Anda di halaman 1dari 9

Lia Amalia Rizka

125070200111012-PSIK Reg 2
LAPORAN STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE
1 PADA PASIEN ANSIETAS
A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi keluarga klien:
2. Diagnosa keperawatan: Gangguan citra diri
3. Tujuan khusus:
(a) Memberikan pemahaman kepada pasien mengenai masalah yang dialami
(b)Untuk membentuk orientasi realita klien
(c) Untuk membantu klien memenuhi kebutuhannya
4. Tindakan keperawatan:
a) Membantu pasien mengenal ansietas (tanda,gejala,penyebab dan akibat)
b) Mengajarkan teknik pengalihan situasi/ distraksi
c) Latihan melakukan teknik pengalihan situasi/distraksi
B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN
KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam terapeutik:
PR: Assalamualaikum bu selamat pagi
Ps: Waalaikumsalam mas. pagi
PR: Perkenalkan nama saya Lia Amalia Rizka panggil saja saya Icha. saya
perawat yang sedang bertugas di..., nama ibu siapa bu?
PS: owhh,, iya mas, nama saya ...
PR: Ibu lebih suka dipanggil siapa?
Ps: Panggil saja saya...
Pr: Ibu, tujuan saya ke rumah ibu adalah memantau perkembangan kesehatan
ibu selama 3 hari ke depan.
Ps: iya trimakasih mas.
2. Evaluasi/validasi:
Pr: Bagaimana perasaan ibu pagi ini?
Ps: saya agak gelisah mas, dan tadi malam tidak bisa tidur!
Pr: O, jadi ibu semalam gelisah dan tidak bisa tidur? Baiklah bu, bagaimana

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
kalau sekarang kita
berbincang-bincang tentang perasaan yang ibu rasakan?
Ps: bisa sus, dengan senang hati.
3. Kontrak: topik, waktu, dan tempat
Pr: baiklah bu, Bagaimana kalau kita berbincang-bincang selama 45 menit
untuk membicarakan perasaan gelisah ibu ?
Ps: iya mas boleh.
Pr: Kita berbincang-bincang dimana bu?
PS: di sini saja ya mas,
PR: baiklah ibu kita akan berbincang-bincang dsini!
KERJA: langkah-langkah keperawatan
Pr: Tadi ibu katakan, ibu merasa gelisah, tidak bisa tidur, coba ibu ceritakan
lebih lanjut tentang perasaan ibu, knpa jadi ibu tidak bisa tidur, apa yang ibu
pikirkan?
Ps: perasaan saya seperti tidak tenang mas, beberapa hari ini saya selalu
memikirkan hal-hal yang tidak wajar, seperti kekhawatiran yang berlebihan
suster. Anak saya sudah 3 bulan menjadi TKW, dan smpai saat ini tidak ada
kabar beritanya mas. Saya takut kalau terjadi apa-apa seperti yang sering
ditayangkan di televisi.
Pr: Oh, jadi anak ibu sudah 3 bulan bekerja sebagai TKW di Malaysia, ibu
khawatir anak ibu mendapat perlakuan yang tidak baik karena sering
mendengar berita tentang TKW yang mendapat perlakuan buruk dari televisi?
Bagaimana kalau saya ukur dulu ya tekanan darah, ibu?
Ps: iya mas, makanya saya sangat khawatir dengan keadaan nya. Boleh suster,
silahkan!
Pr: sebelumnya saya jelaskan dulu untuk perasaan gelisah atau bisa disebut
ansietas yaa bu. Jadi gelisah itu bisa ditubjukkan dengan Keluhan-keluhan yang
sering dikemukan oleh orang yang mengalami ansietas (Hawari, 2008), antara
lain sebagai berikut :
1. Cemas, khawatir, firasat buruk, takut akan pikirannya sendiri, mudah
tersinggung.
2. Merasa tegang, tidak tenang, gelisah, mudah terkejut.

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
3. Takut sendirian, takut pada keramaian dan banyak orang.
4. Gangguan pola tidur, mimpi-mimpi yang menegangkan.
5. Gangguan konsentrasi dan daya ingat.
6. Keluhan-keluhan somatik, misalnya rasa sakit pada otot dan tulang,
pendengaran berdenging (tinitus), berdebar-debar, sesak nafas, gangguan
pencernaan, gangguan perkemihan, sakit kepala dan sebagainya.
Untuk penyebabnya sendiri adalah sesuatu yang tidak pasti terjadi, atau
sesuatu buruk yang telah terjadi bu.
Pr: Apakah sebelumnya ibu pernah mengalami kondisi seperti sekarang ini?
Ps: pernah mas, bahkan sampai beberapa kali.
Pr: Apa masalah yang sebelumnya sering membuat ibu gelisah? Selama ini,
bila ibu punya masalah yang mengganggu, apa yang ibu lakukan?
Ps: ia mas , saya akan memikirkan terus masalah itu sehingga saya merasa
gelisah, tidak bisa tidur, dan tidak nafsu makan.
Pr: Apa pekerjaan ibu sehari-hari?
Ps: Pekerjaan saya hanya ibu rumah tangga mas!
Pr: Dalam keluarga ibu, apa yang biasanya dilakukan kalau ada masalah ?
Ps: kami langsung bingung kemudian panik mas.
Pr: Oh, jadi dalam keluarga ibu, memang terbiasa cepat panik dalam
menghadapi masalah?
Ps: ia mas, kami langsung tidak tenang.
Pr: Bagaimana dengan kebiasaan beribadah dalam keluarga ibu?
Ps: Kami sering menjalankan ibadah dengan berjamaah bila ada waktu mas,
tapi bila sedang sibuk bisa beribadah sendiri-sendiri saja.
Pr: Apakah sebelumnya ibu pernah mengalami pengalaman yang tidak
menyenangkan ?
Ps: ia pernah mas.
Pr: Apa yang ibu lakukan? Dengan siapa biasanya ibu meminta bantuan untuk
menyelesaikan masalah kalau ibu merasa tidak mampu menyelesaikan
masalah tersebut? Apakah ibu berhasil menyelesaikan masalah tersebut?
Ps: iya. kalau ada masalah saya biasanya langsung berpikir bagaimana cara
menyelesaikannya, dan bila saya tidak mampu saya meminta bantuan kepada
keluarga saya.

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
Pr: Saya mengerti bagaimana perasaan Ibu. Setiap orang akan memiliki
perasaan yang sama jika diposisi Ibu. Tapi saya sangat kagum sama Ibu Karena
Ibu mampu menahan semua cobaan ini. Ibu adalah orang yang luar biasa.
Yang perlu Ibu ketahui adalah Ibu saat ini berada pada tingkat kecemasan
yang sedang. Untuk itu, Ibu perlu melakukan terapi disaat ibu merasakan
perasaan cemas yang berat. Terapi ini akan membantu menurunkan tingkat
kecemasan Ibu. Tekniknya sendiri ada 4 bu. 1. Distraksi atau pengalihan, 2.
Relaksasi napas dalam, 3. Relaksasi otot, 4. Teknik 5 jari.
Saya yakin sekali ibu sekarang juga akan mampu menyelesaikan kecemasan
yang ibu rasakan karena Ibu sebelumnya juga pernah mampu menyelesaikan
masalah yang cukup berat.
Ps: Insya allah mas saya bisa menyelesaikan kecemasan yang saya rasakan.
Pr: Nah, sekarang ibu saya ajarkan terapi yang pertama yaitu distraksi atau
peralihan bu. Latihan distraksi ini bermanfaat untuk mengalihkan rasa cemas
ibu sehingga membuat pikiran dan fisik ibu relak atau santai. Dalam teknik ini
ibu harus melakukan hal-hal yang dapat membuat ibu relaks misalnya dengan
menonton acara televisi kesukaan ibu, membaca buku atau majalah yang ibu
suka, atau dengan mendengar music yang ibu sukai. Seperti itu bu. Dari sini
apa ada yang perlu ditanyakan? Kalau boleh tahu kegiatan apa yang ibu suka
utnuk sehari-hari? Atau hobi ibu apa?
TERMINASI
Bagiman perasaaan Ibu setelah kita bercakap-cakap mengenai kondisi
kesehatan Ibu yang gelisah sebelumnya? Apakah Bapak dan Ibu bisa
menyebutkan kembali apa saja yang inti dari pembicaraan kita barusan bu? Ya,
bagus sekali Ibu dapat menyebutkannnya kembali.
Iya bu, biar ibu tidak cemas lagi saya buatkan jadwal keseharian ibu ya, biar
gak banyak waktu kosong, kalo lagi gak ada tugas ibu bisa melakukan hobihobi ibu tadi. Kita buat bareng-bareng ya buk. Kalo ibu merasa bingung mau
ngejakan apa ibubisa melihat jadwal ini.
Baiklah Bu sampai di sini dlu. Besok saya akan datang kembali kesini untuk
mebicarakan teknik mengatasi gelisah yang lain Bu. Ibu maunya besok jam
berapa? Di mana bu? Baik kalau begitu besok saya akan datang pukul 10 pagi

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
tempatnya di rumah ibu ladi ya. Kalau begitu saya pamit dulu BU. Terimakasih
atas kerjasamanya. Wassalamualaikum.
Tambahan:
Pr: nah ibu , sekarang saya akan mengajarkan ibu teknik relaksasi degan cara
tarik nafas dalam dan juga degan teknik relaksasi otot agar ibu bisa mengatasi
kecemasan ibu . Apa ibu bersedia ?
Ps:iya mas, saya bersedia.
Pr: Bagaimana kalau kita latihan sekarang, Saya akan lakukan, ibu perhatikan
saya, lalu ibu bisa mengikuti cara yang sudah saya ajarkan.
Ps: iya
Pr: Kita mulai ya bu. Ibu silakan duduk dengan posisi seperti saya. Pertamatama, ibu tarik nafas dalam perlahan-lahan, setelah itu tahan nafas dalam
hitungan tiga setelah itu ibu hembuskan udara melalui mulut dengan meniup
udara perlahan-lahan. Nah, sekarang coba ibu praktikkan
Ps: iya mas, akan saya coba
Pr: Wah bagus sekali, ibu sudah mampu melakukannya. ibu bisa melakukan
latihan ini selama 5 sampai 10 kali sampai ibu merasa relaks atau santai
Pr: selajutnya saya akan mengajarkan kepada ibu tekhnik relaksasi yang ke 3
yaitu relaksasi lima jari.
Ps: baiklah mas, saya bersedia.
Pr: bagaimana ibu apa ibu bersedia ?
Ps: iya mas saya bersedia
Pr: baiklah ibu ikuti perintah saya,
Ps: baik mas.
Pr: ibu pejamkan mata ibu ,
jempol ibu, nah sekarang

nah sekarang sentuh jari telunjuk ibu dengan

bayangkan pada saat ibu sehat .

nah sekarang

sentuh jari tengah ibu, bayangkan saat ibu bersama orang yang ibu sayangi
/cintai , sekarang sentuh jari manis ibu , bayangkan ketika ibu di puji oleh
seseorang , dan sekarang sentuh jari kelingking ibu , bayangkan tempat yang
paling indah yang pernah di kunjungi
Pr: Bagaimana perasaan ibu setelah kita ngobrol tentang masalah yang ibu
rasakan latihan relaksasi dan taknik trapi 5 jari ?

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
Ps: lumayan relak mas,Dan pikiran saya juga agak tenang
Pr: nah ibu

coba ulangi lagi cara teknik napas dalam

yang sudah kita

pelajaritadi .
Ps: baik mas,
Pr: wah bagus sekali, Mari kita masukkan dalam jadual harian ibu. Jadi, setiap
ibu

merasa

cemas,

ibu

bisa

langsung

praktikkan

cara

ini,

dan

bisa

melakukannya lagi sesuai jadwal yang telah kita buat.


Ps: baiklah mas, nanti akan saya coba.

LAPORAN STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE


1 PADA PASIEN ANSIETAS
A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi keluarga klien:
2. Dianosa keperawatan: Berduka
3. Tujuan khusus:
(d)Memberikan pemahaman kepada pasien mengenai masalah yang dialami
(e) Untuk membentuk orientasi realita klien
(f) Untuk membantu klien memenuhi kebutuhannya
4. Tindakan keperawatan:
a) Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien
pasien
b) Membantu keluarga mengenal berduka pasien (tanda,gejala,penyebab
dan akibat)
c) Mengajarkan penetapan rencana yang realistik

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
d) Mengajarkan teknik pendekatan budaya untuk menyelesaikan fase
berduka
e) Latihan melakukan teknik pendekatan budaya untuk menyelesaikan fase
berduka
B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN
KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam terapeutik:
Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Lia Amalia Rizka, bisa dipanggil
Lia. Saya
perawat yang akan merawat ibu ... selama ibu minggu ke depan. Nama
mbak
siapa, biasanya dipanggil apa? Mbak salah satu keluarga dari klien ...?
2. Evaluasi/validasi:
Gimana kabarnya bapak hari ini? Apa yang sedang mbak pikirkan ? Apa
keluhan klien hari ini?
3. Kontrak: topik, waktu, dan tempat
Bisa kita berbincang-bincang tentang anak bapak dan bagaimana cara
merawatnya?
Berapa lama bmbak mau kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau 45
menit?
Dimana enaknya kita berbincang-bincang, bapak? Gimana kalau diruang
tamu
saja?

KERJA: langkah-langkah keperawatan


Iya mbak, ,bak ini hubungan dengan ibu ... sebagai apa ya? Seberapa dekat
mbak dengan ibu .. ? mbak bisa ceritakan nggak gimana kondisi ibu .. akhirakhir ini? Terus dari mbak sendiri gimana naggapinya? Dan mungkin keluarga
yang lain juga bagaimana mbak? Apa ada kesulitan mbak kalo mengahadapi

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
ibu .. saat seperti itu? Yang mbak rasain gimana klo seprti itu? Jadi mbak
melakukan .......... saat ibu .......... bersama keluarga yang lain ya? Bagus
banget mbak, mbak sudah mencoba menenangkan ibu. Di sini saya akan
membantu bagaimana merawat ibu .. jika beliau sedang merasa berduka ya
mbak.
Jika ibu terlihat sedih, murung, diam, menangis, sampai tidak mau makan atau
yang lain berarti mungkin ibu mengingat suaminya ya mbak. Kalo sudah
seperti itu, yang sampai tidak mau ini itu nanti bakal memburuk mbak kondisi
kesehatan ibu, dan juga anak-anak dari beliaunya.
Nah dari situ mbak harus meyakinkan ke ibu bahwa semua ini tidak bisa kita
hindari, kita semua juga bakal mati, dan sekarang emmang suaminya ibu ..
waktunya. Mbak bilang untuk tetap tabah, sabar. Alhamdulillah ibu masih diberi
kesempatan hidup bersama beliau cukup lama, sehingga ibu jadi seperti ini,
dan mungkin sudah cukup suami beliau menemani ibu untuk menjadi seperti
sekarang, dan sekarang saatnya ibu menunjukkan untuk mandiri karena
mungkin

Tuhan

melihat

ibu

sekarang

sudah

waktunya

mampu

untuk

melakukan hal tersebut. Mbak harus meyakinkan kalau ibu bisa. Dan karena
ibu beragama islam, mungkin sekarang waktunya ibu membalas kebaikan
suaminya dengan selalu berdoa agar almarhum bisa tenang dan bisa menuju
surga. Mbak bisa bilang, ibu harus tunjukkan bahwa ibu istri sholehah yang
berarti walaupun almarhum telah tiada ibu masih dapat melakukan ibadahibadah dan mendoakan, ibu juga mampu berakifitas dan selalu bersyukur atas
kesempatan yang telah diberikan Allah selama hidup dengan almarhum.
Mbak juga harus menanyakan bagaimana keinginan ibu ke depannya. Mbak
bisa memberikan dukungan penuh ke ibu untuk ibu. Mbak juga bisa menghibur
anak-anak beliau dan mengajarkan kepada merka semua untuk selalu tabah
dan bangkit untuk masa depan. Kemudian jangan lupa mengingatkan ibu untuk
tetap menjaga kesehatan ibu ya mbak. Apakah dari sini ada yang ditanyakan
mbak? Iya mbak, jadi ketika ibu lagi berduka mbak bisa menenangkan ibu
terlebih dahulu, kemudian menyadarkan akan realita yang ada, kemudian
bagaimana yang seharusnya dilakukan seprti yang saya beri tahukan tadi
mbak.

Lia Amalia Rizka


125070200111012-PSIK Reg 2
Sekarang mbak bisa mempraktekkan gimana kalau mbak menlihat ibu sedang
sedih, menangis mbak gimna ??
Baik apa mbak sekarang sudah paham? Bisa diulang mbak apa saja yang bisa
dilakukan jika ibu berduka? Bagus sekali mbak, bagaimana perasaan mbak
setelah kita berbincang-bincang ini?
Iya mbak, kalau begitu sampai sini dulu ya mbak. Untuk pertemuan selanjutnya
mbak bisanya kapan? Bagaimana kalau lusa? Mbak ada waktu pukul berpa?
Maunya kita berbincang-bincang di mana mbak? Baik kalau begitu kita akan
ebrtemu lagi hari pukul di ya mbak? Kalau begitu saya pamit pulang dulu ya
mbak, terimakasih atas kerjasamanya. wassalamualaikum