Anda di halaman 1dari 12

Nama

NIM
Jurusa
n
Kelas
Kelom
pok

8
PRE-LAB

ANIS LUCKY
SISTIYANI
135100107121011
THP
D
O9

INTERAKSI KOMPONEN BIOTIK


DALAM EKOSISTEM

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Ekosistem!


Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak
terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga
suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup
yang saling memengaruhi. Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang
bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu system (Aryulina, 2004).
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Komponen Biotik dan Abiotik!
1) Komponen Biotik
Komponen biotik ekosistem adalah anggota dari ekosistem yang berupa makhluk
hidup seperti mikroorganisme, jamur ,protista ,tumbuhsn ,hewan ,dan manusia. Dalam
interaksi antar makhluk hidup tumbuhan dan sebagian protista berperan sebagai produsen
,hewan, manusia berfungsi sebagai konsumen, sedangkan mikroorganisme dan jamur
berfungsi sebagai decomposer (Yuwono, 2006).
2) Komponen Abiotik
Komponen Abiotik adalah komponen ekosistem yang berupa benda-benda tidak hidup
seperti tanah, air, udara, cahaya, suhu, serta kondisi geografi seperti kelembaban, arus
angin, pH, iklim, topografi, dan arus air (Yuwono, 2006).
3. Jelaskan jenis-jenis interaksi komponen biotik dalam suatu ekosisitem,
dan berikan masing2 interaksi tersebut 1 contoh !
A. Netral
Netral adalah hubungan tidak saling menggangu antar makhluk hidup dalam habitat
yang sama. Sifat hubungan ini tidak saling menguntungkan dan tidak saling merugikan

kedua belah pihak.


Contoh : kambing dengan capung, semut dengan kupu-kupu (Odum, 2008).
B. Simbiosis
Simbiosis adalah hubungan antar makhluk hidup dari spesies yang berbeda yang
hidup bersama. Simbiosis dibedakan menjadi 4 (empat) yaitu :
1. Simbiosis Komensalisme, adalah hubungan antar dua organisme yang hidup bersama
dimana yang satu pihak mendapat keuntungan dan yang satu pihak tidak dirugikan.
Contoh : anggrek dengan inangnya (Anas, 2009).
2. Simbiosis Mutualisme, adalah hubungan antar dua organisme yang hidup bersama,
dimana antar keduanya terjalin hubungan saling menguntungkan. Contoh : burung
jalak dengan kerbau (Anas, 2009).
3. Predasi, adalah hubungan antar pemangsa dengan mangsa. Pemangsa disebut sebagai
predator dan yang dimangsa disebut mangsa. Contoh : elang dengan anak ayam
(Anas, 2009).
4. Parasitisme, adalah hubungan dua organisme yang hidup bersama, yang mana satu
pihak merugikan dan mengambil makanan dari inangnya. Contoh : cacing pita pada
usus manusia (Anas, 2009).
C. Interaksi antar populasi
Interaksi antar populasi debadakan menjadi 2 (dua) yaitu :
1. Kompetisi, adalah hubungan antar populasi dan di antara populasi terdapat
kepentingan yang sama, sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang
diperlukan. Contoh : persaingan antar populasi lembu dan populasi kambing di
padang rumput (Odum, 2008).
2. Alelopati, merupakan interaksi antar populasi, bila populasi yang satu menghasilkan
zat yang dapat menghalangi timbulnya populasi lain. Contoh : disekitar pohon wahut
(juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat
bersifat toksik (Odum, 2008).
D. Interaksi antar komunitas
Komunitas adalah kumpulan polulasi yang berbeda di suatu daerah yang sama dan
saling berinteraksi.

Contoh : misalnya komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh
bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma.
Sedangkan komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan
dekomposer. Antara komunitas sungai dan sawah terjadi interaksi dalam bentuk
peredaran nutrien dari air sungai ke sawah dan peredaran organisme hidup dari kedua
komunitas tersebut (Odum, 2008).

Tang
gal

Nilai

Paraf
Asisten

Diagram Alir Interaksi Komponen Biotik dalam Ekosistem

Ekosistem

Dipilih salah satu ekosistem

Disiapkan plot pengamatn yang dipilih

Diamati dan diidentifikasi seluruh komponen dalam plot pengamatn

Diamati interaksi yang terjadi

didokumentasi

Hasil

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 8.Interaksi Komponen Biotik dalam Ekosistem
1 Identifikasi Komponen Biotik
N

Jenis

o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

komponen
Bebek
Capung
Rumput
Padi
Kupu-kupu
Serangga
Ulat
Gulma
Belalang
Bunga

Jumlah

Kepadat

Cara hidup

Fungsi / Peran

20
2
Banyak
Banyak
2
1
1
Banyak
1
Banyak

an
-

Berkoloni
Individu
Berkoloni
Individu
Individu
Individu
Individu
Berkoloni
Individu
Berkoloni

Konsumen
Konsumen
Produsen
Produsen
Konsumen
Konsumen
Parasit
Parasit
Konsumen
Produsen

2 Interaksi Komponen Biotik


Gejala

Nama komponen biotik

Interaksi

yang terlibat

Interaksi antar
individu
Interaksi antar
individu
Interaksi antar
individu
Interaksi antar
individu
Interaksi antar
individu
Interaksi antar
individu
Interaksi antar
koloni
Interaksi antar

Jenis interaksi

Bebek dengan bebek

Kompetisi

Capung dengan rumput

Netral

Serangga dengan rumput

Netral

Lebah dengan rumput

Netral

Kupu-kupu dengan rumput

Netral

Lebah dengan bunga

Mutualisme

Gulma dengan tanaman padi

Parasitisme

Ulat dengan rumput

Parasitisme

individu

3 Jelaskan interaksi komponen biotik yang terjadi dalam ekosistem yang


diamati!
a. Simbiosis
1 Mutualisme: merupakan hubungan individu dengan individu lain dimana keduanya
sama-sama diuntungkan. Pada pengamatan ini terjadi simbiosis mutualisme antara
bunga dengan kupu-kupu, dimana kupu-kupu mendapatkan makanan dari bunga dan
kupu-kupu dapat menjatuhkan serbuk sari dari bunga ke bunga lain sehingga
terjadilah pertumbuhan secara generative. Pada interaksi ini kupu-kupu beperan
sebagai konsumen dan bunga berperan sebgai produsen. Begitupun lebah dengan
bunga di sawah. Dimana hubungan antara keduanya saling menguntungkan. Lebah
mengambil nektar pada bunga dan akibat lebah hinggap di bunga, terjadi penyerbukan
antara benang sari dan putik. Pada interaksi ini lebah beperan sebagai konsumen dan
bunga berperan sebgai produsen.
2 Parasitisme: merupakan hubungan individu dengan individu lain dimana individu
yang satu diuntungkan dan individu yang satu lagi dirugikan ( Purnomo, 2005). Pada
pengamatan ini terjadi simbiosis parasitisme pada ulat dengan rumput, dimana rumput
tersebut dimakan oleh ulat sehingga rumput mengalami kerugian dan ulat
mendapatkan keuntungan. Ulat berperan sebagai konsumen dan rumput berperan
sebagai produsen. Dan padi dengan tanaman pengganggu, dimana padi ini tidak dapat
berkembang maksimal karena dihalangi oleh tanaman pengganggu.
b. Netral
Pada hubungan antar individu ini tidak ada individu yang diuntungkan ataupun dirugikan
(Rusmendro, 2004). Pada pengamatan yang kami lakukan, terjadi hubungan netral antara
belalang dengan rumput, kupu-kupu dengan rumput, lebah dengan rumput, serangga
dengan rumput dan capung dengan rumput. Dalam hal ini, binatang seperti belalang,
kupu-kupu, capung, serangga, dan lebah hanya hinggap sementara setelah itu terbang atau
berpindah ketempat lain.
c. Kompetisi
merupakan hubungan antar populasi dimana keduanya memiliki kepentingan yang sama
sehingga terjadi kompetisi diantara kedua populasi tersebut untuk memperebutkannya
(Rusmendro, 2004). Pada pengamatan yang telah kami lakukan terdapat kompetisi antara
sesama bebek karena mereka mencari dan memperebutkan makanan.

4 Jelaskan peran interaksi


kesetimbangan ekosistem!

komponen

biotik

dalam

mewujudkan

Interaksi komponen biotic dengan biotic maupun biotic dengan abiotik sangat
mempengaruhi kesetimbangan ekosistem. Kebergantungan komponen biotic dengan abiotik
dapat dilihat pada siklus karbon, dimana siklus karbon tidak akan berjalan dengan lancar /
baik apabila tidak ada tumbuhan, hewan, pengurai, air dan tanah. Kebergantungan antara
komponen biotic juga sangat penting pada rantai makanan dan sangat berperan penting pada
jaring-jaring makanan, piramida makanan, arus energy dan siklus energy.
Keseimbangan ekosistem adalah suatu kondisi dimana interaksi antara komponenkomponen di dalamnya berlangsung secara harmonis dan seimbang. Keseimbangan
ekosistem tersebut berdampak signifikan pada keselerasan serta kesejahteraan hidup manusia
dan mahluk hidup lainnya. Seperti pada proses memakan dan dimakan akan terjadi
perpindahan energy dan piramida makanan akan berjalan sebagaimana semestinya (Ayunda,
2004).
Jika tidak ada interaksi seperti predatorisme yang terjadi pada ular dan tikus, maka
populasi tikus akan sangat banyak. Maka interaksi biotic ini sangat berperan penting untuk
kesetimbangan bumi ini.

5 Lampirkan gambar interaksi komponen biotik selama pengamatan!


1

Terjadi kompetisi antar sesama bebek untuk mencari makanan


2

Pada gambar diatas


capung dan rumput tidak
dirugikan, capung hanya
lalu
terbang
lagi

terjadi interaksi netral karena


ada yang diuntungkan ataupun
hinggap sementara pada rumput
ketempat lain.

Pada gambar diatas terjadi


interaksi
netral
karena
serangga dan rumput tidak ada yang diuntungkan ataupun dirugikan, serangga tersebut
hanya hinggap sementara setelah itu berpindah ketempat lain.
4

Pada gambar diatas terjadi interaksi netral karena lebah dan rumput tidak ada yang
diuntungkan ataupun dirugikan, lebah hanya hinggap sementara pada rumput lalu terbang
lagi ketempat lain.
5.

Pada gambar diatas terjadi interaksi netral karena kupu-kupu dan rumput tidak ada yang
diuntungkan ataupun dirugikan, kupu-kupu hanya hinggap sementara pada rumput lalu
terbang lagi ketempat lain.
6

Pada gambar diatas terjadi interaksi berupa simbiosis parasitisme, dimana individu yang
satu dirugikan. Dalam hal ini padi dirugikan karena terdapat tanaman pengganggu yng dapat
menghambat pertumbuhan padi tersebut
7

Pada gambar diatas


terjadi interaksi antara lebah
dengan bunga, dimana yang terjadi adalah simbiosis mutualisme. Karena keduanya
mendapatkan keuntungan. Lebah mendapat makanan dan bunga dapat melakukan
penyerbukan secara generative akibat serbuk sari yang terbawa oleh lebah.
8

Pada gambar diatas terjadi interaksi antara ulat dengan daun, dimana yang terjadi adalah
interaksi simbiosis parasitisme. Dalam kejadian ini daun/rumput dirugikan karena daun
tersebut dimakan oleh ulat.
9

Pada gambar diatas terjadi interaksi netral karena belalang dan rumput tidak ada yang
diuntungkan ataupun dirugikan, belalang hanya hinggap sementara pada rumput lalu
berpindah lagi ketempat lain.

Kesimpulan
Ekosistem merupakan system ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbale
balik antara makhluk hidup dengan lingkungannyaa. Pola-pola interaksi dalam ekosistem
dibagi menjadi tiga, yaitu simbiosis, antibiosis dan predatorisme. Pada interaksi simbiosis
dibagi menjadi tiga, yaitu mutualisme, komensalisme dan parasitisme. Simbiosis
mutualisme merupakan hubungan individu dengan individu lain dimana keduanya samasama diuntungkan. Simbiosis komensalisme merupakan hubungan individu dengan
individu lain dimana individu yang satu diuntungkan, sedangkan individu yang satu lagi
tidak diuntungkan maupun dirugikan. Simbiosis parasitisme merupakan hubungan
individu dengan individu lain dimana individu yang satu diuntungkan dan individu yang
satu lagi dirugikan. Interaksi kedua adalah antibiosis, yaitu pola hubungan antara makhluk
hidup dimana salah satu individu mengeluarkan suatu zat yang dapat membahayakan
individu lain. Dan interaksi yang ketiga adalah predatorisme yaitu hubungan individu
dengan individu lain dimana salah satu atau keduanya saling memangsa.
Selain interaksi antar individu, terjadi pula interaksi antar populasi. Interaksi ini
dibagi menjadi dua yaitu aleopati dan kompetisi. Aleopati merupakan hubungan antar
populasi dimana yang satu menghasilkan sejumlah zat yang bisa menghalangi tumbuh
kembang populasi lain. Sedangkan kompetisi merupakan hubungan antar populasi dimana
keduanya memiliki kepentingan yang sama sehingga terjadi kompetisi diantara kedua
populasi tersebut untuk memperebutkannya.
Pada pengamatan yang kita lakukan terjadi simbiosis mutualisme pada bunga
dengan lebah dan kupu-kupu dengan bunga. Simbiosis parasitisme juga terjadi pada ulat
dengan rumput/daun. Selain itu terjadi kompetisi antara sesame bebek. Dan terjadi
hubungan netral antara capung dengan rumput, lebah dengan rumput, kupu-kupu dengan
rumput, serangga dengan rumput karena binatang tersebut hanya hinggap sementara.

Daftar Pustaka
Ayunda, Dwi. 2004. Biologi I. Jakarta: Erlangga
Purnomo, dkk. 2005. Biologi. Jakarta: Sunda Kelapa Muda Pustaka
Rahardjanto. 2011. Ekologi Tumbuhan. Malang: UMM
Rusmendro, Hasmar. 2004. Seri Diklat Kuliah Ekologi Tumbuhan. Jakarta: UI

Tang
gal

Nilai

Paraf
Asisten

DAFTAR PUSTAKA
Anas, Iswandi.2009. Biologi dalam Praktek. Bogor: IPB Press
Aryulina, Diah dkk. 2004. Biologi 1. Jakarta : Esis
Odum, E.P. 2008. Dasar-Dasar Ekologi. 4rd ed. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Yuwono, T. 2006. Bioteknologi Pertanian. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press

LOG BOOK PRAKTIKUM BIOLOGI


BAB 8
INTERAKSI KOMPONEN BIOTIK DALAM EKOSISTEM

Tujuan Praktikum
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen biotic dalam suatu ekosistem
2. Mahasiswa mampu menjelaskan peran komponen biotic tersebut dalam ekosistem
3. Mahasiswa mampu menjabarkan interaksi antara komponen biotic dalam ekosistem
tersebut

1.
2.
3.
4.

Alat dan Bahan


Belalang
Serangga
Kupu-kupu
Rumput

5. Bunga
6. Ulat
7. Bebek
8. Padi
9. Tanaman pengganggu (benalu)
10. kamera
No
.

Hari/Tanggal/Wakt
u

Kegiatan

Hasil

1.

Rabu, 14 Mei 2014

Mengamati interaksi yang terjadi


antara komponen biotic pada
ekosistem persawahan

Terjadi simbiosis
mutualisme pada
bunga dengan lebah
dan kupu-kupu
dengan bunga.
Simbiosis parasitisme
juga terjadi pada ulat
dengan rumput/daun.
Selain itu terjadi
kompetisi antara
sesame bebek. Dan
terjadi hubungan
netral antara capung
dengan rumput, lebah
dengan rumput, kupukupu dengan rumput,
serangga dengan
rumput karena
binatang tersebut
hanya hinggap
sementara.

Kesimpulan
Pada pengamatan yang kita lakukan pada ekosistem persawahan ini didapatkan simbiosis
mutualisme pada bunga dengan lebah dan kupu-kupu dengan bunga. Simbiosis
parasitisme juga terjadi pada ulat dengan rumput/daun. Selain itu terjadi kompetisi antara
sesame bebek. Dan terjadi hubungan netral antara capung dengan rumput, lebah dengan
rumput, kupu-kupu dengan rumput, serangga dengan rumput karena binatang tersebut
hanya hinggap sementara.
Saran
Sangat baik

Praktikan

Asisten Praktikum

(..............................................)
(..........................................)