Anda di halaman 1dari 14

Aplikasi Geologi dalam Seismologi

terhadap Geothermal
Makalah Ujian Akhir Semester Seismologi

KELOMPOK 12:
YONATHAN SUROSO

12300041

TOAR MATUTINA

12304716

SWIT SIMBOLON

12300379

SULISTYO KONO

12300435

VALTRA MUKUAN

12300182

WIDYA MANDAGI

12300000

YULLY SURENTU

12301396

Jurusan Fisika
Universitas Negeri Manado
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi Geothermal
2014

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

KATA PENGANTAR
Puji syukur patut kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
karena atas berkat, penyertaan dan bimbinganNya kami dapat
menyelesaikan makalah kami yang berjudul Aplikasi Geologi dalam
Seismologi terhadap Geothermalini dengan baik.
Makalah ini memuat dan membahas tentang penerapanpenerapan seismologi berdasarkankajiandisiplin ilmu bumi atau geologi
yang berperan dalam sistem panasbumi atau geothermal system.
Semoga makalah Seismologi ini dapat bermanfaat dan dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya. Terima kasih.

Penulis

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI 3
PENDAHULUAN

PEMBAHASAN

DAFTAR REFERENSI

12

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

PENDAHULUAN
SEKILAS MENGENAI PANASBUMI
Energi panasbumi adalah energi panas yang terdapat dan
terbentuk di dalam kerak bumi. Temperatur di bawah kerak bumi
bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Suhu di pusat bumi
diperkirakan mencapai 5400C. Menurut Pasal 1 Undang-undang
Nomor 27 tahun 2003 tentang PanasBumi,Panas Bumi adalah sumber
energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan
bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya
tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem Panas Bumi dan untuk
pemanfaatannya diperlukan proses penambangan.
Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam
bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal
dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Selain itu
sumber energi panas bumi ini diduga berasal dari beberapa fenomena:

Peluruhan elemen radioaktif di bawah permukaan bumi.

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

Panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam


ke dalam pusat bumi.

Efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan magnet bumi.


Sistem panasbumi (geothermal system) secara umum dapat

diartikan sebagai sistem penghantaran panas di dalam mantel atas dan


kerak bumi dimana panas dihantarkan dari suatu sumber panas (heat
source) menuju suatu tempat penampungan panas (heat sink). Dalam
hal ini, panas merambat dari dalam bumi (heatsource) menuju
permukaan bumi (heat sink).
Sistem panasbumi yang paling umum dijumpai di seluruh dunia
adalah sistem hidrothermal, yaitu sistem panasbumi yang
menggunakan media berupa fluida air sebagai komponen utama dalam
utilitas panasbumi, yakni sebagai media perpindahan panas dari
sumber panasbumi menuju ke permukaan bumi dalam bentuk
manifestasi-manifestasi tertentu.

SEKILAS MENGENAI SEISMOLOGI


Seismologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu
seismos yang berarti getaran atau goncangan dan logos yang berarti
risalah atau ilmu pengetahuan. Orang Yunani menyebut gempa bumi
dengan kata-kata seismos tes ges yang berarti Bumi bergoncang atau
bergetar (Wikipedia).

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

Pengertian Seismologi itu sendiri sebenarnya adalah studi tentang


pembangkit, propagasi, dan perekaman gelombang elastik dalam bumi
atau dalam benda angkasa lainnya (Afnimar,2009). Pembangkit yang
paling besar dan bersifat merusak adalah gempa bumi. Jadi Seismologi
sering diartikan sederhana sebagai ilmu yang mempelajari gempa bumi
dan segala aspek yang berurusan dengannya.Seismologi sendiri
merupakan cabang dari Solid earth physics (Fisika Bumi Padat) yang
merupakan cabang ilmu geofisika.
Pembagian Seismologi
1.

Seismologi Observasi (Observational Seismology), meliputi :


Pendeteksian dan perekaman gempa-gempa yang terjadi di

2.

3.

4.

permukaan bumi (Microseismology)


Mengkatalog gempa-gempa
Mengamati efek-efek dari gempa yang terjadi

(Macroseismology)
Seismologi Teknik (Engineering Seismology), meliputi :
Estimasi bencana seismik dan resikonya
Perancangan bangunan-bangunan tahan gempa
Seismologi Fisis (Physical Seismology), meliputi :
Studi tentang sifat-sifat interior bumi
Studi tentang karakteristik fisika dari sumber-sumber gempa
Seismologi Eksplorasi (Explorational Seismology), meliputi :
Penerapan metode-metode seismik dalam pencarian sumber
daya alam
Seismologi pada mulanya merupakan ilmu yang mempelajari

tentang gempabumi, tetapi karena perkembangan dari pengetahuan


dan teknologi, seismologi telah tumbuh menjadi sangat luas dengan
bertambahnya beberapa cabang lain.

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

SEKILAS MENGENAI GEOLOGI


Geologi adalah suatu bidang ilmu pengetahuan kebumian yang
mempelajari segala sesuatu mengenai planet Bumi beserta isinya yang
pernah ada. Geologi merupakan kelompok ilmu yang membahas
tentang sifat-sifat dan bahan-bahan yang membentuk bumi, struktur,
proses-proses yang bekerja baik didalam maupun diatas permukaan
bumi, kedudukannya di alam semesta serta sejarah perkembangannya
sejak bumi ini lahir di alam semesta hingga sekarang.
Geologi dapat digolongkan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang
kompleks, mempunyai pembahasan materi yang beraneka ragam
namun juga merupakan suatu bidang ilmu pengetahuan yang menarik
untuk dipelajari. Ilmu ini mempelajari dari benda-benda sekecil atom
hingga ukuran benua, samudra, cekungan dan rangkaian pegunungan.
Karena luasnya bidang-bidang yang dicakup, maka Geologi
lazimnya dibagi menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu:

Geologi Fisik
Geologi Fisik merupakan suatu studi yang mengkhususkan

mempelajari sifat-sifat fisik dari bumi, seperti susunan dan komposisi


bahan-bahan yang membentuk bumi, atmosfer yang mengitari bumi
khususnya bagian yang melekat dan berinteraksi dengan bumi,
kemudian selaput air atau hidrosfer, serta proses-proses yang bekerja
diatas permukaan bumi yang dipicu oleh energi Matahari dan tarikan

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

gaya berat bumi. Proses-proses yang dimaksud itu, dapat dijabarkan


sebagai pelapukan, pengikisan, pemindahan dan pengendapan.

Geologi Dinamis
Geologi Dinamis merupakan bagian dari ilmu geologi yang

mempelajari dan membahas tentang sifat-sifat dinamika bumi. Sisi ini


berhubungan dengan perubahan-perubahan pada bagian bumi yang
diakibatkan oleh gaya-gaya yang dipicu oleh energi yang bersumber
dari dalam bumi, seperti kegiatan magma yang menghasilkan
vulkanisme, gerak-gerak litosfer akibat adanya arus konveksi, gempa
bumi dan gerak-gerak pembentukan cekungan, pengendapan dan
pegunungan.
Dalam periode abad ke 20, bagian dari ilmu geologi ini dapat
dikatakan sedang berada dalam puncak perkembangannya yang
semakin mempesona bagi para pakar ilmu kebumian, yaitu dengan
dicetuskannya Konsep Tektonik Global Yang Baru (The New Global
Tectonic) dengan Teori Tektonik Lempengnya. Teori ini telah
menimbulkan suatu revolusi dalam pemikiran-pemikirannya dan telah
banyak mempengaruhi cabang-cabang lainnya dari ilmu geologi seperti
petrologi, stratigrafi, geologi struktur, tektonik serta implikasinya
terhadap pembentukan cebakan mineral, minyak bumi dan sebagainya.

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

PEMBAHASAN
Panasbumi merupakan sebuah bentuk energi yang diekstraksi
dari bumi, sehingga faktor-faktor yang berperan utama dalam
terjadinya sistem panasbumi sangat berkaitan dengan dinamika-

Seismologi Fisika Geothermal

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

dinamika yang terjadi pada planet Bumi. Dinamika tersebut kemudian


dipelajari dan diteliti dalam disiplin ilmu kebumian atau geologi,
khususnya dalam geologi dinamis.
Dalam sistem panasbumi telah dikenal 4 komponen utama
pembentuk suatu sistem panasbumi (Dwikorianto, 2006) adalah:
1. Sumber panas (heat source);
2. Batuan reservoir (permeable rock);
3. Batuan penutup (cap rock);
4. Aliran fluida (fluida circulation).
Dengan kata lain, syarat penting adanya sistem panasbumi adalah
adanya sumber panas yang sangat luas, adanya reservoir untuk
mengumpulkan panas, adanya penghalang untuk menjaga panas yang
telah terkumpul, serta adanya bukti bahwa terdapat sistem panasbumi
di dalam bumi yang muncul di permukaan melalui manifestasimanifestasi tertentu. Keempat komponen utama penyusun sistem
panasbumi merupakan produk dari kegiatan akibat energi-energi yang
berasal dari dalam bumi. Energi tersebut bersumber pada aktivitas
pergerakan lempeng bumi yang melibatkan struktur bumi seperti inti
bumi, astenosfer, dan litosfer.
Aktivitas pergerakan lempeng bumi dijelaskan dalam sebuah teori
yang dikenal sebagai Teori Tektonik Lempeng, dikemukakan oleh
seorang ahli meteorologi dan fisika berkebangsaan Jerman, Alfred

Seismologi Fisika Geothermal

10

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

Wegener. Teori Tektonik Lempeng adalah suatu teori yang menerangkan


proses dinamikabumi tentang pembentukan jalur pegunungan, jalur
gunung api, jalur gempa bumi, dan cekungan endapan di muka bumi yang
diakibatkan oleh pergerakan lempeng. Menurut teori ini, permukaan
bumi terpecah menjadi beberapa lempeng besar. Ukuran dan posisi
dari tiap-tiap lempeng ini selalu berubah-ubah. Pertemuan antara
lempeng-lempeng ini, merupakan tempat-tempatyang memiliki kondisi
tektonik yang aktif, yang menyebabkan yaitu gempa bumi,gunung
berapi, dan pembentukan dataran tinggi.
Prinsip umum dari lempeng tektonik ini adalah adanya lempeng
litosfer padat dan kaku yang terapung di atas selubung bagian atas
yang bersifat plastis. Selubung bagian atas bumi merupakan
massayang mendekati titik lebur atau bisa dikatakan hampir
mendekati cair sehinggawajarlah kalau lempeng litosfer yang padat
dapat bergerak di atasnya.Lempeng-lempeng litosfer bergerak di atas
lapisan astenosfer (kedalaman500 km di dalam selubung dan bersifat
hampir melebur atau hampir berbentuk cair). Karena hal tersebut,
maka terjadi interaksi antar lempeng pada batas-bataslempeng. Batasbatas lempeng yang muncul dapat berbentuk: batas divergen (batas
saling menjauh), konvergen(batas saling mendekat), dan transform
(batas saling berpapasan).
Terbentuknya sistem panasbumi sesuai dengan teori Tektonik
Lempeng didasarkan pada pergerakan lempeng secara konvergen, yaitu
pergerakan dua lempeng yang saling bertumbukan. Dua lempeng yang
memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari ketebalan maupun

Seismologi Fisika Geothermal

11

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

kekompakan batuan yang menyusunnya, saling bertumbukan dan


salah satu lempeng tersebut akan bergerak sepanjang zona
penunjaman masuk ke dalam astenosfer dan meleleh. Namun karena
masing-masing lempeng yang saling bertumbukan itu memiliki
permukaan (surface) yang tidak rata, maka pada saat kedua lempeng
bergerak sepanjang zona penunjaman, terdapat beberapa tempat pada
lempeng yang posisinya saling mengunci dan mengalami penimbunan
energi. Apabila penimbunan energi pada titik tersebut mencapai
keadaan kritis, maka energi akan terlepas secara tiba-tiba dengan
kekuatan yang besar. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya
perambatan gelombang pada permukaan bumi sebagai wujud
pelepasan energi yang kemudian dikenal sebagai gempa bumi.
Seismologi, yang pada dasarnya merupakan ilmu yang
mempelajari tentang aktivitas kegempaan, dapat menjadi salah satu
bahan rujukan untuk menentukan keberadaan sistem panasbumi di
suatu tempat selain vulkanologi. Prinsip-prinsip bidang ilmu
Seismologi, selain diterapkan dalam bidang kegempaan, dapat juga
diaplikasikan untuk metoda eksplorasi sumber daya alam, khususnya
eksplorasi panasbumi.
Pada dasarnya, metode eksplorasi seismik sumber panasbumi
menggunakan metode yang mirip dengan eksplorasi pada minyak bumi
dan gas, yang bertujuan untuk mencitrakan keadaan bawah
permukaan bumi.Hasil pengolahan data tersebut berguna untuk
mengenali adanya komponen sistem panasbumi yang merupakan
petunjuk keberadaan reservoir fluida panasbumi di suatu daerah.

Seismologi Fisika Geothermal

12

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

Selain itu, eksplorasi seismik digunakan dalam sistem panasbumi


untuk mengenali dan memberikan informasi mengenai struktur, jenis,
dan sifat fisik batuan, yang semuanya merupakan pokok kajian geologi
fisik.

DAFTAR REFERENSI
Saptadji, Nenny Miryani. ----. Teknik Panasbumi.Penerbit ITB. Bandung.
Saptadji, Nenny Miryani. ----. Sekilas Tentang Panasbumi. Penerbit ITB.
Bandung.
http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_panas_bumi
http://dimas-salomo.blogspot.com/2012/02/pengenalanseismologi.html
http://marshalchristiansimamora.wordpress.com/2012/07/22/definisi
-dan-pengertian-geologi/
http://alinanggini35.blogspot.com/2012/11/sistem-panas-bumi.html
http://demimaki.wordpress.com/geofisika/teori-tektonik-lempeng/
http://www.scribd.com/doc/28763928/Terbentuknya-PegununganAkibat-Tumbukan-Lempeng-Konvergen

Seismologi Fisika Geothermal

13

Aplikasi Geologi dalam Seismologi terhadap Geothermal

http://www.echogeo.net/2013/10/batas-konvergen-tabrakan-antarlempeng.html#more
http://arierizky.blogspot.com/2011/04/pengertian-lempeng-tektonikbatas.html
http://hub.hagi.or.id/index.php/2013/08/28/seismologi-eksplorasi/

Seismologi Fisika Geothermal

14

Anda mungkin juga menyukai