Anda di halaman 1dari 1

Laboratorium Bahan Galian

Sie. Petrologi
2015

BATUAN BEKU INTERMEDIET VULKANIK


Pengertian
Batuan Beku vulkanik merupakan batuan beku yang terbentuk dari hasil proses
Cooling down Magma atau Lava. Jadi pada batuan beku khusus untuk vulkanik
ini bukan hanya hasil dari pembekuan magma tetapi juga lava yang berlangsung
didalam tubuh gunung api maupun dipermukaan bumi atau disebut juga intrusi
dangkal (Shallow Intrusion).
Dikarenakan proses pembekuannya berada dalam tubuh gunung api ataupun
dipermukaan bumi, maka proses pembekuannya berlangsung cepat dikarenakan
kontak langsung dengan udara maupun air yang ada di permukaan bumi. Jika
proses pembekuan magma ini berlangsung secara cepat maka belum sempat
mengalami proses kristalisasi sempurna sehingga hanya terbuentuk Kristal yang
kecil-kecil maupun glassy.
Batuan beku yang berwarna gelap sampai hitam umumnya batuan beku
intermediet dimana jumlah mineral felsik dan mafiknya hampir sama banyak.
Batuan beku intermediet memiliki kandungan silika antara 52% - 66 %. Tersusun
atas mineral-mineral plaglioklas, Hornblande, piroksen serta kuarsa biotit, dan
orthoklas dalam jumlah kecil. Contoh batuan beku intermediet adalah syenite dan
andesit. Andesit adalah batuan vulkanik menengah dalam komposisi antara basal
dan granit. Batuan ini umumnya abu-abu atau hijau dan terdiri dari plagioklas dan
mineral gelap (biasanya biotit, amphibole, atau piroksen). Batuan Ini diambil dari
nama Pegunungan Andes, rantai gunung berapi di ujung barat Amerika Selatan, di
mana Andesit ini berlimpah. Karena gunungapi, andesit biasanya sangat halus
berbutir.
Jadi Batuan Beku Intermediet vulkanik adalah batuan beku yang memiliki
kandungan silica antara 52% - 66 % tersusun atas mineral mineral plagioklas,
hornblende, piroksen serta kuarsa dan biotit dan orhoklas dalam jumlah kecil, dan
terbentuk di dalam tubuh gunung api dan atau dekat permukaan bumi dangkal
atau disebut juga (Shallow Intrusion).
.

Mahdy Arib Zhafran


111.140.103
Plug 11

Page 1