Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM TEKHNIK

LABORATORIUM
TERMOMETER DAN HYGROMETER
KALIBRASI
NIA WIDYARSIH
F05112062
REG A KELAS B

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2013

TERMOMETER DAN HYGROMETER


KALIBRASI
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Kalibrasi bertujuan memberikan jaminan bahwa alat yang telah dikalibrasi
memiliki sifat ukur yang tertelusur ke standar nasional atau internasional. Semua alat
pengukuran harus dikontrol pada saat pertama beroperasi dan sesudah digunakan
paling sedikit satu kali pertahun dengan menggunakan termometer terkalibrasi.
Pengujian harus dilakukan paling sedikit dengan satu nilai pada rentang temperatur
dimana alat dioperasikan.
Untuk pengukuran pada temperatur kamar misal alat tersebut dicek pada 15
25 C. suhu yang ditunjukkan oleh masing-masing termometer dicek oleh termometer
terkalibrasi, dimana termometer-termometer tersebut dimasukkan kedalam lemari
pendingin atau penangas air (water bath), sampai temperatur yang ditunjukkan oleh
masing-masing termometer stabil paling sedikit dalam satu menit.
0

2. Dasar Teori
Suhu udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara. Alat untuk mengukur suhu
udara atau derajad panas disebut termometer. Pengukuran biasa dinyatakan dalam
skala Celsius (C), Reamur (R), dan Fahrenheit (F). Suhu udara tertinggi di permukaan
bumi adalah di daerah tropis (sekitar ekuator) dan makin ke kutub makin dingin.
Termometer sebagai Alat Ukur Suhu
Suhu termasuk besaran pokok. Alat untuk untuk mengukur besarnya suhu suatu
benda adalah termometer. Termometer yang umum digunakan adalah termometer zat
cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Pertimbangan
dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut:

raksa tidak membasahi dinding kaca,


* raksa merupakan penghantar panas yang baik,
* kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup
dapat mengubah suhunya,

* jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 C dan titik didihnya
357C.
Pengukuran suhu yang sangat rendah biasanya menggunakan termometer alkohol.
Alkohol memiliki titik beku yang sangat rendah, yaitu -114C. Namun demikian,
termometer alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi
sebab titik didihnya hanya 78C. Pada pembuatan termometer terlebih dahulu
ditetapkan titik tetap atas dan titik tetap bawah. Titik tetap termometer tersebut diukur
pada tekanan 1 atmosfer. Di antara kedua titik tetap tersebut dibuat skala suhu.
Penetapan titik tetap bawah adalah suhu ketika es melebur dan penetapan titik tetap
atas adalah suhu saat air mendidih(Weller,2005).
thermometer [ther-mom-ter]
an instrument for determining temperatures, in principle making use of a substance
(such as alcohol or mercury) with a physical property that varies with temperature
and is susceptible of measurement on some defined scale.

axilla thermometer aclinical THERMOMETER that is placed in the axilla.


Celsius thermometer one that uses the Celsius SCALE.
centigrade thermometerone having the interval between two established reference
points divided into 100 equal units, such as theCelsius THERMOMETER.
clinical thermometer one used to determine the temperature of the human body.
electronic thermometer a clinical THERMOMETER that uses a sensor based
on THERMISTORS, solid-state electronic devices whose electrical characteristics
change with temperature. The reading is recorded within seconds, some having a red
light or other device to indicate when maximum temperature is reached. Available
models include hand-held, desk-top, and wall-mounted units, all having probes that
are inserted orally or rectally.
Fahrenheit thermometer one that uses the Fahrenheit SCALE.
Kelvin thermometer one that uses the Kelvin SCALE.

oral thermometer a clinical THERMOMETER whose mercury containing bulb is


placed under the tongue.
recording thermometer a temperature-sensitive instrument by which the
temperature to which it is exposed is continuously recorded.
rectal thermometer a clinical THERMOMETER that is inserted in the rectum.
resistance thermometer one that uses the electric resistance of metals
(THERMOCOUPLE) to determine temperature.
self-registering thermometer
1. recording thermometer.
2. one that registers the maximum or minimum temperature attained in the
measurement.
tympanic thermometer an electronic clinical THERMOMETER that gives a digital
reading in less than two seconds. Second-generation tympanic thermometers work by
monitoring the temperature when the ear opening is sealed(Anderson,1968)
TERMOMETER AIR RAKSA

Fungsi Termometer Air Raksa


Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Thermometer analog bisa juga disebut
sebagai thermometer manual, karena cara pembacaannya
masih manual. Penggunaan air raksa sebagai bahan utama thermometer karena
koefisien muai air raksa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat
kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama. Namun ada juga beberapa
termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna
merah. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca.]
Jenis khusus termometer air raksa, disebut termometer maksimun, bekerja dengan
adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat suhu naik, air raksa didorong ke
atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup
dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap di dalam tabung.

Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah
ditentukan. Untuk mengembalikan fungsinya, termometer harus diayunkan dengan
keras. Termometer ini mirip desain termometer medis.
Air raksa akan membeku pada suhu -38.83 C (-37.89 F) dan hanya dapat digunakan
pada suhu diatasnya. Air raksa, tidak seperti air, tidak mengembang saat membeku
sehingga tidak memecahkan tabung kaca, membuatnya sulit diamati ketika membeku.
Jika termometer mengandung nitrogen, gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom
dan terjebak disana ketika temperatur naik. Jika ini terjadi termometer tidak dapat
digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Untuk menghindarinya, termometer air
raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah
-37 C (-34.6 F). Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas
38.83 C (-37.89 F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium
mungkin bisa dipakai. Termometer ini mempunyai titik beku of -61.1 C (-78 F).
Pengukuran Termometer Air Raksa
Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait.
Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu
penguapan air. Es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada thermometer yaitu
pada uap air yang mendidih. Saat dikeluarkan termometer dari uap air, ketinggian air
raksa turun perlahan. Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian
kaca tabung). Jadi pegukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan
suhu pembekuan.
Titik didih Celcius yaitu 0 C (212 F) dan titik beku pada 100 C (32 F). Tetapi
peneliti lain -Frenchman Jean Pierre Cristin mengusulkan versi kebalikan skala
celsius dengan titik beku pada 0 C (32 F) dan titik didih pada 100 C (212 F). Dia
menamakannya Centrigade.
Cara kerja Termometer Air Raksa
Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan
air raksa di ujung bawah. Untuk tujuan pengukuran, pipa ini dibuat sedemikian rupa
sehingga hampa udara. Jika temperatur meningkat, Merkuri akan mengembang naik
ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai
dengan skala yang telah ditentukan. Adapun cara kerja secara umum adalah sbb ;
Sebelum terjadi perubahan suhu, volume air raksa berada pada kondisi awal.
Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon air raksa dengan
perubahan volume.

Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika
suhu menurun.
Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan.
Kalibrasi Termometer Air Raksa
Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan
rancangannya. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang
terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan
tersertifikasi.
Proses kalibrasi thermometer antara lain :
Letakkan silinder termometer di air yang sedang mencair dan tandai poin termometer
disaat seluruh air tersebut berwujud cair seluruhnya. Poin ini adalah poin titik beku
air.Dengan cara yang sama, tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut
mendidih seluruhnya saat dipanaskan.Bagi panjang dari dua poin diatas menjadi
seratus bagian yang sama(young, 2002)
HYGROMETER
Prinsip Kerja Hygrometer
Hygrometer mempunyai prinsip kerja yaitu dengan menggunakan dua thermometer.
Thermometer pertama dipergunakan untuk mengukur suhu udara biasa dan yang
kedua untuk mengukur suhu udara jenuh/lembab (bagian bawah thermometer diliputi
kain/kapas yang basah). Thermometer Bola Kering: tabung air raksa dibiarkan kering
sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya.
Thermometer Bola Basah: tabung air raksa dibasahi agar suhu yang terukur adalah
suhu saturasi/ titik jenuh, yaitu; suhu yang diperlukan agar uap air dapat
berkondensasi.

Hal-hal yang sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran kelembaban dengan


mempergunakan Psychrometer ialah :
1.
2.
3.
4.
5.

Sifat peka, teliti dan cara membaca thermometer-thermometer


Kecepatan udara melalui Thermometer bola basah
Ukuran, bentuk, bahan dan cara membasahi kain
Letak bola kering atau bola basah
Suhu dan murninya air yang dipakai untuk membasahi kain

Fungsi Hygrometer
Hygrometer digunakan untuk mengukur kelembaban udara relative (RH)
Proses Pengukuran
Higrometer terdapat dua skala, yang satu menunjukkan kelembaban yang satu
menunjukkan temperatur. Cara penggunaannya dengan meletakkan di tempat yang
akan diukur kelembabannya, kemudian tunggu dan bacalah skalanya. skala
kelembaban biasanya ditandai dengan huruf h dan kalau suhu dengan derajat celcius.
Ada bentuk higrometer lama yakni berbentuk bundar atau berupa termometer yang
dipasang didinding. Cara membacanya juga sama, bisa dilihat pada raksanya di
termometer satu yang untuk mengukur kelembaban dan satu lagi yang mengukur
suhu. yang bundar ya dibaca skalanya.
Perlu diperhatikan pada saat pengukuran dengan hygrometer selama pembacaan
haruslah diberi aliran udara yang berhembus kearah alat tersebut, ini dapat dilakukan
dengan mengipasi alat tersebut dengan secarik kertas atau kipas. Sedangkan pada
slink, alatnya harus diputar.
Kalibrasi
Sebuah sistem kalibrasi higrometer telah dirancang dan dibuat dalam rangka
peningkatan kemampuan kalibrasi higrometer untuk menghasilkan sebuah sistem
kalibrasi yang dapat memberikan kemampuan ukur terbaik di bawah 2,5%. Sistem
yang dibangun memanfaatkan prinsip kerja divided flow atau aliran terbagi.
Pengujian dilakukan terhadap sistem tersebut pada rentang kelembaban relative yang
biasa dipakai untuk melakukan kalibrasi, yaitu dari 10% hingga 95%. Pengukuran
ketidakseragaman test chamber telah dilakukan pada rentang kelembaban tersebut
dengan menggunakan dua buah sensor. Hasil akhir pengujian menunjukkan sistem
yang dibangun mampu memberikan kemampuan ukur terbaik masing-masing adalah
0,62% pada RH 10% dan 0,51% pada RH 60% dan 95%( Wongsotjitro,1980)

B. TUJUAN
Pada praktikum KALIBRASI TERMOMETER DAN HYGROMETER ini
merupakan bagian dari teknik dasar dalam penggelolaan laboratorium yang
dilaksanakan agar praktikan mengetahui cara dan teknik penggunaan ,prinsip
penggunaan alat,cara mengkalibrasi serta membandingkan hasil pengukuran pada
thermometer maupun hygrometer.
C. METODELOGI
Pada praktikum ini, praktikan mengukur suhu dengan menggunakan berbagai macam
perlakuan. Pada pengkalibrasian thermometer praktikan menggunakan suhu ruang, air
suhu ruang, suhu panas, air mendidih, air sushu dingin, dan bongkahan es.
Sedangkan pada hygrometer praktikan menggunakan thermometer dry and wet
sebagai perbandingan dengan mengukur suhu dan kelembaban pada ruang dan pada
handuk basah.

D. HASIL PENGAMATAN
1. Kalibrasi thermometer
No
.

Perlakuan
1
32 0C
30 0C

1.
2.

Suhu ruang
Air suhu ruang

3.

Suhu panas (300C)


Air
mendidih 97 0C
(1000C)
Air suhu dingin
0,3 0C
Bongkahan es
0,5 0C

4.
5.
6.

Suhu kelompok
2
32 0C
28 0C

3
32 0C
30 0C

32 0C
29,4
0
C
-

32 0C
30 0C

4
32 0C
29,50
C
-

97 0C

97 0C

97 0C

97 0C

97 0C

0,3 0C
0,5 0C

0,3 0C
0,5 0C

0,3 0C
0,5 0C

0,3 0C
0,5 0C

0,3 0C
0,5 0C

2. Kalibrasi higrometer
No Alat
Dalam ruangan
1. Dry
and
wet Dry : 320C
Wet : 300C
thermometer
2. Hygrometer digital Suhu : 330C
Kelembaban : 67 %

Perlakuan
Dalam handuk basah
Suhu : 32 %
Kelembaban : 48 %

Grafik
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0

Standa
r (0C)

suhu ruang
suhu panas (500C)
air mendidih
(1000C)
air suhu dingin
bongkahan es

E.PEMBAHASAN
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun
perubahan suhu , pada praktikum ini thermometer yang digunakan adalah
thermometer raksa berskala celcius.
Thermometer air raksa dalam gelas adalah termometer yang dibuat dari air raksa yang
ditempatkan pada suatu tabung kaca. Termometer raksa dapat kita kenali dari warna
cairan thermometernya yang berkilau keperakan. Tanda yang dikalibrasi pada tabung
membuat temperature dapat dibaca sesuai panjang air raksa di dalam gelas, bervariasi
sesuai suhu. Untuk meningkatkan ketelitian, biasanya ada bohlam air raksa pada
ujung termometer yang berisi sebagian besar air raksa; pemuaian dan penyempitan
volume air raksa kemudian dilanjutkan ke bagian tabung yang lebih sempit. Ruangan
di antara air raksa dapat diisi atau dibiarkan kosong.
Kelebihan raksa sebagai bahan pengisi thermometer antara lain:
1. Raksa dapat menyerap / mengambil panas dari suhu sesuatu yang diukur.
2. Raksa memiliki sifat yang tidak membasahi medium kaca pada termometer.
3. Raksa dapat dilihat dengan mudah karena warnanya yang mengkilat.
4. Raksa memiliki sifat pemuaian / memuai yang teratur dari temperatur ke
temperatur.
5. Raksa memiliki titik beku dan titik didih yang rentangnya jauh, sehingga cocok
untuk mengukur suhu tinggi.
Selain kelebihan, air raksa juga memiliki kekurangan, antara lain :
1. Titik bekunya tinggi sehingga tidak cocok untuk mengukur suhu di daerah dingin
2. Raksa merupakan zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan
3. Raksa harganya mahal
Jika thermometer raksa mengandung nitrogen, gas mungkin mengalir turun ke dalam
kolom dan terjebak di sana ketika temperature naik. Jika ini terjadi termometer tidak
dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Untuk menghindarinya, termometer
air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di
bawah -37 C (-34.6 F). Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di
atas - 38.83 C (-37.89 F) termometer yang memakai campuran air raksa dan
thallium mungkin bisa dipakai. Termometer ini mempunyai titik beku of -61.1 C (78 F).

Cara Merawat dan Mengkalibrasi


Termometer harus dikontrol dan dipelihara dengan baik agar menghasilkan data dan
pembacaan yang benar, maka harus ada pemeliharaan alat yaitu dengan pengawasan
dan melakukan pengkalibrasian alat serta membandingkannya dengan alat yang lain
untuk mengetahui alat yang dipakai masih dapat digunakan atau tidak.
Alat yang diperlukan adalah Termometer terkalibrasi disertai sertifikat Uji
Operasional, Semua alat pengukuran harus dikontrol pada saat pertama beroperasi
dan sesudah digunakan paling sedikit satu kali pertahun dengan menggunakan
thermometer terkalibrasi. Pengujian harus dilakukan paling sedikit dengan satu nilai
pada rentang temperatur dimana alat dioperasikan. Untuk pengukuran pada
temperatur kamar misal alat tersebut dicek pada 15 25c . suhu yang ditunjukan oleh
masing_masing termometer dicek oleh thermometer terkalibrasi, dimana
thermometer-termometer tersebut dimasukkan kedalam lemari pendingin atau
penangas air (water bath), sampai temperatur yang ditunjukkan oleh masing-masing
termometer stabil paling sedikit dalam satu menit.
Untuk pengukuran suhu udara dengan menggunakan termometer, hal berikut
dianjurkan untuk memperlambat penunjukan suhu, tempelkan gabus atau kapas/wool
pada ujung termometer dan biarkan termometer kira-kira 1 (satu) jam untuk mencapai
temperature diinginkan.
Agar thermometer yang kita punya tahan lama, diperlukan perawatan khusus. Hal-hal
yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Perhatikan permukaan kaca thermometer. Setelah dipakai, segera bersihkan kaca
dari kotoran atau endapan yang mungkin menempel dengan kain. Usapkan kain
tersebut secara perlahan
2. Segera simpan thermometer setelah dipakai dalam wadah penyimpanannya.
Sebelum disimpan, sebaiknya thermometer didinginkan terlebih dahulu. Simpan
thermometer pada lemari penyimpanan yang tertutup
3. Periksa keadaan thermometer secara berkala, jangan sampai terjadi anomaly pada
thermometer tersebut
Hygrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembaban relatif pada suatu
tempat. Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan
barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga sepertidry box penyimpanan
kamera. Kelembapan yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi
musuh pada peralatan tersebut. Bentuk sederhana Hygrometer adalah khusus dikenal

sebagai Psychrometer dan terdiri dari duaThermometer, salah satunya termasuk umbi
kering dan salah satu yang termasuk bohlam yang disimpan basah untuk mengukur
suhu basah-bola lampu. Selain itu praktikan juga menggunakan thermometer Dry and
Wet sebagai perbandingan pengukuran.
Sebuah sistem kalibrasi higrometer telah dirancang dan dibuat dalam rangka
peningkatan kemampuan kalibrasi higrometer untuk menghasilkan sebuah sistem
kalibrasi yang dapat memberikan kemampuan ukur terbaik di bawah 2,5%. Sistem
yang dibangun memanfaatkan prinsip kerja divided flow atau aliran terbagi.
Pengujian dilakukan terhadap sistem tersebut pada rentang kelembaban relative yang
biasa dipakai untuk melakukan kalibrasi, yaitu dari 10% hingga 95%. Pengukuran
ketidakseragaman test chamber telah dilakukan pada rentang kelembaban tersebut
dengan menggunakan dua buah sensor.
Perlakuan pada setiap percobaan pengukuran suhu dengan thermometer saat
mengukur suhu panas dan dingin, angka menunjukan mendekati 0 oc saat dingin dan
mendikati 100oc saat mengukur suhu air mendidih. Angka yang ditunjukan tidak tepat
pada angka tersebut karena dipengaruhi oleh keaadaan suhu ruang praktikum tersebut
sehingga terjadi kontak suhu pada air dan udara. Thermometer seringdigunakan un
tuk mengukur suhu tubuh, larutan maupun runag.
Pada pengkalibrasian hygrometer, praktikan menggunakan 2 perlakuan yang berbeda
yaitu mengukur suhu ruang dan pengukuran didalam handuk basah. Dengan
menggunakan thermometer dry and wet sebagai pembanding. Pengukuran dengan
menggunakan kedua alat hasilnya kurang lebih sama atau mendekati. Perbedaan ini
terjadi karena factor sekitar seperti suhu ruangan dan suhu air. Hygrometer lebih
sering digunakan di Metorologi sebagai pengukuran kelembaban dan suhu kering
suatu udara, hal ini sangat penting untuk mengetahui keaadaan suhu sekitar.

F. KESIMPULAN
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun
perubahan suhu , pada praktikum ini thermometer yang digunakan adalah
thermometer raksa berskala celcius.
Semua alat pengukuran harus dikontrol pada saat pertama beroperasi dan sesudah
digunakan paling sedikit satu kali pertahun dengan menggunakan thermometer
terkalibrasi. Pengujian harus dilakukan paling sedikit dengan satu nilai pada rentang
temperatur dimana alat dioperasikan. Untuk pengukuran pada temperatur kamar misal
alat tersebut dicek pada 15 25c . suhu yang ditunjukan oleh masing_masing
termometer dicek oleh thermometer terkalibrasi, dimana thermometer-termometer
tersebut dimasukkan kedalam lemari pendingin atau penangas air (water bath),
sampai temperatur yang ditunjukkan oleh masing-masing termometer stabil paling
sedikit dalam satu menit.
Untuk pengukuran suhu udara dengan menggunakan termometer, hal berikut
dianjurkan untuk memperlambat penunjukan suhu, tempelkan gabus atau kapas/wool
pada ujung termometer dan biarkan termometer kira-kira 1 (satu) jam untuk mencapai
temperature diinginkan.
Hygrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembaban relatif pada suatu
tempat. Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan
barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga sepertidry box penyimpanan
kamera. Kelembapan yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi
musuh pada peralatan tersebut. Bentuk sederhana Hygrometer adalah khusus dikenal
sebagai Psychrometer dan terdiri dari duaThermometer, salah satunya termasuk umbi
kering dan salah satu yang termasuk bohlam yang disimpan basah untuk mengukur
suhu basah-bola lampu. Selain itu praktikan juga menggunakan thermometer Dry and
Wet sebagai perbandingan pengukuran.
Sebuah sistem kalibrasi higrometer telah dirancang dan dibuat dalam rangka
peningkatan kemampuan kalibrasi higrometer untuk menghasilkan sebuah sistem
kalibrasi yang dapat memberikan kemampuan ukur terbaik di bawah 2,5%. Sistem
yang dibangun memanfaatkan prinsip kerja divided flow atau aliran terbagi.
Pengujian dilakukan terhadap sistem tersebut pada rentang kelembaban relative yang
biasa dipakai untuk melakukan kalibrasi, yaitu dari 10% hingga 95%. Pengukuran
ketidakseragaman test chamber telah dilakukan pada rentang kelembaban tersebut
dengan menggunakan dua buah sensor.

Perlakuan pada setiap percobaan pengukuran suhu dengan thermometer saat


mengukur suhu panas dan dingin, angka menunjukan mendekati 0 oc saat dingin dan
mendikati 100oc saat mengukur suhu air mendidih. Angka yang ditunjukan tidak tepat
pada angka tersebut karena dipengaruhi oleh keaadaan suhu ruang praktikum tersebut
sehingga terjadi kontak suhu pada air dan udara. Thermometer seringdigunakan un
tuk mengukur suhu tubuh, larutan maupun runag.
Pada pengkalibrasian hygrometer, praktikan menggunakan 2 perlakuan yang berbeda
yaitu mengukur suhu ruang dan pengukuran didalam handuk basah. Dengan
menggunakan thermometer dry and wet sebagai pembanding. Pengukuran dengan
menggunakan kedua alat hasilnya kurang lebih sama atau mendekati. Perbedaan ini
terjadi karena factor sekitar seperti suhu ruangan dan suhu air. Hygrometer lebih
sering digunakan di Metorologi sebagai pengukuran kelembaban dan suhu kering
suatu udara, hal ini sangat penting untuk mengetahui keaadaan suhu sekitar.

DAFTAR PUSTAKA

AC Anderson.1968.Journal of Applied medical volume 39, halaman 13


Weller,Barbara F. 2005.Kamus Saku Perawat Ed. 22 . Jakarta. ECG
Wongsotjitro,Soetomo .1980.Ilmu ukur tanah . Jakarta. Penerbit Kaniskus
Young & Freedman..2002.Fisika Universitas Jilid 1 EDISI 10. Jakarta.Erlangga.