Anda di halaman 1dari 22

PERTEMUAN KETIGA INTERVENSI I

Hari / Tanggal
Jumat, 19 Des 2014

No

Ko

Waktu
16.00 17.00

Tempat
Di caf

Dialog Verbatim

1
2

/Ki
Ko
Ki

Ko

ketiga hari ini akan berlangsung

4
5
6

Ki
Ko
Ki

Ko

selama 60 menit kedepan.


Em iya (menganggukan kepala)
Hari ini apa kabarnya mbak Diah?
Alhamdulillah baik
Masih sibuk dengan kegiatan

Selamat sore mbak Diah


Sore (tersenyum)
Kita bertemu lagi ya hari ini. Sesi

organisasi?
Masih sibuk banget, jadwal satu
minggu ini full banget. Kan

Ki

sekarang dikampus itu ada dekan


cup terus ini juga udah menjelang

Ko

10
11

Ki
Ko

UAS jadi sibuk banget


Sibuk banget ya. Tapi masih bisa
mengatur waktu ya?
Alhamdulillah masih bisalah
Baik, sebelumnya dari wawancara
kemarin mbak Diah sendiri masih
merasa bingung untuk
menentukan menjadi guru SD atau
SMP dikarenakan pilihan jurusan
guru ini adalah keinginan dari
orang tua mbak Diah dan mbak
Diah juga sebenarnya ingin
menjadi guru SMP tapi mbak Diah
takut nanti tidak bisa menghadapi

Teknik / Tahapan

Keterangan

siswa-siswa yang bandel yang


tidak dapat diatur dan memiliki
pemikiran yang kritis seperti itu,
kemudian dari hasil asesmen pun
mbak Diah ini tipe kepribadiannya
ke sosial dan minatnya pada
bidang seni dari kedua hasil
asesmen ini bisa saling
berhubungan jika dilihat dari karier
12

Ki

13

Ko

yang mbak Diah pilih ya


Iya
Apakah mbak Diah sampai saat ini
masih memiliki pikiran atau
perasaan takut untuk berhadapan
dengan anak-anak SMP?
Emm ya kalau dipikir-pikir ya
bisa dibilang takut bisa dibilang
nggak sih kan apa ya memang sih
kemarin udah dapet magang terus
ya bisa dibilang langsung
berhadapan langsung sama

14

Ki

mereka anak-anak SMP bisa


dibilang udah punya pengalaman
kayak kemarin anak-anak yang
saya ajar pas saya masuk kelas
mereka ribut nggak bisa diatur gitu
nah saya takutnya ya seperti itu

15

Ko

16

Ki

17

Ko

18
19

Ki
Ko

aja nanti kedepannya


Dari pengalaman itu sendiri mbak
Diah masih merasa takut?
Iya
Bagaimana kalau saat ini kita
bermain peran?
Maksudnya gimana itu?
Oke disini nanti mbak Diah

Melakukan

menjadi guru yang menghadapi

intervensi

siswa bandel atau tidak dapat

Role Play

diatur dan memiliki pemikiran


yang kritis dan disini saya akan
menjadi siswa tersebut.
20

Ki

Bagaimana mbak Diah setuju?


Setuju
Sebelumnya saya akan

mencontohkan

berhadapan dengan siswa yang

tingkah laku

memiliki pemikiran yang kritis

yang efektif

kepada guru atau saya dan saya


tidak bisa menjawab saya akan
mengatakan kepada siswa
tersebut mungkin disini ibu juga
Ko

belum dapat memahami hal yang


seperti ini nah disini kan kita
sama-sama belajar nanti disini kita
juga akan mencari hal tersebut
secara bersama-sama agar siswa
tau dan ibu juga tau, sepakat ya
kita
Nah mungkin seperti itu gambaran
untuk role play atau bermain peran
kita. Bagaimana bisa kita coba?
Bisa-bisa, jadi disini saya niru

22

Ki

23

Ko

24

Ki

25

Ko

Konselor

mencontohkan bagaimana nanti

ketika nanti siswa bertanya

21

Modeling

kayak gitu ya seolah-olah saya ini


jadi guru.
Iya, sekarang mbak Diah mencoba
bermain peran disini.
Oke, saya langsung mulai nih
mbak?
Iya bisa langsung dimulai

Emm maaf sebelumnya

26

Ki

menirukan apa

paham banget mengenai materi

yang dilakukan

tersebut bagimana kalau kita

konselor

jadi disini kita semua akan tau

Ko

bersama-sama
Saya coba untuk menanggapi ya
loh ibu kok bisa nggak tau sih
Em apa ya e.. namanya juga
kita sama-sama nggak tau kalau
ibu tau ibu akan berbagi kepada
kalian nah sebaliknya kalau ibu tau

28

Ki

kalian juga bisa beri tau ke ibu


mengenai hal tersebut, jadi disini
kita sama-sama belajar. Nggak ada
salahnya kan? (diam) ee kaya
gitu mbak?
Em iya itu bagus, mbak Diah

29

Ko

sudah tau bagimana cara


menghadapi anak yang memiliki
pemikiran kritis seperti itu
Haha iya kalau gini sih masih bisa
dikontrol mbak nah tapi kalau

30

Ki

ketemu langsung sama siswanya


itu pasti nanti juga saya bingung

31

Ko

32

Ki

33

Ko

34

Ki

Konseli

mungkin disini ibu juga belum

mencari jawabanya bersama-sama

27

Praktik Role Play

mau ngomong apa


Apa mau kita coba lagi mbak Diah?
Em boleh dengan masalah
seperti itu juga?
Terserah mbak Diah saja mungkin
mau mencoba dengan kasus yang
lain
Apa mungkin dengan anak yang
sulit diatur ya?

Ide bagus mbak Diah


35

Ko

(menganggukan kepala), mungkin


dengan kasus murid yang ribut
Em gimana ya mohon diam

Praktik Role Play

anak-anak, tolong diam. Hargai

Konseli bermain
peran

orang yang sedang berbicara


36

Ki

didepan kelas kalau misalkan


kalian menghargai orang lain
kalian juga dihargai. Tolong diam

37

Ko

38

Ki

39

Ko

40

Ki

semuanya e
Seperti itu?
Iya, kayaknya kaya nggak tegas
gitu ya?
Kalau menurut mbak Diah sendiri
bagaimana?
Em kayaknya sih nggak tegas
ya. Terus kaya gimana dong?
Bagaimana kalau kita bermain
peran dengan setting saat ini
sedang ada dikelas mbak Diah

41

Ko

sebagai guru dan saya sebagai


murid, disini kita akan saling
menanggapi. Bagaimana mbak

42

Ki

Diah?
Boleh mbak
Sama seperti tadi ya cuma disini
kita buat sedemikian rupa sama

43

Ko

dengan keadaan dikelas. Baik


kasusnya murid yang ribut tidak
dapat diatur
Baik. Em

44

Ki

45
46

Ko
Ki

Implementasi

Konseli bermain

anak-anak semua tolong

peran dengan

diperhatikan, tolong semua

setting di dalam

memperhatikan kedepan
Siswa masih tetap ribut
ibu akan diam jika kalian ingin

kelas

berbicara terus, ibu persilahkan


tapi ibu tidak akan bertanggung
jawab mengenai tugas kalian nanti
jika kalian tidak mengerti
kan ibu diam saja tidak mau
47

Ko

menjelaskan bagaimana kita mau


mengerti tugas
nah jika kalian ingin ibu
menjelaskan materi agar kalian
paham dengan tugasnya nanti ibu

48

Ki

akan menjelaskan ketika kalian


tidak ribut dan berbicara dengan
teman disebelahnya, bagimana ibu

49

Ko

akan menjelaskan atau tidak?


jelaskan bu
Tiba-tiba siswa ribut lagi
Em kalau kalian ribut seperti ini
lagi ibu akan memberikan dua
tugas rumah atau satu tugas

50

Ki

dengan ujian di minggu depan,


kalian mau pilih yang mana? Kalian
tetap ribut ibu akan berikan tugas
seperti itu
loh bu kok gitu, jangan dong bu
masak tugasnya double udah gitu

51

Ko

kalau tugas satu minggu depan


ujian, kan kita juga punya tugas

52

Ki

yang lainnya bu
kalau kalian tidak ribut seperti ini
kalian memperhatikan materi yang
ibu sampaikan ibu tidak akan
memberikan tugas seperti itu tapi
ibu akan memberikan tugas satu
saja untuk minggu depan, jadi

kalian mau ribut atau


memperhatikan materi yang
53

Ko

dijelaskan?
diperhatikan bu
kalau kalian memperhatikan
dengan baik dan kalian mengerti
kan yang mendapatkan untungnya
kalian semua bukan ibu, yang
paham kan kalian nanti. Kita

54

Ki

semua sama-sama belajar disini,


jadi hargai kalau ada orang yang
berbicara didepan kalau kalian
menghargai orang lain, orang lain
juga kan menghargai kalian.
Bagimana setuju semua?
setuju (tersenyum)

55

Ko

56

Ki

57

Ko

Tiba-tiba ada satu murid yang


nakal masih tetap tidak
memperhatikan kedepan
Em A tolong perhatikan
kedepan
kenapa sih bu? Terserah saya kan
mau memperhatikan atau tidak
kenapa ibu yang repot?
kalau A tidak memperhatikan ini
dengan baik bagaimana nanti

58

Ki

kalau menegrjakan tugas, A mau


ibu kasi tugas lebih banyak lagi

59
60

Ki

dari yang lainya?


kok ibu pilih kasih seperti itu
ibu tidak pilih kasih kalau A juga
sama seperti yang lain, samasama memperhatikan kedepan,
memperhatikan apa yang ibu
sampaikan mengenai materi ini.

Jadi kalau A masih tetap ribut mau


dikasih tugas lebih banyak lagi,

61

Ko

62

Ki

63

Ko

64

Ki

65

Ko

bagaimana km mau?
ya nggak mau bu, siapa juga yang
mau seperti itu
nah kalau begitu perhatikan
kedepan dan A jangan ribut, agar
teman-temannya tidak terganggu
ya sudah kalau saya terganggu
saya keluar aja kalau begitu
konsekuensi A keluar dari kelas
ibu A tetap akan mendapat tugas
juga ya tapi dengan tugas yang
berbeda, bagaimana setuju?
nggak setuju bu
ya sudah kalau begitu A tetap
dikelas dan jangan ribut agar tidak

66

Ki

menggangu yang lain yang sedang


belajar dan A juga perhatikan
kedepan. Yang lain apakah merasa

67

Ko

terganggu jika ada yang ribut?


terganggu bu
bagaimana A yang lain akan

68

Ki

merasa terganggu kalau A tetap

69

Ko

70

Ki

71

Ko

72

Ki

73

Ko

ribut seperti itu?


iya deh bu, saya diem aja kalau
begitu
ya sudah terserah A aja sekarang
mau memperhatikan atau tidak
yang penting A jangan menganggu
teman-teman yang lainnya
(tersenyum) (diam)
(diam) emm gimana mbak
seperti itu?
Iya, itu tadi bagus banget bisa
mengarahkan siswa-siswanya

Follow up

Menindak lanjuti
dari praktik role

untuk tidak ribut. Nah sekarang


mbak Diah dari role play tadi apa
yang mbak Diah lihat dari mbak
Diah sendiri?
Em apa ya, sebenernya masih
bingung aja sih harus gimana
kalau berhadapan langsung nanti
tapi kalau yang tadi sih ya kayak
74

Ki

coba buat tegas tapi kelihatannya


kok kayak galak gitu kaya ngasi
punistmen gitu ya bukan hukuman
juga sih itu tapi semacam kaya
peringatan gitu loh biar mereka

75

Ko

76

Ki

77

Ko

nanti nggak ribut lagi


Nah kira-kira apakah cara seperti
itu akan efektif?
Em nggak tau juga ya tapi sih
kalau guru-guru saya dulu seperti
itu
Nah kalau dari magang kemarin
seperti apa?
Kalau magang kemarin sih kemarin
saya nggak kayak gitu kan soalnya
saya juga belum jadi guru jadi saya

78

Ki

nggak berani buat mengatur


mereka jadinya kemarin saya
capek sendiri bilang ke mereka
semua
Lalu dengan bermain peran tadi

79

Ko

apakah cara seperti itu yang akan

80

Ki

mbak Diah juga lakukan?


Em gimana ya saya ini orangnya
nggak tegas gitu nah mungkin dari
kayak tadi itu bisa dibilang tegas

play

sebagai guru. Ya walaupun


kelihatannya seperti ada kasi
punishment tapi kan punismentnya
nggak berlebihan juga
punismentnya juga masih
berhubungan dengan materi atau

81

Ko

belajar gitu
Jadi menurut mbak Diah apakah
cara seperti itu akan berhasil?
Nggak tau juga sih mbak kan saya
baru melakukannya disini nggak
tau juga kalau di kelas nanti tapi

82

Ki

insyaAllah berhasil kan saya juga


lihat dari guru-guru saya
sebelumnya kalau mereka dulu

83

Ko

84

Ki

kaya gitu
Jadi kemungkinan besar itu akan
berhasil?
Emm mungkin
Nah kalau dengan bermain peran
seperti tadi mbak Diah apakah

85

Ko

sudah siap nantinya untuk


menerapkan di kelas saat mbak
Diah sudah mejadi guru?
Kalau memang itu cara yang
efektif ya dilakukan aja sih mbak
tapi kalau memang ada cara yang

86

Ki

lain bisa juga pakai cara yang lain


tapi ya setidaknya sekarang saya
sudah tau atau saya sudah punya

87

Ko

88
89

Ki
Ko

gambaran seperti itu


Jadi mbak Diah bisa dikatakan
sudah siap ya?
Siap nggak siap sih mbak
Kenapa seperti itu?

Kalau siap untuk sekarang kaya


gitu sih belum ya mbak tapi kalau
90

Ki

nanti saya jadi guru ya saya harus


siap, mungkin kalau saya punya
pengalaman yang banyak mungkin

91

Ko

nanti saya akan lebih siap lagi


Dari kemampuan yang mbak Diah

Menilai

miliki saat ini bagaimana?

kemampuan
konseli

Emm Kalau kemampuan saya


sih belum bisa dibilang bagus atau
kemampuan saya sudah bisa
seperti tadi dengan baik tapi ya
em setidaknya saya bisa atau
92

Ki

tau apa yang akan saya lakukan


nanti ketika saya menjadi guru,
dari hasil role play tadi pun ya
saya sudah memiliki pandangan
seperti apa nanti kalau
menghadapi murid-murid yang
tidak dapat diatur
Jadi mbak Diah sudah memiliki
pandang ke depannya seperti apa

93

Ko

jika nanti menjadi guru dan


menghadapi murid yang nakal

94

Ki

atau bandel?
Iya mbak
Mbak Diah juga tadi sudah

95

Ko

bermain peran dengan saya

96

Ki

disini
Iya
Nah dari apa yang kita lakukan

97

Ko

sekarang itu bisa dilakukan nanti

98

Ki

ketika mbak Diah menjadi guru


Iya mbak, kalau saya punya cara

lain mungkin nanti saya juga akan


gunakan
Iya mbak Diah, nanti kedepannya
99

Ko

kan tinggal diterapkan saja seperti


apa
Iya, doain aja ya mbak saya bisa

100

Ki

yang hari ini saya jadikan bekal


nanti bagaimana mengatur siswa
yang bandel
InsyaAllah pasti saya doakan nanti

101

Ko

102

Ki

103

Ko

104

Ki

105

Ko

106
107

Ki
Ko

108

Ki

109

Ko

110

Ki

mbak Diah bisa mengatur


siswanya dan menjadi guru yang
luar biasa
Amin
Amin. Mungkin untuk sesi ini saya
rasa cukup sampai disini karena
mbak Diah dengan baik saat kita
bermain peran hehe
Hehe (tertawa)
Kira-kira mbak Diah bisa bertemu
lagi dihari apa dan jam berapa?
Em besok bisa mbak
Besok ya, jam berapa mbak Diah?
Jam segini lagi aja nggak apa-apa
kok mbak
Besok dijam yang sama ya mbak
dia, ditempat yang sama juga?
Em iya boleh
Oke, terima kasih untuk
pertemuan hari ini mbak Diah

111

Ko

semoga setelah sesi ini berakhir


mbak Diah dapat merenungkan
kembali dari kegiatan hari ini.

112

Ki

Selamat sore
Sore

PERTEMUAN KEEMPAT INTERVENSI II & TERMINASI

Hari / Tanggal
Sabtu, 20 Des 2014

No

Ko

1
2

/Ki
Ko
Ki

Ko

4
5

Ki
Ko

Ki

Waktu
16.00 17.00

Tempat
Di cafe

Dialog Verbatim

Teknik / Tahapan

Keterangan

Selamat sore mbak Diah


Sore
Bagaimana kabarnya masih sehat
ya mbak?
Alhamdulillah masih sehat
Hari ini ada sibuk organisasi?
Ada mbak ya kan lagi persiapan
dekan cup itu ditambah lagi sama
tugas-tugas UAS ya bisa dibilang
lagi sibuk-sibuknya gitu
Sibuk banget, jangan sampai lupa

Ko

Ki

selalu ingetin saya untuk jaga

Ko

kesehatan hehe (tertawa)


Hehe (tertawa)
Kemarin aja sampai temen saya

10

Ki

ada yang sakit gara-gara

jaga kesehatan ya mbak Diah


Iya, InsyaAllah orang tua saya juga

kecapekan gitu mbak


Ya ampun, mbak Diah jangan

11

Ko

12

Ki

sampai sakit loh ya nanti


InsyaAllah mbak
Oke, dari pertemuan sebelumnya

13

Ko

yang dimana kita bermain peran

14

Ki

15

Ko

kemarin
Oiya mbak
Mbak Diah sudah

16
17

Ki
Ko

merenungkannya?
Em ya sudah sih mbak
Dari pertemuan pertama kita

Intervensi

Konseli

kemarin mbak Diah ingin menjadi

Using decision

mengambil

guru bahasa inggris di SMP dengan

making AIDS

keputusan

hasil asesmen yang mendukung


dan mbak Diah juga sudah
menyusun tujuan atau memiliki
tujuan kedepannya seperti apa dan
kemarin kita juga sudah
melakukan role play, saat ini
bagaimana keputusan yang dibuat
oleh mbak Diah?
Em ya dilihat dari yang kemarinkemarin lagi kayak dari hasil
18

Ki

asesmen terus apa kita main peran


ya mungkin saya bisa yakin lah
sama keputusan saya yang awal

Ko

19

saya tetep mau untuk di guru SMP


Jadi mbak Diah keputusannya ingin

Ki

menjadi guru SMP ya?


Iya mbak
Keputusan yang mbak Diah buat

Ko

ini apakah sudah sesuai dengan


kemampuan mbak Diah?
Ya gimana ya memang sih ya
kemampuan saya sekarang belum

20

Ki

seberapa apa lagi pengalaman tapi


kalau saya bisa yakin dengan
kemampuan saya sendiri
insyaAllah nanti saya bisa
Jadi mbak Diah sudah merasa tidak

21

Ko

ada keraguan lagi ya dengan

22
23

Ki
Ko

keputusan mbak Diah?


InsyaAllah nggak ragu
Dari pekerjaan atau karier yang

Analisis Force

Mengdentifikasi

telah diputuskan mbak Diah, apa

Field

hambatan

yang nantinya akan menjadi

penghambat mbak Diah?


Em penghambat kayaknya
nggak ada sih ya karena ini juga
sudah mendapat dukungan dari
24

Ki

ibu tapi mungkin e peluang


pekerjaan aja sih keterima atau
nggak di sekolah tempat mau
bekerja
Itu yang nantinya akan menjadi

25

Ko

26

Ki

jadi guru pun mungkin juga ada

27

Ko

beberapa kali ya
Kira-kira itu seperti apa?
Em apa ya mungkin nanti kalau

penghambat bagi mbak Diah?


Iya bisa dibilang gitu, kalau nanti

apa yang saya pikirkan tentang


persiapan saya ya kayak gini kan
saya udah mempersiapkan segala
hal nantinya untuk persiapan
mengajar tapi ternyata dari
persiapan saya dan apa yang saya
28

Ki

pikirkan itu berbeda nah saya pikir


ini nanti semua siswanya kaya
gampang beradaptasi gitu kan
sama guru baru tapi ternyata
nggak mungkin juga ya dikiranya
siswa bandel itu ya udah bandel
aja tapi ternyata bandelnya nggak
bisa diatur dan ngelawan sama
guru
Nah dari penghambat-penghambat

29

Ko

tersebut apa yang akan mbak Diah


lakukan untuk meminimalisir
hambatan tadi?

Kalau misalkan nanti ditolak


ditempat bekerja atau sekolah ya
paling cari sekolah yang lain yang
30

Ki

bisa nerima saya, kan karier saya


kedepan akan jadi guru kalau saya
menyerah daftar ntar karier saya
juga gagal dong
Jadi mbak Diah tetap mau

31

Ko

32

Ki

berusaha ya?
Iya mbak
Nah kalau misalkan siswa yang

33

Ko

sulit beradaptasi dengan guru baru


tadi itu bagaimana mbak?
Ya gimana ya mungkin nanti bikin
cara supaya siswa-siswanya
mudah menerima guru baru ya
paling bikin pendekatan dulu

34

Ki

jangan pasang wajah yang galak


gitu, setiap guru kan pasti punya
cara sendiri-sendiri ya mbak jadi
mungkin saya buat cara biar

35

Ko

36

Ki

mereka nanti bisa menerima saya


Jadi bagi mbak Diah penghalang
tidak menjadi masalah?
Em gimana ya kalau penghalang
atau hambatan pasti ada kan
mbak tapi ya itu bukan berarti
buat kita berhenti
Jadi mbak Diah nanti tetap akan

37

Ko

38
39

Ki
Ko

berusaha dengan usaha mbak


Diah untuk menerjang hambatan
itu?
InsyaAllah iya mbak
Pada awal pertemuan kita dulu
mbak Diah mengatakan sulit untuk

Terminasi Akhir

Konselor
mereview

membuat keputusan atau

kembali dari

menentukan keputusan untuk

hasil konseling

menjadi guru SD atau SMP


kemudian mbak Diah mengatakan
ingin fokus pada guru SMP tetapi
mbak Diah merasa takut nantinya
jika mbak Diah mengajar siswa
yang memiliki permikiran yang
kritis dan sulit diatur dari
wawancara awal mbak Diah sendiri
sudah ingin memutusakan apa
40

Ki

yang mbak Diah inginkan


Iya
Kemudian setelah kita melakukan
asesmen dengan metode asesmen
kepribadian & minat dan bermain
peran seolah-olah sedang berada
di kelas proses belajar ya, kemarin
mbak Diah sudah dapat untuk
mementukkan keputusan yang
mbak Diah buat yaitu mbak Diah

41

Ko

yakin untuk menjadi guru SMP ya


mbak dengan keputusan mbak
Diah ini mbak Diah sudah tau atau
siap jika menerima
konsekuensinya dan resiko dari
keputusan mbak Diah, walaupun
nantinya ada konsekuensi dan
resiko mbak Diah sendiri tetap
untuk menerimanya ya
Iya mbak itu mungkin memang

42

Ki

salah satu juga yang nanti ada di


keputusan saya

Nah dari keputusan yang mbak


Diah buat rencana atau tujuan
mbak ini ingin meningkatkan
43

Ko

potensi mbak saat ini untuk


menjadi bekal nanti dunia kerja
menjadi seorang guru, seperti itu
ya?
Iya mbak, ya rencana kedepan

44

45

Ki

Ko

saya ya itu supaya nanti ketika


saya jadi guru sudah tau apa yang
nanti akan saya lakukan
Dalam mengambil keputusan ini

Pengkajian

Menimbang

mbak Diah bisa menilai resikonya

hambatan yang

hambatan apa

nanti seperti apa?

ditemukan

saja yang
muncul

Kalau memang ada resikonya ya


sudah itu kan resikonya kita sendiri
ngambil keputusan kaya gitu, ya
kalau memang dari awal sudah
yakin insyaAllah saya bisa buat
46

Ki

menjalani keputusan yang saya


buat kalau ada konsekuensinya ya
nanti harus diterima ya mungkin
konsekuensinya mengajar siswasiswa yang nakal, bandel dan

47

Ko

48

Ki

punya pikiran yang kritis


Begitu juga dengan resiko-resiko
yang nantinya ada?
Em gini sih ya mbak setiap
keputusan kan pasti ada resikonya
jadi kalau nanti dari keputusan ini
ada resikonya ya sudah ini
memang sudah keputusan saya ya
saya tetap harus menjalani dengan

keputusan saya ini


Keputusan mbak Diah sudah jelas
49

Ko

untuk menjadi guru, berarti rasa


takut mbak Diah sekarang ini
sudah berkurang?
Ya bisa dibilang seperti ini karena
dari pertemuan sebelumnya itu
saya cari tau gitu gimana sih cara
mengajar guru murid yang bandel

50

Ki

atau nakal dan ternyata kemarin


juga bermain peran seperti saya
mencoba dengan sungguhan gitu
ya insyaAllah sudah ada
pandangan buat kedepannya
seperti apa
Jadi mbak Diah sudah yakin ya

51

Ko

dengan keputusan mbak Diah saat

52

Ki

ini dan tidak akan berubah lagi?


Insyallah yakin, amin
Amin mbak Diah. Jadi setelah ini

Rencana tindak

Merumuskan

mbak Diah sudah tau tujuan mbak

selanjutnya

tindakan

53

Ko

Diah kemana?
Ya mungkin saya mau
meningkatkan cara belajar saya
dulu supaya nanti nggak kesulitan
54

Ki

dalam mengajar terus ya e saya


meningkatkan potensi saya aja
dulu biar nggak mengalami
kesulitan pas nanti di jadi guru

55

Ko

SMP
Baik tujuan mbak Diah sudah jelas
ingin meningkatkan potensi dan
keputusan mbak Diah pun juga
telah dibuat dimana mbak Diah

kedepannya

sudah yakin untuk mengambil


56

57

Ki

Ko

keputusan menjadi guru SMP


Iya mbak (tersenyum)
Nah dari konseling yang telah kita

Evaluasi

lakukan dari awal dari sesi

mengetahui

pertama sampai saat ini, apa yang

perkembangan

dialami mbak Diah sekarang?


Emawalnya kan saya bingung

konseli

kemarin itu mau pilih antara guru


SD atau SMP soalnya kan saya
juga ada rasa takut gitu nah dari
konseling ini saya lebih tau banyak
tentang diri saya kaya kepribadian
sama minat saya kaya gimana
58

Ki

terus saya juga udah bisa ngambil


keputusan sendiri setelah kita
bermain peran lagi kemarin saya
kaya bisa meragain gimana ngatur
siswa yang nakal kaya ada
pandangan lagi udah gitu yam akin
yakin aja sama keputusan yang
saya buat jadi ya saya sudah tau
nanti akan kemana tujuannya
Oke, saya senang sekali kalau

59

60

Ko

Ki

mbak Diah ini sudah tau apa yang


akan diputuskan untuk
kedepannya
Iya terima kasih mbak
Sama-sama mbak Diah, semoga
mbak Diah bisa menjadi pribadi

61

Ko

yang sukses dan menjadi guru


teladan nantinya bisa dijadikan

62
63

Ki
Ko

Untuk

idola diantara siswa-siswanya


Amin amin
Kalau ada siswa yang nakal ya itu

Pemberian

wajar aja namanya juga masih


anak-anak kan ya mbak Diah
Iya, ya kalau anak-anak memang
64

Ki

ada yang bisa diatur ada yang


nggak
Hehe iya mbak, semoga setelah
konseling ini berakhir komunikasi

65

Ko

diantara kita tidak terputus kita


masih berbicang-bicang seperti ini
atau nanti kita bisa buat

66

Ki

pertemuan lainya di luar ya mbak


Iya mbak, kita saling sharing
Iya mbak Diah, baik saya rasa
konseling kita hari ini cukup
sampai disini karena mbak Diah

67

Ko

bisa menentukan tujuan


kedepannya seperti apa dan mbak
Diah sudah membuat keputusan

68

Ki

69

Ko

70

Ki

71

Ko

72

Ki

sendiri
Alhamdulillah mbak hehe (tertawa)
Saya tunggu kabar dari mbak Diah
nanti dan saya akan dapat kabar
kalau mbak Diah sudah menjadi
guru yang sukses
Amin mbak
Amin mbak Diah. Terima kasih
untuk hari ini, selamat sore
Sore

informasi