Anda di halaman 1dari 1

PELAYANAN FARMASI TENTANG PENCATATAN

OBAT - OBAT HIGH ALERT


NO DOKUMEN

RSU
HANDAYANI
Standar Prosedur
Operasional

Tanggal Terbit

NO REVISI

HALAMAN

Ditetapkan
Direktur RSU Handayani
Kabupaten Lampung Utara

Dr. Jauhari Thalib, M.Kes


Pengertian
Tujuan

Kebijakan
Prosedur

UNIT TERKAIT

Merupakan rangkaian kegiatan dalam pencatatan data pasien mengenai penggunaan


obat obat high alert di RS.
Untuk menjamin keamanan dan efisiensi penggunaan obat serta dalam rangka
meningkatkan penggunaan obat yang rasional. Tanggung jawab farmasis dalam
memberikan pelayanan farmasi klinik pada satelit farmasi ialah :
I.
Monitoring ketepatan terapi obat, interaksi antar obat serta reaksi samping
obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction).
II.
Sebagai pusat informasi obat bagi dokter, perawat dan pasien.
III.
Mengidentifikasi, mencegah, dan memecahkan masalah yang berkaitan
dengan obat.
Surat Penugasan oleh Direktur Rumah Sakit tentang pelayanan farmasi tentang
pencatatan obat yang perlu diwaspadai
1. Obat High Alert yang tersedia dalam lemari penyimpan bertanda khusus sebagai
persediaan stok buku (dalam jumlah terbatas), dilakukan pencatatan pada stok
obat secara benar dan lengkap pada kolom isian kartu stok obat :
a. Tanggal pengambilan
b. Jumlah yang diambil
c. Nama pasien yang menggunakan
d. Nama dan paraf petugas yang mengambil
e. Jumlah sisa stok akhir obat
2. Mencatat obat obat High Alert yang digunakan pada rekam medik pasien.
1. Apoteker
2. IFRS
3. PERAWAT