Anda di halaman 1dari 10

PERCOBAAN 2

PRAKTIKUM SISTEM VIDEO


MODULATOR VIDEO

Disusun oleh :
Kelompok 2 / JTD-3A
Arinta Fadlil Fajar W

1141160008

1141160010

1141160041

1141160038

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2014
MODULATOR VIDEO

1. Tujuan :

Mengukur spektrum frekuensi pada transmisi video.

Menentukan jarak frekuensi pembawa gambar dan frekuensi pembawa suara.

Menentukan lebar bidang (bandwitdh) pada transmisi video.

Menentukan jenis modulasi pada gambar dan suara.

2. Peralatan yang Digunakan :

Modulator video (VCD/VTR/video sender) Winersat Channel Dist WR-582.

Spectrum Analyzer / Measuring Receiver Signal Hound USB SA124B 100

kHz to 12.4 GHz.


Kabel penghubung RCA BNC Visicom coaxial cable 5C-2V 75 Ohm with

Bare Copper N.A 3.9 dB/100 mm.


Laptop Merk HP good tech WiMAX UE-Protocol Software.

3. Diagram Rangkaian :
SPECTRUM ANALYZER

MODULATOR VIDEO

RF out

4. Teori Dasar :
Cara memancarkan (mentransmisikan) sinyal gambar yang amplitudonya
termodulasi mirip dengan sistem penyiaran radio yang telah dikenal. Dalam kedua
kasus, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio (RF) dibuat bervariasi
terhadap tegangan pemodulasi. Modulasinya adalah sinyal bidang frekuensi dasar
(baseband). Pada televisi, sinyal baseband ini merupakan sinyal video komposit.
Penyiaran televisi benar-benar seperti suatu sistem radio, tetapi mencakup gambar dan
suara. Sinyal suara yang bergabung di dalamnya dipancarkan oleh modulasi frekuensi

(FM) pada suatu gelombang pembawa terpisah dalam saluran pemancar yang sama
seperti sinyal gambar.
Pengertian sinyal gambar digunakan di sini untuk mengartikan gelombang
pembawa yang termodulasi. Sinyal video adalah sinyal untuk sebuah tabung gambar.
Sinyal video untuk televisi bersesuaian dengan sinyal audio untuk sistem suara.
Rincian yang lebih jelas dari sinyal gambar AM (amplitude modulation picture) dan
sinyal suara FM.

fA

Gambar 1 Gelombang termodulasi amplitudo pada sinyal video komposit.

fA

fV

fA
fV

a.

b.

f (Hz)

Gambar 2. Spektrum frekuensi sinyal gambar AM

a). Tanpa VSB

b). Dengan VSB

Gambar 2.a menunjukkan spektrum frekuensi pada transmisi video yang


menghasilkan sinyal gambar AM yang terdiri dari frekuensi pembawa gambar
(frekuensi tengah) dan frekuensi pembawa suara (frekuensi sisi atas dan frekuensi sisi
bawah) - tanpa VSB, sedangkan Gambar 2.b menunjukkan spektrum frekuensi pada
transmisi video yang menghasilkan sinyal gambar AM yang hanya mempunyai
frekuensi sisi atas saja (dengan VSB).
5. Prosedur Percobaan :
1. Set-up instrumen seperti pada gambar di atas. .
2. ON-kan atau instrumen penunjang pengukuran Modulator Video.
3. Nyalakan Laptop Merk HP good tech WiMAX UE-Protocol Software, kemudian
pilih aplikasi Signal Hound pada dekstop laptop tersebut dan tunggu beberapa saat
hingga didapatkan tampilan seperti berikut.

4. Perhatikan menu yang ada pada tampilan Signal Hound. Dalam menu aplikasi
Signal Hound terdapat Frequency Control, Span Control, Amplitude Control, dan
Marker Control.
5. Setelah Laptop muncul seperti gambar diatas, sambungkan Spectrum Analyzer /
Measuring Receiver Signal Hound USB SA124B 100 kHz to 12.4 GHz dengan
laptop tersebut menggunakan kabel penghubung USB yang di tancapkan pada port
Laptop. Berikut adalah gambar Spectrum Analyzer / Measuring Receiver Signal

Hound USB SA124B 100 kHz to 12.4 GHz pada bagian yang akan
disambungkan ke bagian port laptop.

Gambar. Spectrum Analyzer / Measuring Receiver Signal Hound USB SA124B


100 kHz to 12.4 GHz

Gambar. Port pada Spectrum Analyzer yang akan dihubungkan dengan port yang
ada pada laptop penunjang pengukuran modulator video dengan menggunakan
tipe usb 2.0
6. Apabila telah melakukan prosedur penyambungan Spectrum Analyzer dengan
Laptop penunjang, kemudian sambungkanlah juga Modul Modulator video
(VCD/VTR/video sender) Winersat Channel Dist WR-582 pada port yang terdapat
pada Spectrum Analyzer. Seperti pada gambar berikut :

Gambar. Modul Modulator video (VCD/VTR/video sender) Winersat Channel


Dist WR-582

Gambar. Port pada Spectrum Anlyzer yang digunakan untuk menyambungkan


Modul Modulator video (VCD/VTR/video sender) Winersat Channel Dist WR582 dengan Spectrum Analyzer sebagai modul yang akan digunakan untuk
pengukuran.
7. Perhatikan dibelakang Modul Modulator video (VCD/VTR/video sender)
Winersat Channel Dist WR-582 terdapat sebuah Spot RCA yang akan digunakan
untuk pengukuran, antara lain : Video in, Right Audio, dan Left Audio. Seperti
pada gambar berikut.

Gambar. Kondisi belakang Modul Modulator video (VCD/VTR/video sender)


Winersat Channel Dist WR-582 terdapat sebuah Spot RCA yang akan digunakan
untuk pengukuran.
8. Amati keluaran dari Modulator Video dengan melihat grafik gelombang yang
keluar pada aplikasi Signal Hound di Laptop.

9. Atur Frequency Control, Span Control, Amplitude Control, dan Marker Control
sehingga didapatkan hasil yang maksimal dan catat pada lembar kerja.
10. Ambil gambar (foto) spektrum frekuensinya.
11. Tentukan berapa frekuensi gambar, frekuensi pembawa suara, dan selisih
frekuensi pembawa gambar dan frekuensi pembawa suara.
12. Amati spektrumnya, menentukan jenis modulasi yang dipergunakan pada
transmisi tersebut, dengan cara mengubah FREQ. SPAN(skala diperkecil).
13. Ambil gambar (foto) spektrum frekuensi frekuensi kelipatan dari frekuensi.
GAMBAR HASIL PERCOBAAN

GAMBAR SPEKTRUM FREKUENSI


Video In

KETERANGAN
Ref

= 111 dBmV

VBW

= 100 KHz

Res BW = 4 MHz
Span

= 35 MHz

Frekuensi center = 421 MHz


LSB = 616 MHz (F1)
USB = 625 MHz (F2)

Frekuensi suara:
LSB = 625 MHz 421MHz
= 204 MHz ( frekuensi suara)
Frekuensi pembwa gambar = 421MHz
Audio Right

Pengamatan spesktrum ketika


FREQ.SPAN (skala diperkecil )
Ref

= 111 dBmV

VBW

= 100 KHz

Res BW = 4 MHz
Span

= 35 MHz

Frekuensi center = 421 MHz


F1 = 201 MHz (F1)
F2 = 212 MHz (F2)

Frekuensi suara :
LSB = 421 MHz 212 MHz
= 209 MHz (frekuensi suara)
Frekuensi pembawa gambar = 421 MHz

Pengamatan spesktrum ketika


FREQ.SPAN (skala diperkecil )
Audio Left

Ref

= 111 dBmV

VBW

= 100 KHz

Res BW = 4 MHz
Span

= 35 MHz

Frekuensi center = 421 MHz


F1 = 409 MHz
F2 = 419 MHz
Frekuensi suara :
LSB = 421 MHz 409 MHz
= 12 MHz (frekuensi suara)
Frekuensi pembawa gambar =421 MHz

Analisis Data :
1. Dilihat dari gambar spectrum yang kita peroleh dapat kita ketahui bahwa nilai dari :

Frekuensi pembawa gambar : 421 MHz


Frekuensi suara:
LSB = 625 MHz 421MHz
= 204 MHz ( frekuensi suara)

Frekuensi pembwa gambar = 421MHz

2. Pada percobaan ke-2 langkah kerja 6 ketika span diperkecil maka diperoleh
Frekuensi pembawa gambar : 421MHz
Frekuensi suara :
LSB = 421 MHz 212 MHz
= 209 MHz (frekuensi suara)
3. Pada percobaan ke-2 langkah kerja 6 ketika span diperkecil maka diperoleh
Frekuensi pembawa gambar : 421 MHz
Frekuensi suara :
LSB = 421 MHz 409 MHz
= 12 MHz (frekuensi suara)

Frekuensi pembawa gambar =421 MHz

Pertanyaan :
1. Sistem apa yang digunakan pada modulator video tersebut ?
Jawaban:
Sistem modulasi yang digunakan tersebut adalah modulasi Amplitudo, karena Amplitudo
sinyal informasi mempengaruhi amplitudo sinyal pembawa, sinyal informasi menjadi sampul
sinyal pembawa.

Gambar Sinyal termodulasi

Penggunaan umum dari sinyal Am adalah : Broadcasting radio AM yang banyak


digunakan untuk menyiarkan sinyal gelombang radio AM, gambar TV (Video), Radio
komunikasi : pesawat udara, radio amatir (SSB), radio CB (Citizens Band Radio).
Transmisi data digital : Modem Komputer (kombinasi dengan modulasi QAM)
2. Dari langkah 6, bagaimana mengetahui jenis modulasi ?
Jawaban
Jenis modulasi tersebut adalah modulasi amplitudo karena dapat dilihat dari perubahan
amplitudonya dan memiliki spectrum AM. Berdasarkan persamaan AM maka spektrum sinyal
termodulasi AM memiliki 3 (tiga frekuensi) :

fc : frekuensi sinyal pembawa.

LSB : frekuensi Lower Side Band (LSB) yaitu selisih frekuensi sinyal pembawa
dan sinyal informasi.

USB : frekuensi Upper Side Band (USB) yaitu jumlah frekuensi sinyal pembawa
dan sinyal informasi.

6. Kesimpulan :
Berdasarkan analisa data hasil praktikum dan pembahasan di atas , maka dapat di tarik
kesimpulkan bahwa :
1. Mudulator video menggunakan modulasi AM (Amplitudo modulasi) karena
Amplitudo sinyal informasi mempengaruhi amplitudo sinyal pembawa, sinyal
informasi menjadi sampul sinyal pembawa.
2. Modulasi AM yang terlihat pada spektrum analyzer pada percobaan ini memiliki 3
bagian yaitu :
Frekuensi carier (fc)
Frekuensi Lower Side Band (LSB)
Frekuensi Upper Side Band (USB)

LS
B

Fc

US
B