Anda di halaman 1dari 55

MILIK NEGARA

Tidak perjualbelikan

PETUNJUK TEKNIS
PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
(BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TAHUN 2015

MILIK NEGARA
Tidak perjualbelikan

PETUNJUK TEKNIS
PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
(BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TAHUN 2015

KATA PENGANTAR
Salah satu kebijakan Direktorat Pembinaan PAUD adalah
menjamin ketersediaan PAUD bagi seluruh anak usia 0-6 tahun.
Ketersediaan PAUD memiliki konsekuensi adanya lembaga
PAUD yang memberikan layanan sesuai kelompok sasaran, dan
dapat diakses oleh semua anak usia dini tanpa ada diskriminasi.
Target layanan PAUD hingga tahun 2015 adalah Angka
Partisipasi Kasar PAUD untuk kelompok anak usia 3-6 tahun
mencapai 70%. Pencapaian target tersebut harus didukung dengan
ketersediaan masyarakat untuk menyertakan anaknya khususnya
usia 3-6 tahun ke satuan PAUD yang ada.
Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat khususnya
masyarakat yang kurang beruntung dalam segi ekonomi, untuk
memasukkan anak ke Satuan PAUD terbatasnya keuangan
keluarga untuk bidang pendidikan. Pembiayaan pendidikan
merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan operasional
PAUD secara keseluruhan. Untuk mengatasi kendala tersebut,
Direktorat Pembinaan PAUD memberi Bantuan Operasional
Penyelenggaraan (BOP) PAUD. Demi kelancaran penyaluran dan
ketepatan sasaran maka dikeluarkanlah Petunjuk Teknis Bantuan
Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD.
Petunjuk Teknis ini disusun dalam beberapa bab. Bab I
Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, dasar hokum,
pengertian, tujuan bantuan, sasaran bantuan, manfaat bantuan,
dan hasil yang diharapkan.
Bab II Ketentuan Umum, berisi tentang; siapa penyedia
bantuan, sifat bantuan, persyaratan penerima, besardana dan
penggunaannya, serta hak, kewajiban, berikut sanksi bagi
i
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

penerima yang menyalahi ketentuan yang ditetapkan dalam Jukni


ini.
Bab III tentang Prosedur Pemberian Bantuan yang memuat
tatacara penyusunan dan pengajuan proposal, proses
penilaian/verifikasi proposal yang dilakukan di tingkat
Kabupaten/Kota, langkah penetapan penerima bantuan, butir-butir
kesepakatan yang tertuang dalam akad kerjasama, prosedur
penyaluran bantuan, serta kronologis waktu untuk pengajuan
bantuan BOP dari lembaga ke Dinas Pendidikan Kab/Kota/
Provinsi hingga ke Pusat.
Bab IV mengenai Pengelolaan dan Pengawasan yang
memaparkan bagaimana ketentuan tentang pengelolaan dana
bantuan BOP, waktu dan sistematika pelaporan, tahap monitoring
dan pengawasan. Bab terakhir penutup yang berisikan alamat
rujukan dan lampiran-lampiran berbagai format yang diperlukan
untuk pengajuan dan proses penyaluran dana bantuan.
Akhirnya ucapan terimakasih setingigi-tingginya kami
sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyusun
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional
Penyelenggaraan PAUD.
Jakarta, Januari 2015
Direktur Pembinaan PAUD,

Dr. Erman Syamsuddin


NIP 195703041983031015
ii
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

..

DAFTAR ISI

..

iii

BAB I. PENDAHULUAN ...

A. Latar Belakang ..

B. Dasar Hukum ...

...

...

E. Sasaran Bantuan ...

Manfaat bantuan ...

G. Hasil yang Diharapkan ..

..

..

B. Sifat Penerima Bantuan ..

..

D. Besar Dana dan Penggunaan Dana ..

E. Hak, Kewajiban, dan Sanksi Penerima Bantuan

10

C. Pengertian

D. Tujuan Bantuan

F.

BAB II KETENTUAN UMUM


A. Penyedia Bantuan

C. Persyaratan Penerima

iii
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN

..

13

A. Penyusunan dan Pengajuan Proposal

..

13

B. Penilaian/Verifikasi Proposal ...

14

17

D.

Penandatanganan Akad Kerjasama, Kuitansi ...

17

E.

Penyaluran Bantuan

..

18

F.

Jadwal Pengajuan Bantuan ..

18

G.

Dana Retur

...

18

H.

Penyaluran Dana Retur

...

19

I.

Pengembalian Dana Bantuan ...

20

..

21

A. Pengelolaan Dana Bantuan ..

21

B. Pelaporan .....

24

C. Monitoring dan Pengawasan ..

27

C. Penetapan Penerima Bantuan

BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN

BAB V PENUTUP

..

30

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1

Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP

31

Lampiran 2

Contoh format Data Satuan PAUD .

33

Lampiran 3

Surat Pengantar Dinas Kab/Kota

35

Lampiran 4

Rekapitulasi Data Satuan Calon Penerima .

36

Lampiran 5

Contoh Kuitansi ..

37
iv

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 6

Contoh Berita Acara Verifikasi . 38

Lampiran 7

Contoh Akad Kerjasama .. 40

Lampiran 8

Contoh Laporan Penggunaan Dana .. 44

Lampiran 9

Surat Laporan Penggunaan Dana ..................... 46

Lampiran 10 Contoh

Surat

Setoran

Pengembalian

Belanja

(SSPB) ................. 47

v
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Perluasan dan pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakanan Direktorat
Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini, Ditjen Pendidikan Anak
Usia Dini, Nonformal, dan Informal. Untuk mendukung
perluasan layanan harus ditunjang dengan ketersediaan Satuan
PAUD yang mudah diakses, pendidik yang sesuai dengan
kompetensi

yang

diharapkan,

kemampuan

masyarakat

berpartisipasi dalam pendidikan anak usia dini, dan dukungan


penyelenggaraan PAUD dari Pusat, Daerah, serta masyarakat.
Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek
penting dalam penyelenggaraan PAUD secara keseluruhan.
Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan
adalah bagaimana melindungi masyarakat (khususnya dari
keluarga tidak mampu) dari kendala biaya untuk memperoleh
layanan PAUD. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah
meluncurkan program Bantuan Operasional Penyelenggaraan
(BOP) dengan memberikan bantuan dana penyelenggaraan
1
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

kepada penyelenggara satuan PAUD yang memiliki peserta


didik kurang mampu atau wilayah sulit.
Program BOP bertujuan untuk meringankan biaya
pendidikan bagi anak tidak mampu, agar mereka memperoleh
layanan PAUD yang lebih bermutu. Untuk memberikan
panduan dalam penyaluran dan penggunaan dana Bantuan
Operasional Penyelenggaraan PAUD, maka perlu disusun
Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
[BOP-PAUD].

B. DASAR HUKUM
1

Undang-Undang

Nomor

tahun

1979

tentang

23

tahun

2002

tentang

Kesejahteraan Anak;
2

Undang-Undang

Nomor

Perlindungan Anak;
3

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional;

Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana


Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2004-2025;

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang


Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 tahun 2013;
2

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Peraturan Presiden Nomor 24 tahun 2010 tentang


Kedudukan, tugas dan fungsi Kementerian Negara serta
susunan organisasi, tugas, dan fungsi eselon I sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun
2010;

Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang


Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun
2010;

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun


2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini,
sebagaiman telah diubah dengan Permendikbud No. 137
Tahun 2014;

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1


tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan;

10 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81


Tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada
Kementerian dan Lembaga.

C. PENGERTIAN
1.

Biaya operasional adalah rata-rata biaya pelaksanaan


pembelajaran. Termasuk dalam Biaya Operasional adalah
3

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya


penyelenggaraan

pendidikan

tak

langsung

berupa

pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan PAUD.


2.

Biaya personal adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh


orang tua peserta didik untuk bisa mengikuti proses
pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.

3.

Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak


Usia

Dini

(BOP-PAUD)

bantuan

yang

diberikan

Pemerintah kepada anak melalui Satuan PAUD untuk


mendukung proses operasional pembelajaran dan dukungan
biaya personal bagi anak PAUD.

D. TUJUAN BANTUAN
1.

Tujuan pemberian bantuan BOP adalah memperluas dan


meningkatkan layanan PAUD bagi anak usia 0-6 tahun,
dengan prioritas anak dari keluarga kurang mampu,
berkebutuhan khusus, dan layanan khusus.

2.

Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis ini memberikan


petunjuk bagi pelaksana dan penanggung jawab BOP dalam
mengelola dan menyalurkan dana BOP kepada sasaran
secara tepat guna.

4
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

E. SASARAN BANTUAN
Sasaran program BOP PAUD adalah Peserta didik PAUD
dengan prioritas dari keluarga kurang mampu yang sedang
mengikuti

layanan

PAUD

di

Satuan

Taman

Kanak-

Kanak/Taman Kanak-Kanak Luar Biasa/Taman Penitipan Anak/


Kelompok Bermain, atau Satuan PAUD Sejenis yang di
selenggarakan oleh Individu, Kelompok, Yayasan, Organisasi
maupun UPTD

F.

MANFAAT BANTUAN
1. Manfaat Bagi Pemda:
a. Meningkatkan APK PAUD daerah sekaligus berdampak
pada peningkatan APK nasional
b. Menjadi dasar alokasi dana APBD untuk menunjang
kebutuhan operasional pembelajaran peserta didik di
Satuan PAUD.
2. Manfaat Bagi Satuan PAUD
a. Meningkatkan jumlah layanan anak
b. Memperlancar proses pembelajaran PAUD yang lebih
baik.
c. Mendukung peningkatan mutu layanan PAUD.
5
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

3. Manfaat Bagi Masyarakat/Orang Tua


a. Terbantunya beban pembiayaan operasional pendidikan
PAUD bagi anak-anak.
b. Terjaminnya keberlangsungan layanan PAUD bagi anakanak.

G. HASIL YANG DIHARAPKAN


1. Tersalurkannya

bantuan

BOP

PAUD

sesuai

dengan

ketentuan yang ditetapkan.


2. Teroptimalisasikannya dana bantuan BOP yang di kelola
oleh lembaga PAUD

sesuai dengan ketentuan yang

ditetapkan.
3. Adanya laporan penggunaan dana bantuan BOP sebagai
pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

6
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB II
KETENTUAN UMUM

A. PENYEDIA BANTUAN
Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD bersumber dari
Anggaran Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini
Tahun Anggaran 2015.

B. SIFAT PENERIMA BANTUAN


Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia
Dini

bersifat

bantuan

terbatas,

sehingga

memungkinkan

pemberian bantuan tidak sesuai dengan jumlah anak yang


dilayani di Satuan PAUD yang bersangkutan. Penentuan
penerima dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
ditetapkan

berdasarkan

penilaian

oleh

Dinas

Pendidikan

Kab/Kota terhadap pengajuan dana BOP dari Satuan PAUD.

C. PERSYARATAN PENERIMA
1. Memiliki rekening aktif atas nama Satuan.
a. Berdasarkan

Surat

Edaran

Direktur

Jenderal

Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI Nomor: S989/PB/2012, tanggal 6 Desember 2012 bahwa untuk
7
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

mempercepat penyaluran dana ke masyarakat, maka


dalam satu wilayah menggunakan bank yang sama.
b. Dinas Pendidikan Kab/Kota menetapkan kebijakan untuk
menentukan salah satu jenis bank yang akan digunakan
oleh Satuan PAUD pengusul, adapun Bank Operasional
tersebut, yaitu PT. Bank BRI (Persero) Tbk, PT. Bank
Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank BNI (Persero) Tbk, dan
PT. Bank BTN (Persero) Tbk.
c. Rekening yang digunakan atas nama satuan Pendidikan
Anak Usia Dini. Tidak diperkenankan menggunakan
rekening pribadi, CQ, QQ, dan rekening atas nama
satuan kerja pemerintah.
2. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
3. Memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan setempat.
4. Memberikan layanan pada anak usia 0-6 tahun.
5. Telah melaksanakan program minimal 1 (satu) tahun.
6. Mengisi

Formulir

Pengajuan

Dana

BOP

dengan

menggunakan format terlampir (lampiran 1) dan diajukan ke


Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini melalui
kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
7. Satuan tidak mendapatkan dana bantuan rintisan penguatan,
atau Percontohan di tahun yang sama.
8
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

8. TK atau satuan PAUD Negeri memungkinkan mangajukan


dana BOP apabila tidak memperoleh dana operasional dari
pemerintah daerah.

D. BESAR DANA DAN PENGGUNAANNYA


1. Besar Dana
Penyaluran dana dikelompokkan berdasarkan jumlah anak
yang dikelola oleh Satuan PAUD, dengan ketentuan sebagai
berikut:
No

KELOMPOK SATUAN PAUD

1.

Memiliki anak didik

JML BANTUAN

15 anak Rp. 5.000.000,-

atau kurang
2.

Memiliki anak didik 16 - 25 anak Rp. 6.000.000,-

3.

Memiliki anak didik

26

anak Rp. 7.200.000,-

atau lebih

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berhak mengelola alokasi


bantuan ke Kabupaten/Kotanya sesuai dengan kebijakan
dengan catatan jumlah satuan yang mendapatkan bantuan
tidak boleh kurang dari jumlah yang ditetapkan.

9
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Penggunaan Dana
Dana bantuan BOP dapat dipergunakan antara lain untuk:
No
1.

PENGGUNAAN
Bantuan biaya masuk dan biaya
administrasi
Bantuan biaya Penyelenggaraan Proses
Pembelajaran

%
30

3.

Pembelian bahan habis pakai, buku-buku


acuan untuk pendidik, buku bacaan anak,
atau ATK

15

4.

Pembelian alat-alat DDTK, pembelian


obat-obatan ringan, kotak P3K, transport
petugas kesehatan

5.

Biaya Transport dan berbagai dukungan


kegiatan konkrit Gugus PAUD.

20

Jumlah

100

2.

30

E. HAK, KEWAJIBAN, DAN SANKSI


1. Hak:
a. Mendapatkan dana BOP PAUD sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Petunjuk Teknis;
b. Mendapatkan

pembinaan

dalam

pelaksanaan

dan

pengembangan program dari pembina teknis.

10
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Kewajiban:
a. Menyelenggarakan program PAUD secara aktif.
b. Memberikan dorongan kepada masyarakat/orang tua
untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program PAUD.
c. Menggunakan dana yang diterima sesuai dengan aturan
yang ditetapkan.
d. Membuat dan menyampaikan laporan program dan
pertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.

3. Sanksi
a. Sanksi bagi Pengelola dana BOP
Pengelola dana BOP di tingkat Pusat, Provinsi maupun
Kabupaten/Kota yang terdapat bukti menyalahgunakan
dana BOP, sehingga merugikan negara dikenakan sanksi
sesuai

dengan

undang-undang

yang

berlaku,

dan

kepadanya diwajibkan mengembalikan dana ke kas


negara.
b. Sanksi bagi Satuan PAUD
1)

Satuan

Penerima

dana

Bantuan

Operasional

Penyelenggaraan PAUD yang dinilai pihak Pusat


tidak menggunakan dana sesuai dengan pengajuan
11
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

sehingga

berakibat

program,

harus

menghambat

pelaksanaan

mempertanggungjawabkan

dan

mengembalikan semua dana yang telah diterima


dengan dilengkapi berita acara pengembalian.
2)

Bukti setoran ke Kas Negara dilampirkan dalam


Berita

Acara

Pengembalian

Dana

yang

ditandatangani oleh pihak penerima dana dan Dinas


Pendidikan

Kab/Kota

setempat

dikirimkan

ke

Direktorat Pembinaan PAUD.

12
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB III
PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN

A. PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL

1.

Direktorat Pembinaan PAUD menetapkan alokasi jumlah Satuan


PAUD yang akan mendapatkan dana BOP di setiap Kab/Kota.

2.

Dinas Pendidikan Kab/Kota mensosialisasikan ke seluruh


Satuan PAUD.

3.

Satuan PAUD yang memenuhi persyaratan menyerahkan berkas


yang berisi:
13
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

a. Formulir Pengajuan Dana BOP (Lampiran 1)


b. Formulir Data Satuan PAUD (Lampiran 2)
c. Foto copy Rekening Satuan PAUD yang masih aktif
d. Foto copy NPWP Satuan PAUD
e. Surat Pernyataan Kesanggupan Penyelenggaraan dari
Satuan PAUD.

B. PENILAIAN / VERIFIKASI PROPOSAL


1.

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan:


a.

Verifikasi berkas untuk memastikan keberadaan dan


tidak terjadi duplikasi pemberian bantuan yang tidak
dibolehkan kepada Satuan PAUD yang sama, termasuk
memverifikasi rekening satuan PAUD.

b.

Membuat berita acara hasil verifikasi yang di


tandatangani oleh Tim verifikasi yang ditunjuk.

c.

Menyusun

rekapitulasi

Satuan

PAUD

yang

direkomendasi untuk mendapatkan dana BOP dengan


menggunakan format lampiran 4.
d.

Membuat Surat Pengantar

yang ditandatangani oleh

Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau atas nama


kepala dinas yang ditunjuk dengan menggunakan
format lampiran 3.
14
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

e.

Membuat kuitansi yang ditandatangani pengelola


sebanyak 3 lembar seperti lampiran 5.

f.

Membuatkan Akad Kerjasama yang ditandatangani


Pengelola, di atas materai Rp. 6.000 dan dibubuhi
stempel

lembaga

dengan

menggunakan

format

lampiran 7.
g.

Mengarsipkan proposal pengajuan dari Satuan PAUD


dan 1 berkas (akad kerjasama dan kuitansi lembaga).
Menyampaikan berkas yang terdiri: (1) Surat Pengantar
dari Kepala Dinas atau Esselon III, (2) Rekap satuan
PAUD yang lolos verifikasi, (3) Kuitansi dari setiap
Satuan, (4) Akad kerjasama dari setiap Satuan PAUD,
(5) CD atau flashdish berisi rekap lembaga pengaju, (6)
Berita acara verifikasi penilaian.

2. Tim Verifikasi Tingkat Provinsi bertugas:


a.

Mengkoordinasikan pengumpulan berkas pengajuan


dari kabupaten/kota

b.

Memverifikasi kelengkapan berkas pengajuan dari


kabupaten/kota.

c.

Mendata dan merekap jumlah lembaga yang di ajukan


kabupaten/kota sesuai dengan alokasi dana

yang

ditetapkan.
15
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

d.

Membendel

berkas

per

kabupaten/kota

dengan

ketentuan, sbb:
1.

Berkas pengantar terdiri dari:


Surat Pengantar Dinas
Berita acara verifikasi penilaian
Daftar Rekap dan nama satuan yang akan
mendapat bantuan
CD/flash dish berisi data satuan yang di ajukan

2. Berkas Pengajuan terdiri dari :


a)

Bendel 1 Akad Kerjasama dan kuitansi ditandatangani dan berstempel oleh lembaga,
dan materai pada pihak kedua, disertakan
lampiran foto copy rekening, dan NPWP.

b) Bendel 2 Akad kerjasama dan kuitansi ditandatangani dan berstempel oleh lembaga,
dan materai pada pihak pertama, disertakan
lampiran foto copy rekening, dan NPWP.
c)

Bandel 3 Akad kerjasama dan kuitansi tanpa


meterai yang sudah di tandatangani dan
stempel,

disertakan

lampiran

foto

copy

berkas

dari

rekening, dan NPWP.


d) Menyampaikan

keseluruhan

kab/kota ke Direktorat Pembinaan PAUD.


16
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

C. Penetapan Penerima Bantuan


Direktorat Pembinaan PAUD melakukan:
1.

Penerbitan Surat Keputusan (SK)

2.

Menerbitkan Surat Permintaan Pembayaran (SPP)

3.

Mengusulkan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM)

4.

Mengajukan SPM yang dilengkapi daftar lembaga penerima


ke KPPN Jakarta III.

D. Penandatanganan Akad Kerjasama, Kuitansi dan Surat


Pengantar
1. Kepala Dinas mengajukan seluruh berkas yang diusulkan
dengan melampirkan Surat Pengantar yang ditandatangani
oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat eselon
III yang ditunjuk, dengan menggunakan format terlampir
(lampiran 3).
2. Kuitansi yang sudah ditandatangani di atas materai oleh
Pengelola

Lembaga

dianggap

syah

apabila

sudah

ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen atau yang


diberi kuasa.
3. Akad

Kerjasama

yang diajukan

oleh

Lembaga

dan

ditandatangani Pengelola Lembaga di atas materai Rp. 6.000


dianggap syah dan berlaku bila telah ditandatangani Pejabat
Pembuat Komitmen atau yang diberi kuasa.
17
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

4. Tim Pengelola Pusat atas nama Pejabat Pembuat Komitmen


berhak meneliti ulang berkas yang masuk untuk memastikan
kelengkapan dan kesesuaian data. Apabila data dan berkas
tidak lengkap atau tidak sesuai dengan ketentuan, Pejabat
Pembuat Komitmen berhak untuk menolak pengajuan
bantuan tersebut.

E. Penyaluran Dana Bantuan


1.

Direktorat Pembinaan PAUD mengajukan daftar nama


calon penerima dana BOP PAUD sesuai aturan yang
berlaku.

2.

KPPN Jakarta III mengirimkan dana sesuai pengajuan dana


ke Bank Penyalur.

3.

Bank Penyalur mendistribusikan bantuan langsung ke


rekening Lembaga pengusul.

F. Jadwal Pengajuan Bantuan


Proposal pengajuan bantuan diharapkan bersamaan dengan
pengajuan bantuan lainnya dan disampaikan pada Koordinasi
Teknis Tingkat Provinsi.

G. Dana Retur
1) Bank Penyalur memberikan data nomor rekening satuan
18
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

PAUD yang tidak dapat menerima dana (retur)


2) Dana retur dapat terjadi karena :

Salah pencantuman nomor atau nama rekening pada


lembar pengajuan.

Rekening satuan PAUD dinyatakan tidak aktif

Rekening tutup

H. Penyaluran dana Retur


a.

Dana retur dapat disalurkan kembali dengan cara :

Apabila karena kesalahan pencantuman nomor atau


nama rekening, satuan PAUD mengirim ulang fotocopy
rekening bank yang sama

Apabila retur karena rekening tidak aktif, maka satuan


PAUD mengirimkan ulang foto copy rekening yang
sama ditambah keterangan dari Bank yang menyatakan
rekening tersebut sudah aktif kembali.

Apabila retur karena rekening ditutup, maka Satuan


PAUD harus membuat rekening baru atas nama
lembaga PAUD ditambah surat pengantar dari Dinas
Pendidikan kabupaten/kota yang menyatakan bahwa
rekening tersebut benar dari satuan PAUD yang
bersangkutan.
19

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

b.

Proses pengajuan retur dilakukan secepatnya setelah


mendapatkan tembusan/informasi dari Pusat. Satuan PAUD
yang tidak memperbaiki data/berkasnya hingga minggu ke 3
bulan Desember, maka dana bantuannya di kembalikan ke
negara.

I.

Pengembalian Dana Bantuan

Satuan PAUD wajib mengembalikan dana bantuan apabila


dalam tahun yang sama mendapatkan bantuan rangkap, baik
untuk bantuan yang sama (BOP) atau bantuan lainnya
(APE, Percontohan, Rehab, Penguatan atau PAUD Baru).

Pengembalian dana menggunakan format SSPB (Surat


Setoran Pengembalian Belanja) (Lampiran 10)

20
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB IV
PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN

A. Pengelolaan Dana Bantuan


1. Penggunaan dana bantuan harus mengacu pada ketentuan
dan aturan sebagaimana tertuang dalam akad kerjasama dan
Petunjuk Teknis yang telah ditetapkan oleh Direktorat
Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
2. Semua pengeluaran/penggunaan dana bantuan harus disertai
dengan bukti pengeluaran yang sah (sesuai dengan peraturan
yang berlaku di dalam penggunaan uang negara).
3. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua), dengan
peruntukan sebagai berikut. Lembar pertama (asli) untuk
arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua
disampaikan

bersamaan

dengan

laporan

pelaksanaan

program ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.


4. Pihak

penerima

bantuan

wajib

menyimpan

dan

mengadministrasikan semua bukti pengeluaran keuangan


dengan sebaik-baiknya untuk persiapan pemeriksaan oleh
auditor (Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan
(BPKP),

Badan

Pemeriksa

Keuangan

(BPK),
21

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Bawasda/Bawaska atau pihak berwenang lainnya) dan


disimpan untuk jangka waktu minimal 5 (lima) tahun.

Pengelolaan Keuangan
1. Pembelian Barang
a. Kuitansi dan Bukti Pembelian
Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian
berupa:
1) Kuitansi dari toko, lengkap dengan tanda tangan penjual
dengan dibubuhi stempel perusahaan/toko.
2) Faktur/Nota Pembelian.

b. Materai dan kuitansi


1) Materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah) untuk pembelian
di atas Rp. 1.000.000,2) Materai Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah) untuk pembelian
senilai Rp. 500.000,- sampai dengan Rp 1.000.000,-.
Materai tersebut dilintasi tandatangan dan stempel
perusahaan/toko.
3) Pajak pembelian barang menjadi tanggung jawab pihak
penjual.

22
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Pembelian Konsumsi
Pembelian konsumsi dapat dilakukan melalui katering atau
rumah makan. Kelengkapan bukti pembelian konsumsi sama
dengan pembelian barang.

3. Pembayaran Honorarium
a. Setiap pembayaran honorarium harus ada bukti kuitansi
penerimaan uang dari

penerima

honor (tidak boleh

diwakilkan).
b. Pembayaran honorarium harus dipungut PPh Pasal 21 dengan
ketentuan.
c. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus PNS
golongan II/d ke atas.

4. Pajak
a. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non PNS
adalah untuk kelebihan uang honorarium dari batas
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang jumlahnya
ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
b. Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri
Wajib Pajak orang pribadi adalah Rp. 15.840.000,- per tahun
(Undang-undang

Nomor

36

Tahun

2008)

atau

Rp.

1.320.000,- per bulan.


23
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lembaga berkewajiban untuk:


1) Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara
2) Melampirkan copy semua bukti setor pajak tersebut
dalam laporan akhir.
5. Ketentuan lain
a. Lembaga tidak diperkenankan memecah pembelian dengan
tujuan menghindari pembayaran pajak.
b. Lembaga yang tidak melampirkan bukti fisik penggunaan
dana dan pembayaran pajak dianggap belum menggunakan
dana dan belum mempertanggungjawabkan keuangannya.
c. Perubahan

Anggaran.

Pergeseran

pembiayaan

yang

berbeda dengan yang dicantumkan dalam proposal pengajuan


dana harus dilaporkan ke Direktorat Pembinaan PAUD dan
diketahui oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota, dan memperoleh
persetujuan tertulis dari Direktur Pembinaan Pendidikan
Anak Usia Dini.

B. Pelaporan
1. Waktu
a. Paling lambat 2 minggu setelah dana masuk pada
rekening lembaga, lembaga diharuskan melaporkan
penerimaan dana kepada Direktorat Pembinaan PAUD
24
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

baik secara tertulis maupun melalui media elektronik


(telepon, email, fax).
b. Setiap lembaga yang telah menerima dana bantuan
diharuskan menyampaikan laporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan kepada Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota.
c. Pengeluaran harus sesuai dengan proposal yang diajukan.
d. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua), dengan
peruntukan sebagai berikut. Lembar pertama (asli) untuk
arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua
disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan
program ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota .
e. Laporan akhir disampaikan selambatnya 4 (empat) bulan
setelah dana diterima dan dipastikan keseluruhan kegiatan
yang diusulkan dalam proposal selesai dilaksanakan.
f. Berkas laporan akhir dikelola dan diarsipkan oleh Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota
g. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menembuskan laporan
dari Satuan PAUD ke Direktorat Pembinaan PAUD
dengan melampirkan :
Surat Pengantar laporan dari Kepala Dinas atau
Pejabat yang di tunjuk (Lampiran 9)
25
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Rekap nama-nama lembaga /Satuan PAUD yang telah


menyampaikan laporan penggunaan dana.

2. Sistematika Laporan
Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan
pertanggungjawaban penggunaan dana secara keseluruhan,
yang terdiri atas 4 bagian, yaitu:
1) Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis
kegiatan), nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad)
dan alamat lengkap lembaga.
2) Pengantar
Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh
penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad.
3) Isi Laporan
Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai
berikut:
3.1

Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang:


kapan dana mulai diterima dan digunakan;

3.2

Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian


realisasi penggunaan dana sesuai dengan proposal
dihadapi selama pelaksanaan program disertai
26

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan


dengan memperhatikan faktor penghambat dan
faktor pendukung. Perlu juga diuraikan tentang hasil
yang diperoleh dari upaya pemecahan masalah
tersebut;
3.3

Bagian

3,

Menguraikan

seluruh

komponen-

komponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan


riil di lapangan;
3.4

Bagian

4,

Penutup.

Berisi

uraian

tentang

kesimpulan, saran dan harapan.

C. Monitoring dan Pengawasan


1. Monitoring
a. Tujuan
Monitoring dan supervisi dilakukan dalam rangka
pemantauan,

pembinaan,

dan

evaluasi

terhadap

penggunaan dana BOP oleh Satuan Penerima. Secara


umum tujuan dari monitoring dan supervisi untuk
memastikan

ketepatan

penggunaan

dana

dan

menghindarkan dari ketidaktepatan atau penyelewengan


dana.
b. Waktu
Monitoring dapat dilaksanakan:
27
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

1) Sebelum

dana

diturunkan

untuk

memastikan

ketepatan Satuan calon penerima dana.


2) Setelah

dana

diturunkan

untuk

memastikan

akuntabilitas ketepatan penggunaan dana BOP oleh


Satuan PAUD penerima.
c. Pelaksana
1) Monitoring oleh Tim Provinsi
a) Monitoring ditujukan untuk memantau ketepatan
Satuan penerima dan penggunaan dana BOP oleh
Satuan PAUD penerima.
b) Responden

terdiri

unsur

Dinas

Pendidikan

Kab/Kota, dan Satuan PAUD penerima dana.


c) Monitoring dilaksanakan di awal sebelum dana
diluncurkan, selama proses, dan atau setelah dana
diluncurkan.

2) Monitoring oleh Tim Kabupaten/Kota


a) Monitoring ditujukan untuk memantau kelayakan
Satuan PAUD calon penerima dan penggunaan
dana BOP.
b) Responden terdiri dari Satuan PAUD penerima
dana.
28
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

c) Monitoring dilaksanakan di awal untuk penilaian


Satuan PAUD, dan

setelah dana diluncurkan

untuk memantau penggunaan dana.


2. Pengawasan
Pengawasan dana BOP meliputi pengawasan melekat,
fungsional, dan masyarakat.
a. Pengawasan Melekat dilakukan oleh pimpinan masingmasing instansi pengelola dana BOP baik di tingkat
Pusat, Provinsi, Kab/Kota, maupun Satuan PAUD.
b. Pengawasan

Fungsional

Internal

dilakukan

oleh

Inspektorat Jenderal Pusat dan Daerah sesuai dengan


kewenangannya.
c. Pengawasan Fungsional Eksternal dilakukan oleh Badan
Pengawas Keuangan sesuai dengan kewenangannya.
d. Pengawasan oleh masyarakat dalam rangka transparansi
dan akuntabilitas pelaksanaan dana BOP PAUD sebagai
masukan jika terdapat indikasi penyalahgunaan dana
BOP.

29
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB V
PENUTUP

Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi


panduan yang jelas bagi semua unsur yang berkepentingan dengan
Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD.

Apabila ada hal-hal yang belum dipahami atau memerlukan


penjelasan lebih lanjut, silakan menghubungi Direktorat Pembinaan
Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal dan Informal, di Gedung E Lantai 7 Kemdikbud, Jalan
Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta.
Tlp/Fax. 021-5725495 [TU Direktorat Pembinaan PAUD].
Tlp/Fax. 021-5725043 [Subdit Pembelajaran Dan Peserta Didik ,
Dit. Pembinaan PAUD]

Silakan juga mengunjungi website: www.paudni.kemdiknas.go.id

30
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 1. Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP


Kepada Yth. Direktur Pembinaan PAUD,
Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud
Gedung E Lantai 7 Senayan
Jakarta
Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama Pengelola
Jabatan
Nama Lembaga
Status Lembaga
Tahun Berdiri
Alamat

:
:
:
:
:
:

................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................

Mengajukan usulan bantuan operasional penyelenggaraan PAUD


untuk tahun anggaran 2015/2016. Berkenaan dengan hal tersebut
kami menyatakan bahwa:
1. Bersedia untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran PAUD
sesuai dengan pengajuan yang disetujui Direktorat Pembinaan
Pendidikan Anak Usia Dini tahun 2015.
2. Semua dana yang diterima menjadi tanggung jawab mutlak
Satuan PAUD kami, sesuai dengan Petunjuk Teknis dan
peraturan yang berlaku;
3. Bersedia mengadministrasikan penggunaan dana sesuai dengan
pengajuan yang disetujui yang dibuktikan dengan kuitansi sesuai
aturan yang berlaku;
31
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

4. Bersedia memenuhi kewajiban membayar pajak sesuai aturan


yang berlaku;
5. Bersedia menyampaikan laporan penggunaan dana keseluruhan
paling lambat 3 bulan sejak uang diterima.
Demikian

pengajuan

sekaligus

pernyataan

ini

dibuat

dan

ditandatangani di atas kertas bermaterai enam ribu rupiah, tanpa


adanya paksaan dari pihak manapun.

Yang membuat pernyataan,

Materai Rp. 6.000,Stempel Satuan


..............................................

32
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 2: Formulir Data Satuan PAUD

A. Identitas Satuan
Nama Satuan PAUD
Alamat Lengkap
Tahun Berdiri Satuan PAUD
Jenis Program
Nama Pengelola

: .............................
: .............................
: .............................
: TK/TPA/KB/SPS*
(coret yang tidak perlu)
: .............................

B. Program Layanan:
1. Data Anak:
Jumlah
: ............. anak
2. Layanan Program : ...... x dalam seminggu @ ......... jam
3. Rencana Penggunaan dana:
No Rencana Penggunaan
1.
Bantuan biaya masuk dan biaya administrasi
2.
Bantuan biaya Penyelenggaraan Proses
Pembelajaran
3.
Bantuan untuk bahan habis pakai, buku-buku
acuan untuk pendidik, buku bacaan anak, atau
ATK
4.
Pembelian alat-alat DDTK, pembelian obatobatan ringan, kotak P3K, transport petugas
kesehatan
5.
Biaya Transport dan berbagai dukungan
kegiatan konkrit Gugus PAUD
Jumlah

RP
..............
..............
..............

..............

..............
..............
33

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

C. Data Administrasi
1. Rekening Satuan
a. Nama Satuan sesuai yang tercantum dalam rekening
................................................................................
b. Alamat Satuan sesuai rekening
................................................................................
c. Nomor Rekening Bank
................................................................................
d. Nama Bank
................................................................................
2. NPWP
a. Nama Wajib pajak
................................................................................
b. Nomor NPWP
................................................................................
D. Lampiran:
1. Foto copy Rekening Bank atas nama Satuan
2. NPWP Satuan
.................,..........2015
Pengelola PAUD,
...................................
(stempel Satuan)

34
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 3. Contoh Surat Pengantar Dinas Pendidikan Kab/Kota


Kepada Yth. Direktur Pembinaan PAUD,
Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud
Gedung E Lantai 7 Senayan
Jakarta
Terlampir kami sampaikan data dan berkas pengajuan dana bantuan
operasional penyelenggaraan PAUD dari kab/kota.......... Berkas
dimaksud terdiri dari:
1. Berita Acara Verifikasi
2. Rekapitulasi lembaga yang mengajukan dana bantuan
3. Flashdisk berisi rekap lembaga
4. Akad Kerjasama dan Kuitansi dari lembaga yang telah di
verifikasi kelengkapan dan keabsahannya sesuai dengan data
satuan PAUD di lapangan.
Kami bertanggungjawab terhadap semua data yang diajukan dan
bersedia untuk mengawasi pemanfaatan dana bantuan sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan, serta mengkoordinasikan penyampaian
laporan penggunaan dana sesuai dengan ketentuan.
Atas kerjasama dan perhatiannya, saya ucapkan terimakasih.
........,........................2015
Kadis Pendidikan Kab/Kota....,

........................................
NIP:................................
35
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 4:
REKAPITULASI DATA SATUAN
CALON PENERIMA DANA BOP-PAUD TAHUN 2015
Kabupaten/Kota: ........................................
Provinsi
No.

Nama
Satuan

: ........................................
Ala
mat

Nama
Pengel
ola

Nomor
Rekeni
ng

Nama
Bank

NP
WP

Jml
Anak

Jml
Dana

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Dst

............, ................2015
Mengetahui Kadin Dik

Penanggungjawab PAUD

Kab/Kota,

..................................

...................................

NIP: ..............................

NIP:.............................
36

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 5: Contoh Kuitansi


KUITANSI

Sudah terima dari

: Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja


Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia
Dini

Uang Sebesar

: Rp ....................................................

Terbilang

: (...................................................................)

Untuk Pembayaran : Dana Bantuan Operasional PenyelenggaraanPAUD (TK, KB, TPA, SPS) dalam rangka
Bantuan Biaya Operasional Penyelenggaraan
PAUD Tahun Anggaran 2015
Jumlah anak

: .................
Jakarta,

2015

Mengetahui
Pejabat Pembuat Komitmen

Yang Menerima,

Materai Rp. 6.000

Materai Rp. 6.000


Stempel Satuan

Dwinita Yunus, SE, M.Pd.


.............................
NIP 196410271990022001
(Catatan : dibuat rangkap 3, lembar lainnya tak bermaterai)

37
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 6: Contoh Berita Acara Verifikasi

CONTOH BERITA ACARA


VERIFIKASI SATUAN PENERIMA DANA BANTUAN
OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD
Nomor : ...........................
Tanggal : ...........................

Pada hari ini ............ tanggal .......... bulan ........ tahun ........
bertempat di ........... , jalan ......................., telah diadakan rapat
Verifikasi

Satuan

Penerima

Dana

Bantuan

Operasional

Penyelenggaraan PAUD.

Verifikasi dimulai pk ......... yang dipimpin oleh .............. selaku


Ketua Tim Verifikasi yang ditunjuk berdasarkan SK................Nomor
................... Tanggal .................... dengan beranggotakan ..............
orang.
Acara Verifikasi mencakup:
1. Menelaah kelengkapan berkas
2. Menelaah kesesuaian data dalam berkas
3. Penetapan nama Satuan yang diusulkan untuk dapat menerima
dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD.
38
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Berdasarkan hasil penelaahan administrasi maka seluruh Tim


Verifikasi menyepakati bahwa Satuan-Satuan yang tercantum dalam
Daftar Rekapitulasi Satuan Penerima Bantuan Dana BOP PAUD
memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selanjutnya Berita Acara
Verifikasi dan berkas-berkas lainnya akan diserahkan ke Direktur
Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini sebagai pertanggungjawaban
atas tugas yang sudah diberikan.

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan ditandatangi oleh seluruh


Tim Verifikasi untuk selanjutnya dapat digunakan sebagaimana
mestinya.
.., ................

Tim Verifikasi
1. ................................ .................( Ketua)
2. ................................ ..................(Anggota)
3. ................................ .................( Anggota )

39
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 7: Contoh Akad Kerjasama


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL
DAN INFORMAL
Jalan Jenderal Sudirman, Gedung E Lt. III Senayan Jakarta 10270
Telpon : 5725061 Fax. 5725484 Tromol Pos 1303 Kode Pos 10013

AKAD KERJASAMA
NOMOR: /B2.2/AKAD/BOP.

/DU/2015

ANTARA:
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,
NONFORMAL DAN INFORMAL
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DENGAN
LEMBAGA PAUD......................................................
DALAM RANGKA
PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Pada hari ini, .... tanggal .... bulan ....... tahun ................, kami yang
bertandatangan di bawah ini:
Nama
: Dwinita Yunus, SE, M.Pd.
Jabatan
: Kepala Seksi Pembelajaran sebagai Pejabat Pembuat
Komitmen pada Subdit Pembelajaran dan Peserta Didik
Direktorat Pembelajaran dan Peserta Didik, Dit. Pembinaan
PAUD, Ditjen PAUDNI, Kemdikbud
Alamat
: Jalan Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta. Gd. E lantai 7
Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Pertama.
Nama
Jabatan
Alamat

: .
: Pemimpin Lembaga/ Organisasi .................
: .
40

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

No. Rekening : (nama Bank dan nomor rekening).


NPWP
: .
Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Kedua.
Bahwa dalam rangka pelaksanaan pemberian dana Bantuan Operasional
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini [BOP-PAUD], kedua belah
pihak telah bersepakat mengadakan akad kerjasama sebagaimana diatur
dalam pasal-pasal berikut ini:
Pasal 1
Lingkup Kegiatan
Pihak Kedua telah menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan kegiatan
sebagai berikut:
1) Melaksanakan kegiatan Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
sesuai dengan pengajuan yang disetujui Dinas Pendidikan Propinsi
...
2) Mengadministrasikan penggunaan dana Bantuan Operasional PAUD
sesuai dengan jenis penggunaanya.
3) Pembinaan, monitoring dan evaluasi terhadap program yang
dikembangkan
4) Melaporkan hasil kegiatan terhitung sejak Akad Kerjasama
ditandatangani.
Pasal 2
Besarnya Dana Bantuan
Untuk keperluan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, Pihak
Pertama menyediakan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
khususnya untuk menyelenggarakan program sebesar Rp.
..,- [ rupiah] untuk diserahkan kepada Pihak
Kedua.
Pasal 3
Sifat Dana Bantuan
Dana bantuan khusus sebagimana dimaksud pada pasal 2 bersifat dana
stimulan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan
program PAUD.
41
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Pasal 4
Penggunaan Dana Bantuan Khusus
Pihak Kedua akan menggunakan dana yang diterima dari Pihak Pertama
tersebut untuk membiayai program sesuai dengan proposal yang telah
disetujui.
Pasal 5
Fakta Integritas
Proses pemilihan dan penetapan pemberian Bantuan Operasional
Penyelenggaraan PAUD dilaksanakan secara transparan dan bebas dari
unsur KKN.
Pasal 6
Tanggung Jawab Mutlak
Penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang telah diterimakan oleh
Pihak kedua menjadi tanggung jawab mutlak Pihak kedua sebagai
penerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia
Dini.
Pasal 7
Sanksi
Apabila Pihak Kedua ternyata tidak menggunakan dana sesuai dengan
proposal yang telah disetujui, maka Pihak Pertama berhak menuntut Pihak
Kedua untuk mempertanggungjawabkan dan membuat pernyataan
menjamin keberlangsungan program.

1)
2)

3)

Pasal 8
Penyelesaian Perselisihan
Apabila terjadi perselisihan kedua belah Pihak telah bersepakat untuk
menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.
Apabila tidak terjadi kemufakatan kedua belah pihak telah bersepakat
untuk menempuh jalur hukum melalui Kantor Panitera Pengadilan
Negeri setempat.
Seluruh biaya untuk penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud
dalam ayat (2) di atas, ditanggung oleh pihak yang ditunjuk
berdasarkan hasil keputusan pengadilan.
42
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Pasal 9
Untuk keperluan administrasi, surat perjanjian kerjasama ini dibuat dalam
rangkap 5 (lima) di atas kertas bermaterai enam ribu rupiah.
Pasal 10
Aturan Tambahan
Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerjasama ini, akan diatur
kemudian atas kesepakatan kedua belah pihak, dan selanjutnya menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dengan perjanjian kerjasama ini.

Pihak Pertama
Pejabat Pembuat Komitmen,

Pihak Kedua

materai

materai

Dwinita Yunus, SE, M.Pd.


NIP 196410271990022001

......................

43
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 8: Contoh Laporan Penggunaan Dana


KOP Satuan (Logo, Nama Satuan, Alamat Lengkap)

LAPORAN PENGGUNAAN DANA


BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD
TAHUN 2015

1.

Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan),
nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap
lembaga.

2.

Pengantar
Dalam

pengantar

laporan

harus

ditandatangani

oleh

penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad.


3.

Isi Laporan
Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang: kapan dana
mulai diterima dan digunakan; rencana kegiatan sesuai dengan
yang diajukan di proposal; siapa saja yang terlibat atau dijadikan
sasaran dalam setiap kegiatan; dan jadwal pelaksanaan kegiatan
Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian realisasi dari
rencana yang tercantum dalam proposal.
44
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Bagian 3, Penggunaan Dana. Menguraikan seluruh komponenkomponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan riil di
lapangan
Bagian 4, Penutup. Berisi uraian tentang kesimpulan, saran dan
harapan

...........................,...........2015
Pengelola Program,

Bendaharawan,

(Stempel Satuan)
........................................

.....................................

45
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 9: Surat Laporan Penggunaan Dana


Kepada Yth. Direktur Pembinaan PAUD,
Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud
Gedung E Lantai 7 Senayan
Jakarta
Terlampir kami sampaikan data rekapitulasi laporan Penggunaan
Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD dari lembaga,
sbb:
No.

Nama Satuan

Alamat

Laporan
Awal
Akhir

Keterangan

1
2
3
4
5
Dst

Kami bertanggungjawab terhadap semua data yang kami cantumkan


dalam rekap di atas, telah sesuai dengan laporan yang di serahkan
oleh lembaga kepada Dinas Pendidikan.
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
...........................2015
Kepala Dinas Pendidikan
Kab/Kota...................

.........................................
NIP.

46
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 10. Contoh Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB)

47
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Dicetak oleh:
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TAHUN 2015
hhtp://www.paud.kemdiknas.go.id/