Anda di halaman 1dari 4

SOAL:

1. Jelaskan Dampak aspek keprilakuan pada dimensi pengendalian internal dan


auditor pada suatu entitas komersil?
- Dampak Pada dimensi pengendalian Internal:
1. Memberikan keyakinan memadai bahwa:
a) Transaksi dilaksanakan sesuai dengan umum atau khusus otorisasi manajemen.
b) Transaksi dicatat secara semestinya:
1) untuk penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang
berlaku umum atau kriteria lain yang berlaku untuk laporan tersebut, dan
2) untuk menjaga akuntabilitas aset.
c) Akses ke aset hanya diperbolehkan sesuai dengan otorisasi manusia pengelolaan
itu.
d) Akuntabilitas mencatat aset dibandingkan dengan aset yang ada pada interval
yang wajar dan tindakan yang tepat diambil sehubungan dengan perbedaan
pendapat.
2. mencegah, atau paling tidak mengurangi, kejadian perilaku yang tidak diinginkan
atau dihilangkan yang dapat terjadi dan,
3. menurunkan biaya dari perilaku yang tidak diinginkan atau dihilangkan yang
terjadi.
- Dampak Pada dimensi auditor:
2. Pengakumulasian dan pengendalian biaya pada suatu entitas bisnis dikenal
dengan adanya suatu kebijakan biaya. Jelaskan bagaimana respon seluruh
pihak yang terlibat terhadap adanya kebijakan pengendalian biaya tersebut!
Penjelasan saudara hubungkan dengan aspek keprilakuan akuntansi

Aspek keperilakuan
Semua model akuntansi untuk investigasi varians biaya didasarkan pada pandangan
pengendalian struktural. Komponen khusus dari kebijakan pengendalian dapat memengaruhi
respon manusia adalah faktor-faktor seperti :

Batas pengendalian

Kisaran hasil kinerja yang dianggap dapat diterima oleh manajer adalah batasan
pengendalian. Batasan ini menetukan seberapa mudah atau sulit bagi seseorang yang
dikendalikan untuk berkinerja dalam kisaran yang dapat diterima dan berapa banyak ruang
yang mereka miliki untuk gagal sekali waktu. Tingkat toleransi ini dapat memengaruhi
kinerja aktual mereka.

Hasil umpan balik

Umpan balik mengenai kinerja manusia akan menimbulkan perasaan keberhasilan atau
kegagalan dalam diri individu yang dikendalikan.

Keketatan pemaksaan

Pemaksaan yang ketat atas kebijakan pengendalian akan menimbulkan tekanan dalam diri
individu yang dikendalikan namun pemaksaan yang longgar akan menurunkan motivasi
individu untuk berjuang bagi pencapaian tujuan.

Struktur penghargaan

Orang atau kelompok akan memodifikasi perilaku mereka yang tidak diinginkan ketika
mereka memandang bahwa perubahan atau pengulangan perilaku tersebut disertai dengan
penghargaan intrinsik maupun ekstrinsik.

3. Sistem sentralisasi dan desentralisasi yang digunakan suatu perusahaan akan


berdampak pada akuntansi perilaku pelaksanaannya, jelaskan dampak tersebut
bagi keperilakuan akuntansi suatu perusahaan!
Desentralisasi adalah satu dari dua pola organisasi. Lewat desentralisasi, berbagai
hal yang terkait dengan organisasi telah didelegasikan ke tingkat yang lebih rendah.
Meskipun demikian, terdapat aspek keperilakuan dari pihak penerima. Untuk
menghindari perilaku disfungsional yang pada gilirannya dapat merugikan organisasi
secara keseluruhan. Terdapat banyak pihak yang diuntungkan dan dirugikan oleh
desentralisasi. Masing-masing pihak bertahan pada pendiriannya masing-masing
karena mereka memiliki lingkungan yang berbeda. Kondisi inilah yang sangat
potensial akan menimbulkan perilaku yang disfungsional ketika satu ukuran tunggal
digunakan dalam proses penilaian kinerja dari masing-masing bagian. Untuk itu,
diperlukan berbagai kebijakan dan keputusan yang sesuai dalam proses penilaian
kinerja dari masing-masing bagian yang terdesentralisasi.
1. Desentaralisasi membebaskan manajemen puncak untuk fokus pada keputusankeputusan strategis jangka panjang dan bukannya terlibat dalam keputusan-keputusan
operasi. Hal ini berarti penggunaan yang lebih baik atas aktu manajerial yang sangat
berharga.
2. Desentralisasi memungkin organisasi untuk memberikan respon secara cepat dan
efektif terhadap masalah (manajer lokal) memiliki informasi yang paling baik dan

oleh sebab itu, dapat memberikan respon yang lebih baik pada kebutuhan-kebutuhan
lokal.
3. Sistem yang tersentralisasi tidak mampu menangani semua informasi yang rumit
yang diperlukan untuk membuat keputusan yang optimal. Keputusan-keputusan yang
tersentralisasi mungkin lebih inferior dibandingkan dengan keputusan-keputusan yang
dibuat secara lokal dalam suatu sistem yang terdesentralisasi.
4. Desentralisasi menyediakan dasar pelatihan yang baik bagi manajemen puncak masa
depan.
5. Desentralisasi memenuhi kebutuhan akan otonomi dan dengan demikian merupakan
suatu alat motivasional yang kuat bagi para manajer.
Sementara kebanyakan dari pernyataan diatas pada dasarnya adalah benar,
pernyataan-pernyataan tersebut lebih merupakan konsekuensi dan bukan pendahulu dari
desentralisasi.
4. Bagaimana aspek keprilakuan pada persyaratan pelaporan dan komunikasi
informasi akuntansi dapat berdampak kepada perilaku seluruh stakeholder
yang terlibat pada pelaporan akuntansi keuangan? Jelaskan.
Beberapa prinsip akuntansi yang diterapkan setelah diperdebatkan terlebih dahulu
mengenai dampak yang ditimbulkannya. Beberapa hal yang kontroversial dari
pernyataan standar akuntansi tersebut merupakan contoh mengenai bagaimana prinsip
akuntansi mempengaruhi perilaku. Contoh-contoh tersebut meliputi: Bagaimana
perlakuan atas kerugian akibat melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar ? dan
bagaimana perlakuan atas kelebihan nilai pembayaran kontrak utang dalam mata
uang asing?. Setelah mengalami proses perdebatan dari berbagai kelompok
(pemerintah, praktisi bisnis, akademisi) melahirkan ISAK (Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan) No. 4 yang menginterpretasikan PSAK (Peryataan Standar
Akuntansi Keuangan) No. 10 mengenai transaksi dalam mata uang asing. Dalam
interpretasi tersebut dinyatakan bahwa kerugian yang ditimbulkan oleh tingkat inflasi
yang luar biasa (di atas 133%) dan melibatkan transaksi operasi dalam mata uang
dolar dapat dikapitalisasi oleh organisasi/perusahaan. Prinsip akuntansi yang
kontraversial lainnya termasuk perlakuan atas biaya penelitian dan pengembangan,
serta persyaratan pelaporan akuntansi atas inflasi yang mengharuskan dibuatnya
penyesuaian dalam laporan keuangan. Demikian pula halnya dengan akuntansi untuk
minyak dan gas bumi.

5. Pengelolaan sumber daya manusia pada suatu entitas akan selalu berkaitan
dengan aspek akuntansi keprilakuan yang mempengaruhi pengelolaan SDM.
Jelaskan mengapa ini dapat terjadi!
SDM memegang nilai yang sangat penting dalam manajemen keorganisasian.
Meskipun teknologi banyak dilibatkan dalam roda organisasi, namun tetap saja
organisasi memerlukan SDM sebagai daya penggerak dari sumber daya lainnya yang
dimiliki oleh organisasi dalam bentuk apapun.

Seorang karyawan mungkin pandai, tetapi jika mereka tidak menterjemahkan


kepandaiannya ke dalam perilaku di tempat kerja yang efektif, kepandaian tidak
berguna. Jadi kompetensi tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan.
Dalam organisasi, semua anggota mempunyai peran yang harus dimainkan dalam
mencapai tujuan organisasi. Peran tersebut bergantung pada seberapa besar porsi
tanggung jawab dan rasa tanggung jawab anggota terhadap pencapaian tujuan. Rasa
tanggung jawab tersebut pada sebagian organisasi dihargai dalam bentuk penghargaan
tertentu.