
56

11

12
56

13

14
56

15

16
56

Kelurah
an

22

34

Posyan
du

1506

1525

1527

1530

1535

1540

1540

Posyan
du

25

Unit

10

Posday
a

16

20

20

20

20

20

100

JumlahPosyantek

PosdayaBerprestasi

168

17

18
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa
Pemberdayaan
Masyarakatdan
Desa

19
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat
Kantor
Pemberdayaan
Masyarakat