Anda di halaman 1dari 3

DOSIS MANITOL

Manitol merupakan suatu molekul gula monosa yang memiliki enam karbon
dengan enam ikatan alkohol. Molekul ini memiliki berat molekul 182, dengan
sifat osmotik diuretik yang kuat sehingga mampu menarik molekul air ke dalam
pembuluh darah dari jaringan sekitarnya. Manitol tidak dimetabolisme dalam
tubuh dan impermeable terhadap sawar darah otak. Sifat tersebut digunakan untuk
menurunkan tekanan tinggi intra kranial pada cedera kepala. Efek tersebut
diperoleh melalui peningkatan volume darah sirkulasi dan pengenceran viskositas
darah.
Sediaan manitol yang digunakan biasanya 15 dan 20 persen. Manitol
tersedia dalam berbagai kemasan dan konsentrasi, yaitu manitol 10% dalam 250
ml (25 gr) dan 500 ml (50 gr). Manitol 20% dalam 250 ml (50 gr) dan 500 ml
(100 gr). Pemberian bolus

dapat mengurangi kemungkinan

terjadinya

hemokonsentrasi dan memperpanjang efek yang diinginkan (Japardi, 2004).


Manitol diberikan bolus 0,25-1 g/kg BB dalam 10-20 menit dan dapat diulangi
sesuai dengan respons (Satyopranoto, 2011). Dosis tersebut juga dapat diberikan
secara intra vena selama lebih dari 10-15 menit (Hudac and Gallo, 2005).
Biasanya pemberian dilakukan setiap 6 jam. Jika dicurigai fenomena rebound atau
keadaan umum memburuk, dilanjutkan 0,25g/kgBB per 30 menit setiap 6 jam
selama 3-5 hari.
Menurut Marshall dan rekan-rekan, bahwa dosis sebesar 0,25 g/kg BB
memberikan efek penurunan ICP sama baiknya dengan dosis 1 g/kgBB, tetapi
pada dosis kecil memberikan efek lebih singkat. Untungnya pada dosis kecil, efek
samping yang ditimbulkan akan lebih kecil, karena pada dasarnya efek samping
manitol bersifat kumulatif. Waktu paruh mannitol adalah 0,16 jam. Efikasi terlihat
dalam 15-30 menit, dan durasi efek adalah 90 menit hingga 6 jam Japardi, 2004).
Mannitol diberikan secara tapering off. Tujuan pemberian tapering off
adalah untuk mencegah rebound tekanan intra kranial (tekanan intra kranial
kembali tinggi) (Satyopranoto, 2011). Tekanan intra kranial harus dimonitor, harus

turun dalam waktu 60-90 menit, karena efek manitol dimulai setelah 0,5-1 jam
pemberian (Susanti dan Satyo, 2013).

DAFTAR PUSTAKA
Hudac and Gallo. 2005. Critical Care Nursing; A Holistic Approach. 8/E J-B.
Lippincott Company
Ivana, Susanti dan Satyo Handryastuti. 2013. Perbandingan Efektivitas Salin
Hipertonik dan Manitol pada Anak dengan Edema Serebri. CDK. 40(1): 32
Japardi, Iskandar. 2004. Cedera Kepala. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer
Satyopranoto, Ismail. 2011. Stroke: Gejala dan Penatalaksana. Continuing
Medical Education. 38(4): 248