Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI RADIO


VHF-FM TRANSCEIVER DEMONSTRATOR

Disusun Untuk Memenuhi Tugas


Mata Kuliah Praktikum Sistem Komunikasi radio
semester 4

PEMBIMBING :
Ir. Martono Dwi Atmadja, MMT

Penyusun Kelompok II :

1. Dwi Definta O. S.
2. Intan Lestari
3. Khairi Hafizhuddin Aziz
4. Muhammad Hafiizh

JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL


TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2014/2015

LAPORAN
PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI RADIO

1. Judul Percobaan

: VHF-FM TRANSCEIVER DEMONSTRATOR

2. FM MODULATOR
1.2.1. Tujuan

: Mahasiswa dapat menyelidiki cara kerja dari Modulator FM

1.2.2. Alat Praktikum

1. Panel Demonstrator VD-01


2. Osiloskop 150 MHz
3. Kabel BNC to BNC
4. Function Generator
1.2.3. Teori Dasar

1.2.3.1. Pemancar FM
Bagian terpenting dari pemancar FM adalah bagaimana membangkitkan sinyal FM
tersebut. Ada dua metode pembangkitan sinyal FM, yaitu pembangkitan secara langsung
dan pembangkitan secara tak langsung.
Metode Secara Langsung

Gambar 3. Blok Diagram Metode Secara Langsung


Pada gambar di atas terlihat metode secara langsung menggunakan modulator reaktansi
dimana sinyal audio ataupun sinyal informasi yang berubah- ubah ditumpangkan langsung pada
frekuensi sinyal pembawa. Caranya adalah dengan mengubah-ubah reaktansi pada modulator
sesuai dengan perubahan dari sinyal audio, osilator pembawa akan mempunyai frekuensi yang
berubah-ubah sebanding dengan perubahan reaktansi dari modulator. Contoh rangkaian
modulator reaktansi :

Gambar 4a) Modulator FM dengan dioda varaktor

Praktikum Sistem Komunikasi Radio

Halaman 1

Gambar 4b) Modulator FM dengan transistor FET.


Kesulitan dari metode ini adalah pertentangan antara yang diperlukan deviasi frekuensi
yang cukup dengan keharusan mempertahankan kestabilan frekuensi. A.

Metode Secara Tak Langsung


Metode ini banyak digunakan pada pemancar radio telepon VHF dan
UHF. Blok diagramnya dapat dilihat seperti gambar berikut ini.

Gambar 5. Blok Diagram Metode Secara Tak Langsung


Pada metode ini digunakan modulator fasa. Untuk memperoleh sinyal FM, sinyal audio
setelah diperkuat harus melewati rangkaian integrator sebelum dimodulasi oleh modulator fasa
(Roody, Dennis and Coolen, John, terjemahan Idris, Kamal, Komunikasi Elektronik , halaman
343, Penerbit Erlangga, Jakarta).Panel VD-01 mempunyai blok diagram yang mirip dengan
blok diagram di atas (gambar 5) seperti yang terlihat di bawah ini.

Gambar 6. Blok Diagram Rangkaian Pengukuran

Praktikum Sistem Komunikasi Radio

Halaman 2

Gambar 7. Blok Diagram Penguat Pemancar FM VD-01


Prinsip kerja :
1. Sinyal input dari mikropon diperkuat oleh sebuah penguat (amplifier).
2. Kemudian hasil dari penguatan ini melewati Low Pass Filter (rangkaian
integrator) diumpankan ke rangkaian modulator.
3. Osilator kristal menghasilkan sinyal pembawa dasar sebesar 11,166 MHz (1/12
dari frekuensi pembawa yang dikehendaki). Seperti pada umumnya sebelum sinyal yang
berasal dari suatu osilator diinjeksikan pada modulator diperlukan sebuah buffer untuk
mencegah efek pembebanan akibat ketidak sesuaian impedansi. Keluaran dari modulator
berupa sinyal pembawa dasar yang sudah dimodulasi secara frekuensi oleh sinyal input.
4. Sinyal FM dasar tersebut sesudah melalui sebuah buffer dinaikkan
frekuensinya oleh sebuah rangkaian pengali frekuensi. Faktor pengali dari rangkaian ini
adalah sebesar 12 sehingga diperoleh frekuensi sinyal radio sesuai dengan yang
diinginkan yaitu 134 MHz.
5. Sinyal radio tersebut masih mempunyai daya yang kecil, untuk itu perlu diperkuat
beberapa tingkat hingga akhirnya melalui sebuah penguat akhir diperoleh daya yang
sesuai dengan yang diinginkan untuk dipancarkan melalui antena.
6. Penambahan Band Pass Filter setelah penguat akhir bertujuan agar sinyal radio
yang dipancarkan benar-benar sinyal yang diinginkan dengan perkataan lain sinyalsinyal lain yang mungkin ikut dipancarkan (misalnya harmonisa- harmonisanya)
ditiadakan
7. Setelah melalui BPF sebagian dari sinyal radio dicuplik lalu dideteksi dan disearahkan
oleh detektor. Hasilnya berupa sinyal DC diperkuat, kemudian dipergunakan untuk
membias tegangan dari amplifier sebelum penguat akhir. Dengan demikian kestabilan
dari daya output dapat dipelihara.
1.2.4. Langkah Percobaan :
1.

Atur TG level 0 dBm

2.

Siapkan demonstrator untuk posisi sebagai pemancar dan pasang selektor pada channel

3.

Atur Function Generator dengan gelombang sinus 1 kHz, hubungkan pada micropohone,
melalui plug in yang ada.

4.

Hubungkan osiloskop pada TP 1 dengan kabel BNC to BNC.

5.

Nyalakan Panel Demonstrator, osiloskop dan function generator.

6.

Tekan tombol push to talk (PTT) pada microphone.

7.

Amati bentuk gelombang yang dihasilkan pada osiloskop.

8.

Gambar dan catatlah besarnya level tegangan dan frekuensinya.

9.

Pindahkan kabel BNC ke TP 2.

10.

Ulangi langkah 5 sampai dengan langkah 7.

11.

Ulangi langkah 9 untuk TP 3.

12.

Gambar blok diagram :

Praktikum Sistem Komunikasi Radio

Halaman 3

3. TINGKAT PENGUAT RADIO FREKUENSI


1.3.1. Tujuan : Mengamati proses-proses yang terjadi pada bagian frekuensi radio.
1.3.2. Alat yang digunakan :
1. Panel Demonstrator VD-01
2.

Osiloskop 150 MHz

3. Kabel BNC to BNC


4. Function Generator
5. Microphone YAESU YM-30

1.3.3. Langkah percobaan :


1. Siapkan demonstrator untuk posisi sebagai pemancar dan pasang selektor pada
channel 1.
2. Atur Function Generator dengan gelombang sinus 1 kHz, hubungkan pada
micropohone, melalui plug in yang ada.
3. Hubungkan osiloskop pada TP 4 dengan kabel BNC to BNC.
4. Nyalakan Panel Demonstrator, osiloskop dan function generator.
5. Tekan tombol push to talk (PTT) pada microphone.
6. Amati bentuk gelombang yang dihasilkan pada osiloskop.
7. Gambar dan catatlah besarnya level tegangan dan frekuensinya.
8. Bandingkan bentuk gelombang di TP 4 dan TP 3.
9. Amati TP 5.
10. Ulangi langkah 5 sampai dengan langkah 7.
11. Bandingkan bentuk gelombang di TP 5, TP 4 dan TP3.
12. Gambar Blok Diagram :

1.3.4. Hasil percobaan :

No

Gambar Keluaran

TP1

Praktikum Sistem Komunikasi Radio

Halaman 4

TP2

TP3

TP4

TP5

Praktikum Sistem Komunikasi Radio

Halaman 5

Anda mungkin juga menyukai