Anda di halaman 1dari 11

Tgl. Lap.

Nilai

LAPORAN
PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK
Mengetahui Fiture GSM Menggunakan GSM Trainer dan
Smartphone

Oleh :
Nanda Hajiani Putri B.
1241160001

PROGRAM STUDI JARINGAN TELEKOMUNIKASI


DIGITAL
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2015

Mengetahui Fiture GSM Menggunakan GSM Trainer dan


Smartphone
1.
Tujuan
1.1
Tujuan Umum
1) Memahami perintah AT command untuk mengetahui informasi yang tersimpan
pada SIM card, perangkat mobile dan jaringan seluler menggunakan modul GSM
trainer dan Smartphone,
2) Melakukan praktikum menggunakan modul GSM trainer dan Smartphone dengan
sintax AT command,
3) Menganalisis hasil praktikum dan membandingkan dengan teori tentang fiture
layanan jaringan GSM.
Praktikum dengan pokok bahasan pemahaman fiture GSM menggunakan GSM
trainer dan Smartphone adalah melakukan praktikum menggunakan modul GSM
trainer dan Smartphone dengan sintax AT command kemudian menganalisis hasil
praktikum dan membandingkan dengan teori tentang fiture layanan jaringan GSM.
1.2
Tujuan Khusus
1) Memahami perintah sintax AT Command
2) Dapat menjalankan perintah AT Command yakni AT&F, AT+CSAS, AT+CRES
dan AT+CMEE
3) Dapat menganalisa perintah AT Command yakni AT&F, AT+CSAS, AT+CRES
dan AT+CMEE
2.

Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum pemahaman fiture GSM
menggunakan GSM trainer dan smartphone, sebagai berikut:
1) SIM card (kartu perdana beserta PIN dan PUK),
2) Smartphone,
3) Laptop,
4) Konektor USB
5) Driver USB,
6) Software Hyperterminal,
7) Personal computer,
8) Modul GSM trainer,
3.
Teori Dasar
3.1 AT Command
AT command berasal dari kata attention command. Attention berarti
peringatan atau perhatian dan command berarti perintah atau instruksi.
Pengertian AT command adalah perintah atau instruksi yang dikenakan
pada modem atau handset. AT command diperkenalkan oleh Dennis Hayes
pada tahun 1977 yang dikenal dengan smart modem.Modem bekerja
pada baud rate 300 bps. Modem ini terdiri dari sederet instruksi yang

mengatur komunikasi dan fitur-fitur di dalamnya. Salah satu contoh


sederhana penggunaan AT command misalnya komunikasi dua buah
komputer menggunakan port COM (port RS-232). AT command
mempunyai dua mode, yaitu mode data (data mode) dan mode perintah
(command mode). Untuk berpindah dari mode data menuju mode perintah
dipisahkan oleh tiga tanda plus dan jeda selama satu detik. Dalam
perkembangannya AT command banyak diterapkan pada mobile handset
(telepon selular). Instruksi dasar AT command digunakan hampir oleh
semua merk telepon selular. Namun demikian, ada beberapa instruksi yang
ditambahkan sendiri pada handset tersebut oleh vendor pembuatnya.
AT command adalah perintah yang dapat diberikan kepada handphone
atau GSM/CDMA untuk melakukan sesuatu hal, termasuk untuk mengirim
dan menerima SMS. Dengan memprogram pemberian perintah ini di dalam
komputer/mikrokontroler maka perangkat dapat melakukan pengiriman
atau penerimaan SMS secara otomatis untuk mencapai tujuan tertentu.
Komputer ataupun mikrokontroler dapat memberikan perintah ATcommand melalui hubungan kabel data serial ataupun bluetooth. Antara
perangkat handphone dan GSM/CDMA modem bisa memiliki AT
command yang berbeda, namun biasanya mirip antara satu perangkat
dengan perangkat lain. Untuk dapat mengetahui secara persis maka harus
mendapatkan dokumentasi teknis dari produsen pembuat handphone atau
GSM/CDMA modem.
3.2
Sintax AT COMMAND Pada GSM Trainer:
(1)AT&F
Perintah ini berfungsi mengembalikan konfigurasi pabrik atau konfigurasi factory.
Pengaturan dipulihkan akan tersedia setelah reset atau mematikan.

Keterangan
Perangkat
Implementasi

: tidak ada (none)


: GSM 07.07/V.25ter
: lengkap

(2) AT+CSAS
Perintah ini digunakan untuk penyimpan pengaturan sms khusus.

Keterangan
Perangkat
Implementasi
(3) AT+CRES

: tidak ada (none)


: GSM 07.05/3.3.5
: lengkap

Perintah ini digunakan untuk mengembalikan pengaturan penyimpanan sms


khusus oleh AT + CSAS.

Keterangan
Perangkat
Implementasi

: tidak ada (none)


: GSM 07.05/3.3.6
: lengkap

(4) AT+CMEE
Perintah ini digunakan untuk mengatur indikasi kesalahan fungsi GSM.

Nilai yang didefinisikan (Defined Value) :


<n> : 0 Disable +CME EROR: <err> menampilkan code dan menggunakan
EROR instead
1 Enable +CME EROR: <err> menampilkan code dan menggunakan nomer <err>
values
Keterangan
: tidak ada (none)
Perangkat
: GSM 07.07/9.1
Implementasi
: lengkap

4.
Hasil Praktikum
4.1 Dengan Hyperterminal For Android
(1) AT&F

(2) AT+CSAS

(3) AT+CRES

(4) AT+CMEE

4.2 Menggunakan Modul GSM Trainer

Hasil Percobaan

5.

Tabel Pengamatan
Identifikasi Perintah AT&F
Perintah
AT&F

Keterangan
OK
OK

Identifikasi perintah AT+ CSAS


Perintah
AT+ CSAS=?
Identifikasi AT+ CRES
Perintah
AT+ CRES=?
Identifikasi AT+ CMEE
Perintah
1) AT+ CMEE=?

Keterangan
OK

Keterangan
OK

Keterangan
+CMEE: (0.1)
OK

6. Analisis atau Pembahasan Hasil Praktikum

AT Command bisa bekerja jika pada GSM Trainer terdapat sim card, apabila sim card tidak
dipasang maka respon command yang dimasukkan akan error karena alat ini digunakan untuk
mengetahui informasi yang ada pada sim card.
Apabila percobaan menggunakan Modul GSM Trainer pada lembar kerja Hyperterminal
hanya menampilkan ada tidaknya fungsi AT Command pada simcard GSM yaitu OK atau
EROR, sedangkan percobaan dengan menggunakan smartphone lembar kerja
Hyperterminal akan langsung ditampilkan fungsi dari AT Command yang dimasukkan.
Fungsi AT Command yang muncul saat praktikum menggunakan GSM Trainer maupun
menggunakan android sama dengan yang tertulis pada teori ST2133.pdf sama dengan
fungsi,yaitu:

1. AT&F
Perintah ini berfungsi mengembalikan konfigurasi pabrik atau konfigurasi
factory. Pengaturan dipulihkan akan tersedia setelah reset atau mematikan.
Dengan memasukkan AT Comand AT&F.

2. AT+CSAS
Perintah ini digunakan untuk

penyimpan pengaturan sms khusus.

Dengan memasukkan AT Comand AT+CSAS=?.

3. AT+CRES
Perintah ini digunakan untuk mengembalikan pengaturan penyimpanan sms
khusus oleh AT + CSAS. Dengan memasukkan AT Comand AT+CRES=?.
4. AT+CMEE
Perintah ini digunakan untuk mengatur indikasi kesalahan fungsi GSM.
Dengan memasukkan AT Comand AT+CMEE=?.

7. Kesimpulan
Setelah melaksanakan praktikum dengan memasukkan AT Comman pada lembar
kerja Hyperterminal masing-masing AT Command memiliki fungsi yang berbeda-beda antara
lain

Perintah AT&F berfungsi mengembalikan konfigurasi pabrik atau


konfigurasi factory. Pengaturan dipulihkan akan tersedia setelah reset atau
mematikan.

Perintah AT+CSAS digunakan untuk penyimpan pengaturan sms


khusus.
Perintah AT+CRES digunakan untuk mengembalikan pengaturan

penyimpanan sms khusus oleh AT + CSAS.


Perintah AT+CMEE digunakan untuk mengatur indikasi kesalahan fungsi
GSM.

Apabila percobaan menggunakan Modul GSM Trainer pada lembar kerja Hyperterminal
hanya menampilkan ada tidaknya fungsi AT Command pada simcard GSM yaitu OK atau
ERROR, sedangkan percobaan dengan menggunakan smartphone lembar kerja Hyperterminal akan
langsung ditampilkan fungsi dari AT Command yang dimasukkan,sehingga lebih mudah untuk
mengetahui fungsi dari masing-masing sintax AT Command.

1. Referensi
5. ST2133.pdf