Anda di halaman 1dari 12

ASKEP BBL

KONSEP MATERI BBL (Bayi Baru Lahir)
A. Pengertian
Bayi baru lahir (neonatus) adalah suatu keadaan dimana bayi baru lahir dengan umur
kehamilan 38-40 minggu yang lahir melalui jalan lahir dengan presentasi kepala ssecara spontan
tanpa gangguan,menangis kuat,nafas secara spontan dan teratur, berat badan antara 25004000gram.
Bayi adalah seorang anak yang muda usianya.
Disini
akan
dijelaskan tentang bentuk rupa ketika bayi baru lahir, seperti dagu dan pinggul bayi yang baru
lahir itu sempit, dengan perut agak buncit, serta lengan dan kaki yang agak pendek. Berat
badannya kurang lebih 3.2 kilogram dan panjangnya 14-20 inci (35.6-50.8 sentimeter). Kepala
bayi baru lahir itu amat besar di banding bagian-bagian badan yang lain, Sedangkan tengkorak
manusia dewasa adalah kurang lebih 1/8 dari panjang badan. Ketika dilahirkan, tengkorak bayi
baru lahir masih belum sempurna menjadi tulang. Bayi baru lahir mempunyai bulu halus yang
dinamakan lanugo, khususnya di belakang, bahu, dan dahi. Lanugo hilang dengan sendirinya
dalam masa beberapa minggu.
Tidak semua bayi mempunyai rambut yang banyak. Ada yang botak, dan ada yang
mempunyai rambut yang terlalu halus sehingga hampir tidak dapat dilihat. Biasanya setelah
kelahiran, kulit bayi baru lahir sering berwarna keabu-abuan hingga biru suram. Bayi baru lahir
itu basah dan diliputi oleh tanda jalur darah serta bahan putih yang dinamakan verniks
kaseosa dan yang dianggap bertindak sebagai rintangan anti bakteria Bayi baru lahir mungkin
juga mempunyai bintik Mongolia, berbagai tanda lahir, atau kulit mengelupas, khususnya di
bagian pergelangan tangan, tangan, mata kaki, dan kaki. Bagaimanapun, semua ini dianggap
biasa dan akan hilang dengan peredaran masa.Tali pusar bayi baru lahir berwarna putih kebirubiruan. Selepas kelahiran, dokter akan memotong tali pusar dan tali pusar yang ada di bayi baru
lahir kira-kira panjangnya 1-2 inci. Tali pusar itu akan menjadi kering dan keriput, serta menjadi
hitam, dan kemudian lepas dengan sendirinya dalam tempo kira-kira tiga minggu.
Masa bayi baru lahir (Neonatal) dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
1.Periode Partunate, dimana masa ini dimulai dari saat kelahiran sampai 15 dan 30 menit setelah
kelahiran.
2.Periode Neonate, dimana masa ini dari pemotongan dan pengikatan tali pusar sampai sekitar
akhir minggu kedua dari kehidiupan pascamatur.

Ciri-Ciri bayi neonatal, yaitu :

Masa dimana suatu peralihan dari lingkungan dalam ke lingkungan luar. Indikasi umum tentang kesulitan menyesuaikan kehidupan setelah kelahiran 1. ada dua pengalaman yang berpengaruh besar pada penyesuaian pascanatal. ketika bayi dilahirkan barulah alat-alat pembuangan itu berfungsi.Sikap Orang tua.1. 3. kurang dari 1% 5. 3. sikap yang menyenangkan dari orang tua memperlakukan bayinya itu akan mendorong penyesuaian yang baik. Perkembangan individu di masa depan akan tampak pada waktu dilahirkan . 3.Mengisap dan menelan. Abortus : bayi lahir dengan berat badan kurang dari 500 g. sedangkan yang terlambat disebut postmatur.Lamanya periode kehamilan. jadi bayi sudah tidak lagi mendapat makanan melalui tali pusar tetapi memperoleh makanan dengan cara mengisap dan menelan 4.Masa bayi neonatal merupakan masa terhentinya perkembangan.Perilaku yang tidak teratur 3. dan / atau usia gestasi kurang dari 20 minggu. . namun suhu diluar berkisar 600 sampai 700 F 2.Masa bayi neonatal merupakan pendahuluan dari perkembangan selanjutnya. dimana pada waktu dilingkungan pranatal tidak di rawat oleh ibunya sehingga dilingkungan pascanatal meempengaruhi perkembangannya.Masa bayi neonatal merupakan masa terjadinya penyesuaian yang radikal.kematian pada bayi Kondisi yang mempengaruhi penyesuaian diri pada kehidupan pasca natal : 1. mudah atau sulitnya persalinan mempengaruhi penyesuaian pascanatal. jika tali pusar diputus maka bayi mulai harus bernapas serndiri.Perubahan suhu. 4.Bernapas. Adaptasi bayi baru lahir Penyesuaian pokok yang dilakukan bayi neonatal. yaitu : 1. Masa ini hanya dimulai dari kelahiran sampai tali pusar lepas dari pusarnya 2. Masa ini berbahaya karena sulitnya menyesuaikan diri pada lingkungan yang baru.Pengalaman yang berhubungan dengan persalinan. jika bayi yang dilahirkan sebelum waktunya di sebut premature.Jenis persalinan.Berkurangnya berat badan 2. 2. Angka harapan hidup amat sangat kecil.Masa bayi neonatal merupakan periode yang tersingkat dari semua periode perkembangan.yaitu seberapa jauh ibu terpengaruh oleh obat-obatan dan mudah sullitnya bayi bernapas. Ketika periode pranatal sedang berkembang tiba-tiba terhenti pada kelahiran. 5.Pembuangan. B.Masa bayi neonatal merupakan periode yang berbahaya.Lingkungan pranatal. 4. dimana ketika didalam rahim suhu berkisar 1000 F.

2.Perawatan pascanatal.Periode adaptasi terhadap kehidupan di luar rahim disebut Periode Transisi. yaitu : 1. yaitu ada tiga aspek : pertama kebutuhan tubuh.Bahaya psikologis. mendapatkan nutrisi oral untuk mempertahankan kadar gula yang cukup. kelahiran kembar.Tekanan terhadap rongga dada yang terjadi karena kompresi paru-paru selama persalinan yang merangsang masuknya udara kedalam paru-paru secara mekanis (Varney. b. postmatur. ditimbang dalam waktu satu jam sesudah lahir. BBL harus beradaptasi dari keadaan yang sangat tergantung menjadi mandiri secara fisiologis. premature dan kematian bayi 2.kemurungan orang tua baru.6.Bayi berat lahir amat sangat rendah (BBLASR) / Extremely very low birthweight infant : bayi lahir hidup dengan berat badan lahir kurang dari 1000 g. kedua rangsangan yang diberikan.Bayi berat lahir cukup : bayi dengan berat lahir > 2500 g. mengatur suhu tubuh dan melawan setiap penyakit. kurangnya rangsanagn. seperti lingkungan pranatal yang tidak baik. ketidakberdayaan. Dua faktor yang berperan pada rangsangan nafas pertama bayi: a. 3. persalinan yang sulit dan ruwet. Berat badan bayi baru lahir (birthweight) Berat badan bayi pada saat kelahiran.Bahaya fisik. Adaptasi Fisik Bayi Baru Lahir (Normal) Segera setelah lahir.Transisi yang paling nyata dan cepat terjadi adalah pada sistem pernafasan dan sirkulasi.Bayi berat lahir sangat rendah (BBLSR) / Very low birthweight infant : bayi dengan berat badan lahir 1000 – 1500 g. 551-552) . Banyak perubahan yang akan dialami oleh bayi yang semula berada dalam lingkungan interna (dalam kandungan Ibu)yang hangat dan segala kebutuhannya terpenuhi (O2 dan nutrisi) ke lingkungan eksterna (diluar kandungan ibu) yang dingin dan segala kebutuhannya memerlukan bantuan orang lain untuk memenuhinya.Bayi berat lahir rendah (BBLR) / Low birthweight infant : bayi dengan berat badan lahir kurang dari 1500 – 2500 g. 1. Periode ini berlangsung hingga 1 bulan atau lebih setelah kelahiran untuk beberapa sistem tubuh. 4.dan ketiga kepercayaan orang tua. C. sistem termoregulasi. dan dalam kemampuan mengambil serta menggunakan glukosa. seperti kepercayaan tradisional mengenai kelahiran. terhentinya perkembangan bayi. individualitas bayi. dan sikap yang kurang menyenangkan dari orang-orang yang berarti.Hipoksia pada akhir persalinan dan rangsangan fisik lingkungan luar rahim yang merangsang pusat pernafasan di otak.Saat ini bayi tersebut harus mendapat oksigen melalui sistem sirkulasi pernafasannya sendiri yang baru. Bahaya pada bayi neonatal.

Upaya pernafasan pertama seorang bayi berfungsi untuk : a. Hal ini menyebabkan penurunan volume dan tekanan atrium kanan. Setelah lahir darah bayi harus melewati paru untuk mengambil O2 dan mengantarkannya ke jaringan.  Penutupan ductus arteriosus antara arteri paru-paru dan aorta. Dengan peningkatan tekanan atrium kanan dan penurunan tekanan atrium kiri. Untuk membuat sirkulasi yang baik guna mendukung kehidupan luar rahim harus terjadi 2 perubahan besar :  Penutupan foramen ovale pada atrium jantung. mengeluarkan cairan dalam paru-paru. Tekanan atrium kanan menurun karena berkurangnya aliran darah ke atrium kanan. Metabolisme Glukosa. Pengaturan Suhu . kardiovaskuler dan susunan syaraf pusat menimbulkan pernafasan yang teratur dan berkesinambungan serta denyut yang diperlukan untuk kehidupan. foramen ovale secara fungsional akan menutup. kadar O2 dalam darah akan meningkat. gastrointestinal dan Kekebalan Tubuh.Dengan pernafasan.mengakibatkan ductus arteriosus berkontriksi dan menutup. a.Penutupan anatomi jaringan fibrosa berlangsung 2-3 bulan Sistem pengaturan Suhu. Vena umbilikus. O2 pada pernafasan pertama menimbulkan relaksasi dan terbukanya sistem pembuluh darah paru-paru. Kedua hal ini membantu darah dengan kandungan O2 sedikit mengalir ke paru-paru untuk oksigenasi ulang. Dua peristiwa yang mengubah tekanan dalam sistem pembuluh darah : a. Peningkatan sirkulasi ke paru-paru mengakibatkan peningkatan volume darah dan tekanan pada atrium kanan.Interaksi antara sistem pernafasan. Oksigen menyebabkan sistem pembuluh darah mengubah tekanan dengan cara mengurangi dan meningkatkan resistensinya hingga mengubah aliran darah. b. ductus venosus dan arteri hipogastrika dari tali pusat menutup dalam beberapa menit setelah lahir dan setelah tali pusat diklem. b.Pada saat tali pusat dipotong. Mengembangkan jaringan alveolus dalam paru-paru untuk pertama kali.Pernafasan pertama menurunkan resistensi pembuluh darah paru-paru dan meningkatkan tekanan atrium kanan. Perubahan Dalam Sistem Peredaran Darah.

Kekebalan alami juga disediakan pada tingkat sel oleh sel darah yang membantu membunuh organisme asing. kurang dari 30 cc dan bertambah secara lambat sesuai pertumbuhan janin d. Perubahan Sistem Kekebalan Tubuh Sistem imunitas BBL belum matang sehingga rentan terhadap infeksi. Pengkajian Fisik Bayi Baru Lahir Pengkajian Pertama Pada Bayi Baru Lahir . Kekebalan alami yang dimiliki bayi diantaranya : 1) Perlindungan oleh kulit membran mukosa. Kemampuan menelan dan mencerna makanan (selain susu) terbatas pada bayi. BBL yang tidak dapat mencerna makanan dalam jumlah yang cukup akan membuat glukosa dari glikogen dalam hal ini terjadi bila bayi mempunyai persediaan glikogen cukup yang disimpan dalam hati. Perubahan Sistem Gastrointestinal Reflek gumoh dan reflek batuk yang matang sudah terbentuk pada saat lahir. b. Pembentukan suhu tanpa menggigil merupakan usaha utama seorang bayi yang kedinginan untuk mendapatkan kembali panas tubuhnya melalui penggunaan lemak coklat untuk produksi panas. Pada BBL.Hubungan antara esofagus bawah dan lambung masih belum sempurna yang berakibat gumoh.Suhu dingin lingkungan luar menyebabkan air ketuban menguap melalui kulit sehingga mendinginkan darah bayi. Lemak coklat tidak diproduksi ulang oleh bayi dan akan habis dalam waktu singkat dengan adanya stress dingin. c. Metabolisme Glukosa Untuk memfungsikan otak memerlukan glukosa dalam jumlah tertentu. Kapasitas lambung juga terbatas. 3) Pembentukan koloni mikroba oleh kulit dan usus. 4) Perlindungan kimia oleh lingkungan asam lambung. 2) Fungsi jaringan saluran nafas.Sedangkan sebelum lahir bayi sudah mulai menghisap dan menelan. glukosa darah akan turun dalam waktu cepat (1-2 jam).

melihat cacat bawaan yang jelas tampak seperti hidrosefal. bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes melitus. Pemeriksaan awal pada bayi baru lahir harus dilakukan sesegera mungkin sesudah persalinan untuk mendeteksi kelainan-kelainan dan menegakkan diagnosa untuk persalinan yang beresiko tinggi.Pengkajian ini dilakukan di kamar bersalin setelah bayi lahir dan setelah dilakukan pembersihan jalan nafas/resusitasi. dan lain-lain. Yang warnanya sangat gelap bila penutupan gloris mendahului tangisan yang kuat dan oleh sianosis yang tidak berbahaya. persalinan.Bayi ditempatkan di atas tempat tidur yang hangat. molding. warna kulit. pertugas melakukan pemerikasaan pada kulit. Pemeriksaan hatrus difokuskan pada anomali kegenital dan masalah-masalah patofisiologi yang dapat mengganggu adaptasi kardiopulmonal dan metabolik normal pada kehidupan extra uteri. akan menimbulkan dampak yang tidak baik dan menganggap dokter atau petugas tidak bisa mendeteksi kelainan pada bayinya. aktivitas tangis.Untuk mendeteksi segera kelainan dan dapat menjelaskan .  Langkah kedua. sutura tertutup/melebar. . pemeriksaan pertama pada bayi baru lahir ini harus segera dilakukan. keadaan gizi dan maturitas. dan sikap bayi tidur. Dengan pemeriksaan pertama ini juga bisa menentukan pemeriksaan dan terapi selanjutnya. Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengenal/menemukan kelainan yang perlu mendapatkan tindakan segera dan kelainan yang berhubungan dengan kehamilan. besar. eklamsia berat dan lain-lain. anensefali. karena apabila keluarga menemukannya kemudian hari. Langkah-Langkah Dalam Melakukan Pengkajian Fisik Pada Bayi Baru Lahir  Pertama. dan kelahiran. pembersihan badan bayi. dan perawatan tali pusat. biasanya akan mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi. toksikum. bentuk.  Pada pemeriksaan kepala bisa dilihat. kelainan kulit karena fravina lahir. kaput suksedanium. hematoma – sefaldan karnio tabes.  Pada pemeriksaan mata yang bisa dinilai perdarahan sukonjugtiva. seorang petugas mengkaji keadaan umum bayi. Tujuan Pengkajian Fisik Pada Bayi Baru Lahir Untuk mendeteksi kelainan-kelainan. kulit kering/mengelupas. Hal ini ditujukan untuk menetapkan keadaan bayi dan untuk menetapkan apakah seorang bayi dapat dirawat gabung atau di tempat khusus.Apabila ditemukan kelainan pada bayi maka petugas harus dapat menjelaskan kepada keluarga. mikrosefali.Pemeriksaan dilakukan lebih rinci dan dilakukan dalam 24 jam setelah bayi lahir. tanda-tanda metonium. misalnya. Oleh karena itu. mata yang menonjol. Ketidakstabilan vasomotor dan kelambatan sirkulasi perifer ditampakan oleh warna merah tua atau biru keunguan pada bayi yang menangis. vernik caseosa.  Pada pemeriksaan telinga dapat mengetahui kelainan daun/bentuk telinga. katarak.

frekuensi bunyi jantung. sehingga dapat membahayakan hidup.Tulang hidung (os nasake) . Bagian tengkorak Bagian ini yang terpenting pada persalinan karena biasanya bagian tengkoraklah yang paling .  Pemeriksaan lain-lain. fokomeria. pernafasan retraksi interkostal. adanya perdarahan/lendir dari vagina. Tulang parietal cenderung menumpangi tulang oksipital dan frontal. hematoma. merintih.  Alat kelamin. besar dan bentuk klitoris dan labia minora. atresia ani. limpa. pulsasi.  Dada. Mulut dapat menilai apakah bayi.  Leher. Posisi dan besar kepala dapat mempengaruhi jalan persalinan. sifoid. sindaktili. dan lain-lain. fisnosis. Bagian muka . spina bifida. tali pusat berdarah. refleks moro.  Tulang punggung. refleks genggam. bentuk. refleks rootingdan sebagainya: tonus otot. asites). Garis sutura dan ukuran serta tekanan kontanela anterior dan posterior harus ditentukan secara digital. (pembesaran hati. tooth-buds.  Abdomen. Bila tidak ada harus diperhatikan kemungkinan obstruksi saluran kencing. pernafasan cuping hidung. skafoid (kemungkinan bayi mengalami hernia diafragmatika atau atresia esofagis tanpa fistula). bila tidak harus waspada terhadap atrersia ani/obstruksi usus. membuncit.Tulang rahang bawah (os mandibularis) b. jumlah pembuluh darah tali pusat. Tengkorak bayi mungkin bertumpangan (molded) terutama bila bayi adalah anak pertama dan kepala telah berfiksasi beberapa waktu. duktis tirolusus. tanda-tanda hematoma karena letak sungsang.  Jantung. . labioskisis. tumor. pembesaran buah dada.Tulang rahang atas (os maxilare) . Bagian yang paling keras dan besar dari janin adalah kepala janin. pilonidal sinus dan dumple.  Anggota gerak. fraktor. warna dan besar tali pusat. tremor.  Keadaan neuramuskular. kelainan bunyi jantung. paralisis talipes dan lainlain. testis belum turun. labioynatopalatoskisis. higromakoli. Kepala janin terdiri dari: a.Tulang pipi (oszygomaticum) ada dua buah. polidaktili. Urine harus ada juga pada 24 jam. bunyi paru. Kepala juga sering mengalami cedera. mekonium harus keluar dalam 24 jam sesudah lahir. hernia di pusat atau di selangkang. Kepala Janin Dan Ukuran-Ukurannya.

Sutura Lambdoldea 4. ini salah satu tanda untuk mengenal tulang belakang kepala pada pemeriksan dalam. Sutura Coronaria (sela mahkota) antara os frontale dan os parletal. Ubun-ubun besar terdapat pasa pertemuan antara 4 sutura : 1.Sutura Lambdoldea 2 buah. Sutura Frontale Bentuknya: sudut depan yang runcing menunjukan bagian muka anak. Sutura Lambdoldea antara os occipitale dan kedua ossa parletal.Tulang dahi (os frontale) 2 buah. 2. Ukuran-ukuran kepala bayi a. 2. Sutura Coronaria 3. . Sutura Frontalis antara os frontale kiri kanan. Sutura dan ubun-ubun penting diketahui untuk menetukan presentasi/bagian terendah dari kepala anak dalam jalan lahir.Kalau kepala anak tertekan pada waktu kepala bergeser/bergerak di bawah kedua tulang ubun-ubun.Sutura Sagitalis 1 buah.Diantara tulang-tulang tersebut terdapat sela tengkorak yang disebut sutura. Diameter sub occipitalus-bregmatica dari foramen magnum ke ubun-ubun besar 29.Tulang belakang kepala (os occipidale) 1 buah. . Sudut belakang adalah tumpul. yang mana ini membantu dalam persalinan. Yang penting dalam persalinan yaitu 7 tulang tersebut di atas. Macam-macam sutura yang kita kenal: 1. . Sutura Sagitalis (sela panah) antara kedua ossa parletalis. . Yang membentuk bagian tengkorak adalah: . Tulang ubun-ubun ini baru akan tertutup nanti pada anak usia 1. Diameter sub occipito frontalis: (dari foramen magnum ke pangkal hidung) 11 cm. Ubun-ubun kecil (frontikulus minor) Ubun-ubun kecil terdiri dari 3 sutura: . Ukuran muka belakang 1. 3. Sutura Sagitalis 2.depan. 4.Tulang pelipis (os temporale) 2 buah. .Tulang ubun-ubun (os parletal) 2 buah. Ubun-ubun besar (fonticulus mayor) merupakan lubang dalam tulang tengkorak yang berbentuk segi empat dan hanya tertutup oleh selaput.5 cm.5 – 2 tahun.

4.5 bertugas. Diameter sub mento bragmatika (dari bawah dagu ke ubun-ubun besar) 9 cm. Circumferentia mento occipitalis (lingkaran besar kepala). KONSEP ASKEP BBL (Bayi Baru Lahir) PENGKAJIAN . (lingkaran kecil kepala) 31 cm.12 cm. 5. Circumferentia fronto occipitalis (lingkaran sedang kepala) 34 cm.3. b. 2. 13. Diameter mento occipitalis (dari dagu ke titik yang terjauh pada belakang kepala). 3. Diameter fronto occipitalis (dar pangkal hidung ke titik yang terjadi pada belakang kepala. Circumferentia sub occiput bregmatika. Ukuran lingkaran 1. 35 cm.

usia kehamilan. Bercak mongo lian/bercak hitam pd bokong/betis hilang th I/II .KULIT: Vernik kaseosa/pasta spt keju .lendir vagina. Kaji eritema toksikam/ber cak merah bbrp mg hilang.nilai apgar. Ikterik/kuning pd kulit dan skelera krn beredarnya bill bebas dlm drh berlebihan   Payudara Genitalia. hidrokel/cairan terkumpul dlm testis hilang bbrp bl. 2/3 hr hilang. menghilang mg I kelahiran. mikonium keluar 24 jam pertama Antropometri. Deskuamasi/kulit mengelupas terjadi 2-4mg I. tipe kelahiran.umumnya ter jadi pd BBLR . morro ( dirangsang lengan & tangan terbuka adduksi). trauma kelahiran dan yg lain jika dianggap perlu   Waktu kelahiran.perdarahan withdra wal   Urinaria. fimosis/ kulit prepusium lengket. Lanugo/ rambut halus muncul mg 16 keham -32mg. testis sdh turun. lingkar lengan 10-11 cm.berjalan dll    Masa gestasi Cacat bawaan Riwayat kehamilan dan persalinan. trauma/cidera /perdarahan mata dll D1AGNOSA KEPERAWATAN  Perubahan suhu tubuh/ hipotermi b/d adaptasi dg ling luar rahim  Risiko hipoglikemia  Potensial terjadi infeksi  Potensial terjadi aspirasi  Potensial terjadi masalah pada kulit/ mata INTERVENSI  Mencegah hipotermi  Bersih dan keringkan bayi dan bungkus  Nilai apgar score/ kaji tanda2 vital  Jaga jalan napas/isap lendir .sub oksi bregmatika/ 32 cm. LD 32—34 cm. minora/klitoris bengkak ruh hormon. pengobatan. penyakit ibu.Tanda lahir/nevi. milia/ bintik keputihan dihidung/ pipi 2 mg hilang. menggenggam menghisap.mento oksipital/35 cm. PD HRII/III turun 10 % dan hr ke x normal kebb lahir (2500-4000)  Pencernaan. berkemih dlm 24jam I  BB. PB 48-50 cm  Refleks primitif.gagal/cryptorchi dism. lingkar kep froto oksipital/ 34cm.

urut tp psg klem II 3-5 cm dr klem I  Menetesi mata: tetes mata dg salep mata antibiotik 3 x/hr selama 3 hr utk mencegah sebelumnya bersihkan mata dg kapas hangat jgn mengena kornea tetes pd conjungtiva   Memberi vit k 0.5-7 aspiksia ringan. mandikan setelah min 6 jam. 0-/berat sekali   Memberi identifikasi: gelang by dikaki by dan sidik jari  Memberi oksigen .obat2 yg diberikan tgl/ jam kelahiran dll EVALUASI  Jalan napas baik  Hipotermi tak terjadi  Bonding tercapai  Bayi seminimal mungkin cidera  Bayi terhindar dari komplikasi  Pd dasarnya bayi dapat melalui masa kritisnya  Dll sesuai rencana . ling hangat. tindak ini dilakukan sesudah menghisap lendir dan sebelum tp dipotong .grimace/refleks. respirasi. selimuti. cegah kehilangan suhu tubuh mis mll radi asi/dinding/ruangan dingin atau mll evaporasi/kulit yg basah atau konduksi/ instrumen yg dingin Memotong tali pusat: jepit tp dg 2 klem.fasilitasi ibu meman dang/mendekap/menyusui  Posisi miring dengan keperawatan sedikit rendah Menilai APGAR(apprearance/ warna kulit.3-4/ berat. Potong tali pusat dan ikat dan rawat  Timbang BB dan antropometri  Dokumentasi IMPLEMENTASI  Mencegah hipotermi : keringkan. aktivity/keaktifan.1 mg utk mencegah perdarahan krn trauma persalinan  Bonding attachement. 8-10/normal.hati2 cegah terjadinya retrolental/ kebutaan  Memberi nutrisi setelah 12/16 jam  Mencatat jenis kelamin. Nilai normal masing2 score 2 jadi semua 10 . klem I 3-5 cm dr perut janin. puls/nadi.

2002 : 1118 http://kti-akper. Jakarta : Erlangga edisi kelima Kamus besar bahasa Indonesia. Elizabeth B.html .blogspot. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN..DAFTAR PUSTAKA Hurlock.com/2011/03/makalah-bayi-baru-lahir.