Anda di halaman 1dari 21

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ibu hamil trimester kedua, yakni masa kehamilan pada minggu ke-14 sampai dengan
minggu ke-24 masa kehamilan. Pada trimester kedua ini kehamilan biasanya sudah tampak
jelas. Ibu hamil dan keluarganya sudah mengatur waktunya untuk kehamilan. Sebagian
besar ibu hamil pada trimester kedua ini tidak memiliki permasalahan yang serius. Namun
tidak sedikit ibu hamil pada masa ini ketika memeriksakan kehamilannya mengeluhkan
ketidaknyamanan. Kebanyakan dari keluhan ini adalah ketidaknyamanan normal dan
merupakan bagian dari perubahan yang terjadi pada tubuh dan emosional ibu selama
kehamilan. Walaupun ketidaknyamanan yang umum dalam kehamilan trimester kedua ini
tidak mengancam keselamatan jiawa, namun hal tersebut bisa saja sangat menjenuhkan dan
menyulitkan bagi ibu. Perawat harus mendengarkan ibu, membicarakan tentang berbagai
macam keluhannya dan membantu mencarikan cara untuk mengatasinya. Maka dari itu
diperlukan asuhan keperawatan yang tepat oleh seorang perawat agar ibu hamil pada
trimester kedua ini dapat menikmati kehamilannya.
1.2 Rumusan Masalah:
1. Apa yang dimaksud dengan Kehamilan Trimester II?
2. Perubahan fisiologis apa saja yang terjadi pada Ibu Hamil Trimester II?
3. Perubahan Psikologis apa saja yang terjadi pada Ibu Hamil Trimester II?
4. Perubahan apa yang terjadi pada janin Trimester II?
5. Bagaimanakah pengkajian keperawatan pada Ibu Hamil Trimester II?

Hal ini terjadi karena hormone pada bayi mulai aktif sehingga mereka sudah mulai berinteraksi dengan situasi di dalam kandungan. Perlunakan isthmus disebut tanda Hegar. pada umur lima bulan bayi akan memiliki lapisan putih yang melapisi tubuh serta kulitnya yang kemudian kita kenal dengan ari-ari. Terjadi perubahan warna dan konsistensi. Janin akan mulai bergerak yaitu pada bulan keempat tepatnya sekitar mingu ketiga belas. Yang paling penting. 1.000 gram saat kehamilan. 5.6. Perubahan pada isthmus uteri menjadi lebih panjang dan lunak. Memahami Pengkajian keperawatan pada Ibu Hamil Trimester II. 4. telinga ataupun mulut. . 6. Memahami Perubahan yang terjadi pada janin Trimester II. Rahim yang semula besarnya sejempol atau beratnya 30 gram mengalami hipertrofi dan hyperplasia. Memahami pengertian dari Kehamilan Trimester II. Memahami Perubahan fisiologis terjadi pada Ibu Hamil Trimester II. Berat janin mencapai 45 gram tapi akan meningkat drastic yaitu sampai 160 gram dan panjang sekitar 12 inci.1 Pengertian Kehamilan Trimester II Kehamilan trimester kedua merupakan waktu kehamilan pada minggu ke 13 sampai dengan 28 atau waktu kehamilan menginjak umur 4 bulan hingga 6 bulan. Wajah mulai terbentuk pada janin. Memasuki bulan keempat. BAB II PEMBAHASAN 2. 2.3 Tujuan: 1. Serviks. Diagnosa apa saja yang mungkin muncul pada Ibu Hamil Trimester II? 1. Uterus. b. Perubahan yang terjadi pada Sistem Reproduksi. a.2 Perubahan Fisiologis yang terjadi pada Ibu Hamil Triester II Adaptasi fisik yang terjadi pada kehamilan adalah sebagai berikut. Begitu pula dengan panca indera yang lainnya seperti mata. hidung. 3. 2. perkembangan janin akan memasuki trimester kedua. Memahami Diagnosa yang mungkin muncul pada Ibu Hamil Trimester II. sehingga pada pemeriksaan dalam seolah-olah kedua jari dapat saling sentuh. Memahami Perubahan Psikologis yang terjadi pada Ibu Hamil Trimester II. sehingga menjadi seberat 1.

sehingga payudara tampak makin besar. b.  Menambah jumlah sel asinus. serta jalur-jalur pembuluh darah di sekitar wilayah dada akan lebih terlihat jelas dari biasanya. Pembentukan payudara akan terasa lebih lembut. Organ vagina dan vulva mengalami peningkatan sirkulasi darah karean pengaruh esterogen. 2. Vagina dan vulva.  Mempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsi. sehingga dapat memenuhi kebutuhan perkembangan janin dalam rahim. a. dan laktoglobulin. Terjadi hubungan langsung antara arteri dan vena pada sirkulasi retroplasenter. sehingga terjadi semacam pengenceran darah (hemodilusi) dengan puncaknya pada usia kehamilan 32 minggu. . Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan memberikan ASI pada saat laktasi. Terjadi kehamilan indung telur yang mengandung korpus luteum gravidarum akan e. sehingga tampak makin merah dan kebiru-biruan (tanda Chadwiks). somatomammotropin. kenyal dan berisi. Ovarium.Hormone Progesteron. Volume darah. Perkembangan payudara dipengaruhi oleh hormone esterogen. Perubahan Sistem Sirkulasi. Peredaran darah ibu dipengaruhi beberapa faktor berikut ini. a. Payudara.c. Menimbulkan hipertrofi sistem saluran payudara. . d. Berikut ini fungsi-fungsi hormone pada payudara:   Hormon Esterogen. Pengaruh hormone esterogen dan progesterone. Akibat dari faktor tersebut dijumpai beberapa perubahan peredaran darah. Menimbulkan pertumbuhan lemak dan air serta garam. laktabumin. Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah. c.  Penimbunan lemak sekitar alveolus payudara. Volume darah semakin meningkat. progesterone. antara lain sebagai berikut. hal ini untuk persiapan saat menyusui. meneruskan fungsinya sampai terbentuk plasenta yang sempurna pada usia 16 minggu.Hormon Somatomammotropin. dimana jumlah serum darah lebih besar dari pertumbuhan sel darah.  Mempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein. Curah jantung akan bertambah sekitar 30% .

dan protein. Perubahan Integrumen a.bertambahnya hemodilusi darah mulai tampak sekitar umjur kehamilan 16 minggu. b. Pada trimester ini pula ibu dapat merasakan gerakan bayinya dan ibu mulai merasakan kehadiran bayinya sebagai seorang di luar dari dirinya sendiri. b. maka kini akan menjadi berminyak. c. Perut ibu belum terlalu besar sehingga belum dirasakan sebagai beban. d. Berat badan ibu hamil bertambah. persiapan pemberian ASI. Kebutuhan zat mineral (kalsium. 2. Ibu sudah menerima kehamilannya dan mulai dapat menggunakan energi dan pikirannya secara lebih konstruktif. fosfor. Sel darah merah meningkat jumlahnya untuk mengimbangi pertumbuhan janin dalam rahim.3 Perubahan Psikologis Ibu Hamil pada Trimester II Trimester kedua biasanya adalah saat ibu merasa sehat. Perubahan deposit pigmen dan hiperpigmentasi karena pengaruh melanophore stimulating hormone (MHS). serta persiapan laktasi. e. 5. hal ini terjadi karena kebutuhan O2 semakin meningkat. 3. Ibu hamil dapat merasa lelah karena kerja jantung dan paru-paru menjadi lebih berat. Sel darah. zat besi. Perubahan Sistem Pencernaan Kebutuhan nutrisi pada ibu hamil makin tinggi untuk pertumbuhan janin dan a. begitu pula sebaliknya. lemak. Oleh karena itu. Banyak ibu yang . Kebutuhan protein meningkat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormon yang lebih tinggi dan rasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. pengaruh lobus hipofisis anterior. Perubahan Sitem Respirasi Selama periode kehamilan. c. dan air). dan pengaruh kelenjar suprsrenalis. perkembangan organ kehamilan. Perubahan metabolisme pada kehamilan antara lain: Keseimbangan asam basa mengalami penurunan dari 155 mEq/liter menjadi 145 mEq/liter karena hemodilusi darah dan kebutuhan mineral yang diperlukan janin. 4. Anemia atau kurang darah terjadi karena kebutuhan darah pada saat kehamilan adalah lebih besar sekitar dua atau tiga kali lipat dari biasanya. Rambut menjadi lebih kering atau berminyak karena adanya perubahan hormon. Ibu hamil bernapas lebih dalam sekitar 20-25% dari biasanya. b. Kebutuhan kalori bisa didapatkan dari karbohidrat. yang biasanya (pada saat belum hamil) kulit kering. pengidap penyakit jantung harus berhati-hati untuk hamil beberapa kali. Disamping itu terjadi pula desakan diafragma karena dorongan rahim. Perubahan kondidi kulit yang berubah terbalik dari keadaan semula. sistem respirasi berubah.

kondisi atau keadaan ibu lebih menyenangkan. dan pemahaman ekstra. Perubahan emosi. . 1999: 154). janin belum terlalu besar sehingga belum menimbulkan ketidaknyamanan.merasa terlepas dari rasa kecemasan.   Kelabilan alam perasaan dan emosi keasikan dan kelabilan alam perasaan menyusahkan orang-orang disekitarnya.   Bulan ke 4: Tampak egosentris dan sering melamun mulai menunjukan tingkah laku “mengayomi. tidak rasional dan cengeng Perasaan tidak karuan. - Sistem saraf mulai berfungsi. marah dan tersinggung masih muncul Bulan ke 6:  Perubahan suasana hati mulai berkurang  Perasaan cemas tentang masa depan 2. menyiapkan segala sesuatu untuk bayi yang akan lahir dan untuk dirinya dalam mengantisipasi kelahiran. ibu mulai terbiasa dengan perubahan fisik tubuhnya.  suasana hati yang berubah-ubah. - Pembuluh darah mulai berkembang. kesanggupan mengatur diri lebih baik. Ketidakstabilan mirip dengan sindroma pra menstruasi. mengalami kesulitan untuk memudahkan perhatian Bulan ke 5:  Menerima realita kehamilan  Berkurangnya perubahan suasana hati. Ibu merasa lebih stabil. pikiran kacau. perhatian.4 Perubahan yang terjadi Pada Janin Trimester II Perubahan janin pada Bumil trimester II  Minggu ke-14 Perkembangan Janin : - Sistem otot semakin kuat. 2003: 27). tetapi kadang-kadang perasaan cepat. termasuk mudah tersinggung. rasa tidak nyaman seperti yang dirasakan pada trimester pertama dan merasakan meningkatnya libido ( Pusdiknakes. menjatuhkan barang-barang. memerlukan  kasih sayang. menjadi pelupa. Ibu sudah mulai menerima dan mengerti dan mengerti tentang kehamilannya ( Tri Rusmi Widayatun dalam Dewi.

sistem saraf mulai melaksanakan kontrol.  Minggu ke-16 Perkembangan Janin : sistem muskuloskeletal sudah matang. kardiovaskuler. - Kaki sudah mulai menendang. . menelan dan menendang  Minggu 24 Kerangka berkembang dengan cepat karena sel pembentukan tulang menigkatkan - aktifitasnya Berat janin 0. Minggu ke-15 Perkembangan Janin : - Tangan mulai bisa mengepal. agama. semua organ mulai matang dan tumbuh. - Berat janin mencapai 200 gr. . dan pernapasan belum berfungsi sempurna dan diantara ketiganya belum dapat berkoordinasi baik sehingga jika janin lahir pada periode ini. alamat. tangan janin dapat mengenggam.8 Kg Kulit kemerahan dan keriput karena belum terbentuknya jaringan ikat subkutis Susunan saraf pusat.Alis. bulu mata dan rambut terbentuk . lanugo menutupi tubuh dan menjaga minyak pada kulit. pankreas telah memproduksi insulin  Minggu ke-18 Perkembangan Janin : . suku/bangsa) .5 Kg . 2.2 kg.Adanya lapisan lemak yang melindungi janin.Rambut-rambut halus menutupi tubuh dan memelihara kelembaban kulit. kaki menendang dengan aktif. denyut jantung janin dapat didengar dengan doppler.Identitas (Nama.  Minggu 20 .7-0.Pertambahan berat mencapai 0. pembuluh darah berkembang dengan cepat. janin tidak akan dapat bertahan hidup.Keluhan utama . pekerjaan.Verniks melindungi tubuh. umur.Tubuh janin memanjang dengan cepat .Janin mengembangkan jadwal yang teratur untuk tidur. panjang ubun-ubun bokong telah mencapai 12 cm. berat janin sekitar.5 Pengkajian Keperawatan pada Ibu Hamil Trimester II Pengkajian Umum  Data Subyektif .

f. pusat kelahiran anak (nama). status bayi saat ini (hidup dan dalam keadaan sehat. h. Lama bersalin Jenis persalinan(spontan. malposisi. kelainan kongenital / komplikasi neonatus (misal: ikterik. Tanggal dan waktu awitan Bentuk awitan Faktor pencetus atau latar belakang. medis dan sosial selama kehamilan ( misal. 9. ekstrasi vakum) RhoGAM yang diterima Masalah obstetrik. stiulasi pitosin. perdarahan. dipogramkan dokter) Status perkawinan Riwayat obstetri dan ginekologi: Riwayat Obstetri: Gravida / para (sistem penghitungan 4-5) Tipe golongan darah Rh dan ABO Pada setiap kehamilan Tanggal kehamilan berakhir Minggu gestasi Tempat beraslin misal rumah sakit (nama). d.Riwayat penyakit saat ini berhubungan dengan keluhan atau masalah utama: 1. kekerasan dalam rumah tangga) selama persalinan dan melahirkan (misal : malpresentasi. preeklampsia. Selama masa pasca-perdarahan (misal : ISK.    a. eklampsia. yang berhubungan dengan awitan Perjalanan penyakit sejak awitan. Riwayat Ginekologi . 4. infeksi uterin. Faktor yang mempengaruhi masalah. laserasi serviks) 3.seksio sesarea. 10.rabas.asalah ini diagnosis dan perawatan Keefektifan suatu terapi atau obat yang digunakan (dimulai atas inisisatif diri sendiri atau 1. Bantuan medis sebelumnya (dan dari siapa) unntuk . 11. g. ISK. forsep. 5. jenis kelain bayi j. masalah . 1. b. 8. laserasi pareneal utama. c. 7. 2. Berat lahir bayi i. termasuk durasi dan kekambuhan Lokasi spesifik Jenis nyeri atau ketidaknyamanan dan keparahan atau intensitas Gejala lain yg berkaitan Hubungan dengan fungsi dan aktivitas tubuh Gambaran kualitas (warna. baik yang memperparah atau yang meredakan.isi) jika ada perdarahan. penyebab kematian ) 2. 3. 12. kekerasan dalam rumah tangga). 6. induksi pitosin.masalah pernafasan ) k. konsistensi) dan kuantitas (jumlah. Rumah. status bayi saat lahir ( hidup / meninggal) l. 2. e.

bulu hewan dan asma Alergi obat Penggunaan alkohol Kebiasaan : merokok. Tes laboratorium akhir akhir ini terhadap penyakit infeksi (misal : hepatitis. k. • Riwayat kesehatan a. c. Transfursi darah : tanggal. tanggal dan hasilnya. j. alkohol.lingkungan. mumps. endometrium. d. helm) l.    Infertilitas Terpajan dietilstilbestrol (DES) Infeksi vagina (misal monilia. soda. kafein(kopi. demam rematik. sivilis. g. luka. f. h. e. Pola tidur. Diet n. Penyakit waktu kecil dan imunisasi (measles. hepatitis. difteri dan polio Masuk rumah sakit : tanggal dan penyebab masuk Pembedahan : tanggal dan penyebab Kecelakaan : fraktur. HIV). Aktivitas .debu.litokil) Polip Massa pada payudara Pap smire yg abnormal Biopsi (sevikal. Penyakit berat misal: pneumonia. m. vaginosis bakteri) Penyakit menular seksual (PMS) misal : klamedia. tb. coklat) . payudara) Kanker ginekologi Pembedahan gikenologi Perkosaan • Riwayat KB KB terakhir yang digunakan jika pada kehamilan perlu juga ditanyakan rencana KB setelah melahirkan. keselamatan (sabuk pengaman. Alergi. trikomonas. ovarium ) Endometriosis Mioma Ralaksasi pelviks (sistokel. i. penyebab dan reaksi. chickenpox) b. dan lain lain. Servisitis kronis Endometritis Penyakit radang panggul Kista (Barthkolin. gonorea. misal : makanan. teh. herpes.               kondiloma akumita.

Resiko dari lingkungan .o. hepatitis / liver. Penyakit spesifik : diabetes. epilepsi. Pekerjaan yang terlalu berat untuk ibu hamil 2. anemia. duduk). udara.. jantung. Cidera. tarikan (mata. cancer. ISK. resiko tinggi terhadap dekompensasi ……. janin ……. Respon non verbal terhadap presepsi perubahan terhadap tubuh (mis. mengenai kebutuhan alamiah dari kehamilan Batasan karakteristik : Meminta informasi Pernyataan masalah atau konsep yang salah 4. Ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan …… Batasan karakteristik : Keluhan –keluhan sesak nafas 2. resiko tinggi terhadap. Verbalisasi persepsi yang mencermiknan perubahan pandangan tentang tubuh individu dalam penampilan Perilaku menghindari bentuk tubuh 2. misal sel sabit dan lain lain hasilnya r. air dan lain lain q. hipertensi. Curah jantung. Jatuh 5.. gastrointestinal. 2. TB. Gangguan Citra Tubuh. asma. Dispnea Perubahan kedalaman nafas 3. penyakit endokrin. Penampilan struktur dan fungsi) 2. Pengobatan yang didapat. Klien tidak memahami resiko janin 3.6 Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul pada Ibu Hamil Trimester II 1. Batasan karakteristik : 1. penyakit jiwa. Resiko tinggi terhadap … Batasan karakteristik : 1. Resiko dalam pekerjaan : posisi (berdiri. ventilasi. Tes skrining genetik. tromboplebitis. s. Adanya edema patologis . Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar). paparan racun kimiawi p. Batasan karakteristik : 1. aids. otot).

Tanda-tanda HAK 3. resiko tinggi terhadap Batasan karakteristik : Tidak mempunyai ketrampilan koping Tidak bisa memcahkan masalah sendiri Ekspresi tidak bebas 9. resiko tinggi terhadap ……. Melaporkan kesulitan. Kelebihan volume cairan. Ketidaknyamanan Batasan karakteristik : Tegang punggung Kram kaki Nyeri ulu hati 8. Diagnosa Keperawatan: Diagnosa Intervensi Rasional . Hypertensi 2. Batasan karakteristik : 1. pembatasan atau perubahan dalam perilaku/aktivitas sosial.2. Memiliki masalah kardiovaskuler 6.. Albuminuria 3. Retensi cairan berlebih 4. Koping indivual. Edema wajah 7. Perubahan pola seksualitas Batasan karakteristik 1. tidak efektif.

perubahan Resiko tinggi terhadap … kehamilan perubahan bentukbentuk tubuh telah tampak. program latihan sedang dandan merasa membantu baik mungkin untuk mempertahankan perasaan (+) tentang diri Diagnosa Intervensi Rasional . terhadap perubahan. kaus kaki penyokong . dan respon klien memiliki konsep diri yang rapuh. Respons negatif dapat terjadi Diskusikan perubahan aspek pada klien/pasangan yang fisiologis. Belajar dan ikut untuk melihat pemeliharaan postur. Indivudu bereaksi secara Diskusikan metoda perawatan berbeda terhadap perubahan kulit dan berias (untuk yang terjadi. Tinjau ulang/ kaji sikap terhadap Pada trimester kedua.Gangguan Citra Tubuh. Informasi dapat meminimalkan/ membantu klien menyembunyikan area kulit yang memahami/menerima apa yang menjadi gelap). Berikan didasarkan pada penampilan informasi tentang kenormalan fisik. perubahan. tubuh. menggunakan terjadi. dan sebagainya.

Ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan …… Kaji status pernapasan (mis. kelelahan) kira 60 % klien pra natal Kaji riwayat dan pantau masalah meskipun kapasitas vital medis yang terjadi/ ada meningkat fungsi pernafasan sebelumnya diubah pada saat kemampuan Berikan informasi tentang diafragma untuk turun pada rasional untuk kesulitan inspirasi berkurang pada pernapasan dan program pembesaran uterus. aktivitas/ latihan yang realistis. dilakukan klien untuk Menurunkan kemungkinan mengurangi masalah. Masalah lain dapat terus Anjurkan sering istirahat dan mengubah pola pernafasan dan latihan ringan seperti berjalan menurunkan oksigenasi jaringan Tinjau ulang tindakan yang dapat ibu dan janin. Menentukan luas atau beratnya sesak napas pada pengerahanmasalah yang terjadi pada kiratenaga. misal gejala-gejala yang disebabkan makan sedikit tetapi lebih sering oleh kelebihan dan menggunakan posisi semi Postur yang baik dan makan fowler untuk duduk/ tidur bilasedikit membantu gejala berat penurunan memaksimalkan difragmatik .

skrining. mengenai kebutuhan terhadap fero sulfatdapat kebutuhan kehamilan alamiah folat membantu dari dan asam folat mempertahankan kadar Hb Identifikasi kemungkinan resiko normal kesehatan individu. Tinjau ulang Membantu mengingatkan klien tanda bahaya dan tindakan yanguntuk terjadinya resiko potensial tepat dan memerlukan pemantauan Diskusikan kebutuhan terhadap yang lebih ketat pemeriksaan laboratorium Skrening untuk DMG pada khusus. dan pemantauangestasi minggu ke 24-26 resiko ketat sesuai indikasi tinggi dapat mendeteksi terjadinya hyperglikemia .Diagnosa Kurang Intervensi pengetahuan Berikan Rasional informasi tentang Fero sulfat dan asam (kebutuhan belajar).

Diagnosa Cidera. mis : malnutrisi.organ Gerakan janin yang dapat penyalahgunaan/ penggunaan zat Perhatikan quickening (persepsidirasakan pertama terjadi pada ibu terhadap janin ) dan denyutgestasi minggu ke 16-20 Mendeteksi adanya janin di jantung janin (DJJ) Bantu dengan prosedurawla minggu ke 5-6 gestasi ultrasonografi tujuannya dan jelaskan . resiko tinggi terhadap. janin Intervensi Rasional Kaji pertumbuhan uterus dan Merupakan skrening untuk tinggi fundus pada setiapgestasi multifel Faktor ini dapat memiliki kunjungan Tinjau ulang status kesehatandampak besar pada jaringan dan ibu.

kelenjar adrenal menghindari makanan dan Deteksi masalah vaskuler minuman tinggi natrium) dengan spasnme glomerular dari 4. Beriakn informasi tentang diet patologis dapat menyebabkan ( mis : peningkatan protein. Tes urin terhadap albumin resiko tinggi terhadap badan berlebihan secara 3. tidak kadar eksterogen merangsang menambahkan garam meja.Diagnosa Kelebihan Intervensi Rasional volume cairan. Tinjau ulang kadar HT ginjal yang menurunkan resobsi albumen Nutrisi adekuat khusunya untuk meningkatkan menurunkan protein dan kemungkinan HAK Pada umumnya kadar HT kadar lebih 41% menunjukan perpindahan cairan intravaskuler mengakibatkan edema jaringan . Pantau berat badan secara teratur Mendeteksi penambahan berat 2.

dan penggunaan palunak zat besi dan peningkatan feses seperti diperlihatkan pada tekanan akibat perbesaran uterus MK : trimester 1. kelelahan) ketidaknyamanan secara fisik Kaji ulang adanya perubahan pada trimester 2 BAB dan Hemoroid Penurunan motilitas Diskusikan masukan diet.Diagnosa Ketidaknyamanan Intervensi Rasional Kaji status pernafasan (mis. gastrointestinal efek suplemen latihan. Kondisi ini adalah sering sesak napas pada pengerahanmengakibatkan tenaga. resiko tinggi terhadap konstipasi Kaji ulang adanya kram kaki. DK : Membantu dalam pencegahan Konstipasi. Tekanan pada saraf pelfis ajarkan klien untuk meluruskanpotensial menyebabkan kram kaki dan dorsofleksi telapak kaki kaki .

Diagnosa Koping indivual. tidak efektif.Rasa takut dan angan-angan angan klien/pasangan yangyang umum dari wanita atau mungkin dimiliki pria dapat timbul pada saat dini Evaluasi derajat disfungsi klien Kllien yang mengalami yang dialami. resiko tinggi terhadap Intervensi Rasional Identifikasi rasa takut/angan. untuk mengubahkesulitan apa yang sedang terjadi dan yangyang dalam tugas-tugas berlebihan berkanaan sudah diperkirakan dengan kehamilan Kuatkan pasangan bahwa rasa Dapat menyulitkan takut dan fantasi tersebut adalahindividu yang bagi melihat normal kenormalan dari pengalaman ini Rujuk untuk konseling dan Mungkin butuh tambahan penyuluhan sesuai kebutuhan bantuan untuk masalah pokok mengatasi .

Diagnosa Perubahan pola seksualitas Intervensi Rasional Tinjau ulang perubahan posisi Rasa takut mencederai janin yang mungkin dilakukan dalampada saat koitus adalah hal ynag aktivitas seksual umum Waspadai indikasi kemungkinan Disini tampak frekuensi kesulitan seksual atau perilakupenyimpangna menjadi lebih yang tidak sesuai tinggi misalnya perkosaan pada Tinjau ulang apa yang dirasakan saat pasangan sedang hamil dan didiskusikan kemungkinan Menyakinkan dan pilihan dalam peningkatanmemperhatikan kontak fisik melalui berpelukantersebut dan bercumbu bahwa normal daripadamembantu dan hal dapat menghilangkan melakukan koitus secara aktual. asites Diskusikan dampak kehamilan Kepuasan seksual yang optimal terhadap dampak koitus seksuallahir prenatal terjadi pada yang normal trimester kedua Rujuk pada perawat klinis Mungkin butuh bantuan untuk spesialis/konseling indikasi kehamilan BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan sesuaimengatasi masalah dasar selama .

Ida Bagus. Diharapkan perawat mampu memberikan asuhan keperawatan secara tepat pada ibu hamil trimester kedua. Daftar Pustaka  Dewi. 3.Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ibu hamil trimester kedua biasanya adalah saat ibu merasa sehat. Penuntun Diskusi Obstretri dan Ginekologi. 2011. Jakarta : EGC . Jakarta: Salemba Medika  Gede. Diharapkan perawat mampu membedakan antara ketidaknyamanan normal dengan tandatanda bahaya yang dapat menganggu ibu hamil pada trimester kedua. Walaupun demikian diperlukan asuhan keperawatan secara tepat oleh seorang perawat kepada ibu hamil yang sedang memeriksakan kehamilannya untuk mengantisipasi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. dkk. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormone yang lebih tinggi dan rasa tidak nyaman karena kehamilannya.2 Saran 1.1996. Vivian Nanny Lia. Asuhan Kehamilan untuk Kebidanan. 2.

2010. dkk. Asuhan Keperawatan pada Kehamilan Fisiologis dan Patologis.Biologionline. 2003. dan KB. Jakarta : EGC  Rahayu.com/2011/04/urutan-perkembangan-janin. Ilmu Kebidanan. Obstretri dan Ginekologi. 1995. Jakarta : Widya Medika  Sarjadi. 1996. Jakarta : EGC  Manuaba.dkk. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. dkk. dkk. Dedeh Sri. Buku Ajar Kebidanan Komunitas. Patologi Ginekologi. Ummi. Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan Fisiologis. I. Jakarta : Salemba Merdeka  Varney. dkk. Scoot. 1992. 2002. Ari. 2010. Penyakit Kndungan.blogspot. Kehamilan yang Menyenangkan. Sherry. Jakarta : Salemba Medika  Sulistiawati.B. Ida Ayu Chandranita.G. Jakarta : Salemba Medika  R. Jakarta : Salemba Merdeka  Hidayati. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Ratna. Walsh. Pengantar Kuliah Obstretri. 2010. Jakarta: Arcan  Manuaba. 2010. Linda. Jakarta : EGC  V.html (Online)  Jimenez. dkk. Asuhan Keperawatan Anak dan Neonatus. 2003. Hanni. James . Jakarta : EGC . Helen. 2003. Jakarta : Salemba Merdeka  Https :// www.