Anda di halaman 1dari 4

Laporan Praktikum Biokimia

PEMISAHAN PROTEIN PUTIH TELUR DENGAN FRAKSINASI


(NH4)2SO4

Nama : Nur Amalia Afiyanti


NIM : 90514002
Kelompok : 1 (Satu)
Tanggal Percobaan : 1 April 2015
Asisten : Olla

Laboratorium Kimia BSC-A


Institut Teknologi Bandung

1. Judul : Pemisahan Protein Putih Telur dengan Fraksinasi (NH4)2SO4


2. Tujuan Percobaan : Menentukan berat molekul dari protein yang terdapat pada
sampel dan pengaruhnya terhadap mobilitas dari masing-masing fraksi dalam
amonium sulfat.
3. Teori Dasar
Protein tersusun dari monomer yang disebut asam amino. Karakteristik
asam amino membantu dalam menggambarkan karakteristik dari protein. Asam
amino mempunyai dua gugus pada tiap molekulnya, yaitu gugus amino dan
gugus karboksil, yang digambarkan sebagai struktur ion dipolar. Gugus amino
dan gugus karboksil pada asam amino menunjukkan sifat-sifat spesifik.
Sebagai contoh adalah reaksi asetilasi dan esterifikasi.
Asam amino juga bersifat amfoter, yaitu dapat bersifat sebagai asam dan
memberikan proton kepada basa kuat, atau dapat bersifat sebagai basa dan
menerima proton dari basa kuat. Semua asam amino yang ditemukan pada
protein mempunyai ciri yang sama, gugus karboksil dan amino diikat pada
atom karbon yang sama. Masing-masing berbeda satu dengan yang lain pada
gugus R-nya, yang bervariasi dalam struktur, ukuran, muatan listrik, dan
kelarutan dalam air. Beberapa asam amino mempunyai reaksi yang spesifik
yang melibatkan gugus R-nya.

Protein dapat juga dipisahkan satu dari yang lain oleh elektroforesis
berdasarkan tanda dan jumlah muatan listrik pada gugus R dan gugus termal
asam amino dan terminal karboksil yang bermuatan. Seperti peptida sederhana,
rantai polipeptida protein mempunyai titik isoelektrik yang khas, yang akan
mencerminkan jumlah relatif gugus R asam dan basa (Lehninger, 1982).

Kecepatan migrasi protein dalam medan listrik tergantung pada kekuatan


medan listrik, muatan protein, dan koefisian pergesekan (Stryer, 2000).
Pemisahan protein dapat dilakukan dengan fraksinasi menggunakan amonium
sulfat dengan metode SDS-Page.

4. Data Pengamatan

Gambar Protein Marker :

Gambar hasil elektroforesis SDS PAGE :