Anda di halaman 1dari 19

SISTEM PELIPUT

I. Tujuan Praktikum
Adapun tujuan praktikum dari sistem kardiovaskular adalah sebagai
berikut:
1. Mengenal fungsi dan sistem peliput
2. Mempelajari beberapa karakteristik sensasi pada kulit
3. Mempelajari beberapa kulit manusia
II. Tinjauan Pustaka
. Sistem peliput meliputi kulit, turunan kulit (seperti kuku, kelenjar, dan
rambut) serta beberapa jenis reseptor khusus. Sistem ini sering kali mencakup
bagian sistem organ yang terbesar yang mencakup kulit, rambut, bulu, kuku,
kelenjar keringat dan produknya. Kata kulit berasal dari bahasa latin
integumentum yang berarti penutup.
1. Kulit
Kulit adalah lapisan terluar pada tubuh manusia. Kulit dibagi menjadi
3 bagian yaitu bagian terluar (epidermis), bagian tengah (dermis), dan subkutan.
Subkutan merupakan indera peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk
sentuhan, panas, dingin, sakit.
A. Epidermis

Epidermis merupakan lapisan sel epitel berlapis membentuk keratin


(bahan utama dari epidermis). Epidermis di kulit memiliki tebal 0,3 mm, ditelapak
tangan dan kaki tebalnya 1,5 mm. Epidermis terbagi atas 5 bagian, yaitu :
a. Stratum korneum / lapisan tanduk
Lapisan tanduk terdiri dari beberapa lapisan sel pipih tidak berinti dan
mengandung air. Protoplasma lapisan tanduk telah berubah menjadi keratin (zat
tanduk), yaitu sejanis protein yang tidak larut dalam air dan sangat resisten
terhadap bahan-bahan kimia. Proses pembaharuan lapisan tanduk terus
berlangsung sepanjang hidup menjadikannya memiliki self repairing capacity atau
kemampuan memperbaiki diri .
b. Stratum iusidum
Stratum iusidum adalah lapisan tembus cahaya, terdiri dari sel-sel mati,
mengandung eledrin ( protein peralihan antara soft keratin dengan kheratholyne )
dan hanya tanpak di telapak tangan dan kaki. Lapisan ini berperan dalam
melindungi kulit dari sinar ultra violet .
c. Stratum granulosum / lapisan granular
Stratum granulosum / lapisan granular adalah Lapisan yang terdiri dari 2
atau 3 lapisan sel pipih yang memiliki inti di tengah nya, sitoplasmanya berbutir
kasar dan terdiri atas keratohialin. Lapisan ini berisi sedikit keratin yang
menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Selain itu sel-sel dari lapisan
granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam (melanin). Kandungan
melanin menentukan derajat warna kulit yaitu kehitaman ataupun kecokelatan.
d. Stratum spinosum / lapisan malpigi
Stratum spinosum / lapisan malpigi adalah lapisan yang terdiri dari lapisan
epidermis yang paling tebal yang terdiri dari sel polygonal yang besarnya
berbeda-beda karena ada proses mitosis.

e. Stratum basale / stratum germinativum


Stratum basale / stratum germinativum adalah lapisan terbawah dari
epidermis. Lapisan ini terdiri dari sel-sel kuboid yang tegak lurus terhadap dermis
dan tersusun sebagai tiang pagar atau palisade.
B. Dermis

Dermis adalah bagian bawah dari epidermis yang keadaannya lebih tebal
dan dilengkapi dengan pembuluh darah, pembuluh limfe, dan urat saraf. Lapisan
dermis (corium) ini terdiri dari 2 lapisan yaitu Pars Papilaris (Stratum Papilar),
bagian atas yang berisi ujung saraf dan pembuluh darah dan pembuluh getah
bening dan Pars Retikularis (Stratum Retikularis), bagian bawah yang terdiri dari
serabut-serabut penunjang misalnya serabut kolagen, serabut elastin dan serabut
retikulin.
C. Jaringan hipodemis / subkutan
Jaringan hipodemis / subkutan merupakan jaringan yang terdiri atas
jaringan ikat longgar dan berisi sel-sel lemak di dalamnya, pada lapisan ini
terdapat ujung-ujung saraf tepi, pembuluh darah, dan getah bening. Subkutan
terdiri dari kumpulan-kumpulan sel lemak yang dinamakan adiposa yang tebalnya
tidak sama pada tiap-tiap tempat atau juga pada laki-laki maupun perempuan.
Guna lapisan adiposa adalah sebagai bantalan terhadap tekanan pada trauma,
sesuatu yang menimpa pada kulit, isolator panas (untuk mempertahankan suhu),
penimbunan cadangan kalori, dan tambahan untuk kecantikan tubuh. Dilapisan ini
juga ujung-ujung syaraf tepi, pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Adapun fungsi dari kulit yaitu sebagai pelindung tubuh terhadap


kekeringan, sekresi beberapa kelenjar, panas matahari / dingin, beberapa pigmen
sensitif terhadap sinar matahari, adanya bulu/rambut sebagai insulator / penahan
panas tubuh, melindungi dari bahanbahan kimia, melindungi terhadap infeksi
penyakit, pengaruh pengaruh mekanik. Sebagai alat pembela diri seperti
pembentukkan tanduk, mimikri & kolorisasi yang dilakukan adanya pigmen pada
kulit, dan sekresi kelenjarkelenjar racun.
2. Rambut
Rambut adalah organ seperti benang yang tumbuh di kulit hewan,
terutama mamalia. Rambut muncul dari epidermis (kulit luar). Struktur mirip
rambut, yang disebut trikoma, juga ditemukan pada tumbuhan. Rambut terdapat
diseluruh kulit kecuali talapak tangan dan kaki serta bagian dorsal dari tulang
distal jari tangan, kaki, penis, labia, minora, dan bibir. Terdapat 2 janis rambut
yaitu rambut terminal (dapat beukuran panjang dan pendek dan rambut velus
(pendek, halus, dan lembut). Penampang rambut terdiri dari kurtikula (lapisan
keratin), korteks (serabut polipeptida yang memanjang dan saling berdekatan),
dan medulla.
3. Kuku
Kuku adalah bagian tubuh binatang yang terdapat atau tumbuh di ujung
jari. Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian
terbentuk saat mulai tumbuh dari ujung jari. Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi
melindungi dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang
lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Secara kimia, kuku
sama dengan rambut yang antara lain terbentuk dari keratin protein yang kaya
akan sulfur. Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang
memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan.
Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh
karena kandungan airnya sangat sedikit. Pertumbuhan kuku jari tangan dalam

satu minggu rata-rata 0,5 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku
jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh. Nutrisi yang baik
sangat penting bagi pertumbuhan kuku. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi
atau menderita anoreksia nervosa, pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh.
Bagian-bagian kuku terdiri dari matriks kuku, dinding kuku, alur kuku, lempeng
kuku, lunula, eponikum, hiponikum.

III. Alat dan Bahan

Eter
Alcohol
Paku
Paku payung
Koin

Amplas
Air dingin
Air panas
Bulu sikat
pensil

IV. Cara Kerja


A. Anatomi
1. Kulit manusia
Sebutkan nama bagian-bagian anatomi kulit dan akar rambut
2. Reseptor
Pelajari dan gambarkan posisi masing-masing reseptor pada kulit
B. Fisiologi Manusia
1. Sensasi Kulit
Beri 20 tanda pada permukaan anterior dari lengan bawah

dengan pena
Beri sensasi pada keseluruh titik mulai dari sentuhan pelan
dengan kuas, paku dipanaskan, paku yang didinginkan, dan

jarum
Tandai titik tersebut bila memberikan sensasi

2. Sensasi tekanan
Tutup mata teman anda

Lakukan penekanan pada bagian ujung jari, punggung tangan,


lengan atas bagian dalam, den tengkuk dengan menggunakan

pensil.
Suruh teman anda melokasikan daerah tekanan tersebut
Ukur jarak kedua titik tersebut.

3. Adaptasi reseptor
Tutup mata teman anda
Letakkan sebuah koin diatas permukaan anterior lengan bawah,

hitung waktu koin itu mulai diletak hingga tekanan hilang


Tambahkan sebuah koin lagi dan hitung waktu hingga tekanan

hilang
Untuk stimulasi suhu, celupkan jari telunjuk sebelah kanan

dalam air dingi dan telunjuk sebelah kiri dalam air panas
Catat sensasi yang dirasakan dan lamanya waktu perendaman

4. Daya membedakan
Tutup mata teman anda.
Kemudian pada ujung jari beri rangsangan berupan gesekan dari

amplas dengantingkatan berbeda.


Dapatkah teman anda membedakan tingkat kehalusan amplas
tersebut.

5. Pengaturan suhu tubuh melalui kulit


Gosokkan kulit dengan kapas yang dibasahi eter, apa yang anda

rasakan.
Ulangi percobaan tersebut dengan menggunakan etanol.

V. Hasil dan Pembahasan


A. Anatomi
1. Kulit manusia

Kulit manusia terdiri dari 3 lapis, yaitu epidermis (kulit ari),

dermis (kulit jangat/korium) dan lapisan subkutan. Rambut terdiri dari akar
rambut, batang rambut dan ujung rambut. Struktur rambut terdiri dari:
a. Kutikula, yaitu zona paling luar dari sisik-sisik keratin dan mempunyai
bentuk yang tertentu
b. Korteks, yaitu bagian dari zona tengah dengan ketebalan yang
bermacam-macam dan terdiri dari serat-serat keratin yang memanjang
dan berbentuk tertentu. Inilah yang member warna pada rambut
c. Medulla, yaitu zona paling dalam, bagiannya sempit kadang-kadang
tidak ada atau putus. Akar rambut punya bentuk yang serupa dengan
rambut, hanya saja bentuknya lebih besar. Ujung rambut melancip dan
biasanya nonmedulated.


2. Reseptor

Reseptor-reseptor yang terletak pada alat indera peraba antara

lain:
a. Ujung saraf bebas

Serat saraf sensorik aferen berakhir sebagai ujung akhir saraf


bebas pada banyak jaringan tubuh dan merupakan reseptor sensorik utama
dalam kulit. Serat akhir saraf bebas ini merupakan serat saraf yang tak
bermielin. Dilanjutkan serat saraf terbuka yang berjalan diantara sel
epidermis. Sebuah serat saraf sering kali bercabang banyak dan berjalan ke
permukaan sehingga mencapai stratum korneum. Serat yang berbeda
menerima perasaan raba, nyeri, dan suhu.


b. Korpuskulus peraba (meissner)

Korpuskulus peraba (meissner) terletak pada papilla dermis,


khususnya pada ujung jari, bibir, dan genetalia. Meissner bentuknya silindris
dan peka terhadap sentuhan dan memungkinkan deskriminasi/ pembedaan
dua titik.

c. Korpuskulus berlamel (vater pacini)

Korpuskulus berlamel (vater pacini) ditemukan di jaringan


subkutan pada telapak tangan, telapak kaki, jari dll.bentuknya bundar atau
lonjong. Korpuskulus ini berfungsi untuk menerima rangsangan tekanan
yang dalam.

d. Korpuskulus gelembung (krause)

Korpuskulus gelembung (krause) ditemukan didaerah


mukokutis (bibir dangenetalia eksterna) pada dermis dan berhubungan
dengan rambut. Korpuskel ini berbentuk bundar. Korpuskulus ini berfungsi
sebagai mekanoreseptor yang peka terhadap dingin

e. Korpuskulus ruffini

Banyak ditemukan pada jaringan ikat termasuk dermis dan


kapsula sendi, mempunyai sebuah kapsula jaringan ikat tipis yang
mengandung ujung akhir saraf yang menggelembung. Korpuskulus ini
terangsang oleh regangan atau kontraksi otot dan menerima rangsangan
panas.
B. Fisiologi Manusia
Sensasi Kulit
Lutut-

Lengan

klpk

gender

18

18

20

18

20

20

15

10

17

20

15

18

18

20

18

20

mata kaki

Telapak

kaki

19

16

18

17

16

20

15

10

15

20

17

10

15

20

19

16

18

17

16

20

20

15

17

20

20

17

18

20

19

18

15

18

18

18

20

18

20

20

19

16

18

17

16

20

20

20

14

20

15

20

18

20

15

20

18

20

18

18

20

18

20

20

19

16

18

17

16

20

19

20

19

20

19

20

14

20

19

20

20

20

18

18

20

18

20

20

19

16

18

17

16

20

20

20

20

20

16

19

20

20

18

16

20

20

10

Sensasi tekanan
G

Klpk

ender

Ujung

0,5

0,2

n Dalam

0,7

1,5

0,3

0,2

1,5

0,7

1,5

1,4

0,7

1,5

0,8

0,8

0,5

0,7

1,5

0,8

0,2

0,5

0,7

1,5

1,4

Ha

aktu

Di

ngi pucat

Koin

1 Koin
W

2 Koin

Detik

Detik

aktu
K

ebas

1:59

panas

1:05

02:57

02:57

merah

asil

Kiri

sil

Stimulasi Suhu

Kanan

ender

0,9

kuk

0,5

Teng

Adaptasi reseptor

Klpk

Lenga

g Tangan

Punggun

Jari

Daerah Stimulus

Di

ngin putih

Di

ngi pucat

2:

ebas

00

1:59

ebas
panas
merah

2:00
K

merah
0

00:23
0

1:05

00:9

02:57

02:57

Pu

W cat kebas

erah

0:34

dingin

Di

ngi pucat

00:13

01:09

0:59

panas

ebas

1:59

panas

1:05

02:57

02:57

merah
3

Ke

W bas dingin

1:08

kaku

panas

0:20

00:40

00:34

perih
K

ebal

Di

ngi pucat

ebas

1:59

panas

1:05

02:57

02:57

merah
M

erah
bengkak

anas

0:40

Di

ngi pucat
M

W erah kebas

ebas

1:59

2:00

dingin

00:41

00:15

1:05

merah
M

panas

0:12

merah

kebas

erah nyeri
panas

02:57

2:00

02:57

00:26

00:25

Daya membedakan dan pengaturan suhu tubuh melalui kulit


G

Klp

ender

Se

ntuhan

asar
P

Stimulasi

N
yeri
+

Pengaturan Suhu

Eter

Dingin

akhirnya panas

lkohol
di
ngin

dingin

Dingin

di

ngin

di

akhirnya panas

ngin
K

dingin

ebas
dingin

Dingin

akhirnya panas

dingin

Dingin

ingin

ingin

akhirnya panas

ingin
D

Dingin

ingin

lalu nyeri

agak
kebas

Dingin

akhirnya panas

Dingin

ingin

di

panas

ngin

C. Pembahasan

Dari data sensasi kulit diatas dapat disimpulkan bahwa pada laki-

laki, bagian yang paling sensitif terhadap rangsangan yaitu antara tumit dan mata
kaki, sedangkan pada wanita bagian yang paling sensitif yaitu lengan. Hal ini
disebakan karena pada bagian tersebut, lapisan kulitnya tipis sehingga dapat
merasakan rangsangan yang lebih banyak.

Dari data sensasi tekanan diatas dapat disimpulkan bahwa pada

percobaan ujung jari, jarak kesalahan yang dilakukan wanita lebih banyak
daripada pria. Pada percobaan di punggung tangan, kesalahan yang dilakukan pria
lebih banyak daripada yang dilakukan wanita. Pada percobaan di lengan dalam,
kesalahan yang dilakukan pria lebih banyak daripada yang dilakukan wanita. Dan
pada percobaan di tengkuk, kesalahan yang dilakukan pria lebih banyak daripada
yang dilakukan wanita.

Pada praktikum adaptasi reseptor, yaitu memahami sensasi yang

dirasakan oleh jari tangan kanan dan kiri . Jari tangan kanan yang dicelupkan ke
dalam air dingin lebih dahulu merasakan kebas (mati rasa) dan nyeri dibandingkan
jari tangan kiri yang dicelupkan ke dalam air hangat. Namun, sensasi suhu yang
dirasakan oleh jari tangan kiri lebih cepat terasa dibandingkan jari tangan kanan.
Hal ini disebabkan karena reseptor panas (ruffini) lebih cepat menerima stimulus
daripada reseptor dingin (Krause) dikarenakan letak reseptor panas yang lebih
dekat dengan permukaan kulit, sehingga rasa panas lebih dahulu terasa
dibandingkan rasa dingin.

Pada percobaan daya membedakan antara kasar, nyeri dan

sentuhan, semua praktikan (pria dan wanita) dapat merasakan dan membedakan
semua objek yang dicobakan. Seorang dapat membedakan sentuhan yang berbeda,
hal ini terjadi karena sensasi sentuhan terhadap benda yang dicobakan telah
diingat oleh otak. Dalam hal ini kulit berfungsi sebagai reseptor atau penerima
stimulus. Sentuhan diterima stimulus yang diteruskan menuju sistem syaraf pusat,
kemudian stimulus yang lain diterima lalu diteruskan untuk dicocokan dengan
sensasi yang telah diterima sebelumnya, yang telah tersimpan dalam otak. Oleh
karena itu, pengamat dapat membedakan tekstur sentuhan yang berbeda. Pada
bagian dermis, terdapat Corpus Meissener yang berfungsi sebagai reseptor
sentuhan.

Pada saat melakukan percobaan pengaturan suhu tubuh melalui

kulit dengan menggunakan eter dan alcohol, pada saat eter digosokkan pada kulit,
awalnya terasa dingin dan lama-lama menghilang lalu menyerap dingin pada kulit.
Sedangkan pada pemberian alcohol, pada saat alcohol digosokkan pada kulit
terasa dingin dan menyerap kulit agak lama dibandingkan dengan eter yang
dinginnya lebih cepat. Pada saat merasakan eter dan alcohol, eter terasa lebih
dingin daripada alcohol. Namun pada saat merasakan eter, setelah dingi ada
sensasi panas yang terasa. Hal ini karena senyawa eter dapat menembus reseptor
panas pada kulit.


VI.

Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang didapatkan dari praktikum kali ini yaitu

sebagai berikut :
1. Kulit manusia terdiri atas tiga lapisan, yaitu epidermis ,dermis, dan subkutan
2. Ujung saraf tanpa selaput, merupakan ujung saraf perasa nyeri
3. Pada kulit manusia terdapat berbagai jenis reseptor mulai dari reseptor panas,
dingin , nyeri, dan sentuhan, namun tidak di semua titik terdapat 4 macam
reseptor tersebut.
4. Suatu titik bisa memiliki reseptor panas, dingin, nyeri, dan sentuhan. Tapi bisa
juga memiliki 1 saja reseptor, atau 2 reseptor atau tidak ada reseptor sama
sekali.
5. Kondisi kulit juga mempengaruhi reseptor. Untuk kulit yang tebal seperti di
telapak kaki jumlah reseptornya lebih sedikit dari pada reseptor pada lengan.
6. Pada percobaan fisiologi sensasi kulit, sensasi lebih banyak dirasakan
pada lengan dari pada antara mata kaki dan lutut dan telapak kaki. Artinya
reseptor lebih banyak terdapat pada lengan.
7. Pada percobaan Fisiologi sensasi tekanan, pada ujung jari yang lebih
peka terhadap rangsangan
8. Pada percobaan Fisiologi adaptasi reseptor, stimulan sentuhan lebih lama
terasa pada 1 koin daripada 2 koin.
9. Pada percobaan Fisiologi adaptasi reseptor, stimulan suhu pada saat jari
dimasukkan ke dalam air panas dan dingin, jari yang paling peka adalah jari
yang telah dimasukkan ke air panas.
10. Pada percobaan daya membedakan, praktikan dapat membedakan ketiga
ampelas yang berbeda permukaannya.
11. Pada percobaan Pengturan suhu tubuh melalui kulit, yang lebih terasa dingin
adalah eter dibanding dengan alkohol

VII. Pertanyaan
1. Struktur epidermis apa yang terdapat pada kulit manusia tetapi tidak terdapat
pada kulit katak?
Jawaban:

Struktur epidermis manusia tetapi tidak terdapat pada katak yaitu stratum

basalis, stratum spinasum, stratum gravinasum, stratum losidum

2. Bagaimana kelenjar keringat dari kulit manusia berbeda dalam strukturnya


dengan kelenjar mukosa katak?
Jawaban:
Pada manusia terdapat dua macam kelenjar keringat yang berbeda dalam
komposisi keringat yang di hasilkan serta fungsinya, yaitu ada kelenjar
keringat ekrin tersebar diseluruh permukaan tubuh tetapi lebih banyak
terdapat pada telapak tangan,telapak kaki,dan wajah, dan kelenjar keringat
apokrin menghasilkan keringat yang mengandung lemak. Kelenjar ini
terutama terdapat pada ketiak dan sekitar alat kelamin.

3. Bagaimana kedua tipe ini berbeda dalam fungsinya?


Jawaban:
kelenjar keringat ekrin yaitu berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh
sedangkan kelenjar keringat apokrin berfungsi menghasilkan bau karena
aktivitas bakteri yang memecah komponen organic dari keringat yang di
hasilkan.

4. Catat 3 macam struktur utama yang terdapat pada kulit manusia tetapi tidak
ditemukan pada kulit katak
Jawaban:
Lapisan epidermis(kutikula) merupakan lapisan terluar, sebagian besar
terdiri dari epitel skuamosa yang bertingkat yang mengalami keratinisasi

yang tidak memiliki pembuluh darah.


Lapisan dermis merupakan lapisan kedua dari kulit, batas dengan
epidermis dilapisi oleh membran basilis dan disebelah bawah berbatasan

dengan subkutis.
Subkatis atau hypodermis terdiri dari kumpulan-kumpulan sel lemak dan

di antaranya terdapat serabut-serabut jaringan ikat dermis.

5. Sebutkan tipe jaringan mana dari 4 tipe jaringan utama yang terlihat pada kulit
manusia tetapi tidak terlihat pada kulit katak?
Jawaban:
a. Epidermis
Stratum korneum(lapisan tanduk)
Startum lusidum

Stratum granulosum(lapisan granular)


Stratum spinosum(lapisan malpigi)
Stratum basale(stratum germinativum)
b. Dermis
Pars papilare
Pars retikulare

6. Pada kulit manusia, sel-sel, jaringan atau struktur apa yang memberikan fungsi
proteksi, sekresi, insulasi, pergerakan dan menerima rangsangan, dari stimulus
sensori pengikat?
Jawaban:
Pelindung atau proteksi

Epidermis terutama lapisan tanduk berguna untuk menutupi


jaringan-jaringan tubuh disebelah dalam dan melindungi tubuh dari
pengaruh-pengaruh luar seperti luka dan sarang kuman.lapisan paling luar
dari kulit ari di selubungi dengan lapisan tipis lemak,yang menjadikan
kulit tahan air.kulit dapat menahan suhu tubuh,menahan luka-luka

kecil,mencegah zat kimia dan bakteri masuk.

Pengeluaran

Kulit mengeluarkan zat-zat tertentu yaitu keringat dari


kelenjar-kelenjar yang dikeluarkan melalui pori-pori keringat dengan
membawa garam,yodium dan zat kimia,air yang dikeluarkan melalui kulit
tidak saja disalurkan melalui keringat tetapi juga melalui penguapan air

trans epidermis sebagai pembentukan keringat yang tidak disadari.

Penerima rangsangan

Kulit sangat peka terhadap berbagai rangsangan sensorik


yang berhubungan dengan sakit,suhu,panas,tekanan dan rabaan,kulit

sebagai alat perasa dirasakan melalui ujung-ujung saraf sensasi.

Pengatur panas

Kulit mengatur suhu tubuh melalui dilantasi dan konstruksi


pembuluh kapiler serta melalui kapiler serta melalui respirasi yang
keduanya di pengaruhi otonom.tubuh yang sehat memiliki suhutetap kirakira 98,6 derajat fahrenheit atau sekitar 36,50 derajat.ketika terjadi
perubahan suhu luar,dan darah dan kelenjar keringat kulit mengadakan

penyesuaiaan seperlunya dalam fungsinya masing-masing pengatur panas


adalah salah satu fungsi kulit sebagai organ antara tubuh dan
lingkungan.panas akan hilang dengan uap keringat.

7. Apakah semua sensasi yang dirasakan pada percobaan ini dimonitor oleh
reseptor yang sama ? terangkan jawaban anda

Jawaban:

Tidak, karena untuk stimuli sentuhan dimonitor oleh reseptor meissiner,


untuk tekanan dimonitor oleh korpuskel pacinian, untuk nyeri dimonitor

oleh riffini dan untuk panas dan dingin dimonitor oleh ujung syaraf bebas.
8. Apa keuntungan hal ini bagi tubuh?

Jawaban:
Keuntungannya, kita dengan mudah dan cepat dapat merasakan dan
membedakan berbagai macam sensasi terhadap kulit karna perbedaan
reseptor dan sensasinya.

DAFTAR PUSTAKA

Anderson, Paul, D. 1996. Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia. EGC: Jakarta

Kimball, W John. 1983. Biologi (Penerjemah: Siti Soetarni, Nawangsih


Sugiri). Erlangga: Jakarta

Pearce, Evelyn, C. 1979. Anatomi dan Fisiologi Untuk Para Medis.


PT.Gramedia: Jakarta

Setiadi. 2007. Anatomi dan Fisiologi Manusia. Graha Ilmu: Surabaya

Sherwood, Lauralee. 1996. Fisiologi Manusia. EGC: Jakarta

Wibowo, S.Daniel. 1987. Anatomi Fisiologi Manusia. Garasindo: Jakarta

Anda mungkin juga menyukai