Anda di halaman 1dari 7

RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH PROBOLINGGO

Jl. Dr. Saleh No. 43 Telp (0335) 423487 Fax (0335) 421329
PROBOLINGGO 67219
============================================
===========================
SURAT KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH
NOMOR: 184/RSBAMN/SK/I/2015
TENTANG
KEBIJAKAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA RUMAH SAKIT BERSALIN
AMANAH
DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH
PROBOLINGGO,
Menimbang

Bahwa dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di


Rumah Sakit perlu diatur penggunaan antibiotika yang disesuaikan
dengan kriteria yang ditetapkan oleh Komite PPIRS;

Bahwa pemberian antibiotika profilaksis diberikan sesuai dengan


instruksi dokter;

Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam


butir a dab b perlu ditetapkan dengan keputusan Direktur RSB
amanah.

Mengingat

Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 436/MenKes/SK/VI/1993


tentang standart pelayanan Rumah Sakit dan standar pelayanan
medis

Pedoman pencegahan dan pengendalian Infeksi Rumah Sakit dan


fasilitan pelayanan Kesehatan lainnya,Departemen kesehatan RI
tahun 2009

MEMUTUSKAN

Menetapkan

KESATU

: KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH


TENTANG KEBIJAKAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA DI
RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH PROBOLINGGO;

KEDUA

: Kebijakan ini mengatur bagaimana penggunaan antibiotik harus sesuai


dengan kompetensi dokter;

KETIGA

: Komite PPIRS dalam hal ini bertanggung jawab atas pelaksanaan sosialisasi
kebijakan dan melaporkan pelaksanaan kebijakan tersebut kepada Direktur
Rumah Sakit Bersalin Amanah;

KEEMPAT

: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di

: Probolinggo

Pada Tanggal

: 05 Januari 2015

Direktur Rumah Sakit Bersalin Amanah Probolinggo

dr. Hj. Evariani

Lampiran
Keputusan Direktur Rumah Sakit Bersalin Amanah
Nomor : 184/RSBAMN/SK/I/2015

Tanggal : 5 januari 2015

KEBIJAKAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA


DI RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH
Kebijakan Umum
1. Pelayanan rumah sakit di seluruh unit pelayanan harus selalu berorientasi pada
mutu layanan, bagi pasien, keluarga dan masyarakat serta karyawan sesuai
dengan Visi, Misi, Falsafah dan Tujuan Rumah Sakit
2. Pelayanan rumah sakit dilaksanakan selama 24 jam setiap hari, kecuali
beberapa unit pelayanan tertentu
3. Rumah sakit memberikan pelayanan terlebih dahulu tanpa memungut uang
muka.
4. Jika pelayanan yang dibutuhkan pasien tidak bersedia di rumah sakit, maka
pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain yang bisa melayani setelah mendapat
persetujuan pasien / keluarga
5. Seluruh karyawan rumah sakit berkewajiban menjaga dan melindungi rahasia
medis pasien yang dilayani
6. Setiap petugas rumah sakit harus bekerja sesuai standar profesi, standar
kompetensi, standar prosedur operasional, etika profesi, kode etik rumah sakit
dan semua peraturan rumah sakit yang berlaku.
7. Koordinasi dan evaluasi pelayanan disetiap unit pelayanan wajib dilaksanakan
melalui rapat rutin minimal 1 kali dalam satu bulan
8. Upaya Pencegahan dan Pengendalian infeksi dilaksanakan melalui program
kerja PPI Rumah Sakit yang terintegrasi dengan Komite Mutu Pelayanan dan
K3RS.

Kebijakan Khusus
1. Penggunaan antibiotik harus diatur kewenangannya untuk meningkatkan penggunaan
antibiotik yang rasional.

2. Pemberian antibiotik diawasi oleh Tim PPI Rumah Sakit dan selalu disesuaikan
dengan instruksi dokter.
3. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Tim PPIRS secara periodik setiap 1 tahun dan
dilaporkan kepada Direktur Rumah Sakit Bersalin AMANAH
4. Pemberian antibiotik diberikan sesuai dengan hasil laboratorium.
No
1.

2.

NAMA AB
CEFOTAXIME
CEFTRIAXONE
CIPROFLOXACIN
LAPIXIME
TAXEGRAM
TAXECAP
BIOCEF
CEFTRIMET
MEROPENEM

PJ
Dokter Umum
Dokter Umum
Dokter Spesialis

DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH

Dr.Hj.Evariani

RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH PROBOLINGGO


Jl. Dr. Saleh No. 43 Telp (0335) 423487 Fax (0335) 421329
PROBOLINGGO 67219

============================================
=====================

SURAT KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH
NOMOR: 186/RSBAMN/SK/I/2015
TENTANG
KEBIJAKAN PELAKSANAAN SURVEILANS RUMAH SAKIT BERSALIN
AMANAH
DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH
PROBOLINGGO,
Menimbang

a. Bahwa dalam upaya pencegahan dan pngendalian infeksi di


Rumah Sakit perlu perlu adanya surveilans yang dilakukan di
unit perawatan dan rawat jalan oleh Tim PPI;
b. Bahwa dalam melakukan pengamatan secar terus- menerus
terhadap suatu kejadian infeksi maupun KLB dibutuhkan
pelaksanaan surveilans di Rumah Sakit Bersalin Amanah;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangn sebagaimana dimaksud dalam
butir a dan b perlu ditetapkan dengan keputusan Direktur Rumh
Sakit Bersalin amanah.

Mengingat

1.Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.


3.Pedoman pencegahan dan pengendalian Infeksi Rumah Sakit dan
fasilitan pelayanan Kesehatan lainnya,Departemen kesehatan RI tahun
2009
4.Permenkes nomor 949 Menkes/SK/VIII/2004 tentang pedoman
penyelenggaraan sistem KLB

MEMUTUSKAN
Menetapkan

KESATU

: KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BERSALIN AMANAH


TENTANG KEBIJKAN PELAKSANAAN SURVEILANS;

KEDUA

: Kebijakan ini mengatur bagaimana pelaksanaan surveilans sesuai dengan


petunjuk teknis surveilans;

KETIGA

: Komite PPIRS dalam hal ini menugaskan IPCN bertanggung jawab atas
pelaksanaan surveilans di Rumah Sakit Bersalin Amanah;

KEEMPAT

: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian


hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di

: Probolinggo

Pada Tanggal

: 05 Januari 2015

Direktur Rumah Sakit Bersalin Amanah Probolinggo

dr. Hj. Evariani

Lampiran
Keputusan Direktur RSB Amanah
Nomor : 186/RSBAMN/SK/I/2015
Tanggal : 5 januari 2015

KEBIJAKAN UMUM:
1. Pelayanan rumah sakit di seluruh unit pelayanan harus selalu berorientasi pada
mutu layanan, bagi pasien, keluarga dan masyarakat serta karyawan sesuai
dengan Visi, Misi, Falsafah dan Tujuan Rumah Sakit

2. Pelayanan rumah sakit dilaksanakan selama 24 jam setiap hari, kecuali


beberapa unit pelayanan tertentu
3. Rumah sakit memberikan pelayanan terlebih dahulu tanpa memungut uang
muka.
4. Jika pelayanan yang dibutuhkan pasien tidak bersedia di rumah sakit, maka
pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain yang bisa melayani setelah mendapat
persetujuan pasien / keluarga
5. Seluruh karyawan rumah sakit berkewajiban menjaga dan melindungi rahasia
medis pasien yang dilayani
6. Setiap petugas rumah sakit harus bekerja sesuai standar profesi, standar
kompetensi, standar prosedur operasional, etika profesi, kode etik rumah sakit
dan semua peraturan rumah sakit yang berlaku.
7. Koordinasi dan evaluasi pelayanan disetiap unit pelayanan wajib dilaksanakan
melalui rapat rutin minimal 1 kali dalam satu bulan
8. Upaya Pencegahan dan Pengendalian infeksi dilaksanakan melalui program
kerja PPI Rumah Sakit yang terintegrasi dengan Komite Mutu Pelayanan dan
K3RS.

KEBIJAKAN KHUSUS:
1

IPCLN wajib mengisi surveilans harian sesuai dengan form yang ada di
Rumah Sakit Bersalin Amanah.
2 IPCN merekap hasil pasien yang terkena infeksi dalam satu bulan.
3 IPCN melaporkan hasil infeksi dan KLB ke komite mutu.
4 Komite Mutu melaporkan hasil infeksi ke Direktur untuk mendapatkan
rencana tindak lanjut.