Anda di halaman 1dari 3

Nama : Firza Syarifa Zahra

NIM : 21100112140097

PEMBORAN GEOTHERMAL
Pengeboran geothermal adalah suatu proses dimana panas diambil dari Bumi
dan digunakandalam jalur produktif untuk kebutuhan energy. Proses pengeboran
sumur geothermal pada dasarnya serupa dengan proses pengeboran pada sumur
minyak/gas, baik ditinjau dari tahapan proses, teknologi/alat-alat, serta ahli
pengeborannya (SDM). Alat-alat yang digunakan mulai dari Rig Equipment, Drilling
Tools, hingga Casing & accessoriessebenarnya dibawa dari industri oil & gas dengan
sedikit penyesuaian. Pun demikian dengan SDM di lapangan (crew lapangan),
mayoritas berasal dari dunia migas.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemboran adalah datadata yang menjadi pertimbangan. Data-data tersebut meliputi data geologi, data
hidrokimia dan data geofisika. Data geologi yang menjadi pertimbangan meliputi
kondisi tektonik dan stratigrafi, keberadaan dan posisi patahan, distribusi dan umur
batuan vulkanik, lokasi manifestasi panas bumi, lokasi batuan yang mengalami
alterasi. Sedangkan data hidrokimia yang menjadi pertimbangan adalah kandungan
kimia air dan gas dengan geothermometer, stable isotope analysis, umur fluida
dengan radio isotope, gas flux measurenment. Data geofisika meliputi sifat fisik
batuan mulai dari permukaan hingga beberapa kilometer dibawah permukaan,
gradient temperature/anomaly gradient, hasil survey gravity, geomagnetic, geolistrik,
hasil analisis manifestasi permukaan.
Proses pemboran sumr eksplorasi
Berikut adalah tahapan teknis dan peralatan system geothermal
1. Rotary Drilling
System pengeboran rotary drilling menggunakan mata bor bergerigi yang
diputar. Mata bor dipasang diujung pipa yang disebut sebagai drill pipe atau
pipa bor. Panjang pipa bor kurang lebih adalah 30 – 33 ft, yang dipasang satu
persatu, menurut kedalam pengeboran. Seluruh rangkaian pipa bor dan mata

dan mempunyai lubang-lubang diseluruh permukaan vertikalnya. Drilling Fluid Selama melakukan proses pengeboran. dilakukan sirkulasi fluida. Hal ini sangat penting karena apabila flow rate terlalu rendah aka terjadi penurunan tekanan yang cukup tinggi sehingga diperlukan tambahan pompa re-injeksi. membersihkan mata bor dari serpih-serpih pengeboran. Pemasangan casing dan liner di dalam lubang bor dengan menggunakan bantuan centralizer untuk membuat posisi setepat mungkin di tengah lubang bor. 2. 3. Iner berukuran lebih kecil dari casing. Dengan menggunakan liner. Kegunaan casing antara lain adalah untuk menahan dinding lubang bor dari keruntuhan akibat tidak stabilnya formasi. termasuk ketahanan terhadap proses perkaratan. mencegah masuknya fluida geothermal ke dalam lubang bor. akan diperoleh flow rate dari fluida geothermal yang cukup tinggi. Sedangkan liner adalah selubung yang menutup reservoir geothermal.bor. mengurangi pengaratan pada mata bor. . untuk memisahkan/mengisolasi lubang bor dengan formasi yang mempunyai gradient tekanan yang berbeda. Fungusi dari sirkulasi fluida di dalam lubang bor adalah menstabilkan lubang bor selama proses pengeboran. untuk mengisolasi formasi yang satu dengan formasi yang lainya. Ragam campuran akan mempengaruhi kekuatan casing. mengontrol formasi. Fluida yang disirkulasi disebut sebagai drilling fluid. Casing dan Liner Casing adalah selubung bor yang terbuat dari bahan campuran logam. mendinginkan dan melumas mata bor. digantung pada sebuah system penggangtung (hoisting system). Ini juga berarti kenaikan biaya produksi. Hoisting system ini adalah bagian utama dari sebuah menara besar yang disebut rig.

Bagian ini harus diisi semen untuk menghindarkan komunikasi anatara formasi. Spesifikasi BOP yang dipasang disesuaikan dengan perkiraan tekanan bawah formasi yang ditemui ketika eksplorasi. Fluida dari dalam formasi akan keluar menuju ke permukaan dengan tidak terkontrol. Masih ada celah anatara casing dan dinding lubang bor yang disebut sebagai annulus. Jumlah dan besarnya lubang yang akan dibuat pada casing dapat di desaign sesuai dengan besarnya flowrate yang diinginkan. Mengalirkan Fluida dari Formasi Untuk mengalirkan fluida reservoir ke dalam lubang bor. terkadang memerlukan alat bantu yang lain. . Blowout preventer atau BOP adalah alat bantu yang digunakan untuk menutup permukaan lubang bor. Cementation Formasi belum benar-benar terisolasi meskipun casing sudah terpasang di dalam lubang bor. Tidak semua lokasi lapangan panas bumi mudah untuk dilakukan pengambilan sampel gasnya. Proses perforasi adalah penembakan atau pelubangan pada dinding casing dengan menggunakan bahan peledak. Sampling dalam Eksplorasi Geothermal Pengambilan sampel dalam eksplorasi Geothermal dilakukan dengan menggunakan botol sampel khusus yang telah berisi larutan NaOH dan dalam keadaan vakum. Proses penyemenan tidak dilakukan pada bagian yang menggunakan liner. Pengambilan gas ini berdasarkan metode Giggenbach dan dimodifikasi berdasarkan lokasi sampling. dilakukan proses perforasi.4. Blowout Preventer (BOP) Blowout adalah kondisi ketika tekanan dari dalam formasi jauh melebihi tekanan hidrostatik didalam lubang bor. 5. 6.