Anda di halaman 1dari 5

Format Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Metalografi & HST

Kertas : A4

Margin : 4 cm dari kiri; 3 cm dari atas, kanan, dan bawah

Tulisan : Calibri 20 Kapital (Cover); 11 (Bagian Isinya)

Spasi

: 1,5 (spacing before dan spacing after = 0 cm)

1. Cover

2. Daftar Isi
3. Cover laporan awal (yg sudah dinilai oleh asisten dan diletakkan sesudah daftar isi)
4. BAB I

: Laporan Awal Metalografi Dan HST

5. BAB II

: Pembahasan Praktikum

II.1 Pengujian Metalografi

II.1.1 Hasil Mounting

Kondisi sampel sebelum dan sesudah mounting.

Prosedur kerja mounting (langkah-langkah, parameter yang mempengaruhi,


kendala, dll.)

Analisa penampakan permukaan hasil mounting dan sifat mounting yang diperoleh.

Cacat-cacat mounting pada sampel.

II.1.2 Hasil Amplas

Prosedur kerja amplas (langkah-langkah, grid kertas amplas yang digunakan,


parameter yang mempengaruhi, kendala, dll.)

Analisa penampakan dan kondisi sampel setelah pengamplasan dari setiap grid
kertas amplas yang berbeda.

II.1.3 Hasil Poles

Prosedur kerja poles (langkah-langkah, parameter yang mempengaruhi, kendala,


dll.)

Analisa penampakan dan kondisi sampel setelah pemolesan.

II.1.4 Hasil Etsa

Prosedur kerja etsa (pemilihan larutan etsa dan kesesuaiannya, langkah-langkah,


dll.)

Analisa penampakan dan kondisi sampel setelah etsa.

II.1.5 Hasil Pengamatan Struktur Mikro Sampel Individu (sampel metalografi masing-masing
praktikan)

Foto struktur mikro yang disertakan dan dibandingkan dengan foto dari literature
yang bersesuaian. Beri keterangan fasa dan hal-hal lain (kalau ada) dari gambar
percobaan yang dibandingkan dengan yang ada di literature (ASM Handbook atau
lainnya).

Foto dari Asisten

Foto dari Literatur

Sampel :

Sampel :

Etsa (larutan etsa):

Etsa (larutan etsa) :

Perbesaran foto :

Perbesaran foto :

Keterangan :

Keterangan :

Penjelasan mengenai sampel: komposisi, sifat mekanis, dan diagram fasanya


(disertakan), serta analisa fasa pada sampel (dan yang seharusnya ada bila
dibandingkan dengan literatur) yang mempengaruhi sifat-sifat material tersebut.

Aplikasi material dan hubungkan dengan sifat mikrostruktur yang mendukung


aplikasi material tersebut.

II.1.6 Hasil Pengamatan Struktur Mikro Sampel Kelompok

Foto struktur mikro yang disertakan dan dibandingkan dengan foto kelompok yang
lain*. Beri keterangan fasa dan hal-hal lain (kalau ada).

Foto dari Asisten

Foto grade lain

Sampel :

Sampel :

Etsa (larutan etsa):

Etsa (larutan etsa) :

Perbesaran foto :

Perbesaran foto :

Keterangan :

Keterangan :

Penjelasan mengenai sampel: komposisi, sifat mekanis, dan diagram fasanya


(disertakan), serta analisa fasa pada sampel (dan yang seharusnya ada bila
dibandingkan dengan literatur) yang mempengaruhi sifat-sifat material tersebut.
*MELAKUKAN PERBANDINGAN ANTARA 3 GRADE SAMPEL ORI , KW KELOMPOK , KW
LAIN (CONTOH : KELOMPOK 3 MEMBANDINGKAN GEAR ORI, GEAR KW 2, GEAR KW
3 ATAU 4)

Aplikasi material dan hubungkan dengan sifat mikrostruktur yang mendukung


aplikasi material tersebut.

II.2 Hasil Pengamatan Struktur Mikro Sampel HST


II.2.1 Data Percobaan

Material

Temperature Pemanasan

Media Quench

II.2.2 Penjejakan

Beban yang digunakan (kg) :

Diameter bola inden (mm) :


Penjejakan

Diameter Indentasi (mm)

BHN

I
II
III
Rata-Rata

Penghitungan BHN berdasarkan rumus BHN yang dilampirkan di borang pengujian


HST.

II.2.3 Pembahasan hasil

Penjelasan mengenai sampel: komposisi, sifat mekanis, dan diagram fasanya


(disertakan), serta analisa fasa pada sampel (dan yang seharusnya ada bila
dibandingkan dengan literatur) yang mempengaruhi sifat-sifat material tersebut.

Membandingkan kekerasan dari tiap media quench dan analisa sesuai dengan
literatur.
MELAKUKAN PERBANDINGAN DATA KELOMPOK LAIN DENGAN MEDIA QUENCH
BERBEDA ( 3 MEDIA QUENCH: AIR, OLI, UDARA)

Aplikasi material dan hubungkan dengan sifat mikrostruktur yang mendukung


aplikasi material tersebut.

II.3 Percobaan Jominy


II.3.1

Data Percobaan

Jenis baja (persen karbon sampel)

Temperatur austenisasi

Jenis indentor

Diameter indentor

Beban indentasi

Waktu indentasi

II.3.2 Tabel Hasil Penjejakan Dan Nilai BHN


Diameter penjejakan
Titik Pengujian ke-

Jarak dari Sumber Air

(dari sumber air)

(mm)

(mm)
D1

D2

BHN
D rata-rata

5 mm

dst. 10

II.3.3

Grafik Hardenability
Sumbu Y: Kekerasan BHN; Sumbu X: Jarak Dari Sumber Air

II.3.4

Pembahasan Hasil

Analisa penyebab perbedaan kekerasan dihubungkan dengan transformasi fasa yang


terjadi di setiap daerah/perbedaan jarak dari titik quench.

Prinsip percobaan Jominy berkaitan dengan temperatur dan waktu tahan yang
dihubungakan dengan mampu keras material.

Kesesuaian hasil percobaan dengan Grafik Jominy dari literatur, serta variabelvariabel yang berpengaruh pada percobaan tersebut.

Aplikasi dari percobaan Jominy.

6. BAB III Kesimpulan


7. BAB IV Tugas Tambahan (Tulis tangan)
8. Daftar Pustaka / Referensi (referensi laporan awal & laporan akhir digabungkan)