Anda di halaman 1dari 4

Langers Line

Garis langer atau bisa disebut juga garis Cleavage adalah garis topologi yang
digambar berdasarkan peta tubuh manusia. Awalnya ditentukan berdasarkan bagaimana kulit
pada mayat akan terbagi bila terbentur oleh suatu trauma. Garis ini disesuaikan oleh orientasi
alami dari serat kolagen yang terdapat pada dermis, dan pada umunya sejajar dengan serat
otot yang mendasarinya. Garis langer mempunyai relevansi dengan ilmu forensik dan ilmu
ilmu untuk perkembangan teknik pembedahan.
Sejarah
Garis Langer pertama kali ditemukan oleh ahli anatomi yang bernama Karl Langer
pada tahun 1861. Karl Langer sebenarnya mengutip ilmu ini dari ahli bedah bernama Baron
Dupuytren yang melihat fenomena ini pertama kali. Langer melakukan percobaan pada tubuh
mayat manusia dengan menusuk kulit pada jarak yang pendek menggunakan benda yang
tajam dan terlihat bahwa hasil daripada tusukan tersebut membentuk bentuk elips. Akhirnya
dari percobaan ini, Langer menentukan arah garis dengan membuat sumbu panjang dari
bentuk elips tersebut.
Aplikasi
Ilmu daripada garis langer pada kulit sangat penting untuk pengetahuan pada operasi
bedah terutama pembedahan kosmetik. Para ahli bedah harus memilih untuk melakukan
sayatan pada garis langer, karena bila sayatan yang dibuat mengikuti arah garis langer, maka
tingkat kesembuhan akan lebih cepat dan akan menghasilkan jaringan parut yang lebih
sedikit. Jika sayatan yang dibuat tegak lurus dengan garis langer, akan menghasilkan kerutan
pada kulit serta bekas sayatan yang kedepannya akan menjadi susah hilang. Keloid akan lebih
besar terbentuk dan terutama pada pembedahan kosmetik akan berakibat kurang baik.

Gambar 1. Garis langer pada seluruh tubuh manusia.

Gambar 2. Garis Langer wajah. Laserasi yang menyilang garis Langer dari kulit
bersifat tidak menguntungkan dan mengakibatkan penyembuhan yang secara
kosmetik jelek.

Daftar Pustaka
-

Anonymous. Langers Line of the Skin. 2008. Dalam:


http://www.med-ars.it/galleries/langer.htm. Diunduh pada 18 April 2015.

Wilhelmi, BJ. Langers Line: To Use or Not to Use. 1999. Dalam:


http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10597698. Diunduh pada 18 April 2015.

McMahon, M. The Langer Line. 2015. Dalam:


http://www.wisegeek.com/what-are-langers-lines.htm. Diunduh pada 18 April 2015.