Anda di halaman 1dari 9

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

KERANGKA ACUAN KERJA


( TERM OF REFERENCE )
Nama Kegiatan

I.

Perencanaan Teknis Air Tanah

Nama Pekerjaan :

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo

Lokasi Kegiatan

Kecamatan Purwojati dan Kecamatan Rawalo

Sumber Dana

APBD ( Pagu Rp.150.000.000,- )

Tahun Anggaran :

2015

Kode Kegiatan

2.03.02.03.01.19.08

LATAR BELAKANG
Seiring dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan air tanah yang
berbasis cekungan air tanah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten
Banyumas melakukan penyelidikan potensi air tanah melalui pekerjaan Pemetaan
Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo untuk mewujudkan informasi
keairtanahan bagi keperluan manajemen dan perlindungan air tanah. Pemanfaatan air
tanah yang semakin meningkat di kawasan ini sehingga dipandang perlu upaya
pengendalian secara dini agar pengambilan/pemanfaatan air tanah sesuai dengan
ketersediaannya.
Ketersedian air tanah, baik kuantitas (jumlah) maupun kualitas (mutu) dapat
berbeda-beda antara satu tempat dengan tempat lainnya tergantung pada kondisi
lingkungannya, yakni dari terjadinya proses pengimbuhan, pengaliran, sampai dengan
pelepasan air tanah yang berlangsung dalam suatu wadah yang disebut Cekungan Air
Tanah (CAT), upaya pengelolaan air tanah di Kecamatan Purwojati dan Rawalo
tersebut di atas sudah seharusnya dilakukan dengan evaluasi hidrogeologi secara
menyeluruh dalam suatu wadah yang disebut CAT.

II.

MAKSUD DAN TUJUAN


Maksud dari pekerjaan pemetaan ini adalah sebagai acuan dalam usaha
pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian air tanah termasuk di dalamnya
rekomendasi penerbitan izin pengeboran ataupun izin pengambilan air tanah.
Adapun yang menjadi tujuan dari pelaksanaan Pemetaan Hidrogeologi di
Kecamatan Purwojati dan Rawalo adalah:
a.

Menyajikan analisis data dan arahan bagi pemerintah daerah maupun pihak yang
terkait mengenai potensi air tanah.

b.

Untuk mengetahui potensi air tanah sebagai salah satu pendukung pemenuhan
kebutuhan akan air baku maupun pembatas dalam upaya mengantisipasi

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

semakin meningkatnya kebutuhan sumberdaya air tanah di wilayah Kecamatan


Purwojati dan Rawalo.
c.

Untuk pedoman lebih lanjut terhadap penyusunan kebijakan pembangunan dan


pengembangan Wilayah Kecamatan Purwojati dan Rawalo.

III. SASARAN
Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo diharapkan dapat
memberikan manfaat antara lain:
a. Secara Umum
- Bahan dasar untuk pedoman pemanfaatan air tanah masyarakat (eksploitasi air
tanah) guna memenuhi kebutuhan air minum, industri, pertanian dan lainnya;
- Bahan pedoman bagi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten
Banyumas dalam pengelolaan air tanah, antara lain pemberian rekomendasi Izin
Pengambilan Air Tanah;
- Bahan pengawasan dan pengendalian kegiatan pemanfaatan air tanah;
- Informasi rinci tentang potensi air tanah dibeberapa wilayah;
-

Bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menyusun


rencana pengembangan tata ruang wilayah/kota dan pembangunan daerah.

b. Secara Khusus
Evaluasi potensi sumber daya air tanah
- Mengetahui sifat dan karakteristik akuifer, seperti permeabilitas, storativitas dan
transmissivitas;
- Mengetahui kualitas air tanah;
- Mengetahui neraca air serta volume cadangan air tanah serta debit air optimal
yang dapat diambil dari akuifer;
- Inventarisasi sumber-sumber air tanah yang ada di wilayah Kecamatan Purwojati
dan Rawalo.

IV. KELUARAN
Hasil pekerjaan yang diharapkan dari pekerjaan Pemetaan Hidrogeologi di
Kecamatan Purwojati dan Rawalo adalah sebagai berikut:
a.

Peta Lokasi Uji pemompaan dan Pengukuran Geolistrik.

b.

Penampang Korelasi Bawah Permukaan.

c.

Peta Hidrogeologi Kecamatan Purwojati dan Rawalo skala 1 : 25.000.

d.

Hasil analisa uji pemompaan, pengukuran geolistrik, kualitas air tanah.

e.

Dokumen Laporan Akhir Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan


Rawalo.

f.

Sosialisasi Laporan Akhir Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan


Rawalo.

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

V. RUANG LINGKUP PEKERJAAN


a.

Lokasi Pekerjaan
Lokasi pekerjaan terletak di wilayah Kecamatan Purwojati dan Rawalo
Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah, secara administrasi dibatasi:
-

Sebelah Timur

Kecamatan Kebasen

Sebelah Barat

Kecamatan Wangon

Sebelah Utara

Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Cilongok


dan Kecamatan Patikraja

Sebelah Selatan :

Kecamatan Jatilawang

Pekerjaan Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo


dilaksanakan dalam jangka waktu selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender
terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Kerja (SPK) oleh Pejabat Pembuat
Komitmen.
b.

Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan Pemetaan Hidrogeologi di
Kecamatan Purwojati dan Rawalo ini antara lain meliputi :
1)

Inventarisasi sumber-sumber air tanah khususnya sumur dalam;

2)

Pengukuran fluktuasi ketinggian muka air tanah dan bidang piezometrik;

3)

Pumping test di 8 (delapan) lokasi sumur-sumur bor atau sumur dangkal yang
telah ada di wilayah penyelidikan;

4)

Pengambilan sampel air tanah dangkal dan dalam serta analisis kimia
laboratorium sebanyak 8 (delapan) sampel dengan lokasi di tempat
pelaksanaan pumping test atau sekitarnya;

5)

Survey pendugaan geolistrik di 12 (dua belas) titik.

6)

Perhitungan neraca air tanah khususnya volume cadangan air tanah statis
dan dinamis;

7)

Penentuan debit optimum pemompaan air tanah yang dapat diambil di


wilayah penyelidikan;

8)

Evaluasi data-data sekunder (klimatologi, sumur bor, dan lain-lain).

9)

Sosialisasi hasil Pekerjaan Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati


dan Rawalo

VI. METODOLOGI
Metodologi penyelidikan dari rangkaian pekerjaan Pemetaan Hidrogeologi di
Kecamatan Purwojati dan Rawalo meliputi tahap persiapan (studi pustaka, studi
penelitian terdahulu, persiapan alat, penelaahan peta-peta, dan lain-lain), orientasi
lapangan, pekerjaan lapangan/pengukuran, kompilasi data, analisa data, evaluasi dan
pengolahan data.

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

Rincian dari masing-masing tahapan adalah sebagai berikut :


a. Tahap Persiapan, meliputi:
- Studi pustaka dan penelaahan peta-peta dasar/laporan terdahulu
- Persiapan personil
- Persiapan alat dan administrasi
b. Pekerjaan Orientasi Lapangan, merupakan kegiatan persiapan untuk pekerjaan
survei lapangan dan groundcek data peta dasar dengan kondisi lapangan, meliputi:
- Pengumpulan data sekunder
- Orientasi lapangan serta pengamatan kondisi hidrogeologi secara umum
- Penyusunan perencanaan kerja lapangan, penentuan lokasi pengamatan
fluktuasi air bawah tanah dan pengambilan sampel, penentuan lokasi pumping
test
- Kompilasi data terdahulu yang telah ada.
c. Pekerjaan Lapangan (field work), meliputi :
- Pengukuran fluktuasi air tanah
Metoda pengukuran fluktuasi air tanah dilakukan dengan melakukan observasi
langsung di lapangan berupa pengukuran kedalaman muka air bawah tanah dan
bidang piezometrik pada akhir musim hujan dan akhir musim kemarau. Dari
pengumpulan data fluktuasi dihasilkan gambaran mengenai :

Perubahan ketinggian muka air tanah atau bidang piezometrik di wilayah studi

Perubahan volume air tanah pada akuifer di wilayah studi.

- Pengambilan sampel air tanah


Pengujian sampel air tanah dilakukan untuk beberapa parameter penting sesuai
dengan standar baku mutu kualitas air, yaitu :
A. Bakteriologis.
Total Bakteri Coliform
B. Kimia.
1. pH
2. Nitrat (sebagai NO3-N)
3. Nitrit (sebagai NO2-N)
4. Mangan
5. Besi
6. Kesadahan
7. Khlorida
8. Sianida
9. Sisa Chlor
C. Fisika.

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

1. Temperatur
2. Bau
3. Rasa
4. Warna
5. Kekeruhan
6. TDS
Dari hasil uji parameter sampel air tanah ini dihasilkan gambaran detail
mengenai

kondisi

kualitas

air

tanah

di

lokasi

studi

sesuai

dengan

peruntukkannya. Lokasi pengambilan sampel adalah di lokasi pumping test atau


disekitarnya.
- Pumping test (uji pemompaan)
Pumping test dilakukan pada beberapa sumur bor atau sumur dangkal terpilih di
lokasi wilayah studi. Metode yang digunakan adalah uji pemompaan debit
konstan (Continuous discharge test) dengan waktu pumping minimal 3 jam.
Kondisi steady dan unsteady akan digunakan sebagai dasar perhitungan
karakteristik akuifer. Hasil yang diharapkan dari tahapan ini :

Karakteristik Konduktivitas hidrolika akuifer


Karakteristik Transmissivitas akuifer

Karakteristik Storativitas akuifer

Karakteristik Debit Jenis akuifer

- Survey Pendugaan Geolistrik


Survey pendugaan geolistrik dilakukan di 12 (duabelas) titik dengan masingmasing kecamatan 6 (enam) titik di lokasi wilayah studi dengan persebaran yang
dianggap dapat mewakili seluruh wilayah studi. Survey ini berguna untuk
menduga kondisi geologi bawah permukaan berdasarkan pada sifat fisik batuan
terhadap arus listrik yang dialirkan ke dalamnya. Pengukuran besaran tahanan
jenis batuan dilakukan menggunakan metode Schlumberger Vertical Electrical
Sounding (VES), dari nilai tahanan jenis yang didapatkan maka dapat dilakukan
interpretasi jenis batuan, kedalaman, ketebalan, dan kemungkinan kandungan
air tanah. Data geolistrik juga digunakan untuk membuat penampang korelasi
bawah permukaan.

d. Analisa dan Pengolahan Data, meliputi:


-

Analisa berdasarkan hasil pengolahan data-data geologi, hidrologi, hidrogeologi,


geolistrik dan pumping test;

Penyajian hasil analisa yang dituangkan dalam bentuk gambar/grafik/peta yang


memuat tentang korelasi hasil analisa hidrologi, hidrogeologi dan pumping test,
sehingga dapat diketahui gambaran secara kuantitatif dan kualitatif tentang

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

penyebaran akuifer air tanah, volume air tanah dan potensi debit air tanah yang
dapat dikembangkan atau dimanfaatkan secara bijaksana;
-

Penyusunan laporan pendahuluan.

e. Tahap penyelesaian, meliputi :


- Perumusan hasil pengamatan, pengukuran, analisa data sekunder dan primer;
- Perumusan tentang potensi sumberdaya air bawah tanah dan peruntukkannya;
- Penyusunan hasil penelitian sebagai draft laporan akhir;
- Diskusi dan penyusunan laporan akhir.

VII. SUMBER DANA


Dalam melaksanakan pekerjaan ini diperlukan biaya (Pagu) Rp. 150.000.000,(seratus lima puluh juta rupiah) termasuk pajak-pajak. Anggaran tersebut berasal dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas Tahun
Anggaran 2015, melalui Kegiatan Perencanaan Teknis Air Tanah, Kode Rekening
2.03.02.03.01.19.08.

VIII. PENYEDIA JASA


Penyedia jasa layanan konsultan adalah badan usaha yang bergerak di bidang
konsultansi studi, kajian, analisis, survey, eksplorasi, inventarisasi, pemetaan,
pengukuran, perhitungan kualitas, sumber daya dan cadangan air tanah dan sesuai
dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku dalam pengadaan barang/jasa
konsultansi.

IX. TIM PELAKSANA PEKERJAAN


a.

Tenaga Ahli
Tim pelaksana pekerjaan/tenaga ahli personil pada pekerjaan Pemetaan
Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo terdiri atas beberapa tenaga ahli
sesuai keahliannya yang meliputi kualifikasi sebagai berikut :
1)

Ketua Tim (Ahli Geologi), 1 (satu) orang, minimal Sarjana Strata Dua (S2)
Teknik Geologi, pengalaman dibidangnya minimal 1 (satu) tahun;

2)

Tenaga Ahli Hidrogeologi, 1 (satu) orang, minimal Sarjana Strata Satu (S1)
Teknik Geologi, pengalaman dibidangnya minimal 3 (tiga) tahun;

3)

Tenaga Ahli Geofisika, 1 (satu) orang, minimal Sarjana Strata Satu (S1)
Geologi, pengalaman dibidangnya minimal 3 (tiga) tahun;

4)

Tenaga Ahli Sistim Informasi Geografi, 1 (satu) orang, minimal Sarjana Strata
Satu (S1) Teknik Geologi/Teknik Geodesi/Geografi, pengalaman dibidangnya
minimal 3 (tiga) tahun.

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

b.

Tenaga Pendukung
Tenaga pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan terdiri atas beberapa
orang yang sesuai keahliannya dengan kualifikasi sebagai berikut :
1)

Tenaga Operator Geolistrik, minimal Diploma/Sarjana Muda (D3), 1 (satu)


orang, pengalaman dibidangnya minimal selama 3 tahun;

2)

Tenaga Administrasi, SLTA, 1 (satu) orang, pengalaman di bidang


adminstrasi minimal 1 (satu) tahun;

3)

Tenaga Lokal, 3 (tiga) orang.

X. JENIS LAPORAN
Tahapan pelaporan hasil pekerjaan yang harus dilakukan dan diserahkan
kepada pengguna jasa adalah :

a.

Laporan Pendahuluan
1)

Laporan Pendahuluan dibuat rangkap 10 (sepuluh) eksemplar dengan


ketentuan ukuran kertas HVS A4, minimal 70 gram, berlambang/logo
Pemerintah Kabupaten Banyumas;

2) Laporan sudah harus diterima Pihak Pertama selambat-lambatnya 20 (dua


puluh) hari kalender sejak tanggal SPK (Surat Perintah Kerja) dan dituangkan
dalam Berita Acara Penerimaan Pekerjaan Tahap I;
3) Melakukan presentasi selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender sejak
diterimanya Laporan Pendahuluan;
4) Laporan Pendahuluan berisi latar belakang, maksud dan tujuan, metodologi
studi yang direncanakan, lokasi daerah penelitian, keadaan lingkungan, waktu
pelaksanaan, cara pelaksanaan dan peralatan serta peneliti terdahulu yang
relevan dan dijadikan acuan penelitian di daerah ini.
b.

Draft Laporan Akhir


1)

Laporan dibuat sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar dengan ketentuan ukuran


kertas HVS A4, minimal 70 gram, berlambang/logo Pemerintah Kabupaten
Banyumas;

2)

Laporan sudah harus diterima Pihak Pertama selambat-lambatnya 90


(sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal SPK (Surat Perintah Kerja) dan
dituangkan dalam Berita Acara Penerimaan Pekerjaan Tahap II;

3)

Melakukan presentasi teknis selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender sejak


diterimanya Draft Laporan Akhir;

4)

Draft Laporan Akhir berisi latar belakang, maksud dan tujuan, metodologi
studi yang direncanakan, lokasi daerah penelitian, keadaan lingkungan, waktu
pelaksanaan, pelaksana dan peralatan serta peneliti terdahulu yang relevan

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

dan dijadikan acuan penelitian serta berisi fakta dan data lapangan yang
mencakup :
a) Geologi (geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi);
b) Metodologi atau konsep pembentukan air tanah di Kecamatan Purwojati
dan Rawalo dilihat dari segi geologi, konsep cekungan air tanah, potensi air
tanah yang selama ini telah digunakan dan kemungkinan pemanfaatan
yang dapat dilakukan oleh masyarakat di wilayah penyelidikan;
c) Fakta dan data (data hasil penelitian terdahulu, penelitian geologi dan
hidrogeologi Kecamatan Purwojati dan Rawalo yang pernah ada
sebelumnya), yang disertai data hasil pengamatan lapangan;
d) Lampiran, yang terdiri dari:
- Peta Administrasi, Peta Tataguna Lahan dan Peta Geologi,
- Peta Lokasi Uji Pemompaan, dan Peta Lokasi Pengukuran Geolistrik,
- Penampang Geologi Bawah Permukaan,
- Peta Hidrogeologi skala 1 : 25.000,
- Hasil uji pemompaan, kualitas air tanah dan analisa vertical electrical
sounding (VES),
- Korelasi Geologi Bawah Permukaan.
c.

Laporan Akhir
1)

Laporan Akhir yang merupakan penyempurnaan dari Draft Laporan Akhir


setelah didiskusikan/diseminarkan. Laporan Akhir berisi :
a) Kata Pengantar (latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup

pekerjaan, peneliti terdahulu, manfaat)


b) Rencana Kerja
c) Kondisi Geologi dan Hidrogeologi
d) Pembahasan Potensi Air Tanah di Kecamatan Purwojati dan Rawalo
e) Kesimpulan dan Saran
f) Lampiran, yang terdiri dari:

- Peta Administrasi, Peta Tataguna Lahan dan Peta Geologi,


- Peta Lokasi Uji Pemompaan dan Peta Lokasi Pengukuran Geolistrik,
- Penampang Geologi Bawah Permukaan,
- Peta Hidrogeologi skala 1 : 25.000,
- Hasil uji pemompaan, kualitas air tanah dan analisa vertical electrical
sounding (VES),
- Korelasi Geologi Bawah Permukaan.
2)

Laporan akhir dibuat sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar dengan ketentuan


ukuran kertas HVS A4, minimal 70 gram, berlambang/logo Pemerintah
Kabupaten Banyumas;

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas

3)

Laporan akhir sudah harus diterima Pihak Pertama selambat-lambatnya 7


(tujuh) hari kalender sebelum berakhirnya masa kontrak dan dituangkan
dalam Berita Acara Penerimaan Pekerjaan Tahap III, yang mencakup hasil
koreksi dan perbaikan Draft Laporan Akhir dan seluruh kegiatan tersebut
sesuai ruang lingkup pekerjaan yang disertai lampiran-lampiran dan hasil
analisa.

4)

Penyerahan Laporan Akhir disertai dengan master data dan peta, peta
digitasi, CD Laporan Akhir serta program-program perhitungan terkait dengan
studi dan data-data lainnya, program tersebut dalam bentuk ArcView, ArcGIS,
MapInfo, AutoCAD, Acces database atau program lain yang dapat dilakukan
peng-edit-an ulang.

XI. SOSIALISASI
Sosialisasi

dilaksanakan

kepada

aparat

kecamatan,

aparat

desa

dan

masyarakat di wilayah Kecamatan Purwojati dan Rawalo, sebagai berikut :


a.

Sosialisasi dilaksanakan untuk 50 (lima puluh) orang peserta sosialisasi yang


terdiri dari

masyarakat

dari Kecamatan

Purwojati dan

Rawalo

dengan

mengikutsertakan aparat desa dan kecamatan serta dinas/Instansi terkait di


lingkungan Kabupaten Banyumas;
b.

Sosialisasi dilaksanakan paling lambat 5 (lima) hari kalender sebelum berakhirnya


masa kontrak.

Purwokerto,

16

Maret 2015

Pejabat Pembuat Komitmen


ttd

SAPTONO P. PRANGGORO, ST, MT


Pembina
NIP. 19690122 199803 1 003

Pemetaan Hidrogeologi di Kecamatan Purwojati dan Rawalo TA. 2015