Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

HUBUNGAN DURASI ISTIRAHAT TIDUR DENGAN TEKANAN


DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI IRNA
BOUGENVILLE RSUD Dr. ISKAK
TULUNGAGUNG
TAHUN 2013
Oleh : Akhmad Fatkhurrohman
Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh
semua orang. Untuk dapat berfungsi secara optimal, maka setiap orang
memerlukan istirahat dan tidur yang cukup. Tidak terkecuali juga pada orang yang
sedang menderita sakit, khususnya orang dengan penyakit hipertensi. Masalahnya,
banyak dari penderita hipertensi yang tidak memperhatikan istirahat tidurnya.
Apabila hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan resiko komplikasi dari hipertensi
akan semakin meningkat. Seperti stroke, penyakit jantung, dsb. Tujuan penelitian
ini adalah mengetahui hubungan istirahat tidur terhadap tekanan darah di IRNA
Bougenville RSUD Dr. ISKAK Tulungagung. Tinjauan pustaka dalam penelitian
ini meliputi konsep dasar istirahat tidur, konsep dasar pembuluh darah dan
jantung, dan serta konsep hipertensi.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observatif
Analitik. Populasi penelitian ini adalah semua penderita hipertensi yang ada di
IRNA Bougenville RSUD Dr. ISKAK Tulungagung dengan jumlah 86 orang.
Dalam pengambilan sampel menggunakan tehnik Consecutive Sampling dengan
jumlah 35 responden. Pengambilan data durasi istirahat tidur dan tekanan darah
menggunakan lembar checklist wawancara durasi istirahat tidur dan lembar
observasi tekanan darah, kemudian data diolah (editing, coding, scoring,
tabulating) dan selanjutnya didapatkan data. Setelah itu, hasil dari pengolahan
data dikorelasikan dengan uji statistik Spearmans.
Dengan menggunakan uji statistik Spearman's rho antara istirahat tidur
dengan tekanan darah didapatkan nilai Spearmans rho : 0,719 dengan = 0,05.
Berarti hubungan kedua variabel yaitu istirahat tidur terhadap tekanan darah,
terdapat hubungan yang kuat, karena koefisien korelasi terletak pada range 0,60
s/d 0,799. Dengan demikian arah hubungan kedua variabel adalah positif, semakin
kurang durasi istirahat tidur maka semakin tinggi pula tekanan darah. Hal ini
dapat diperkuat dengan nilai P value 0,000. Dimana P.value < (0,05) maka Ho
ditolak dan H1 diterima, yang artinya variabel independen (durasi istirahat tidur)
dengan variabel dependen (tekanan darah) terdapat hubungan yang signifikan. Hal
ini berarti terdapat hubungan antara durasi istirahat tidur dengan tekanan darah.
Dengan demikian petugas kesehatan perlu memberikan informasi lebih tentang
pentingnya istirahat tidur, lebih lebih pada penderita hipertensi. Hal ini agar
tidak terjadi komplikasi dari penyakit hipertensi lebih lanjut.
Kata Kunci : Durasi, Istirahat Tidur , Tekanan darah, Hipertensi

ABSTRACT
RELATIONSHIP BREAK SLEEP DURATION IN PATIENTS WITH
HYPERTENSION BLOOD PRESSURE IN IRNA
BOUGENVILLE Dr. ISKAK HOSPITAL
TULUNGAGUNG
YEAR in 2013
By : Akhmad Fatkhurrohman
Rest and sleep is a basic need that is needed by everyone. To be able to
function optimally, then everyone needs to rest and sleep well. No exception is
also the person who is suffering from illness, especially those with hypertension.
The problem is, a lot of people with hypertension who do not pay attention to his
rest. If this continues, it is feared the risk of complications of hypertension will
increase. Such as stroke, heart disease, etc. The purpose of this study was to
determine the relationship breaks sleep on blood pressure in IRNA Bougenville
Dr. ISKAK Hospital Tulungagung. Literature review in this study include
fundamental concepts restful sleep, the basic concept of the blood vessels and the
heart, and as well as the concept of hypertension.
Research design used in this study is Observational Analytics. The study
population was all patients with hypertension that is in IRNA Bougenville Dr.
ISKAK Hospital Tulungagung with the number 86. In Consecutive sampling
using sampling techniques with a number of 35 respondents. Data retrieval restful
sleep duration and blood pressure using an interview checklist sheet duration bed
rest and observation sheets blood pressure, and then data is processed (editing,
coding, scoring, tabulating) and subsequently obtained data.
After that, the results of data processing correlated with a statistical test
"Spearman's". By using Spearman's rho statistical test between restful sleep blood
pressure values obtained with Spearman's rho: 0.719 with = 0.05. Means the
relationship between the two variables, namely bed rest on blood pressure, there
is a strong relationship, because the correlation coefficient lies in the range of
0.60 s / d 0,799. Thus the direction of the relationship between the two variables
is positive, the lack of restful sleep duration, the higher the blood pressure. This
can be reinforced with a P value of 0.000. Where P.value < (0.05) then Ho is
rejected and H1 is accepted, which means that the independent variables
(duration of sleep breaks) with the dependent variable (blood pressure) there is a
significant relationship. Thus need to be given more emphasis on the importance
of restful sleep, more - more in patients with hypertension. This is to prevent
complications of hypertensive disease further.

Keywords: Duration, Bed Rest, Blood Pressure, Hypertension


xi