Anda di halaman 1dari 6

1

LAPORAN EKSPERIMEN FISIKA 2

Rekan Kerja :
1. Aah Nuraisah
2. Mutiara Khairunnisa
3. Dedeh Nurhayati

EFEK FOTOVOLTAIK
(SEL SURYA)

Asisten :
Dadi Irawan (G74110020)

Zudah Simaatul Kubro


G74120023

DEPARTEMEN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2015

Judul
Efek Fotovoltaik (sel Surya)
Tujuan
1. Memahami konsep dasar teknologi fotovoltaik.
2. Memahami karakteristik sel surya.
3. Menentukan daya keluaran dan factor pengisian (fill factor).
Peralatan dan Bahan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Panel sel surya.


Sumber cahaya/Lampu
Catu daya/Power supply.
Potensiometer
Amperemeter
Voltmeter.
Kabel Penghubung.
8. Laptop.
Dasar Teori
Sel fotovoltaik secara langsung mengubah energi surya ke energi listrik.
Fotovoltaik merupakan teknologi yang memanfaatkan matahari sebagai sumber
energi (Sari dkk 2012). Sel fotovoltaik ini terdiri dari beberapa sel surya, yang masing
masing sel dikaitkan satu sama lain baik dalam hubungan seri maupun paralel untuk
membentuk suatu rangkaian fotovoltaik yang umumnya disebut Modul Fotovoltaik.
Sebuah fotovoltaik biasanya terdiri dari 36 sel atau 72 sel surya (Mintorogo D S 2000).
Penggunaan sel fotovoltaik sebagai salah satu energi pengganti memiliki
beberapa keuntungan antara lain tidak menimbulkan polusi, ramah lingkungan dan
ketersedian energi surya yang tidak terbatas. Tetapi sel fotovoltaik juga memiliki
kelemahan yaitu biaya instalasi yang tinggi dan efisiensi konversi energi yang rendah
yaitu hanya sekitar 18%. Hal ini disebabkan karena daya keluaran berubah secara non
linier terhadap perubahan irradiasi matahari, suhu operasi dan arus beban (Ayvazyan GY
dkk 2008).
Karakteristik sel fotovoltaik sangat non linier yang dipengaruhi faktor eksternal.
Irradiasi matahari, suhu lingkungan dan kecepatan angin merupakan faktor lingkungan
utama yang mempengaruhi sel fotovoltaik. Sedangkan arus short circuit (Isc), tegangan

open circuit (Voc), tegangan maximal (Vmax) dan arus MPP merupakan karakteristik
utama yang menunjukkan kurva IV dan P-V (Aldhobani MS dan John Robert 2008).

Data dan Pengolahan data


Hasil Eksperimen
Tabel 1 Hubungan antara tegangan dan arus
Tegangan
(V)

Arus
(mA)

Tegangan
(V)

Arus
(mA)

Tegangan
(V)

Arus
(mA)

Tegangan
(V)

Arus
(mA)

0.1
0.1
0.1
0.1
0.1
0.4
0.4
0.4
0.4
0.4
0.4
0.4
0.4
0.5
0.5
0.5
0.5
0.5
0.5
0.5
0.5

6.54
6.59
6.7
6.73
6.76
6.68
6.65
6.64
6.68
6.66
6.63
6.58
6.57
6.59
6.67
6.67
6.61
6.58
6.56
6.55
6.53

0.5
0.5
0.5
0.5
0.5
0.5
0.7
0.8
0.9
1.3
1.4
1.4
1.6
2.1
2.3
2.3
2.3
2.4
2.4
2.4
2.4

6.55
6.57
6.56
6.58
6.57
6.65
6.57
6.52
6.5
6.41
6.41
6.42
6.39
6.24
6.13
6.23
6.25
6.1
6.2
6.18
6.21

2.5
3
4.2
5.7
6.3
6.7
6.8
6.8
6.8
7
7.2
7.4
7.6
7.6
7.8
7.8
7.8
7.8
7.9
7.9
7.9

6.16
6.15
5.57
3.77
2.88
2.46
2.43
2.44
2.45
2.17
1.65
1.31
0.87
1.07
0.44
0.51
0.59
0.71
0.31
0.33
0.34

7.9
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8
8.1

0.38
0.08
0.07
0.09
0.1
0.11
0.12
0.13
0.14
0.15
0.16
0.17
0.18
0.19
0.2
0.22
0.24
0.26
0.07

Grafik Hubungan Antara Tegangan dan Arus

Nilai Isc = 6,54 mA dan nilai Voc = 8,1 Volt


Pembahasan
Istilah "fotovoltaik" berasal dari bahasa Yunani yang berarti "cahaya",
dan"volta", yang berarti listrik, dari nama fisikawan Italia Volta, setelah yang satu
unit elektromotif dari gaya, volt, diberi nama . Istilah "fotovolta" telah digunakan
dalam bahasa Inggris sejak 1849. Efek yang fotovoltaik pertama kali diakui pada
tahun 1839 oleh fisikawan Perancis AE Becquerel. Namun, tidak sampai 1883
bahwa sel surya pertama dibangun, oleh Charles Fritts, yang dilapisi selenium
semikonduktor dengan lapisan yang sangat tipis emas untuk membentuk
persimpangan. Perangkat ini hanya sekitar 1% efisien. Selanjutnya fisikawan
Rusia Aleksandr Stoletov membangun sel surya pertama berdasarkan efek
fotolistrik luar (ditemukan oleh Heinrich Hertz pada tahun 1887). Russell Oh!
Dipatenkan persimpangan modern semikonduktor solar sel pada tahun 1946, yang
ditemukan ketika bekerja pada serangkaian kemajuan yang akanmengakibatkan
transistor (Nandang 2013).
Komponen utama dari percobaan terdiri dari sel surya yang berfungsi
untuk mengubah energi cahaya dari lampu neon menjadi energi listrik. Sel surya
tersebut dihubungkan secara seri dengan ampere meter dan potensiometer, yang
berfungsi sebagai beban. Selanjutnya voltmeter digital dipasang secara paralel
dengan potensiometer. Ampere meter digital digunakan ntuk mengukur arus (I)
dan voltmeter digital digunakan untuk mengukur tegangan (V). Akan dicatat

besarnya pasangan arus dan tegangan saat potensiometer di putar secara pelanpelan
Dari data yang di dapatkan tegangan dan arus tidak bisa sampai menuju ke
angka nol. Tegangan paling kecil 0.1 dan arus 0.07, mendekati nol. Dari grafik
yang di dapatkan melalui percobaan,bentuk kurva nya hampir mirip dengan teori,
namun ada beberapa data yang naik turun, ada beberapa titik yang tidak sesuai
dengan teori. Hal ini bisa disebabkan karena saat memutar potensiometer kurang
pelan yang mengakibatkan, beberapa data hilang. Dari grafik juga sudah bisa
direpresentasikan bahwa saat tegangan nya nol, maka arus yang didapatkan adadi
titik maksimum, dan ketika tegangan membesar, maka arus pun mengecil
sampainilai nol. Hal ini berarti bahwa nilai arus dan tegangan saling berbanding
terbalik. Pada rangkaian buka (open circuit), I = 0, yaitu tegangan rangkaian
buka (open circuit) Voc. Sedangkan pada rangkaian pendek (short circuit), V=0,
sehingga diperoleh Io = Iph, yang disebut arus rangkaian pendek Isc.
Sel fotovoltaik mempunyai banyak manfaat. Sel fotovoltaik ini menjadi
sangat berguna bila digunakan pada tempat-tempat yang tidak mungkin
menggunakan beberapa sumber energi lain, misalnya pada satelit, pada ramburambu jalan, dan lain-lain. Selain itu sel fotovoltaik digunakan untuk menjalankan
peralatan-peralatan kecil seperti kalkulator saku (Sari dkk 2012). Praktikum sel
fotovoltaik memberikan wawasan baru tentang energi matahari yang begitu
banyak manfaatnya tetapi masih jarang penggunaannya. Keterbatasan praktikan
tentang ranm yagkaian elektronika masih menjadi kendala dalam membuat
rangkaian.
Simpulan
Dari praktikum yang telah dilakukan konsep dasar teknologi fotovoltaik
dan karakteristik sel surya dapat dipahami serta daya keluaran dan factor
pengisian (fill factor) juga dapat ditentukan.

Daftar Pustaka

Ayvazyan GY dkk. 2008. Maximum Power Operation Of PV System Using Fuzzy


Logic Control. Armenian Journal of Physics. 1
Mintorogo DS. 2000. Strategi Aplikasi Sel Surya (Photovoltaik Cell) Pada Perumahan
Dan Bangunan Komersial. Jurnal Arsitektur Universitas Petra

Nandang. 2013. Photovoltaic History [Internet]. Diakses 20 Maret 2015. Tersedia


pada www.sunlightelectric.com/index.php
Sari F, Alif A, Norita T. 2012. Penggunaan Elektroda Karbon Dalam Sel
Otovoltaik Semi Konduktor CuO Dengan Elektrolit Na2SO4. Jurnal Kimia
Unand. 1(1) : 8-11