Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR MEMULAI DIALISIS

No. Dokumen
4.3.5

No. Revisi
00

RS. HARAPAN BUNDA


Tgl Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

( SPO )

18 Juni 2013

Halaman
1 Dari 2
Di Tetapkan

dr Danu Yudistira, MMR


Direktur

PENGERTIAN
TUJUAN
1.
KEBIJAKAN
PROSEDUR

PELAKSANAAN
1. Perawat mencuci tangan
2. Dekatkan alat-alat punksi ketempat pasien
3. Perawat memakai napron, masker, kacamata dan sarung
tangan sebelum melakukan tinndakan
4. Memulai punksi cinimo/edl/graf/femoral
5. Pastikan listrik sudah tersambung ke stop kontak
6. Selang belakang dari kran system RO (warna hitam)
tersambung kemesin
7. Selang belakang mesin (warna merah) dimasukkan kesaluran
pembuangan
8. Selang belakang mesin kecil tersambung kebotol desinfektan
berisi CITRIC ACID
9. Tekan tombol ON untuk menghidupkan mesin, tunggu semua
lampu mesin hidup
10. Tekan tombol desinfektan, pilih program nomer 2 (HOT
DESINFEKTAN) F-HDIS-M (cleaning-hot desinfektanmandatory rinse end)
11. Mesin melakukan desinfektan secara otomatis selama 30
menit
12. Selesai desinfektan tertulis dilayar Mandatory Rinse End
13. Masukkan selang merah kedalam gallon part A, masukkan bi-

Bag, buka penutup bi-Bag. Letakkan leher bi-Bag tepat


didaerah lekukan, masukkan bi-Bag dengan mendorong.
KANTONG bi-Bag JANGAN DITEKAN (BOCOR)
14. Tekan tombol TEST, mesin akan melakukan beberapa test
secara otomatis
15. Perawat dialisys dapat melakukan beberapa test secara
otomatis
16. Perawat dialisys dapat melakukan priming sesuai prosesdur
17. Selang dialisat dapat tersambung kedializer.
CATATAN :
- Saat mesin posisi DESINFEKTAN atau TEST, perawat
dapat melakukan PRIMING dengan menekan tombol
prome, pompa darah akan berputar
- Saat mesin posisi DESINFEKTAN atau TEST, JANGAN
menyambung selang dialisat kedializer.