Anda di halaman 1dari 104

Muhammad Mujianto

Mu ianto
“Penulis Freelance & Pemilik Blog: http://pustakalaka.wordpress.com” 

Pengalaman Sederhana
Menulis di Media Massa

Alhamdulillah,

Dimuat !

Sebuah Nasihat, Motivasi, dan Inspirasi
untuk Remaja Muslim
yang Ingin Berdakwah Lewat Tulisan

Seke
Sekedar

Berbagi cerita
Pustaka 

2

Dakwah bil Kitabah
Alhamdulillah,

Bismillah...
dengan menyebut nama-Mu ya Allah
kugerakan tangan
coba berdakwah lewat tulisan

TULISANKU Dimuat !

berbekal firman dan sabda
kuayunkan pena
ke kiri dan ke kanan
agar terbuka sebuah jalan

Penulis:
Muhammad Mujianto

jalan yang terang
jalan yang lurus tak berbilang
jalan yang menuju ke satu tujuan
Dakwah bil kitabah
tahukah kamu, apakah dakwah bil kitabah itu?
yaitu berdakwah lewat tulisan
berdakwah dengan pena di tangan 

3

Layout & Desain Sampul:
Abdul Jabbar

Penerbit:
Pustaka

4 

Sebuah Persembahan Sederhana
Teruntuk,
para SAHABATKU yang pernah bertanya di suatu ketika:

”Gimana sih cara nulis di media?”
Wa bil khusus Al-Akh B. Widha P. di Jawa Timur sana yang
pernah mengirim SMS di suatu malam (20.49 WIB):

”Assalamu’alaikum. Mas, gimana
kabarnya? Ana tadi seminar privat
dengan seorang produser Buletin
Siang RCTI, beliau juga malang
melintang di jurnalistik. Tadi
diajarkan penulisan dan editing yang
sesuai dengan bahasa jurnalistik.
Nah, ana jadi tertarik nulis-nulis
di Republika nih, tapi nggak tahu
kapan, gimana sih caranya? Syukron”.

&
Untuk semua REMAJA MUSLIM
yang ingin berdakwah lewat tulisan.
Meski tak seterang mentari,
semoga yang sederhana ini berguna bagi kalian
sebagai bekal menyelami dunia tulis-menulis
yang begitu dalam, mengasyikkan, namun penuh misteri.
SEMOGA SUKSES, SOBAT !

5

6

! Perkenankanlah kiranya. 7 8 . kapan nyawaku akan berpisah dari raga Dan..” (HR. maka terputuslah semua amalnya.. karena ku juga tak tahu di akhir hembusan nafasku apakah pahala yang telah kukumpulkan selama menghirup udara bumi bisa menghapus dosa yang terlanjur kuperbuat Oleh karena itu. Kutulislah buku ini Karena ku yakin betul akan kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam : ”Jika manusia telah mati. ILMU YANG BERMANFAAT...Pengharapan Seorang Hamba Kutulis buku ini karena aku tak tahu. MUSLIM) Harapanku Buku ini akan tetap memproduksi pahala untukku Meski jasadku telah hancur di makan tanah Terkubur sepi di dalam celah sempit liang lahat Ya Alloh. kecuali tiga hal: sedekah jariyah. BERMANFAAT dan anak shalih yang mendoakannya.

MENU PERBINCANGAN UCAPAN PEMBUKA DAPAT APA DENGAN MENULIS ? MENYELAMI DUNIA TULIS-MENULIS HONOR DARI ALLOH GIMANA SIH CARANYA? 7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (Bagian-1) MEMBEDAH ARTIKEL 7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (Bagian 2) MENGIRIM ARTIKEL NAMA PENA MELAWAN KEBUNTUAN GIMANA SUPAYA GAMPANG ? LADANG LUAS TERBENTANG MENEMBUS MEDIA JURUS “AT” MENULIS PAKAI ATURAN BELAJAR MENULIS DARI ZIDANE MENJADI PENULIS SUKSES NASIHAT IMAM ASY-SYAFI’I CERITA PENUTUP UCAPAN TERIMA KASIH REFERENSIKU TA’ARUF DENGAN PENULIS 9 10 .

Sobat muda. sekali lagi. telinga. pegunungan yang tinggi menjulang. tangan. Jangan sampai kita dapat azab dari Alloh gara-gara kita nggak mau bersyukur. lembayung senja di ufuk barat. kita mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mata kita buta. ibadahku. Kenapa? Sebab. Makanya. Kita gunakan seluruh nikmat pemberian Alloh sebagai sarana untuk beribadah kepada-Nya.. Bisa saja. Entah nikmat berupa panca indera.UCAPAN PEMBUKA BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM Assalamu’alaikum wa Rohmatullahi wa Barokatuh. Bukannya malah sebaliknya. Lagi pula ini memang sudah seharusnya kita lakukan. apa saja bentuknya nikmat itu. tiada sekutu bagi12 . Coba deh kamu bayangin seandainya kamu nggak punya mata.” (QS. kupu-kupu lucu yang beterbangan. supaya kita terus diberi kucuran nikmat-Nya. air laut yang membiru. Bisa saja kan. Hendaknya kita ukir dalam hati sanubari kita firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala berikut ini: “Sesungguhnya shalatku. dan pemandangan alam lainnya yang masyaAlloh indahnya. Senang sekali saya mendengarnya. dan jika kamu kufur.” (QS. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman begini: “Dan jika kamu bersyukur. gimana kabarnya nih? Semoga baik-baik saja. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan selalu oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Ibrahim [14]: 7) Nah tuh. Na’udzubillah min dzalik. atau barangbarang yang kita miliki.. sungguh Aku akan menambah nikmat-Ku kepadamu. sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. maka kamu tidak akan sanggup menghitung nikmat-nikmat itu... Supaya apa? Ya. Ibrahim [14]: 34) 11 Coba saja kita lihat apa yang ada pada diri kita. kesehatan. kita kudu senantiasa bersyukur kepada Alloh. Kamu nggak bisa ngelihat indahnya warnawarni bunga. misalnya dengan mengucap ”Alhamdulillah”. pasir pantai yang putih kemilau. Makanya sobat. kalo Alloh mau. tapi jangan lupa loh untuk senantiasa bersyukur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Misalnya saja mata. tentunya dengan mempergunakan semua nikmat pemberian Alloh sebagai sarana untuk beribadah kepada-Nya. dan nikmat-nikmat lainnya yang BUAAAAAAAANNNNYAK nggak keitung. ya! Caranya gimana? Ya. Eh. kita juga kudu mengucap syukur dengan anggota badan kita. jangan lupa bersyukur. Supaya kita terus dan terus mendapat tambahan nikmat. Amieen. Jadi. mata kita diambil oleh Alloh dengan berbagai macam cara. Jangan sampai sedikitpun kita gunakan buat bermaksiat kepada-Nya. dengerin tuh! Kita memang kudu senantiasa bersyukur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Belum nikmat-nikmat lainnya seperti hidung. yang seandainya kita mau ngitungngitung niscaya nggak bakalan sanggup deh. karena saking banyaknya tuh nikmat. kaki. ilmu pengetahuan. hidupku dan matiku hanyalah untuk Alloh. hijaunya pepohonan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala sudah memberikan begitu banyak nikmat-Nya kepada kita. Makanya Alloh Subhanahu wa Ta’ala pernah berfirman begini: “Seandainya kamu menghitung nikmat-nikmat Alloh. kita justru diazab karena nggak mau bersyukur. Pokoknya semuanya kita gunakan untuk beribadah kepada-Nya. mulut.ya Alloh. Sebab. Ini baru satu nikmat. Tuhan semesta alam. misalnya. selain kita berucap syukur dengan lisan kita. kan? Alhamdulillah deh kalo gitu.

sobat. kalau kita misalnya. Atau. kalau kita misalnya..... Lewat lisan misalnya dengan mengajar di depan kelas. Lah. punya ilmu tentang gimana cara mendidik anak biar menjadi anak yang soleh. ilmu santet. Kalo lewat tulisan misalnya dengan menulis di bulletin. Ini kalo lewat lisan. punya ilmu tentang gimana caranya bercocok tanam yang baik agar bisa menghasilkan panen yang melimpah ruah. Walaupun belum terlalu banyak. misalnya. kita ajarkan juga kepada orang lain agar mereka dapat merasakan manfaatnya juga.. trus gimana cara nyampeinnya? Oo.. cakupannya luas. kita ajarkan juga kepada orang lain agar mereka juga dapat merasakan manfaatnya.. kita ajarkan juga kepada orang lain agar mereka dapat merasakan manfaatnya juga. sebuah majalah atau koran. Pertama.?).. Beberapa tulisan saya pernah dimuat di majalah dan koran.Nya..eee.. media massa. Tapi secara umum ada dua cara: lewat lisan dan lewat tulisan. kalau kita misalnya. Sobat! Nggak usah khawatir. Al-An’am:162-163) Lagi pula. dll.. (QS.. Kedua. Atau.mmm... ilmu pelet. kalau kita misalnya. Sebab biasanya. yang penting ilmu itu bermanfaat (bukan ilmu sihir. Nah. Pada kesempatan kali ini.. Yaitu dengan cara menyebarkan dan mengajarkan ilmu pengetahuan pemberian dari Alloh itu kepada orang lain.banyak sekali caranya... surat pribadi.. saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang bagaimana caranya berdakwah lewat tulisan di media massa. Pokoknya banyak sekali cara buat menyampaikan ilmu yang sudah kita punya. saya ingin mengajak diri saya pribadi dan juga kamu-kamu semua untuk mensyukuri nikmat berupa ilmu pengetahuan. Jangan sampai ilmu yang kita punya disimpan sendiri. ceramah di mimbar-mimbar. kita ajarkan juga kepada orang lain agar mereka dapat merasakan manfaatnya. Kamu semua tentu sudah sangat hafal dengan ayat ini: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku. alangkah indahnya selain kita praktikkan sendiri. bukannya untuk bermaksiat kepadaNya. tujuan kita diciptakan ke dunia ialah untuk beribadah kepada Alloh. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan (diri kepada Allah)”. bisa sampai pelosok-pelosok daerah. Adz-Dzariyat: 56) Sobat. karena saya punya sedikit pengalaman berdakwah lewat tulisan di media massa. punya ilmu tentang. Pada kesempatan yang baik ini. alangkah eloknya selain kita praktikkan sendiri. setidaknya saya bisa sedikit bercerita tentang gimana caranya saya menulis hingga akhirnya dimuat. Udah gitu. alangkah indahnya selain kita praktikkan sendiri. atau obrolan biasa ketika sedang duduk-duduk santai di pinggir sawah sambil melihat bulir-bulir padi yang tampak mulai menguning. alangkah bagusnya selain kita praktikkan sendiri. kita ajarkan juga kepada orang lain agar mereka dapat merasakan manfaatnya juga. sekali terbit jumlahnya bisa mencapi puluhan ribu atau bahkan bisa sampai ratusan ribu.. buku. punya ilmu tentang gimana teknik berkendaraan yang baik agar bisa hemat BBM...ilmu apa lagi ya. alangkah indahnya selain kita praktikkan sendiri. Mudah-mudahan 13 14 . karena dengan berdakwah di media massa manfaatnya akan lebih banyak dan tersebar luas. ilmu. Atau. dalam hal ini koran atau majalah. Kalo kita.. Atau. punya ilmu tentang gimana cara melaksanakan suatu ibadah agar bisa diterima Alloh.. nggak mau dibagi-bagi ke yang lain.” (QS.macem-macem deh pokoknya. Setidaknya ada dua alasan kenapa saya memilih tema ini.

Nggak kayak saya dulu. Hingga akhirnya.. waktu pertama kali nyobanyoba nulis di koran.bisa menjadi inspirasi dan penerang jalan buat kamu-kamu semua yang memang punya keinginan kuat untuk berdakwah lewat tulisan di media massa. kayaknya ceritanya nanti saja deh di dalam. Hasilnya? Nggak ada satupun yang dimuat. trus saya amplopin dan saya kirim ke alamat kantor sebuah surat kabar. Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat. Desember 2008  Muhammad Mujianto (Seorang Penulis Pemula yang Sederhana dan Biasa-biasa Saja) 15 16 .. Saya coba-coba saja sendiri. Biar lebih leluasa. Biar kamu nggak gelap sama sekali. Kayaknya untuk kata pengantar cukup segini dulu. Yang jelas. Amien. Waktu itu saya nggak tau sama sekali gimana caranya. untuk saya dan untuk kamu-kamu semua yang pada pingin berdakwah lewat tulisan di media massa. tujuan utama buku ini ditulis ialah sebagai wujud rasa syukur saya kepada Alloh atas limpahan nikmatNya berupa ilmu pengetahuan dan pengalaman yang berharga. Bukit Asri Ciomas Bogor. Ah. Saya bikin tulisan seadanya.

pokoknya seneng banget deh rasanya.. semangat saya untuk menulis semakin berkobar-kobar.. Waktu itu saya mengira. ya. Setelah berpikir sejenak. bunga kamboja. bunga eee. Jumlahnya memang nggak terlalu besar. Berbeda dengan majalah yang satunya lagi yang memuat tulisan saya juga.. saya menunggu-nunggu datangnya kiriman honor dari redaksi. Semenjak itu. tak berapa lama. Pada bulan Januari 2004. itulah tulisan pertama saya yang berhasil menembus tembok tebal sebuah media massa. Sebab.. tiga hari sampai seminggu lamanya honor nggak nongol-nongol juga. Wah. Kalo medianya sedang.lumayanlah. dan alamatnya pun sama.. pikir saya waktu itu.DAPA DAPAT APA DENGAN MENULIS ? 50. Saya langsung melihat angka yang tertera di wesel. saya cuma pingin memberikan gambaran kepadamu bahwa ada sesuatu yang bakalan kita dapat dengan menulis.. Tapi. Hati saya berbunga-bunga.. Sobat. Tapi saya kemudian kaget. karena waktu itu sebentar lagi akan liburan lebaran. Sebenarnya ada banyak. Setelah itu. bunga melati. saya baru menunjukkan dua hal saja. Wah. Di wesel itu jelas-jelas tertulis nama saya. senang sekali rasanya saya waktu itu. Untuk mencari dana buat menopang kelangsungan hidup media itu saja mungkin sudah empot-empotan. Saya mau cerita dikit nih. Dengerin ya. Sehari. Inilah wesel pertama yang saya dapat dari hasil menulis.. setahu saya dari membaca bukubuku maupun artikel tentang kiat menulis. Ketika saya baca alamat si pengirim wesel. Setelah itu. tulisan saya dimuat di sebuah majalah remaja Islam. boro-boro ngasih honor ke penulis luar..bunga apa lagi ya? Yah. Apalagi kemudian. (lima puluh ribu rupiah). honornya pun ikut-ikutan kecil. bunga cempaka. Ketika melihat tulisan saya dimuat. ya!) Pertama. Dan saya telah merasakan hal itu. rasanya 17 18 *** . Sobat. dengan menulis kita akan mendapatkan kepuasan batin sekaligus kegembiraan. Bisa buat nambah-nambah ongkos pulang kota. tulisan yang dimuat biasanya akan diberi honor.000. Salah alamat? Nggak. Dan kalo medianya kecil.. Tertulis angka Rp. honornya lumayan besar.. Bahkan ada juga media yang nggak ngasih honor sama sekali. Lewat cerita di atas. panteng terus. saya baru ingat. Tertulis nama dan alamat redaksi majalah lain. kok beda dengan alamat redaksi yang memuat tulisan saya. honor yang selama ini saya tunggutunggu akhirnya datang juga. Adapun yang lainnya akan saya sampaikan juga nanti. Cuma alamat pengirimnya beda dengan alamat redaksi majalah yang memuat tulisan saya. Dan wesel itu adalah honor tulisan saya yang telah dimuat oleh majalah itu dua bulan yang lalu. Ya.. bunga dahlia. selembar wesel diberikan kepada saya. honornya pun sedang. nggak salah alamat. Beberapa hari saya tunggu. honor belom juga datang.. (Makanya. waktu itu bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Waktu itu saya sedang berada di kamar sehingga teman saya satu kos yang kemudian menyambut kedatangan pak pos. Jumlahnya bervariasi tergantung besar kecilnya media yang memuat tulisan kita. saya jadi semakin senang saja rasanya. Hingga suatu hari datanglah tukang pos ke kos-kosan saya. Sayangnya saya nggak tau kalo tulisan saya dimuat di majalah itu. dua hari. Dalam cerita di atas. Kalo medianya besar. Ternyata itu alamat redaksi majalah yang pernah saya kirimi tulisan juga. Ada bunga mawar. karena memang di tempat saya tinggal nggak ada yang menjual majalah itu sehingga saya nggak bisa memantaunya setiap kali terbit. bunga tulip.

Seperti saya misalnya. Saya pernah membaca di internet. sudah beberapa kali saya dapat kiriman uang. Yang kedua.gitu! Seneng banget deh pokoknya. apa yang saya rasakan. 700.saya pikir nggak deh. abis itu kirim deh ke media. ada juga seorang mahasiswa yang bisa membiayai kuliahnya sampai lulus dari uang hasil menulis. walaupun jumlahnya kadang nggak seberapa. Terutama kamu-kamu yang baru pertama kali tulisannya dimuat. nggak ding!) Ternyata. Sehingga. dari sebuah artikel yang panjangnya paling-paling cuma dua lembar kertas A4 (sekitar 700 kata) bisa dihargai Rp.000. Gimana seandainya ada seorang penulis yang dalam sebulan ada 4 19 20 . kalau kamu mau. saya yakin apa yang mereka lakukan hanyalah sebuah ekspresi kegembiraan karena mereka baru saja mendapatkan anugerah yang menurut mereka sangat tidak terkira. Adh-Dhuha: 11) Nah.. hendaknya engkau nyatakan. Kemudian.. dirasakan juga oleh para penulis yang lain. Nah. Selain uang. 20. Ibaratnya. seorang dosen di Universits Andalas Padang.50. bahkan bisa lebih. Trus. Trus.000. menulis bisa kamu jadikan sebagai pekerjaan sambilan. Saldi Isra. uang yang saya dapat nggak seberapa. buat nambah-nambah uang jajan. Namun.gimanaaa. dan kaos bertuliskan nama majalah yang memuat tulisan saya. membacanya berkali-kali. ada seorang suami-istri yang sudah lama menikah tapi belum juga dikaruniai anak. saya juga pernah dengar. Kalo sudah sering mungkin rasanya jadi biasa-biasa saja. bundel majalah. coba deh nulis.”(QS. Rp.. 07 Juli 2002) mengaku bahwa dia bisa membeli sebidang tanah dengan uang honor tulisannya yang dimuat di surat kabar.. 25. Nggak sedikit penulis yang jadi kaya karena menulis di media. Dan. tergantung siapa yang nulis dan media mana yang memuat tulisan itu.(eh. Tapi paling nggak. Kemudian begitu anak pertama mereka lahir. Eh. kok bisa? Ya.000 – Rp. Lho.000. Lho. hal ini membuktikan bahwa menulis bisa menghasilkan uang.. Memang sih. pernah juga saya dapat Rp. 500. Barangkali dalam bahasa agamanya ialah ”tahadduts binni’mah” yaitu menyebut-nyebut nikmat pemberian dari Alloh. Padahal tulisan mereka yang dimuat itu cuma tulisan singkat yang terdiri dari beberapa paragraf saja. tapi jangan salah loh. Apalagi ketika baru pertama kali melihat tulisan saya dimuat. 150. ada beberapa penulis yang meluapkan kegembiraannya karena tulisannya berhasil dimuat di koran dan majalah. inilah hal yang pertama. pernah juga nggak dikasih honor. jelas bisa. kalo kamu-kamu pingin ngerasain hal yang sama dengan mereka. saya juga pernah dapat bingkisan berupa buku-buku. sebagaimana Alloh berfirman dalam Al-Qur’an: ”Dan terhadap nikmat Robb-mu.000 (potong pajak 10%). Paling besar saya dapat honor Rp. sangat wajar jika kemudian mereka ceritakan kepada orang-orang.000. pergi haji. dengan menulis kita akan mendapatkan keuntungan materi. Selama berkecimpung di dunia tulis-menulis. Republika (Minggu.. menciuminya ber. baik berupa uang maupun bingkisan yang lain. Selain itu. Sebab terkadang. Tapi mereka terlihat begitu gembira. ada seorang dosen di UGM yang mengaku bahwa penghasilannya dari menulis di media lebih besar dari gajinya mengajar di kampus. Lumayan kan. Insya Alloh kamu bakalan merasakan kepuasan batin yang luar biasa begitu melihat tulisanmu dimuat. dan buka usaha dengan modal uang dari menulis. dalam sebuah wawancara dengan HU. Mereka ceritakan keberhasilan mereka itu kepada orang lain di blog pribadi mereka. saya bisa memandanginya berkali-kali. Nggak kayak dulu lagi waktu awal pertama kali menulis. Sebab. dan Rp. Coba saja bayangin sendiri. ada juga penulis yang bisa menikah.. apa nggak jadi ujub nantinya kalo begitu? Mmm.

Seorang pekerja kantoran saja kadang gajinya nggak sampai segitu. Sebelum nulis. saya juga dapetin sebuah cerita lucu.000.. Gimana. bahwa dalam Islam hanya boleh nikah maksimal dengan empat orang wanita. Udah gitu ngerjainnya bisa di mana saja.ha. 2. siap Sobat?! Oya. Saya punya pengalaman begini. Ah. kemudian kita dapat pengetahuan baru yang selama ini kita belum tau.. Bahkan katanya. Hua.ha. Kalo mereka bisa. mereka adalah penulis bermutu alias ber”muka tua” (he. Sebab begini sobat. siapa yang sungguh-sungguh dia akan dapat.nggak ada cara lain.. kenapa kita nggak? Kalo kita sungguhsungguh. Untuk menghasilkan sebuah tulisan paling cuma butuh waktu 2-3 jam. Artinya. yang bener? Yee nggak percaya. Kalo dengan wanita sekampung kebanyakan! Para jama’ah yang hadir pun lantas tertawa. Dan saya juga baru tau kalo ada perkumpulan orang-orang yang menjadikan tertawa sebagai terapi untuk penyembuhan penyakit. tentu kita bakalan baca-baca dulu buku-buku maupun artikel yang ngebahas masalah itu. berdasarkan penelitian. Penulis yang bisa seperti itu adalah penulis yang sudah malang-melintang di dunia tulis-menulis. Nyantai deh pokoknya. Selain kamu bakalan dapat duit dan kepuasan batin.he. Demikian kurang lebih nasihatnya. 21 22 . Kamu kudu mau menulis. Lalu.000 – Rp.. Dari membaca sekian banyak referensi. Beda dengan penulis... Dari hasil tulisannya itu dia mendapat honor yang lumayan besar. ilmu kita tentu bakalan bertambah dibanding sebelumnya. ada satu lagi nih.ha. Sebagaimana pepatah Arab mengatakan: MAN JADDA WAJADA. tertawa itu nggak kalah hebatnya dengan olah raga jogging.800..000. Ketika kita hendak menulis tentang sesuatu. tentu kita akan terdorong dengan sendirinya untuk mencari referensi yang terkait dengan sesuatu yang hendak kita tulis. Bisa jadi ketika kita sedang baca-baca buku. bagaimana dengan kita-kita yang penulis pemula? Ya. ya.becanda.. Saya baru tau kalo tertawa itu ternyata memberi pengaruh yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Ada yang mengistilahkan... Saya juga cari-cari artikel di internet yang ngebahas masalah tertawa. saya kemudian dapetin banyak pengetahuan baru. saya serius! Saya sendiri sudah membuktikannya. Setelah itu kamu kirim deh tulisanmu ke media. Setelah itu baru kita mulai menulis. Pada suatu ketika ada seorang ustadz di sebuah acara pengajian yang mengeluarkan pernyataan bahwa ”nikah dengan wanita sekampung itu dilarang dalam Islam”. Ceritanya begini. ketika saya sedang baca-baca referensi.artikelnya yang dimuat (seminggu 1 artikel). Nah.maaf. Kalau ada di antara kamu yang pingin dapat penghasilan dari menulis di media. Dengan begitu. 2.). Padahal mereka sudah kerja dari pagi sampai sore. kita pun insyaAlloh bisa menjadi seperti mereka. Misalnya kita pingin nulis tentang ”kiat agar ibadah diterima Alloh”. Pernah suatu ketika saya pingin nulis artikel tentang ”etika tertawa dalam Islam”.. kamu juga bakalan dapat banyak pengetahuan baru. lho... dengan menulis. Ustadz itupun kemudian memberitahu alasannya.. Saya pernah baca pengalaman seorang penulis pemula yang tulisannya dimuat dua kali dalam sebulan di sebuah koran terkenal terbitan Jakarta... Mendengar hal ini tentu saja para jama’ah yang hadir protes. Saya baca buku-buku yang ada hubungannya dengan tema yang hendak saya tulis. saya cari referensi sebanyak-banyaknya. Kemudian. insya Alloh kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Tapi memang kita kudu catet juga.. Dia pun kemudian memberi nasihat kepada penulis pemula agar tidak termakan mitos bahwa ”koran besar hanya bisa ditembus orang besar”. Berarti dalam sebulan dia punya penghasilan sekitar Rp.. Beneran.

Sang kolumnis. secara pribadi sangat puas.. Jepara Jawa Tengah. Alhamdulillah diterima menjadi mahasiswa Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta. mampu terkatrol fantastik sehingga sukses kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri karismatik di tanah air. saya akan sampaikan di bab yang lain. Begini kisahnya. Saya bisa menulis artikel Pancasila dengan gaya bahasa yang enak dibaca dan populer. Ada tiga hal yang bisa saya catat. kehidupan yang saya jalani bisa berubah seratus delapan puluh derajat. karena kuliah saya di Fakultas Filsafat memang banyak menyoroti tentang Filsafat Pancasila. lantas bagaimana kuliah? Jika tidak bekerja. sobat. Inilah tiga dari sekian banyak manfaat menulis. di Harian Kedaulatan Rakyat. Dengan berkiprah di kancah tulis menulis. nurani saya berontak. *** MENULIS UNTUK BIAYA KULIAH Oleh: Muhammad Zen MENULIS merupakan satu kata yang amat bermakna dalam kehidupan saya. luar biasa. artikel saya tulis tersebut dimuat Kedaulatan Rakyat. Saya menulis artikel tandingan. Saya lahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Untuk manfaat yang lain. Mereka menyambut antusias. lebih memprihatinkan. tanggapan dari rekan-rekan mahasiswa dan dosen di kampus. dengan menyodorkan pemikiran-pemikiran baru terkait Pancasila dan kondisi budaya Indonesia. kondisi kehidupan saya yang berasal dari keluarga miskin. Menginjak semester dua. Saya berniat melamar jadi pegawai Pom Bensin (SPBU) di kawasan Terban Taman. Artikel tersebut merupakan momentum yang sangat penting dalam hidup saya. Lantas mencari informasi di mana rumah pemilik SPBU tersebut. Isinya jauh berbeda dengan pemahaman saya.500. Di trotoar depan rumah pemilik SPBU tersebut pikiran berkecamuk. Harga nasi 24 . berselang satu hari. Esok paginya. kondisi keuangan keluarga amat menipis. Usai menamatkan SLTA saya dengan “bondo nekat” memberanikan diri mendaftar di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pertama. Mengapa demikian? Gara-gara menulis. Dilema menghadang: saya harus kerja untuk 23 menyambung hidup di Yogyakarta atau meneruskan kuliah. Maklum ayah seorang Modin di desa dengan penghasilan yang relatif pas-pasan. Kedua. mendatangi rumahnya. Satu semester berlalu. memperoleh honor Rp7. mengkritisi kondisi budaya dan Pancasila secara sepihak. Dengan tekad yang membaja. bagaimana membiayai hidup di rantau? Niat tersebut saya urungkan. Jika jadi pegawai SPBU dan sibuk bekerja. Para dosen juga sangat setuju dengan dengan ide-ide saya terkait dengan budaya nasional dalam kaitannya dengan pengembangan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. di Desa Sinanggul. biar kamu-kamu semakin termotivasi untuk segera mulai menulis. Tanpa diduga. Sungguh jumlah luar biasa. Sekarang. Saat itu tahun 1980 seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN menggunakan istilah Proyek Perintis. UGM Yogyakarta masuk Proyek Perintis I (semacam SPMB saat ini). saya merupakan satu-satunya mahasiswa junior mampu menembus koran. terpampang artikel tentang Pancasila yang ditulis seorang kolumnis. kelangsungan kuliah terancam putus.Yup. saya akan bawakan sebuah kisah tentang seorang mahasiswa yang berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan berbekal honor menulis di media. Lebih lagi..

Artikel-artikel saya berikutnya. Alhamdulillah saya lulus dengan nilai A. artikel-artikel saya sudah menembus sekitar sepuluh media masa di tanah air. sangat tertolong. Yang membuat artikel tersebut tidak bisa dilupakan. dia mengatakan. Untuk menggali ide-ide segar ke perpustakaan. Tahun 25 26 . Saya ingin agar pada hari saya diwisuda. Prof. sebagai wisudawan dengan nilai tertinggi dan waktu studi tercepat. Awalnya saya diterima di majalah Kartini. Proklamasi Kemerdekaan RI dilakukan 17 Agustus 1945. tanpa ujian pun diberi nilai minimal B. Tentang apa saja saya tulis. Artikel tersebut. Momentum mengenang 18 Agustus saya angkat untuk sebuah artikel. Inilah suatu bukti bahwa menulis merupakan hal yang luar biasa. Anggapan saya ‘mampu menjadi penulis’ amat penting dan bermakna bagi kehidupan saya. saya buat dalam tempo sekitar tiga jam. bersamaan dengan hari saya diwisuda sarjana. khususnya di kalangan mahasiswa kos-kosan sangat murah. Terbit tanggal 18 Agustus 1984. kancah pekerjaan yang saya tekuni hingga saat ini juga masih terkait dengan tulis menulis. namun ternyata berbagai perangkat yang harus dimiliki sebuah Negara dilakukan pembahasannya pada tanggal 18 Agustus 1945. Karena itulah kompetisi atau seleksi artikel sangat ketat. Dalam kaitannya dengan kelancaran kuliah. banyak menemukan ide-ide untuk artikel. Profesi sebagai penulis yang sebelumnya jauh dari angan-angan. karena dengan menulis bisa membiayai kuliah hingga sarjana. maupun di organisasi ekstra kampus. Satu hal yang sangat istimewa. teman-teman di senat mahasiswa.sepiring di Yogyakarta. Menghadapi kenyataan. dengan dimuatnya artikel tersebut. dengan mesin ketik butut pinjaman teman satu kos. membuat saya ketagihan. artikel saya bisa dipampang di koran terbesar terbitan Yogyakarta. saya sabar. Redaktur Opini harian Kedaulatan Rakyat setuju. Beberapa hari sebelum wisuda. menulis artikel juga bisa menjadi prasasti unik bagi wisuda saya. membuka mata. “penulis hari ini di wisuda sarjana di kampus UGM”. Berkat modal kemampuan menulis. Saya pernah bertemu dengan seorang redaktur koran. yang mampu mengangkat materi kuliah dipadu kondisi aktual lantas bisa termuat di media massa. Ketiga. membaca koran atau majalah serta bergaul dengan sejumlah komunitas. ada artikel yang ditolak. meski ada sekitar empat puluh persen dari artikel tersebut gagal tayang di media. dan saya beri keterangan untuk dimuat pada tanggal 18 Agustus 1984. tanggal wisuda tersebut. jika ada mahasiswanya Usai wisuda sarjana. Sukses menulis artikel pertama. saya mampu menulis. mulai semester dua hingga wisuda sarjana. di akhir tulisan diberi catatan. Seorang dosen yang cukup disegani. Dengan demikian honor satu artikel sebanding dengan 75 piring nasi. Dari interaksi itulah. sekitar seratus rupiah sepiring (sudah termasuk lauk ala kadarnya). saya mencari bahan tulisan terkait dengan tanggal 18 agustus. Saya mengikuti wisuda sarjana di UGM pada tanggal 18 agustus 1984. Honor menulis saya gunakan untuk biaya kuliah. Saya terus menulis dan menulis. kiriman artikel dari luar jumlahnya sangat banyak. sebagian besar dimuat di sejumlah media massa. Dr Kunto Wibisono pernah menyatakan.

1988 pindah ke Malang sebagai wartawan Suara Karya untuk wilayah Jatim. mengemban amanah sebagai jurnalis di MNC Grup (TPI. Sumber: http://mhzen. RCTI dan Global TV ) untuk wilayah Kota Malang Jawa Timur. Setelah lama bekerja di majahah dan surat kabar harian. tahun 1995 jadi jurnalis di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).wordpress. Mulai bulan Mei tahun 2007 hingga sekarang.com/2008/02/07/alhamdulillah-sayajuara-i-lomba-menulis/ 27 28 .

. mengarang ternyata kejadiankejadian di atas tidak terjadi. 50. Jika 30 . Nih. Dalam dunia menulis. Untuk ketertarikan saya dengan hal yang satu ini bermula ketika saya membaca artikel Pak Onno W. hampir setiap hari jika anda menghendaki dapat hidup bersama keluarga anda di rumah. sebagian besar waktu kerja anda dapat dilakukan di rumah. Sebuah jumlah yang cukup lumayan untuk kalangan pelajar/mahasiswa pada waktu itu. ada satu hal lagi yang juga membuat saya tambah semangat untuk menulis di media. saya kutipkan sebagiannya buatmu. bakwan. belum lagi biaya transportasi yang demikian tinggi. Ceritanya waktu itu saya pernah melihat ada tulisan seorang teman nongol di sebuah koran nasional. Rasanya membutuhkan waktu kerja satu bulan bagi sarjana yang baru lulus untuk memperoleh uang sebanyak itu. kekurangan waktu untuk keluarga karena harus pegi bekerja. Setelah baca artikel beliau saya jadi tergiur dengan aktivitas sebagai seorang penulis lepas yang beliau gambarkan. Kenapa? Karena. tempe goreng. pulang kadang malam hari.. Jadi bisa kamu bayangin sendiri deh.. Kamu baca sendiri deh artikel beliau. 150-200. Apa itu? Saya tertarik dengan keistimewaan sebagai seorang penulis lepas. Trus.. atau jika anda memiliki laptop dapat dilakukan dimana saja. berdebat & berteriak bahkan mungkin berkelahi – bisa kita lihat contohnya pada kelakuan para elit politik. pisang molen.. Yang pertama kali bikin saya tertarik untuk menulis di media ialah honor menulisnya. 1 juta untuk panjang 6000 – 15000 huruf yang dapat dilakukan dalam waktu sekitar 2 jam saja. katanya dia dapat duit Rp.000 s/d Rp. Purbo 29 Mengarang barangkali merupakan pelajaran yang paling membosankan pada masa SD. Bisa dimaklumi karena bangsa Indonesia bukan bangsa yang suka menulis. tahu goreng. Betul di Indonesia jarang sekali orang yang mendedikasikan hidupnya untuk menulis saja. mereka lebih suka berbicara.MENYELAMI DUNIA TULISTULIS-MENULIS *** Sobat. mereka pun baru pulang ke rumah sore hari (bahkan ada yang sampai malam baru puang) dalam keadaan lelah. Kalo sekarang ratarata Rp. BUKU & CERITA.. artinya persaingan sebagai penulis amat sangat tidak seru & hampir tidak perlu bersaing untuk menjadi penulis lepas. Kerjanya nyantai. Nggak kayak orang-orang yang kerja kantoran yang setiap hari harus berangkat pagi-pagi ke kantor dengan tergesa-gesa. Artinya. MENJADI PENULIS ARTIKEL. dll.. mmm. harga gorengan (pisang goreng. menulis merupakan pekerjaan yang sebetulnya paling menyenangkan di dunia ini? Bayangkan. Purbo di internet. Terus terang saja nih. 700. berbeda dengan pekerjaan lainnya yang harus datang ke kantor tepat waktu.. (pada waktu itu.. waktu untuk keluarga praktis menjadi lebih banyak. Beliau mengatakan kalo jadi penulis itu enak. Hidupkah anda dari menulis saja? Insya Allah anda akan hidup – bayangkan satu tulisan kadang di hargai Rp. Artikel beliau berhasil mengompori saya untuk terus mencoba menulis di media. persaingan yang ketat & membuat kita stress sukur-sukur tidak jantungan & mati karena terserang stroke.000 dari tulisannya yang dimuat itu. karena. Bahkan yang membuat dunia ini lebih ceria lagi adalah tidak adanya (sangat kurang) persaingan dalam pekerjaan sebagai penulis.. 500 – Rp. Udah gitu harus berdesak-desakkan di bis kota lagi. Cuma duduk-duduk saja di rumah. trus duit datang sendiri. Asiknya menulis. Kemudian. 250.. MUDAHKAH ? Oleh: Onno W. Pernahkah kita berfikir bahwa pekerjaan mengarang.) masih Rp.. Simak nih.. saya dengar kabar. jumlah uang segitu lumayan apa nggak?) Selain honor.

6 juta / ceramah tergantung penyelenggaranya. saya jadi teringat dengan diri saya sendiri. katanya. Setelah itu. ia tak kelihatan lagi menulis. Kenapa? Sebab. Pada sisi ekstrim. 31 ”Teman saya. penulis itu kaya. Artikel itu dibuatnya hampir dua minggu. memang sangat menyakitkan”. sesuai janji Sang Pencipta. Dan saya pun setuju dengan pendapat Abu Al-Ghifari ini. Hasilnya. Pernah juga ia janji. ia girang karena puisinya dimuat di salah satu majalah. hanya berharap honorarium. sekretaris redaksi (yang biasanya menangani honorarium) tidak masuk.co. Sebagai penulis pemula. Ketika baru mulai mencoba menulis di media. Lain lagi dengan Toni (juga bukan nama sebenarnya). Cerita Yuni lain lagi. demikian kata beliau. Bayangan yang muluk-muluk pun muncul dan semangat belajar puisi dan cerpen begitu menggebu. tapi jawabannya tak jelas. maka Insya Allah rizki akan datang kepada anda berlipat ganda. Tulisan-tulisan itupun kemudian segera saya kirim ke media. Lebih menyakitkan. Padahal artikel itu sudah dimuat sebulan yang lalu. Kalau saya perhatikan semua ini sangat tergantung pada tingkat produktifitas anda dalam menulis & menyebarkan ilmu pengetahuan. 3-4 juta/buku (untuk 10000 eksemplar).id/search?hl=id&q=menjadi+penulis+arti kel%2C+buku%2C+cerita+onno&btnG=Telusuri+dengan+Goo gle&meta=) *** Gimana tulisan beliau. Sebelumnya ia begitu optimis artikelnya dimuat oleh surat kabar itu. sebut saja Ali (bukan nama sebenarnya). datang dengan wajah kecut. (Artikel beliau secara lengkap bisa didapati di: http://www. Beberapa bulan lamanya ia tidak membuat artikel. sekali ceramah 1-2 jam bukan mustahil akan memperoleh antara Rp.250. Pernah juga mendatanginya. Namun setelah kejadian itu. apa sich kurangnya artikel saya.google. semakin banyak pengetahuan anda menyebar ke masyarakat melalui berbagai media (bahkan yang gratis sekalipun seperti melalui Web). Yang paling mengasyikkan sebagai penulis adalah undangan memberikan ceramah. Namun. Menurut Ali. honornya pasti besar. Mirip sekali dengan yang saya alami. Namun akhirnya ia kecewa. benarlah apa yang dikatakan Abu Al-Ghifari. Kedua hal ini mampu ”memaksa” saya untuk mau menulis hingga akhirnya lahirlah kemudian dari ujung pena saya beberapa tulisan. katanya. ternyata honor yang diterimanya tidak sesuai bayangannya. sekali artikel dimuat. Akibatnya trauma. ”Malas”. Semuanya ditolak. ia mengadu karena honor yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.000 s/d Rp. redaksi mengembalikannya tanpa disertai keterangan secuil pun. Yuni pernah membayangkan.”Berkecimpung di dunia tulis menulis. Begini kisahnya.. kan? Ternyata dua hal ini (honor dan keistimewaan penulis) pengaruhnya cukup dahsyat. kalau nanti dapat honor akan menghadiahkan buku untuk saya. sayapun akhirnya 32 . Ia yakin itu hanya alasan belaka. Ia menyesalkannya dengan dikembalikannya artikel yang susah payah dibuat. Dalam bukunya itu beliau membawakan beberapa kisah yang menguatkan pernyataan beliau ini. ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan itu (honor) kita akan merasa sedih dan kecewa. Berkali-kali ia telpon redaksi. artikel itu ditolak (dikembalikan). namun tidak berhasil karena. maksudnya agar lebih sempurna. Terbayang honor yang akan diterimanya. tak satupun tulisan saya dimuat.anda sanggup menulis buku agak lumayan hasilnya sekitar Rp. Sobat? Cukup membakar. dia mengatakan bahwa.” Membaca kisah-kisah di atas. puluhan buku sebagai referensi dia baca dan berkali-kali artikel itu ia revisi.. Dalam bukunya yang berjudul ”Kiat Menjadi Penulis Sukses”.

.. Gimana.. Namun sepertinya jumlah mereka nggak banyak deh. Karya-karyanya banyak dimuat di media. kamu nggak bakalan deh kecewa dan putus asa ketika tulisanmu kemudian nggak dimuat atau kamu nggak dikasih honor dari tulisanmu yang dimuat..sebentar. Memang seperti itulah keadaannya.. menulis adalah ibadah yang pahalanya akan didapatkan di sisi Alloh Subhanahu wa Ta’ala kelak yang jauh lebih besar daripada yang didapatkan di dunia. Dan alhamdulillah. Baru setelah itu kita buka bab selanjutknya. Eh. maka akhirnya diapun berhasil menjadi penulis sukses yang tulisannya dimuat di mana-mana. dan mencoba. sayapun kemudian merasa kecewa setelah mendapat kiriman honor yang ternyata jumlahnya jauh dari bayangan. Kalo awalnya niatmu menulis cuma pingin dapat honor atau kesenangan dunia saja. kalo gitu. agar kamu nggak kecewa dan gampang putus asa di awal-awal melangkah. sayapun jadi terkompori lagi untuk mencoba menulis di media. baik Pak Onno maupun Abu Al-Gifari. setelah saya baca beberapa tulisan tentang kiat menulis.bukan. Ok. yang digambarkan oleh Abu AlGhifari adalah kondisi penulis pemula pada umumnya. jadi kesimpulannya. ”Namun bagi seorang Muslim. Mungkin bisa jadi ada saja penulis pemula yang langsung sukses. berapapun jumlahnya. kita harus melewati dulu tahapan menjadi penulis pemula. Bahkan nggak bisa dibandingin karena saking besarnya.. Lupakan saja dulu masalah honor dan tetek-bengek keduniaan lainnya. Uang pun kemudian mengalir ke dalam katongnya. beberapa artikel saya kemudian dimuat.. uang bukanlah segalagalanya.. kalo honor dari Alloh itu jauh lebih besar dibanding honor menulis yang jumlahnya paling-paling nggak seberapa. kamu akan tetep dapet honor (baca: pahala) dari Alloh. Apalagi jika saat itu saya sedang dalam kondisi yang memang sangat membutuhkan honor itu. Namun saya tidak bisa memungkiri bahwa rasa kecewa di hati ini tetap saja ada. kalo kita pingin jadi penulis seperti yang digambarkan oleh Pak Onno.. kedua-duanya. pada pingin tau kan?! Ya udah kalo gitu . kamu buka saja deh bab selanjutnya.memutuskan untuk berhenti menulis untuk konsumsi media. Setelah berusaha sungguh-sungguh dengan terus berlatih. Jadi. belajar. Apa yang mereka katakan itu benar adanya. Kemudian. Namun. Kalo kamu pingin tau honor apa saja yang bakalan kamu dapat kalo kamu menulis dalam rangka beribadah kepada Alloh.. Sebab. sobat? Nasihatnya begini nih. Kita harus pahami bahwa yang digambarkan oleh pak Onno dalam artikelnya itu ialah kondisi seorang penulis yang sudah sukses yang karyanya banyak dimuat di mana-mana. Justru kayaknya lebih banyak penulis yang harus melewati masa-masa sulit dulu. Terbayang oleh saya besarnya honor yang akan saya dapat.. Walaupun memang kekecewaan ini agak sedikit terobati dengan rasa gembira ketika melihat tulisan saya terpampang indah di media. hendaknya kamu ubah niatmu. Dia harus mengalami penolakan berkali-kali. Perlu kamu ketahui Sobat. yang dibilang Pak Onno berarti nggak bener dong! Oo. Insya Alloh bermanfaat buat kita-kita. Dan kekecewaan semakin bertambah ketika ternyata beberapa tulisan saya yang dimuat kemudian tidak diberi honor.bukan begitu! Pak Onno nggak salah. Namun. terutama para penulis pemula.. Beberapa artikel kemudian berhasil saya tulis dan langsung saya kirim.. Penulis Muslim sadar bahwa dakwah bil kitabah adalah amanah perjuangan 33 34 . Oleh karena itu. Nah. Kalo niatmu menulis untuk ibadah. nggak salah. Hal ini berlangsung hingga beberapa tahun lamanya. Kayaknya kita kudu denger dulu deh nasihat dari Abu Al-Ghifari. Lho. bagi kamu-kamu yang memang pingin terjun ke dalam dunia tulis-menulis. sekarang kamu ganti dengan niat ikhlas untuk ibadah..sebentar.

Jika tetap istiqomah dalam kebenaran (taqwa). terlebih dahulu luruskan niat. Uang akan mengikuti dengan sendirinya bersama profesionalisme. loyalitas dan integritas harus dikedepankan. Jangan pernah takut miskin karena rizki hanya Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang mengatur. Profesionalime. Hadapkan hati hanya kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. dan yakin bahwa pahala di sisi Alloh jauh lebih besar dari yang kita rasakan di dunia yang fana ini. yaitu insan yang memiliki hati bersih. Dia-lah Alloh Yang Mahakaya. jiwa dan buah-buahan. Jadilah insan yang memiliki integritas tinggi.” (QS. At-Thalaq: 2-3) ”Katakanlah:”Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah:”Alloh”. ”Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu.yang harus senantiasa dijunjung tinggi. Maha Rahman dan Rahim pada hamba-hamba-Nya. (QS. Jika tidak. Demikianlah nasihat beliau.”(QS. Al-Baqarah: 115)”. jujur. maka Alloh akan memberikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka. nasib dakwah Islam hanya tinggal kenangan. dia akan diberi jalan keluar dan dibukakan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Saba: 24) Karena itu. istiqomah. namun itu bukanlah tujuan. kekurangan harta. Niatkan ibadah niscaya semangat menulis senantiasa terpelihara. ”Barangsiapa yang bertaqwa kepada Alloh. Gantungkan hati hanya kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala niscaya kita tidak akan kehilangan pegangan. dengan sedikit ketakutan. kelaparan. sebelum terjun ke dunia tulis-menulis. Jadikanlah tulis-menulis sebagai bentuk ibadah. ditinggalkan para penulis yang haus uang. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Memang uang penting. penuh semangat juang. 35 36 .

meskipun telah meninggal dunia. kita bakalan dapat bagian pahalanya juga. Bukhari dan Muslim) Unta merah itu adalah harta paling berharga bagi orang Arab tempo dulu. 1.. atau rumah yang diperuntukkan untuk 38 . Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang menunjuki kepada satu kebaikan.. Mau tau pahalanya? Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda: “Segala sesuatu akan memintakan ampunan kepada orang yang mengajarkan kebaikan. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda begini: “Barangsiapa yang berniat untuk berbuat kebajikan tetapi ia belum mengerjakannya. Muslim) 5. Kita bakalan mendapatkan pahala karena telah mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Ath-Thabrani) Beliau Shallallahu ’alaihi wa Sallam juga bersabda: ”Demi Allah. Kalo sekarang mungkin sebanding dengan mobil canggih keluaran terbaru. Jika niat kita yang utama dalam menulis itu untuk ibadah. dst. maka dia berhak memperoleh pahala seperti pahala orangorang yang mengikutinya. dan anak shalih yang mendoakannya. mushaf yang diwariskan. Kita bakalan terus dapat pahala. AlBukari dan Muslim) 2. karena telah mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain. Muslim) 4. Kita bakalan mendapatkan pahala kebaikan yang berlipat ganda. Jika orang lain mengamalkan apa yang kita ajarkan lewat tulisan. anak shalih yang ditinggalkan. Jadi kita dapat pahala berantai. Jika ia mengerjakannya. maka ditetapkan satu kebaikan untuknya. Muslim) Beliau Shallallahu ’alaihi wa Sallam juga bersabda: “Di antara amal dan kebaikan yang dapat menyusul seorang Mukmin setelah ajalnya tiba adalah ilmu yang diajarkan dan disebarluaskan. Jadi kita dapat pahala dobel.HONOR DARI ALLOH Sobat. dan akan terus bertambah jika orang ke-3 mengajarkan lagi ke orang ke-4. Ternyata memang dahsyat.” (HR.” (HR. bahkan ikan-ikan yang ada di lautpun akan memintakan ampunan baginya” (HR. engkau menyebabkan seseorang mendapatkan hidayah Allah itu lebih baik daripada engkau memiliki unta merah. 37 3.” (HR.”(HR. maka ditetapkan baginya sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat hingga berlipat-lipat banyaknya. Jika orang yang mengamalkan apa yang kita ajarkan lewat tulisan mengajarkan lagi ke orang lain (orang ke3) kita bakalan dapat pahala tambahan lagi. pahala yang bakalan kita dapat buanyak en guede buanget. kecuali tiga hal: sedekah jariyah. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk. maka dia akan memperoleh pahala seperti pahala orang yang melakukannya. masjid yang dibangun. maka terputuslah semua amalnya.” (HR.. lho. Di antaranya nih saya sebutin. ilmu yang bermanfaat. hal tersebut tidak mengurangi sedikitpun dari pahala mereka.. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda: ”Jika manusia telah mati.

Kalo yang kita tulis mengajarkan yang nggak benar. Kita tetap boleh kok mengharapkan keuntungan dunia. Segera deh nulis.. sekarang. Maka. kita nggak bakalan dikasih akhirat. sementara dunia yang mendatanginya hanya sebatas yang telah Alloh tetapkan baginya saja. demikianlah beberapa pahala yang bakalan kita dapat kalo kita menulis dalam rangka beribadah kepada Alloh. Misalnya ada Muslimah yang mengajarkan ke ibunya. tapi kita juga kudu ingat sobat. kita bakalan dapat pahala mengalir yang nggak terhitung banyaknya. Rasulullah juga pernah bersabda begini. Pada pingin tau kan ceritanya? Ya udah kalo gitu.Sebagai contoh. . dari 1000 pembaca tulisan kita. Eh. kemiskinan senantiasa terbayang di pelupuk matanya. anak perempuannya. (pahalanya) akan mengikutinya hingga setelah meninggal. pasti Alloh beri keteguhan pada kesatuan jiwanya. ”Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya..” (QS. Nah. ada 100 Muslimah yang mau mengamalkan. adik perempuannya. Luar biasa sekali. Namun bukan berarti kalo gitu kita nggak boleh mengharapkan keuntungan dunia. Masing-masing mengajarkan ke-10 orang. lewat tulisan kita yang dimuat di media. selain ikhlas. kan?! Makanya.. kita mengajarkan para Muslimah untuk memakai jilbab yang sesuati aturan syari’at (jilbab syar’i). Ntar saya ceritakan deh gimana biasanya saya menulis artikel buat dikirim ke media.” (HR. ke-100 orang ini mengajarkan lagi ke Muslimah yang lain. kakak perempuannya. tunggu apa lagi. Dan siapa yang cita-citanya tertuju pada akhirat. Niat kita kudu ikhlas dan tulisan kita nggak ngelanggar aturan syari’at.. tapi kita justru dapat dosa. Maka kita juga bakalan dapat pahala dari mereka semua (100 X 10 = 1000 pahala). misalnya. Akhirat dapat. tetehnya. neneknya. Terkait dengan hal ini.” (HR. supaya kita dapat pahala seperti yang sudah saya sebutkan di atas. kalo kita niatnya murni buat dunia. urusannya akan Alloh cerai-beraikan. Tapi kita tetap harus momposisikan ikhlas di atas segalanya. Kemudian. Udah pada tau kan syaratnya apa saja? Yup. baik bagi dunia maupun akhirat. Bukan begitu maksudnya. kita juga kudu memperhatikan apa yang kita tulis. Jadi kita dapet keuntungan dobel. Mereka mau memakai jilbab yang syar’i. Hendaknya tulisan yang kita bikin itu nggak menyimpang dari rambu-rambu syari’at. Asy-Syura: 20) Tuh kan. Alloh berfirman begini. Tapi. Sementara dunia justru mendatanginya secara pasrah. Trus. Semua pahala itu baru bisa kita dapat kalo syaratnya terpenuhi. dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bagian pun di akhirat. Kalo memang niat kita dalam menulis itu benar-benar ikhlas. kamu lanjutin deh bacanya. 39 40 ibnussabil (orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan).. bener. kalo kamu memang benar-benar pingin berdakwah lewat tulisan. insya Alloh kita bakalan dapat juga keuntungan dunia. Begitulah kata Alloh dalam ayat di atas. Ibnu Majah) Kemudian sobat. Kata siapa? Alloh sendiri yang bilang. Nah. Jangan ditunda-tunda. Bahkan.dst…dst…sampai tujuh turunan lebih. benar sekali. Lanjuuuut. dunia juga dapat. pahala yang kita dapat nggak putus-putus jika ajaran kita masih terus disebarkan (diajarkan ke banyak orang). Ibnu Majah) . bukannya pahala yang bakalan kita dapat. saluran air yang dibangun atau sedekah yang dikeluarkan dari hartanya saat sehat dan hayat masih dikandung badan. Kalo kita niatnya buat akhirat. Hendaknya isi tulisan kita itu ialah tulisan yang mengajarkan hal-hal bermanfaat. kita bakalan dapet dunia juga.”Orang yang cita-citanya tertuju pada dunia saja. kekayaan selalu melekat dalam hatinya. tantenya.

41 42 . Lewat SMS dia bertanya kepada saya tentang bagaimana caranya menulis di media. Cukup dengan mengatakan.GIMANA SIH CARANYA? Sobat… Suatu hari ada SMS masuk ke HP saya. Seperti biasa. oo. Rupanya dia membaca pula 3 artikel saya yang dimuat 3 bulan berturut-turut di kolom Hikmah koran Republika. jika ada mahasiswa yang tulisannya berhasil dimuat di koran.”Ya. tulis saja…!” Ternyata. Begitu saya buka. Misalnya saja Frendy. dengan logat Sunda-nya yang kental. dia pingin menulis di koran karena dosennya di kelas bilang. Biasanya sih kalo ada teman yang nanya seperti ini. Katanya. HP saya keburu dijual sebelum saya sempat memindahkan isi SMS dari kawan saya itu. Lalu. Tapi seingat saya. pertanyaan semisal yang diajukan Si Atep. tulis saja…!” Dan tentunya dengan ditambah beberapa tips secara umum. Mereka pingin tahu gimana caranya menulis di media. tulisannya dimuat terus.ternyata dari Atep. Sayangnya. saya sama sekali sudah nggak ingat lagi.”Ya.. Kumaha caranya kang? Ana juga mau nulis nih” Demikian kurang lebih bunyi SMS-nya. apa jawaban yang saya berikan? Entahlah. jawaban saya sederhana saja. seorang mahasiswa tingkat tiga di sebuah perguruan tinggi negeri di Bogor. ditanyakan pula oleh beberapa teman saya yang lain. saya tidak sempat mengabadikan SMS-nya. dia menulis begini: “Hebat euy. Rata-rata yang bertanya adalah mahasiswa. kawan saya asal Bandung. jawaban yang saya berikan singkat saja. maka akan mendapat tambahan nilai.

Walaupun harus saya akui sayapun masih pemula dan awam dalam dunia tulis-menulis. Kalau nanya ke teman yang pernah nulis. Mudah-mudahan yang nggak seberapa ini bisa memberikan sedikit pencerahan. Selamat mengikuti! 43 44 . Kenapa nggak bikin saja tulisan tentang gimana caranya menulis di media? Bukankah saya pernah punya pengalaman nulis di media? Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat kaum Muslimin. bagaimana membuat judul yang wah.Dari beberapa kejadian ini. Hasilnya. Akhirnya. sama sekali nggak punya pembimbing. Tapi tidak apalah. nggak bleng sama sekali. Ketika pertama kali mencoba menulis di media. Baiklah. Semoga bermanfaat. bagaimana caranya mengirim tulisan yang efektif. Nah. Yang penting jadi tulisan. Setidaknya ada sedikit cahaya yang menerangi jalan mereka-mereka yang tertarik untuk dakwah lewat media massa. Buat teman-teman saya yang pernah bertanya kepada saya tentang gimana caranya menulis di media. saya jadi berpikir. Saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu. terutama teman-teman saya yang pada pingin nulis di media. trus setelah itu diposin ke alamat redaksi. berikut ini sedikit pengalaman saya tentang gimana biasanya saya membuat sebuah tulisan (artikel) untuk dikirim ke media massa. Nggak jelas. agar orang lain nggak mengalami hal yang serupa dengan yang saya alami. tak satupun yang diterima. Tidak pakai aturan. Meskipun cahaya itu cuma seterang lampu 5 watt. seluruh tulisan yang saya kirim. seperti apa format tulisan dan ukuran kertas yang dipakai buat menulis. bagaimana membuat intro yang menarik. Ya minimal. dsb. Waktu itu saya nggak tahu apa itu intro. trus juga buat kamu-kamu semua yang pada pingin tau gimana caranya menulis di media. saya menulis sesuka saya. sengaja saya tulis buku ini. jawaban yang saya dapat sekenanya.

Lugas. berati juga bukan artikel. Untuk bisa menghasilkan sebuah tulisan (artikel). yaitu berusaha menghindari berbagai kekeliruan walau sekecil apapun. saya lebih menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa artikel itu ialah tulisan singkat (sekitar 300 – 1000 kata) dan bersifat faktual (non fiksi/ bukan cerita). dan sebagainya dengan tujuan menyampaikan gagasan dan fakta guna meyakinkan. atau pendirian subjektif mengenai masalah yang sedang dibahas disertai dengan alasan dan bukti yang mendukung pendapatnya. Berikut ini penjelasannya. maka terlebih dahulu saya baca-baca beberapa tulisan yang biasa dimuat di rubrik itu. kayaknya saya kudu menjelaskan dulu ke kamu-kamu semua tentang pengertian artikel. yaitu keterangan yang disajikan sesuai dengan data dan fakta yang ada. Pendapat lain mengatakan kalo artikel itu ialah karangan faktual tentang suatu persoalan secara lengkap..7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (Bagian(Bagian-1) Sobat. Selanjutnya. yang pertama kali saya lakukan sebelum membuat tulisan ialah melakukan pengamatan media. Obyektif. yaitu keterangan yang dikemukakan dapat dipahami pembaca dan tidak bertele-tele. setelah membaca berbagai macam pendapat tentang pengertian artikel. 9. saya akan bercerita tentang pengalaman saya merangkai kata demi kata hingga akhirnya menjadi sebuah tulisan berupa artikel yang siap dikirim ke media massa. Ada juga yang bilang kalo artikel itu ialah tulisan yang berisi pendapat. berarti bukan artikel. Cermat. Sebelum saya bercerita tentang proses kreatif saya menulis artikel. Nah. buletin. ada yang bilang kalo artikel itu ialah semua jenis tulisan atau karangan yang terbit atau akan diterbitkan di surat kabar atau majalah. Logis. saya amati rubrik apa saja yang ada di media itu. Tidak melibatkan emosi berlebihan. sikap. seperti rasa haru. memiliki dasar dan alasan yang logis (masuk akal) dan dapat diuji kebenarannya. mendidik atau menghibur. 4. Terbuka dan tidak egois. jika saya tertarik menulis di salah satu rubrik. trus mana yang benar? Entahlah. Kemudian. yaitu masalah dikupas secara mendalam. Pertamatama. untuk dimuat di surat kabar. Kemudian. yaitu penulisan langsung menuju persoalan. artikel memiliki ciri-ciri atau memerlukan syarat-syarat khusus dalam pembuatannya sebagai berikut: 45 1. 7. melainkan cerpen. 2. marah. melainkan makalah seminar atau apalah namanya.. benci atau kagum yang diungkapkan secara berlebihan.. Kalo seandainya ada tulisan singkat tapi isinya cerita. yaitu menerima kemungkinan pendapat baru dan tidak merasa diri paling benar. Jadi. majalah. Tapi. Di antaranya. Langkah Pertama: Pengamatan Media Biasanya nih. Kalo kata Abu Al-Ghifari. ada dua ciri utama sebuah artikel: singkat dan faktual. yaitu segala keterangan yang dipaparkan. 6. Jelas dan padat. yang panjangnya sering tak tentu. saya juga nggak tau mana yang benar. kurang-lebih ada 7 langkah yang biasa saya ayunkan.. 5. Lah. demikianlah sedikit pembahasan tentang artikel. kalo ada tulisan yang bersifat faktual tapi panjangnya sampai ribuan kata. 3. Yang saya perhatikan terutama seputar 46 . Apa sih sebenarnya artikel itu? Ada banyak ragam pengertian artikel. menurut saya. Tuntas. Memperhatikan bahasa baku dan mengikuti kaidah tanda baca yang diakui. 8.

Bete banget. langkah saya selanjutnya ialah… 47 48 Langkah Kedua: Mencari Ide Emangnya ide itu apa sih. Kalau saya. tapi kemudian artikel yang kita kirim panjangnya sampai 600 kata lebih. Baru setelah itu. kan?! . Kenapa? Ya. Apakah gaul. Ibarat orang jualan roti. Intinya. Apa sebabnya coba? Karena media yang kita kirimi hanya menerima tulisan tentang pertanian. Sebab ide ada di mana-mana. Mmm…ide ya ide. gimana sih!) Ya sudah. sedangkan tulisan yang kita kirim isinya tentang agama. Ke mana nyarinya? Apakah ke kolong tempat tidur? Ke atas genteng? Ke dalam WC? Ke dalam dompet? Ke rumah tetangga? Ke gunung? Ke dalam goa? Atau. atau populer. Namun kadang sebaliknya. terbersit keinginan untuk menulis tema serupa untuk dikirim ke koran B. Jangan sampai nantinya kita salah dalam mengirim tulisan. judul. gimana cara ngejelasinnya ya.mmm…Aduh. Setelah melakukan pengamatan. terbersit pula untuk mengembangkannya menjadi sebuah buku. kok pake dicari-cari. Kita pingin menulis di rubrik A yang hanya menerima tulisan dengan jumlah kata sekitar 350 kata. ide bisa muncul. bisa juga begini. Sudah dicari kemana-mana. (Lho. cara penyampaian. eh si ide nggak kelihatan sedikitpun batang hidungnya. Tentu saja nggak akan pernah dimuat. panjang tulisan. ketika sedang membaca tulisan di rubrik Y yang ada di majalah H. demikianlah kira-kira yang dimaksud dengan ide. Terkadang ketika sedang membaca. Atau. Sebelum membuat tulisan. Misalnya.tema. Saya pikir. artinya kapan saja dan di mana saja. ide adalah sesuatu yang muncul dalam pikiran secara spontanitas. Ide bertebaran di mana-mana. Saya baca-baca dan analisa. biasanya saya akan membaca paling tidak tiga tulisan yang pernah dimuat di rubrik yang hendak saya tuju. tulisan kita tidak pernah dimuat. Ide muncul tidak kenal tempat dan waktu. tapi nawarinnya ke toko bangunan. sayapun kemudian langsung menuliskannya. ada keuntungan lain juga lho dengan melakukan langkah ini.. jangan nangis kalo kemudian artikel kita ditolak. Kita lanjutin lagi ya pembahasannya. Ya. saya dapat banyak ide untuk dituliskan. nggak cuma di satu tempat. Jadi begitu. tapi tulisan yang kita kirim bahasanya formal banget mirip bahasa pidato presiden. bisa juga kita mengirim tulisan ke majalah B yang biasa menerima tulisan dengan bahasa gaul (remaja). Setelah saya yakin bisa membuat tulisan seperti yang dimuat di rubrik itu. Terutama sekali yang saya lihat ialah gaya bahasanya. Tentu saja tulisan kita nggak bakalan dimuat.. ide itu kadang bisa datang tiba-tiba. Misalnya begini. Ide ini muncul biasanya jika pikiran kita menangkap sesuatu yang menurut pikiran kita cukup menarik. Tapi ketika dikirim. melakukan pengamatan media sebelum menulis sangatlah penting. eh tiba-tiba dateng tuh ide. cukup jelas. saya membuat tulisan yang bergaya bahasa sama. Misalnya kita lagi duduk bengong di teras rumah sambil mikirin utang yang sudah menumpuk. agar nggak terjadi hal-hal yang seperti ini. Saya minta bantuan Abu Al-Ghifari saja deh buat menjelaskan. Kita sudah bikin tulisan dengan bahasa yang sesuai dengan media yang hendak kita kirimi. ada baiknya kita sering-sering melakukan pengamatan. terserah. Ternyata. kan? Sip lah kalo begitu. gitu lho! Nah. kita harus nyari ide dulu. Kata beliau. Gimana. Dan lagi. Nah. Nggak nyambung banget. Ya. ide itu apa ya? Mmm…apa ya…?? Ide itu ya…. ide-ide sering muncul saat saya sedang melakukan pengamatan. nggak muat atuh! Kepanjangan. dan bahasa yang digunakan. Sobat. Atau. Atau. formal.. Kayak anak hilang aja pake dicari-cari segala? Oya.

Tempatnya pun tak ada yang sangat khusus. sementara itu banyak masyarakat yang mulai terlihat pesimis dalam menjalani hidup.. cara mencarinya dengan melakukan satu hal. 49 50 . Lahirlah kemudian sebuah artikel dengan judul “Optimis Dengan Ikhtiar dan Tawakal” yang dimuat di HU. kita juga judu ingat. Saya perhatikan saja kejadian yang ada di sekitar saya. Apa yang harus kita lakukan? Tentu saja kita harus mencarinya? Kita harus bergerak! Kalau saya.. dari lamunan. nggak perlu saya jauh-jauh pergi ke laut atau ke gunung. makanya kita kudu siapsiap menangkapnya. bisa dari radio. ide itu nggak nemplok-nemplok juga. Niscaya akan saya dapati ide-ide bagus yang bisa saya olah sedemikian rupa menjadi sebuah tulisan. maka muncullah ide untuk membuat tulisan yang berisi nasihat agar para wanita kembali kepada Islam. apa yang saya alami bisa menjadi sumber ide.. bahkan pernah jam dua belas malam dia tertawa sangat keras karena menonton film komedi di televisi. Nggak perlu juga saya bertapa berhari-hari di dalam gua yang gelap dan pengap sampai badan lumutan. Dst. yaitu ”pengamatan”. Jadi hampir sama dengan langkah pertama di atas.. untuk pengamatan yang ini lebih luas. bahkan cenderung mencabik-cabik kehormatannya sendiri dengan cara membuang nilai-nilai Islam dari diri mereka. dan dari semua arah. dari pengamatan. di restoran. bisa dari surat elektronik.. Tapi mengamati segala hal. Pikiran Rakyat. Cara saya mengikat ide biasanya dengan mengubahnya menjadi judul sementara.dst. Sobat! Ide memang bertebaran di mana-mana dan bisa hinggap sewaktu-waktu.. gimana kalau setelah di tunggu-tunggu sekian lama.. Sama-sama melakukan pengamatan. di mobil. Cuma bedanya. untuk mencari ide menulis. di kantor. padahal di sekitarnya banyak kawan-kawan lain yang sudah tertidur lelap. ketika sedang bepergian biasanya akan membawa alat tulis berupa pulpen dan buku kecil atau minimal selembar kertas. bisa dari tontonan. dari internet. Kemudian lahirlah sebuah tulisan dengan judul “Istirja” (kalimat “Inna Lillahi wa Inna Ilaihi roji’un”) yang dimuat di HU. apa yang saya rasakan. Entah itu bahan bacaan ataupun peristiwa yang ada di sekitar saya atau yang saya alami sendiri. di pesawat. Mengingat ide bertebaran di mana-mana dan bisa hinggap di kepala kita kapan waktu. lahirlah sebuah tulisan dengan judul “Memuliakan Wanita” yang dimuat di kolom Hikmah HU.dst. apa yang saya dengar. Ketika merasakan problema hidup yang membelit bangsa ini semakin kuat. apa yang saya baca.Kata Andrias Harefa (penulis 30 buku laris). ide-ide bisa muncul dari bacaan.. Jadi. di mana saja ide-ide bisa muncul tiba-tiba. bisa dari pertanyaan orang. Ketika melihat seorang kawan satu kos yang memiliki kebiasaan tertawa keras ketika melihat atau mendengar hal-hal yang lucu. Artikel itu kemudian dimuat di sebuah majalah dengan judul “Tertawa Ada Aturannya”. Tapi. saya bisa langsung mengikatnya. Republika. Apa yang saya lihat. maka muncullah ide untuk membuat tulisan tentang musibah.. Di rumah. Tapi. dari milis. Ketika terjadi gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya. sesulit apapun hidup yang dijalani. bisa dari obrolan. Kalau saya. Republika. maka muncullah ide untuk membuat tulisan yang berisi motivasi agar tetap optimis dalam menjalani hidup. Ketika melihat banyak wanita Muslimah yang nggak menjaga kehormatannya. Agar ketika tiba-tiba kedatangan ide. Kemudian. Nggak cuma mengamati sebuah media. maka muncullah ide untuk membuat tulisan tentang etika tertawa dalam Islam. Atau sering juga saya lengkapi dengan outline sementara.

Tapi juga jangan kelamaan... 51 kenapa nggak dicoba? Trus. Setelah itu. tema apa yang bagus untuk ditulis saat ini?”. Lima pertanyaan di atas berlaku umum.. saya lebih memilih mundur. Jangan tunggu sampai seminggu.Namun. majalah. Saya sering bertanya kepada kawan-kawan. Hampir semua media membahas tentang Ahmadiyah. bisa dikirim kapan saja. langkah saya selanjutnya adalah . seringnya mendapatkan ide ketika sedang membaca. Ini yang terkait dengan artikel yang terikat deadline. kalo sudah pernah dibahas oleh orang lain. selain mencari ide sendiri. banyak orang Islam yang justru malas untuk membaca. Tapi itu paling cuma berlangsung beberapa waktu saja. Kemudian outline 52 . kadang saya juga suka minta bantuan orang lain untuk mencarikan. Maka kalau bisa. Langkah Keempat: Membuat Judul dan Outline Sementara Judul dan outline sementara berfungsi sebagai pengarah agar tulisan tidak melebar ke mana-mana. Sekarang kita langsung saja bahas langkah yang ketiga: Menguji ide. tul gak? Tapi. Jangan sampai keduluan orang lain yang menulis dengan tema yang sama dengan tulisan yang sedang kita buat. Kalau saya nih..begitulah keadaannya. untuk jenis tulisan yang terkait deadline.”Kira-kira. Bila ide itu nggak ngelanggar syari’at dan saya memang sanggup menuliskannya dan tulisan yang akan saya buat itu bermanfaat untuk masyarakat. entah membaca buku. Misalnya saya ingin membuat tulisan tentang “shalat”. Maka bisa saja saya beri judul sementara “Kedudukan Shalat dalam Islam”. namun saya masih mampu menuliskannya.. ya saya lanjutkan? Kalau ternyata referensi kurang dan tema yang hendak saya tulis terasa berat jika tanpa referensi yang memadai. untuk tulisan yang terkait dengan deadline. Oleh karena itu. baik untuk tulisan yang terkait dengan deadline (batas waktu) maupun yang nggak. ada sedikit yang ingin saya tambahkan terkait dengan langkah kedua. Ntar jadi basi alias nggak aktual lagi. ganti tema yang lain yang lebih aktual. ataupun artikel. kalau referensi kurang. Terkait hal ini.. Kalau memang masih bisa. saya akan coba untuk membahasnya dari sisi dan penyajian yang beda. biasanya media hanya menerima tulisan yang aktual. Ingat kan wahyu yang pertama kali turun? Iqro! Bacalah! Sayangnya. saya lanjutkan saja. Bukankah kita diperintahkan Alloh untuk banyak membaca. Namun untuk yang nggak. Misalnya sekarang lagi ramai-ramainya dibahas tentang poligami. Langkah Ketiga: Menguji Ide Sebelum saya bahas langkah yang ketiga ini. Outline sementara biasanya berisi hal-hal yang ingin saya bahas terkait dengan tema yang hendak saya tulis. banyakbanyaklah membaca! Tiada hari tanpa membaca. kita bisa saksikan sendiri ketika sedang ramai-ramainya kasus Ahmadiyah. Ya. saat ini juga langsung menulis tentang poligami. biasanya akan saya tambahkan beberapa pertanyaan lagi: Apakah ide saya ini aktual ? Apakah saya sanggup menuliskannya dalam jangka waktu maksimal 2 hari? Sebab. Melanggar syari’at apa nggak? Sanggup nggak saya menuliskannya ? Referensinya ada nggak? Manfaat nggak buat orang lain? Apakah sudah pernah dibahas oleh orang lain? Demikian kira-kira beberapa pertanyaan yang saya ajukan ke dalam diri saya dalam langkah pengujian ide ini.. saran saya buat kamu-kamu semua. Baiklah. Tapi. Daripada berat-beratin diri. Setelah ide didapat.

kita bisa langsung memberi tanda di situ. kalau kita sudah punya bayangan tentang apa saja yang akan kita tulis.kabuuuuuuuur…. kenapa tadi nggak dicatat saja…. yang peling sering saya baca ialah buku-buku cerita seperti komik. misalnya.. tidak perlu membaca semua bab yang ada dalam buku itu. saya pertimbangkan lagi. sayapun coba melihat kembali ide yang telah saya tangkap. Atau kalau mau. Semua itu saya lakukan sambil membayang-bayangkan bentuk tulisan saya nantinya kalau sudah jadi. manfaat shalat. nanti saja baru ditulis. Namun saya tunda untuk mengikatnya dalam bentuk tulisan. Pernah saya merasa kesal karena tidak sempat untuk mengikat ide. padahal pembahasan yang akan kita tulis cuma ada di bab terakhir dari buku itu. Pikir saya waktu itu. Sekarang saya justru lebih senang baca buku-buku keagamaan. bahwa ketika saya sudah mendapatkan ide. Selama ini.”Bagus nggak kirakira ide ini?”. saya lebih sering menulis tema-tema keagamaan dibanding tema lain yang umum.sementaranya bisa berupa hal-hal berikut: Definisi shalat. agar ide itu nggak menguap begitu saja. fikih. Saat membaca. syarat diterimanya shalat. Tapi. Padahal ide itu bagus. Kalo dulu. Jadi. Terkadang langkah keempat ini saya gabung dengan langkah kedua. puluhan buku agama telah saya baca. Manfaatnya apa? Ya. tafsir. Sobat! Ini kalo bukunya punya kita sendiri. Sebab. hukum shalat. atau dikasih stabilo. tapi saya masih ingat garis . dicontreng. dll. sayapun kemudian cuma bisa tertunduk lesu sambil menggerutu dalam hati. saya coba perbaiki judul dan outlinenya. dan buletin berbicara tentang agama. Kita bisa kasih tanda berupa garis atas. Sebab. 53 54 Langkah Kelima: Mencari dan Membaca Referensi Saya bersyukur kepada Alloh karena diberi nikmat berupa ”hobi membaca”. majalah. Selain itu. kebiasaan membaca saya ini memudahkan saya dalam mencari referensi dalam menulis. Saya juga kaji kembali outline yang sudah saya buat. ide itupun…. Saya coba kaji lagi. ketika kita dapati kalimat atau paragraf yang cocok dengan bahasan yang kita ingin bahas. Seperti sudah saya singgung juga di atas. kita bisa fotocopy biar nggak capek-capek nyalin. Pada langkah keempat ini. waktu SD sampai SMU. saya pikir-pikir lagi. biasanya ide itu saya ikat dalam bentuk judul sementara dan terkadang ditambah outline sementara. dongeng. Saya baca kembali judul dan outline sementara yang sudah saya buat. Kalau saya memang benar-benar yakin dengan ide itu. yaitu mencari dan membaca referensi. yaitu ketika saya sedang mencari ide. Alhamdulillah sejak kecil saya senang sekali membaca. Tapi ingat. menghayal dikit lah… Langkah keempat ini saya rasa cukup penting untuk dilakukan sebelum maju ke langkah berikutnya. Kita tentu hanya akan mencari referensi yang cocok dengan pembahasan yang akan kita tulis. Bahkan hampir seluruh tulisan saya yang tersebar di koran.!”. jika ide itu tidak diikat. cukup kita membaca bab itu.”Yaah. Walaupun saya sudah lupa pembahasan rinci sebuah buku. Kadang saya tambahkan beberapa hal lagi yang kemungkinan akan saya bahas dalam tulisan saya ini nantinya. dll. dia gampang kabur. setelah sebelumnya saya melakukan pengujian ide. Ya. Kalo punya orang. ya jangan atuh! Kita salin saja kalimat atau paragraf yang kita butuhkan di kertas. hal ini akan memudahkan kita dalam mencari referensi. Saya coba membuat beberapa pilihan judul yang kira-kira menarik. Nggak perlu kita membaca buku referensi dari awal hingga akhir. semisal aqidah. Tapi itu dulu.!!!! Karena sulit untuk dikejar. beberapa menit kemudian.”Ah. Oleh karena itu. dan novel. Insya Alloh saya masih ingat kok!”. hadits. kita pun akan terbantukan ketika sedang membaca referensi. Nah.

gue banget nih! He. maka langkah saya selanjutnya ya. Nggak apa-apa kan?!): Kalau memang kita sudah kebelet mau pipis – eh. saya langsung kebayang tentang buku-buku apa saja yang bisa saya jadikan sebagai referensi. bos?! Tapi kalo dilihat-lihat sih. segera tuliskan! Jangan ditunda-tunda. Oleh karena itu. majalah. Saya datang ke warnet. Kalau kita punya rezeki jangan dipakai buat jajan semua.. Jangan dicoret-coret.. di toko buku.. Bisa diperpustakaan. saya biasa mencarinya lewat internet.he.tentu saja menuliskannya. hendaknya kita rawat baikbaik. maupun artikel. Oleh karena itu. atau bisa juga di rumah teman alias minjam. Baru setelah itu kita bahas langkah yang keenam. referensi yang saya butuhkan banyak tersedia. Jadi. Nah..mau nulis. langkah keenam ini akan lebih enak untuk dijalankan kalo kita sudah tau apa saja bagianbagian dari sebuah artikel. referensi bisa berupa apa saja dan bisa didapat di mana saja. majalah. Jadi. Ini kalo bukunya nggak dimakan rayap atau dijual buat bayar utang (Wah. Sisihkan sebagian buat beli buku. referensi yang banyak dipakai biasanya berupa buku. Misalnya saja. untuk pembahasan langkah keenam ini saya tunda dulu sebentar. ketika saya ingin menulis tentang ”Jilbab”. trus mencari referensi yang saya butuhkan dengan mesin pencari google. 55 56 ..besarnya.. Kalau nggak segera dikeluarin bisa-bisa ntar terjadi sesuatu yang nggak-nggak dengan bayi itu. Karena memang sebuah buku umumnya membahas secara lebih lengkap suatu pembahasan ketimbang artikel yang ada di koran. saran lagi. internet.. Kalau nggak segera dituliskan.). Buku itu membahas secara lengkap dalildalil persyaratan jilbab yang harus dipenuhi oleh seorang Muslimah. Oke. Nggak usah pake nunggu tukang bakso lewat dulu (Lho. kita akan coba terlebih dahulu melakukan pembedahan terhadap sebuah artikel. Trus. Maka. ketika kita minjam buku teman. saran saya (Maaf nih. Oleh karena itu. saran lagi. Tapi kalo buku bisa langgeng sampai tujuh turunan lebih. kok mau pipis sih. langsung saja saya mencari buku itu. Referensi juga bisa dicari di mana saja.. Dan jangan lupa untuk dikembalikan. Moga kalian nggak bosen ya dengerin saran saya!). Sebab. jangan lupa juga traktir teman yang sudah minjemin buku kepada kita. Buntutbuntutnya bisa mengalami keguguran. ketika saya kepikiran untuk membuat tulisan tentang suatu tema. ntar kata-kata itu bisa ngambek sehingga nggak mau keluarkeluar dari kepala. Ibarat bayi yang sudah berusia sembilan bulan di perut ibunya. Saya mau ngebahas dulu tentang susunan anatomi sebuah artikel. saran saya lagi (Saran lagi. kita juga bisa menjadikan artikel sebagai bahan referensi. setelah kepala saya sudah dijejali oleh kerumunan kata-kata yang merengek-rengek dan meronta-ronta untuk minta segera dituliskan. Insya Allah manfaatnya lebih besar ketimbang kita belikan bakso yang nggak sampai 10 menit langsung hilang. Selain buku. Hanya saja yang perlu saya ingatkan. Referensi bisa berupa buku. maupun di internet. alangkah baiknya kita memiliki kebiasaan membeli buku-buku yang bermanfaat. Untuk referensi berupa artikel. kalau nanti tulisan kita dimuat dan dapat honor lumayan gede. Sekali ketik key word-nya. apa hubungannya coba?!) Tapi. saya langsung teringat dengan buku karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani yang berjudul Jilbab AlMar’atil Muslimah.

mau ngambil jas lab sama peralatan bedah dulu di rumah. Sebelum Islam datang.. pada mau ke mana? Ini. sekarang kita akan coba membedah artikel.artikel yang mana ya? Oya. Tapi sebelumnya. Ayo. Mmm. Islam mengangkat harkat dan martabat wanita dengan memberikan pendidikan. saya mau tanya dulu nih. Ada nggak kira-kira yang bersedia artikelnya dibedah? Atau kalo nggak. Artikelnya kayak gini nih. Perhatian besar ini adalah sesuatu yang tidak pernah diberikan oleh umat manapun sepanjang masa.. Jadi nggak perlu pake jas lab segala. perlindungan. wanita ditempatkan pada posisi yang rendah dan hina. bukan kodok. saya pake artikel saya saja deh buat dibedah. pada balik lagi! Yup. hitamlah (merah 57 58 . ”Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan. *** MEMULIAKAN WANITA Oleh: Mujianto Islam memberikan perhatian yang sangat besar kepada kaum wanita. Bahkan. Eeh.... artikel saya yang pernah dimuat di koran Republika saja deh. Kan kita mau melakukan pembedahan. pada masa Arab jahiliyah. kehadiran wanita dianggap sebagai sebuah kesialan. Yang mau kita bedah itu artikel. coba perhatikan baik-baik. serta hak-hak mereka sesuai dengan fitrah dan kodratnya. Wanita dianggap sebagai komoditas yang dapat diperjualbelikan dan tak mempunyai hak sedikitpun untuk menolak perlakuan hidup yang sangat rendah. nggak perlu.MEMBEDAH ARTIKEL Sobat. Lho.

.. Judul Sobat. (2) Intro/lead/teras. hak wanita diakui secara sempurna. Waktu pertama kali nyoba nulis di media. Setelah puas. wanita menempati derajat yang tinggi. dan keselamatan masyarakat. coba perhatikan baik-baik artikel saya di atas. (3) Isi. telah nyata kebenaran dari kesesatan.. dan dia sangat marah. bisa saya katakan bahwa yang dimaksud dengan intro ialah paragraf pembuka. Rata-rata hebohheboh. disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya.. Dalam naungan Islam. Wanita tanpa Islam layaknya bunga di tepi jalan.. Oo. Termasuk saya. Oleh karena itu. Islam menjadikan wanita layaknya sebuah permata berharga. Nama lainnya lead atau teras. Biar lebih fokus. manakah yang akan kau pilih. Setelah saya bacabaca buku tentang kiat penulisan. ”Tidak ada paksaan dalam agama. lepas pula perlindungan Islam dari diri mereka. Saya nggak tahu apa itu intro. walaupun ada juga yang terdapat pada paragraf satu dan dua.intro itu yang itu. Maka. kini Islam telah datang dengan membawa cahaya kedamaian untuk seluruh alam. Salah satunya adalah kebiasaan mengumbar aurat. bunga pun dicampakkan begitu saja di jalanan. ternyata artikel saya paling tidak tersusun dari empat komponen: (1) Judul.Ah. Mereka lebih senang dengan gaya hidup Barat yang serbapermisif. (QS Al-Anbiya (21): 107). Kalau dibedah. dan (4) Penutup.” (QS An-Nahl (16): 58-59) Namun. apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hiduphidup). Dengan begitu kesucian mereka akan tetap terpelihara. Biasanya sih intro sebuah artikel terdapat pada paragraf pertama. Islam memandang mereka sebagai unsur penting dalam kebangkitan.. kecuali mungkin satu komponen yang rada-rada asing bagi sebagian orang. Islam menjaga wanita dari sekadar objek syahwat dan nafsu kebinatangan. EMPAT KOMPONEN PENYUSUN ARTIKEL 1. Sayangnya. gampangnya. alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.. saya yakin kalian sudah tau semua. Tak ada yang melindungi. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak. Wanita memiliki andil yang amat besar dalam pembentukan tokoh-tokoh berjasa bagi Islam dan kaum Muslimin.wahai wanita Muslimah! Menjadi permata ataukah bunga di tepi jalan. saya tahunya artikel itu terdiri dari judul. Pernah nggak kamu memperhatikan judul-judul yang ada di halaman depan sebuah surat kabar. wanita zaman sekarang justru menanggalkan nilai-nilai Islam itu. Sebagai salah satu bukti konkret. Dari ke-4 komponen ini.. 9 Mei 2006 *** Nah. kan? Terutama surat kabar yang isinya kebanyakan cuma berita seputar kriminalitas..padamlah) mukanya. Jilbab menjadi benteng. Ketahuilah.Kirain apaan! Lha trus. Islam mewajibkan para wanita untuk mengenakan Jilbab (QS Al-Ahzab (33):59) Jilbab merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk kasih sayang Islam kepada wanita. dan penutup. ISTRI BAKAR SUAMI 60 . bebas memandang dengan buas dan begitu mudahnya dipetik oleh tangan-tangan jahil manusia berhati srigala. mungkin lebih enak kalau kita bahas dulu satu persatu. ketahanan. apa itu intro? Ya. Islam menjaga wanita dengan sebenar-benar penjagaan.” (QS Al-Baqarah (2): 256) 59 Sumber: Republika edisi Selasa. Sekarang. Bahkan. isi.. Misalnya begini: KARENA CEMBURU. Tujuannya ialah . agar mereka terlindung dan terjaga.. Setiap saat mata-mata nakal. saya baru tahu..

Bayangan saya. Pernah saya memberi judul artikel saya ”Fikih Tertawa”. perlu diperhatikan juga. Ada media yang mencantumkan nama penulis beserta profesi atau jabatannya di akhir tulisan. judul harus dibuat cantik. jadi.Nah. Sebab sangat subjektif. Nah. Bisa jadi. Penilaian orang beda-beda. Saya pikir judul ini sudah menarik.me apa lagi ya? Trus. Kalau saran saya sih. kamu kasih saja embel-embel ”peminat” atau ”pemerhati” di bawah namamu. Ada juga yang bilang bahwa judul itu ibarat wajah wanita. dengan begitu. bahwa di bawah judul artikel biasanya tertulis juga nama penulis.. judul hedaknya dibuat dengan ringkas dan padat.”Iiih. Jadi intinya. eh orang lain justru bilang. judul bisa dikatakan sebagai daya pikat pertama sebuah tulisan. di bawah nama penulis (sebelum intro) dicantumkan pula profesi atau jabatan yang tengah dipegang oleh si penulis. Kemudian... seorang laki-laki tentu lebih tertarik untuk melihat wanita yang berwajah cantik dibanding yang kurang. hampir semua judul yang saya berikan diubah oleh redaktur. Oleh karena itu. Semua ciptaan Alloh nggak ada yang jelek. tapi menurut orang lain kurang bagus. benar! Tujuannya ialah untuk membuat orang tertarik membaca tulisan itu. gimana caranya bikin judul yang menarik? Wah. Secara fitrah. pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Oleh karena itu. Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata. Nah... 61 62 SEORANG ANAK MENGHAMILI IBU TIRINYA MAYAT TANPA KEPALA DI RUMAH KOSONG . Mereka ternyata punya judul yang menurut mereka lebih menarik. Tapi ternyata redaktur punya pendapat lain. apa hubungannya wanita dengan Islam?”. tapi setelah dimuat judulnya berubah menjadi ”Pembunuh Berasap”. ada juga media yang cuma mencantumkan nama penulis tanpa embel-embel profesi atau jabatan. Kemudian. kira-kira.. semuanya cantik dan bagus!).ya kalian tentu bisa menyimpulkan sendiri maksudnya. Jadi. tul nggak?! (Tapi. harapan saya. Kita juga harus sering-sering mengamati judul-judul tulisan yang ada di media. begitu membaca judul ini. Jadi setiap media beda-beda dalam hal ini. indah. Namun. saya nggak tahu gimana cara bikin judul yang menarik. memukau. Atau malah sebaliknya. Tapi yang jelas. menurut saya bagus.. Barangkali mereka tahu.ee. Dan. Begitupun dengan artikel saya di atas. untuk hal ini beda-beda di setiap media. tetapi cukup menggambarkan isi bahasan..menarik. kenapa judulnya dibuat seperti itu? Apa tujuannya? Ya. heboh. Sama kok dengan penjelasan sebelumnya. Pernah juga saya memberi judul artikel saya ”Merokok = Bunuh Diri”. Kalo kamu misalnya nggak punya profesi atau jabatan yang bisa dibanggakan. Oleh karena itu. akan timbul pertanyaan dalam diri pembaca. minimal orang mau melirik dan tergerak untuk mengambil koran yang memuat tulisan dengan judul yang ”heboh” itu. Menurut saya kurang bagus. lebih baik kamu tanya saja deh ke penulis lain. pengamatan media sangat dibutuhkan sebelum kita mengirim tulisan ke sana. Awalnya artikel itu saya beri judul ”Wanita dan Islam”. kita harus banyak-banyak latihan. memikat.. judul harus dibuat semenarik mungkin. pembacapun jadi tertarik untuk membaca artikel saya ini. untuk bisa membuat judul yang menarik. inget lho. me. tapi oleh redaktur diganti menjadi ”Tertawa Ada Aturannya”.bagus banget!” Berdasarkan pengalaman menulis di media.”Emangnya. Misalnya ”Peminat Masalah Keagamaan” atau ”Pemerhati Masalah Sosial dan Politik”. Intinya. Ya. sedangkan jabatan atau profesi penulis diletakkan di akhir tulisan.. Ada juga yang cuma nama. Dari sana nantinya kita bisa belajar banyak tentang bagaimana caranya membuat judul yang menarik.

pepatah. Nah. atau ungkapan populer yang berhubungan dengan tema tulisan. selesai menulis. gimana caranya supaya intro bisa menarik? Yang saya tau. 90% remaja di kota ABC pernah melakukan hubungan sex diluar nikah (Republika. Tumpahkan saja semua kata-kata yang ada di kepala kita ke dalam isi tulisan.. Tentu kalimat itu harus dipoles ulang. ada beberapa macam intro yang bisa dicoba. Isi Tulisan Saya nggak akan bercerita banyak tentang isi tulisan.. Nah. dari membaca beberapa referensi (buku. 63 Ada yang punya saran begini.. dalam membuat intro. setelah membaca intro. saya memilih intro berupa pernyataan yang. kan? Intinya. Intro Setelah orang membaca judul sebuah tulisan. Sebab. Dan tentu saja karena intro diambil dari bagian tengah tulisan. Apa yang baru bagi kebanyakan orang? Apa yang tampak langka? Apa yang penting? Apabila sudah ketemu. Harapan saya. Misalnya: pernyataan yang menarik. kita emang kudu banyak membaca dan melakukan pengamatan sebelum menulis. Pinginnya saya. kita juga harus melihat media yang bakalan kita kirimi tulisan. langkah pertama yang saya ayunkan ketika hendak menulis ialah melakukan ”Pengamatan Media”. Lalu. paragraf pertama inilah yang disebut dengan intro atau biasa disebut juga dengan paragraf pembuka. Jadikan dia intro. Intinya. dari awal sampai akhir. ambil paragraf itu. Oleh karena itulah. Mainkan copy-paste. Carilah di sekitar tubuh tulisan kita itu paragraf yang paling menggugah selera. jangan sampai ada yang tersisa. mengutip pendapat orang.. seperti: “Berdasarkan penelitian Lembaga XYZ. kalau judul berfungsi untuk menarik orang agar mau membaca intro. isi tulisan mengandung hal-hal yang akan kita sampaikan..2. menarik. Kalo bisa di awal lebih bagus. Habiskan semua. majalah. ketika kita hendak menulis tema tentang “zina (free sex)”. 3. mengutip data atau peristiwa yang mengejutkan. Pindahkan paragraf-paragraf sesuai keinginan kita. mengutip ucapan seseorang (kutipan langsung). Sama juga dengan judul.. mengutip berita di koran. ya bisa kapan saja. kemudian dia tertarik untuk membacanya. 64 . hadits.. ataupun berupa dialog. bisa kapan saja.” Namun. maka kita bisa memulai tulisan dengan mengutip ayat Al-Qur’an: “ Janganlah kamu sekalian mendekati perzinahan. Kamu-kamu tentu sudah pada ngerti. jadinya struktur tulisan kita perlu ditata ulang. karena zina itu adalah perbuatan kezi…” (QS. intro pun harus dibuat menarik. barulah mikirin intro. Yang penting semua gagasan dan fakta yang mau diungkap sudah tersampaikan. kapan bagusnya menulis lead? Apakah saat awal menulis? Terserah. Saat mulai menulis. menurut saya. nggak semua media menerima jenis intro seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Dalam tulisan saya di atas. Bedanya. Cuma kalo nggak bisa. Al Israa’: 32) Atau kutipan data mengejutkan. dan artikel) tentang kiat menulis. mengutip ayat Al-Qur’an. maka yang dia baca pertama kali ialah paragraf pertama.dst..? Dst. Ketika sedang menulis teruskan saja. lupakan dulu teori intro yang sudah kita pelajari. Sebagai contoh. 09 Mei 2010)” Trus. pembaca akan tertarik untuk membaca bagian isinya. akan timbul pertanyaan dari dalam diri pembaca seperti ini: ”Masak sih Islam memberikan perhatian besar kepada wanita? Apa buktinya? Bukankah. sedangkan intro berfungsi untuk menarik orang agar mau membaca isi tulisan secara keseluruhan.

sampaikan saja.. Begitu kira-kira sarannya. melainkan langsung saja berupa alinea baru bergaya pamit dan terasa sebagai alinea akhir. Sobat. lewat penutup kita bisa mengajak pembaca untuk merenung. mari kita teruskan langkah kita! 4. pamit. sekarang saatnya undur diri. kalau sudah tidak ada lagi yang mau diceritakan. agar pembaca mau mendengarkan apa yang ingin kita bicarakan. Adapun intro cuma sekedar pengantar. tapi lebih enak rasanya kalau tidak dikatakan terus terang dengan judul ”Penutup”. Kata ”akhirnya” juga memberi kesan bahwa alinea ini bergaya 65 66 . Trus. Nah. Saatnya tulisan ditutup. kalo isi tulisan kita cukup panjang. ada yang ngasih saran begini. Dengan berakhirnya penjelasan tentang ”penutup” ini. Sekarang. Semoga bisa memberikan sedikit pencerahan buat kita semua. Bisa dengan memberikan kesimpulan. Di samping untuk mempermudah dalam proses penulisan. ada yang ngasih saran juga. Penutup Untuk menutup sebuah artikel. agar pembaca betah mendengarkan ocehan kita. isi tulisan mengandung hal-hal yang akan kita sampaikan dan bicarakan. Ada banyak cara sebenarnya yang bisa digunakan untuk menutup sebuah tulisan. kata Nilnaiqbal... tidak perlu kita buat judul ”Penutup” pada paragraf akhir. Sebab. sekali lagi. Kemudian. Tumpahkan semuanya. Dengan merasakan gaya pamit itu. saran. Kalau memang semua itu ada hubungannya dengan tema tulisanmu. hingga tidak ada lagi informasi yang tersisa. ”jadi”. Atau. asal diikuti dengan nada yang menurun. berakhir pulalah acara pembedahan kita. Kalau ada cerita menarik. entah itu berupa fakta maupun data. Misalnya dengan mengajukan sebuah pertanyaan yang membuat mereka berfikir. Katanya lagi. sebenarnya para pembaca juga sudah tahu bahwa sebentar lagi ”perjalanan ke alam imajinasi melalui tulisan” itu akan berakhir tanpa perlu diumumkan segala”. ya sampaikan saja. Exspos besar-besaran sesuatu yang kita anggap paling menarik.gitu! Meskipun tulisan itu harus ditutup dengan penutup. Jadi. ataupun doa. Ok deh. inilah isi tulisan.Kalau kamu punya informasi. ajakan.. ada baiknya agar dipilah-pilah menjadi beberapa sub judul. atau ”maka”. berguna juga untuk memberi kesempatan kepada pembaca untuk beristirahat barang sejenak. Seperti penutup artikel saya di atas. Ceritakan semuanya habis-habisan sampai tuntas. ya sampaikan saja. kesannya gimanaaa. gaya pamit bisa dihasilkan dengan menyelipkan kata ”demikian”.. dengan adanya sub judul. Nah.

mmm…. dan teknik yang kedua namanya teknik “BT”. judul dan outline itulah yang mengarahkan saya dalam proses penulisan dengan teknik TS. Atau. sudah tau kan sekarang komponenkomponen penyusun sebuah artikel? Biar tambah ingat. saya lihat dulu. Baca. Saya harus tumpahkan semuanya. Tuliskan. singkatan dari “Baca. sebelum mulai menumpahkan tulisan. judul. Hingga akhirnya keran kata-kata itu kering dengan sendirinya karena sudah tidak menyisakan kata-kata. Langkah Keenam: Menuliskan Ada dua teknik yang biasa saya gunakan dalam menulis artikel. apalah arti sebuah nama teknik menulis. biar gampang mengingatnya. Atau. saya juga tidak terlalu dipusingkan dengan “intro”. atau segala tetek bengek ketatabahasaan lainnya. intro. Yang penting kan intinya kita bisa menghasilkan tulisan. maka saya gunakan teknik menulis “TS”.ke berapa? Lho. pemilihan kata. saya ulangi lagi nih. saya amat-amati dan pikirkan sejenak.teknik apa ya jadinya? Mmm…terserah deh mau ngasih nama apa! Sebab. Terutama sekali yang sangat membantu ialah outline itu. Yang pertama.yang keberapa ya? Oya. saya jadi tau apa saja yang harus saya tuliskan. singkatan dari “Baca dan Tuliskan”. kok saya jadi lupa ya? Sebentar…sebentar. baru setelah itu saya berasyik masyuk dengan katakata. Sebab 67 68 Gimana Sobat. kadang dua teknik ini saya gabung jadi satu. yang kedua. (TEKNIK TS ) . yang keenam. Trus. singkatan dari “Tuliskan Saja”. Biasanya teknik menulis “TS” ini saya gunakan untuk menulis artikel berupa tanggapan terhadap sesuatu. Teknik yang pertama namanya teknik “TS”. saya kasih saja namanya teknik BTBT. Nah. artinya saya tidak perlu susah-susah baca referensi terlebih dahulu karena semua data sudah ter-save di otak. Terus saja saya menulis. Saya harus tuliskan semuanya. Saya tumpahkan semua kata- kata yang tersimpan di kepala. Jadi. Dengan adanya out line. Saya tetap berpatokan pada judul dan outline yang sudah saya buat. Jadi nggak sampai ngelantur ke mana-mana. Bahkan bukan hanya untuk teknik TS saja. Namun. penggunaan bahasa. Jadi. Yang penting semua gagasan dan fakta yang mau saya ungkapkan sudah tersampaikan. entah sesuatu yang saya baca. Saya biarkan ceceran-ceceran tinta membentuk kata-kata itu. Oya. tul nggak?! Kalau masalah teknik sih terserah mau pakai teknik apa saja. Saya biarkan pena ini terus bergerak. saya lihat kembali judul dan outline yang telah saya buat ketika melakukan langkah yang ke…. Setelah selesai. Saya tidak terlalu pedulikan masalah tanda baca. baru saya mikirin gimana caranya bikin intro yang menarik. Tuliskan lagi”. Ketika awal menulis. Jadi namanya teknik…. dengar. sekarang saya akan lanjutkan kembali cerita saya yang tertunda. Yang ketiganya isi dan yang keempatnya penutup. Yang penting saya harus menulis. Tidak asal grasak-grusuk begitu saja.mmm….7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (BagianBagian-2) Ketika hendak menulis artikel dengan tema yang memang benar-benar saya kuasai. langkah yang ketiga. Sekarang kita menginjak kepada langkah yang keee….mmm…. Saya tuliskan saja semua yang ingin saya tulis. maupun yang saya lihat. Pokoknya saya langsung menulis saja walaupun belum mendapatkan kata-lata pembuka (intro) yang menarik. Saya baca sebentar judul dan outline sementara yang sudah saya buat. dalam menulis dengan teknik ini saya tetap punya pengarah.. teknik yang lain pun sama.

bisa rusak karenanya. baru saya buka-buka referensi yang saya butuhkan yang terkait dengan tema yang hendak saya tulis. sudah jauh-jauh hari Rasulullah memberitakan akan terjadinya hal ini. maka sayapun tertarik untuk menanggapinya. bagaimana cara kita menyikapinya? Jika kita menyikapinya dengan emosi 69 70 . Sungguh sebuah pernyataan yang cukup untuk membuat bulu kuduk merinding. Abu Dawud. justru hal ini menjadi bukti akan kebenaran Islam. mereka akan melihat persilisihan yang banyak. Ahmad. Namun. saya kirim tanggapan saya itu ke rubrik opini sebuah koran. kita sering mendengar.) Jika memang benar yang dikatakan kawan saya itu. banyak sekali perbedaan pendapat (khilafiyah) di tubuh ummat Islam. Begini nih tulisannya. Tulisan ini semoga bisa meredam hal itu. Mereka terlihat lebih bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat yang ada. orang yang masih hidup di antara kalian sepeninggalku nanti. munculnya banyak perbedaan pendapat di tubuh ummat Islam. ialah permasalahan qunut Subuh. *** MENYIKAPI KHILAFIYAH Oleh: Mujianto Peminat Masalah Sosial dan Keagamaan Bahkan. Ambil misal. Sudah Sunnatullah Memang.. kalau kita perhatikan. Tinggal sekarang. kedua belah pihak tidak saling menjelek-jelekkan. Rasulullah SAW pernah bersabda. perbedaan pendapat seperti ini bisa menyulut terjadinya pertikaian antara sesama ummat Islam. maka halal darahnya!” Karena saya tidak setuju dengan pernyataan si penceramah itu. terutama dalam masalah hukum-hukum fikih (fiqhiyyah). kalau kita mau kaji lebih jauh. tentu saja saya sudah punya gambaran atau ilmu yang hendak saya sampaikan. ada yang berpendapat sebaliknya. Sebenarnya. pada acara peringatan Maulid Nabi di sebuah daerah. Yang penting sekarang. maka sungguh sangat disayangkan. Masing-masing memiliki argumentasi yang mendukung pendapatnya. Katanya. Jadi tinggal menuangkan saja. ummat Islam terlihat semakin dewasa. Jadi. sebagai contoh. penceramah yang diundang dalam acara itu mengeluarkan pernyataan bahwa ”orang yang mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi termasuk bid’ah. Ada yang berpendapat bahwa qunut Subuh terus-menerus termasuk bid’ah (ibadah yang tidak ada contohnya dari Rasulullah). Dalam sebuah hadits. Kemudian. Hanya saja.” (HR. qunut Subuh terus-menerus termasuk amalan sunnah (ada contohnya dari Rasulullah). perbedaan pendapat adalah sunnatullah yang mau tidak mau pasti terjadi. tulisan saya itu sampai saat ini nggak keliatan juga batang hidungnya. semakin hari. tidak menutup kemungkinan menjadi pemicu terjadinya pertumpahan darah antara sesama ummat Islam.ketika menanggapi sesuatu. Bahkan tak jarang sampai menimbulkan baku hantam di antara sesama mereka. Saya sempat kaget mendengar cerita seorang kawan belum lama ini. di Bekasi atau Tangerang) ada seorang penceramah di sebuah acara peringatan Maulid Nabi yang mengatakan bahwa ”orang yang mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi termasuk bid’ah. Namun. ketika saya mendengar dari seorang kawan bahwa di sebuah daerah (saya lupa. Sebab. AtTirmidzi dll.”Sungguh. Namun sayang. tidak apalah jika saya tampilkan di sini. Kalau di tengah jalan ada kesulitan. Mudah-mudahan bisa diambil manfaatnya oleh kamu-kamu semua. yang paling populer. Ukhuwah Islamiyah yang sekarang ini sudah mulai terbina. Misanya saja. maka halal darahnya!”.. Dahulu..

tak lupa pula agar kita saling menghormati. kenapa mereka bisa adem-ayem meskipun terkadang berbeda pendapat? Hal ini disebabkan penyikapan mereka yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah. Dari sini bisa kita tarik pelajaran penting.dan tanpa ilmu. Hendaknya kita diskusikan secara baik-baik 71 72 Studi Kritis . Terlebih dahulu harus diperiksa kebenarannya. Tercakup dalam sunnah Rasulullah ini ialah Al-Qur’an dan Al-Hadits. maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rasul. Karena sudah menjadi sunnatullah. Rasulullah bersabda. Sebab. insya Allah. Ketika ada yang berbeda pendapat dengan kita. Kemudian. Para Sahabat di jaman Rasulullah pun tidak luput dari yang namanya berbeda pendapat. jangan langsung kita vonis sesat apalagi sampai menghalalkan darah segala. At-Taubah: 100). bisa-bisa kerusakan yang akan ditimbulkan. Namun. Namun.”Maka. itulah yang dianggap benar. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Ketika ada orang yang mengeluarkan sebuah pernyataan. Yakni. Dalam lanjutan hadits di atas. Atau. tidak bisa tidak. bahwa sebenarnya ummat Islam diperintahkan untuk melakukan studi kritis. maka yang namanya perbedaan pendapat jelas pasti ada. beliau sekaligus memberikan solusi untuk bisa keluar dari keadaan itu. Ummat Islam harus cerdas. bisa kita katakan bahwa jalan keluar dari beda pendapat ialah mengembalikannya kepada Al-Qur’an dan AlHadits sesuai dengan pemahaman dan pengamalan para Khulafaur Rasyidin. berdasarkan hadits ini. kita cocokkan perbedaan yang ada dengan pemahaman dan pengamalan Khulafaur Rasyidin terhadap sunnah Rasulullah (Al-Qur’an dan Al-Hadits). cara yang kedua ialah mengembalikannya kepada sunnah Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar. Akibatnya. Islam melarang ummatnya menjadi muqallid (pengekor). Kemudian. Tidak peduli siapapun yang mengatakannya.) yang mengajarkan mad’u-nya untuk bersikap kritis. dll. jika kita ingin hidup damai seperti mereka. Pertama. Ketika ada perbedaan pendapat.” “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. tidak lantas diterima begitu saja. Sayangnya. Utsman dan Ali). ini sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nisa ayat 59. wajib bagi kalian mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin. jika kita menyikapinya sesuai dengan petunjuk Rasulullah. masyarakat kita cenderung bersikap ikut-ikutan (taklid). Jalan Keluar Ketika Rasulullah memberitakan akan terjadinya banyak perbedaan pendapat di tubuh ummat Islam sepeninggal beliau nanti. kiai. ada dua cara dalam menyikapi perbedaan pendapat. kitapun harus mengikuti jejak mereka (QS. Seolah-olah perkataan tokohnya adalah wahyu yang mutlak kebenarannya dan tidak bisa digangu gugat. Dan. Setiap yang dikatakan tokohnya. mengembalikannya kepada Sunnah Rasulullah. Hal ini sungguh sangat kita sayangkan. Saling Menghormati Kemudian. jarang sekali kita jumpai para tokoh agama (ustadz. dalam kehidupan beragama. Maka. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. Inilah jalan keluar yang diajarkan oleh Rasulullah. Adapun tolak ukur kebenarannya ialah sunnah Rasul dan sunnah Khulafaur Rasyiddin. setiap perkataan manusia bisa diterima dan bisa ditolak. secara tidak langsung. kecuali perkataan Rasulullah. ringkasnya. Umar. mereka diperintahkan untuk mengkaji secara mendalam dalil-dalil yang dikemukakan oleh masing-masing pihak yang berbeda pendapat. Tidak ada cara lain. perbedaan pendapat bukanlah suatu hal yang patut dirisaukan. kata Imam Malik.” Jadi.

Ini dianya… *** MENJAGA KESUCIAN Oleh: Mujianto Islam mewajibkan seorang Muslimah mengenakan jilbab. saya langsung baca referensi yang terkait dengan tema itu. Pertama. tidak ketat dan tidak membentuk lekuk tubuh. bahannya terbuat dari kain yang tebal. ”Wanitamana saja yang memakai wewangian. Contoh penggunaan teknik ini dalam menulis bisa dilihat dalam artikel saya yang dimuat di kolom hikmah HU Republika edisi Rabu. Sebab. Terutama bagian intro dan penutup. lalu ia lewat 74 .bersama pihak yang berbeda pendapat dengan kita.” (Al-Hadits). dan istri-istri orang Mukmin. Atau olahan dari beberapa referensi yang saya baca. setelah didiskusikan dan dikaji secara mendalam. kewajiban kita ialah mengikuti kebenaran.” (QS Al-Ahzab [33]: 59) Dengan jilbab. tidak diberi wewangian atau parfum. Adapun orang yang menolak kebenaran. mereka seorang Muslimah. kainnya longgar. Bahwa. saya tuliskan kembali dengan kata-kata saya sendiri tentang kedelapan persyaratan jilbab syar’i. Adapun bagian isi yang berisi dalil-dalil. Selesai membaca. sehingga mereka tidak diganggu. saya kasih lihat saja artikelnya. Kadang sisinya cuma sekedar ringkasan dari isi buku yang saya baca. identitas seorang wanita menjadi jelas. maka dia termasuk orang yang sombong. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pakaian yang dikenakan seorang wanita bisa dikatakan jilbab yang sebenarnya (jilbab syar’i). Kesucian mereka pun menjadi terjaga. hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. anak-anak perempuanmu. Selesai membaca buku itu. kebenaranlah yang lebih berhak untuk diikuti. kemudian dia menceritakan isi buku itu kepada orang lain dengan bahasanya sendiri. bisa jadi. Rasulullah bersabda. Namun. Maka. Kelima. Dengan jilbab pula. Kedua. menutup seluruh tubuh. Jadi persis seperti orang yang habis baca buku. Dan. justru kebenaran itu berada dipihak orang yang pendapatnya berbeda dengan kita. tidak tipis dan tidak tembus pandang (transparan). ini bisa saja terjadi. 73 Biar kalian lebih jelas. baru saya tuliskan dengan bahasa saya sendiri. saya copypaste dari buku itu. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. meskipun menyalahi keyakinan kita selama ini. Wallahu a’lam. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dalam kitabnya yang berjudul Jilbab Al-Mar’ah Al-Muslimah menyebutkan delapan syarat jilbab syar’i. kita akan berbicara tentang teknik ”BT”. Ketika saya mendapatkan ide untuk menulis tentang tema tertentu. *** (TEKNIK BT) Sekarang. Artikel ini bisa dikatakan merupakan ringkasan dari buku “Jilbab Al-Mar’ah Muslimah” karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. kecuali muka dan telapak tangan. ”Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu. jilbab bukan sekadar pakaian penutup tubuh (aurat) wanita. bukan untuk tabarruj (bersolek) yang bisa menyebabkan pandangan mata tertuju padanya (QS AlAhzab [33]: 33) Ketiga. karena itu mereka tidak diganggu.”Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Judulnya “Menjaga Kesucian”. Keempat. Sebab. seorang wanita akan terhindar dari tatapan mata liar. 19 Juli 2006. di saat itu.

ya. ”Allah menghendaki kemudahan bagimu. Untuk tulisan jenis ini.kasih warna saja. Pokoknya bebas saja. saya juga biasa pakai teknik menulis campuran. tidak ada yang sulit dalam syari’at Islam. maka ia adalah pezina. sebagaimana telah saya singgung di atas. ya dihapus saja. saya langsung menuliskannya. maka dia termasuk bagian dari mereka. kan? Nggak ada yang istimewa. kemudian membakarnya dengan api neraka. bukan pakaian untuk mencari popularitas. Apakah itu… Selain dua teknik menulis ini.” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi) Keenam. Ketika dia sudah menghasilkan gambar. Semuanya mudah. maka saya pun kemudian membaca-baca referensi yang ada kaitannya dengan tema. Dalam firman-Nya yang lain. Setelah merasa cukup informasi yang saya butuhkan. Ketujuh. Mentok lagi. Kedelapan. dan begitu seterusnya hingga jadilah sebuah tulisan. namun belum 100% jadi. ya ditambahin saja.” (QS Al-Hajj [22]: 78). Dilihat lagi gambar yang sudah dibuatnya. Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita. dan wanita yang memakai pakaian laki-laki (HR Abu Dawud. Al Hakim. saya baca-baca lagi Langkah Ketujuh: Mengedit Waah…ini dia nih langkah yang paling mengasyikkan. Sebab. *** Jadi. Permisalannya seperti orang yang sedang menggambar. Di antara langkah-langkah yang lain.”Dan Dia (Allah) sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama ini suatu kesempitan. Sebab. Ibnu Majah. tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir. Kalo ada yang kelihatannya nggak cocok. dan Ahmad). Kalo kurang garis. referensi. Kalo ada yang kurang matching. 19 Juli 2006 *** (TEKNIK BTBT ) . Kalo ada yang mau diubah. bukan berarti tulisan sudah jadi dan siap kirim. Kalo ada yang mau ditambahin. Kedelapan syarat ini bukanlah hal yang sulit untuk dipenuhi. Kalian bisa lihat lagi di bab sebelumnya. Setelah itu tulis lagi. ditambahin saja. dikasih garis. ditambahin saja. ini adalah teknik menulis yang paling sering saya gunakan. ”Barangsiapa mengenakan pakaian untuk mencari popularitas di dunia. Kalo kurang arsiran. Belum. langkah ini yang paling saya suka. Setelah benar-benar saya kuasai. 75 76 Sumber: Republika edisi Rabu. Misalnya saya ingin menulis suatu tema. Biasa-biasa saja. Kenapa? Sebab di langkah ini saya bisa bebas berekspresi dan lebih nyantai melakukannya. Jika di tengah jalan mentok.. niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat. diubah saja. bisa dibilang.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah). contohnya ialah artikel saya yang berjudul “Memuliakan Wanita”. ya…dihapus saja.” (HR Ahmad dan Abu Dawud). tidak menyerupai pakaian laki-laki. beginilah kira-kira cara saya menulis sebuah artikel. belum selesai. maka langkah selanjutnya tentu saja ialah menyempurnakan gambar. baca lagi. Kalo mau dikasih warna.di muka orang banyak agar mereka mendapatkan baunya. dikasih arsiran. ”Barangsiapa menyerupai suatu kaum. Nah. saya pun menulis lagi dengan teknik “TS”. Masih harus diproses lagi di langkah yang ketujuh. Kalo ada yang kelihatannya kurang. misalnya gambar pemandangan.” (QS Al-Baqarah [2]: 185). ketika sebuah tulisan berhasil saya tulis. dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Bahkan. Saya gunakan teknik “TS”. Kalo ada gambar yang pingin ditambahin.

Nggak njelimet. dalam artian tidak ada kekurangan lagi (minimal menurut pandangan saya). Untuk menghasilkan sebuah tulisan. Kalo kurang titik. Ketika artikel selesai ditulis. Terkadang.saya perbaiki saja. kalo ada huruf yang kurang. saya jadi teringat dengan berbagai macam bacaan yang pernah saya baca terkait dengan tema tulisan yang sedang saya buat. maka sayapun kemudian mengirimkannya ke media yang hendak saya tuju. Sampai saya ngerasa artikel saya sudah benar-benar fix dan siap kirim. begitupun halnya dengan menulis. Kalo masih ada yang harus saya perbaiki. walaupun belum fix. Artikel yang setengah jadi (hasil langkah keenam) saya print di atas kertas. Saya di sini cuma pingin ngasih masukan tentang pengalaman saya selama menulis artikel. Berbeda halnya dengan tulisan yang nggak ada hubungannya dengan deadline. ya. Kalo ada data yang pingin saya tambahin. Sebab.ada apalagi ya? Pokoknya semua serba ada deh. Jika saya merasa cocok untuk memasukkannya ke dalam tulisan. dua hari. Gimana sobat… Menurut kalian. saya tambahin titik. Baru kemudian saya berhenti mengedit. ketika sedang mengedit tulisan. untuk kemudian artikel itu saya baca dan saya coret-coret (perbaiki). saya ambil pulpen warna merah. ada pohon kelapanya. ada…mmm…. maka saya tambahin. Kemudian. kemudian saya baca lagi. Sambil baca. kemudian saya merasa sudah tidak ada lagi yang akan ditambahin. ya saya kurang-kurangin. Ya…silakan saja. baru kemudian hasil coret-coretan saya itu saya pindahin ke layar monitor. Pokoknya saya bikin gimana caranya agar artikel yang saya buat benar-benar mantap. setelah tulisan saya periksa berkali-kali. Saya bisa bebas kapan saja untuk menuliskannya. Ini kalo tulisan terkait dengan deadline. Bisa sehari. Saya berusaha agar artikel yang saya bikin benar-benar bisa dipahami maksudnya. Terkadang habis itu saya print untuk yang kedua kalinya. Saya baca dari awal.Yang penting jadi gambar yang sesuai dengan yang diinginkan. ya saya hapus saja. Untuk mengedit tulisan. saya perbaiki. langkah yang saya ayunkan mudah apa nggak? Atau mungkin kalian punya langkah-langkah sendiri dalam menulis artikel. tergantung jenis tulisannya. Kadang bisa sampai belasan kali. jadi begitulah cara saya membuat sebuah tulisan untuk dikirim ke media. Nah. Kemudian hasil koreksiannya saya masukan lagi ke naskah yang ada di monitor. Mungkin ada beberapa yang bisa kalian adopsi 77 78 . Setiap orang kan beda-beda. baca lagi. Kalo ada paragraf yang saya pikir nggak nyambung. Kalo kurang koma. ada rerumputannya. ya saya masukin saja ke dalam artikel. Dan. Dalam mengedit. ada mataharinya. ada burungnya. Misalnya artikel untuk dikirim ke rubrik opini. Sampai saya merasa puas. dan terus saya baca lagi hingga berkali-kali. kadang ada yang butuh waktu cepat dan kadang ada yang butuh waktu agak lama. maka langsung hari itu juga saya tulis dan saya kirim. Nah. ada sawahnya. saya biasanya melakukannya tidak di depan layar monitor. Setelah puas. saya kasih koma. kemudian saya merasa ada sesuatu yang harus ditanggapi.. ya…saya perbaiki. bahkan bisa berminggu-minggu baru saya selesaikan. kalo kelamaan bisa basi dan bisa keduluan penulis yang lain. saya pun langsung memasukannya saja. Saya baca-baca lagi. maka yang saya lakukan kemudian adalah membacanya lagi dari awal. Kalo ada yang mau saya hapus. Ada gunungnya. Ketika saya baca sebuah tulisan yang ada di rubrik opini yang terdapat pada koran hari ini. Barangkali saja apa yang saya ceritakan di sini bisa jadi bahan inspirasi buat kamukamu semua. Kalo artikel kepanjangan. saya bisa lakukan berkali-kali. ada sungainya. kadang hari itu juga bisa langsung jadi. Kalo tulisan yang terkait dengan deadline. Yaitu gambar yang indah dipandang. ada padinya. Atau paling nggak besoknya saya kirim. ada langitnya. ada petaninya. baca lagi.

dari internet. begitu saya dapat ide. saya amati rubrik apa saja yang ada di media itu. Kemudian outline Langkah Pertama: Pengamatan Media 79 80 . Harapan saya sih begitu. Semua langkah ini bisa dilakukan secara cepat dan bisa bersamaan. Langkah Kedua: Mencari Ide Kata Andrias Harefa (penulis 30 buku laris). Kemudian saya berpikir sejenak untuk menguji ide (sekitar 3 menitan). Maka bisa saja saya beri judul sementara “Kedudukan Shalat dalam Islam”. Misalnya saya ingin membuat tulisan tentang “shalat”. saya akan coba memberikan sedikit ringkasan dari ketujuh langkah yang sudah saya sebutkan. jangan sungkansungkan untuk minta penilaian orang lain terhadap tulisan kita. bisa dari obrolan. gitu saja tambahan dari saya. Oleh karena itu. biar kalian nggak lupa. dari lamunan. Oya. Di rumah. Itu saja. Bisa lompat-lompat dan juga urutannya bisa ngacak. dari pengamatan. Jadi mudah saja. Misalnya. Yang saya perhatikan terutama seputar tema. di pesawat. Sebelum kamu ngirim tulisan ke media. judul. bisa dari pertanyaan orang. Kemudian. tapi menurut orang lain kurang bagus. Langkah Ketiga: Menguji Ide Melanggar syari’at apa nggak? Sanggup nggak saya menuliskannya ? Referensinya ada nggak? Manfaat nggak buat orang lain? Apakah sudah pernah dibahas oleh orang lain? Apakah ide saya ini aktual ? Apakah saya sanggup menuliskannya dalam jangka waktu maksimal 2 hari? Langkah Keempat: Membuat Judul dan Outline Sementara Judul dan outline sementara berfungsi sebagai pengarah agar tulisan tidak melebar ke mana-mana. tapi ternyata menurut orang lain masih banyak kekurangan di sana-sini. Kemudian. Minta mereka untuk memberi penilaian. apa yang menurut kita bagus. Yang penting tujuan utamanya tercapai. bisa dari radio. bahwa langkahlangkah yang saya sampaikan ini merupakan langkah-langkah yang ringan. Apa yang menurut kita sempurna. Sekarang. langsung saya ikat dengan judul dan outline semntara. ide-ide bisa muncul dari bacaan.sehingga aktivitas menulis kalian jadi lebih mudah dan menyenangkan. panjang tulisan. jika saya tertarik menulis di salah satu rubrik. dan langsung mulai menulis. bisa dari surat elektronik. Jadi jangan kalian anggap sebagai langkah yang berat. Pokoknya fleksibel saja. Dah. cara penyampaian. Kali saja ada sesuatu yang bermanfaat yang bisa kita dapat. dan bahasa yang digunakan. maka terlebih dahulu saya baca-baca beberapa tulisan yang biasa dimuat di rubrik itu. dan dari semua arah. Tempatnya pun tak ada yang sangat khusus. *** 7 LANGKAH MENULIS ARTIKEL *** Pertama-tama. entah berupa kritik atau saran. di mana saja ide-ide bisa muncul tiba-tiba. Bahkan kadang bisa bolak-balik. yaitu terciptanya sebuah tulisan. dari milis. perlu saya ingatkan juga. Sebab bisa jadi. ada yang perlu saya tambahkan juga. bisa dari tontonan. di restoran. Outline sementara biasanya berisi hal-hal yang ingin saya bahas terkait dengan tema yang hendak saya tulis. di mobil. di kantor. ada baiknya juga kamu minta teman-temanmu atau siapa saja untuk baca tulisanmu. Dan tidak mesti langkah-langkah ini harus diayunkan semuanya.

kemudian dia menceritakan isi buku itu kepada orang lain dengan bahasanya sendiri. Kalo ada paragraf yang saya pikir nggak nyambung. Bisa diperpustakaan. Jadi persis seperti orang yang habis baca buku.sementaranya bisa berupa hal-hal berikut: Definisi shalat. dll. Referensi bisa berupa buku. di toko buku. 81 82 . saya kasih koma. maka saya tambahin. atau bisa juga di rumah teman alias minjam. Selesai membaca. Kadang sisinya cuma sekedar ringkasan dari isi buku yang saya baca. Langkah Ketujuh: Mengedit Ketika artikel selesai ditulis. Langkah Kelima: Mencari dan Membaca Referensi Referensi bisa berupa apa saja dan bisa didapat di mana saja. Kalo ada yang mau saya hapus. Pokoknya saya bikin gimana caranya agar artikel yang saya buat benar-benar mantap. saya tambahin titik. Kalo artikel kepanjangan. ya saya kurang-kurangin. Nggak njelimet. walaupun belum fix. baru saya tuliskan dengan bahasa saya sendiri. hukum shalat. Kalo kurang koma. ya…saya perbaiki. Referensi juga bisa dicari di mana saja. maupun artikel. manfaat shalat. Langkah Keenam: Menuliskan Ketika saya mendapatkan ide untuk menulis tentang tema tertentu. syarat diterimanya shalat. Kalo kurang titik. maka yang saya lakukan kemudian adalah membacanya lagi dari awal. internet. ya saya hapus saja. Kalo ada data yang pingin saya tambahin. ya saya masukin saja ke dalam artikel. kalo ada huruf yang kurang. saya langsung baca referensi yang terkait dengan tema itu. Saya berusaha agar artikel yang saya bikin benar-benar bisa dipahami maksudnya. majalah. Sambil baca. dalam artian tidak ada kekurangan lagi (minimal menurut pandangan saya). Atau olahan dari beberapa referensi yang saya baca.

Kalo kamu emang blank sama sekali masalah internet. Kalo ngirim artikel lewat email. Santai saja. Jadi nggak perlu ngetik ulang lagi. Jadi saya pakai cara yang sudah umum saja. itupun sampainya baru besok atau dua hari kemudian. Tapi sekarang saya agak males ngirim artikel lewat pos. Trus. dll. perkiraan saya juga. Sebab saya taunya cuma cara ini. misalnya biaya buat ngeprint naskah. silakan saja. berikut ini saya kasih contoh cara saya mengirim artikel lewat email. 84 . paling-paling saya cuma ngeluarin duit 500 – 1000 perak buat sewa warnet. beli amplop. Artikel saya yang sudah fix saya print di kertas A-4. saya siapkan berkas yang mau saya kirim yang terdiri dari: Surat pengantar. NGIRIM NASKAH VIA EMAIL Biar kamu sedikit ada gambaran. gimana caranya ngirim tulisan lewat email? Ya…gampang saja. dan biodata singkat. Kalo kita ngirim artikel lewat email. Kemudian saya simpan ke dalam flash disk (kalo dulu biasanya pakai disket) Sebagai contoh.. Dengan kedua cara ini. saat itu juga artikel kita sampai di meja redaksi. kalo kita ngirimnya lewat email. Disamping biayanya murah. perangko. kemungkinan besar akan lebih dilirik dibanding ngirim lewat pos. kalo saya pikir-pikir. Saya buat juga surat pengantar dan biodata singkat untuk dilampirkan. Bisa sampai 10. trus kamu minta ajarin gimana caranya bikin email dan gimana caranya ngirim surat lewat email.. Kenapa? Sebab. dan kedua lewat email. Kadang saya juga sertakan perangko balasan. Begini nih caranya … Pertama. artikel pun bisa lebih cepat sampai. jauh lebih efektif ngirim artikel lewat email.MENGIRIM ARTIKEL Sobat muda yang saya cintai. Beda kalo artikel kita 83 dikirim lewat pos. saat itu dikirim. Ketika awal-awal kali menulis. alhamdulillah.. Kamu ajak dia ke warnet. Mereka harus ngetik ulang lagi kalo emang tertarik memuat tulisan kita. yaitu lewat pos. berikut ini. berarti kita telah membantu kerja redaktur. Sekarang saya akan cerita sedikit tentang pengalaman saya mengirim tulisan ke media. Kemudian semuanya saya masukan ke dalam amplop. saya selalu mengirim artikel lewat pos. mereka bisa langsung copy-paste. Saya nggak ngelarang. Beda kalo ngirim lewat pos. saya kutipkan contoh surat pengantar yang pernah saya kirim plus form isian biodata. ongkos ke kantor pos. Sebab begini. biar kalo artikel saya belom layak muat. Kalo tulisan kita cocok dengan selera mereka. kok. lewat pos. Pertama. Bikin email saja belum bisa. kamu bisa minta ajarin temanmu.000.. Ini cara yang paling gampang dan cepat. Semua fail yang berisikan berkas itu saya kumpulkan dalam satu folder. bisa dibalikin sama redaksi. Trus. tulisan.. Kalo lewat internet. Ada dua cara yang pernah saya lakukan dalam mengirim artikel ke media. Waktu itu saya belom biasa gunain internet.. tulisan saya pernah dimuat. Kalo kamu mau ditiru.

file yang berisi surat pengantar awalnya saya tampilkan dulu di layar monitor. Tulisan ini mencoba untuk menyadarkan Muslimah agar mereka mau kembali kepada kemuliaan. Sayangnya wanita jaman sekarang justeru mencampakkan nilai-nilai Islam dari diri mereka. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Bogor 19 April 2006 Hormat Kami Mujianto 85 Nama Nama Pena Jenis Kelamin TTL Agama Kewarganegaraan Pendidikan Alamat No HP E-mail No Rekening Pengalaman Menulis : : : : : : : : : : : : *** Nah. saya kemudian pergi ke warnet dengan membawa flash disk berisi fail tulisan yang hendak saya kirim. Maka lepaslah perlindungan Islam dari diri mereka.. Republika di Tempat Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Islam memberikan perhatian yang sangat besar kepada kaum wanita. trus saya copy paste ke 86 . perlindungan. pada badan email biasanya saya isi dengan surat pengantar (Oya. pada kolom TO saya isi alamat media yang hendak dituju (Contoh: sekretariat@republika. sambil buka email. Setelah segala sesuatunya siap. yaitu kembali kepada Islam. pada kolom SUBJECT saya isi nama rubrik dan judul tulisan (Contoh: Rubrik Opini: ”Menyikapi Khilafiyah”). Redaktur Kolom Hikmah HU.. Sesampainya di sana.CONTOH SURAT PENGANTAR Hal Lamp. Islam telah menjaga wanita dengan memberikan pendidikan. Perhatian besar ini adalah sesuatu yang tidak pernah diberikan oleh umat manapun sepanjang masa. begitu. Kemudian. Salah satunya adalah kebiasaan umbar aurat. pada kolom BCC saya isi dengan alamat email saya (buat arsip). : Kirim Artikel (Hikmah) : . saya pindahkan folder yang berisi berkas tulisan dari flash disk ke hardisk computer.Biodata Penulis CONTOH FORM ISIAN BIODATA PENULIS BIODATA PENULIS Kpd Yth.Naskah . Mereka lebih senang dengan gaya hidup barat yang serba permisif. Kami harap redaksi berkenan untuk memuatnya. Setelah email terbuka. Sekarang kita lanjut ke cara yang kedua.id). serta memberikan hak-hak mereka sesuai fitrah dan kodratnya.co.

tanya temenmu saja deh yang ngerti internet. Trus minta ajarin sama dia. Syukur-syukur kalo saya kecipratan uang honornya juga…he…he…he….Biar saya kebagian senengnya. jangan lupa kabarin saya ya.badan email). Setelah itu..uhuk…uhuk… 87 88 . Selamat mengirim tulisan. Lebih bagus lagi. Semoga sukses! Kalo tulisanmu dimuat. Gampang. Caranya? Attachment ---> klik browse ---> klik file yang mau dikirim ---> klik open ---> klik send ---> selesai Nah begitulah biasanya cara saya mengirimkan tulisan lewat email. kan? Gitu aja kok repot! Ya sudah gitu saja.. Jelas. naskah saya kirim via attachment. kan? Kalo belom jelas juga. ajak dia ke internet untuk ngajarin kamu secara langsung.

masa nggak ada yang tau sih. baca saja deh buku sejarah perjalan hidup Nabi (siroh nabawiyyah). Malu dong. bener sekali. saya ulangi lagi. yang bisa jawab angkat tangan! Ya. dan kita akan ditemani oleh amal shalih yang rupanya diganti oleh Alloh menjadi rupa yang elok rupawan. kalo kita nggak bisa ngejawabnya. Kalo kamu pingin tau namanama yang lainnya. siapa lagi ? Ada yang tau? Wah. Saya hitung sampai tiga nih.kita berlindung kepada Alloh dari azab kubur. Selain Ahmad.. dengerin tuh. Dari Jubair bin Muth’im radhiyallohu ’anhu. Salah satu pertanyaannya ya. Memang sudah seharusnya kita tau siapa Nabi kita..gaaa. Nah Sobat. Jadi nama Nabi Muhammad itu ada banyak.!!!”) Ya sudah kalo semua pada tau... Tapi. Siapa nama lain dari Nabi kita selain Muhammad Shallallohu ‘alaihi wa Sallam? Ayo... Syukur deh kalo gitu.. Aku adalah Muhammad.. Di sini saya cuma pingin ngasih tau ke kamu-kamu semua kalo kita nggak masalah punya nama lebih dari satu. ya nggak?! Lagi pula. Kalo kalian semua memang sudah pada tau nama Nabi kita. Tubuh kita akan digencet sampai ringsek. yang membuat kita menjerit dengan lolongan keras yang kalo didengar oleh manusia dan jin niscaya mereka akan tersungkur pingsan. kita akan dikasih pertanyaan ini.. Pertanyaannya jelas. Nggak cuma satu. Trus. lho! Beneran! Serius! Saya nggak bo’ong! Nanti. gimana sih. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda. Kalian tau nggak. Belasan. Hiii. Satu. Bahkan mungkin puluhan. Nih. Rosul saja punya nama lebih dari satu.. kita akan didatengin oleh dua Malaikat. Jangan pada ngelamun. trus orang-orang yang nguburin kita sudah pada pergi. kalo ngaku Muslim tapi nggak tau siapa nama Nabinya. aku adalah Al-Hasyir (yang menghimpun). kan?! Ya sudah. Banyak lho nama lain Nabi Muhammad.itu tadi: Siapa Nabimu? Kalo jawaban kita benar. coba itu yang angkat tangan. sekarang saya mau nanya lagi nih. para 90 . ”Sesungguhnya aku memiliki beberapa nama.Tiiii. ada yang tau nggak? Waduh. yaitu yang manusia dihimpunkan di atas kedua tapak kakiku. yang tau angkat tangan! Lho. aku adalah Al-Mahi (yang menghapus). coba 89 sekarang siapa yang tau nama lain dari Nabi kita? Ayo. pas jasad kita sudah dibaringkan di liang lahat. Siapa nama lain dari nabi Muhammad??? Ahmad! Ya. Dengerin nih pertanyaannya. saya kasih tau nih. Surga ditampakkan kepada kita. kita akan diberi kenikmatan dalam kubur. Kuburan kita akan diluaskan... aku adalah Ahmad. Dua Malaikat ini akan mengajukan tiga pertanyaan kepada kita... di dalam kubur nanti. kita akan dipentung oleh Malaikat dengan martil raksasa. Kok nggak ada yang tau. Kuburan kita akan terang-benderang. Ayo. siapa nama Nabi kita? (Ceritanya pada jawab: ”Tauuuuuu..! Bener nih nggak ada yang tau? Ya udah kalo memang nggak ada yang tau. Kemudian kita akan ditemani oleh amal buruk kita yang menjelma menjadi sosok yang sangat mengerikan dan berbau sangat busuk. aku adalah Al-’Aqib (yang paling belakangan)....NAMA PENA Sobat . yaitu yang tidak ada seorang Nabi dan Rasul sesudahnya. Insya Alloh di sana ada penjelasan yang lebih lengkap lagi. kok pada diem semua sih.”(Muttafaq ’alaih) Nah tuh. yaitu yang denganku Alloh menghapus kekafiran. Ahmad.. ditampakkan Neraka kepada kita. Dengerin baik-baik ya. Dua. Setelah itu kita akan merasakan azab kubur yang luar biasa mengerikan.. Trus.

Abdul Rahman (Hamba dari Yang Maha Pengasih). Gunakanlah nama-nama yang mengandung doa kebaikan. Atau terserah kamu deh mau pakai nama pena apa. ialah Abdurrohman bin Sokhr. Atau. kamu punya bapak namanya Ali. selain kunyah. penjaga posnya nggak mau ngasih karena nama yang tertera di wesel berbeda dengan yang tertera di KTP. Seperti pengalaman kawan saya. Misalnya. Kunyah itu artinya nama yang diawali dengan Abu (Artinya: Bapak). Abdul Rahim (Hamba dari Yang Maha Penyayang). kamu punya anak yang namanya ”Budi”. Pernah suatu ketika tulisannya dimuat di sebuah surat kabar nasional. Beda dengan yang tertera di KTP. Hudzaifah. Nah. bisa juga kamu pakai nama orang-orang shalih. Tapi kamu juga kudu hati-hati kalo ngirim artikel pakai nama pena. Mudah-mudahan ada manfaaatnya. Yang penting nama-nama itu bukan nama-nama yang mengandung keburukan. Nah. Kemudian honornya dikirim lewat wesel. melainkan nama pena dari kawan saya itu. kayaknya saya baru denger deh! Oo. siapa yang tau nama asli Abu Huroiroh? Ada yang tau nggak? Namanya. Sebab. Barangkali itu saja yang bisa saya sampaikan terkait dengan nama pena. Namun yang tertulis di wesel bukan nama aslinya. kalo kalian mau tau. Jangan lupa untuk nyantumin juga nama aslimu. Misalnya. Dalam menulis artikel kadang saya pakai nama yang beda-beda. Abdul Kholik (Hamba dari Sang Pencipta). Pakai saja ”kunyah”mu buat nama pena? Wah. berarti kunyahmu ”Abu Budi”. kalo nanti tulisanmu dimuat. Namun beliau justru lebih dikenal dengan nama Abu Huroiroh. Utsman. kamu juga bisa pakai nama pena menggunakan nama-nama yang disandarkan kepada namanama Alloh. ketika kawan saya itu hendak menguangkan wesel itu di kantor pos. Hamzah. berarti kunyahmu ”Ibnu Ali”. Pernah saya pakai nama Abdul Khalik. Kunyah itu istilah dalam bahasa Arab. apaan tuh ”kunyah”? Kok. Ummu (Artinya: Ibu). maaf deh kalo gitu. Atau. dll. Sebab yang tertulis di wesel bukan nama aslimu. artinya ”anak dari si Ali”. Umar. saya ada saran nih. nanti bisa susah ngambil uangnya.. Kalau dalam menulis buku saya biasa pakai nama ”Abdul Jabbar”. Misalnya saja Abu Huroiroh. kemudian honor tulisanmu dikirim lewat wesel. Nah. itu nama asli beliau. terkait dengan tulis menulis. 91 92 . barulah kawan saya itu diberi uangnya. Nah. Ngomong-ngomong. dll. Banyak juga lho penulis yang pakai nama pena dalam karya-karya tulis mereka. artinya ”bapak dari si Budi”. Istilahnya ”nama pena”. Kirain kalian sudah pada tau. Al-Batawi dan lainlain. Kemudian.belom tau ya? Wah.Sahabat Rosul juga banyak yang punya nama lebih dari satu. Setelah bersitegang cukup lama. kamu sudah punya nama pena belum? Kalo belum. Atau. atau Ibnu (Artinya: Anak). Atau. Ayo. nggak masalah kalo kita punya nama lebih dari satu. Ibnu Saman. seperti nama- nama para sahabat Nabi seperti Ali. ada yang bilang juga ”nama samaran”. Saya sendiri suka pakai nama pena.

Padahal ide sudah pada ngumpul di kepala. Akibatnya. ada yang kurang huruf. Bukan. karena merasa kurang puas. Ngamuknya saya beda. topik tulisan memang tidak dikuasai sepenuhnya oleh penulis.anu.jadi begitu masalahnya. penulis memiliki perbendaharaan kata yang relatif sedikit sehingga kesulitan mengalirkan kata-kata. sebentar dulu. Apa itu? Yaitu keinginan untuk menghasilkan tulisan yang bagus ketika hendak membuat tulisan. Bahkan kadang-kadang awalnya nggak nyambung dengan tema tulisan yang hendak saya tulis. Yang penting nulis.. Ada yang kurang titik komanya. Udah duduk satu jam lebih di depan komputer. bukan itu maksudnya. Terkadang bisa menulis beberapa kalimat.belom ada satupun Apa. Rasanya berat untuk numpahin kata-kata ketika hendak mulai menulis.mmm.kadang-kadang masih juga sih ngalamin seperti yang kamu alamin. kayaknya ada satu hal lagi yang bisa mengundang datangnya writer’s block. Rasanya susah banget nuangin kata-kata.??? Belom ada satupun! Kenapa? Soalnya bingung mau nulis apa. 3..... Macet gitu. Nggak mikirin apakah tulisan saya bagus apa nggak. Kalo kata Bambang Trim.. Bukan maksudnya saya ngamuk-ngamuk sambil mecahin piring atau gelas. Biarin saja hasilnya jelek. ada yang .. referensi menulis sangat kurang sehingga tidak mencukupi kebutuhan untuk megalirnya ide (hal ini sering juga membuat frustasi). Lah. selain keempat hal di atas. ketika terjadi hal yang kayak gitu. No problem. hampir satu jam di depan komputer. Saya juga dulu suka ngalamin hal yang sama dengan kamu. Saya juga nggak peduli apakah kalimat yang saya hasilkan itu bagus apa nggak.. Masa bodo. kalimat-kalimat itupun di-delete kembali.. banyak salahnya. begitu katanya. lho! Keadaan yang kayak gini biasa disebut ”Writer’s Block” atau ”kebuntuan dalam menulis”. Tapi is ok. Ntar juga bakalan diperbaiki kalo semua unek-unek yang ada di kepala sudah tumpah ruah semua. 4. Eit. tapi layar monitor masih bersih. tapi layar monitor masih bersih. Tapi rasanya susah banget untuk dialirkan.. Tapi.. trus gimana cara ngatasinnya? Kalo saya nih. wah pokoknya serba ada deh.. . Nah. dikit-dikit dihapus.mmm.. 93 94 Gimana sobat? Udah berapa tulisan yang kamu kirim? Mmm. Tapi sekarang. Saya tumpahkan apa saja yang ada di kepala. Bahkan ancur-ancuran. Dikit-dikit dihapus. Emang sih hasilnya tulisan saya jadi berantakan.. ide menulis berkembang terlalu luas sehingga menyasar ke sana ke mari dan akhirnya menjadi bingung. Nanti saya perbaiki lagi. Tapi. biasanya saya pakai ”jurus ngamuk”.MELAWAN KEBUNTUAN Oo. walaupun kadang nggak nyambung dengan tema yang hendak saya tulis. saya akan paksakan pena untuk terus bergerak.. yang penting saya harus tuliskan. ada yang menggunakan bahasa nggak baku. Intinya. bagaimana caranya membuat tulisan yang menarik dan kemungkinan besar di terima di media. Sama dong kalo gitu dengan saya. saya tuliskan saja apa adanya. 2. ada empat indikasi mengapa writer’s block terjadi: 1.. Trus juga.. Hal ini tak jarang membuat seorang penulis membuang-buang waktu percuma hanya untuk memikirkan.. Kalau saya ngamuk ketika nulis. pas mau nulis kok rasanya berat banget.

kalo memang keran kata-kata begitu sulit terbuka... ”All of the first draft are shits”. Apakah dari firman Alloh dalam surat Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi .. daripada bengong. Ya udah.. meskipun masih berantakan. Rintik hujan semakin menderas... Demikianlah isi nasihat beliau. mengisi diary (buku harian). Ayat ini merupakan dalil bahwa . Selamat menulis. Matapun mulai mengantuk. atau menulis jawaban soal ujian di bangku sekolah/kuliah/testing penerimaan pegawai. baca buku. Bukannya make jilbab. Bahkan sebaliknya. setelah cukup bersusah-payah. ”Jangan tunggu sampai Anda dapat menulis kalimat atau bab-bab yang sempurna.. Biar ide itu nggak kabur lagi. Bisa diskusi dengan teman. Kata beliau.... Nama jurusnya ”langkah seribu”. agar kebuntuan bisa teratasi. Langsung saja tuliskan apa yang ada di pikiran dengan gaya bebas.. mending saya tulis saja apa yang ada di kepala. Yang penting bukan kegiatan yang maksiat.Tapi saya bingung mau mulai dari mana... Kalo kamu mau coba praktekkin. saya langsung saja tuliskan.Misalnya... ya sudah. Semoga dimudahkan dalam menghasilkan tulisan. browsing internet. jadilah sebuah tulisan. main bola. Padahal nggak terpikirkan sebelumnya. Malam semakin larut... Biarkan mengalir. Atau mungkin kamu punya jurus lain yang lebih sakti. 96 . Hingga akhirnya. saya bingung ketika hendak menulis artikel tentang ”Jilbab”... ada nasihat bagus dari ASM Romli.. Pokoknya teruslah memulainya!”.. baca Al-Qur’an.. Jones (1987). ”Bagi pemula.. seperti ini. saya lari dari menulis. Ilmu itu untuk dibagi-bagi. Maka.. Jangan nyembunyiin ilmu. tidur. Tapi. Mmm.. ketika memulai menulis... kalo kemudian tiba-tiba datang ide untuk menulis.. Padahal saya sudah di depan layar monitor. Toh ada pepatah. Trus. sebuah tulisan berhasil saya hasilkan...” kata James 95 G. atau apa sajalah. Setelah itu. terkait dengan hal ini juga.. Mengingat sekarang ini banyak muslimah yang nggak pada pake jilbab.. Amieen. Padahal saya pingin banget nulis tentang jilbab. gitu saja. Nah. semua tulisan pertama pasti kacau balau. jangan pikirkan harus langsung membuat tulisan bagus.. layaknya menulis surat. Walaupun awalnya cuma nulis begini.. ketika saya memaksakan diri untuk menulis. bukan buat disembunyiin. Nggak boleh. Hari ini... mau dipaksain kayak gimanapun tetap saja mampet.. Maksudnya. Saya pakai jurus lain lagi. Boleh dong saya dikasih tau. di tengah-tengah perjalanan menulis saya mendapatkan hal-hal yang menarik terkait dengan tema yang hendak saya tulis. Hingga akhirnya.. Saya lakukan kegiatan lain. eh malah ngumbar aurat di mana-mana. inilah dua jurus yang bisa kamu pakai kalo kamu menemukan kesulitan ketika hendak membikin sebuah tulisan. Robbins & Barbara S. lho. Senin 8 Desember 2008.. Oya.. Kadang. Sebab pembahasan ini penting. silakan saja. ”Janganlah terkejut atau kecewa jika Anda gagal untuk mempertunjukkan atau menghasilkan kualitas yang tinggi dalam tulisan pertama Anda. atau ungkapan-ungkapan yang dalam.... saya lakukan pemolesan dan pemangkasan di sana-sini (editing). Jadi.

Lho. Jangan memaksakan diri nulis tema yang berat-berat. Jadi. Mmm.” Trus. Kalo kamu nemuin kesulitan pas waktu nulis. ”Masalah yang paling mudah kita tulis adalah apapun yang kita yakini. Jadinya kamu ngerasa berat untuk menuliskannya. penulis novel Harry Potter. juga pernah ngasih nasehat begini.GIMANA SUPAYA GAMPANG ? Sobat. ini dia nih salah satu tips agar menulis menjadi terasa mudah. biar kamu mudah dalam menghasilkan tulisan. kayaknya ini deh sumber masalahnya. Cuma. gitu lho!). kamu kudu paham dulu dengan tema yang pingin kamu tulis.. Jangan bikin tulisan yang kamu kurang begitu paham apalagi yang kamu nggak ngerti sama sekali.. waktu TK dulu. saya pernah belajar tentang manasik haji. Jadi nggak perlu repot-repot minjem ke orang lain. saya udah nyoba semuanya. jadi begitu. dikit-dikit sih paham. Syukur-syukur kamu punya sendiri semua referensinya. Tulislah sesuatu yang memang kamu benar97 benar mengusainya dan kamu paham. agar kamu juga bisa lebih mudah menghasilkan tulisan. Ibarat orang mau bikin kursi.. Mmm. silakan deh kamu buktikan sendiri. Trus.. Kalo saran saya sih. Insya Alloh. jangan yang susah-susah. Jurus ngamuk sama jurus langkah seribu. dalam waktu singkat kamu bakalan bisa menghasilkan sebuah tulisan. tulis tema-tema yang menurutmu ringan. Itulah yang saya lakukan. Lho.. kok kayaknya pada lesu sih? Ada apa? Ada masalah? Mungkin saya bisa bantu. tapi dia cuma tau dikit-dikit tentang gimana cara bikin kursi.. Tulis saja sesuatu yang memang kamu bener-bener menguasainya. selain itu.. Kalo nggak percaya. Nah. ya itu tadi. tentu kamu akan lebih mudah dalam membuat tulisan. kita alami dan kita rasakan. kamu bisa buka-buka lagi referensi yang kamu punya. emangnya kamu mau nulis tentang apa sih? Saya rencananya mau nulis tentang ibadah haji. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri.” Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Jadi. tapi kursi nggak jadi-jadi. Iya. Kesannya gimanaa. 20 tahun yang lalu. dari awal sampai akhir? Ya. Selamat mencoba ya! Doaku selalu menyertaimu (Ce ileh. Kalo kata Mohammad Fauzil Adhim. Tapi kamu paham nggak tentang manasik haji. Lho. kan sudah saya kasih tau tentang langkah-langkah menulis artikel. saya juga sudah ngajarin kamu dua jurus menulis.” JK Rowling. Rasanya kok susah banget bikin tulisan. Dengan banyaknya referensi. maka buatlah tulisan yang referensinya mudah didapat. Ntar kamu sendiri yang susah. Bisa-bisa sudah berjam-jam dia kerja. Nah. dan kamu juga sebaiknya punya referensi yang cukup tentang tema itu. Dua hal inilah yang kayaknya kudu ada dalam dirimu supaya kamu bisa dengan mudah membuat tulisan. Kamu kayaknya belum terlalu menguasai tentang tema tulisan yang hendak kamu buat...kalo boleh tau. mendingan kamu bikin tulisan yang ringan-ringan saja dulu. Yang gampang saja. 98 .emangnya kamu pernah naik haji? Kalo naek haji sih belom. Wah.. kenapa sedih? Soalnya sampe sekarang saya belom bisa menghasilkan satu tulisan pun. Tapi itu dulu.. Saya lagi sedih nih. Tapi kok tetep aja susah untuk menuangkan kata-kata.

lho.... Katanya.nggak percaya. eeh. Baru kemudian... Maksudnya belom kenal secara langsung... Lho. Jangankan kita penulis pemula yang baru ngirim satu-dua tulisan..mmm. Atau mungkin kecebur ke dalam tong sampah yang ada di depan kantor media yang kita kirimi tulisan.bukan itu yang bikin saya sedih... Berarti nggak ada pilihan lain selain dikembalikan. Cuma apa? Cuma. Udah beberapa tulisan yang berhasil saya buat...mmm. Itu mah biasa..di dunia penulisan. Bahkan. trus keluar duit yang nggak sedikit buat biaya ngirim artikel.cup.. Gimana nggak sedih coba! Kita sudah capek-capek ngetik tulisan.. Bisa 99 100 .... penulis senior saja yang sudah cukup lama malang melintang di dunia persilatan –eh salah. Dalam sehari kadang redaksi mendapat banyak kiriman tulisan dari penulis luar. masih saja pernah mengalami penolakan.kok malah nangis sih. Hiks. Ya. Nyasar entah kemana.... Buat kamu-kamu yang baru awal-awal ngirim tulisan ke majalah atau surat kabar.... Dengerdenger ada yang sampai 200-an dalam sehari.... Tapi yang diterima paling-paling sekitar 10 tulisan.cuma. Saya juga belum kenal sama dia.. Dalam dunia tulis-menulis.. artikel yang ditolak jauh lebih banyak dibanding yang dimuat. Masak tulisan ditolak saja pakai nangis segala. Sebab begini sobat. Bukan hal yang aneh. Cup. Kamu kenal nggak sama seorang sastrawan yang namanya Joni Ariadinata. satu demi satu artikel saya mulai bermunculan di media. artikel kita itu terkadang nggak ketahuan rimbanya. kok kayaknya sedih sih.cup. Bayangin coba. Udah gitu tulisan yang ditolak cuma satu lagi. Anak soleh nggak boleh cengeng. Padahal kita sudah ngasih perangko balasan buat ”ongkos pulang”.hiks. 500 kali tulisannya ditolak! Kalo kita paling-paling baru beberapa tulisan saja yang ditolak... yang namanya penolakan itu hal yang wajar. hiks.he. Kamu tau nggak.he.sedih sih boleh saja.. ada loh penulis yang ngirim sampe 500 tulisan tapi semuanya ditolak. Malu tuh diliatin banyak orang. dia pernah punya pengalaman 500 tulisannya ditolak sama media yang dia kirimin tulisannya.MENGHADAPI PENOLAKAN Sobat .. tulisan saya itu ditolak.lho.. beberapa tahun kemudian. Terutama di majalah. di awal-awal saya coba menulis di media. Saya kenalnya cuma lewat majalah yang pernah nyeritain tentang pengalaman dia dalam dunia tulis-menulis.. sedih rasanya. Apalagi sampai nangis-nangis segala.. tak satupun tulisan saya yang dimuat.. Jadi nggak usah larut dalam kesedihan. gitu lho! Saya sendiri sudah lupa. masak sih sampe sebanyak itu! Yee.. Namun tetap saja. Nah. sudah berapa banyak tulisan saya yang ditolak. jangan kaget kalo nanti tulisanmu ditolak. Capek deh! Sedihnya lagi. tulisannya mulai dimuat satu persatu..hiks. Kalo belum kenal.(Sambil bercucuran air mata) Eeh. Baru kemudian setelah itu. Ah.. Memang sedih sih kalo artikel kita ditolak.... kalo gitu. Ada apa lagi nih? Masih ngerasa susah bikin tulisan? Bukan. yang lainnya mau dikemanain? Nggak mungkin kan dimuat semua. baca banyak referensi. Kalo masalah menulis sih udah beres.. Tapi jangan sampai berlarut-larut. setelah terus mencoba mengirim artikel ke media.. Bahkan satu di antaranya udah saya kirim ke media. Sobat.. Sepertinya artikel kita itu lupa jalan pulang. hiks. sama dong dengan saya. Semuanya ditolak.. Cuma..ternyata malah ditolak... Udah diem........

artikel yang dikirim terlalu pendek. Ada artikel lain yang lebih bagus atau ada alasanalasan lain yang membuat artikel kita ditolak. kamu bisa juga kirim ke media yang sama yang menolak tulisanmu. walaupun artikel saya tidak terpampang di media dan tidak dibaca banyak orang. Berarti artikel saya tetap bermanfaat untuk orang lain. Cuma ada banyak alasan kenapa artikel itu kemudian ditolak. tulisan itupun menjelma menjadi buku laris saat itu: Mengajar Anak Anda Mengenal Allah Melalui Membaca. Tiga minggu. bukan berarti artikel kita jelek. Terlalu dipaksakan memang. saya tampilin di blog pribadi saya. Putus asa? Tidak.. Dia menulis begini. padahal redaktur cuma butuh tulisan yang panjangnya sekitar 5 lembar saja. artikel saya yang ditolak itu saya simpan.. Bisa jadi artikel kita sebenarnya bagus. Misalnya buat bahan mencari ide menulis atau untuk referensi tulisan-tulisan saya selanjutnya. Sebenarnya. kalau kamu mau. Inilah buku pertama saya. tentu ada yang paling bagus.. belum dimuat..itu tadi. ada tulisan lain yang lebih bagus. Jadi terkadang. Coba saja dulu! Oya. Lah trus. tentu saja ditolak.. PERTAMA. tema artikel itu nggak aktual. Kedua. Atau sebaliknya. paling nggak ada saja orang yang membacanya. dua hal inilah yang biasanya saya lakukan ketika artikel saya ditolak. Bahkan bisa jadi artikel itu sebenarnya bagus. sobat! Artikel kita ditolak. begitu tau artikel saya ditolak. Jadi. tapi dengan saya tampilin di blog. sehingga kurang enak dicerna. atau bisa juga dikembalikan ke tong sampah alias dibuang. artikelnya kepajangan (jumlah hurufnya kebanyakan). kamu bisa saja perbaiki artikelmu itu. apa yang harus kita lakukan kalo artikel kita ditolak? Nangis? Marah? Manggil polisi? Pergi ke dukun? Atau . ngomong-ngomong masalah penolakan artikel. ketika artikelmu ditolak. KETIGA. Bukunya yang paling terkenal judulnya ”Kupinang Engkau Dengan Hamdalah”. Jadi nggak lantas saya buang ke tong sampah. saya mendapatkan kiriman dari redaksi berupa surat penolakan.. setelah tulisanmu kamu perbaiki. saya akan melakukan beberapa hal berikut: Pertama.. Siapa tau suatu saat bermanfaat. Satu minggu saya tunggu. artikel yang ditolak itu bukan berarti artikel itu jelek. Kalau saya nih. Diantaranya. Jadi sebenarnya tulisan yang masuk ke meja redaksi semuanya bagus.dikembalikan ke alamat si pengirim tulisan. Dalam buku ”Inspiring Words for Writer” dia bercerita sedikit tentang pengalamannya ketika mendapat penolakan artikel. di antara semuanya. Sisanya? Ya. KEDUA. 101 102 . Ya. Trus kamu coba kirim lagi ke media yang lain. Saya segera memperbaiki artikel tersebut. Padahal redaksi pinginnya nerima artikel dengan tema yang sedang hangat dibicarakan saat ini.”Suatu saat saya menulis dua artikel tentang mengajarkan membaca pada anak sejak dini ke sebuah surat kabar terbitan Jakarta. Jadi begitu. Inget lho. saya jadi teringat dengat Fauzil Adhim. Misalnya artikel yang dikirim itu panjangnya sampai 8 lembar. redaksi tertarik untuk memuatnya. Barangkali saja. Atau. belum juga. ”yang lebih bagus”. Saya simpan atau saya tampilin diblog. Dua minggu. penulis buku-buku seputar keluarga dan pernikahan. Membuat anak GILA Membaca adalah bagian pertama yang mendapat sambutan luas di masyarakat. Namun. Kalian tentu kenal kan dengan beliau? Itu lho. Setelah diperkaya sana-sini. Buku itu sekarang saya tulis ulang dalam tiga bagian.. Dan masih banyak lagi alasan yang membuat sebuah artikel tidak dimuat. Maka. tentu saja artikel yang paling bagus yang diambil oleh redaksi. Cuma ya..

Lho. Apalagi sampai nangis-nangis segala. Kita juga musti bersyukur karena dengan adanya penolakan itu. Iya dong. Sobat. Sobat . seratus ribu eksemplar! Benarlah.. tidak pernah hadir.. Sekarang. Kita nggak boleh sombong. kok bersyukur. Mestinya justru kita bersyukur ketika artikel kita ditolak. sama sekali bukanlah musibah. Hal ini sekaligus menjadi cambuk buat kita agar lebih giat lagi untuk terus belajar dan belajar. walaupun artikel kita ditolak. Artikel ditolak kok malah bersyukur! Gimana sih?! Saya jadi bingung nih. Sebab. maka ditetapkan baginya sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat hingga berlipat-lipat banyaknya. Nah. buku Kupinang Engkau dengan Hamdalah saja telah terjual lebih dari 100. maka ditetapkan satu kebaikan untuknya. Hanya saja dia tidak memuatnya disebabkan beberapa alasan yang sudah saya sebutkan di atas tadi. barangkali trologi Kupinang Engkau dengan Hamdalah yang kemudian dikemas menjadi satu jilid dalam Kado Pernikahan untuk Istriku.Kalau saja saya menganggap penolakan itu akhir dari segala-galanya. Ya.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim) Kemudian. Barangkali kita perlu merenungi sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam berikut ini: “Barangsiapa yang berniat untuk berbuat kebajikan tetapi ia belum mengerjakannya. Pertama.. Kedua. Sobat?! Setelah membaca uraian saya di atas. Gimana. Yaa. ternyata masih banyak orang lain yang kualitas tulisannya jauh lebih bagus di atas kita. Ketiga. sudah nggak sedih lagi kan sekarang? Nah. Hingga akhirnya tulisan kita berhasil dimuat di media. kadang yang dianggap musibah. kita dapat pahala niat. berarti Alloh secara nggak langsung telah memberi kita nasihat dan mengingatklan kita agar senantiasa menjadi orang yang tawadhu (rendah hati).” Demikian cerita beliau. Ngerti kan kamu sekarang? 103 104 . Jika ia mengerjakannya. gitu dong! Kita nggak usah sedih kalo artikel kita ditolak.000 eksemplar. Kita tetap mesti bersyukur. kita dapat pahala karena telah menyebarkan kebaikan kepada orang lain. paling nggak kita sudah menyebarkan kebaikan kepada pihak redaksi walaupun kemudian artikel kita nggak dimuat. kita tetap dapat pahala dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala. menulis dan menulis. Sebab apa? Sebab... Bisa jadi redaktur yang baca artikel mendapatkan manfaat dari artikel kita itu (tercerahkan). kita dapat pahala berlipat ganda karena telah melaksanakan niat kita itu. jadi begitu.

Sobat. maupun yang temanya umum. berarti ladang dakwah semakin terbentang luas.. Dengan semakin banyaknya media. ngak?! Jadi. Yang penting tulisan kita itu bermanfaat untuk ummat dan bisa membuat orang lain berubah ke arah yang lebih baik setelah membaca tulisan kita. kirim saja ke majalah Islam.. 105 Sebelumnya. Sekarang ini banyak kok majalah Islam yang bermunculan. Nah. Kalian tau nggak.. panjang tulisan. Sebagai contoh. Selain kita mengajak orang lain untuk menuju ke arah yang lebih baik. Misalnya saja masalah pertanian. Bukankah arti kata ”dakwah” itu adalah ”menyeru” atau ”mengajak”. Yang namanya dakwah dengan tulisan itu nggak mesti tema yang kita tulis melulu berbicara masalah agama. kalo tulisan kita udah jadi. Tapi itu nggak terlalu penting untuk diketahui.berbicara tentang permasalahan agama. Tapi saya bingung mau nulis tentang apa? Lho.. apakah koran itu menyediakan ruang untuk tulisan yang membahas permasalahan agama atau nggak. Baik koran yang berskala nasional maupun daerah. atau bahkan mungkin sampai ratusan.apa ya? Mmm. Isinya ya. kamu juga bisa tuh ngirim tulisanmu ke sana. Oya. Mungkin kalau mau dihitung-hitung bisa mencapai puluhan jumlahnya.. dll. Rata-rata mereka menerima tulisan dari penulis luar. tentu saja merupakan kesempatan bagi kita untuk berdakwah lewat tulisan. Baru setelah itu kita buat tulisan yang kira-kira memenuhi kriteria dari media itu. Tapi kita juga kudu ingat. Jangan biarkan orangorang yang nggak bener menanaminya dengan tanaman yang berbahaya. perekonomian. dll. kita juga bisa mengirim tulisan kita ke koran. Pokoknya kita bisa menulis apa saja sesuai dengan kemampuan kita.. Yang jelas. dengan semakin banyaknya media massa yang ada sekarang ini. Di koran Republika ada kolom kecil di halaman muka yang biasa menampilkan tulisan yang berbicara seputar permasalan agama. masih banyak lagi koran-koran lain yang menerima tulisan seputar keagamaan. kenapa mesti bingung! Banyak hal yang bisa kita tulis. perindustrian. berapa kira-kira jumlah majalah dan surat kabar sekarang ini? Kayaknya makin banyak saja. kita bisa baca-baca dulu model tulisan yang biasa dimuat di koran itu. kita bisa mencari media yang menyediakan ruang untuk tulisan-tulisan semacam itu.. Kalo kita minatnya menulis hal-hal yang berbicara masalah agama.!) Trus. kedokteran. kita kudu manfaatin sebaik-baiknya. Namanya kolom Hikmah. berarti kita telah melakukan dakwah lewat tulisan. koran yang menyediakan ruang khusus untuk tulisan yang berbicara masalah agama ialah koran Republika. Tul.LADANG LUAS TERBENTANG Sobat .mmm. Nah. tentu saja kita harus periksa dulu. Misalnya saja koran Pikiran Rakyat. ya? Baik yang skalanya besar (nasional) maupun yang cuma lingkup kecil (daerah). Kalo kita ingin menulis di majalah. Nah berarti kalo kita berhasil ”menyeru” atau ”mengajak” orang lain ke arah yang lebih baik dengan tulisan kita. Ya nggak?! (Ya iya lah. Atau. kamu bisa coba kirim tulisanmu ke sana. ladang dakwah emang terbentang luas. Kemudian. kita kirim deh ke sana. Emang sih.. Kalo memang ada.... Koran yang beredar di wilayah Jawa Barat ini setiap hari Jum’at menyediakan rubrik Renungan Jum’at. Kita harus tanami sebanyak-banyaknya tanaman (baca: tulisan) yang bermanfaat untuk kemaslahatan ummat. tema tulisan.. kita 106 . Kita perhatikan hal-hal yang menyangkut gaya bahasa. Baik itu tulisan yang membahas tentang permasalahan agama. Selain koran Republika.. Kita juga bisa menulis hal-hal yang menyangkut masalah keduniaan.

juga bisa mengingatkan orang lain untuk meninggalkan hal-hal yang buruk dan berbahaya. Tapi kan media sekarang ini nggak semuanya ”sehat”.. Kemudian kita kirim tulisan kita ke rubrik opini yang ada di hampir setiap surat kabar. Oya. Kita ingatkan mereka bahwa menceritakan aib orang lain (ghibah) dan menampilkan gambar-gambar seronok merupakan perbuatan haram. Atau.apa lagi ya? Eee. Kita bikin saja tulisan yang isinya berupa nasehat kepada pihak redaksi agar selalu ingat kepada Alloh.. Wabillahi taufiq wal hidayah. (Lho. maka mereka akan menanggung dosa jutaan orang yang terjatuh dalam perbuatan maksiat oleh sebab perbuatan mereka. kita bisa membuat tulisan yang isinya mengingatkan masyarakat akan dampak negatif judi. Silakan tulis apa saja sesuai kemampuan. maka berarti kita telah berdakwah. Mudah-mudahan. Jangan sampai media-media itu justru dipakai untuk menyebarkan keburukan oleh orang-orang yang dalam hatinya belum diterangi oleh cahaya hidayah. Kayaknya kudu saya ingetin ke kamu-kamu semua kalo dakwah itu maknanya luas. Kita tulis nasihat itu dengan bahasa yang lembut.. Jadi intinya. Surga dan Neraka.mmm. baik ditinjau dari sisi keduniaan maupun sisi akhirat.. Kita jadikan mediamedia itu sebagai sarana untuk dakwah (wasailud da’wah).he. kita bisa memulai terlebih dahulu dengan menulis di kolom surat pembaca yang ada di hampir setiap surat kabar juga. Misalnya saja sekarang ini di masyarakat kita sedang merebak judi togel.... Kita ingatkan mereka juga tentang hari akhirat. Yang penting tulisan kita itu bermanfaat untuk ummat. setelah membaca tulisan kita... Ada juga media yang isinya cuma gosip (baca: ghibah) dan gambar-bambar seronok. baik manfaat di dunia maupun di akhirat.. Pokoknya kalau kita bisa mengajak orang lain untuk berubah ke arah yang lebih baik. kita jangan bingung kalo pingin dakwah lewat tulisan. Insya Alloh akan lebih mudah untuk dimuat. Makanya.. Nah. mereka mau bertaubat dan mengganti isi media mereka dengan hal-hal yang bermanfaat dan diridhoi Alloh Subahanahu wa Ta’ala.. Trus juga.. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.he.) 107 108 . hendaknya kita manfaatin benar-benar berbagai media yang ada sekarang ini. Kita sertakan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salllam. kalau kita belum sanggup nulis untuk rubrik opini. Bisa nggak kita ngirim tulisan ke sana? Ya.. Kita ingatkan mereka bahwa azab Alloh sangat pedih. Jika mereka tetap melakukan perbuatannya itu. bisa saja. kok kayak penutupan ceramah . Barangkali itu saja yang bisa saya sampaikan.

Barangkali ada yang bisa bantu ngasih jawaban? Gimana caranya supaya tulisan kita bisa menembus media? Mmm. saya sempatkan juga untuk mencari artikel tentang kiat menulis. Sebab. Tapi. kalo menurut saya sih. Memang nggak gampang untuk bisa menembus media.. Coba deh kamu baca-baca sendiri buku-buku kiat menulis yang ada di sana. coba deh iseng-iseng kamu liat-liat buku yang ada di rak buku bagian ”komunikasi” atau ”Jurnalistik” atau apalah nama rak bukunya. Menjadi Powerful Da’i Dengan Menulis Buku karya Bambang Trim 110 .... baik menulis artikel maupun menulis buku. Puluhan. bukan berarti nggak mungkin atau mustahil bagi kita sebagai seorang penulis pemula untuk bisa menembus media. Saya Bermimpi Menulis Buku karya Bambang Trim 4. kamu bisa baca sendiri di buku-buku maupun artikel yang membahas tentang kiat menulis. Tapi. gimana caranya supaya tulisan kita bisa diterima? Yang ngirim tulisan kan bukan cuma kita aja.. Walaupun memang jumlah mereka nggak banyak. Di antara buku-buku kiat menulis yang sudah saya miliki sampai saat ini antara lain: 1. Banyak media yang siap menerima tulisan kita. setelah saya tertarik dengan dunia tulis menulis. Ladang buat menulis emang terbentang luas. Sobat. Buanyak. Gimana caranya supaya tulisan kita bisa menembus media? Tentu nggak gampang. nggak semua orang yang begitu mengirim tulisan ke media lantas dimuat. Bisa jadi begitu. atau bahkan mungkin baru pertama kali mengirim tulisan. Saya nggak tau. Kiat Menjadi Penulis Sukses karya Abu Al-Ghifari (Buku kiat menulis yang pertama kali saya miliki) 2.. emang bener sih. Ada yang dimuat dan ada (bahkan banyak) yang ditolak. Tapi yang jelas ada. Ketika saya berkunjung ke toko buku. Berdakwah Lewat Tulisan karya Aef Kusnawan 3. toh! Oo. Apakah karena saya sekarang hobi menulis? Entahlah.. Kalo kamu main ke toko buku. Sekali lagi saya ingetin nih. Lah. saya jadi hobi mengoleksi buku-buku tentang kiat menulis.. biasanya saya akan menyempatkan diri untuk mendatangi rak buku yang memajang buku-buku tentang kiat menulis. tapi langsung dimuat. trus gimana caranya supaya kita bisa bersaing dengan mereka. Hingga saat ini saya punya cukup banyak (walaupun belum terlalu banyak) buku-buku dan artikel tentang kiat menulis. Jadi jangan sampai disia-siakan begitu saja. Memang.. Buktinya. nggak ada seorang pun yang bisa ngasih tau tentang gimana caranya supaya tulisan yang dikirim ke berbagai media ”pasti” dimuat. Buktinya. kenapa kok jadi keranjingan membaca buku-buku tentang kiat menulis. Ladang untuk menyebarkan kebaikan terbentang luas. kalo kamu mau tau apa saja kiatkiatnya. Bahkan mungkin ratusan.tapi begini. Sepertinya.. Yang jelas di rak itu bakalan kamu temuin buku-buku yang ngebahas tentang kiat menulis atau teknik menulis. Bahkan penulis kawakan sekalipun.. Gimana caranya ya supaya tulisan kita bisa tembus ke media? Saya juga bingung nih ngejawabnya.MENEMBUS MEDIA Sobat.iya ya. Saya sendiri termasuk orang yang seneng baca-baca buku yang kayak gituan. Bahkan ketika browsing internet. Segera deh ditanemin dengan tulisan-tulisanmu yang bermanfaat! Ya. Nah. ada juga penulis pemula yang baru beberapa kali. Dan bisa jadi kita nanti menjadi salah satu dari mereka. Bener juga ya. Mereka paling-paling cuma bisa ngasih 109 saran dan masukan berupa kiat-kiat agar tulisan kemungkinan besar bisa diterima. setiap toko buku beda-beda ngasih nama rak bukunya.

Isinya mirip dengan yang sudah-sudah. Panduan Menjadi Penulis: Kiat Menulis Artikel untuk Media Massa karya Asep Syamsul M. Bahkan nggak sampai di situ. teori juga penting. Romli 12. Si A menyarankanmu untuk melakukan ini dan itu sambil dia menceritakan pengalamannya selama berkecimpung di dunia bisnis. Sebab. Sobat! Bukannya saya anti sama teori. teori lagi. Jadi sekali lagi. Samantho 15.. Proses Kreatif Penulis Hebat (Kumpulan tulisan) editor Salman Faridi 6. Tul. api kompor yang mereka nyalakan 111 kurang panas. Keduanya merupakan seorang pebisnis. bagaimana dia memulai bisnis. apaa. gak?! Sebuah buku tentang kiat menulis yang berisi kisah pengalaman praktis penulisnya dalam berkecimpung di dunia tulis menulis tentu “daya kompornya” akan lebih besar dibandingkan dengan buku yang hanya berisi teori.tanpa menceritakan kisah pengalaman dia selama berkecimpung di dunia bisnis (pengalaman dia dalam mempraktikkan teori yang dia sampaikan). Jurnalistik Islami karya Ahmad Y. tidak satupun tulisan saya yang dimuat. baik di koran maupun di majalah. saya jadi bosan untuk membacanya.. sampai saat ini saya belum sanggup beli buku ”Resep Cespleng”-nya) 9. gitu. suka-duka dia selama menjalani bisnisnya. Siapa Bilang Jadi Penulis Tidak Bisa Kaya karya Pracoyo 14. kalau setiap hari dijejalin teori terus. ah! Yang lain donk!) Ssstt…jangan salah paham dulu. Bagaimana Menjadi Penulis yang Sukses karya Wilson Nadeak 11. lama-lama bosen juga. orang akan lebih percaya terhadap teori yang disampaikan karena telah dibuktikan sendiri keampuhannya oleh si penyampai teori (penulis buku). setelah membaca teori tentang kiat sukses menulis di media. Misalnya ada dua orang. Sedangkan Si B cuma ngomong begini. kalau menurut saya (barangkali menurut kamu beda lagi). Kemudian mereka berdua ingin menyemangatimu agar mau memulai bisnis. Menjadi Penulis Hebat karya O Solihin 10. (Misalnya buku hasil wawancara dengan Mbak Helvi Tiana Rosa. rata-rata penulis memiliki tujuan sama. Dengan begitu. Kalo nggak salah ”Menjadi Kaya dengan Menulis” atau . Jurus Jitu Menulis Buku Untuk Orang Sibuk karya Edy Jaqeus (Sayang. cuma judulnya saya agak lupa karena bukunya ketinggalan di rumah ortu. Kebanyakan cuma teori. mereka ingin ngomporin orang untuk mau menulis. 13. Permisalannya begini. Jarang saya temui buku kiat menulis yang berisi kisah keterlibatan langsung penulisnya di dunia tulis menulis. Lewat buku yang mereka tulis.. Sebab. Tidak jauh beda.. (Teori lagi. Menulis Artikel Itu Gampang karya Nurudin 8. orang akan lebih tertarik untuk mencobanya. hingga akhirnya dia sukses di dunia bisnis. Sayangnya. Memang. belasan tulisan saya berhasil dimuat. Tapi. Maksudnya proses kreatif mereka dalam membuat tulisan dari awal hingga dimuat di media. Sebelumnya. Inspiring Word’s for Writer’s karya Mohammad Fauzil Adhim 7. kalau kamu ingin sukses di dunia bisnis kamu harus begini…begitu…melakukan ini…melakukan itu…bla…bla…bla…. Buktinya.) Namun. Bosen. Penulis-penulis Pengguncang Dunia karya Anton WP.. 112 . dll. Yang jelas ada kata-kata ”kaya”nya. karena isi bukunya hampir sama dengan buku-buku yang sudah saya miliki. Diapun kadang ngajak kamu ngeliat-liat usaha bisnisnya. Akibatnya. sekarang saya agak kecewa ketika membaca buku-buku kiat menulis yang ada di pasaran saat ini. teori juga penting. Si A dan Si B.5.

gimana nih? Kalo internet gimana? Wah.Nah. Tulislah sesuatu yang sesuai momen. jelas Si A. boro-boro internet. Tulislah sesuatu yang aktual (sedang hangat dibicarakan). Mmm…. Mudah-mudahan dengan begitu kamu jadi lebih termotivasi untuk segera berdakwah bil kitabah. manakah yang lebih membuatmu semangat untuk segera memulai bisnis? Kalau menurut saya. Nggak apa-apa. nggak cuma saya kasih teori. dalam menulis buku ini saya sertakan pula kisah pengalaman saya ketika menulis dan mengirimkannya ke media. Kamu boleh kok cuma baca-baca saja buku yang ada di toko buku. Plus saya kasih liat sebagian karyakarya saya sebagai contoh. kata ASM Romli. Jadi. Misalnya.gimana ya? Mmm…susah juga nih. Oleh karena itu. Buat tulisan yang menarik. Atau kamu juga bisa dapetin kiat-kiat menulis lewat artikel yang ada di internet. Sedangkan toko bukunya jauh di kota sana. Untuk itu. intro. Gaya bahasa untuk majalah remaja tentu saja beda dengan gaya bahasa majalah umum. Nggak ada yang ngelarang. terkait dengan kiat yang pertama ini. Maka. Saya kutipkan saja deh beberapa kiat yang pernah saya dapat dari beberapa referensi yang pernah saya baca. Gratis. Untuk bisa ke sana saya harus ngeluarin ongkos lumayan gede. Nggak hanya kiat-kiat menembus media saja. gitu lho! Ya emang sih. tentang gimana caranya membuat kalimat yang baik sesuai kaidah jurnalistik. Kalo kamu memang pingin tau tentang kiat-kiat menembus media. 3. 4. jadi begitu. terutama untuk naskah yang berkaitan dengan deadline. Komunikatif 113 114 Dari kedua orang ini. dan halhal lainnya yang sangat bermanfaat. *** . Tapi di daerah saya nggak ada toko buku. seorang teman yang bapaknya bekerja di koran Kompas pernah bilang begini. Misalnya. gimana caranya mengatasi hambatan dalam menulis. silakan kamu baca lagi bab “Membedah Artikel”. baik tema. Untuk hal ini. Wah. apaan tuh bahasa jurnalistik? Bahasa jurnalistik. Tapi kamu juga saya ajak ngeliat saya mempraktekkan teori yang saya sampaikan. 5. Gaya bahasa koran A tentu juga beda dengan gaya bahasa koran B atau majalah C. Dengerin nih… 1. Dengan membaca tulisan-tulisan semacam itu kamu bakalan ngedapetin banyak hal yang terkait dengan tulis menulis. dan isinya. Sobat. buatlah tulisan tentang RUU APP. kamu baca saja deh sendiri buku-buku tentang kiat menulis. menulislah sesuai dengan bahasa jurnalistik. begitu kira-kira katanya. adalah gaya bahasa komunikatif dan spesifik. jangan yang berkaitan dengan bulan Dzul Hijjah. 2.”Kalo mau nulis di koran saratnya cuma satu: AKTUAL”. Gunakan gaya bahasa yang sesuai dengan gaya bahasa media yang hendak dikirimi tulisan. Seingat saya. judul. Waduh. Misalnya beberapa minggu lagi memasuki bulan Ramadhan. sekarang sedang ramai diperbincangkan tentang RUU APP. Buat tulisan yang isinya bisa dimengerti. Tujuannya biar kamu-kamu semua dapat kejelasan dengan sejelas-jelasnya. Saya kan tinggal di daerah terpencil. Maka buatlah tulisan yang berkaitan dengan bulan Ramadhan. kalo gitu saya harus ngeluarin duit lagi dong buat beli buku-buku itu! Oo…nggak mesti. Jadi. Mmm… Ya udah kalo gitu. Banyak hal lain yang bisa kamu dapet. Listrik aja baru masuk kemarin.

mudahmudahan kamu dapat sedikit pencerahan. dan menjadi persoalan dalam masyarakat. bukan saduran. Panjang tulisan 3. Kalau nggak ada. plus artikel yang saya dapat dari internet. Oya. Ketika hendak menulis. bukan rangkuman pendapat/buku orang lain . seperti ukuran kertas. Semoga bisa menjadi bekal buatmu untuk segera menyemai benih kebaikan di ladang luas yang terbentang. (Ssst. Spesifik artinya mempunyai gaya penulisan tersendiri. bukan sekadar kompilasi.5 halaman kuarto spasi ganda atau 700 kata atau 5000 karakter (dengan spasi) ditulis dengan program Words. bukan terjemahan. 8. Kalo mau nulis.. saran. pandangan. font TNR. agar tulisan kita bisa dipahami. Alirkan semua ide yang ada di kepalamu. Kirim naskah yang benar-benar fix (tidak ada kesalahan lagi. sebagai tambahan penjelasan. ya nulis saja.5. Mentaati peraturan teknis media. Uraiannya bisa membuka pemahaman atau pemaknaan baru maupun inspirasi atas suatu masalah atau fenomena. pencerahan. Tapi saya ingetin juga nih. 2. naskah bisa ditulis dengan format: A4.artinya langsung menjamah materi atau ke pokok persoalan. spasi. Sobat. dan tanpa basa-basi (straight to the point). Oke. Biasanya peraturan ini dicantumkan di bagian bawah ”susunan redaksi”.. dan jumlah kata. dan menggunakan bahasa populer/luwes yang mudah ditangkap oleh pembaca yang awam sekalipun. Substansi yang dibahas menyangkut kepentingan umum. jenis huruf. ada baiknya sebelum tulisan dikirim ke media. relevan. tidak berbunga-bunga. saya juga pernah diberi saran oleh pihak redaksi sebuah surat kabar yang pernah 115 menolak naskah saya. spasi 1. Belum pernah dimuat di media atau penerbitan lain. bukan kepentingan komuninas tertentu 5.3. demikianlah beberapa kiat menembus media massa yang pernah saya baca dari beberapa bahan bacaan yang saya punya. 7. Penyajian tidak berkepanjangan. margin 3. Untuk jumlah kata tergantung rubrik yang hendak dituju. dan juga tidak dikirim bersamaan ke media atau penerbitan lain. terlebih dahulu dibaca oleh orang lain untuk kemudian minta dikomentari dan diberi masukan olehnya. baik informasinya.3. sebuah gaya bahasa yang sederhana. *** Nah. kalimat-kalimatnya pendek dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti. Artikel mengandung hal baru yang belum pernah dikemukakan penulis lain. Topik yang diuraikan atau dibahas adalah sesuatu yang aktual. Untuk opini biasanya sekitar 700-an kata (Cara menghitung jumlah kata di MS Word: Tools ---> Wourd Count ---> Words). Nggak usah mikir yang berat-berat.! Ngomong2 kalian ngerti nggak nih maksudnya?) Selain itu. Sobat. pendekatan. 4. 3. maupun solusinya. Dengan membaca uraian di atas. Mereka bilang kalo naskah yang mereka terima harus memenuhi kriteria sebagai berikut: 1. jangan terlalu terbebani dengan kiat-kiat yang sudah saya sebutin di atas. 6. Tulis saja apa yang pingin kamu tulis. bukan plagiasi. 6. Jangan jadikan kita-kiat di atas 116 . Di antaranya dari buku-buku yang sudah saya sebutin di atas. Artikel tidak boleh ditulis berdua atau lebih. terutama yang menyangkut masalah tanda baca) 7. Asli.3.

Untuk melengkapi beberapa kiat menembus media massa yang sudah saya sebutin di pembahasan sebelumnya. Padahal sebelumnya. tapi pengertiannya beda. namanya memang sama. saya jadi tercerahkan. Yang pertama namanya jurus ”AT” dan yang kedua namanya jurus ”AT”. ya. Ternyata memang benar kata orang-orang. tulis. nggak ada satupun yang dimuat. Kenapa kok mereka bisa sukses? Saya yakin. kalo kamu mau nulis.. insya Alloh. pada pembahasan kali ini. Minimal beberapa tulisan saya berhasil dimuat dengan mengandalkan kedua jurus ini. Sobat ?! 117 JURUS “AT” Sobat. sekali lagi.nulis saja! Tulis.sebagai beban yang memberatkanmu untuk mengangkat pena. Saya sendiri sudah merasakan pengaruh dahsyat dari membaca. kebanyakan mereka akan menjawab bahwa mereka bisa sukses diantaranya karena mereka membaca. Termasuk tentu saja kesuksesan dalam menembus media. Dari yang tadinya biasa-biasa saja hingga menjadi orang yang luar biasa. Makanya. Jadi. Pingin tau. saya akan turunkan ke kamu-kamu semua dua buah jurus menembus media massa. Coba deh kamu tanya orang-orang yang sekarang sudah sukes meraih cita-cita mereka.. kok nama jurusnya sama? Ya. banyak-banyaklah membaca. Jurus ini saya dapat setelah membaca sekian banyak referensi tentang kiat menulis. pintu gerbang kesuksesan sedikit demi sedikit akan terbuka. dan tulis! Oke. kan?! 118 .. Setelah saya praktikkan. Lho. Dengan membaca. kalo kita ingin meraih apa yang kita citacitakan. Hasilnya. satu demi satu tulisan saya dimuat di media. Setelah membaca sekian banyak referensi tentang penulisan. Membaca juga telah membuat kehidupan banyak orang berubah. hasilnya cukup lumayan.. Membaca memang bisa bikin kita jadi tau banyak hal.

saya sering perhatikan di rubrik opini sebuah surat kabar. Dan alhamdulillah beberapa tulisan saya berhasil dimuat. Saya cari tema yang kira-kira cocok dengan rubrik yang saya tuju. Cuma bedanya. Setidaknya ada 2 hal yang saya amati. dan berimbang. bikin saja tanggapan. Setelah saya menentukan rubrik yang hendak saya tuju. saya dapati sebuah buku tentang kiat sukses menembus media massa. Setelah saya amat-amati. Kamu amati beberapa media yang hendak kamu kirimi tulisanmu. Pernah pada hari Jumat. kemudian medapati tulisan (misalnya opini) yang kita nggak setuju. Ada satu kiat menarik yang saya dapat dari buku itu. Bahkan pernah tiga bulan berturut-turut artikel saya dimuat di sebuah majalah remaja. Ketika saya datangi rak buku yang memajang buku-buku tentang kiat menulis. Kiat itu kemudian saya namakan dengan jurus AT juga. Rubrik apa saja yang dimuat di sana. Tema apa saja yang dimuat di rubrik itu? Trus. katanya. Gampang.JURUS AT Awal-awal menulis di media. beberapa artikel saya berhasil dimuat. Jurus ini bernama “AT”. kemudian saya tentukan rubrik yang hendak saya kirimi tulisan. Dia menulis begini: Ahmadiyah Menjawab MB Shamsir Ali SH SHD Plt Sekretaris Media dan Informasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia JURUS AT Jurus AT yang ini saya dapat beberapa tahun lalu (kayaknya sih sekitar 4 atau 5 tahun lalu) saat saya berkunjung ke sebuah toko buku. Sekadar contoh wawancara dengan Ahmad Hariadi. akurat. Gitu saja. kemudian saya mulai menulis dengan meniru gaya bahasa dari beberapa artikel yang pernah dimuat di sana. sayapun mencoba untuk membuat sebuah tulisan. pihak redaksi dari media yang bersangkutan punya tanggung jawab moral untuk memuat tanggapan ini. Bukunya nggak terlalu besar. Sangat sedikit upaya mengkonfrontir isi artikel itu kepada Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Misalnya saja di koran Republika. Ketika kita baca koran/majalah. kalo tulisan kita mau dimuat. banyak juga tulisan yang isinya berupa tanggapan tulisan sebelumnya. beri saja tanggapan! Sebab. sebelumnya saya amati dulu isi media itu. Namun sayang. Kalo saya pikir-pikir. Sebab. Saya cuma bisa baca-baca saja di toko itu sambil berdiri. “AT” di sini kepanjangan dari “Amati dan Tanggapi”. saya sering pakai jurus ini. Hasilnya? Alhamdulillah. Kependekan dari “Amati dan Tiru”. kemudian saya melakukan pengamatan terhadap beberapa tulisan yang dimuat di rubrik itu. harganya lumayan besar. 23 Mei 2008 Republika memuat opini dari seorang jemaat Ahmadiyah. Jadi gampang saja kalo kamu mau pakai jurus AT. Dalam wawancara itu. Ahmad Hariadi ditanya: Siapa pemimpin Ahmadiyah sedunia sekarang? Hariadi menjawab: Mirza Ghulam Ahmad. yaitu tema dan gaya tulis. gimana gaya tulisnya? Begitu pengamatan selesai. Biasanya tanggapan itu muncul tidak berapa lama setelah tulisan yang ditanggapi dimuat. Menurut penulis buku itu. padahal hal itu sangat penting agar pembaca memperoleh informasi yang benar. benar juga nih sarannya. Ketika saya pingin menulis di media tertentu. lahir 120 . 119 Harian Republika sering memuat artikel tentang Jemaat Ahmadiyah dan pendirinya. kan?! Jadi saya nggak sanggup membelinya karena keuangan sedang menipis. trus kamu ”tiru” tulisan yang pernah dimuat di sana.

Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menulis. hlm 141). Kemudian.. Berkenaan dengan dua kalimah syahadat. sedangkan Rasul yang memiliki hidup keruhanian yang abadi dan sekarang bertahta di atas singgasana keagungan dan kesucian adalah wujud terpilih Muhammad SAW.'' (Rukhani Khazain vol 10 hlm 442). Tahir Ahmad. hlm 3) Jemaat Ahmadiyah berkembang di hampir 200 negara dengan jumlah anggota lebih dari 200 juta jiwa.'' (Majmua Isytiharat. Dalam upaya menegakkan dan menyebarkan syiar Islam.yang dikarang MGA. ''Inti dari kepercayaan saya adalah: Laa Ilaaha Illallahu. tidak boleh lagi mengenakan istilah nabi kepada seseorang kecuali bila ia lebih dahulu menjadi seorang ummati dan pengikut dari Nabi Muhammad SAW. halaman 15).pada 1835 dan meninggal pada 1908. Jemaat Ahmadiyah dipimpin khalifah kelima. Republika. 2006. 121 Jemaat Ahmadiyah berpegang teguh kepada Kitab Suci Alquranul Karim. 122 . di Qadian India. Sesudah Nabi Muhammad SAW. namanya. Muhammad adalah utusan Allah). halaman 342). Karunia yang sempurna ini pada waktu sekarang adalah satu-satunya penuntun ke jalan yang lurus dan satu-satunya sarana untuk mencapai 'kesatuan' dengan Tuhan Yang Mahakuasa. ketiga. Tuhan yang benar adalah Allah sebagaimana yang terdapat di dalam Alquran. Dia mendirikan Ahmadiyah tahun 1889. beliau menulis. berpegang sampai saat terakhir dari hayat kami di bumi ini ialah: Sayyidina Maulana Muhammad SAW adalah khataman nabiyyin dan khairul mursalin.'' (Izalah Auham. Di tangan beliau hukum syariat telah disempurnakan. ''Wahai kalian yang bermukim di muka bumi dan wahai jiwa semua yang ada di barat atau di timur. Begitu pula dalam Republika 16 April 2008 ('''Wahyu Cinta' Mirza Ghulam'') tertulis. Republika hanya bertumpu kepada Hasan Bin Mahmud Aodah tentang asumsi bahwa MGA adalah pelayan imperialis Inggris. Dan beliau mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi dan al Masih yang dijanjikan kedatangannya oleh Nabi Muhammad SAW. vol 15. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menulis. ''Semua pintu kenabian telah tertutup kecuali pintu penyerahan seluruhnya kepada Nabi Muhammad SAW dan pintu fana seluruhnya ke dalam beliau. Kisti Nuh (1902.'' (Tajalliyati Ilahiyah. Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. (''Tugas saya menyadarkan Jemaat Ahmadiyah''. Sekarang. (Rukhani Khazain. vol 2 hlm 84). Bila hal-hal 'sederhana' semacam itu keliru maka dapat dipastikan terjadi kekeliruan lain..'' (Ek Ghalti ka Izalah 1901. Sepatutnya Republika menghubungi pihak pemerintah Inggris ataupun India untuk memastikan kebenaran klaim Aodah itu. Keyakinan tentang hal ini juga terdapat dalam Malfuzhat (jilid I.'' Padahal Tadzkirah bukan dikarang oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad. dan yang padanya kami. Taqrir Wajibul I'lan (1891). hlm 9). dia diganti oleh khalifah Ahmadiyah pertama. Khalifah keempat ini adalah cucunya Mirza Ghulam Ahmad. ''Keselamatan dan kebahagiaan abadi manusia karena bisa bertemu dengan Tuhan-nya dan hal ini tidak akan mungkin dicapai tanpa mengikuti Kitab Suci Alquran. ''Ada 88 kitab --termasuk Tadzkirah-. Jemaat Ahmadiyah bekerja untuk menghidupkan agama Islam dan menegakkan syariat Islam. dengan rahmat dan karunia Allah. Al Wasiyat (JAI. ''Apa yang termaktub di dalam Alquran merupakan wahyu utama dan mengatasi serta berada di atas semua wahyu-wahyu lainnya. Muhammadur Rasulullahu (Tak ada Tuhan selain Allah. Setelah meninggal. 1906. 1891: 137). Jemaat Ahmadiyah bukan sebuah agama baru. setiap anggota wajib membayar infaq/iuran setiap bulannya sebesar 1/16 sampai dengan 1/3 dari pendapatan per bulan. Semua orang yang meneliti secara langsung pasti tahu Hadhrat Mirza Tahir Ahmad wafat beberapa tahun lalu. Ahmadiyah adalah sebuah Jamaah Islam yang didirikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad pada tahun 1889 Masehi/1306 Hijriah. hlm 24).. 14 Mei 2008. Jemaat Ahmadiyah mendapat dana dari pengorbanan para anggota yaitu infaq/iuran. berturut-turut diganti oleh khalifah kedua. Kepercayaan kami yang menjadi pergantungan dalam hidup ini. dan keempat. aku maklumkan secara tegas bahwa kebenaran hakiki di dunia ini hanyalah Islam. yang termulia dari antara nabi-nabi.

Jemaat Ahmadiyah Indonesia dikukuhkan ber-Badan Hukum sesuai bunyi Lembaran Berita Negara No 26 tahun 1953 dengan penetapan Menteri Kehakiman RI No. tetapi dengan makna stempel para nabi atau semulia-mulianya para nabi. adalah ketua Panitia Pemulihan Pemerintahan RI. Alhaj Aliu Mahama. Jemaat Ahmadiyah berpegang teguh kepada mottonya. melaksanakan bakti kemanusiaan melalui Humanity First. Inggris. Kalaupun Ahmadiyah terkadang menerima Muhammad sebagai penutup para nabi. Ketua Umum Front Pembela Islam. Padahal. antara Ahmadiyah dan Islam tidak berarti bahwa Ahmadiyah itu sama dengan Islam. dia mengambil kesimpulan Ahmadiyah sama dengan Islam. Khalifah Ahmadiyah menghadiri pertemuan tahunan Ahmadiyah Ghana yang dihadiri oleh Presiden Ghana. Isi tanggapannya begini. termasuk membantu menanggulangi tsunami di Aceh. Morden London UK yang merupakan masjid terbesar di Eropa Barat. Ahmadiyah mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai Khaatamun Nabiyyiin. Jemaat Ahmadiyah mengirimkan ribuan dai ke seluruh penjuru dunia. tapi Ahmadiyah tidak mengakuinya sebagai penutup para nabi. Lima Perkara Tolak Ahmadiyah Hb Muhammad Rizieq Syihab Lc MA Ketua Umum Front Pembela Islam/Ketua Rabithoh ‘Alawiyah dan Anggota Majelis A’la Dewan Imamah Nusantara serta Kandidat Doktor Bidang Syariah di Universiti Malaya. Lalu. bukan dengan arti penutup para nabi. membangun ribuan masjid di berbagai penjuru dunia. Love for All. saya memandang perlu menanggapinya karena penuh dengan penipuan dan penyesatan. menerjemahkan Alquran ke dalam 100 bahasa. Jumat (23/5). Dan ternyata benar. Hatred for None. Keyakinan tentang datanya Imam Mahdi dan Nabi Isa di akhir zaman adalah keyakinan seluruh umat Islam dari golongan manapun. saya langsung bisa menebak. JA 5/23/13 tanggal 13 Maret 1953. Kamis. Shamsir hanya mengemukakan sejumlah persamaan antara Ahmadiyah dan Islam sambil menyembunyikan segudang perbedaan keduanya. dan Wakil Presiden. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad kami yakini adalah Almasih dan Imam Mahdi yang kedatangannya telah dijanjikan oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW.Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah bagian dari Jamaah Ahmadiyah Internasional yang didirikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Qadiani pada tahun 1889 di Qadian India. dibatasi hanya nabi yang membawa 124 .id/kolom_detail. di antaranya Masjid Baitul Futuh.asp?id=334863&kat_id=16 123 Waktu membaca tulisan ini. Jemaat Ahmadiyah pertama kali datang ke Indonesia pada 1925. Sumber: http://republika. Beliau mendapat bintang jasa kehormatan dari pemerintah Republik Indonesia. Membaca tulisan Shamsir Ali di Republika. dan MTA 3 Al Arabiyya). 29 Mei 2008 muncul tanggapan dari Habib Rizieq. Ahmadiyah memang mengakui Muhammad SAW nabi dan rasul.co. yang berjudul Ahmadiyah Menjawab. Sayyid Shah Muhammad. Jemaat Ahmadiyah berperan aktif dalam proses pendirian NKRI dan salah seorang anggotanya. Nggak lama lagi pasti bakalan keluar tanggapannya. Khalifatul Masih V yang berkedudukan di London. MTA 2. Pertama. soal kenabian. sebagaimana banyaknya persamaan antara monyet dan manusia tidak berarti monyet itu sama dengan manusia. Ageyaku Kufour. diundang oleh Persatuan Mahasiswa Jawa Sumatra di India ketika itu. Jamaah Ahmadiyah Internasional dipimpin oleh Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. mendirikan stasiun televisi MTA Internasional (MTA 1. beberapa hari kemudian. Pada 17-19 April 2008. Saya akan menyoroti tulisan Shamsir terkait lima persoalan.

dan 366. Puncaknya di 125 126 . sempurna namamu. cetak. soal Ahmadiyah antek kolonialisme. 378. Dalam kitab Tadzkirah hal 412 baris kedua dan hal 436 baris 2-3 tertulis bahwa MGA disamakan dengan anak Allah dan di hal 636 baris 13 disamakan pula dengan ’Arsy. 277. 387. perbanyak. MGA mewajibkan berterima kasih kepada Inggris yang diakui sebagai pemerintah yang diberkahi. bukan fitnah. kitab Tadzkirah kumpulan wahyu suci dari Allah SWT kepada MGA yang kedudukannya sama dengan Kitab Suci. Kalaupun Ahmadiyah mengakui Alquran sebagai Kitab Suci terakhir. Ahmadiyah memang mengakui Alquran Kitab Suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. dan tidak sempurna nama-Ku). Di volume 8 Hal 36. sedang wahyu nonsyariat tetap ada sampai akhir zaman. Di hal 166 pada volume yang sama. Di hal 43 baris 8. Bahkan. 380. India? Bagaimana pula bisa disamakan antara Islam yang berakidah lurus dan benar dengan akidah aneh Ahmadiyah yang meyakini MGA makhluk yang termulia. 246. Di sini Shamsir Ali berusaha menyembunyikan keanehan akidahnya. 637. padahal dalam kitab Tadzkirah hal 192. Dia juga tidak bisa mengelak bahwa yang tulis. Shamsir Ali pura-pura memuji Nabi Muhammad SAW sebagai nabi yang istimewa dan termulia. Di hal 51 baris 4 tertulis firman Allah kepada MGA Yaa Ahmad yatimmu ismuka wa laa yatimmu ismii (Hai Ahmad. Shamsir Ali boleh mengelak tentang penisbahan penulisan Tadzkirah Ketiga. 381. Tadzkirah menyebutkan kedudukan MGA sama dengan ketauhidan dan keesaan Allah (hal 15. 222. lihat juga di volume 15 Hal 155 dan 156. 368. Kedua. 243. dan sebarluaskan Tadzkirah ke seluruh dunia adalah Ahmadiyah sendiri. 696 dan 700). dan 637 tertulis Allah menurunkan Tadzkirah di sekitar Qodiyan. kepada MGA. 276. dalam Tadzkirah disebutkan MGA bukan hanya Al-Masih. Shamsir juga menyatakan MGA Al-Masih. dan bahwa setelah Alquran ada kitab suci baru bernama Tadzkirah yang diturunkan kepada MGA di Qodiyan. 369. Vol 3 Hal 21. sedang nabi yang tidak bawa syariat tetap ada sampai akhir zaman. dibatasi hanya sebagai wahyu syariat yang terakhir. 223. Dalam 12 poin komitmen Ahmadiyah. 496. tapi dia tidak bisa memungkiri bahwa isi kandungan Tadzkirah berasal dari MGA. 579. Di hal 668 baris 12 tertulis MGA sama dengan Alquran dan dia akan mendapatkan Al-Furqon. MGA menyatakan kesediaan berkorban nyawa dan darah bagi Inggris yang saat itu menjajah India. 376. 368. Menurut Ahmadiyah. tertulis ucapan MGA Khoothobani Robbii wa Qoola (Tuhanku bicara langsung kepadaku dan berfirman). 219. MGA mengaku sebagai pelayan setia Inggris. Dalam kitab Tadzkirah hal 493 baris 14 tertulis bahwa Mirza Ghulam Ahmad (MGA) dijadikan sebagai rasul dan di hal 651 baris ketiga tertulis bahwa Allah memanggil MGA dengan panggilan Yaa Nabiyyallaah (Wahai Nabi Allah). dan 579 disebutkan bahwa MGA makhluk terbaik di alam semesta yang mendapat karunia Allah yang tidak pernah didapat oleh selainnya. 196. 496. soal Kitab Suci. Di Hal 278. menyatu dengan Allah dan jadi Allah? Ini persoalan ushuluddin yang sangat prinsip dan mendasar. Pada awal kitab Tadzkirah tertulis bahwa Tadzkirah adalah Wahyun Muqoddas (wahyu yang suci). 373. 401. Lalu MGA menyatu dengan Allah dan menjadi Allah. lalu MGA yang menciptakan langit dan bumi (hal 195-197. 622. tapi Ahmadiyah tidak mengakuinya sebagai Kitab Suci terakhir. Isi Tadzkirah menurut Ahmadyah kumpulan wahyu Allah SWT kepada MGA. 223. dan namanya lebih sempurna dari nama Allah serta MGA sama dengan ’Arsy dan anak Allah. 636). 395.syariat yang ditutup. Dalam kitab Ruhani Khazain yang merupakan kumpulan karya MGA. Padahal. dan 639). 280. Bagaimana bisa disamakan antara Islam yang beriman bahwa Muhammad penutup para nabi dan Alquran Kitab Suci terakhir dengan Ahmadiyah yang beriman bahwa setelah Muhammad ada nabi baru bernama MGA. Lihat juga di hal 245. tapi MGA sendiri yang mengaku. 579. Departemen Agama tertanggal 14 Januari 2008 dinyatakan Tadzkirah catatan pengalaman rohani MGA. 496. tapi MGA adalah Al-Masih putra Maryam ( Hal 192.

Agama lain. mengganggu. Tahun 1976. Lalu. Depag. ayah MGA yang bernama Ghulam Murtaza (Murtadha) ikut pasukan Inggris untuk membantai kaum Muslimin. Tahun 1986. SE Dirjen Bimas Islam. pembangunan tempat ibadah. Kaltim. Karenanya. seperti Kristen . SKB Muspida Bogor. Itulah penodaan agama. patut diperhatikan. soal legalitas Ahmadiyah di Indonesia. Jabar. Tahun 1990. Ahmadiyah pernah dilegalkan berdasarkan SK Menteri Kehakiman RI No JA / 23 / 13 tertanggal 13 Maret 1953 yang kemudian dimuat dalam Tambahan Berita Negara RI No 26 tanggal 31 Maret 1953. Portugis. Tahun 1989. SK Kejari Sidenreng. sekolah. SK Kejari Meulaboh. Pada 1857 tatkala terjadi pemberontakan besar yang dilakukan kaum Muslimin India terhadap penjajah Inggris. tapi menyelewengkan ajaran Islam sehingga mereka sudah menyerang. dan sebagainya. itu tidak berarti menjadi bukti kebenaran Ahmadiyah. Shamsir begitu bangga dengan banyaknya cabang Ahmadiyah di dunia. Tahun 1989. Keempat. SK Kejari Tarakan. Sedang Ahmadiyah mengatasnamakan Islam. Jabar. Aceh Barat. Islam mengharamkan pemaksaan umat agama lain untuk masuk ke dalam agama Islam. Islam sangat menghargai kebebasan beragama. legitimasi Ahmadiyah terus dikoreksi secara berturutturut melalui berbagai SK yang melarang Ahmadiyah di berbagai daerah. soal prestasi dunia Ahmadiyah. SK Kejati Sumut Tahun 1994. tapi Islam tidak pernah menolerir penodaan agama. Ada pun nama seorang Ahmadiyah yang disebut-sebut Shamsir Ali sebagai anggota Panitia Pemulihan Pemerintahan RI dan mendapat Bintang Jasa Kehormatan dari Pemerintah RI masih harus diteliti dan diperiksa kebenarannya.id/koran_detail. Inggris. dan Hindu memiliki agama dan konsep ajaran sendiri sehingga mesti dihargai dan dihormati serta tidak boleh diganggu selama mereka tidak mengganggu Islam. dia menjadikan semua itu sebagai bukti kebenaran Ahmadiyah. Mereka pengkhianat yang mencari selamat dan manfaat. SK Kejari Lombok Timur Tahun 1983. SKB Muspida Kuningan. antara lain SK Kejari Subang. Itu pula yang menjadi sebab Belanda tertarik menghadirkan Ahmadiyah di Indonesia pada 1925. SK Kejati 127 Sulsel Tahun 1977. Dalam sejarah perjuangan melawan penjajah Belanda.Siapa saja yang sudah keluar dari ajaran Alquran dan Sunah jelas menyimpang.volume 16 hal 26 dan vol 17 hal 443. bahkan mengharamkan segala bentuk penghinaan dan gangguan terhadap umat agama lain. Tapi. dan Jepang di Indonesia tidak ada seorang Ahmadiyah pun yang terlibat. Karenanya. SK itu kadaluwarsa dan secara hukum tidak berlaku dengan adanya Perpres No 1 Tahun 1965 tentang Penodaan Agama dan KUHP Pasal 156a tentang Penistaan Agama. Rekomendasi Bakorpakem 18 Januari 2005 tanggal 16 April 2008. Sumber: http://republika. MGA menghapuskan hukum jihad. Sulsel. Jambi. Banyak antek penjajah saat menjelang kemerdekaan RI balik badan secara tiba-tiba untuk mendukung Pemerintah RI. dan merusak Islam. Tahun 2003.co. mereka mesti dilawan dan dilenyapkan untuk menjaga kemurnian ajaran Islam. Budha. . Apakah keberhasilan Yahudi dan Nashrani di dunia berarti mereka benar dan lurus? Sekali-kali tidak. Kelima. Intinya mereka antek Belanda. Ikhtisar: . SK Kejari Kerinci. MGA sendiri yang cerita dalam kitab Tuhfah Qaishariyah hal16. Kalaupun benar. stasiun televisi. Para pelajar Jawa dan Sumatra di India yang disebut-sebut Shamsir Ali sebagai pembawa Ahmadiyah ke Indonesia hanya kamuflase. Jabar.Ada banyak fakta yang membuat umat harus waspada terhadap ajaran ini. Tahun 1984. Itulah sebabnya Ahmadiyah disayang dan dipelihara Inggris hingga hari ini.asp?id=335555vvvkat_id =16 *** 128 . Tahun 2005. Mereka menyalip di tikungan dan menjadi pahlawan kesiangan.

atau karena saya nggak punya gelar. Pernah suatu ketika saya melakukan pengamatan terhadap keadaan yang ada di sekitar saya. Inggris dan konco-konconya) bersekongkol untuk mengobok-obok Irak yang notabene adalah negara kaum muslimin. Setelah mengamati hal ini. Terutama tentang keadaan kaum Muslimin.. Bisa jadi karena kualitas tulisan saya yang masih di bawah standar.. bahkan kalian pada waktu itu banyak.. Namun sayang.. saya sempat juga tertarik menerapkan jurus ini untuk menembus kolom opini sebuh surat kabar. Saya pun kemudian menulis sebuah artikel yang saya beri judul ”Solusi Tepat untuk Mengembalikan Kejayaan Umat”.” (Hadits shohih riwayat Imam Ahmad dan Abu Dawud) Melihat keadaan yang menyedihkan ini. Seolah-olah antara musibah dan umat Islam memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. masing-masing mereka berbeda pandangan tentang cara/metode yang lebih utama yang merupakan jalan keluar dari kenyataan buruk yang terjadi di dalam 130 . Nabi berkata:”Tidak. jurus AT ini belum bisa mengantarkan tulisan saya untuk masuk ke rubrik opini sebuah surat kabar. Artikel ini kemudian saya kirimkan ke sebuah majalah Islam. Sayangnya.. Entahlah. karena kecintaan kalian terhadap dunia dan kebencian kalian terhadap kematian. muncullah orang-orang yang di dalam dirinya masih ada ghirah untuk mengembalikan kejayaan umat seperti pada masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dan para shahabatnya. Semua serba misteri! Memang.. bagaimana musuh-musuh Islam (Amerika.. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:”Nyaris sudah umat-umat (selain Islam) mengepung kalian dari segala penjuru seperti berkumpulnya orang-orang yang makan menghadapi bejana makanannya. apakah pada waktu itu jumlah kita sedikit?”. Dijadikan penyakit wahn pada hati-hati kalian dan dicabut rasa takut dari musuh-musuh kalian. dan alhamdulillah dua bulan kemudian dimuat. tak ada satupun yang dimuat. melainkan hanya doa dari kejauhan. Mereka (musuh-musuh Islam) sudah tidak ada rasa segan dan takut lagi terhadap umat Islam. Masing-masing mereka menganggap bahwa solusi yang mereka tawarkan adalah yang terbaik dan paling tepat untuk mengembalikan kejayaan umat.. sementara penulis yang saya tanggapi memiliki gelar berderet-deret. Namun jurus ini pernah mengantarkan tulisan saya masuk ke sebuah majalah. akan tetapi kalian laksana buih banjir. Mereka mencoba untuk mengadakan perbaikan dari keterpurukan yang menimpa umat Islam. Beberapa kali saya menulis tanggapan terhadap artikel yang dimuat di koran. saya tergerak untuk memberikan tanggapan sebatas ilmu yang saya punya.... Keadaan ini tentu mengingatkan kita akan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam yang sekaligus merupakan bukti kebenaran risalah yang beliau bawa. Namun sayang. Entahlah. Dikatakan:”Wahai Rasulullah. atau saya ngirimnya terlalu lama ( kadang saya baru mengirim tanggapan itu lebih dari seminggu setelah pemuatan artikel yang saya tanggapi). timbullah perbedaan pendapat di antara mereka. Kita tentu masih ingat. Sedangkan umat Islam di belahan bumi lainnya tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu saudaranya di Irak. Di belahan bumi manapun mereka berada selalu saja menjadi umat yang tertindas. Artikelnya seperti ini .. Saya saksikan sekarang ini banyak pemuda Islam yang memiliki semangat menggebu untuk mengembalikan kejayaan Islam.Sebenarnya. atau juga karena alasan seperti yang sudah saya sebutin di bab sebelumnya. saya tidak tahu alasan penolakannya. Akibatnya.... *** 129 SOLUSI TEPAT UNTUK MENGEMBALIKAN KEJAYAAN UMAT Musibah demi musibah tidak henti-hentinya menerpa umat Islam.. mereka seolah bingung dalam mencari solusi yang tepat.

Masing-masing mereka menganggap bahwa solusi yang mereka tawarkan adalah yang terbaik dan paling tepat untuk mengembalikan kejayaan umat. Menyatukan Visi Seandainya orang-orang yang melakukan perbaikan ini mau untuk meluruskan. mereka justru laksana kucing dan anjing yang selalu ”ribut” dan sulit untuk disatukan. Solusi Lalu langkah apa yang sebaiknya mereka lakukan untuk menanggulangi berbagai problematika yang ada? 131 Pertanyaan tersebut mungkin terasa aneh kalau diajukan oleh seorang muslim. banyaknya kesibukan mereka dengan berbagai macam teori. ”Kalau kaum muslimin dihadapkan dengan berbagai macam problema. dan dari apa-apa yang kelak akan terjadi pada mereka. Kenyataan membuktikan bahwa umat Islam kini terkotak-kotak dalam kelompok-kelompok kecil yang banyak. Cara boleh beda.” (QS. Bahkan. Namun akibat yang terjadi justru tragis. yang bisa menimpakan bahaya dan yang bisa mendatangkan manfaat. tidak jarang terjadi pertikaian diantara kaum muslimin. Memang ada anggapan sebagian orang bahwa hal ini tidaklah mengapa. Semuanya itu terangkum dalam sebuah uslub (metode) yang jelas dan tegas. kita akan dapati bahwa Rasulullah telah menjelaskan kepada kita dalam banyak haditsnya dan sunnah-sunnahnya tentang hakikat dari perkara-perkara yang akan ditimpakan kepada umat ini. Namun.kehidupan umat. Karena itu benar adanya kalau dikatakan. tidak boleh terjadi sampai terlintas rasa pesimis dan putus asa dalam dirinya. Akibat perbedaan pandangan mereka. Masing-masing kelompok merasa bangga dengan kelompoknya masingmasing. niscaya mereka semua akan melihat bahwa kaidah/dasar dari metode yang lebih utama ini nampak terlihat jelas di hadapan mereka. permisalan-permisalan serta pemikiranpemikiran yang ada pada kelompok mereka masing-masing. membuat mereka terhalang dari mengetahui hakikat penyakit sehingga berikutnya mereka kehilangan pandangan yang lurus untuk mengenal obatnya yang merupakan solusi dan jalan keluar dari permasalahan yang mereka hadapi. Al-Maidah: 3) Jadi. dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku. dan telah ku ridhai Islam menjadi agamamu. maka cara-cara yang mereka tempuh pun saling berlainan. dia telah tahu persis bahwa sesungguhnya Islam adalah agama yang sempurna. yang justru membawa kepada kenyataan buruk yang baru yang merupakan buah dari perbedaan pemikiran di antara orang-orang yang melakukan perbaikan ini. Janggal rasanya jika sampai muncul pertanyaan darinya. Tampaknya Islam tidak cukup dengan hanya meletakkan sistem dan membuat metode saja. membetulkan dan menyatukan pemikiran serta pandangan mereka. Bahkan. terlebih kalau pertanyaan naif tersebut muncul dari diri seorang ulama’. sebagaimana yang diberitahukan oleh Allah dengan firman-Nya:”Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu. yang memuat segala sesuatu yang kecil dan besar. bahwa kejayaan agama itu tergantung pada sejauh mana kita mengikuti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Mereka bukannya menjadi batu-bata yang mestinya saling merekatkan satu sama lain untuk membangun Islam yang kuat dan kokoh. lantas apa yang akan mereka lakukan? Dan bagaimana mereka hidup?” Sesungguhnya Al-Qur’an dan As-Sunnah secara luas telah menjelaskan sistem kehidupan yang komplek. secara nyata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam telah mendirikan sebuah masyarakat percontohan yang mengamalkan semua ajaran-ajaran Islam dalam praktek kehidupan nyata. Penyakit dan Obatnya Kalau kita mau perhatikan lebih jauh dan teliti hadits-hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. tapi tujuan tetap sama. Sebab. Akan tetapi. Rasulullah telah menjelaskan secara rinci dalam haditsnya tentang sebab-sebab dan penyakit yang menimpa 132 .

Kemudian menaikkan mereka ke atas sampan kemuliaan salafush sholih untuk selanjutnya menempuh jalan mereka dan mengikuti jejaknya. Akan tetapi beliau juga memberitahukan obat dari penyakit itu agar mereka bisa sembuh dari penyakitnya. Mereka berhukum bukan dengan hukum yang Allah turunkan. kemudian mereka akan berbahagia dan menempati puncak tertinggi dalam kemuliaan. Jadi. kemudian kalian mengambil ekor-ekor sapi. Obatnya adalah kembali kepada Al-Qur’an dan AsSunnah dengan pemahaman salafus sholih. Kita tentu melihat bagaimana kehidupan kaum muslimin sekarang jauh dari nilai-nilai keislaman. sebagaimana telah dikeluarkan oleh Abu Dawud dan Ahmad dari Ibnu Umar secara marfu’:”Apabila kalin berjual beli dengan ’inah. bahwa beliau bukan hanya memberitahukan kepada mereka akan penyakit yang akan mereka derita. kemudian diterapkan oleh para shahabatnya di bawah bimbingan beliau.”hingga kalian kembali kepada agama kalian.” Ya. 3 Sya’ban – Ramadhan 1424 H/ Oktober 2003 dengan sedikit perbaikan dan perubahan) 133 134 *** . Obatnya adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam . 28/ Th. Kemudian mereka lupa dan menelantarkan akhiratnya.umat sekarang ini. kalian ridho/rela dengan pertanian kemudian kalian meninggalkan jihad. Hilang sudah persaudaraan sesama Muslim. dan akhirnya derajat mereka bisa naik. itupun hanya sebagian kecil saja. wajar saja kalau mereka mendapatkan kehinaan dan kerendahan akibat dosa-dosa dan maksiat yang mereka perbuat. (Sumber: Majalah Ar-Risalah/ No. Umat Islam sekarang ini banyak yang disilaukan dan terlena oleh gemerlapnya kehidupan dunia. kemudian melaksanakan amalan seperti yang mereka lakukan.”Allah akan menimpakan atas kalian kehinaan. Mereka sibuk dengan pekerjaannya masingmasing. kemudian berdakwah kepadanya dan mendidik di atas keduanya. Ekonomi ummat ”morat-marit”.”(Hadits shahih. Obatnya adalah berpegang teguh kepada agama dan kembali kepada pemahaman generasi yang pertama tentangnya. obatnya adalah kembali kepada Islam secara kaffah. apa obat dari penyakit-penyakit ini? Sebagai salah satu bukti betapa kasih sayang dan cintanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam kepada umatnya. serta berhias dengan akhlak mereka.” Lalu. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam katakan dalam hadits di atas. Obatnya adalah keimanan dan pemikiran yang murni yang mengeluarkan umat dari sampah-sampah pemikiran yang masuk ke dalam Islam. banyak dari mereka yang terjerat dalam belenggu riba yang membawa kepada kesengsaraan. dikeluarkan dalam As-Silsilah AshShohihah (11) oleh Syaikh Albani) Hadits Rasul yang mulia ini memberikan gambaran tentang penyakit yang akan menjangkiti umat Islam. dan belum secara keseluruhan. Sikut menyikut jadi hal yang biasa dalam pemerintahan. Kalaupun ada yang menerapkan hukum Islam. kaum muslimin berkuasa atas luka-luka yang menjangkiti mereka secara keseluruhan. hingga akhirnya lupa akhirat dan takut akan kematian di jalan Allah (jihad). Obatnya adalah kembali kepada urusan yang pertama di bawah bayang-bayang ittiba’ dan jauh dari kesesatan bid’ah. Inilah gambaran nyata tentang keadaan kaum muslimin yang ada di hadapan kita. Mereka bersenang-senang mengumpulkan harta walaupun dari jalan yang haram. maka Allah akan timpakan kepada kalian kehinaan dan tidak akan dicabut kehinaan itu dari kalian sehingga kalian kembali kepada agama kalian. Mereka lebih senang berdesak-desakkan di depan panggung hiburan daripada harus datang ke majelis ilmu. Mereka berpolitik dengan cara-cara yang kotor dan jauh dari adab-adab Islami. Hingga akhirnya. Islam yang murni sebagaimana yang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam sampaikan pertama kali. Akhlak masyarakatnya pun sudah sedemikian parah.

tontonan. Kalo kamu pingin ngerasakan keampuhannya. kemudian mereka pun memberi tanggapan. Setelah itu kita kirim ke media yang cocok. Yang lain juga banyak yang pakai. dan teruslah menulis! Gunakanlah kedua jurus yang sudah saya ajarkan ini. Teruslah mencoba.) 135 136 . Baik itu berupa bacaan. kalo kita mampu. Bisa jadi mereka lebih mahir menggunakan jurus ini dibandingkan denganmu. Amati apa saja. Terbuktilah bahwa jurus AT ini memang benar-benar ampuh. Sobat. Trus. Kemudian.. Ada yang pro dan ada yang kontra. Mereka. Sebagai contoh. kalo kamu sudah pakai jurus ini tapi tulisanmu nggak dimuat-muat juga.. dalam hal ini tentu saja menggunakan jurus AT.Jadi.wajar saja. Tapi nggak apa-apa. kalo kita mau pakai jurus AT ini. Semoga berhasil. ya. bukan kamu saja yang pakai jurus ini. kepleset! Terlalu semangat sih gunain jurusnya he. atau yang lainnya. kita bisa memberi tanggapan.. Terutama sekali kejadian-kejadian yang ada di sekitar kita. coba deh pakai jurus ini untuk menembus media.. hampir setiap rubrik opini yang ada di koran-koran memuat tulisan tentang Ahmadiyah. ketika kasus Ahmadiyah mencuat. teruslah membaca. Mereka mengamati kejadian yang sekarang ini sedang hangat diperbincangkan.. Tulisan mereka pun kemudian berhasil dimuat. Sebab.. para penulis itu..he.. Ciaaaaat. kita memang kudu sering-sering melakukan pengamatan. teruslah belajar..!!! Gabruk! (Nah lho.

MENULIS PAKAI
PAKAI ATURAN

‫ﺎ ﹺﺭ‬‫ﻦ ﺍﻟﻨ‬ ‫ﻣ‬ ‫ﻚ‬
 ‫ﻮ ﹸﺫ ﹺﺑ‬ ‫ﻋ‬ ‫ﻭ ﹶﺃ‬ ‫ﻨ ﹶﺔ‬‫ﺠ‬
 ‫ﻚ ﺍﹾﻟ‬
 ‫ﺳﹶﺄﹸﻟ‬ ‫ﻲ ﹶﺃ‬ ‫ﻧ‬‫ﻢ ﹺﺇ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺍﹶﻟﱠﻠ‬

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar dimasukkan ke
dalam Surga dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa
Neraka.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Khuzaimah)
Nah, biar kita nggak ngalamin yang kayak gini, kita
kudu hati-hati kalo menulis.
Lho, kok nyambungnya jadi ke menulis sih.
Emangnya apa hubungannya Neraka dengan menulis?
Oo..begini, sobat! Kalian tau nggak dosa orang yang
mengajarkan keburukan kepada orang lain? Menurut hadits
Rasulullah, orang yang mengajarkan keburukan kepada orang
lain, maka dia akan kecipratan dosa dari orang yang dia ajarkan
keburukan itu. Kemudian, kalo orang yang dia ajarkan
keburukan itu mengajarkan kepada orang yang lain lagi, maka
orang yang pertama kali mengajarkan akan kecipratan dosanya
juga. Kenapa? Sebab dia yang jadi pelopornya. Dia yang
ngajarin pertama kali. Makanya dia ikut bertanggung jawab,
karena dia telah ikut andil menjerumuskan orang lain kepada
perbuatan dosa, walaupun secara nggak langsung.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda
begini:
“Barangsiapa yang mengajak pada kesesatan, maka dia akan
menanggung dosa seperti dosa orang-orang yang
mengikutinya.” (HR. Muslim)
Nah, lho! Ngeri banget, kan. Orang lain yang berbuat
dosa tapi kita kena kecipratan dosanya juga. Trus, yang lebih
mengerikan lagi, orang itu akan tetap dapat dosa, meskipun dia
sudah meninggal dunia, apabila keburukan yang pernah dia
ajarkan dulu ketika masih hidup di dunia tetap tersebar di
tengah-tengah masyarakat. Nah, lho!
Makanya, sekali lagi saya ingetin, hati-hati kalo nulis!
Jangan sampai kita bikin tulisan yang bisa menjerumuskan
orang lain pada perbuatan buruk. Hendaknya sebelum menulis
kita berpikir sejenak. Kita tanya diri kita. Apakah tulisan yang
kita bikin ini bermanfaat buat orang lain apa nggak? Kalo

137

138

Sobat...
Kalian mau nggak terus-terusan dapat dosa meskipun
sudah meninggal dunia? Tentu nggak bakalan mau, kan! Sebab,
kalo dosa yang ada pada kita jumlahnya lebih banyak daripada
pahala yang kita punya, bisa-bisa ntar kita dijebloskan ke dalam
penjara –eh, kok penjara sih- Neraka maksudnya. Hiii...ngeri
banget kan.
Kalian tentu tau kan, seperti apa siksa Neraka itu?
Rasulullah pernah bersabda begini nih...
”Sesungguhnya azab penghuni neraka yang paling ringan ialah
seorang memakai dua sandal dari api, maka mendidihlah
otaknya disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh kedua
sandal tersebut.”(HR. Muslim)
Nah,lho! Siksa paling ringan saja kayak gini, apalagi
yang lebih berat dari ini.
Kemudian, kamu mau tau kan, seperti apa panas api
neraka itu. Nih dengerin nih ...
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
“Apakah kalian mengira bahwa api neraka seperti api kalian
ini? Ia –api neraka- lebih hitam daripada aspal/ter. Api (kalian)
ini hanya satu bagian dari enampuluh sekian bagian api
neraka.”(HR. Baihaqi, hadits ini disahihkan oleh Al-Albani
dalah Sahih Targhib wa At-Tarhib (3666))
Sekarang coba bayangin. Kalo kesundut rokok saja
sudah bikin kita sakit, apalagi kalo kesundut api Neraka???
Udah gitu kesundutnya nggak cuma sedetik dua detik, tapi bisa
bertahun-tahun lamanya. Makanya, kita semua senantiasa
berdoa meminta perlindungan kepada Allah dari siksa api
Neraka. Diantara doa yang bisa kita baca misalnya:

memang jelas-jelas bermanfaat, maka kita lanjutkan dengan
segera menuliskannya. Kalo ternyata setelah ditimban-timbang
tulisan itu nggak ada manfaatnya, maka lebih baik kita
tinggalin. Nggak usah kita bikin.
Tapi inget, sobat! Yang kita jadikan barometer dalam
menilai baik atau tidaknya sesuatu (dalam hal ini “tulisan”)
adalah syari’at (agama), bukannya perasaan. Bisa jadi, apa yang
menurut perasaan kita baik, ternyata buruk menurut syari’at.
Begitupun sebaliknya.
Alloh berfirman begini..
”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui”. (QS. Al-Baqarah [2]:216)
***
Kalo kita ingin menulis tentang permasalahan
kita wajib mencocokkan dengan pribadi Rosululloh.
beliaulah yang jadi contoh teladan kita dalam
permasalahan agama, baik yang menyangkut masalah
ibadah, akhlak dan muamalah. Alloh berfirman:

agama,
Sebab,
semua
aqidah,

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan
yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat)
Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut
Allah”. (QS. Al-Ahzab [33]:21)

139

So, nggak usah kita nulis yang nggak ada contohnya
dari beliau. Misalnya begini. Kalo beliau mencontohkan bahwa
hewan kurban itu cuma tiga jenis, yaitu onta, sapi dan kambing,
maka jangan kemudian kita bikin tulisan yang mengajarkan
bahwa berkurban boleh dengan ayam. Hal ini tentu saja
menyimpang dari ajaran Rosululloh. Kalo kemudian tulisan
kita itu dibaca oleh bayak orang dan diamalkan oleh mereka,
maka kita akan dapat dosanya. Dalilnya ya ...itu tadi. Hadits
Rasulullah yang menyatakan bahwa, ” Barangsiapa yang
mengajak pada kesesatan, maka dia akan menanggung dosa
seperti dosa orang-orang yang mengikutinya.” (HR. Muslim)
Jadi, kalo masalah keagamaan kita nggak boleh bikin
hal-hal yang baru. Kita wajib mengikuti Rasulullah. Kalo kita
nekat juga bikin-bikin sesuatu yang baru dalam permasalahan
agama yang nggak ada contohnya dari Rasulullah, kita bisa
terancam Neraka. Amalan kita itupun nggak bakalan diterima
oleh Alloh. Rasulullah pernah bersabda begini.
“Sesungguhnya ucapan yang benar adalah Kitabullah dan
sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad. Seburukburuk perkara adalah perkara yang dibuat-buat (dalam perkara
agama) dan setiap yang dibuat-buat adalah bid’ah, sedangkan
setiap bid’ah itu sesat dan setiap yang sesat itu berada dalam
neraka.” (HR. An-Nasa’i [1577]; dishahihkan oleh Al-Albani
dalam Shahih An-Nasa’i [1/512])
Beliau juga bersabda:
“Barangsiapa yang membuat-buat perkara baru dalam urusan
agama kami (Islam) yang bukan bagian darinya, maka
tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sabda beliau yang lain:
”Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada
perintah (contoh) dari kami, maka tertolak.” (HR. Muslim)
Perlu saya ingatkan juga, ketika kita membuat tulisan
seputar permasalahan agama, hendaknya hadits-hadits yang kita
cantumkan adalah hadits-hadits yang telah kita ketahui
140

keshahihannya (berdasarkan pemeriksaan pakar hadits/ahli
hadits). Bukan hadits yang lemah (dha’if), apalagi palsu
(maudhu) dan tidak ada asal-usulnya (la ashla lahu). Jangan
sampai kita terjatuh pada ancaman Rasulullah:

‫ﺎ ﹺﺭ‬‫ﻦ ﺍﻟﻨ‬ ‫ﻣ‬ ‫ﻩ‬ ‫ﺪ‬ ‫ﻌ‬ ‫ﻣ ﹾﻘ‬ ‫ﻮﹾﺃ‬ ‫ﺒ‬‫ﺘ‬‫ﻴ‬‫ﺍ ﹶﻓ ﹾﻠ‬‫ﻤﺪ‬ ‫ﻌ‬ ‫ﺘ‬‫ﻣ‬ ‫ﻲ‬ ‫ﻋﹶﻠ‬ ‫ﺏ‬
 ‫ﻦ ﹶﻛ ﹶﺬ‬ ‫ﻣ‬
“Barangsiapa dengan sengaja berdusta atas diriku, maka
hendaklah ia bersiap-siap menempati tempat tinggalnya di
neraka.” (HR.Bukhari dan Muslim )
Beliau juga pernah bersabda:

‫ﻦ‬ ‫ﻴ‬‫ﺫﹺﺑ‬ ‫ﺪ ﺍﹾﻟﻜﹶﺎ‬ ‫ﺣ‬ ‫ﻮ ﹶﺍ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺏ ﹶﻓ‬
 ‫ﺬ‬ ‫ﻪ ﹶﻛ‬ ‫ﻧ‬‫ﻯ ﹶﺍ‬‫ﻳﺮ‬ ‫ﺚ‬
 ‫ﻳ‬‫ﺪ‬ ‫ﺤ‬
 ‫ﻲ ﹺﺑ‬ ‫ﻨ‬‫ﻋ‬ ‫ﺙ‬
‫ﺪ ﹶ‬ ‫ﺣ‬ ‫ﻦ‬ ‫ﻣ‬
“Barangsiapa meriwayatkan dariku suatu hadits yang diketahui
bahwa hadits itu dusta, maka dia termasuk seorang pendusta.
“(HR. Muslim, At-Tirmidzi dll)
Nah, ini kalo permasalah agama. Kalo permasalahan
dunia beda lagi. Kalo kita ingin menulis masalah keduniaan,
kita bebas nulis apa saja. Terserah. Dalam hal ini Rosulullah
memberi kebebasan kepada kita lewat sabdanya, “Kalian lebih
paham tentang urusan dunia kalian”. Tapi tentunya dengan
syarat, tema tulisan yang kita buat nggak melanggar aturan
agama.
Misalnya begini. Kita boleh-boleh saja menulis tentang
cara bercocok tanam. Nggak ada yang ngelarang. Tapi ingat,
kita nggak boleh –misalnya- menulis tentang “Cara Bercocok
Tanam Ganja di Dalam Pot”. Kenapa nggak boleh? Ya...
karena kita dilarang untuk menanam ganja, baik di pot, di
pekarangan rumah, maupun di kebun. Kalo kita bikin tulisan
tentang cara bercocok tanam ganja, berarti sama saja kita
ngajarin yang nggak bener plus termasuk tolong-menolong
dalam hal keburukan (dosa). Tentang hal ini, Alloh berfirman:

141

“dan janganlah kalian tolong-menolong dalam berbuat dosa dan
pelanggaran.” (QS.Al-Maidah [5]:2)
Contoh lain lagi. Kita boleh-boleh saja menulis tentang
kiat-kiat menjual barang. Tapi ingat! Tidak lantas kemudian
kita boleh –misalnya- bikin tulisan tentang “Tips Menjual
Narkoba Agar Tidak Ketahuan Polisi”. Kalian tentu sudah
tau kan, kenapa hal ini nggak boleh?
Nah jadi begitu. Kita memang kudu hati-hati kalo nulis.
Nggak bisa asal nulis. Kita kudu taat aturan yang sudah
digariskan oleh syari’at.
Wah, mau nulis aja kok kayaknya repot banget sih.
Pake di atur-atur segala.
Lho, nggak kok, nggak repot. Kita bebas kok nulis apa
saja. Kalo mau nulis, ya nulis saja. Bebas saja. Nggak ada yang
ngelarang. Tapi ya...itu tadi. Ada beberapa hal (aturan) yang
memang kudu kita perhatikan. Dan ini nggak bikin kita repot
kok.
Permisalannya begini, lho. Misalnya kita pingin main
sepak bola. Nah, ketika di lapangan bola, kita bebas mau
ngapain saja. Mau nendang bola pakai gaya apapun terserah.
Mo pakai tendangan pisang kek, tendangan duren kek,
tendangan rambutan kek, terserah. Mau ngoper ke kiri, ke
kanan, ke belakang, ke depan, ke atas juga terserah. Mau
berhentiin bola pakai dada atau pakai kepala, boleh saja. Nggak
ada yang ngelarang. Cuma, ada beberapa peraturan yang kudu
kita taati. Misalnya, nggak boleh nyentuh bola pakai tangan
(ntar hands ball), nggak boleh nendang bola keluar garis (ntar
out), nggak boleh nendang kaki lawan (ntar di ganjar kartu
merah), dan beberapa peraturan lainnya. Nah, walaupun ada
peraturan-peraturan ini, kita asyik-asyik saja kan main bola.
Enjoy aja lagi! Kita nggak ngerasa kerepotan, kan? Kita bebas
berekspresi ketika di lapangan walaupun ada aturan itu.
Nah, begitupun dengan menulis. Kita bebas saja
menulis. Gunakan jurus apapun utuk menghasilkan sebuah
142

. kan? Kalo orang lain bisa. Termasuk.. Semoga kalian bisa memakluminya.”(HR. Sobat. Jangan sampai kemudian kita berbuat sesuatu yang ternyata perbuatan itu justru berbahaya.. (3) tentang hartanya. kenapa kita nggak? Kitapun bisa bikin tulisan yang sesuai dengan aturan syari’at. jangan bikin tulisan yang melanggar aturan syari’at. Alloh berfirman begini. dan jika sesuatu yang akan dikerjakan itu bukan untuk Allah maka ia mengurungkannya”. At.. Jika sesuatu yang akan dikerjakannya untuk Allah.. Nggak repot.” (QS. Al-Israa [17]: 36) Rasulullah juga bersabda begini. Bukan hanya berbahaya untuk diri kita tapi juga buat orang lain.. Ya. tulisan yang kita buat. Barangkali ada baiknya kita merenungi perkataan Hasan Al-Bashri berikut ini. hingga dia ditanya tentang lima hal: (1) Tentang umurnya untuk apa dia habiskan. Padahal hal 143 144 . ”Tidak akan bergeser kedua telapak kaki anak Adam dari sisi Robnya pada hari kiamat. sudah sepantasnya kita berhenti sejenak untuk melakukan muhasabah (evaluasi). Sesungguhnya pendengaran. Oleh karena itu. Sobat. (2) tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan. “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya..Tirmidzi) Jadi. Tapi ingat. semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya. maka ia melanjutkannya. Bahwa segala sesuatu yang kita perbuat selama hidup di dunia bakalan dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh kelak. Itu saja.tulisan. “Allah sayang kepada hamba-Nya yang berhenti sejenak ketika hendak melakukan suatu pekerjaan. darimana dia dapat dan (4) ke mana dia infaqkan. sebelum berbuat apa saja. kelak kita akan berdiri di hadapan Alloh untuk mempertanggungjawabkan semua yang pernah kita lakukan selama hidup di dunia.(Hasan Al-Bashri) Jadi begitu. ini nggak mesti terjadi kalo sebelum berbuat kita melakukan evaluasi sejenak. kita juga kudu ingat. nggak?! Trus. penglihatan dan hati. dan (5) amalan apa yang telah diperbuat dari ilmu yang dia miliki. tentu saja.

BELAJAR MENULIS DARI ZIDANE

2 Pelajaran
Nah, Sobat. Dari perjalanan karir Zidane ini, setidaknya
ada 2 pelajaran penting yang bisa kita petik sebagai bekal kita
untuk meraih kesuksesan dalam dunia tulis-menulis.
Pertama, untuk bisa menjadi penulis sukses yang
tulisannya banyak dimuat di berbagai media, kita kudu banyak
berlatih. Berlatih apa? Ya, tentu saja berlatih menulis, masak
berlatih berenang. Emangnya kita mo jadi atlit renang
...he...he...

Hendaknya kita biasakan diri kita untuk menggerakkan
pena. Kalo bisa, setiap hari ada untaian kata yang kita hasilkan.
Apa saja bentuknya. Bisa berupa diari (berisi kejadian-kejadian
unik penuh hikmah yang dialami hari ini), surat (ke ortu,
sodara, temen, dll.), komentar singkat terhadap sesuatu
(misalnya tentang buku yang barusan kita baca, kejadian yang
kita lihat di jalanan, berita yang kita baca di koran, dll.), catatan
pengajian, ringkasan buku, atau nulis apa saja deh (asal jangan
nulis tembok rumah tetangga saja, ntar dimarahin yang
punya...he...he...). Yang penting kita terus latihan, latihan, dan
latihan. Menulis, menulis, dan menulis. Sampai akhirnya kita
terbiasa untuk membuat tulisan, apapun bentuknya.
Eh, jangan salah lho! Terkadang tulisan yang kita bikin
ketika latihan suatu saat bisa kita kembangkan menjadi tulisan
untuk dikirim ke media. Atau, bisa juga kita jadikan sebagai
bahan untuk nulis buku. Kalian sudah tau belom? Ada lho buku
yang isinya cuma berupa kumpulan diari. Trus, ada juga buku
yang isinya cuma kumpulan surat-menyurat.
Nah, jadi begitu sobat. Kalo mau berhasil, jangan
pernah bosan dan malas untuk terus berlatih. Insya Alloh,
dengan terus-menerus berlatih, lama kelamaan kita akan
menjadi orang yang mahir dalam mengolah kata-kata. Seperti
halnya Zidane yang mahir dalam mengolah bola. Inilah
pelajaran pertama.
Kemudian, pelajaran KEDUA, sebelum kita menulis
untuk media besar, sebaiknya kita mulai dulu mengirim
tulisan ke media yang kecil. Misalnya media daerah (lokal)
atau media yang baru terbit. Supaya apa? Ya, supaya
saingannya nggak terlalu banyak. Sehingga peluang dimuatnya
naskah kita lebih besar dibanding kalo kita ngirim ke media
yang sudah gede (nasional).
Walaupun memang, kadang bisa jadi kita nggak dapat
honor dari media yang kecil itu. Atau, kalaupun dapat,
jumlahnya nggak seberapa. Tapi paling nggak, dengan

145

146

Sobat…
Kalian tentu kenal kan dengan Zinedine Zidane. Itu lho,
pemain sepakbola dari Perancis yang beberapa kali dinobatkan
sebagai pemain sepakbola terbaik dunia.
Yang nyeruduk dadanya Matterazi waktu final piala
dunia 2006 itu ya?
Nah, iya yang itu. Kenal, kan? Dari perjalanan karir
Zidane ini, kita bisa ambil pelajaran berharga untuk bisa
menjadi penulis yang sukses. Coba deh kita pikir-pikir. Untuk
meraih sukses sebagai pemain sepak bola terbaik dunia, Zidane
tentu harus melewati perjalanan yang panjang. Ada tahapantahapan yang kudu dia lalui.
Awal kali masuk lapangan, dia tentu nggak langsung
mahir seperti sekarang. Dia kudu menjalani latihan berkali-kali.
Dia kudu belajar nendang bola yang baik dan benar, belajar
mengolah bola, belajar gocek, dll. Kemudian, dia juga nggak
langsung bermain untuk klub besar. Tapi dia mulai dari klub
yang kecil-kecil dulu. Setelah melewati massa yang cukup
panjang, barulah dia bisa bergabung dengan klub-klub sepak
bola raksasa Eropa, hingga akhirnya ia dinobatkan sebagai
pemain terbaik dunia.

dimuatnya tulisan kita di media yang kecil itu, selain membuat
kita senang, kita pun terdorong dan terangsang untuk terus
menulis. Hal ini juga bisa meninggkatkan PD kita. Sekaligus
juga hal ini bisa menjadi barometer buat kita. Dengan
dimuatnya tulisan kita berarti menunjukkan bahwa kualitas
tulisan kita sudah cukup lumayan. Kemudian, kalau kita
memang ngerasa sudah mampu dan siap, kita bisa mencoba
menulis untuk media besar.
Atau, sebagai ajang latihan, kita juga bisa mencoba
terlebih dahulu mengirim tulisan utuk rubrik surat pembaca
yang ada di surat kabar. Kalo dimuat, walaupun cuma 1-2
paragraf, semangat kita tentu akan terdorong untuk menulis
lebih banyak dan lebih bermutu lagi. Ada sebuah pepatah yang
cocok dengan hal ini. Sedikit demi sedikit lama-lama tentu
akan menjadi bukit.
Nah, inilah dua pelajaran penting yang dapat kita ambil
dari sosok Zinedine Zidane. Eh, tapi ngomong-ngomong, dari
tadi saya sering nyebut-nyebut istilah ”penulis sukses” ya?
Emangnya siapa sih penulis sukes itu? Apakah penulis yang
karyanya tersebar di mana-mana? Atau, Penulis yang dapat duit
banyak dari menulis? Atau...
Wah, kayaknya menarik juga nih kalo kita bahas.
Gimana, setuju kan kalo kita bahas?! Ya sudah kalo pada
setuju, mari kita bahas.

147

148

MENJADI PENULIS SUKSES
Sobat....
Saya yakin banget deh, orang-orang bakalan ngasih
jawaban yang beda kalo ditanya tentang ” Siapa sih penulis
sukses itu?”. Kalo kamu nggak percaya, coba deh iseng-iseng
tanya setiap orang yang kamu temui di jalanan. Kasih mereka
pertanyaan ”Siapa sih penulis sukses menurutmu?”. Saya yakin
deh, kamu pasti nggak bakalan mau melakukannya (Soalnya....,
kurang kerjaan banget sih nanya-nanya yang kayak
gituan...he...he...)
Tapi memang benar, lho! Pendapat orang beda-beda
tentang pengertian ”penulis sukses”. Misalnya, ada yang
mengatakan kalo penulis sukses itu ialah penulis yang
tulisannya dimuat di mana-mana. Ada juga yang berpendapat
bahwa penulis sukses ialah penulis yang dapat banyak duit dari
hasil tulisannya. Trus ada juga yang berpendapat eee...apa lagi
ya? Mmm...pokoknya banyak deh pendapat-pendapat lain
tentang pengertian ”penulis sukses”.
Oya, saya punya buku yang judulnya ”Bagaimana
Menjadi Penulis yang Sukses”. Buku itu berisi kumpulan
artikel yang ditulis oleh penuls luar negeri yang diterjemahkan
dan dikumpulkan oleh Wilson Nadeak. Di bab pertama buku itu
ditampilkan sebuah tulisan dari Larston D. Farrar yang berjudul
”Siapa yang Disebut Penulis Sukses?”.
Nah, si Larston ini pernah menanyai beberapa orang
penulis tentang definisi seorang ”penulis yang sukses”. Dan
ternyata jawaban yang didapat beda-beda. Berikut ini saya
kutipkan beberapa di antaranya. Simak nih...
Alden Hatch: Seorang penulis yang sukses ialah penulis
yang dapat memperoleh uang yang cukup untuk menunjang
kehidupannya.

149

Richard Gehman: Menurut hemat saya seorang penulis
yang sukses ialah penulis yang dapat nafkah dari tulisannya dan
juga yang merasakan kepuasan dari dalamnya.
Edison Marshal: Seorang penulis yang sukses ialah
penulis yang hidup seratus tahun yang lalu - tetapi mereka
tetap dihormati sekarang, karya mereka dibaca secara luas.
Roger Burlingame: Seorang penulis yang sukses ialah
penulis yang dapat menghasilkan uang.
Emil Zubryn: Saya harus mengatakan bahwa seorang
penulis yang sukses ialah seorang penulis free-lance yang hidup
sepenuhnya dari penghasilan tulisannya.
Erskine Caldwell: Seorang dapat dikatakan penulis
sukses apabila tujuh puluh lima prosen karya tulisnya
diterbitkan.
Jesse Stuart: Seorang penulis yang sukses ialah penulis
yang telah menulis karya pada masanya dan tetap hidup
sekalipun dia sudah mati. Uang tidak ada hubungannya sama
sekali dengan tulisan yang sukses.
Scott Young: Menurut pikiran saya, seorang penulis
yang sukses ialah yang menulis apa yang diyakininya akan
menjadi karya yang terbaik yang dapat dihasilkannya, dan dia
memperoleh penghasilan yang cukup sebagai imbalannya.
Frederic A. Birmingham: Penulis yang sukses ialah
penulis yang setiap hari dapat makan secara teratur.
Nah, demikianlah beberapa pendapat tentang pengertian
dari ”penulis sukses”. Jadi memang benar. Setiap orang
memang beda-beda dalam memberi definisi. Nggak hanya para
penulis luar. Penulis dalam negeri kita sendiri pun gitu juga.
Mereka memberi definisi yang beda-beda. Walaupun kadang
hampir mirip-mirip.
Misalnya, Jonru (pendiri http://www.penulislepas.com
dan penulis buku ”Menerbitkan Buku Itu Gampang”)
berpendapat kalo penulis sukses itu ialah penulis yang karya-

150

dan kepuasan batin. dan memberi manfaat bagi dirinya (terutama manfaat di akhirat). merekapun berusaha untuk memperbanyak ibadah sholatnya. Jika tulisan itu berbicara masalah agama. Dan masih ada lagi pendapat-pendapat lain yang saya nggak bisa kutipkan di sini semua. kalo ada yang naya ke saya. yaitu kenikmatan dunia dan akhirat.. mendapatkan honor yang lumayan. manfaat di dunia dan di akhirat.” Saya juga pernah dengar Andrea Hirata (penulis novel Laskar Pelangi) mengatakan kalo penulis sukses itu adalah penulis yang mampu menggerakkan pembacanya untuk melakukan hal-hal yang luhur setelah membaca bukunya. Sedangkan kenikmatan akhirat berupa pahala yang melimpah yang bisa mengantarkannya masuk ke dalam Surga. diapun hidupnya berubah. tulisan itu berbicara masalah pertanian. gimana caranya supaya bisa jadi penulis sukses? Caranya?! Mmm. Sobat!? 151 152 . Nah. Dan. di samping menghasilkan tulisan yang mencerahkan. Disamping itu.” (HR. ketika orang membaca tulisan yang membahas tentang ”sholat”. saya akan jawab kalo penulis sukses itu ialah penulis yang menghasilkan tulisan yang bisa mencerahkan banyak orang. maka begitu selesai membaca. Misalnya. tapi ngomong-ngomong. baik dari segi kualitas maupun kuantitas.. Kemudian.. maka orang itupun terdorong untuk bisa berubah ke arah yang lebih baik. Namun jika karya-karyanya itu bisa mencerahkan orang lain. maka penulis tersebut semakin sukses. Ketika orang membaca tulisannya. maka orang yang membacanya menjadi semakin ingat kepada Alloh. maka orang-orang terdorong untuk mengubah tarap hidupnya ke arah yang lebih baik. jadi inilah pengertian ”penulis sukses” menurut saya. Hasil pertaniannya semakin meningkat setelah mempraktikkan ilmu yang diajarkan dalam tulisan yang dibacanya itu. Oke. Takut kepanjangan. kamu sendiri gimana pendapatnya? Apa definisi ”penulis sukses” menurutmu? Kalo menurut saya nih. Bisa jadi seorang penulis itu nggak telalu banyak karyanya yang dimuat media. Ntar kamu juga bakalan tau sendiri gimana caranya jadi penulis sukses. maka dialah penulis sukses itu. seorang penulis sukses juga adalah penulis yang dari tulisannya itu dia bisa mendapatkan dua kenikmatan. Eh. Misalnya. penulis sukses itu ialah penulis yang karyanya bisa mencerahkan orang lain sekaligus menghasilkan 2 manfaat bagi dirinya.. Kenikmatan dunia bisa berupa: dimuatnya tulisan-tulisannya di berbagai media. Lah trus.kamu baca saja deh buku ini dari awal sampi akhir. baik sholat yang wajib maupun sholat yang sunnah. Maka. Mereka pun berusaha untuk mencocokkan sholatnya dengan sholat Rasulullah sebagai bentuk dari pengamalan sabda beliau: ”Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat. Intinya. ketika orang selesai membacaya kemudian mempraktikkannya.gimana ya? Yaa. Al-Bukhari). orang-orang tergerak untuk memperbaiki kualitas sholatnya. Honor yang didapat pun mungkin nggak seberapa. mengubah kehidupan orang lain ke arah yang lebih baik. jika tulisan itu berbicara masalah keduniaan. semakin mendekatkan diri kepada Alloh.karyanya disukai orang lain. Kualitas komoditi pertaniannya pun semakin bagus. Ibadah orang itupun kemudian mengalami peningkatan. Semakin banyak orang yang suka pada karyanya.

KECERDASAN Untuk bisa menjadi penulis sukses tentu saja kita butuh kecerdasan. yang kepingin sukses di dunia kepenulisan. Maka..pokoknya banyakin aktivitas yang bisa bikin otak kita tajam. Tul. Kita kudu ngisi terus otak kita dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Mari kita coba bahas satu persatu. Kedua.. kayaknya susah deh untuk bisa meraih kesuksesan. banyak eee. Namanya Imam Asy-Syafi’i. beliau pernah memberi nasihat begini. Tanpa ada keinginan kuat. Akan kukabarkan kepadamu rinciannya dengan jelas Kecerdasan. saya pingin menyampikan nasihat dari seorang ulama besar. Jika seorang penulis punya bekal keenam hal ini sebelum memasuki kancah tulis-menulis. banyak menghafal. Kita kudu banyak membaca.. Namun sebaliknya. kalo sering diasah. bimbingan guru. Tapi kalo jarang diasah bahkan nggak pernah diasah-asah.. dia bakalan tumpul dan karatan.. Barangkali inilah akhir perbincangan kita. saya sangat yakin. nasihat beliau ini cocok juga buat para penulis. engkau tidak akan mendapat ilmu. Sebelum saya tutup. keinginan kuat. ‫ﺔ‬ ‫ﺘ‬‫ﺴ‬ ِ ‫ﻢ ﹺﺇ ﱠﻻ ﹺﺑ‬ ‫ﻌ ﹾﻠ‬ ‫ﺎ ﹶﻝ ﺍﹾﻟ‬‫ﺗﻨ‬ ‫ﻦ‬ ‫ﻲ ﹶﻟ‬ ‫ﺧ‬ ‫ﹶﺃ‬ ‫ﻥ‬ ‫ﺎ‬‫ﺒﻴ‬‫ﺎ ﹺﺑ‬‫ﻠﻬ‬‫ﻴ‬‫ﺼ‬  ‫ﺗ ﹾﻔ‬ ‫ﻦ‬ ‫ﻋ‬ ‫ﻚ‬  ‫ﺒﹸﺌ‬‫ﻧ‬‫ﺳﹸﺄ‬ ‫ﻐ ﹲﺔ‬ ‫ﺑ ﹾﻠ‬ ‫ﻭ‬ ،‫ﺎﺩ‬‫ﺘﻬ‬‫ﺟ‬ ‫ﻭ ﺍ‬ ،‫ﺮﺹ‬ ‫ﺣ‬ ‫ﻭ‬ ،ٌ‫ﹶﺫﻛﹶﺎﺀ‬ ‫ﻥ‬ ‫ﺎ‬‫ﺯﻣ‬ ‫ﻮ ﹸﻝ‬ ‫ﻭ ﹸﻃ‬ ،‫ﺎﺫ‬‫ﺳﺘ‬ ‫ﺒ ﹸﺔ ﹸﺃ‬‫ﺤ‬ ‫ﺻ‬  ‫ﻭ‬ Saudaraku. insya Alloh dia bakalan ngedapetin kesuksesan. maka dia bakalan tajam. setiap kita telah diberi modal oleh Alloh untuk menjadi orang yang cerdas. dan waktu yang lama Coba deh kita perhatikan enam hal yang beliau sampaikan.. lama kelamaan bakalan tumpul (bodoh). banyak menganalisa. harus sering kita asah. Begitupun dengan otak. Sebab nggak mungkin orang yang bodoh (baca: nggak punya ilmu) bisa jadi penulis sukses. bekal yang cukup. Kalo sering diasah dia bakalan tajam (cerdas). Pertama. nggak?! Alhamdulillah. 153 154 .. Bukankah setiap kita diberikan otak oleh Alloh. nggak hanya dalam hal tulis-menulis. Emang sih. Nasihat ini beliau tujukan untuk para penuntut ilmu (agama). kesungguhan.. KEINGINAN KUAT Untuk bisa menjadi penulis sukses butuh adanya keinginan kuat dari diri seorang penulis. Dalam hal apa pun.. Cara ngasahnya tentu saja dengan banyak belajar. kalo kita perhatikan.banyak apa lagi ya? Yaa.. Caranya? Ya tentu saja dengan selalu mengasahnya. Dengan modal otak inilah kita bisa menjadi orang yang cerdas. nasihat beliau ini sebenarnya untuk orangorang yang pingin ngedapetin ilmu..NASIHAT IMAM ASYASY-SYAFI’I Sobat. Kalo jarang diasah. Namun.. terutama yang masih pemula (seperti saya misalnya). Kalian tentu kenal kan dengan beliau? Lewat bait sya’irnya. agar otak kita tajam. Sebagaimana pisau. melainkan dengan enam perkara.

tapi kalo kita nggak punya kesungguhan. maka akan terlihat dari aktivitasnya sehari-hari. trus dia ngerasa susah dan berat menyusun kata-kata. Seorang penulis pemula yang sungguh-sungguh pingin menjadi penulis sukses. tulisan. Tapi kalo kita bikin tulisan sampai puluhan bahkan ratusan. Walaupun kita sudah punya keinginan kuat untuk menjadi penulis sukses. Misalnya duit buat beli alat-alat tulis. jumlah duit yang kita keluarin bisa gede juga. Kalo nggak. Berarti. bekal duit.. kita juga butuh kesungguhan. kemudian rajin mengirim tulisannya ke media. BEKAL YANG CUKUP Untuk bisa menjadi penulis sukses. Untuk menghasilkan sebuah tulisan dan mengirimkannya ke media kita butuh duit. untuk meraih sukses dalam hal apapun. baru pertama kali nyoba bikin Keempat. ada dua bekal yang kudu kita punya. Misalnya cuma 3000 – 5000. Kecuali kalo kamu yakin sekali tulisanmu bakalan diterima dan bisa menghasilkan honor yang lumayan gede. buat sewa rental komputer. buat ongkos ke kantor pos. KESUNGGUHAN Selain keinginan yang kuat. dia jadi sering baca-baca buku/tulisan tentang kiat menulis. hal ini sungguh sangat terasa sekali. rajin nanya-nanya tentang dunia tulismenulis kepada orang yang lebih berpengalaman. ya. rajin berlatih membuat tulisan. kayaknya nasihat dari Bang Alden Hetch perlu kamu renungkan. Apalagi bagi kamu-kamu yang baru mulai nyoba-nyoba menulis di media (penulis pemula). maka langsung dia hentikan dan nggak mau nulis-nulis lagi. maka kekayaan bakalan sulit dia peroleh. Terutama bab yang ngebahas tentang manfaat yang bakalan didapat dari menulis.gampang saja. maka sulit bagi kita untuk bisa mewujudkan keinginanmu itu. buat beli perangkao. Sobat.kamu pikir-pikir lagi deh. keinginan untuk menjadi penulis sukses bisa dibangkitkan dengan mengetahui manfaat yang bakalan didapat dengan menjadi penulis sukses. kita butuh bekal.. Kamu baca saja deh buku ini. Pertama.. buat ongkos ngirim email. Kalo menurut saya. Dia bilang begini. kamu kudu mempertimbangkan hal ini. Oleh karena itu. Dan hal itu sudah saya kasih tau dalam buku ini. Sebab biasanya. buat beli buku-buku referensi dll. buat beli amplop. juga butuh kesungguhan. Misalnya. Ibarat orang yang pingin banget jadi kaya. Oleh karena itu. Insya Alloh bakalan timbul keinginan kuat dalam dirimu untuk menjadi penulis sukses. buat bikin satu tulisan dan mengirimkannya ke media kadang biayanya nggak seberapa. Ketiga.. Bisa jadi. Apalagi jika kemudian tulisannya nggak ada satupun yang dimuat sehingga nggak ada honor yang dia dapat. buat kamu-kamu yang pingin menjadikan kegiatan menulis sebagai ladang untuk mencari ma’isyah (profesi) satu-satunya tanpa ditopang oleh pekerjaan lain yang bisa lebih cepet menghasilkan duit (walaupun sedikit). rajin mencari ilmu untuk dia sampaikan kepada masyarakat lewat tulisannya nanti. Bagi kamu-kamu yang banyak duit mugkin hal ini nggak terlalu masalah. Dalam hal ini.Trus. Tapi bagi orang-orang yang kondisi keuangannya kembang-kempis. selain butuh keinginan kuat. untuk bisa menjadi penulis sukses. buat nge-print naskah.”Nasihat yang perlu 155 156 . kayak penulis-penulis yang sudah pada sukses yang kadang justru medialah yang minta (beli) tulisan mereka. gimana caranya supaya bisa menumbuhkan keinginan yang kuat dalam diri kita untuk bisa menjadi penulis sukses? Oo. Beda dengan penulis pemula yang nggak sungguh-sungguh. keinginan untuk melakukan sesuatu bisa dibangkitkan dengan cara mengetahui manfaat dan keutamaan dari sesuatu yang akan dilakukan itu. tapi nggak mau sungguh-sungguh dalam berusaha mencapai kekayaan (misalnya setiap hari kerjaanya cuma males-malesan di rumah). Memang sih.

Misalnya dengan doa . Atau kita ikutan milis-milis penulisan yang ada di internet. bekal non-duit. sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat. WAKTU YANG LAMA Untuk bisa menjadi penulis sukses butuh waktu lama. Sebab. kedua...” (QS. Banyak hal yang kudu kita pelajari dan lewati. dan amal yang diterima. jumlah mereka pun nggak banyak. untuk menjadi penulis sukses kita butuh guru yang membimbing kita.”. Untuk mendapatkan kedua macam ilmu ini. An-Nahl [16]: 43) Trus. tapi jangan lupa juga untuk senantiasa berdoa kepada Alloh agar diberikan ilmu yang bermanfaat dan senantiasa diberikan tambahan ilmu. Alloh berfirman begini. Kemudian.nggak ada cara lain. Bisa dihitung dengan jari. Kemungkinan gagalnya besar.. Kalaupun nantinya berhasil. ada firman Alloh yang cocok dengan bekal kelima ini. Atau. nggak bisa instant. Jadi intinya. Tapi. Ibnu Majah [925]) . Eh. ya. membaca. Terutama membaca. jalan menuju sukses akan terasa lebih mudah dan lebih cepat. Pertama. Lho. untuk bisa menulis kemudian mengirimkannya ke media. ilmu tentang cara menyampaikannya dalam bentuk tulisan. Sehingga dibutuhkan kesabaran dalam diri seorang 157 158 “Ya Allah. sekarang ini banyak sekali bertebaran buku-buku maupun artikel yang mengajarkan ilmu menulis. waktunya tentu lebih lama dibandingkan kalo kita sebelumnya dapat bimbingan dulu. untuk meraih kesuksesan butuh adanya kesabaran. Kita juga bisa berguru lewat apa saja.. ilmu tentang sesuatu yang hendak kita tulis. memang ada.nyari tau donk! Tanya sama yang sudah tau. Oya. atau internet. Bisa lewat buku. BIMBINGAN GURU Nggak bisa dipungkiri.maka bertanyalah kepada orang yang memiliki pengetahuan (ahlinya) jika kamu tidak mengetahui. untuk bisa meraih sukses. Beda kalo kita nyoba-nyoba sendiri. rizki yang baik. Oleh karena itu. belajar. Pokoknya kita kudu belajar. So. tapi kan ada penulis pemula yang begitu menulis. Dalam tulis menulis. majalah. Perlu melewati perjalanan panjang dan berliku dalam meraihnya. butuhin. Dan alhamdulillah. Dengan adanya guru.” Kedua. Setidaknya ada dua ilmu yang kudu kita punya. tentu dia sudah melewati banyak hal. ya.. kita bisa berguru kepada siapa saja. Insya Alloh kalo kita sungguh-sungguh.. kalo kita nggak tau cara nulis dimedia. kalo mau. Dia sudah baca berbagai referensi sejak dulu-dulu sehingga sekarang dia sudah punya bekal ilmu yang cukup untuk disampaikan. ada pepatah juga yang mengatakan. dia juga sudah punya bekal dalam hal merangkai kata yang dia dapat dengan belajar bertahun-tahun. Yang penting dari mereka kita bisa dapetin ilmu yang kita Keenam.” (HR. Nggak bisa instant. Trus. baik di sekolah maupun di luar sekolah. kesuksesan nggak bisa didapat dalam waktu sekejap. kita juga bisa ikut pelatihan menulis yang biasa diadain oleh penulis professional. koran. dan belajar. Jangan sampai tulisan kita nyasar terus ke dalam tong sampah. Permisalan gampangnya begini. tentu kita akan lebih cepat bisa kalo ada orang yang ngajarin kita.. tulisannya langsung dimuat! Ya. dan membaca.. kita bakalan menjadi orang yang berilmu. ‫ﻼ‬ ‫ﺒ ﹰ‬‫ﺘ ﹶﻘ‬‫ﻣ‬ ‫ﻼ‬ ‫ﻤ ﹰ‬ ‫ﻋ‬ ‫ﻭ‬ ،‫ﺎ‬‫ﻴﺒ‬‫ﺯﻗﹰﺎ ﹶﻃ‬ ‫ﻭ ﹺﺭ‬ ،‫ﺎ‬‫ﻓﻌ‬‫ﺎ‬‫ﺎ ﻧ‬‫ﻋ ﹾﻠﻤ‬ ‫ﻚ‬  ‫ﺳﹶﺄﹸﻟ‬ ‫ﻲ ﹶﺃ‬ ‫ﻧ‬‫ﻢ ﹺﺇ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺍﻟﱠﻠ‬ Kelima. Kita kudu banyak belajar.”Malu bertanya sesat di jalan”. Kalo kita pingin bisa bikin nasi goreng spesial. Untuk bekal kedua ini yang terpenting tentu saja adalah ”ilmu”.kuberikan kepada penulis pemula ialah agar mereka mempunyai sumber penghasilan dari bidang lain.

... Diapun kemudian menulis lagi. sampai akhirnya dahandahannya mengeluarkan buah. *** Nah. Yang tersisa sebagian..Ya sudah. Menurut cerita yang saya dengar nih. Saya juga pernah dengar. kayaknya sulit untuk bisa menjadi penulis yang sukses. sebagian mungkin gugur sebelum waktunya. gitu saja. Setelah ratusan tulisan dikirimkan dan tak satupun yang dimuat. Dari waktu ke waktu tantangan itu dihadapi. Tanpa enam hal ini. Minum dulu ah.. serangga. ternyata tulisannya dimuat di sebuah koran besar dan tulisannya terpilih menjadi juara. Namun semua itu justru akan mengukuhkan akarnya sehingga menukik ke dalam tanah untuk mempertahankan pertumbuhannya. Tapi kemudian ada satu tulisannya yang dimuat dan menjadikannya semangat lagi. untuk meraih sukses butuh proses.penulis untuk bisa meraih predikat sebagai seorang penulis sukses. tapi 6 bulan kemudian tidak dimuat lagi. Jadi sekali lagi. Ia tidak tumbuh dalam satu malam saja lantas berbuah.. mengalami proses pertumbuhan alami.. Kita kudu 159 160 . dia pernah ngerasa putus asa waktu setahun tulisannya belom ada yang dimuat. kemauan kuat. Kamu tentu masih ingat kan dengan Joni Ariadinata. Capek nih ngomong terus dari tadi. pembimbing. pada titik frustasi pernah memutuskan berhenti menjadi penulis dan benci menulis. Pohon itu tumbuh dari benih. bekal yang cukup. dia butuh waktu panjang untuk menjadi seperti dirinya yang sekarang ini. Pada saat frustasi keduanya. jadi begitu sobat. Mmm. ulat. Ibarat sebuah pohon. Kayaknya kita memang kudu punya enam bekal ini kalo pingin jadi penulis sukses. Tidak semua buahnya matang dengan sempurna.apa lagi ya? Mmm. atau dijolok oleh anak-anak. itulah yang mendatangkan kebahagiaan bagi pemiliknya yang berusaha keras memeliharanya! punya kecerdasan. kesungguhan. dan sempat berpikir untuk berhenti. Mungkin juga tiupan badai. untuk bisa tumbuh besar dan menghasilkan buah butuh waktu yang panjang. sebagian lagi dimakan burung. dan kesabaran. melalui deraan hujan dan terik matahari.

gimana menggunakan tanda baca yang benar.. sedikit pengalaman saya dalam membuat tulisan dan mengirimkannya ke media. Intinya. saya jadi tertarik untuk ikutan menulis. Walaupun ceritanya biasa-biasa saja dan nggak ada yang istimewa. Tulisannya tidak terlalu panjang. saya juga pernah mencoba untuk mengirim tulisan ke majalah. nasihat dan peringatan kepada siapa saja (terutama untuk diri saya) yang pingin/sudah terjun ke dunia tulis-menulis agar hatihati kalo nulis. jenis font. ya? Mungkin kamu juga sudah capek dengerin saya ngomong terus dari tadi. Saya juga sedang dalam proses belajar. Selain mengirim tulisan ke koran. Misalnya ke guru bahasa Indonesimu di sekolah/kampus. Saya pun langsung take action. Namun. Sobat. motivasi buat kamu-kamu semua agar mau berbagi ilmu kepada orang lain (dalam hal ini lewat tulisan). Saya rutin menulis untuk bulletin kelas yang saya asuh. Hampir satu jam lebih. akhirnya saya putus asa. jadilah sebuah tulisan di atas kertas. tingkat dua. baik di koran maupun di majalah. sementara tak satupun tulisan yang muncul.500. gimana membuat tulisan yang sesuai kaidah jurnalistik dan hal-hal lainnya yang bersifat teoritis.. saya tentukan sekehendak saya. Saya gerakkan pena dan langsung menulis. Saya agak lupa.Saya ingat-ingat dulu. tapi mudah-mudahan yang biasa ini bermanfaat dan bisa lebih membangun keakraban di antara kita. Setelah dipindahkan ke komputer dan di-print. lewat perbincangan ini. Jadi. sejak kapan mulai menulis artikel untuk dikirim ke media. tak satupun tulisan saya yang dimuat. sekitar 300-350 kata (satu lembar A4. Ya. Setelah lama menunggu. saya cuma pingin menyajikan tiga hal.. Barangkali kamu juga ada keperluan lain. Karena lelah menunggu. Kalo kalian pingin tau yang kayak ginian. Sekitar segitulah. Seingat saya sejak duduk di bangku kuliah tingkat dua. Kenapa? Ya. Ketiga. walaupun tidak menulis untuk media.CERITA PENUTUP Sobat… Kayaknya sudah lumayan lama kita berbincangbincang.. 50. Mau dengerin. di sini saya NGGAK NGAJARIN kamu-kamu semua tentang gimana caranya nyusun kalimat yang efektif. Nah.kamu tentu sudah tau jawabannya. saya menulis dengan “asal” saja. margin. tulisan itu langsung saya kirim lewat pos. Saya akan sedikit ceritakan tentang awal mula saya menulis di media. Karena waktu itu saya belum pernah sedikitpun membaca tentang kiat-kiat menulis di media massa. tulisan saya muncul 162 .sebentar. Saya pun tak lagi menulis untuk media. Yang penting jadi tulisan. Untuk menutup perjumpaan kita kali ini saya ingin sedikit bercerita. Tanpa pake lama. Kalau di bulletin. Ketertarikan saya semakin bertambah setelah tahu bahwa untuk sekali muat.. Pertama. kan? Nih. Yang jelas tingkat dua. Awal Ketertarikan Awalnya saya melihat tulisan seorang kawan dimuat di sebuah koran nasional. font 12 dengan spasi 1). sudah waktunya untuk istirahat. kayaknya itu saja yang bisa saya sampaikan. dengan uang segitu bisa dipakai buat makan di warteg untuk sekitar 30 porsi dengan menu sederhana (nasi plus sayur dan telur). Satu porsinya seharga Rp.000. saya masih tetap aktif menulis. Karena merasa bisa. Sekitar semester tiga atau semester empat. silakan saja belajar ke orang lain yang ngerti. Jadi. 1. kawan saya katanya mendapat honor sebesar Rp. Format tulisan seperti spasi. Kedua. begini nih ceritanya… 161 Mmm.sebentar.. Sebab saya sendiri juga nggak terlalu ngerti tentang masalah itu... Waktu itu. Atau bisa juga lewat buku-buku..

Semenjak itu pula. tempat banyak orang berjualan buku. saya menunggu terbitnya majalah untuk dua edisi ke depan.. Tak berapa lama. untuk tulisan di rubrik yang saya tuju panjang tulisan yang dibutuhkan sekitar 700-an kata. Dan ternyata…. Jakarta Pusat. jika gaya bahasanya saya suka dan harga bukunya cocok dengan isi kantong.. karena waktu itu saya masih gaptek. saya jadi suka membaca dan mengoleksi buku-buku tentang kiat menulis yang ditulis oleh para penulis senior. Anda tentu tahu kenapa? Yups. Buku yang Mencerahkan Sekitar tahun 2003 (kalau tidak salah akhir bulan Mei). Pihak redaksi menerima tulisan pembaca dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya. Tepatnya ke daerah Kwitang. saya juga rajin mengumpulkan artikel-artikel tentang kiat menulis yang ada di internet. saat tingkat tiga (entah semester berapa).SAYA BERHASiiiL!!! Maksudnya berhasil DITOLAK. Lama juga saya tidak menulis untuk dikirim ke media. Tulisan saya tidak dimuat (Hiks. Sebab redakturnya saya sendiri dengan dibantu beberapa orang kawan. Tulisan yang terpilih akan dimuat di dua edisi depan (dua bulan kedepan). Selanjutnya. dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan dunia tulis-menulis. timbul lagi keinginan untuk menulis.. Tulisan itupun kemudian saya kirim via email (Nitip kawan. dengan harap-harap cemas. Sedangkan tulisan yang saya kirim mencapai 1000 kata lebih. terus. Buku itu berisikan tipstips menulis artikel agar bisa dimuat. Judulnya “Kiat Menjadi Penulis Sukses” karya Abu Al-Ghifari. BERHASiiiL!!! HOREEE…. saya pun memutuskan untuk membelinya. Karena isinya bagus –menurut saya. jadilah sebuah tulisan yang saya beri judul “Hakikat Cinta”. Tapi saya tetap istiqomah menulis untuk bulletin yang saya dan kawan-kawan asuh. Saya pun bergegas mencari majalah terbitan terbaru.Beberapa tahun kemudian (sekitar 2-3 tahun) saya pun kembali berhenti menulis untuk media. Begitu dapat. saya pergi ke daerah Senen. pikir saya waktu itu. benar sekali! Karena sayalah redakturnya. Di samping itu. Dua bulan telah berlalu.. mata saya tertuju pada sebuah buku tentang kiat menulis. Artikel yang saya dapat kemudian saya download lalu diprint di kertas A4 dan saya bundel. Di majalah baru itu terdapat rubrik “Tulisan Kamu”. Setelah saya baca-baca dan saya kaji kembali tulisan yang pernah saya buat. Hingga suatu hari. Lebih baik saya menulis untuk bulletin saya sendiri. Sebab tidak akan mungkin ditolak. saya jadi maklum kenapa tulisan saya tidak dimuat..dan harganya pun tergolong murah. sedih rasanya). ada sebuah majalah remaja yang baru terbit. Lagi-lagi saya putus asa menulis untuk media. Waktu itu tema yang ditentukan redaksi ialah “Hakikat Cinta”. Sehingga saya sekarang punya 2 buku 163 164 *** . Ketika sedang melihat-lihat buku yang dijual di emperan. Setelah membaca buku itu. Saya pun langsung mencari referensi tentang tema itu. Waktu itu. nggak ngerti bagaimana cara bikin email). Selain itu juga mengajarkan tentang cara menulis buku. hingga berbulan-bulan lamanya. Sebab.. saya sempatkan diri untuk mencari artikel seputar dunia tulis menulis. Maka wajar saja jika tulisan saya tidak dimuat. Hampir setiap ada buku kiat menulis. semangat saya untuk menulis di media bersemi kembali. saya langsung membelinya. Buku itu merupakan hasil pengalaman penulisnya selama berkecimpung di dunia kata. Namun. Hampir setiap kali main ke warnet untuk suatu keperluan. langsung saya buka halaman tengah di mana rubrik “Tulisan Kamu” berada.

wordpress. Sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah menyayangi hamba di waktu kecil” ”Ya Allah. atau kesan dan pesan. berilah hidayah kepada hamba. saya pernah punya pengalaman melakukan hattrick. maka saya memohon kepada Allah: “Ya Allah. pemula seperti saya. Mingguminggu awal. kalo kamu ada waktu. kepada saudara-saudara hamba. semangat saya untuk terus merajut kata menjadi kian berkobarkobar. jadi begitu ceritanya. dan tiga artikel saya yang lain tiga bulan berturut-turut dimuat di sebuah koran nasional. jadilah 3 buah artikel. Tapi yang ditolak lebih banyak dari yang dimuat.com. Buat kamu-kamu yang punya kritik. saya coba untuk membuktikan keampuhan teori menulis yang telah saya dapat. catet nih: http://penulispemula. Dua saya kirim ke majalah remaja El-Fata dan satunya lagi ke Majalah Islam Ar-Risalah. dan dosa kedua orang tua hamba. Tiga artikel yang saya tulis dimuat tiga bulan berturut-turut di sebuah majalah. maka dengan mengggunakan namanama Allah yang indah dan sifat-sifat-Nya yang tinggi dan mulia. Lahirlah kemudian dari tangan saya puluhan artikel. saran. Bagi penulis senior. saya pun jadi semakin rajin menulis. Terakhir saya memohon kepada Alloh agar apa yang saya tulis ini saya kerjakan semata-mata karena rasa ikhlas dan mengharapkan keridhoan dari-Nya dan bermanfaat untuk kaum Muslimin. Tidak ada istimewanya. Nih alamatnya saya kasih tau. Isi tulisan pun harus dikemas dengan menggunakan bahasa yang enak dibaca. ampunilah dosa hamba. Dengan berakhirnya cerita di atas berarti berakhir pula perjumpaan kita lewat buku ini.wordpress. tahulah saya bahwa menulis artikel untuk media tidak bisa asal-asalan. saya masih tetap semangat untuk menulis. Dari puluhan artikel yang saya kirim. jika tulisan saya ini dianggap sebagai amal shalih oleh Alloh. kepada kerabat hamba. Misalnya. Ada tekniknya agar tulisan kita bisa dimuat. dan kepada seluruh kaum muslimin di mana saja berada” 165 166 . Walaupun begitu. Kedua-duanya berada di Solo. *** Hattrick Setelah belajar banyak tentang teori menulis dan dilanjutkan dengan mempraktekannya serta dengan terus mencoba mengirimkannya ke media. dst…dst… Tanpa tunggu lama. hal ini sungguh luar biasa. Dua dari tiga artikel yang saya kirim langsung dimuat. hal ini mungkin suatu hal yang biasa-biasa saja. kepada kedua orang tua hamba. serta dengan perantaraan amal soleh saya ini. kamu bisa berkunjung ke rumah saya di dunia maya. judul harus dibuat semenarik mungkin. Tapi bagi penulis Nah. Semenjak itu.com atau http://abduljabbar2008.seukuran A4 masing-masing setebal sekitar 500 halaman yang isinya tentang hal-hal yang terkait dengan tulis-menulis. kepada kawan-kawan hamba. Rupanya teori yang saya dapat dari berbagai bacaan tentang kiat menulis benar-benar manjur. kadang ada juga yang ditolak. Kemudian. Saya tunggu lho kedatangannya. Semenjak itu.com atau penulisbiasa@gmail. kadang ada yang dimuat. Dari buku-buku yang saya baca. Trus. Mudah-mudahan kita bisa bertemu kembali di buku-buku karya saya yang lain. kemudian buat lead/intro (paragraf pembuka) yang bikin orang penasaran untuk mau terus membaca tulisan kita hingga selesai.com. jangan sungkan-sungkan untuk menyampaikannya ke alamat email saya di abduljabbar06@gmail.

. Ya. dan Maha Mulia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu dan turut andil dalam penerbitan maupun pendistribusian buku ini. jadikanlah karya-karya hamba bermanfaat untuk kaum Muslimin. Maha Dermawan. SELESAI 167 168 .” Amieen ya Allah. dan mudahkanlah dalam proses penyebarannya..”Ya Allah. ya Allah. berilah hamba ilmu yang bermanfaat.” Wassalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. saya akhiri saja pertemuan kita kali ini dengan membaca doa penutup majelis: ‫ﻙ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻔ‬ ‫ﻐ‬ ‫ﺘ‬‫ﺳ‬ ‫ﺖ ﹶﺃ‬  ‫ﻧ‬‫ﻪ ﹺﺇ ﱠﻻ ﹶﺃ‬ ‫ﺪ ﹶﺃ ﹾﻥ ﹶﻻ ﹺﺇﹶﻟ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺷ‬ ‫ﻙ ﹶﺃ‬ ‫ﺪ‬ ‫ﻤ‬ ‫ﺤ‬  ‫ﻭ ﹺﺑ‬ ‫ﻢ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﻚ ﺍﻟﱠﻠ‬  ‫ﻧ‬‫ﺎ‬‫ﺒﺤ‬‫ﺳ‬ ‫ﻚ‬  ‫ﻴ‬‫ﺏ ﹺﺇﹶﻟ‬  ‫ﻮ‬ ‫ﺗ‬‫ﻭ ﹶﺃ‬ “Mahasuci Engkau. tempatnya salah dan lupa. aku memohon ampun dan bertaubat kepadaMu. Jadi.. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa Sallam. saya juga mohon maaf kalo ada kata-kata saya yang kurang berkenan di hati. rizki yang luas. serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik hingga hari kiamat kelak.. ya…maaf-maaf saja.namanya juga manusia.” ”Ya Allah. Dan. aku memuji-Mu. dan terimalah amal ibadah hamba. Maha Mengabulkan. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Sebelum saya tutup. keluarga dan para Sahabatnya secara keseluruhan.

7. Terima kasih atas kasih sayang kalian berdua selama ini. saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. dan sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah menyayangi dan mendidik saya di waktu kecil” 2.” (HR. Jazakumullohu khoiron. Abu Dawud. Guru-guru saya di pengajian yang selalu mengajarkan arti pentingnya menuntut ilmu agama dan kritis dalam beragama. 4. Semoga Alloh mewafatkan kita semua di atas Islam dan Sunnah. Guru-guru saya di sekolah yang telah mengajarkan saya membaca dan menulis sehingga saya bisa berkarya dan berdakwah lewat tulisan. 3. baik manfaat di dunia maupun di akhirat. Andrias Harefa.. dan Wiji. Edy Zaqeus. dll. Semua pihak yang telah membantu dan berjasa dalam perjalanan sejarah kehidupan saya yang tidak mungkin disebutkan namanya satu persatu. ampunilah dosa saya dan dosa kedua orang tua saya. Kedua orang tua saya di Jakarta (Saman dan Munaya). Amien ya Allah… 170 . Jonru. Semoga bukunya best seller dan bermanfaat untuk semuanya. Terima kasih atas bantuan 169 dan kebersamaan kalian selama ini.. M. “Ya Allah. …dll.hiks…(Sambil meneteskan air mata)... maka dia tidak dikatakan bersyukur kepada Alloh. Kawan-kawanku di Mabes Bukit Asri Ciomas: Faiz. Semoga sukses menggapai cita! 6.entahlah. Ahmad.UCAPAN TERIMA KASIH Rosululloh Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia.. Guru-guru saya di sekolah kehidupan yang telah mengajarkan ilmu menulisnya lewat perantaraan buku dan artikel-artikelnya di internet: Abu Al-Ghifari. Semoga Alloh membalas dengan yang lebih baik. Ardi.) Maka. Jazakumulloh.. Tanpa kalian. Amieen.. Pihak penerbit yang berkenan membantu penyebaran buku ini. Terima kasih atas curahan ilmu kalian. Fauzil Adhim. Anri. Tulisan kalian benar-benar mencerahkan! 5.. Thohir.. Bambang Trim. Mohon maaf karena sering mengecewakan dan belum bisa memberikan yang terbaik …hiks…hiks. Hernowo.

php?ArtID=621 16. Kiat Menjadi Penulis Sukses.com/wmview. 3.pembelajar. http://mhzen. Kolbu Bandung. Inspiring Words for Writers. BATIC Press Bandung. http://www. Menjadi Powerful Da’i dengan Menulis Buku.penulislepas.com/2008/02/07/alhamdulillahsaya-juara-i-lomba-menulis/ 14. Penulis-penulis Pengguncang Dunia. Mohammad Fauzil Adhim. http://sekolah-menulis. 2. 3 Sya’ban – Ramadhan 1424 H/ Oktober 2003 8. pro You Yogyakarta.com 11. Cet II: Ramadhan 1427 H/ September 2006 5. Wilson Nadeak. Panduan Menjadi Penulis: Kiat Menulis Artikel untuk Media Massa. Cet I: Juli 2005 4. Mujahid Press Bandung. Bagaimana Menjadi Penulis yang Sukses. http://www.com 10.id 12.id/search?hl=id&q= menjadi+penulis+artikel%2C+buku%2C+cerita+onno& btnG=Telusuri+dengan+Google&meta= 15. Katta Solo.co.pembelajar. Cetakan I: Januari 2002 3. http://www. Romli. Anton WP. Cet II: 2001 7. http://www.wordpress. Cetakan II: Syawal 1423 H/ Desember 2002 M.co. Majalah Ar-Risalah/ No.com 9. Abu Al-Ghifari. Sinar Baru Algesindo Bandung. Majalah Nikah Vol. Bambang Trim.REFERENSIKU Buku ini tersusun dari bongkahan-bongkahan kata yang sebagiannya saya ambil dari beberapa literature berikut: 1.republika. 28/ Th. Cet I: Juni 2007 6. No. 10 JAnuari 2005 171 SUMBER INSPIRASI 172 . http://www.google. http://www.com 13. Asep Syamsul M.penulissukses.

”Tema sama. nasi kebuli. Seperti halnya nasi. nasi kuning. seperti nasi goreng. Dari bahan dasar nasi. nasi rames. tapi penyajian bisa berbeda. kita bisa menyajikannya dalam berbagai bentuk dan rasa. dll. nasi uduk.” 173 174 . nasi bakar.

Praktik shalat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam sebagai figur pengejawantah perintah Allah SWT. Imanlah yang membimbing manusia untuk mematuhi apa 175 176 . Perbedaan ini adalah karena tuntunan dari Allah SWT. permohonan. karena itu adalah urusan ibadah yang tidak bisa dinilai oleh akal tapi oleh iman. bukan inovasi atau buatan para nabi itu sendiri. Ini berbeda halnya dengan muamalat. praktik shalatnya berbeda dengan yang saat ini. Ketiga. dan permintaan. Praktiknya langsung Allah SWT ajarkan kepada Rasulullah SWT. Bukhari – Muslim) Ada beberapa alasan mengapa shalat harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.”(HR. praktik dan gerakan-gerakan shalat terlihat tidak rasional. shalat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Pertama.”Shalatlah kalian sesuai dengan apa yang kalian lihat aku mempraktikkannya. Bagi sebagian besar manusia. Rasulullah SAW telah memberikan contoh sesuai dengan tuntunan Allah SWT. Kedua. shalat merupakan salah satu perwujudan bentuk ketaatan total seorang hamba kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Namun. Rasulullah SAW bersabda. Dalam urusan muamalat ada kaidah agama yang menyatakan bahwa segala sesuatu itu boleh sampai ada dalil syari’at yang melarangnya. dalam kaidah agama Islam dinyatakan bahwa segala macam bentuk ibadah (mahdhah) itu hakikatnya adalah terlarang (haram) kecuali yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya sesuai dengan tuntunan. yaitu ibadah yang secara langsung berhadapan dan berhubungan dengan Allah SWT. Sedangkang menurut istilah syariat. dalm praktikknya. shalat adalah salah satu ibadah mahdhah. Jelas. Keempat. Oleh karena itu. shalat adalah bentuk ibadah suci dan sakral. berarti doa. menurut bahasa. Para nabi utusan Allah SWT sebelum Rasulullah Muhammad SAW juga berkewajiban melakukan shalat.Shalat Sesuai Tuntunan Oleh: Fajar Kurnianto Shalat.

Rasulullah SAW menjelaskan. Golongan inilah yang akan memperoleh keuntungan.”Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman.” (QS 23:1-2) Dalam ayat lainnya Allah SWT menegaskan. (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya. Sedangkan hal yang paling buruk adalah membuat-buat hal baru (bid’ah) dalam agama (ibadah). bahkan melecehkannya. Ini yang Rasulullah SAW sebut sebagai bid’ah. Shalat yang dilaksanakan dengan khusyuk mengantarkan kita menjadi golongan orang-orang yang beriman dan bertakwa. Jika manusia tidak meyakini kebenaran dua sumber ini.pun yang Allah SWT dan Rasulullah SAW perintahkan. Kitab Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW adalah dua sumber utama dalam beribadah kepada Allah SWT dan dalam bermualamah dengan manusia lain. sujud dalam shalat merupakan salah satu waktu terbaik untuk berdoa.”Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah SWT gemetarlah hati mereka. Perintah shalat yang disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW menunjukkan betapa pentingnya ibadah tersebut dalam kehidupan seorang Muslim. ”Sesungguhnya. maka itu sama halnya dengan menyimpan. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya). atau mengubah dengan cara menambah atau mengurangi yang ada. dan manusia dijadikan bersifat lemah. segala bentuk bid’ah (dalam masalah ibadah) itu adalah sesat. dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal. Keduanya mengajarkan kebenaran yang membimbing manusia secara pasti di jalan yang lurus. seorang beriman tidak boleh mempraktikkan shalat berbeda dengan yang Rasulullah SAW lakukan. itu berarti membuat-buat hal yang baru dalam agama. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi 178 . petunjuk yang paling baik dan benar adalah Kitab Allah dan dan petunjuk Muhammad Rasulullah SAW. Penyimpangan ini jelas tidak dibenarkan dalam beragama. Kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW telah diberi kemudahan untuk dapat memohon dan berdoa kepada Allah SWT. Wallahu a’lam. Karena. 14 Mei 2005 177 Kebutuhan Shalat Oleh: Mulyana Sudah menjadi kenyataan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. baik di dunia maupun di akhirat kelak. Republika. Shalat merupakan kesempatan terbaik untuk membangun hubungan transendental secara langsung antara makhluk dan Penciptanya (Sang Khaliq).” (QS 4:28). di antaranya melalui shalat. Allah SWT berfirman. manusia harus memperbanyak berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Muslim). Ketahuilah.” (HR. Karena itu. ” Allah SWT hendak memberikan keringanan kepadamu. Keadaan ini memberikan pengertian bahwa manusia sangat membutuhkan Allah SWT dalam segala aktivitasnya. Itulah orangorang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Sumber: Kolom Hikmah HU. tanpa perlu bertanya-tanya sebabnya. edisi Sabtu. Dengan demikian.

edisi Sabtu. dan menjamin kehidupan yang mulia di akhirat. kita lantas teringat akan kematian. Sampai-sampai. Uraian tersebut memberi gambaran betapa banyak manfaat dan keutamaan yang akan kita peroleh dengan mendirikan shalat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia. Shalat juga merupakan kebutuhan bagi seluruh umat manusia. ”Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Kemudian muncullah ide untuk membuat tulisan ringan yang berisi nasihat agar senantiasa mengingat mati” Sumber: Kolom Hikmah HU. Penegasan soal ini diungkapkan Allah SWT dalam Surat Thaha ayat 132. 3 September 2005 179 180 . Allah SWT juga menjelaskan bahwa salah satu karakter generasi yang buruk adalah melalaikan shalat. meski Allah SWT sudah mengampuni seluruh dosanya. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Bisa jadi. yaitu AlKitab (Alquran) dan dirikanlah shalat.” (QS 29:45) Jika dilaksanakan oleh semua keluarga.” (QS 8:2-4) Shalat pun menjadi benteng bagi kita agar terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. Ini membuktikan bahwa shalat bukan sebuah kewajiban semata. shalat juga akan mengantarkan keluarga itu mampu melahirkan generasi yang baik dan pilihan. Rasulullah SAW pun tetap merasa perlu terus memperbanyak shalat. Allah SWT berfirman. ”Ide bertebaran di mana-mana. ketika melewati kuburan. Allah SWT telah memerintahkan agar keluarga kita mendirikan shalat. Republika.

seseorang tidak akan bisa melakukan apa-apa. sehingga akan tertanam tekad untuk memanfaatkan masa sehat dengan banyak beribadah kepada Allah SWT. Paling tidak. Takziyah dimaksudkan untuk mendoakan mereka yang mati. kehidupan 181 182 . Engkau telah berbuat baik. tidaklah terlalu penting kapan kita akan mati.Zikrul Maut Oleh: Prayitno Kematian merupakan kepastian yang akan dialami oleh setiap manusia. engkau akan mendiami rumah dalam surga. Selalu ingat mati (zikrul maut) akan merangsang kita untuk memperbanyak amal saleh. “Dan mereka berkata. Pertama. kebahagiaan atau siksaan yang akan kita terima. Kita berharap agar menghadapi kematian dalam keadaan tunduk dan patuh kepada-Nya.” (HR Thabrani) Ketiga adalah melakukan ziarah kubur. “Cukuplah mati sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan. namun kemudian dianjurkan dalam rangka zikrul maut. “Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit. Karena itu. dan menguburkannya. maka berserulah Malaikat dari langit. menggembirakan anggota keluarga yang ditinggal. tapi yang penting adalah sejauh mana persiapan menghadapi kematian itu dengan amal saleh. serta ikut mengurus jenazah dengan memandikan. Kegiatan kedua untuk mengingat mati adalah dengan takziyah atau mendatangi orang yang meninggal. baik pula perjalananmu. Zikrul maut keempat adalah dengan memantapkan keimanan kita akan datangnya hari kiamat atau hari akhir. kitapun akan seperti orang yang berada dalam kuburan itu. Masalahnya.” (HR Ibu Majah). Ziarah kubur ini semula dialrang oleh Rasulullah SAW. Ziarah kubur akan memberi kesadaran bahwa cepat atau lambat. sangat tergantung dari amal saleh yang kita lakukan selama hidup. ada lima zikrul maut yang bisa kita lakukan. menjenguk orang sakit guna mendapatkan hikmah agar menjadi semakin sadar betapa pentingnya kesehatan itu. menshalatkan. Dengan sakit. Bukan seperti keyakinan orang-orang kafir yang memungkiri akan adanya hari kiamat.

supaya mereka merasakan azab.” (QS Al-Jaatsiyah (45): 24) Kelima adalah menghayati dalil-dalil kehidupan akhirat yang banyak tergambar dalam Alquran maupun hadis Rasulullah SAW berupa siksaan bagi yang ingkar dan balasan surga buat yang beramal saleh. dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu. 8 Juni 2006 183 ”Banyak persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami. Sumber: Kolom Hikmah HU. mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. Setiap kulit mereka hangus. edisi Kamis. kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka.ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja. kenapa tidak kita sampaikan saja lewat tulisan!” 184 . Republika. kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita kecuali masa. Ketika kita tahu solusinya. baik yang sifatnya pribadi maupun umum. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS An-Nisa (4): 56). Kami ganti dengan kulit yang baru.

Gusti menuduh istrinya telah berzina dengan lelaki lain. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. Di satu sisi. Tentu saja itu bukan perkara mudah. sementara suami tetap bersikukuh istrinya telah berzina tapi tidak memiliki empat saksi yang menguatkan tuduhannya. Istilah hukum ini diambil dari kata al-la’nu karena suami istri masing-masing melaknat dirinya jika berdusta.Tuduhan Zina dalam Islam HM Ihsan Abdul Djalil Ketua Yayasan Ibadah Network (IbadahNet) Keretakan rumah tangga Gusti Randa dan Nia Paramitha mendapat publisitas luar biasa. Sedemikian seriusnya. 185 186 . Islam menjunjung tinggi kehormatan dan kesucian seorang Muslimah. maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali. maka penyelesaiannya ditempuh dengan menerapkan li’an. Tidak boleh sembarangan menuduh wanita baik-baik telah melakukan zina. Kedua pihak mengumbar versi ceritanya masing-masing melalui media. mengingat tindakan zina pastilah dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Kecuali orang-orang yang mau bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Islam mensyaratkan tuduhan tersebut haruslah dibarengi dengan menghadirkan empat saksi. Firman Allah SWT dalam Alquran surah An-Nur ayat 4-5 menyebutkan. Tuduhan perzinaan bukanlah masalah sepele. Pelakunya diancam hukuman cambuk 80 kali bila asal tuduh tanpa bukti. sehingga polemik rumah tangga ini pun menjadi konsumsi publik.” Li’an Dalam hal istri tetap membantah. Sebaliknya. dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selamalamanya.”Dan orang-orang yang menuduh wanitawanita yang baik-baik (dengan tuduhan berbuat zina) dan mereka tidak mendapatkan empat orang saksi. Nia berkeras menolaknya.

Sebaliknya. dan sesungguhnya kewajiban sumpah yang telah ditetapkan atasmu bisa menjadi azab bagimu. Hakim bisa menghadirkan keduanya dan mereka diminta bersumpah lima kali. Dan ketika hendak mengatakan sumpah kelima. karena sesungguhnya azab dunia itu lebih ringan dibandingkan azab akhirat. sesungguhnya aku dating menjumpai keluargaku. Suami yang menuduh istrinya berzina tetapi tidak mendatangkan bukti apapun dan tidak bersedia melakukan li’an maka akan dijatuhi hukuman karena dianggap telah melakukan tuduhan palsu (qadzaf). Hukum li’an berfungsi memastikan adanya perzinaan. maka istrinyalah yang akan dijatuhi hukuman. Dan tatkala hendak bersumpah yang kelima dikatakan kepadanya. Istrinya berkata. Istri Hilal juga diminta bersumpah atas nama Allah sebanyak empat kali bahwa suaminya termasuk pendusta.” Lalu istri Hilal pun bersumpah yang kelima: kemurkaan Allah atas dirinya jika terbukti suaminya yang benar. Dan (sumpah) yang kelima bahwa murka Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar. tetapi aku mendapati seorang lakilaki di tengah mereka. Lalu keduanya dimintai saling melaknat. saat itu Hilal menjumpai kehadiran lelaki di rumahnya.”Demi Allah. Dan (sumpah) yang kelima.” (QS An-Nur. yakni keduanya dipisahkan satu sama lain dan tidak boleh dikumpulkan kembali selamanya. Simpel dan Tuntas Kasus seperti dalam rumah Gusti-Nia bukanlah masalah pelik yang sulit dicarikan pemecahannya.”Dia berdusta”. aku berkata benar mengenai dirinya”. tetapi bisa 187 188 . bahwa laknat Allah atasnya jika dia termasuk orang-orang yang berdusta. maka persaksian orang itu adalah empat kali bersumpah dengan nama Allah bahwa sesungguhnya dia termasuk orang –orang yang benar. Prosesnya sangat simple. Aku sungguh melihatnya dengan mata kepalaku sendiri dan mendengarnya dengan telingaku sendiri”.”Demi Allah. dan sesungguhnya kewajiban sumpah ini bisa menjadi azab bagimu. karena sesunggunya azab dunia itu lebih ringan dibandingkan dengan azab akhirat.” Kecuali bila di kemudian hari suami mengakui kebohongannya sendiri. Rasulullah bersabda. Setelah Rasulullah SAW menyampaikan wahyu tersebut.”Telah berlangsung ketetapan dalam kaitannya dengan suami istri yang telah saling melaknat. bila istri juga mau melakukan li’an maka tidak bisa dipastikan bahwa dirinya telah berzina. Hilal empat kali bersumpah atas nama Allah bahwa dirinya benar. Lalu Hilal pun bersumpah untuk yang kelima kalinya bahwa sesungguhnya laknat Allah akan menimpanya jika ia termasuk orang yang berdusta. Istrinya itu dihindarkan oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.Dasar hukum li’an adalah firman Allah SWT: “Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina) padahal tidak ada saksi-saksi selain diri mereka sendiri. Hilal membiarkannya hingga menjelang subuh dan esoknya baru mengadu: “Wahai Rasulullah. masih dimungkinkan rujuk dengan istrinya. Bila dia mau melakukan li’an tetapi istrinya tidak bersedia. Kalau suami bersikukuh pada tuduhannya sementara istri tetap membantah.”Bertakwalah engkau kepada Allah. Allah tidak akan mengazabku karena hal ini. 6-9). bertakwalah engkau kepada Allah. Lalu turunlah ayat ini sebagai jawaban dari Allah SWT. Hukum li’an sebenarnya bisa diambil sebagai jalan keluar yang islami atas kasus yang menimpa rumah tangga Gusti dan Nia.” Hilal pun berkata.”Hilal. otomatis keduanya bercerai dan tidak bisa kumpul lagi selamanya. maka hukum li’an ini layak dikemukakan sebagai solusi. Dengan dilaksanakannya li’an. Istri langsung dipastikan telah berzina karena li’an suaminya dan karena ketidakmauan melakukan hal sama. sebagaimana juga tidak akan menimpakan hokum cambuk kepadaku atas perkara ini”. Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad. dikatakan kepadanya. Hilal berkata. Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Ibnu Abas RA. Ayat ini turun berkaitan dengan peristiwa yang menimpa Hilal bin Umayyah pada masa Rasulullah.

24 April 2006 (http://republika.” 190 .co.asp?id=244884&kat_id =16) 189 ”Untuk berdakwah lewat tulisan tidak harus menunggu jadi ustadz dulu. Meskipun. Kita bisa melakukannya dengan berperan sebagai ”PENYAMBUNG PENYAMBUNG LIDAH USTADZ”. edisi Senin.menuntaskan masalah. Kita kemas catatan pengajian kita menjadi artikel yang cocok untuk rubrik tertentu yang ada di media massa. misalnya. Tidak berlarut-larut seperti yang kita saksikan di berbagai media cetak dan elektronik pada saat ini.id/kolom_detail. Sumber: Rubrik Opini HU. yang yang kita sampaikan cuma penjelasan singkat tentang dua syarat diterimanya amal ibadah. Republika. USTADZ Caranya? Kita sampaikan ilmu yang diajarkan ustadz di pengajian.

ini dikategorikan sebagai perbuatan syirik yang akan menghalangi diterimanya amal oleh Allah SWT.Amal yang Diterima Oleh: Iin Rosliah Cinta dan semangat saja tak cukup dijadikan modal agar amal diterima Allah SWT. justru neraka yang yang didapat ketiganya. Begitu pula amal. Ibnu Katsir saat menafsirkan QS Al Kahfi: 100 menguraikan.” (QS Al Kahfi: 110). ada seorang mujahid. Bukan surga yang diperoleh. Jangan pula sampai terjadi seperti tiga orang Muslim di hadapan mahkamah Allah SWT kelak. muwafaqah. ikhlas dan mengikuti petunjuk Rasulullah SAW merupakan dua rukun amal yang akan diterima. bukan karena motivasi duniawi atau ingin meraih puji. Kedua. saling terkait dan tak dapat dipisahkan. amal apapun menjadi tak bermakna dalam pandangan Allah SWT. Alhasil. ibarat dua sisi mata uang. berarti hati kita telah mendua. Walau secara lahiriah tampak besar dan bagus. Ada dua syarat yang mutlak harus dipenuhi supaya amal tidak sia-sia di hadapan-Nya. “Barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. Imam Muslim meriwayatkan. Ibnul Qayyim mengibaratkan orang yang beramal tanpa keikhlasan seperti seorang musafir yang mengisi penuh kantongnya dengan pasir. bila tak dihiasi dengan keikhlasan. artinya amal yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Alquran dan sunah Rasulullah SAW. justru azab yang didapat. Rukun adalah tiang. bukannya pahala yang diraih. Ketika kita beribadah karena ingin mendapat sanjungan sesame. maka hendaklah mengerjakan amal saleh dan janganlah mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada-Nya. Ia membawanya. Ikhlas dan muwafaqah. tapi tidak mendapatkan manfaat apa pun. akan diterima ketika dua syaratnya terpenuhi. 191 192 . dan seorang dermawan. Dalam kacamata agama. ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT. seorang alim. Sebuah bangunan akan terwujud manakala kedua tiangnya berdiri tegak. Pertama.

Dibutuhkan ketajaman pena para ahli ilmu untuk mengcounternya. maka amalah itu tertolak. mudah tergelincir dalam perbuatan bid’ah. Yang satu berjuang agar disebut sebagai syuhada. Yang kedua menuntut ilmu dan mengajarkannya agar disebut ulama. Setelah ikhlas.” 194 . hendaknya dilandasi oleh ilmu. edisi Rabu. mengada-ada dalam urusan ibadah. amal yang mereka lakukan hanya untuk mengejar prestise. Alhasil. tapi semata-mata menimbang rasa.” (HR Bukhari dan Muslim). Dan yang terakhir menginfakkan hartanya agar dinilai sebagai dermawan. Baik buruk bukan diukur oleh dalil. cenderung menjadikan perasaan sebagai standard. Republika. syarat berikutnya adalah kesesuaian setiap amal dengan tuntunan dalam Alquran dan sunah. semakin banyak pemikiran aneh bergentayangan. 11 Januari 2006 193 ”Semakin mendekati akhir zaman. Sumber: Kolom Hikmah HU. Kemudian juga disampaikan dengan argumentasi yang terkesan ilmiah. agar masyarakat kita tidak berubah menjadi masyarakat yang aneh. Ini mengandung makna. dan disebarluaskan lewat berbagai macam media.Pasalnya. Terkadang pemikiran aneh itu dikemas dengan bahasa yang indah dan enak didengar. ibadah apa pun yang diperbuat. Rasulullah SAW bersabda.”Barang siapa mengerjakan satu amalan yang tak ada perintahnya dari kami. Beribadah tanpa dasar ilmu.

ulama dan umat Islam tidak tinggal diam. seorang ulama Mesir mendapat serangan dari ulama Islam lantaran memberi angina kepada kelompok yang berupaya “menasionalisasi” salat. Kalimatu haqqin urida biha bathilun! Tahun 1932. Agama dan negara dipisahkan. kebahasaan. dan mengubah pendapat yang salah itu. 151 s/d 153 tahun XV/1396H/1976M dengan uraian yang mencakup hal-hal yang berkaitan dengan kesejarahan. dunia Islam gempar karena Kemal Attatruk yang memerintah Turki selama empat masa jabatan menjalankan program pem-Barat-an dengan pembaruan yang terlalu “ke depan”. Mereka mengoreksi. tapi digunakan untuk meratakan jalan kebatilan. bisa saja orang terjerumus pada penggunaan kalimah yang hak. Beliau menjawab pada Risalah No. baru dilakukan mereka seribu tahun kemudian seperti halnya di Turki dengan dan lewat tangan Kemal Attaturk? Baik untuk Farid Wajdi maupun Kemal Attaturk.Salat dalam Dwibahasa Oleh OIM ABDURROCHIM Dua puluh sembilan tahun yang lalu. Apakah itu sesuai dengan alas an yang dikemukakan Alquran dan hadis? Undzur ma qola wala tandzur man qola. dan azan dikumandangkan dengan bahasa Turki. tanpa terasa. Alasan yang hanya dibuat-buat. Mereka beralasan dengan fatwa Imam Abu Hanifah yang kebanyakan penganutnya ada di Turki. seorang ulama pernah ditanya tentang kebolehannya salat yang dialihbahasakan. salat. Ia mendapat simpati dari kalangan Barat yang lega karena Islam dibawa ke alam modern. Farid Wajdi. 195 196 . kalau memang ada. tapi hakikatnya justru menjerumuskan agama dan umat Islam ke jurang yang berakhir pada penukaran hukum Islam dengan undangundang ala Barat. meluruskan. Termasuk melarang Alquran berbahasa Arab. dan. Mereka tidak terbius pada “siapa yang berbicara” tapi pada “apa yang dibicarakan”. Mengapa fatwa yang begitu berharga.

untuk tujuan kebatilan bisa saja dilakukan orang. bahasa yang mereka kuasai. Sabda Rasulullah saw. hak. kemudian menyimpulkan. “tsummaqra ma tayassara ma’aka minal Quran” (kemudian bacalah yang mudah bagimu dari Alquran) H. berlakulah baginya sabda Rasulullah saw. dan sujud dengan benar. Al Anbiya (21):7). Dialek mereka yang terdiri dari suku-suku itu merasa asing dengan bahasa Alquran termasuk bacaan salat. padahal waktu itu ada penyebab dan pendorongnya. Tidak ada alasan untuk bersikukuh pada pendapat yang salah. Yusman Roy pimpinan Pondok Pesantren I’tikaf Ngaji Lelaku di Kabupaten Malang Jawa Timur mempraktikkan salat dalam dua bahasa. tidak mengizinkan mereka menggunakan dialek masing-masing. artinya bukan melihat. adalah keharusan yang tidak bisa dibantah kapan dan di mana pun. tapi apa yang Allah SWT firmankan.” melakukan apa yang tidak dilakukan Rasulullah dalam urusan ibadah hukumnya bid’ah. pen) oleh Rasulullah dan sahabat. Ulama yang begitu tawadu yang hanya mencantumkan nama inisialnya E A N. Rasulullah saw.Riwayat Imam Abu Hanifah yang katanya membolehkan membaca doa iftitah dengan bahasa Persi dibantah dua orang muridnya yaitu Abu Yusuf dan Muhammad. Bahkan bagi mereka yang belum mampu membaca doa iftitah. Malah menjadi kewajiban untuk mengembalikannya kepada kaidah baku yang dimiliki umat Islam sebagai rujukan utama yaitu Alquran dan sunah Rasulullah Saw. Padahal bertanya kepada ahlinya merupakan kaidah yang tidak bisa diabaikan. Tidak hanya menyangkut sesat di jalan saja tapi mencakup seluruh masalah yang berkaitan dengan kehidupan ini dan segala akibatnya. bacaan ruku. Malu bertanya sesat di jalan mungkin hanya merupakan peribahasa yang dampaknya memang terasa. yang begitu jelas dan gambling bisa dibaca dan ditelusuri. kata yang baik. 197 198 . Salat dalam dwibahasa! Kalau diukur dengan ukuran kesejarahan dan kebahasaan seperti diuraikan di atas. Ternyata menurut kajian kebahasaan bermakna “mengetahui dengan yakin apa yang dilakukan dan dibaca”. jelas apa yang dilakukan Yusman Roy merupakan kesalahan besar. Ini karena ro-a pada ro-aitumuni ushalli dengan aku dan salat sebagai dua maf’ul. Mungkin dengan mendengar dan melihat atau bisa juga dengan dalil yang sahih. Bacaan salat dalam bahasa aslinya ditambah dengan bahasa Indonesia. tapi berarti yakin atau mengetahui. Mengemas kalimah. Termasuk di dalamnya menyesatkan sejumlah orang yang mengikuti ajarannya. mengapa pada awalnya ia tidak lebih dulu bertanya kepada ahlinya sebelum hal itu dilakukan. Ini khusus bagi mereka yang dimaksud tadi dan dengan latar belakang seperti itu.R. akibatnya akan amat besar.R. Oleh karena itulah MUI Jawa Timur menilainya sesat dan akhirnya ia harus berurusan dengan pihak kepolisian karena ada unsure penodaan terhadap agama. Al Bukhari.”Tanyalah kepada orang-orang yang mengerti bila kamu tidak tahu!” (An-Nahl (16): 43. Dan apa yang ditinggalkan (tidak dikerjakan. Sekarang di Negara kita hal semacam itu muncul. Mencontoh secara utuh salat Rasulullah saw. itu adalah satu dalil bahwa perbuatan itu tidak dibenarkan dan tidak disyariatkan”. mengetahui apa yang dilakukan dan dibaca. Yang menjadi pertanyaan. Al Bukhari. “Shallu kama ro-aitumuni ushalli” (hendaklah kamu salat sebagaimana kamu ketahui bagaimana cara aku salat” H. Orang Arab pada permulaan Islam merasa berat melafalkan huruf Arab Alquran. Kata-kata yang baik untuk meyelubungi tujuan yang tidak baik adalah upaya lain memalingkan orang ke arah kezaliman dan kemaksiatan. Sesuai dengan arti dan maksud hadis yang masyhur ini bahkan lebih baik tidak membaca apa-apa. Biasanya lebih berhasil ketimbang dengan usaha jahat dengan terang-terangan. Dalam kitab Tafshi Syarah wa I’rab Syawahid Ibnu ‘Akil juz I:167 ditegaskan bahwa ro’a bila muta’addi kepada dua maf’ul artinya mengetahui dengan yakin.

Agar semua orang tahu bahwa Islam adalah agama yang indah. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Alquran) dan Rasul (sunahnya). jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Padahal Islam adalah agama yang Indah. Kewajiban umat Islam lah untuk mengoreksi dan mau dikoreksi.Allah SWT memberikan petunjuk untuk itu. brutal. Islam pembawa rahmat untuk seluruh ummat” 200 . Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya” (Annisaa (4): 59). dsb. penebar teror. barbar. Pikiran Rakyat ”Ada anggapan bahwa Islam adalah agama yang keras. “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. sadis.co. karena datang dari Alloh yang Maha Indah dan menyukai keindahan.id) 199 HU. Oleh karena itu. sudah menjadi tugas penulis Muslim untuk meluruskan anggapan yang keliru ini. meluruskan dan mau diluruskan.pikiran-rakyat. dan mengubah pendapat yang salah serta mengembalikannya kepada Alquran dan sunah Rasulullah saw! Sumber: Rubrik Renungan Jumat (http://www. Tebarkanlah keindahan Islam lewat goresangoresan pena.

Sebab. Jika Anda tidak percaya. Islam dan Kedamaian Saya akan bawakan dua buah dalil yang menunjukkan bukti bahwa Islam adalah rahmat untuk seluruh alam. melainkan untuk ummat-ummat yang lain (non-Muslim). berikut ini sedikit bukti akan kebenaran pernyataan saya di atas. Bukan hanya untuk ummat Islam. menurut keyakinan kita. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  ‫ﻪ ﹺﺇ ﱠﻻ‬ ‫ﻮ ﹸﻝ ﹶﻻ ﹺﺇﹶﻟ‬ ‫ﺎ ﹶﻗ‬‫ﻼﻫ‬ ‫ﻋ ﹶ‬ ‫ﺒ ﹰﺔ ﹶﻓﹶﺄ‬‫ﻌ‬ ‫ﺷ‬ ‫ﻮ ﹶﻥ‬ ‫ﻌ‬ ‫ﺒ‬‫ﺳ‬ ‫ﻭ‬ ‫ﻊ‬ ‫ﻀ‬  ‫ﺎ ﹸﻥ ﹺﺑ‬‫ﻳﻤ‬‫ﹶﺍ ِﻹ‬ ‫ﺒ ﹲﺔ‬‫ﻌ‬ ‫ﺷ‬ ‫ﺎ ُﺀ‬‫ﺤﻴ‬  ‫ﻭ ﺍﹾﻟ‬ ‫ﻳ ﹺﻖ‬‫ﻋ ﹺﻦ ﺍﻟ ﱠﻄ ﹺﺮ‬ ‫ﺎ ﹶﻃ ﹸﺔ ﹾﺍ َﻷﺫﹶﻯ‬‫ﺎ ﹺﺇﻣ‬‫ﺎﻫ‬‫ﺩﻧ‬ ‫ﻭ ﹶﺃ‬ ‫ﷲ‬ ُ‫ﺍ‬ ‫ﻥ‬ ‫ﺎ‬‫ﻳﻤ‬‫ﻦ ﹾﺍ ِﻹ‬ ‫ﻣ‬ 201 202 . niscaya Allah Yang berada di atas langit akan menyayangimu (HR. Ahmad) Sebagai seorang muslim. aturan Islam adalah satu-satunya aturan yang bisa menyelesaikan semua problematika ummat. hanya dengan syari’at Islam sajalah kedamaian akan bisa terwujud. Sebab.Merasakan Keindahan Islam Oleh: Abdul Jabbar Sayangilah setiap yang ada di permukaan bumi. tentu sangat wajar jika kita menginginkan syari’at Islam diberlakukan di tengah-tengah kita. Dan. Dalam sebuah hadits. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin (rahmat untuk seluruh alam).

Al-Bukhari) Kafir mu’ahad adalah orang kafir yang terlindungi darahnya. dan perselingkuhan. mereka bisa sebarkan Islam itu ke negaranya masing-masing. pecahan kaca. semua jawaban tersedia. Kalau diganggu saja tidak boleh. Tinggal kitanya. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Islam adalah Solusi Sekarang ini masyarakat kita resah dengan beragam permasalahan yang membelit bangsa ini. Sekali lagi coba kita renungkan. Oleh karena itu. dsb. Apa saja bentuknya. Mudah-mudahan dengan begitu mereka jadi tertarik dengan Islam dan mau untuk masuk ke dalam Islam. maka haram untuk diganggu. pada hakikatnya perbuatannya itu bukanlah dari Islam sama sekali. Belum lagi kasus kriminalitas lainnya seperti pencurian dan pembunuhan. Anda tentu sudah yakin. Pengangguran semakin banyak. Setelah itu. Dan. bukan. niscaya ia tidak akan akan mencium bau surga.) yang dilakukan oleh sebagian orang yang mengaku dirinya Muslim. Muslim) Simak baik-baik hadits di atas. butuh waktu berbulan-bulan dan menelan dana banyak untuk merumuskan jawaban yang tepat.” (HR. Islam membawa keamanan bagi seluruh ummat manusia. karena mereka mendapatkan izin masuk oleh suatu negara. Dan sifat malu adalah bagian dari iman”(HR. baik untuk bekerja. bagi seorang muslim yang mengaku bahwa dirinya beriman. dan yang paling rendah adalah “menyingkirkan gangguan dari jalan. lantas bagaimana mungkin membunuh orang banyak tanpa alasan yang dibenarkan dan merusak harta milik orang lain termasuk dalam bingkai keimanan?! Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda. dari hadits ini pula kita bisa mengambil kesimpulan bahwa perbuatan teror (seperti membom tempat-tempat umum dll. Kalau menyingkirkan duri dari jalan saja termasuk cabang keimanan. Seperti misalnya kasus pornografi. meskipun mereka teriak seribu kali bahwa perbuatannya itu mengatasnamakan Islam. paku. apalagi sampai dibunuh dengan cara di-bom dll ! Padahal mestinya. bukan? Padahal. pemerkosaan. Masyarakat miskin di mana-mana. Tujuan apa? Tak lain dan tak bukan adalah agar pengguna jalan – siapapun dia. maka dia wajib menyingkirkannya. Yang tertinggi adalah kalimat “Laa Ilaaha illallah”. Jadi. jika dia melihat gangguan di jalan. Sayangnya. pornoaksi.  Lalu. Ditambah lagi pergaulan bebas para remaja yang semakin tak terkontrol.bisa merasa aman lewat di jalan itu.”Iman itu ada 70 lebih cabang. Entah duri. kalau kita mau melirik kepada Islam. jika ada orang kafir (misalnya turis asing) datang ke Indonesia. siapa yang salah sebenarnya? Bagaimana. Islam menjadikan perbuatan “menyingkirkan gangguan dari jalan” sebagai bagian dari keimanan seorang muslim. Jadi. bagaimana solusinya? Mungkin. Kita tentu masih ingat dengan RUU APP. dari hadits yang mulia ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Islam adalah agama kedamaian. bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin? Sekarang saya ingin buktikan bahwa aturan Islam adalah satu-satunya aturan yang bisa menyelesaikan problematika yang ada di masyarakat. 203 204 . orang Islam sendiri yang justru menyediakan fasilitas kemaksiatan untuk mereka. perzinaan. dengan datangnya orang kafir ke negeri kaum muslimin merupakan kesempatan bagi orang Islam untuk memperkenalkan kepada mereka tentang keindahan Islam. berwisata atau tujuan-tujuan lainnya. ‫ﺔ‬ ‫ﻨ‬‫ﺠ‬  ‫ﺤ ﹶﺔ ﺍﹾﻟ‬  ‫ﺋ‬‫ﺍ‬‫ﺡ ﺭ‬  ‫ﻳ ﹺﺮ‬ ‫ﻢ‬ ‫ﺍ ﹶﻟ‬‫ﻫﺪ‬ ‫ﺎ‬‫ﻣﻌ‬ ‫ﺘ ﹶﻞ‬‫ ﹶﻗ‬‫ﻣﻦ‬ ” Barangsiapa yang membunuh orang kafir mu’ahad. mau mempraktikkan atau tidak. kalau pertanyaan ini diajukan kepada para wakil rakyat kita. Nah.

Dengan begitu keharmonisan rumah tangga akan lebih terjaga.Coba saja buka-buka Al-Qur’an dan hadits. pamer aurat dan lekuklekuk tubuh dll. membunuh dll”. panggung dll. Gimana mau cuci mata. mencuri. Orang tentu akan berfikir 1000 kali kalau ingin berzina. seandainya para wanitanya semua memakai jilbab syar’i. apa yang terjadi ? Saya yakin 100 %. insya Allah. kasus perzinaan. pelecehan seksual. Jadi. Tapi. Tul gak?! Mungkin ada yang berkata begini. Kemudian. bagaimana dengan orang-orang (misalnya artis-artis barat dan para pengikutnya) yang tidak menutup aurat dan masih suka berpornografi dan pornoaksi ria. laki-laki dan wanita wajib menundukkan pandangan. Tapi ada yang perlu Anda catat: Bahwa Islam lebih dari sekedar itu. seperti melihat aurat lawan jenis. Islam mengharamkan zina. Maka. Misalnya saja. Karena di rumahnya mereka bisa melihat sang istri menyuguhkan dandanan yang “ehm…”. akan Anda temukan “solusi jitu” dari beragam problematika yang sedang membelit bangsa ini. Lama-kelamaan mereka juga akan gulung tikar dan alih profesi. Nah. Sebab setiap agama pada dasarnya mengajarkan manusia untuk berbuat kebajikan dan menjauhkan diri dari perbuatan jahat. seperti zina dll. perkosaan. Contoh. solusi ini berasal langsung dari Allah. Laki-lakinya berpakaian sopan dan wanitanya mengenakan jilbab syar’i. Dalam Islam. Oo gampang saja. kemudian mereka melihat para wanita yang berbusana serba tertutup. Apalagi dengan diadakannya hukum rajam bagi pelaku zina. dia membiarkan saja para wanita berkeliaran dengan mengenakan pakaian yang siap untuk diperkosa…!” 206 . Pencipta manusia. Sebab. bercampur baur antara pria dan wanita (ikhtilat). ketika para suami keluar rumah. inilah yang tidak ada pada agamaagama lain. Kalau begitu. pelaku pornografi dan pornoaksi akan berhenti sendiri. bersepi-sepian antar lawan jenis (kholwat). Kenapa saya katakan solusi jitu? Sebab. Adakah aturan seperti ini dalam agama lain ? Saya jadi teringat dengan perkataan seorang ustadz ketika dia menyampaikan ceramah tentang “dunia wanita”. Kira-kira perkataan si ustadz begini. maka mereka tentu akan lebih betah tinggal di rumah. entah di majalah. ada aturan berpakaian baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan. ketika Islam mengharamkan suatu perbuatan. seandainya cara berpakaian masyarakat sesuai dengan aturan Islam. dan pemerkosaan akan bisa ditekan seminimal mungkin. apa solusi Islam terhadap semua problematika di atas? Mudah saja. Islam membimbing kita dengan cara praktis untuk mencapai kebajikan dan menjauhkan diri dari kejahatan dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. insya Allah. maka Islam juga mengharamkan segala sarana yang bisa membawa kepada perbuatan haram itu. tentu akan lebih efektif lagi. lha wong tertutup semua! Lalu. jika orang Islam mau menerapkan syari’at ini. Maka saya katakan: Ya. haram untuk melihat aurat lawan jenis. tidak ada lagi istilahnya “cuci mata” di luar rumah. Dan. Yang tentu saja paling tahu tentang segala sesuatu yang bisa membuat baik kehidupan manusia. berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan muhrim (bahasa Arabnya ”mahrom”). Islam juga mengharamkan segala sarana yang bisa mengantarkan pada perzinaan.”Di agama lain juga diharamkan zina. tentu kasus pereselingkuhan akan hilang dengan sendirinya. dan pelecehan seksual terhadap para wanita. saya tidak menyangkal jika ada agama lain yang mengharamkan perbuatan tercela. Sebab aksi panggungnya tidak akan ada yang nonton dan majalahnya tidak 205 akan ada yang beli. Dalam Islam. Dan. melirihkan suara bagi wanita ketika berbicara dengan laki-laki. menampakan aurat. Coba sekarang Anda bayangkan. film.” Bohong besar jika ada orang yang berteriak-teriak ingin memberantas zina.

*** Tampaknya uraian saya ini akan panjang jika ingin diteruskan. Dan. menyuap. fasilitas kenyamanannya apa saja. Jika Anda ingin menilai betapa bagusnya model keluaran baru mobil ‘Mercedes’. siapa yang akan Anda salahkan? Mobil itu atau orang yang menyetirnya? Otomatis Anda akan menyalahkan sang sopir. Barangkali ada yang mencoba memberikan sanggahan begini: Jika Islam adalah agama terbaik. jika Anda ingin menilai seberapa bagus agama Islam. apa maksudnya?!. silakan baca sendiri Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah. seseorang tidak bisa melihat pada sopir. dan melakukan penipuan. Seberapa tinggi kecepatannya. Intinya. pencurian. Jadi. dan mengkonsumsi obatobatan terlarang. Untuk meneliti kebagusan mobil itu. sangat wajar jika ummat Islam rindu untuk diatur oleh Islam. Jadi. mengapa banyak orang Islam yang tidak jujur. yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jadi. solusi dari problematika masyarakat ada semua di sana. dan bisa merasakan kembali sejuknya tinggal 207 208 . Wallahu a’lam. tidak dapat dipercaya.” Jawabnya mudah saja.Gimana. tetapi harus melihat pada kemampuan dan keistimewaan yang ada pada mobil itu. berapa kapasitas bahan bakarnya. Jika Anda belum puas. Insya Allah. korupsi. Tapi saya akan coba memberi jawaban begini: Kalian jangan menilai mobil dari sopirnya! Lho. Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Anda setuju dengan perkataan si ustadz ini? Kalo saya sih setuju banget! di bawah naungan Islam seperti jaman Rasulullah dahulu. maka nilailah dari sumber yang asli. kemudian Anda melihat ada seseorang yang tidak bisa menyetir duduk di tempat duduk sopir lalu menyetir mobil itu dan menabrak tiang listrik. Saya yakin Anda pun tentu bisa menjawabnya. cukup sampai sini dulu. dan lain sebaginya. saya hanya ingin menunjukkan bahwa aturan Islam adalah satu-satunya aturan yang bisa menyelesaikan semua problematika ummat.