Anda di halaman 1dari 5

Muhammad Iqbal Firdaus

11010111130376
H. Lembaga Pembiayaan (A)

PERJANJIAN MODAL VENTURA


Pada hari ini, Senin, tanggal satu bulan Desember tahun dua ribu
sembilan (01-12-2009), kami yang bertanda tangan di bawah ini:
--------------------------------------------------------1. Abel Zekonia Trilegenda Perangin angin, Pemimpin Cabang Sambu
Ventura, bertempat tinggal di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 5 Medan
Area Sumatera Utara, dalam hal ini bertindak dalam kedudukannya
tersebut di atas, berdasarkan kuasa di bawah tangan bermaterai cukup
tertanggal 10 Desember 2009 Nomor 123/MFAD/5/00, demikian bertindak
untuk dan atas nama Direksi mewakili Perseroan Terbatas (PT) Sambu
Ventura yang didirikan dengan akta tertanggal 19 Maret 1998 Nomor 1
dibuat di hadapan Muhammad Munir Ritonga, Sarjana Hukum, notaris di
Medan, berkeduduan dan berkantor pusat di Medan, untuk cabangnya di
Lubuk Pakam. Selanjutnya, dalam perjanjian ini disebut Perusahaan
Modal Ventura, disingkat dengan PMV----------2. Budiman Sersan Ginting, swasta, bertempat tinggal di Jalan D.I
Panjaitan Komp. Perumahan Bank Indonesia Jalan Gatot Subroto Nomor 10
Medan Sumatera Utara, dalam hal ini bertindak masing-masing dalam
kedudukannya sebagai Direktur Utama dan Direktur Operasi, demikian
berdasarkan surat persetujuan di bawah tangan bermaterai cukup dari
seorang komisaris, dan demikian berdasarkan Pasal 12 Anggaran
Dasarnya berwenang untuk mewakili perseroan terbatas PT. Palaguna
berkedudukan di Lubuk Pakam, yag didirikan dengan akta tertanggal 9
Maret 1997 Nomor 1, dibuat di hadapan Bob Firiandi, Sarjana Hukum
Islam, notaris di Lubuk Pakam, Anggaran Dasar mana telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Nomor 1896070. Selanjutnya, dalam perjanjian ini
disebut Perusahaan
Pasangan
Usaha disingkat PPU.---------------------------Para pihak dari perjanjian ini menerangkan terlebih dahulu:
A. Bahwa PMV adalah suatu perseroan terbatas yang bergerak dalam
bidang usaha modal bentura, dengan tujuan dan misi untuk
menyertakan modalnya, baik secara langsung maupun tidak
langsung pada pengusaha kecil dan menengah.
B. Bahwa atas permintaan dari PPU, sebagaimana ternyata dari Surat
Permohonannya, PMV pada prinsipnya telah setuju untuk memberi
fasilitas dana kepada PPU samapi suatu jumlah tertentu yang akan
digunakan oleh PPU guna membiayai pengembangan usaha PPU
satu dan lain hal menurut syarat-syarat yang ditetapkan dalam akta
ini.

C. Bahwa PPU setuju untuk menggunakan fasilitas dana tersebut sesuai


dengan maksud dan tujuan pemberian fasilitas dana sebagaimana
ditetapan dalam akta ini.
Maka berdasarkan hal-hal tersebut di atas serta dengan tidak mengurangi
berlakunya ketentuan dalam Surat Konfirmasi, tertanggal 28 April 2000
yang bermaterai cukup dan telah ditandatangani oleh kedua belah pihak
serta meruapakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini, maka
para pihak telah setuju sebagaimana mereka telah sepakati dalam
perjanjian ini untuk membuat dan menandatangani Perjanjian Pembiayaan
dengan Pola Bagi Hasil (Perjanjian Pembiayaan dengan Pla Bagi Hasil ini
berikut dengan segenap perubahan, penambahan, pembaharuan atau
perbaikannya di kemudian hari cukup disebut dengan Perjanjian),
dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
BENTUK PEMBIAYAAN
- Perjanjian ini dilaksanakan di antara kedua belah pihak dalam bentuk
pembiayaan dengan pola bagi hasil, dalam hal mana PMV setuju
menyediakan dan PPU setuju menerima sejumlah fasilitas dan tertentu
dari PMV, yang untuk nantinya manakala seluruh persyaratan yang
termuat dalam perjanjian telah dipenuhi oleh PPU, selanjutnya, PMV
menyerahkan fasilitas dana tersebut kepada dan untuk digunakan oleh
PPPU guna pengembangan usahanya.
Pasal 2
JUMLAH DAN TUJUAN PENGGUNAAN FASILITAS DANA
1. PMV berjanji menyediakan dan pada waktunya menyerahkan fasilitas
dana kepada PPU sampai setinggi-tingginya sejumlah Rp 200.000.000,00
(dua ratus juta rupiah) untuk selanjutnya akan disebut juga Jumlah
Fasilitas Dana.
2. Jumlah Fasilitas Dana tersebut hanya akan digunakan oleh PPU sematamata untuk keperluan modal kerja perdagangan.
3. Jumlah Fasilitas Dana tersebut hanya akan dicairkan oleh PMV setelah
syarat-syarat penarikan dana sebagaimana termuat dalam Pasal 7 akta ini
telah dipenuhi dan dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Seluruh Jumlah Fasilitas Dana tersebut akan diserahkan kepada PPU
selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah diterima oleh PMV
permohonan pencairan dana dari PPU sebagaimana yang dimaksud dalam
Pasal 7 dan Pasal 1 akta ini;
b. Seluruh jumlah Fasilitas Dana tersebut akan disalurkan melalui Rekening
Bersama (Joint Account) yang dibuka khusus untuk itu oleh PPU pada
suatu Bank yang disetujui oleh PMV;
c. Setiap penarikan dana dari Joint Account tersebut dengan persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari PMV, sedang permohonan pernarikan mana
yang harus dilampiri dengan rencana penggunaan dana yang akan
diajukan oleh PPU dalam waktu 5 (lima) hari kerja sebelum tanggal
penarikan dana dari Joint Account tersebut.
4. PPU hanya dapat menarik Jumlah Fasilitas Dana yang disediakan PMV
setinggi-tinginya sama dengan jumlah dana yang dibutuhkan oleh PPU
dan yang tergambar dari surat permohonan (tiap-tiap) pencairan dana
yang diajukan PPU.

Pasal 3
JANGKA WAKTU FASILITAS DANA
1. PMV hanya berkewajiban untuk menyediakan Jumlah Fasilitas Dana
tersebut untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun lamanya, terhitung sejak
tanggal Perjanjian. Karenanya, PPU wajib untuk menyediakan seluruh
jumlah dana untuk keperluan divestasi PMV pada PPU berdasarkan
Perjanjian ini dan perjanjian-perjanjian lainnya yang dibuat sehubungan
dengan Perjanjian ini termasuk atas semua kewajiban pembayaran pokok
Fasilitas Dana dan Imbalan Jasa Bagi Hasil yang selambat-lambatnya pada
tanggal.
Jangka waktu fasilitas dana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)
pasal ini hanya dapat diperpanjang dengan persetujuan tertulis dari
kedua belah pihak.
Pasal 4
IMBALAN JASA BAGI HASIL, PROVISI, BIAYA ADIMINISTRASI SERTA
MANAGEMENT FEE DAN DENDA
1. a. Atas penyediaan dan penyertaan Jumlah Fasilitas Dana
tersebut, PPU berkewajiban untuk membayar kepada PMV Imbalan Jasa
Bagi Hasil sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari laba bersih sebelum
pajak untuk setiap bulan.
b. Periode Masa Bagi Hasil selama berlangsungnya Perjanjian ditetapkan
untuk masa waktu bulanan, dengan ketentuan bahwa perhitungan bagi
hasil 1 (satu) periode masa bagi hasil tidak akan dikompensasikan atau
dikurangkan dengan kewajiban periode masa bagi hasil selanjutnya.
2. penetapan besarnya jumlah Imbalan Jasa Bagi Hasil yang merupakan
bagian dan hak masing-masing untuk setiap periode masa bagi hasil akan
ditentukan dan disepakati oleh kedua belah pihak berdasarkan Laporan
Keuangan yang akan diserahkan oleh PPU kepada PMV sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian ini.
3. Dalam hal Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10
terlambat atau tidak diserahkan oleh PPU, sehingga perhitungan Imbalan
Jasa Bagi Hasil untuk 1 (satu) atau lebih periode masa bagi hasil, maka
dalam hal demikian para pihak sepakat untuk menetapkan perhitungan
Imbalan Jasa Bagi Hasil untuk periode masa bagi hasil yang bersangkutan
sesuai dengan proyeksi rugi/laba dan cash flow yang disepakati oleh para
pihak sebagaimana dilampirkan dan menjadi satu kesatuan yang tidak
terpisahkan dari Perjanjian ini.
4. Besarnya Imbalan Jasa Bagi Hasil tersebut pada ayat (1) pasal ini, akan
ditinjau kembali setiap 1 (satu) tahun sekali, untuk pertama kalinya 1
(satu) tahun sejak pertama kali pemindahbukuan dana dari PMV ke dalam
Joint Account atau rekening milik PPU.
a. Biaya provisi sebesar 1% (satu persen)dari jumlah Fasilitas Dana, yang
dibayar 1 (satu) kali di muka, selambat-lambatnya pada saat
penandatanganan akta ini
b. Biaya administrasi sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) yang
dibayar 1 (satu) kali di muka, selambat-lambatnya pada saat penarikan
dana pertama kali dilakukan.

c. Management fee sebesar 1% (satu persen) dari Jumlah Fasilitas dana


yang dibayar 1 (satu) kali di muka, selambat-lambatnya pada saat
penarikan dana pertama kali dilakukan.
d. Manakala PPU lalai di dalam melaksanakan kewajiban pembayaran
Imbalan Jasa Bagi Hasil sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1 (satu)
pasal ini menurut jangka waktu yang telah ditetapkan, maka PPU
dikenakan denda keterlambatans ebesar 0,5%00 (nol koma permil)untuk
setiap hari keterlambatan dihitung dari kewajiban yang terhutang, dengan
ketentuan bahwa pengenaan uang denda tersebut di atas tidak akan lebih
lama dari 60 (enam puluh) hari.
5. Di samping pembayaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) di atas,
PPU berkewajiban pula membayar kepada PMV.
6. Imbalan Jasa Bagi Hasil sebagaimana yang diatur dalam Psal 4 ayat
(1.a) dan ayat (1.b) pasal ini dihitung bulanan atas dasar bungaharian
dengan faktor pembagi 360 (tiga ratus enam puluh) hari pertahun.
Pasal 5
PEMBAYARAN POKOK FASILITAS
1. PPU wajib mengembalikan seluruh Jumlah Fasilitas Dana dengan
sempurna dan dengan cara sebagai berikut:
2. Manakala PPU lalai di dalam membayar kembali Pokok Fasilitas Dana
kepada PMV menurut jangka waktu tersebut di atas, amaka atas
kelaalian mana, PPU dikenakan dendan keterlambatan sebesar 0,5 %00
(nol koma lima permil) setiap hari keterlambatan, dengan ketentuan
bahwa pengenaan denda keterlambatan tersebut tidak akan lebih lama
dari 60 (enam puluh) hari.
Pasal 6
SYARAT-SYARAT PENARIKAN DANA
Pasal 7
SISTEM PEMBUKUAN
Pasal 8
PEMBINAAN, PENDAMPINGAN DAN PENGAMANAN
Pasal 9
PELAPORAN
Pasal 10
JAMINAN
Pasal 11
PENGAKUAN DAN JUMLAH PENERIMAAN
Pasal 12
KESANGGUPAN
Pasal 13
PERNYATAAN-PERNYATAAN
Pasal 14
PEMBATASAN-PEMBATASAN
Pasal 15
KELALAIAN
Pasal 16
HAK UNTUK MENINJAU KEMBALI
Pasal 17

KETENTUAN LAIN
Pasal 18
DOMISILI