Anda di halaman 1dari 2

APENDISITIS KRONIS

ICD K.36

Anamnesis
o Nyeri perut kanan bawah berulang, minimal 3 minggu
o Gejala klinis lainnya tidak spesifik
o a recidivating character

Pemeriksaan Fisik
o Nyeri tekan pada abdomen kanan bawah , tidak begitu nyeri
o Bisa disertai konstipasi

Pemeriksaan Penunjang
o Pemeriksaan darah
o Laparoskopi
Diagnosis secara laparoskopi dapat membantu pada penderita
yang dicurigai apendisitis. Laparoskopi juga sering membantu
diagnosis pada penderita anak-anak dengan gejala klinik yang
meragukan, pada wanita hamil yang memiliki keluhan nyeri
perut kanan bawah.
o CT Scan
CT Scan dapat membantu dalam menentukan sumber dari
nyeri perut kanan bawah yang kronik atau rekuren.

Diagnosa akhir dari apendisitis kronik bukan berdasarkan


patologi, tetapi setelah operasi keluhan nyeri menghilang.
Pemeriksaan patologi pada apendiks menunjukkan suatu keadaan
inflamasi transmural (apendisitis akut) dan infiltrasi dari sel
limfosit dan eosinofil yang bersamaan dengan terjadinya proses
fibrosis (diduga infeksi berulang)

Tractus Urinarius.
o Batu Ureter.
o Pielonefritiskronis

Peradangan kronik appendix vermiformis dengan gejala nyeri


menetap selama 3 minggu atau lebih.
Apendisitis kronik dibagi 2:
1. Primer
: tidak ada riwayat apendisitis akut sebelumnya
2. Sekunder : ada riwayat apendisitis akut sebelumnya

6,5% dari kasus apendisitis

Adanya obstruksi parsial karena fekalit, hipertrofi limfoid, adhesi


fibrosa atau sebab lainnya, deformitas apendiks akibat apendisitis
akut sebelumnya, atau fibrosa akibat obliterasi lumen bagian distal,
dapat disertai dengan infeksi bakteri internal.

Standar pelayanan

Bedah Digestif Indonesia

Direkomendasikan pada apendisitis kronik


evaluasi dan apendektomi perlaparoskopi
Bisa juga dilakukan apendektomi terbuka

Peritonitis
Sepsis
Multiple organ dysfunction
Multiple Organ failure

Pada penderita yang telah dilakukan operasi tetapi masih


memiliki gejala, harus dikonfirmasi dengan gejala klinik yang
ditemukan pada penderita tersebut.
Gejala membaik pascaoperasi 82 93 %

Standar pelayanan

untuk

dilakukan

Bedah Digestif Indonesia