Anda di halaman 1dari 31

3/20/2014

TANGKI TIMBUN
Oleh

Sagung Gayu Waluyo

PENDAHULUAN

Tangki Timbun

3/20/2014

PENDAHULUAN

TANGKI TIMBUN
(STORAGE TANK)
Tangki yang berfungsi sebagai tempat
penyimpanan/wadah untuk zat cair atau
gas, baik berupa bahan baku, bahan jadi
atau bahan pencampur.

Tangki Timbun

PENDAHULUAN

Tipe Tangki Timbun

Type of
Storage Tank
Open Top Tank
(Atmospheric)

Fixed Roof Tank


(Atmospheric)

Floating Roof
Tank

Others
(Pressurized)

Flat Roof

Internal
Floating Roof

Cylindrical
Tank

Cone Roof

External
Floating Roof

Spherical Tank

Dome Roof

Umbrella Roof

Tangki Timbun

3/20/2014

PENDAHULUAN

Tipe Tangki Timbun

Berdasarkan Letak :
1. Di atas tanah (Above Ground Tank)
2. Di bawah tanah (Under Ground Tank atau
Burried Tank)
3. Setengah pendam (Semi Burried Tank)

Above Ground Tank


Under Ground Tank

Semi Burried Tank

Tangki Timbun

PENDAHULUAN

Standart Tangki

Standart yang umum dipakai dalam pembuatan tangki :


Country

ID

Title

API Spec 12D

Specifications for Field Welded Tanks for Storage of


Production Liquids

API Spec 12F

Shop Welded Tanks for Storage of Production Liquids

API Std 620

Design and Construction of Large, Welded, Low Pressure


Storage Tanks

API Std 650

Welded Steel Tanks for Oil Storage

UL Std 142

Standard for Steel Aboveground Tanks for Flammable and


Combustible Liquids

British

BS 2654

Manufacture of Vertical Storage Tanks with Buttwelded


Shells for the Petroleum Industry

German

DIN 4119 Part 1


&2

Above Ground Cylindrical Flat


Bottomed Storage Tanks of Metallic Materials

American

Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650


Welded Tanks for Oil Storage

API STD 650


Eleventh Edition , June 2007
Addendum 2 : November 2009
Tangki Timbun

API STD 650

Konstruksi Dasar

Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Tahapan Pembangunan Tangki


Timbun

Needs
Fabrication
Basic Design +
Engineering
Spec

Erection

Design

Final Testing

Procurement

Commisioning
Tangki Timbun

API STD 650

Ruang Lingkup
Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Ruang Lingkup

Menetapkan persyaratan minimum untuk bahan,


desain, fabrikasi, konstruksi, dan pengujian untuk
tangki penyimpanan vertikal, silinder, di atas tanah,
tertutup dan terbuka atas, pengelasan baja karbon
atau baja stainless dalam berbagai ukuran dan
kapasitas untuk tekanan internal mendekati tekanan
atmosfer (tekanan internal tidak melebihi berat pelat
atap).
Berlaku hanya untuk tangki yang seluruh bagian
dasarnya didukung secara seragam/merata.

Tangki Timbun

API STD 650

Ruang Lingkup

Tangki pada layanan non-refrigerated yang memiliki


desain suhu maksimum 93 C (200 F) atau kurang.
Pemanufaktur sepenuhnya bertanggungjawab atas
dipenuhinya persyaratan Standar ini.
Pemeriksaan oleh inspektur Pembeli tidak meniadakan
kewajiban Pemanufaktur untuk memberikan kontrol
kualitas dan inspeksi yang diperlukan untuk
memastikan kesesuaian terhadap standar tersebut.

Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Material
Tangki Timbun

API STD 650

Material

Harus memenuhi spesifikasi yang tertera dalam API650


beserta limitasi dan modifikasi yang dibolehkan dalam
standar tersebut.
Material yang diproduksi dengan spesifikasi lainnya dapat
diterima, sejauh material disertifikasi dengan persyaratan
yang memenuhi salah satu dari yang ada di daftar yang
tertera di API650, serta disetujui oleh Purchaser.
Material yang tidak beridentitas (Unidentified), baru/belum
dipakai, boleh diterima, asalkan lulus uji yang disyaratkan
di dalam Appendix N.
Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Material

Material pelat dibagi dalam kelompok Group I sampai VI


pada Table 43a/b.
Pelat untuk shell dibatasi sampai tebal 1.75 inch (45 mm).
Untuk insert atau flange boleh lebih dari 1.75 inch.
Pelat dengan tebal di atas 1.5 inch (40 mm) harus dinormalized atau quench tempered, killed, dengan cara fine
grain practice, dan disyaratkan impact test.

Tangki Timbun

API STD 650

Material

Pelat yang memenuhi persyaratan spesifikasi ASTM pada


para 4.2.2 dapat diterima dengan batasan, terutama tebal
maksimalnya.
Pelat memenuhi persyaratan spesifikasi CSA pada para
4.2.3 dapat diterima dengan batasan, tebal maksimal dan
kadar paduan yang dibolehkan untuk pengaturan butir
(Grain Refinement).
Pelat sesuai ISO 630 grades E275 & E355 dapat diterima
dengan batasan tertera para 4.2.4.

Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Material

Pelat yang memenuhi National Standard selain dari ASTM,


CSA and ISO dapat diterima, sejauh persyaratan
komposisi kimia dan sifat mekanis memenuhi salah satu
yang tercantum dalam Table 42 ( para 4.2.5).
Material harus memenuhi persyaratan yang tertera dalam
spesifikasi yang ada dalam daftar, namun tidak ada
pembatasan tentang lokasi manufakturingnya.

Tangki Timbun

API STD 650

Material

Material harus sesuai untuk dikerjakan dengan las fusi.


Apabila ada reparasi (surface defect), maka harus
menggunakan elektrode las rendah Hidrogen, yang sifat
komposisi kimia, kekuatan dan kualitasnya kompaktibel
dengan material pelatnya.
Dalam pemesanan (purchase order), Purchaser harus
mencantumkan, apakah produser yang harus melakukan
heat treatment plate tersebut.

Tangki Timbun

3/20/2014

API STD 650

Material

Apabila disyaratkan normalized plate, dapat digunakan


controlledrolled plates (untuk peningkatan notch
thoughness) tetapi harus
mendapat persetujuan
Purchaser, dan disyaratkan Impact test .
Persyaratan sampel untuk Impact test harus diambil
setelah heat treatment dan memenuhi persyaratan energi
seperti disyaratkan.

Tangki Timbun

API STD 650

desain
Tangki Timbun

10

3/20/2014

API STD 650

Tahapan Desain

Basic Design
Design
Calculation
Detail Design
WPS
Construction
Drawing

Quality Plan

Tangki Timbun

API STD 650

Desain Sambungan Las

Umum :
1. Semua sambungan las mengacu pada gambar 5-1
sampai 5-3C.
2. Sambungan las pada plat bottom harus dihilangkan jika
mengenai plat shell.

Sambungan Vertikal Pelat Shell :


1. Harus butt joint penetrasi penuh.
2. Sambungan vertikal pada shell course yang berdekatan
tidak boleh segaris, tetapi harus diberi jarak sejauh
minimal 5 X tebal pelat tertebal.
Tangki Timbun

11

3/20/2014

API STD 650

Desain Sambungan Las

Sambungan Horisontal Pelat Shell :


1. Harus butt joint penetrasi penuh, kecuali top angle.
2. Kecuali dispesifikasikan, centerline dua shell yang
disambungkan horizontal harus segaris .
Sambungan Lap Pelat Bottom :
1. Tumpukan 3 plat harus mempunyai jarak minimal 300
mm dari masing-masing plat, shell, sambungan butt
pada plat annular dan sambungan antara plat bottom
dan annular.
2. Pengelasan hanya dilakukan pada sisi atas saja.
Tangki Timbun

API STD 650

Desain Sambungan Las

Sambungan Butt Plat Bottom :


1. Untuk sambungan yang menggunaan backing strip ,
tebalnya minimal 3 mm dan root opening tidak boleh
kurang dari 6 mm.
2. Sambungan 3 plat harus mempunyai jarak minimal 300
mm dari masing-masing plat dan shell.

Sambungan Plat Annular :


Sambungan radial plat annular harus dilas butt.

Tangki Timbun

12

3/20/2014

API STD 650

Desain Sambungan Las

Sambungan Fillet Pelat Shell ke Bottom/Annular :


1. Untuk tebal pelat bottom/annular maksimal 13 mm,
ukuran las setiap sisinya tidak boleh melebihi 13 mm
dan tidak kurang dari tebal nominal tertipis dari kedua
pelat yang disambung atau minimal :
Nominal Tebal Shell

Minimum Ukuran Fillet

> 5 to 20

> 20 to 32

> 32 to 45

10

Tangki Timbun

API STD 650

Desain Sambungan Las

2. Untuk tebal pelat bottom/annular lebih dari 13 mm, lihat


figur 5-3C tetapi tidak melebihi tebal pelat shell.
Sambungan Wind Girder :
Sambungan ring harus dilas butt full penetration.

Sambungan Roof dan Top Angle :


Dilas kontinyu pada sisi atas dengan pengelasan fillet atau
butt.
Tangki Timbun

13

3/20/2014

API STD 650

Pertimbangan Desain

Beban Desain :
1. Dead Load : berat tangki dan komponennya termasuk
CA.
2. Design External Pressure : tidak kurang dari 0.25 kPa
kecuali jika circulation vents sesuai dengan persyaratan
Appendix H sebesar 0 kPa.
3. Design Internal Pressure : tidak lebih dari 18 kPa.
4. Hydrostatic Test : beban karena pengisian air pada
desain ketinggian fluida.
5. Internal Floating Roof : berat dari komponen floating.
6. Minimum Roof Live : 1 kPa pada area proyeksi
horisontal atap.
Tangki Timbun

API STD 650

Pertimbangan Desain

Beban Desain :
7. Seismic (Appendix E)
8. Snow
9. Stored Liquid
10.Test Pressure
11.Wind

Tangki Timbun

14

3/20/2014

API STD 650

Pertimbangan Desain

Faktor Desain :
Pemesan harus menentukan desain temperatur shell
berdasarkan temperatur lingkungkan, desain temperatur
maksimum, spesifik grafitasi dan CA serta faktor sismic.
Desain Kapasitas :
Pemesan harus menentukan kapasitas maksimal yang
digunakan untuk menentukan desain level fluida.

Tangki Timbun

API STD 650

Desain Bottom

Pelat Bottom :
Harus mempunyai tebal minimal (6 mm) tidak termasuk
CA. dan lebar minimal 72 (1800 mm).
Pelat Annular :
1. Disyaratkan untuk pelat dasar dan shell course pertama
dari material group IV, IVA, V atau VI dengan butt joint.
2. Jika maximum product stress 160 Mpa dan maximum
hydrostatic test stress 171 Mpa maka menggunakan
lap joint.
3. Lebar radius minimal 600 mm.
4. Outside projection plate minimal 50 mm.
5. Tebal minimum sesuai dengan Tabel 5-1a/b.
Tangki Timbun

15

3/20/2014

API STD 650

Desain Shell

Pelat Bottom :
Tebal shell harus lebih tebal dari tebal desain termasuk
CA, namun minimal harus tidak kurang dari :
Diameter Tangki

Tebal Minimum

ft

mm

ft

< 15

< 50

3/16

15 to < 36

150to < 120

1/4

36 to 60

120 to 200

5/16

> 60

> 200

10

3/8

Tangki Timbun

API STD 650

Desain Shell

Lebar pelat minimal 72 (1800 mm).


Tebal hidrostatik dihitung berdasarkan tanki diisi setinggi
H dengan air.
Tebal suatu course tidak boleh lebih tipis dari shell di
atasnya.
Shell harus dicheck stabilitas terhadap buckling akibat
beban angin.bila kurang harus dinaikkan tebalnya.

Tangki Timbun

16

3/20/2014

API STD 650

Desain Shell

Metode penghitungan minimal tebal shell :


1. 1-Foot Method :
a) Disyaratkan penghitungan tebal minimum shell pada
design point 300 mm di atas dasar setiap shell.
b) Tidak bisa diaplikasikan pada tangki yang
berdiameter di atas 61 m.
c) Tebal minimum pelat shell harus lebih besar dari
hasil perhitungan formula :

Tangki Timbun

API STD 650

Desain Shell

Metode penghitungan minimal tebal shell :


2. Variabel Design Point Method
a) Didasarkan pada design point hasil perhitungan
tegangan relatif mendekati tegangan aktual
circumferential shellnya.
b) Diaplikasikan jika Pemesan tidak mensyaratkan 1Foot Method

Tangki Timbun

17

3/20/2014

API STD 650

FABRIKASI
Tangki Timbun

API STD 650

Fabrikasi

Umum :
1. Fabrikasi harus dilaksanakan menurut standar, dan
hasil pekerjaan (workmanship) harus berkualitas dan
diperiksa sebaikbaiknya oleh Inspector Manufacturer,
walaupun pembeli tidak melakukan inspeksi.
2. Meluruskan material tidak boleh dengan memanaskan
atau dengan memukul kecuali dengan dijaga temperatur
forgingnya selama proses itu berlangsung.

Tangki Timbun

18

3/20/2014

API STD 650

Fabrikasi

Pemotongan Plat :
1. Pemotong plat boleh dilakukan dengan cara mesin
potong plat, chipping atau gas cutting.
2. Mesin potong pelat boleh digunakan memotong pelat
dengan tebal maksimum 3/8 (9 mm) untuk buttjoint
dan 5/8 (16 mm) untuk lap-joint.
3. Jika dipotong dengan gas cutting, hasil potongan harus
rata dan bebas dari kerak dan karat.
4. Pemotongan circumferential
pada roof-plate dan
bottom-plate boleh dilakukan
dengan gas cutting
secara manual.

Tangki Timbun

API STD 650

Fabrikasi

Prose Fabrikasi :
1. Shell plate harus dibentuk untuk memenuhi
kelengkungan dan prosedur ereksi tanki.
2. Semua plate yang dipotong dan dibentuk harus dimarka
sesuai manufacturing drawing.
3. Pelat & material tangki lainnya harus dikemas untuk
dikirim agar tidak mengalami kerusakan.

Tangki Timbun

19

3/20/2014

API STD 650

Fabrikasi

Inspeksi di Shop :
1. Inspektor Pemesan harus diizinkan melakukan inspeksi
di fasilitas fabrikasi kapan saja selama fabrikasi
berlangsung. Seyogyanya inspeksi dilakukan sebelum
dikirim (prior to shipment).
2. Mill & Shop Inspection tidak membebaskan
Manufacturer dari kewajiban mengganti kerusakan
material atau hasil kerja yang tidak memenuhi syarat
yang ditemukan di lapangan.

Tangki Timbun

API STD 650

KONSTRUKSI
Tangki Timbun

20

3/20/2014

API STD 650

Konstruksi

Tangki Timbun

API STD 650

Konstruksi

Welding harus menggunakan proses SMAW, GMAW,


GTAW, oxyfuel, FCAW, SAW, electroslag atau electrogas.
Penggunaan proses oxyfuel, lectroslag atau electrogas
hanya dapat digunakan atas persetujuan antara
manufacturer & Pemesan. Proses oxyfuel, electroslag atau
electrogas tidak boleh untuk material yang disyaratkan
impact test.
Semua pengelasan tangki mengacu pada Section 9 API
Std 650 dan WPS yang mengacu pada ASME Section IX.

Tangki Timbun

21

3/20/2014

API STD 650

Konstruksi

Minimum temperatur preheat mengacu pada Table 7-1a/b.


Tackweld pada vertical joint harus dibuang jika pengelasan
akan dilakukan secara manual. Jika menggunakan SAW,
tackweld tidak harus dilepas, tetapi harus dibersihkan.
Tackwelding
harus
menggunakan
WPS
yang
berkualifikasi.

Tangki Timbun

API STD 650

Konstruksi

Pengelasan SMAW harus menggunakan kawat las type


low hydrogen untuk pengelasan shell pertama ke pelat
bottom/annular dengan ketentuan sbb :
Jika materialnya dari grup I III; tebalnya di atas 12.5
mm (tebal tertipis dari material yang disambung)
Jika materialnya dari grup IV, IVA, V, VI; berlaku untuk
semua ketebalan.

Tangki Timbun

22

3/20/2014

API STD 650

Konstruksi

PENGELASAN BOTTOM :
1. Pengelasan pelat setelah diatur dan di-tack weld harus
dengan urutan tertentu agar distorsi diusahakan
seminimal mungkin.
2. Pengelasan shell ke bottom harus selesai dahulu
sebelum pengelasan terakhir bagian bottom yang
ditinggalkan sebagai kompensasi.
3. Clips dan tackweld boleh digunakan untuk penyetelan
shell dengan bottom sebelum dilakukan pengelasan
kontinyu sambungan shell-bottom.

Tangki Timbun

API STD 650

Konstruksi
1. Plat diletakkan sesuai gambar
dan dilakukan tack-weld
2. Lakukan pengelasan centre
sump 1 & 2 dilanjutkan 3 -11
3. Lakukan pengelasan radial
seam hanya sisi luar annular
plate 12a
4. Setelah selesai pemasangan
lower
shell,
lakukan
pengelasan lower shell dgn
annular plate 12b

5. Dilanjutkan dgn pengelasan sisa radial seam 12c


6. Selanjutnya lakukan pengelasan 13 sampai 22
7. Terakhir, lakukan pengelasan 23
Tangki Timbun

23

3/20/2014

API STD 650

Konstruksi

PENGELASAN SHELL :
1. Misalignment yang diizinkan untuk buttjoint vertical :
untuk plate 5/8 (16 mm) ke atas adalah 10% tebalnya
atau 1/8 (3 mm) diambil yang terkecil dan untuk plat
dengan tebal kurang dari 5/8 adalah 1/16 (1.5 mm).
2. Untuk sambungan horizontal, proyeksi plat sebelah atas
terhadap pelat bawahnya tidak boleh melebihi 20%
tebal plate atasnya atau maksimum 1/8 (3 mm); untuk
plat atas yang tebalnya kurang dari 5/16 (8 mm),
proyeksi maksimal diizinkan adalah 1/16 (1.5 mm).
Tangki Timbun

API STD 650

Konstruksi

PENGELASAN SHELL :
3. Untuk pengelasan dari dua sisi, sebelum pengelasan
dari sisi yang lain dilakukan, dipastikan sisi balik
pengelasan awal bersih dari kotoran, slag, dll.
4. Pengelasan sambungan circumferential dan vertikal
pada material yang mempunyai tebal lebih dari 40 mm,
disyaratkan untuk melakukan pengelasan multipass.

Tangki Timbun

24

3/20/2014

API STD 650

Konstruksi

PENGELASAN SHELL KE BOTTOM :


1. Semua slag atau non-metal yang ada pada pengelasan
pass pertama harus dibersihkan dengan dilakukan
inspeksi visual dan NDE atau vacuum box.

2. Metode inspeksi perlu disepakati terlebih dahulu


dengan Pemesan.
Tangki Timbun

API STD 650

INSpeksi, pengujian &


perbaikan
Tangki Timbun

25

3/20/2014

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

KETENTUAN UMUM :
1. Inspeksi dilaksanakan selama persiapan, pelaksanaan
dan paska konstruksi.
2. Inspektor yang bertugas harus terkualifikasi sebagai
inspektor tangki dan inspektor pengelasan.
3. Inspektor harus dilengkapi dengan peralatan
keselamatan kerja dan peralatan inspeksi.
4. Pelaksanaan inspeksi harus dilengkapi dengan gambar
kerja, dokumen material, WPS, report pengujian soil, dll.
5. Inspektor harus bebas untuk mengakses kemanapun
sehubungan dengan pekerjaannya memeriksa dan
menguji tangki yang telah dikonstruksi.
Tangki Timbun

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

KETENTUAN UMUM :
6. Khusus untuk settlement dan strapping, Inspektor
dibantu oleh civil engineer dan pihak meterologi.
7. Dalam hal keselamatan kerja, Inspektor dibantu oleh tim
LK3 atau Safety Officer.

Tangki Timbun

26

3/20/2014

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI PENGELASAN BUTT :


1. Hasil pengelasan harus penetrasi & fusi penuh untuk
sambungan antara plat shell ke plat shell.
2. Kualitas lasan diperiksa dengan radiografi atau
ultrasonic dan visual sesuai untuk mengetahui adanya
cracks, arc strikes, excessive undercut, surface porosity,
incomplete fusion dan lainnya.

INSPEKSI PENGELASAN FILLET :


Hasil pengelasan cukup dilakukan inspeksi visual.
Tangki Timbun

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI LASAN BOTTOM :


Selesai proses pengelasan plat bottom, lasan diinspeksi
dengan cara berikut :
1. Air pressure test atau vacuum test

Tangki Timbun

27

3/20/2014

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI LASAN BOTTOM :


2. Setelah pengelasan course pertama selesai dapat
dilakukan test dengan air di bawah dasar tanki setinggi
6 di sekeliling luar tank dengan menggunakan
temporary dam.

Tangki Timbun

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI REINFORCEMENT PLATE :


Selesai fabrikasi sebelum hydrotest, semua reinforcement
plate dites dengan udara tekan antara pelat tangki dan
reinforcement plate melalui telltale holes, dan diperiksa
bocoran dengan larutan sabun atau linseed oil. Tekanan
test 15 lbs/in2.

Tangki Timbun

28

3/20/2014

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI LASAN SHELL :


Setelah proses fabrikasi selesai dan sebelum pemasangan
pipa permanen harus dilakukan pengujian terhadap
kebocoran dengan cara hydrotest yaitu mengisi air sampai
design liquid level atau jika kendala ketersediaan air dapat
dilakukan dengan cara lasan bagian luar dilumuri dengan
highly penetrating oil dan diperiksa kemungkinan bocoran
dari sisi sebelah dalam atau dengan vacuum test atau juga
air pressure test lasan dari kedua sisi. Atau kombinasi
kedua test tersebut.

Tangki Timbun

API STD 650

Inspeksi & Pengujian

INSPEKSI LASAN ROOF :


Untuk roof dengan type gas tight design harus ditest
dengan cara berikut:
1. Menggunakan tekanan udara tidak melebihi berat plate
atap dan dilakukan checking kebocoran dengan larutan
sabun atau material lainnya yang sesuai.
2. Vacuum test menggunakan vacuum box
Untuk atap tangki yang tidak didesain untuk gastight,
inspeksi hanya menggunakan cara inspeksi visual.

Tangki Timbun

29

3/20/2014

API STD 650

Perbaikan

PERBAIKAN LAS :
1. Semua temuan cacat harus dilaporkan kepada
Inspektor Pemesan. Persetujuan Inspektor dibutuhkan
sebelum
proses
perbaikan
dilakukan.
Kriteria
keberterimaan pada paragraf 8.2, 8.4 dan 8.5.
2. Pinhole atau porosity pada pengelasan bottom
dimungkinkan untuk diperbaiki dengan menambah
pengelasan.
3. Jika perbaikan las ketika tangki berisi air, maka proses
perbaikan dilakukan dengan menurunkan level air
minimal 300 mm di bawah tempat yang diperbaiki.
Tangki Timbun

API STD 650

Toleransi Dimensi

TOLERANSI DIMENSI :
1. Toleransi dimensi (plumbness, roundness, local
deviations, foundation, nozzles, manhole) mengacu
pada paragraf 7.5.2 sampai 7.5.7.
2. Pengukuran dilakukan sebelum pengujian hydrostatic .

Tangki Timbun

30

3/20/2014

API STD 650

Metode Inspeksi

NDT :
NO

REMARK

RE

UE

ME

PE

1.

Referensi

Paragraf
8.1

Paragraf 8.3

Paragraf
8.2

Paragraf
8.4

2.

Metode

ASME
Sect. V
Article 2

ASME Sect.
V Article 4

ASME
Sect. V
Article 7

ASME
Sect. V
Article 6

3.

Standart
keberterima
an

ASME
Sect. VIII
Parag UW51(b)

Kesepakata
n antara
Pemesan &
Manufaktur

ASME
Sect. VIII
Appendix
6, para 63, 6-4 &
6-5

ASME
Sect. VIII
Appendix
8, para 83, 8-4 &
8-5

VE

VT

Paragraf
8.5

Paragraf
8.6

Paragraf
8.5.1

Tidak
bocor

Tangki Timbun

Matur Suwun
Terima Kasih
Thank You
Grazie
Merci

Tangki Timbun

31