Anda di halaman 1dari 9

PROSEDUR MUTU

LAYANAN 24 JAM - UGD


PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

RIWAYAT PERUBAHAN DOKUMEN


BAGIAN

ISI PERUBAHAN

REVISI
KE

TANGGAL REVISI

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

ALUR PROSES

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

1. Tujuan
Prosedur ini sebagai acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama pengobatan
dan penyuluhan kepada pasien agar tidak terjadi penularan dan komplikasi penyakit, serta
meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan
2. Ruang Lingkup
Semua pasien yang memerlukan layanan 24 jam / UGD, kecuali perawatan gigi di Puskesmas
Kencong, mulai pasien datang, didaftar, dilakukan pemeriksaan sampai selesai
pengobatan/tindakan dan atau dilakukan rujukan (Internal, External)
3. Definisi
3.1. Layanan gawat darurat adalah layanan darurat yang diberikan pada penderita yang
memerlukan
pengobatan atau tindakan yang cepat dan tepat. Apabila terjadi
keterlambatan dalam penanganan akan menyebabkan kerusakan anggota tubuh yang
permanen bahkan dapat terjadi kematian
3.2. Layanan tidak gawat darurat adalah layanan yang diberikan pada pasien yang tidak
memerlukan pengobatan / tindakan yang segera/cepat tapi tetap memerlukan
pengobatan atau tindakan yang tepat
3.3. Anamnesa : Proses Tanya jawab antara petugas dengan pasien untuk mendapatkan
informasi mengenai keluhan pasien
3.4. Diagnosa : Kesimpulan dari hasil anamnesa dan pemeriksaan
3.5. KTPK adalah Kartu Tanda Pengenal Keluarga, sebagai tanda kunjungan
3.6. VeR adalah Visum et Repertum
3.7. Tindakan ABC (Airway Breathing Circulation) adalah pertolongan pertama pada kondisi
gawat darurat
3.8. Retardasi mental adalah keterbelakangan mental
4. Uraian Umum
4.1. Layanan 24 jam / UGD adalah layanan bagi pasien yang datang di luar jam kerja baik
yang memerlukan layanan kesehatan umum (tidak gawat darurat) dan layanan gawat
darurat
4.2. Layanan 24 jam / UGD
4.2.1. Layanan Gawat Darurat dilakukan 24 jam / UGD
4.2.2. Layanan tidak Gawat Darurat dimulai dari jam 11.00 07.00 pada hari kerja,
dan hari libur 24 jam / UGD
4.2.3. Petugas untuk layanan 24 jam / UGD minimal terdiri dari 1 orang dokter (di luar
jam kerja on call) , 2 orang perawat dan 1 orang sopir ambulan (diluar jam kerja
on call)
4.3. Jadwal petugas jaga dibuat setiap bulannya dan ditempel pada papan pengumuman
4.4. Semua pasien yang berobat pada layanan 24 jam / UGD diharuskan membayar retribusi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku kecuali pasien ASKES dan Askeskin

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

4.5. Semua pasien yang berobat dicatat dalam buku register kunjungan layanan 24 jam / UGD
4.6. Rujukan dilakukan bila pasien perlu penanganan di fasilitas yang lebih lengkap
4.7. Semua kegiatan di unit layanan 24 jam/UGD di bawah pengawasan dokter
5. Prosedur
5.1. Pendaftaran
5.1.1. Menerima pendaftaran pasien baru dan lama
Untuk pasien baru
5.1.1.1. Membuatkan kartu rawat jalan dan KTPK, berdasarkan keterangan yang
didapat dari pasien sendiri maupun dari keluarga atau pengantar pasien
Untuk pasien lama
5.1.1.2. Mencari kartu rawat jalan pasien sesuai dengan KTPK
5.1.1.3. Mencatat identitas pasien pada buku register layanan 24 jam / UGD
5.1.2. Penulisan Identitas Pasien
5.1.2.1. Untuk pasien yang telah mempunyai kartu berobat dari layanan pagi,
nomor kartu berobat unit 24 jam / UGD ditulis di bawah nomor kartu
berobat layanan pagi
5.1.2.2. Untuk pasien yang baru berobat di Puskesmas Sumbersari maka
dibuatkan kartu berobat baru
5.1.2.3. Nomor kartu berobat dan nomor kartu rawat jalan pasien, ditulis sebagai
berikut :
U 24 jam / UGD / A / B
U 24 jam / UGD
: Unit layanan 24 jam / UGD
A
: Singkatan Kelurahan
Sumbersari
: SBR
Karangrejo
: KRJ
Wirolegi
: WRL
Tegalgede
: TGD
Antirogo
: ATG
Luar Wilayah
: LW
B
: Nomor Reg. kartu rawat jalan
5.1.2.4. Mencatat identitas pasien pada buku register Unit layanan 24 jam / UGD
5.2. Penanganan Pasien Gawat Darurat
Dokter / Paramedis
5.2.1. Melakukan penilaian kesadaran dan keadan umum pasien secara cepat (Rapid
Assestment) untuk pasien kedaruratan medis
5.2.2. Melakukan triage terhadap pasien gawat darurat yang harus diutamakan bila
pasien lebih dari satu

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

5.2.3. Melakukan pertolongan Basic Life Support pada pasien dengan gangguan
ABC (Airway, Breathing, Circulation), seperti pembebasan jalan nafas, resusitasi
jantung paru dan sebagainya. Pertolongan dilakukan sampai keadaan pasien
stabil
5.2.4. Melakukan anamnesa kepada pasien / pengantar pasien
5.2.5. Apabila pertolongan basic life support telah dilakukan dan pasien dalam kondisi
stabil, maka perlu dipertimbangkan untuk melakukan rujukan ke fasilitas lain yang
mempunyai sarana dan prasarana yang lebih lengkap
5.2.6. Mencatat hasil pemeriksaan dan tindakan dalam kartu rawat jalan dan register
UGD
5.2.7. Bila ada dugaan keterkaitan dengan kasus kriminal / melawan hukum segera
menghubungi pihak kepolisian terdekat
5.2.8. Bila ada keterkaitan dengan kasus kriminal dibuatkan VeR atas permintaan
kepolisian dan atau atas instruksi dokter
5.2.9. Pendaftaran dan pencatatan identitas pasien dilakukan setelah pasien mendapat
penanganan atau pendaftaran dapat dilakukan kepada pengantar pasien
5.3. Penanganan pasien tidak gawat darurat
Anamnesa
Dokter / Paramedis
5.3.1. Menanyakan keluhan utama yang dirasakan oleh pasien
5.3.2. Melakukan anamnese lain yang berhubungan dengan keluhan utama dan riwayat
penyakit
Pemeriksaan fisik
5.3.3. Melakukan penilaian kesadaran dan keadaan umum pasien
5.3.4. Melakukan pemeriksaan tanda vital dan pemeriksaan sistemik organ sesuai
dengan keluhan pasien
Penegakan Diagnosa
5.3.5. Menegakkan diagnosa penyakit berdasarkan dari anamnese yang dilakukan
dan pemeriksaan fisik yang didapat. Apabila diagnosa pasti dari penyakit yang
diderita pasien belum dapat ditegakkan maka dapat ditegakkan diagnosa banding
5.4. Tindakan
Dokter
5.4.1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan termasuk prosedur tindakan, tujuan,
efek samping, risiko tindakan dan komplikasi yang mungkin terjadi kepada pasien
dan atau keluarga pasien
5.4.2. Menyiapkan form persetujuan / penolakan tindakan medis untuk ditandatangani oleh
pasien dan atau keluarga pasien
Pasien / Keluarga pasien
5.4.3. Menandatangani surat persetujuan tindakan medis setelah mendapat penjelasan
dari dokter, bila pasien bersedia
5.4.4. Menandatangani surat penolakan tindakan medis, bila tidak bersedia

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

5.5.

5.6.

5.7.

5.8.

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

Dokter / Paramedis
5.4.5. Menyiapkan sarana dan prasarana untuk melakukan tindakan medis
5.4.6. Melakukan tindakan medis seperti : suntikan, pembersihan luka, penjahitan, dll
Pengobatan
Dokter / Paramedis
5.5.1. Menuliskan resep pada form resep yang telah disediakan
5.5.2. Menjelaskan aturan minum obat terhadap pasien atau kepada keluarga / pengantar
pasien atas indikasi tertentu (anak, lanjut usia, retardasi mental dan lain-lain)
5.5.3. Memberikan form resep yang telah ditulis kepada pasien
5.5.4. Menuliskan resep obat pada resep luar apabila obat yang dibutuhkan tidak tersedia
di unit layanan 24 jam / UGD
Observasi
Keadaan Gawat Darurat
Dokter / Paramedis
5.6.1. Melakukan observasi terhadap pasien gawat darurat dengan tehnik life support
sampai kondisi pasien stabil
Dokter
5.6.2. Membuat resume tentang keadaan pasien, apakah membaik atau memburuk,
untuk pertimbangan melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap
5.6.3. Mencatat semua tindakan dan hasil observasi pada kartu rawat jalan pasien
Keadaan Tidak Gawat Darurat
Dokter / Paramedis
5.6.4. Pada kasus tertentu melakukan observasi maksimal 2 jam, dengan memantau
keadaan pasien, kemajuan terapi, apabila setelah 2 jam keadaan tidak membaik
maka dilakukan rujukan
Dokter
5.6.5. Mencatat semua tindakan dan hasil observasi pada kartu rawat jalan pasien
Pemulangan pasien
Dokter / Paramedis
5.7.1. Membuat pertimbangan dan keputusan terhadap pemulangan pasien, setelah
melakukan pemeriksaan, tindakan, observasi dan pengobatan terhadap pasien
5.7.2. Memberikan penjelasan tentang penyakit yang diderita serta pengobatannya
5.7.3. Mengingatkan pasien untuk kontrol kembali bila diperlukan
Rujukan
Dokter
5.8.1. Melakukan rujukan sesuai dengan indikasi ke rumah sakit atau fasilitas yang lebih
lengkap atau sesuai dengan permintaan pasien bila keadaan pasien stabil dengan
mengisi form rujukan
5.8.2. Meminta pasien / keluarganya untuk menandatangani formulir penolakan rujukan
bila pasien menolak untuk dirujuk

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

5.8.3. Mencatat apabila terjadi penolakan tindakan / rujukan medis pasien pada kartu
rawat jalan
5.8.4. Menyiapkan pasien yang akan dirujuk
Pasien / Keluarga Pasien
5.8.5. Melakukan rujukan sesuai dengan indikasi ke rumah sakit atau fasilitas yang lebih
lengkap atau sesuai dengan permintaan pasien bila keadaan pasien stabil dengan
mengisi form rujukan
5.8.6. Menandatangani form penolakan rujukan bagi pasien yang menolak dirujuk
5.8.7. Melakukan rujukan dengan ambulance luar (pada keadaan tertentu)
Paramedis
5.8.8. Menghubungi RS yang dituju untuk memastikan ada / tidaknya fasilitas pelayanan
yang dibutuhkan
5.8.9. Mendampingi pasien dengan alat bantu atau alat kesehatan yang melekat pada
tubuh untuk observasi selama perjalanan
5.8.10. Menyiapkan kotak resusitasi dan kotak obat standar gawat darurat
5.8.11. Melakukan serah terima pasien dengan petugas rumah sakit, untuk pasien yang
diantar dengan menandatangani buku rujukan
Supir Ambulance
5.8.12. Menyiapkan kendaraan dan kereta dorong pasien
5.8.13. Menyiapkan oksigen di dalam ambulance
5.8.14. Menempatkan pasien dan obat-obatan / alat kesehatan di ambulance dengan
posisi yang benar, bersama paramedis
5.9. Pencatatan
Dokter
5.9.1. Mencatat hasil anamnese tentang keluhan utama dan anamnese lain yang
berhubungan dengan penyakit yang diderita pasien
5.9.2. Mencatat hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan, untuk kasus luka, lokasi
dan deskripsi luka (untuk keperluan visum et repertum)
5.9.3. Mencatat hasil pemeriksaan penunjang yang didapat (bila ada) dengan diagnosa
sementara
5.9.4. Mencatat pengobatan, observasi dan semua jenis tindakan yang dilakukan
5.9.5. Mencatat rujukan dan tempat rujukan yang diberikan, apabila pasien memerlukan
perawatan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap
5.9.6. Semua pencatatan diatas ditulis di kartu rawat jalan pasien
5.9.7. Mengisi buku register pasien unit layanan 24 jam/UGD, secara lengkap dan benar
5.9.8. Mencatat identitas pengantar pada kasus :
5.9.8.1. Kecelakaan lalu lintas
5.9.8.2. Tindakan kriminal, dikolom keterangan pada buku register layanan
24
jam / UGD
Paramedis
5.9.9. Mencatat pengeluaran obat pada buku pemakaian obat

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

5.10.Pembayaran
Paramedis
5.10.1. Membuat perincian biaya pemeriksaan dan atau tindakan sesuai tarif,
dan menuliskannya pada form kuitansi pembayaran serta memberi paraf
5.10.2. Menerima pembayaran retribusi dari pasien atau keluarga pasien, dengan
memberi kuitansi pembayaran yang telah diparaf
Pasien Dan Keluarga Pasien
5.10.3. Membayar sesuai dengan jumlah yang tertera pada form kuitansi pembayaran
5.10.4. Mendapat form kuitansi pembayaran
5.11. Pelaporan
Paramedis
5.11.1. Mencatat rekap pembayaran pasien pada hari bertugas pada buku rekapan harian
layanan 24 jam / UGD
5.11.2. Mengisi laporan kelengkapan alkes dan obat anaphilaktic shock setiap akhir shift
jaga
5.11.3. Membuat catatan penggunaan obat harian pada buku pemakaian obat
5.11.4. Membuat laporan bulanan penyakit yang harus diserahkan kepada koordinator
(SP2TP) paling lambat tanggal 1 bulan berikutnya
5.12. Penyediaan Obat dan Alat Kesehatan
Paramedis
5.12.1. Mengajukan kebutuhan obat dan alat kesehatan kepada penanggung jawab obat
dan alat kesehatan apabila ada yang kurang (mendekati stock minimal)
5.12.2. Memeriksa dan memastikan obat anaphilaktik shock tersedia sesuai dengan jenis
dan jumlahnya
5.12.3. Melakukan stock opname mingguan terhadap obat yang ada di unit layanan
24 jam / UGD
5.12.4. Menerima, memeriksa dan menghitung obat yang diberikan oleh penanggung
jawab loket obat
5.12.5. Mencatat obat yang diterima dan dikeluarkan pada kartu stock
5.12.6. Memeriksa alat-alat kesehatan yang ada di unit layanan 24 jam / UGD, tentang
kelayakan alat tersebut
5.12.7. Membuat daftar permintaan alat kesehatan, apabila jumlah alat kurang atau alat
tidak layak pakai, maka mengajukannya kepada Pembantu Pemegang Barang
Kesehatan Puskesmas Sumbersari
5.12.8. Menerima, memeriksa dan menghitung alat kesehatan yang diberikan oleh
Pembantu pemegang barang dan mendokumentasikan
6. Dokumen Terkait
Prosedur mutu Rawat Inap

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember

PROSEDUR MUTU
LAYANAN 24 JAM - UGD
PUSKESMAS KENCONG
No. Dok.

No. Revisi

No. Terbit

Hal

Disahkan

Diperiksa

Dibuat

Kepala Puskesmas

Management Representative

Penanggung Jawab

7. Catatan Mutu
7.1. Kartu rawat jalan
7.2. Buku Register induk pasien Unit Layanan 24 jam / UGD
7.3. Lembar daftar jaga petugas Layanan 24 jam / UGD
7.4. Form Resep
7.5. Surat Keterangan sakit
7.6. Buku Pemakaian Obat harian
7.7. Buku Inventaris alat kesehatan
7.8. Buku Kelengkapan Obat Anafilaktik
7.9. Buku Rekapan Pembayaran Harian
7.10. Form Persetujuan / penolakan Tindakan medis
7.11. Form Rujukan Eksternal ( umum )
7.12. Form Rujukan ASKES
7.13. Form kuitansi pembayaran / karcis
7.14. Form Daftar Permintaan Obat
7.15. Lembar Serah Terima Obat

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala
Puskesmas Kencong Jember