Anda di halaman 1dari 27

PENGERTIAN SISTEM

Sistem adalah gabungan dari elemen yang saling


dihubungkan oleh proses atau struktur dan berfungsi
sebagai satu kesatuan organisasi dalam upaya
menghasilkan sesuatu yang telah ditetapkan (Ryan)

CIRI-CIRI SISTEM
Menurut Elias & Shode dan Voich (1979)
1. Selalu berinterkasi dengan lingkungan
(Homeostatic)
2. Sistem bersifat terbuka
3. Sistem mempunyai kemampuan untuk mengatur
diri sendiri /Feedback (Sibernatic)
4. Sistem terbentuk dari 1 atau lebih subsistem
(Hierarchy)
5. Antar subsistem terdapat saling hubungan,
pengaturan dan mempengaruhi (Regulation)

Lanjutan ..
6. Sistem mempunyai kemampuan transformasi
7.
8.
9.
10.

(masukan keluaran)
Sistem mempunyai mekanisme pengendalian
Bersifat fleksibel dan Dinamis
Entropi
Sistem mempunyai cadangan (Reserve)

KOMPONEN SISTEM
INPUT : SEMUA SUMBERDAYA (RESOURCES),

SARANA DAN PRASARANA YANG DIGUNAKAN


DALAM PROSES PRODUKSI
(TRANSFORMATION)
PROSES : AKTIVITAS UNTUK MERUBAH INPUT
TERTENTU MENJADI OUTPUT TERTENTU
PROSES TRANSFORMASI INPUT)
OUTPUT : HASIL PRODUKSI YANG DAPAT
BERUPA BARANG DAN JASA
DAMPAK : AKIBAT DARI DIHASILKAN OUTPUT
BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK
LANGSUNG
LINGKUNGAN : KONDISI DI LUAR SISTEM YANG
DAPAT MEMPENGARUHI BERJALANNYA
SEBUAH SISTEM
5

(*)

PENDEKATAN SISTEM
ENVIRONMENT

INPUT

PROSES
TRANSFORMASI

OUTPUT

FEEDBACK

PENDEKATAN DALAM ILMU ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN


SELALU MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM (SYSTEM
APPROACH) YANG BERORIENTASI PADA MODEL NORMATIF
MANAJEMEN (INPUT - PROSES OUTPUT)

SISTEM KESEHATAN
Sistem kesehatan tidak terbatas pada seperangkat
institusi yang mengatur, membiayai, atau memberikan
pelayanan, namun juga termasuk kelompok aneka
organisasi yang memberikan input pada pelayanan
kesehatan, utamanya sumberdaya manusia, sumber
daya
fisik
(fasilitas
dan
alat),
serta
pengetahuan/teknologi (WHO SEARO, 2000).

Lanjutan
WHO mendefinisikan sistem kesehatan sebagai
seluruh kegiatan yang mempunyai maksud utama
untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan.
Dalam hal ini tidak saja pelayanan kesehatan formal,
tapi juga tidak formal, seperti halnya pengobatan
tradisional.

Tujuan Sistem Kesehatan


(sebagai Indikator Keberhasilan)

QUALITY (HEALTH AND SERVICES)

EFFICIENCY & EFFECTIVENESS

ACCESSIBILITY

EQUITY

SUSTAINABILITY

Lanjutan

Suatu proses perubahan peningkatan


status kesehatan masyakat sehingga
menghasilkan sumberdaya manusia
yang sehat, produktif dan berkualitas
untuk pembangunan

Determinan Pembangunan
Kesehatan
Pendidikan
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Lingkungan
Pembangunan Sosial dan Budaya
Perkembangan Teknologi

12

Pembangunan Kesehatan

Diffuse mencakup berbagai aspek


Collaborative and Holistic System Approach
Multidiciplinary
Multiagency
Multistakeholder
Multisector

13

Stretgi Pembangunan Kesehatan


(UNDP & WHO)
Sustainable Development
Intersectoral Approach

14

Sistem Kesehatan Nasional


Sistem Kesehatan Nasional (SKN, 2012 )

adalah pengelolaan kesehatan yang


diselenggarakan oleh semua komponen
bangsa Indonesia secara terpadu dan saling
mendukung guna menjamin tercapainya
derajat kesehatan masyarakat yang setinggitingginya

SKN DITUANGKAN DALAM PERATURAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72


TAHUN 2012

PENGERTIAN KESEHATAN MENURUT SKN

Kesehatan adalah keadaan sehat,


baik secara fisik, mental, spiritual
maupun sosial yang
memungkinkan setiap orang untuk
hidup produktif secara sosial dan
ekonomis.

PENGELOLAAN KESEHATAN
1. Pengelolaan administrasi kesehatan
2. Informasi kesehatan
3. Sumber daya kesehatan
3. Upaya kesehatan
4. Pembiayaan kesehatan
5. Peran serta dan pemberdayaan masyarakat,
6. Ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang
kesehatan
7. Serta pengaturan hukum kesehatan

SUBSISTEM KOMPONEN
PENGELOLAAN KESEHATAN
a. Upaya kesehatan
b. penelitian dan pengembangan kesehatan;
c. pembiayaan kesehatan;
d. sumber daya manusia kesehatan;
e. sediaan farmasi, alat kesehatan, dan
makanan;
f. manajemen, informasi, dan regulasi
kesehatan; dan
g. pemberdayaan masyarakat.

UPAYA KESEHATAN
1. UPAYA PROMOTIF
2. UPAYA PREVENTIF

3. UPAYA KURATIF
4. UPAYA REHABILITATIF

UPAYA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN


Penelitian dan pengembangan biomedis dan teknologi

dasar kesehatan
Teknologi terapan kesehatan
Epidemiologi klinik,
Teknologi intervensi kesehatan masyarakat, dan
humaniora
Kebijakan kesehatan
Pemberdayaan masyarakat.

PEMBIAYAAN KESEHATAN
Universal health coverage
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004

tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional


(SJSN)
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011
tentang Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial.

Sumber Daya Manusia Kesehatan


Jumlah, Jenis dan Kualitas

Jenis tenaga kesehatan : tenaga medis,

tenaga kefarmasian, tenaga keperawatan


dan kebidanan, tenaga kesehatan
masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan,
tenaga gizi, tenaga keterapian fisik, tenaga
keteknisian medis, dan tenaga kesehatan
lainnya, diantaranya termasuk peneliti
kesehatan

SEDIAAN FARMASI DAN ALAT


KESEHATAN
JAMINAN KEAMANAN/MUTU MASYARAKAT

AKAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DAN


MAKANAN
PEMERATAN, KETERJANGKAUAN TERHADAP
OBAT, ALAT KESEHATAN DAN MAKANAN
PERLINDUNGAN TERHADAPOBAT TERLARANG

MANAJEMEN, INFORMASI DAN


REGULASI KESEHATAN

Subsistem ini meliputi kebijakan


kesehatan, administrasi kesehatan,
hukum kesehatan, dan informasi
kesehatan.

Pemberdayaan Masyarakat
Dalam pemberdayaan perorangan, keluarga dan

masyarakat meliputi pula upaya peningkatan


lingkungan sehat oleh masyarakat sendiri dan upaya
peningkatan kepedulian sosial dan lingkungan sekitar.
CONTOH : DESA SIAGA AKTIF

Sistem Kesehatan Daerah (SKD)


SKD adalah tatanan yang menghimpun berbagai upaya
yang terpadu dan saling mendukung untuk mewujudkan
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
(asas keterpaduan)
SKD dipergunakan sebagai alat dan acuan untuk
melaksanakan pembangunan kesehatan jangka panjang,
pada suatu wilayah administrasi pemerintahan (asas
wilayah adiministrasi)
SKD disusun dengan paradigma stratejik, tetapi SKD
berbeda dengan Renstra
Analogi SKD ~ GBHN
Renstra ~ Repelita

27