Anda di halaman 1dari 17

ANALISIS JURNAL NASIONAL 1

I.

JuduL : Hubungan Antara Kreativitas Siswa Dan Kemampuan Numerik


Dengan Kemampuan Kognitif Fisika Siswa SMP Kelas VIII

II.

Autor : Dwi Isworo, Widha Sunarno, Daru Wahyuningsih

III.

Tahun : 2014

IV.

Alamat Penulis : dwiisworo123@gmail.com

Fakultas Keguruan dan

Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Indonesia


V.

Masalah Penulisan :
Adakah hubungan antara kreativitas siswa dan kemampuan
numerik dengan kemampuan kognitif fisika siswa SMP kelas
VIII

VI.
VII.
VIII.

Subyek
Tempat
Metode

: siswa kelas VIII SMP 1 Jaten Kab.Karanganyar.


: SMP 1 Jaten Kab.Karanganyar.
: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif

korelasi dengan populasi dan sampel : populasi dari penelitian adalah


siswa kelas VIII SMP 1 Jaten Kab.Karanganyar sebanyak 250 siswa
dan sampel penelitian sebanyak 34 siswa.
Variabel
1. Variabel Bebas (Independen) :
kemampuan numerik.
2. Variabel Terikat (dependen)

siswa.
Instrumen
:
Instrumen dalam

Kreativitas

siswa

dan

: Kemampuan Kognitif fisika

pengumpulan

data

kreativitas

dan

kemampuan numerik berupa angket dengan langkahlangkah penyusunan angket : menetapkan tujuan, menyusun

kisi-kisi angket, dan menyusun angket.


Teknik dalam pengumpulan data ,yaitu menggunakan angket

dan dokumentasi.
Desain
: dalam penelitian ini menggunakan desain
penelitian deskriptif kuantitatif korelasi.
Melakukan studi angket
Pengambilan masalah
Pemilihan subyek
Penyusunan kisi-kisi angket
Validasi Penyusunan angket

Pengujian awal dari angket


Kegiatan tindak lanjut
Analisis hasil
Teknik Dalam Penelitian
IX.

: Probability sampling dan

cluster random sampling.


Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan secara
statistik ditemukan antara kelompok kontrol dan perlakuan pada
uji pemecahan masalah. Data analisis dengan menggunakan uji
t dan uji hubungan dengan product-moment.
Nilai sumbangan relatif dari X1 terhadap Y sebesar 63,984%
yang selanjutnya dikalikan dengan koefisien R untuk mencari
harga sumbangan efektif. Nilai sumbangan efektif X1 terhadap Y
dan X2 terhadap Y berturut turut sebesar 22,654% dan 12,692
%. Hal ini menunjukkan bahwan variabel X1 (kreativitas siswa)
berpengaruh terhadap kemampuan kognitif siswa sebesar
22,654% dan besar pengaruh variabel X2 (kemampuan
numerik) terhadap Y (kemampuan kognitif siswa sebesar
12,692%).

Sedangkan

sisanya

(77,346%

dan

87,308%)

dipengaruhi faktor lain misalnya minat siswa, motivasi belajar,


kondisi lingkungan, dukungan orang tua dan sebagainya.
Hasil analisis hubungan antara kreativitas dan kemampuan
numerik terhadap kemampuan kognitif memberikan pengaruh
besar 35,2% terhadap prestasi belajar, dengan nilai f hit ftabel .

X.

Keunggulan dan Kelemahan


1. Keunggulan
Pemilihan metode pembelajaran sudah tepat karena dengan
pembelajaran ini siswa hanya menghafal konsep menjadi lebih
termotivasi untuk mengembangkan kerangka berpikirnya dan dapat
menerapkan dalam menghadapi masalah-masalah baru, sehingga
pembelajaran lebih bermakna.
2. Kelemahan

Penelitian ini tidak menampilkan proses singkat kegitan


desain penelitian berupa contoh kisi-kisi angket dan validasi

XI.

penyusunan angket.
Sebaiknya ada komentar tentang saran dari peneliti
Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh dukungan orang
tua terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan proses pada
siswa.
Mengatasi Kelemahan
Dengan menindaklanjuti hasil penelitian dengan penelitian yang
mendukung hasil temuan.

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL 2

I.

JuduL

: Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Modul

Elektronik Animasi Interaktif Untuk Kelas XI SMA Ditinjau Dari


Motivasi Belajar Siswa
II.

Autor

: Tri Wiyoko, Sarwanto, Dwi Teguh Rahardjo

III.

Tahun

: 2014

IV.

Alamat Penulis : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,


Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A, Surakarta, Telp/Fax
(0271) 648939 Email : wiyoko_tri@yahoo.com

V.

Masalah Penulisan

: Adakah hubungan Pengembangan Media

Pembelajaran Fisika Modul Elektronik Animasi Interaktif Untuk Siswa


VI.
VII.
VIII.

Kelas XI Ditinjau Dari Motivasi belajar Siswa


Subyek
: Siswa kelas XI
Tempat
: SMA Eks Keresidenan Surakarta
Metode
: Metode yang digunakan adalah Research and
Development (R & D) dengan populasi dan sampel : populasi dari
penelitian adalah siswa kelas XI SMA 1 Eks Keresidenan Surakarta
dan sampel penelitian sebanyak 86 siswa yang terbagi atas 5 siswa
perorangan SMA Negeri 5 Surakarta kelas XI IPA-1, 19 siswa
kelompok kecil dan 67 siswa kelompok besar SMA Negeri
Ciolomado Kelas XI IPA ICT-1 dan 2, XI IPA 1 dan 4.
Variabel
a. Variabel Bebas (Independen) : Pengembangan Media

IX.

Pembelajaran Fisiska Modul Elektronik Animasi Interaktif


b. Variabel Terikat (dependen) : Motivasi Belajar Siswa
Instrumen
: Angket dan Wawancara
Desain
Analisis potensi dan masalah
Pengumpulan data
Desain produk
Validasi desain
Revisi desain
Uji coba produk
Revisi produk
Uji coba pemakaian
Produk media
Teknik
: Angket dan Wawancara
Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan secara
statistik ditemukan antara kelompok kontrol dan perlakuan pada
uji pemecahan masalah. Data analisis dengan menggunakan uji
t berpasangan dan uji hubungan dengan product-moment.
Dari uji coba perorangan diperoleh hasil uji t diperoleh bahwa
thit = 3,359 ttab = 2,015 dan nilai signifikan = 0,028 0,05.
Sehingga terdapat perbedaan antara data pretest dan post test,
dimana perlakuan yang telah dilakukan memberikan pengaruh
terhadap motivasi belajar siswa.

Untuk uji coba kelompok kecil diperoleh hasil uji normalitas pada
saat pretest adalah 0,200 dan posttest 0,013. Kedua nilai ini
lebih besar dari 0,05. Dengan hasil uji- t diperoleh t hit = 4,725
ttab = 1,729. dimana perlakuan yang telah dilakukan memberikan
pengaruh terhadap motivasi belajar siswa.
Demikian pula hasil uji t pada kelompok besar diperoleh t hit =
7,850 ttab = 1,668. dimana perlakuan yang telah dilakukan
X.

memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar siswa.


Keunggulan dan Kelemahan
a. Keunggulan
Modul Media pembelajaran yang disajikan sudah membantu atau
mendukung siswa untuk memahami materi yang diajarkan serta
dalam pengoperasiannya rata-rata siswa dapat dengan mudah
menggunakan modul elektronik ditambah lagi dengan adanya
hyperlink

dan

tombol-tombol

pada

template

memberikan

kemudahan siswa untuk menggunakan elektronik ini


b. Kelemahan
1. Abstrak tidak menampilkan populasi dan sampel yang
diujikan serta manfaat yang diperoleh dalam penelitian.
2. Deskripsi pendahuluan tidak fokus pada garis besar judul.
3. Kerancuan dalam metodologi penelitian mengenai populasi,
dinyatakan produk diujikan pada siswa kelas XI SMA di eks
keresidenan Surakarta tetapi di hasil penelitian berbeda yakni
produk yang diujikan pada 2 sekolah, yakni SMA negeri 5
XI.

Surakarta dan SMA negeri Colomado.


Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Penelitian ini dapat ditindak lanjuti dengan penelitian
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Modul Elektronik
Animasi Interaktif Untuk Siswa SMA Ditinjau Dari Kreativitas
Belajar Siswa .
Mengatasi Kelemahan
Dengan menindaklanjuti hasil penelitian dengan penelitian yang
mendukung hasil temuan.

ANALISIS JURNAL NASIONAL 3

I.

JuduL : Penerapan critical Review Artikel Pembelajaran IPA


Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Menyusun
Proposal Skripsi

II.

Autor : Parmin

III.
IV.

Tahun : 2012
Alamat Penulis : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam

Universitas Negeri Semarang, Indonesia


V.

Masalah Penulisan :
Adakah pengaruh

penerapan

critical

riview

artikel

pembelajaran IPA terhadap kemampuan mahasiswa dalam


VI.
VII.

menyusun proposal skripsi ?


Subyek
: Mahasiswa.
Tempat
: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam

Universitas Negeri Semarang


VIII.

Metode

Metode

yang

digunakan

adalah

metode

Penelitian Tindakan Kelas dengan populasi dan sampel :


populasi dari penelitian adalah mahasiswa Fakultas matematika

dan ilmu pengetahuan alam universitas negeri Semarang dan

sampel penelitian sebanyak 48 mahasiswa.


Variabel
1. Variabel Bebas (Independen) : Penerapan critical Review
Artikel Pembelajaran IPA
2. Variabel Terikat (dependen)

Kemampuan Mahasiswa

Dalam Menyusun Proposal Skripsi


Instrumen
:
1. Instrumen dalam pengumpulan data dengan observasi yang
dilakukan oleh 3 orang observer dengan langkah-langkah
penyusunan angket : proses critical riview artikel jurnal
pembelajaran ipa, penilaian produk laporan hasil kajian kritis,
penilaian proposal skripsi sebagai tugas akhir dan penilaian

kinerja dosen dalam pelaksanaan pembelajaran..


2. Teknik dalam pengumpulan data ,yaitu dengan observasi.
Desain
: dalam penelitian ini menggunakan penelitian
tindakan kelas.
Menganalisis

temuan

saat

melakukan

observasi

pelaksanaan pembelajaran.
Menganalisis kelemahan dan keberhasilan mahaiswa saat
proses critical riview artiel jurnal pembelajaran ipa di sekolah.
Melakukan refkesi terhadap penilaian laporan kajian kritis
dan proposal penelitian skripsi mahasiswa.
Melakukan refleksi terhadap ketercapaian tujuan penelitian.
IX.
Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian terdapat peningkatan kemampuan
mahasiswa penerapan critical riview artikel pembelajaran IPA
dalam menyusun proposal skripsi. Dari 48 mahasiswa 30
mahasiswa mendapatkan nilai 80.
Saran
Sebaiknya dalam penentuan hasil penelitian menggunakan
analisis data secara statistik sehingga hasil penelitian yang
diperoleh dapat dipertanggungjawabkan.
X.
Keunggulan dan Kelemahan
a. Keunggulan
Pemilihan metode pembelajaran sudah tepat karena dengan
pembelajaran ini mahasiswa tidak lagi mengkopi hasil proposal
orang tetapi dengan critical riview jurnal mahasiswa dapat

dengan sendirinya membuat proposal yang sesuai dengan


prosedurnya.
b. Kelemahan
Dalam abstrak, peneliti tidak menggambarkan kilasan hasil
penelitian dengan detail, baik teknik pengambilan sampel,
teknik pengumpulan data serta analisis data penelitiannya.
Jumlah populasi dan sampel penelitian tidak dimunculkan
dalam abstrak, begitu pula manfaat yang diperoleh setelah

XI.

melakukan penelitian.
Sebaiknya ada komentar tentang saran dari peneliti
Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas perkuliahan
analisis kurikukum yang meliputi analisis artikel jurnal baik
nasional maupun internasional.
Mengatasi Kelemahan
Dengan menindaklanjuti hasil penelitian dengan penelitian
yang mendukung hasil temuan.

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL 1

I.

JuduL

: Hasil Pendidikan Dari Bimbingan Belajar : Meta-

Analisis. Sebuah temuan


II.
III.

Autor
KULIK
Tahun

PETER A. COHEN, JAMES A. KULIK and CHEN-LIN C.

IV.

Alamat Penulis : Dartmouth College , University of Michigan

V.

Masalah Penulisan
:
Apakah program bimbingan belajar terstruktur akan efektif

: 2011

hasilnya?
VI.
Subyek : data base hasil penelitian
VII. Tempat : Michigan
VIII. Metode : coding fitur studi, dan mengukur hasil studi
Variabel
a. Variabel Bebas (Independen)
: Bimbingan Belajar
b. Variabel Terikat (dependen)
: Hasil Pendidikan
Instrumen
: Locked dialog on line informasi : file pendidikan
penelitian dan indeks jurnal pendidikan serta komprehensif disertasi

IX.

abstrak.
Teknik dalam pengumpulan data ,yaitu mengumpulkan sejumlah besar

studi yang meneliti efek dari program bimbingan belajar.


Desain : dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian

kuantitatif.
Teknik Dalam Penelitian
: Probability sampling .
Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa program bimbingan belajar
sangat jelas memiliki efek yang positif trehadap kinerja dan sikap
siswa yang memperoleh bimbingan akademik. Siswa yang diajari
mengungguli rekan-rekan mereka di ujian, dan mereka menyatakan

X.

sikap yang lebih positif pada anak-anak yang bertugas sebagai tutr.
Keunggulan dan Kelemahan
a. Keunggulan

Pemilihan metode dalam penelitianan ini sudah tepat karena dengan


menggunakan metode ini peneliti dengan mudah dan sangat jelas
mndapat literasi tentang judul penelitian sehingga diperoleh
signifikansi antara efektivitas bimbingan belajar dengan peningkatan
akadekmik siswa.
b. Kelemahan
Dalam penulisan abstrak tidak mengikuti prosedur penulisan
abstrak yang meliputi : gambaran umum tentang hasil penelitian,
tujuan penelitan, metode penelitian, dan manfaat yang diperoleh
c. Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Menindaklanjuti hasil penelitian ini di sekolah untuk melihat
peningkatan kualitas akademik siswa khususnya di SMP Negeri 23
Konawe Selatan.
Mengatasi Kelemahan
Dengan memahami langkah-langkah penulisan jurnal, maka
prosedur dari penulisan harus terpenuhi.

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL 2

I.

JuduL

: Meningkatkan Hasil Belajar Dan Meningkatkan Kinerja

Sistem Pendidikan : Studi Kasus di Kuwait


II.
III.

Autor
Tahun

IV.

Alamat Penulis : Georgia State University, Atlanta, GA, USA University


of Johannesburg, Johannesburg.
Masalah Penulisan
:
Apakah dengan self efficacy guru atau optimisme guru dapat

V.

: Iman C. Chahine, Faryal Khan


: 2015

meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan kinerja sistem


pendidikan ?
VI.
Subyek : Guru
VII. Tempat : Sekolah Dasar dan Menengah di Kuwait
VIII. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
Variabel
a. Variabel Bebas (Independen)
: self- efficacy guru (optimisme)
b. Variabel Terikat (dependen)
hasil belajar dan kinerja sistem

IX.

pendidikan.
Instrumen
: Kuisioner dan Wawancara
Teknik dalam pengumpulan data : Survey dan Wawancara.
Desain : dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian

kuantitatif.
Teknik Dalam Penelitian
: Probability sampling .
Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa melalui teknik analisis
reliabilitas

untuk

memverifikasi

konsistensi

internal

untuk

mengajar matematuka, IPA, dan kemampuan membaca kuisioner


efikasi dengan koefisien alpha Cronbach diperoleh alpha Cronbach
A cukup tinggi untuk 27 item pada kuisioner menunjukkan adanya

korelasi .
Dengan menggunakan SPSS dengan analisis ANOVA diperoleh
adanya perbedaan signifikan antara tanggapan guru mengajar tidak
efektif,

yang

mencerminkan

perbedaan

dalam

cara

guru

memandang kemampuan mereka untuk mengajar mata pelajaran

mereka disekolah yang berbeda.


Perbedaan cara guru memandang efektifitas mereka yang terkait
dengan kebijakan yang ada dalam setiap tempatnya.

X.

Keunggulan dan Kelemahan

a. Keunggulan
Penelitian ini sangat baik karena skalanya besar dalam artian peneliti
melakukan penelitiannya pada beberapa propinsi di negaranya.
Metode serta analisis data yang digunakan
cocok dengan
penelitiannya sehinga dapat menggambarkan hasil yang ingim dicapai.
b. Kelemahan
Tidak mencatumkan manfaat penelitian
c. Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Menindaklanjuti hasil penelitian ini di sekolah khususnya di
Kabupaten Konawe Selatan dalam meningkatan kualitas akademik
siswa serta kinerja sistem pendidikannya
Mengatasi Kelemahan.
Dengan memahami langkah-langkah penulisan jurnal, maka
prosedur dari penulisan harus terpenuhi.

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL 3

I.

JuduL

: Efektivitas Teknik Engagement Dengan mempromosikan

Di EFL Kelas
II.
III.

Autor
Tahun

: Joao Carlos Koch Junior


: 2015

IV.

Alamat Penulis : Sapporo, Hokkaido, Japan

V.

Masalah Penulisan


VI.
VII.
VIII.

IX.

Apakah

teknik

dan

evektifitas

guru dalam mengajar

dapat

mempengaruhi respond siswa dalam belajar?


Subyek : Guru
Tempat : Sekolah
Metode : Kualitatif
Variabel
a. Variabel Bebas (Independen)
: Teknik dan evektifitas guru
b. Variabel Terikat (dependen)
: Respond siswa
Instrumen
: Observasi
Teknik dalam pengumpulan data ,teknik observasi..
Desain : model technik teaching.
Teknik Dalam Penelitian
: Probability sampling .
Temuan dan Saran
A. Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dengan menggunakan teknik
mengajar yang efektif guru secara langsung dapat membuat suatu
perbandingan atara teknik yang berbeda sesuai dengan efektivitas
mereka, sebaliknya memungkinkan pengguna untuk menyusun daftar
teknik yang diamati sesuai dengan point komentar yang kuat dan

X.

lemah.
Keunggulan dan Kelemahan
a. Keunggulan
Pemilihan alat atau teknik mengajar sangat baik sehingga guru dapat
merefleksikan teknik-teknik mengajar tersebut sesuai dengan kondisi
dan

evektifitas

belajar

sehingga

dalam

penerapan

kegiatan

pembelajaran tidak monoton atau menimbulkan kejenuhan dari siswa .


d. Kelemahan
Dalam penulisan abstrak tidak mengikuti prosedur penulisan
abstrak yang meliputi : gambaran umum tentang hasil penelitian,
jumlah populasi dan sampel desain penelitian serta analisis data
yang kurang jelas .
e. Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut
Memperkuat Hasil / Temuan
Menindaklanjuti hasil penelitian ini perlu kiranya perbaikan dalam
prosedur penulisan serta analisis data disesuaikan dengan metode
penelitian yang digunakan.
Mengatasi Kelemahan
Dengan memahami langkah-langkah penulisan jurnal, maka
prosedur dari penulisan harus terpenuhi.

JURNAL 4

I.

JuduL : Efek Pelajaran Luar Sekolah Pada Ilmu


Pengetahuan Siswa, Keterampilan Proses, Dan

II.
III.
IV.

Keinginan Alamiah
Autor : Kan Lin Ting & Nyet Moi Siew
Tahun: 2014
Alamat Penulis : Nyet Moi Siew, Faculty of Psychology and
Education, Education Block, Jln UMS, 88400, Universiti
Malaysia Sabah, Malaysia. Tel: 60-88-320-000 ext 2532. E-

V.

mail: snyetmoi@yahoo.com
Masalah Penulisan
: Apakah ada pengaruh pelajaran luar
sekolah pada ilmu pengetahuan siswa, keterampilan proses,

VI.
VII.
VIII.

dan keinginan alamiah ?


Subyek
: 119 Siswa
Tempat
: SD Negeri Kinabalu
Metode
: Quasi-Eksperimen
Variabel

1. Variabel Bebas (Independen)

: Efek Pelajaran Luar

Sekolah
2. Variabel Terikat (dependen)

: Ilmu Pengetahuan,

Keterampilan proses, dan Keinginan Alamiah.


Instrumen : Observasi
Desain
: Quasi- Experiment
A. Desain Quasi - Experiment dengan menggunakan
kelompok kontrol tanpa penugasan random dengan
pre test post test.
T1 X T2
T1

T2

Memilih subyek yang mempunyai latar belakang


sama (homogen) melalui pemilihan secara random.
Mengadakan pretest (T1) terhadap Se untuk
memperoleh skor T1e dan terhadap Sk untuk
memperoleh skor T1k.
Memberi perlakuan terhadap Se misalnya diajar
dengan metode baru yang dieksperimenkan.
Terhadap sk dapat dilakukan pengajaran dengan
materi yang sama dengan metode lain, bukan
metode yang sedang dieksperimenkan.
Mengadakan postest untuk memperoleh skor baik
T2e maupun skor T2k.
Dengan menggunakan

metode

statistika

dicari

perbedaan antara rata-rata T1 dan T2 baik dari Se


maupun Sk.
Dalam desain ini pencemar yang terkait dengan
akibat pemilihan subyek dengan kematangan, dans
sebagainya tidak dapat terkontrol.
Teknik
: Tanpa Penugasan Random
B. Temuan dan Saran
Hasil Penelitian
Hasil studi menyatakan bahwa dengan mendapatkan

pelajaran

luar

sekolah

akan

meningkatkan

ilmu

pengetahuan dan keterampilan proses siswa. Setelah


dilakukan pretest dan postest pada siswa kontrol dan

eksperimen, menunjukkan peningkatan keterampilan


proses dan ilmu pengetahuan dengan rata rata skor
24,286 dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Disamping itu juga keterampilan proses dan ilmu
pengetahuan pada siswa yang mengikuti kegiatan
belajar di luar sekolah memiliki kemampuan mengamati
dan

menggolongkan

presentasi

39,3

yang
dari

sangat

baik

sebelumnya.

Dan

dengan
dengan

mendapatkan pelajaran di luar sekolah, siswa dapat


mencoba hal-hal baru sesuai dengan keinginan yang
tidak didapatkan dapat pembelajaran reguler di sekolah.
Saran
Sebaiknya desain penelitian diujikan dengan beberapa
model desain sehingga dapat diliat adakah
perbedaannya dari beberapa desain pada quasi
eksperimen

XII.

C. Keunggulan dan Kelemahan


Keunggulan
Keunggulan dalam penelitian ini adalah siswa memiliki
kemauan yang tinggi untuk menambah pengetahuan,
keterampilan

proses

dan

keingin

tahuannya

setelah

mendapatkan pelajaran di sekolah sehingga pihak sekolah


akan mendapatkan nilai tambah dengan bertambahnya
pengetahuan dan keteramilan yang dimiliki oleh siswa
XIII.

tersebut.
Kelemahan
Kelemahan penelitian ini adalah bahwa kegiatan pelajaran
tambahan di luar sekolah hanya dapat ditekuni khusus
anak-anak
pendapatan

di

kota

orang

sedangkan
tua

yang

di

luar

sangat

kota

dengan

minim

kurang

memungkinkan untuk mendapatkan kegiatan tersebut.


Lebih lebih orang tua lebih mengharapkan bantuan anakanaknya dikebun atau di sawah dibandingkan dengan
mengikuti pelajaran tambahan di luar sekolah.

XIV.

Apa Yang Perlu Diteliti Lebih Lanjut


Memperkuat Hasil / Temuan
Efektivitas kegiatan ekstrakurikuler terhadap
produktivitas akademik dan Keterampilan Proses siswa
Mengatasi Kelemahan
Adanya relawan dari tenaga edukasi untuk ikut andil
meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan, keteramilan
proses, serta keingintahuan anak yang lebih dari yag
didapatkan di sekolah baik dengan kunjungan kelompok
di rumah atau terpusat pada suatu tempat.

Anda mungkin juga menyukai