Anda di halaman 1dari 10

Arsitektur | UMB

Modul IV

STUDI LAPANG & ORGANISASI RUANG

CAKUPAN ISI
Dalam minggu ini akan dibahas pokok materi sbb :
1. Studi Lapang Mixed Use-Apartment & Shopping Center
2. Organisasi Ruang

TUJUAN PEMBELAJARAN
Dari modul ini diharapkan mahasiswa mengenal dan memahami tentang kondisi
nyata fasilitas campuran (mixed use). Untuk memahami perlu dilakukan survey
atau studi lapang pada fasilitas fungsi campuran yakni hunian dan komersial atau
apartemen/kantor dan pusat belanja (Apartment/Office & Shopping Center).
Mahasiswa juga diharapkan dapat melakukan pengamatan tentang susunan atau
organisasi ruang pada fasilitas tersebut.

KRITERIA PENILAIAN
Mengerti dan memahami tentang studi lapang serta mengamati organisasi ruang
fasilitas campuran.

METODA PENYAMPAIAN DAN PENILAIAN


Metoda penyampaian materi untuk mencapai tujuan dilakukan dengan :
1. Perkuliahan/ceramah
2. Diskusi
3. Latihan/Asistensi

Arsitektur | UMB

STUDI LAPANG

Studi lapang merupakan pengamatan lapangan dengan pola analisa seperti bedah
karya. Studi lapang sebaiknya dilakukan pada suatu karya arsitektur yang memiliki
karakteristik unik, berkualitas baik atau menjadi trend-setter pada kelasnya.

Format studi lapang dapat dibuat seperti form terlampir (buat pada kertas A3).
Perlihatkan sampel proyek yang memiliki data cukup lengkap seperti rencana
tapak, denah, tampak dan potongan serta informasi terkait dengan proyek seperti
luas tapak, luas total bangunan, jenis fasilitas, dsb. Buat analisa dengan narasi
setelah memperhatikan data-data tersebut. Analisa sekurangnya menjelaskan hal
berikut :

Komposisi besaran bangunan pada tapak (KDB, KLB, Koefisien Ruang


Terbuka Hijau, dsj.)

Komposisi jenis fasilitas, misal jumlah/luas setiap unit apartemen dengan


fasilitas huniannya (fasilitas olah raga, tempat berkumpul/club house, fasilitas
bermain/play ground), fasilitas komersial, parkir, dsj.

Gubahan masa bangunan, respon terhadap tapak, sinar matahari, dsj.

Tema atau gaya bangunan yang dikembangkan

Struktur bangunan, seperti sistem dan modul struktur, dsj.

Utilitas bangunan, seperti besaran/luas ruang untuk mekanikal/elektrikal (STP,


Genset, dll), besaran/luas ruang core, tata letak/jumlah lift, tangga kebakaran,
dsj.

Organisasi ruang khususnya keterkaitan antara fasilitas hunian dan fasilitas


komersial (Lihat modul 2. hal 4)

Foto-foto hasil kunjungan lapangan yang memperlihatkan berbagai suasana


ruang

Lain2 penjelasan terkait yang diperlukan.

Arsitektur | UMB

ORGANISASI RUANG HASIL STUDI LAPANG

Berdasarkan pengamatan lapangan serta data-data yang dapat diperoleh buatlah


organisasi ruang fasilitas tersebut. Organisasi ruang hasil studi lapang dapat
dibuat berupa :

Daftar ruang dan perkiraan besarannya serta,

Susunan atau organisasi ruang dalam bentuk diagram gelembung (buble


diagram).

PENGEMBANGAN ORGANISASI RUANG

Berdasarkan kajian sebelumnya, dengan memperhatikan kriteria penugasan


selanjutnya dibuat pengembangan organisasi ruang. Sebelum disusun daftar
kebutuhan dan organisasi ruang, perlu dilakukan kajian pengembangan ruang.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sbb :

Ruang adalah tempat melakukan kegiatan dengan berbagai perangkatnya.


Kegiatan yang dibangkitkan dapat dikaji dari :
- Pengembangan gagasan
- Studi pustaka
- Studi banding/lapangan
Pengembangan kegiatan harus memiliki dasar pertimbangan yang jelas

Tahap yang perlu dilakukan adalah :


- Kompilasi jenis ruang
- Organisasi ruang.

Kompilasi ruang :
- Daftarkan jenis ruang
- Klasifikasikan berdasarkan kriteria
- Kembangkan gagasan kreatif
- Tentukan daftar/jenis ruang
- Studi besaran ruang

Organisasi ruang :
3

Arsitektur | UMB

- Setiap proyek, organisasi ruang selalu unik


- Susun zoning dan definisikan hub. ruang
- Perhatikan sirkulasi orang/kendrn.
- Susun organisasi ruang yg siap diterapkan diatas tapak

Contoh Elaborasi Pengembangan Ruang Dari Konsep Suatu Proyek Untuk


Tema atau Gaya Bangunan

Tren Design Apartment 2008


miwibowo | January 7, 2008
Tren design apartment 2008 sepertinya tidak akan jauh berbeda dengan yang
terjadi pada design perumahan. Konsep modern minimalis atau simplicity masih
tetap mewarnai dalam hunian vertikal. Hanya saja, untuk menimbulkan suasana
yang berbeda serta untuk penyegaran, konsep design simplicity ini akan lebih
variatif dengan kombinasi nuansa etnik. Setidaknya inilah pandangan Dicky
Setiawan, Chief Operation Officer Bakrie Swasakti Utama, mengenai konsep
Apartment Rasuna Epicentrum.
Prediksi tren apartment 2008 yang mengarah ke design yang simple juga diakui
oleh Jopy Rusli, Director Lippo Group. Proyek apartment atau kondominium
mutakhir yang tengah dikembangkan oleh Lippo Group, yaitu Kemang Village juga
banyak mengadopsi konsep ini. Agar kesanya tidak terlalu dingin, menurut Jopy,
pihaknya mengimbangi dengan warna-warna yang lebih romantis.
Selera setiap konsumen tidak bisa begitu saja diseragamkan. Sekalipun konsep
modern minimalis banyak digandrungi para konsumen, bukan berarti design tema
lain seperti klasik dan neo-klasik tidak diminati. Menurut Dicky Setiawan, tematema klasik dan neo-klasik pada apartmen masih ada pasarnya, yaitu biasanya
apartmen disegment menengah keatas, tentunya dengan space kondominium
yang lebih besar.
Design modern minimalis boleh saja mendominasi sejumlah apartmen di tanah air.
Hanya saja kedepannya, hunian vertikal yang tanpa mengindahkan pembangunan
berwawasan lingkungan, jangan harap bakal dilirik oleh konsumen. Kesadaran
konsumen akan pentingnya lingkungan hidup serta isu global warming telah
mendorong sejumlah pengembang untuk memberi perhatian ekstra pada
lingkungan.
4

Arsitektur | UMB

Begitu pentingnya aspek lingkungan hidup terhadap bangunan, arsitek Yori Antar
mengkritisi bahwa selama ini masih banyaknya pengembang yang kurang peduli
terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan. Seperti banyaknya
pengembang yang tidak mengindahkan peraturan dimana mereka harus
menyisakan lahan hijau di rumah-rumah atau apartmen yang mereka bangun.
Untuk itu, di tahun 2008 ini, Yori memberi semacam resolusi yang mendorong
agar semua pihak untuk menghasilkan kota yang lebih hijau dan lebih peduli pada
lingkungan.

Menurutnya,

tidak

ada

nilai

ekonomis

yang

hilang

apabila

pengembang memperhatikan aspek lingkungan. Yang ada malah nilai lebih bagi
pengembang itu sendiri. [m. imam wibowo]

Sumber :
Whesty, Studi Pustaka Semester Ganjil 2008-2009.

Contoh Daftar Ruang Hasil Pengembangan (Belum Lengkap)

No

Nama Ruang

Kemungkinan Tata Letak

Jumlah
Unit

Luas / unit
(m2)

Kapasitas

Total
(m2)

Parkir Umum

Halaman luar

358 bh

8000

8,000

Parkir Private

Basement 1 & 2

206 bh

6240

6,240

Parkir Motor

Halaman luar

428 bh

2200

2,200

Drop Off Mall

Ground floor

4 bh

103

103

Drop Off Apartement

Ground floor

6 bh

166

332

Kantor Pengelola

Upper ground

19 orang

138

138

Kantor Pemasaran

Upper ground

19 orang

138

138

Lobby Apartement

Basement - lantai 2

20 orang

165

1,320

Toko Kecil

Ground floor & upper ground

24

30 - 64

1,200

10

Toko Sedang

Ground floor & upper ground

10

94 - 173

1,200

11

Toko Besar

Ground floor & upper ground

285 - 384

1,360

12

ATM

Ground floor

15

90

90

13

Toilet Umum Pria

Ground floor & upper ground

32 orang

26

104

14

Toilet Umum Wanita

Ground floor & upper ground

16 orang

15

60

15

Restaurant / caf

Lantai 2

104 orang

106

424

Arsitektur | UMB

16

Fitness Center

Lantai 2

28 orang

172

172

17

Kolam Renang

Lantai 2

30 orang

1023

1,023

18

Play Ground

Lantai 2

20 orang

368

368

19

Lift Orang

Basement - lantai 11

12

12

36

20

Lift Barang

Basement - lantai 11

21

Tangga Darurat

Basement - lantai 11

14

56

22

AHU

Basement - lantai 4

17

68

23

Unit Apartement

a. Type Standard

Lantai 3 - 11

64 Unit

1 Bed room

52

3,328

b. Type Deluxe

Lantai 3 - 11

96 Unit

2 Bed room

59 & 63

5,760

c. Type Junior

Lantai 3 - 11

32 Unit

3 Bed room

104

3,328

d. Type Superior

Lantai 2

4 Unit

3 Bed room

202

808

37,860

TOTAL
Ruang luar fungsional
Luas lantai bangunan

Arsitektur | UMB

Nama/NIM

Literatur/Sumber

Gambar/Sketsa/Foto (Rancangan Tapak, Denah, Tampak, Potongan, Detail)

STUDI LAPANG

Keterangan/Uraian

Arsitektur | UMB

Gambar/Sketsa/Foto (Rancangan Tapak, Denah, Tampak, Potongan, Detail)

Keterangan/Uraian

Arsitektur | UMB

Nama/NIM

Literatur/Sumber

No

Nama Ruang

DAFTAR KEBUTUHAN RUANG

Kapasitas

Standar

Perhitungan

Jumlah
Unit

Luas / unit
(m2)

Total
(m2)

Arsitektur | UMB

Nama/NIM

Literatur/Sumber

ORGANISASI RUANG

10