Anda di halaman 1dari 7

1.

PENGERTIAN SENTRIFUS
Sentrifus merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan
sampel berdasarkan massa jenisnya melalui proses pengendapan.
Dalam

prosesnya,

perputaran

tabung

sentrifus
yang

menggunakan

berisi

larutan

prinsip

agar

rotasi

dapat

atau

dipisahkan

berdasarkan massa jenisnya. Larutan akan terbagi menjadi dua fase


yaitu supernatant yang berupa cairan dan pellet atau organel yang
mengendap. Peralatan sentrifus terdiri dari sebuah rotor atau tempat
untuk meletakan larutan yang akan dipisahkan. Rotor ini nantinya
akan berputar dengan cepat yang akan mengakibatkan larutan akan
terpisah menjadi dua fase. Semakin cepat perputaran yang dilakukan,
semakin banyak pula organel sel yang dapat diendapkan begitu juga
sebaliknya.
2. Centrifuge biasa/dahulu

SPESIFIKASI ALAT
Nama alat
Merk
series
Produksi
Buatan
Tegangan

: Centrifuge
: Table Top Centrifuge Plc 03
: Germany Industrial Corp
: Taiwan
: 230 VAC

3. centrifuge digital

MACAM-MACAM CENTRIFUGE :

Frekuensi
Fuse
Rotor
Capasity
Max rpm

:
:
:
:
:

50 Hz
0,65 Amp
A 0815
8 x 15 mL
4500 rpm

General Purpose Centrifuge

Model biasanya adalah tabletop (bisa diletakkan di atas meja) yang


dirancang untuk pemisahan sampel urine, serum atau cairan lain dari
bahan padat yang tidak larut. Centrifuge ini biasanya berkecepatan 03000 rpm, dan bisa menampung sampel dari 5-100 ml
Micro Centrifuge

Micro CentrifugeAtau disebut juga microfuges, memutar microtubes


khusus pada kecepatan tinggi. Volume micotubes berkisar 0.5-2.0 ml.
Speciality Centrifuge
Merupakan

centrifuge

yang

dipakai

untuk

keperluanyang

lebih

spesifik.Seperti microhematokrit centrifuges dan blood bank centrifuges,


yang dirancang untuk pemakaian spesifik di laboratorium klinik.

Microhematokrit centrifuge adalah merupakan variasi dari


microcentrifuge yang dapat menampung sampel kapiler untuk
pengukuran volume hematokrit pack cell.

Blood bank Centrifuge adalah centrifuge yang dipakai dibank


darah dan serologi yang dirancang untuk memisahkan sampel
serologis dalam tabung.

Centrifuge Berkecepatan Tinggi


a) Ultracentrifuge yaitu centrifuge berkecepatan tinggi yang berputar
dengan kecepatan diatas 50.000 rpm. Centrifuge ini dilengkapi
dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap

dingin

selama

sentrifuges.

Centrifuge

ini

lazim

dipakai

dilaboratorium penelitian.
Gambar:

b) Refrigerated centrifuge adalah centrifuge berkecepatan tinggi yang


berputar dengan kecepatan 0-20.000 rpm. Centrifuge ini dilengkapi
dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap
dingin

selama

sentrifuges.

Centrifuge

ini

lazim

dipakai

dilaboratorium penelitian.
Gambar:

Adapun bagian-bagian dari centrifuge yaitu:


Motor : kecepatan motor yang tinggi akan menghasilkan gaya
sentrifugal yang tinggi
Jenis-jenis rotor pada centrifuge :
1. Swing Out / Horizontal Rotor
- Keuntungan
Menghasilkan butiran endapan yang terdistribusi merata
Dapat disesuaikan dengan berbagai tabung
Bisa untuk volume tunggal yang besar
- Kerugian
Kecepatannya terbatas
Menimbulkan
gesekan
yang
tinggi
(bunyi,panas,
kecepatannya lambat)
Ada bagian bergerak yang lebih banyak
2. Fixed Angle Rotor
Keuntungan :
Bisa berkecepatan tinggi
Memberikan jalur pemisahan yang lebih pendek
Memberikan dukungan tube yang lebih maksimum
Menghasilkan gesekan dan panas yang lebih sedikit
- Kerugian
Menghasilkan butiran endapan yang tidak rata
Memiliki kapasitas yang lebih terbatas

Membuat tube menerima tekanan yang tinggi


Tips tube, tube tanpa tutup tidak bisa diisi penuh.
3. Drum Rotor
- Keuntungan
Menghasilkan butiran endapan yang terdistribusi merata
Memiliki kapasitas besar
- Kerugian
Terbatas pada micro-volume tube
Tidak dapat menghasilkan tenaga yang sama dengan angle
rotor
4. Winshield Rotor
- Keuntungan
Mengurangi tingkat gesekan dan panas
Meningkatkan kecepatan potensial dari swing-out rotor
- Kerugian
Meningkatkan cost rotor
Meningkatkan berat rotor
Memerlukan tempatyang lebih besar untuk menampung
winshield
Speed Control

: untuk mengatur kecepatan motor agar sesuai

dengan kebutuhan tanpa speed control motor akan berputar dengan


kecepatan maksimum
Timer : berfungsi untuk mengatur lamanya alat bekerja
Break system : pengereman motor diperlukan agar putaran motor
dapat dengan segera dihentikan.
Prinsip kerja centrifuge
Proses pengendapan dengan memberikan gaya sentrifugal pada
partikel. Sentrifugal menggunakan prinsip dimana objek diputar
secara horizontal. Apabila objek berotasi di dalam tabung/silinder yang
berisi campuran cairan dan partikel, maka campuran tersebut dapat
bergerak menuju pusat rotasi. Namun hal tersebut tidak terjadi karena
adanya gaya yang berlawanan yang menuju kearah dinding luar
silinder

atau

tabung,

gaya

yang

berlawanan

ini

adalah

gaya

sentrifugal. Gaya inilah yang menyebabkan partikel partikel menuju


dinding atau dasar tabung dan terakumulasi membentuk endapan
Centrifuge adalah suatu alat yang dirancang untuk membangkitkan
gaya sentrifugal yang jauh lebih tinggi dari gaya gravitasi, karena

tenaga yang tinggi akan mempercepat proses pemisahan dan


mengakibatkan pemisahan yang tidak akan terjadi pada kondisi biasa.
laju pengendapan suatu partikel yang tersuspensi tersebut dapat
diatur dengan meningkatkan atau menurunkan pengaruh gravitasional
terhadap partikel. Pengaturan laju pengendapan tersebut dapat
dilakukan dengan cara menempatkan wadah yang berisi suspensi
partikel kemesin sentrifugasi tepatnya pada bagian rotor yang
kemudian akan berputar dengan kecepatan tertentu.
Hal tersebut tergantung pada ukuran dan bobot jenis dari suspensi.
Teknik ini dapat digunakan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi
molekul biologi dan komponen selular. Hasil sentrifugasi terbagi
menjadi dua, yaitu supernatan dan pelet. Supernatan adalah substansi
hasil sentrifugasi yang memiliki bobot jenis yang lebih rendah. Posisi
dari substansi ini berada pada lapisan atas dan warnanya lebih jernih.
Sementara pelet adalah substansi hasil sentrifugasi yang memiliki
bobot jenis yang lebih tinggi.
Langkah kerja centrifuge
a) Untuk mengoperasikan colokkan alat pada tegangan PLN 220 V
( hati-hati !pastikan tangan/badan dalam keadaan kering, untuk
menghindari sengatan listrik ).
b) Siapkan sample yang akan diputar dan letakkan pada tempatnya
secara simetris dan seimbang. Sampel yang dimasukkan pada
setiap tabung haruslah sama ukurannya. Untuk meletakkan gelas
tabung harus diletakkan secara bersilang dan berlawanan. Namun
hal ini tidak perlu dilakukan jika semua lubang pada sentrifus terisi
penuh oleh tabung sampel yang akan dimurnikan.
c) Jika persiapan sample telah selesai tekan tombol POWER pada posisi
ON, maka alat akan langsung menyala
d) Kemudian set TIMER pada waktu yang dikehendaki dengan memutar
knob,timer akan berhenti dengan sendirinya sesuai dgn capaian
waktunya.
e) Pilih kecepatan dengan memutar SPEED LEVEL1. kecepatan 1300
rpm2. kecepatan 1800 rpm3. kecepatan 2300 rpm4. kecepatan
3000 rpm
f) Alat akan langsung berputar ditandai dengan lampu operation
menyala.
g) Jika selesai digunakan kembalikan tombol SPEED pada posisi 0
h) Untuk mematikan tekan POWER pada posisi OFF

i) Ambil semua sampel tabung dengan cara berseling berlawanan.


Cara perawatan alat Centrifuge :
a) Centrifuge harus berada di tempat yang datar air.
b) Bersihkan dinding dalam dengan larutan antiseptic setiap minggu
atau bila ada tumpahan atau tabung yang pecah.
c) Periksa kebersihan ruang centrifuge, segera bersihkan semua
tumpahan.
d) Periksa bantalan pada wadah centrifuge.
e) Gunakan hanya tube yang diperuntukkan untuk centrifuge tersebut
f) Sebelum memulai centrifuge, pastikan bahwa tutupnya terpasang
dengan baik dan terkunci.
g) Setimbangkan muatan centrifuge sebelum pemakaian. Gunakan
shield dan tube yang benar.
h) Jangan pernah membuka tutup selama centrifuge berlangsung
i) SELALU Melakukan Tindakan Pengamanan Universal (Biohazard)
j) Amati dan lakukan tindakan yang sesuai jika ada bunyi atau getaran
yang tidak lazim selama pemakaian
k) Putar sampel dengan tutup terpasang
l) Spillage shield / cup / tabung centrifuge
m) Bersihkan dari pecahan tabung, serum dan lakukan desinfeksi setiap
saat
n) Bersihkan bagian luar dan dalam setiap hari,
o) Timer: Lakukan pemantauan timer sesuai

penggunaan atau

lakukan pemantauan setiap satu minggu sekali


p) Kalibrasi : Mengukur kecepatan putaran dengan menggunakan
tachometer terkalibrasi dan lakukan 1 bulan sekali
q) Braking system : Selalu mengikuti anjuran pabrik, Pengambilan
tabung centrifuge dilakukan setelah posisi putaran benar-benar
berhenti
r) Power suply: Pengecekan kabel, steker dan stop kontak (pengecekan
grounding dan kebocoran arus listrik dari kabel), steker dan stop
kontak
s) Lakukan pengecekan terhadap motor dan minyak bila perlu
t) Terjadinya getaran yang tidak biasa perlu melakukan pengecekan
rotor balance dan mengikuti rekomendasi pabrik
u) Pemeriksaan terhadap komponen lainnya, apabila

ditemukan

kerusakan atau cacat produk, maka komponen dapat diganti oleh


pabrik (bila alat masih baru).