Anda di halaman 1dari 21

Makalah

Manajemen Pemasaran

Disusun oleh:
Dwi Yulia (1012002)

AKADEMI SEKRETARI DAN


MANAJEMEN (ASM) WIDYA
MANDALA MADIUN

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Tuhan YME, yang telah melimpahkan
rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul
Manajemen Pemasaran.
Dalam penulisan makalah ini saya merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi, meningat kemampuan yang saya miliki. Untuk itu, kritik dan saran
dari semua pihak sangat saya harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada
Dosen saya yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada saya, sehingga saya dapat
menyelesaikan tugas ini.

DAFTAR ISI

BAB I4
PENDAHULUAN.....................................................................................................................4
Latar Belakang........................................................................................................................4
1.2

Rumusan Makalah.......................................................................................................5

1.3

Tujuan Makalah...........................................................................................................5

BAB II.......................................................................................................................................6
PEMBAHASAN.......................................................................................................................6
2.1

Pengertian dan Istilah Pemasaran................................................................................6

2.2

Konsep Inti Pemasaran................................................................................................8

2.3.

Peranan dan Tujuan Pemasaran.................................................................................11

2.4

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemasaran........................................................13

2.5

Langkah- Langkah Pemasaran..................................................................................16

2.6

Marketing Mix (Bauran Pemasaran).........................................................................18

BAB III....................................................................................................................................20
PENUTUP...............................................................................................................................20
3.1

Kesimpulan20

3.2

Saran..21

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya baik perusahaan yang bergerak dalam


bidang jasa maupun barang mempunyai tujuan yang sama yaitu memperoleh keuntungan.
Selain itu perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atas produk yang
yang dihasilkannya, karena kepuasan konsumen menjadi tolak ukur dari keberhasilan
perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas, dan yang diinginkan oleh
konsumen.
Dalam mencapai strategi pemasaran yang tepat dan terbaik untuk diterapkan, salah
satunya perusahaan dapat melihat dari faktor bauran pemasaran. Hal tersebut penting karena
bauran pemasaran merupakan salah satu pokok pertimbangan konsumen dalam melakukan
keputusan pembelian suatu produk. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan
oleh konsumen, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan akan kehilangan banyak
kesempatan untuk menjaring konsumen dan produk yang ditawarkan akan sia-sia.
Pemasaran merupakan salah satu ilmu ekonomi yang telah lama berkembang, dan
sampai pada saat sekarang ini pemasaran sangat mempengaruhi keberhasilan suatu
perusahaan untuk bisa bertahan di dalam pangsa pasar. oleh karena itu diperlukan strategi
pemasaran yang dapat memberikan pengaruh untuk menentukan berhasil atau tidaknya dalam
memasarkan produknya. Apabila strategi pemasaran yang dilaksanakan perusahaan tersebut
mampu memasarkan produknya dengan baik, hal ini akan berpengaruh terhadap tujuan
perusahaan.

1.2

Rumusan Makalah

Adapun rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah sbb :


1.
Apa pengertian dan istilah-istilah pemasaran ?
2.
Apa saja konsep-konsep pemasaran ?
3.
Apa Peranan dan tujuan pemasaran ?
4.
Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemasaran ?
5.
Apa saja langkah-langkah dalam pemasaran
6.
Apa Penertian Bauran Pemasaran ?

1.3

Tujuan Makalah.

1.

Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan pemasaran dan istilah-istilah

2.
3.

dalam pemasaran.
Untuk mengetahui konsep konsep dalam pemasaran
Untuk memberikan pengetahuan dasar bagaimana peranan dan tujuan kegiatan

4.

pemasaran.
Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pemasaran serta

5.

mengetahui langkah langkah dalam pemasaran


Untuk mengetahui tentang macam macam bauran pemasaran

BAB II
PEMBAHASAN

2.1

Pengertian dan Istilah Pemasaran

Definisi Pemasaran menurut William J. Stanton adalah suatu sistem keseluruhan dari
kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga,
mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik
kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Definisi lainnya, Pemasaran

adalah suatu proses sosial dan manajerial yang

didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan
dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak
lain.
Dengan pemasaran perusahaan berusaha menghasilkan laba dari penjualan barang dan
jasa yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pembeli. Disinilah peran manajer
pemasaran dibutuhkan, dimana tugas dari manajer pemasaran adalah memilih dan
melaksanakan kegiatan pemasaran yang dapat membantu dalam pencapaian tujuan
organisasi.
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam
menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa.
Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi.
Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.
Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. Definisi yang
diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. Perbedaan ini
disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau
pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral.
Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah
barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok social untuk memenuhi
kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan

dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Definisi yang paling sesuai dengan tujuan tersebut
adalah :
Pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang didalamnya individu dan
kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,
menawarkan, dan mempertukarkan prosuk yang bernilai kepada pihak lain (Kotler, 1997).
Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs),
keinginan (wants), dan permintaan (demands).
Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya.
Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu
hubungan. Dengan demikian pemasaran bia juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan
kebutuhan pembeli dan penjual (Swasta, 1996).
Penanganan proses pertukaran memerlukan waktu dan keahlian yang banyak.
Manajemen pemasaran akan terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran
potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang
diinginkannya. Dengan demikian, manajemen pemasaran dapat diartikan :
Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran,
penetapan harga, promosi serta penyaluran gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan
pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi (Kotler, 1997).
Definisi ini mengakui bahwa manajemen pemasaran adalah proses yang melibatkan
analisa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang mencakup barang, jasa dan
gagasan yang tergantung pada pertukaran dengan tujuan menghasilkan kepuasan bagi pihakpihak yang terkait.
Manajemen pemasaran dapat diterapkan pada semua bidang usaha. Dalam manajemen
terdapat fungsi penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan atau penerapan serta pengawasan.
Tahap perencanan merupakan tahap yang menentukan terhadap kelangsungan dan kesuksesan

suatu organisasi pemasaran. Proses perencanaan merupakan satu proses yang selalu
memandang ke depan atau pada kemungkinan masa akan datang termasuk dalam
pengembangan program, kebijakan dan prosedur untuk mencapai tujuan pemasaran.

2.2

Konsep Inti Pemasaran

Berkaitan dengan definisi pemasaran yang telah dikemukakan pada bagian terdahulu, kiranya
perlu ditelaah beberapa konsep konsep inti pemasaran. Konsep konsep tersebut antara
lain:
1. Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah
keadaan dimana manusia tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan bersifat
kompleks: kebutuhan pokok yaitu sandang, pangan dan papan. Keinginan adalah
kondisi atau keadaan lebih khusus dari kebutuhan, misalnya minuman ringan,
makanan bergizi, pendidikan, dll. Sedangkan permintaan adalah keinginan akan
sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Permintaan
memjadi permintaan bila didukung dengan daya beli.perbedaan ini bisa menjelaskan
bahwa pemasaran tidak menciptakan kebutuhan. Pemasar hanya mempengaruhi
keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik,
terjangkau dan mudah di dapat oleh konsumen.
2. Produk
Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ntuk memenuhi kebutuhan dan
keinginan konsumen atau pelanggan. Pentingnya suatu produk bukan terletak pada
fisiknya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya. Oleh karena itu dalam membuat
produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut.
3. Nilai, kepuasan dan mutu

Nilai adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk
memenuhi kebutuhannya. Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk
memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang
akan memberi kepuasan total paling tinggi.
4. Transaksi atau pertukaran
Pemasaran akan timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta
keinginan dengan pertukaran. Pertukaran adalah salah satu cara mendapatkan suatu
produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya.
Masing masing mengarah pada suatu persetujuan. Jika persetujuan tercapai maka
disebut transaksi. Transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak.
5. Pasar
Pasar adalah semua pelanggan yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta
mau atau mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau
keinginannya.
Dari konsep inti tersebut, maka ada 5 konsep pemasaran yang mendasari cara organisasi
melakukan kegiatan pemasarannya.

Konsep produksi
Konsep produksi bertitik tolak dari anggapan bahwa konsumen ingin produk yang
harga murah dan mudah dipakai dimana-mana, produser yang manganut konsep ini
akan membuat produksi secara massal menekankan biaya dengan efisiensi tinggi,
sehingga harga pokok pabrik bisa ditekan dan harga jual lebih rendah dari saingan.
Konsep ini berpendapat bahwa pelanggan akan memilih produk yang mempunyai
mutu terbaik, kinerja terbaik dan inovatif dalam hal ini organisasi harus mencurahkan
energi untuk terus menerus melakukan perbaikan produknya.

Konsep produk

Dalam konsep ini memusatkan perhatianya untuk mencapai efisiensi produksi yang
tinggi serta cakupan distribusi yang luas. Konsep produk ini mengatakan bahwa
konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri
yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena
konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan
denganciri-ciri terbaik.

Konsep penjualan
Disini produsen membuat barang kemudian harus menjual barang itu dengan berbagai
teknik promosi, hal yang penting disini ialah adanya kegiatan promosi secara
maksimal. Konsep ini beranggapan bahwa konsumen tidak akan membeli produk
organisasi dalam jumlah cukup kecuali organisasi tersebut mengadakan usaha
penjualandan promosi secara besar- besaran.

Konsep pemasaran
Manajemen
tergantung

pemasaran
peda

berkenyakinanbahwa

penentuan

kebutuhan

dan

pencapaian
keinginan

sasaran
pasar

organisasi

sasaran

dan

penyampaiannya kepuasan yang didambakan itu akan lebih efektif dan efisien
ketimbang pesaing. Dalam konsep ini produsen bukan hanya membuat konsumen
mengikuti keinginan produsen, tetapi sebaiknya produsen memahmi dan berusaha
mengikuti selera konsumen.

Konsep pemasaran sosial


Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan
kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang
diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan
tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

2.3.

Peranan dan Tujuan Pemasaran

Pemasaran adalah suatu proses dan manajeral yang membuat individu atau kelompok
mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan
mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain atau segala kegiatan yang
menyangkut penyampaian produk atau jasa mulai dari produsen sampai konsumen.
Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan
konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan
kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran adalah menarik
pelanggan

baru

dengan

menjanjikan

mendistribusikan

produk

dengan

nilai

mudah,

superior, menetapkan
mempromosikan

secara

harga

menarik,

efektif

serta

mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prisip kepuasan
pelanggan.
Tujuan Pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa
sehingga produk yang di jual akan cocok sesuai dengan keinginan pelanggan,sehingga
produk tersebut dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan
pelanggan siap membeli sehingga yang harus di fikirkan selanjutnya adalah bagaimana
membuat produk tersebut tersedia. Tujuan pemasaran atau marketing objective, adalah apa
yang akan dicapai oleh perusahaan melalui bagian pemasaran
a.
b.
c.
d.

Titik awalnya adalah konsumen target


Fokusnya adalah kebutuhan konsumen
Sasarannya adalah laba melalui kepuasan konsumen
Caranya melalui paduan antara promosi dan komunikasi pemasaran -> komunikasi
pemasaran terpadu
Kepuasan konsumen akan tercapai apabila perusahaan mampu untuk menyediakan

consumer value package, yang berupa :


1.
Produknya
: Berkualitas dan memenuhi kebutuhan konsumen
2.
Harganya
: Dapat terjangkau oleh konsumen target
3.
Pelayanannya : Kepada konsumen memuaskan
4.
Citra produknya : Baik dari sudut pandang konsumen

Apabila kepuasan konsumen tersebut terpenuhi, maka hasil penjualan produknya akan
meningkat, dan akhirnya tujuan pemasaran dapat tercapai, yaitu perolehan laba.
Sebaliknya, apabila perusahaan melalaikan kebutuhan konsumen dan hanya berfikir dari
sudut pandang produsen saja, kemungkinan hasil penjualan produknya akan menurun,
sehingga laba yang diperoleh minim, bahkan dapat terjadi adanya kerugian.Kepuasan
konsumen adalah segalanya bagi perusahaan yang berorientasi kepada pemasaran/marketing
Penetapan tujuan perusahaan merupakan titik awal dari perencanaan pemasaran. Tujuan
ini sangat penting dan harus ditetapkan sebelum mengambil suatu strategi, tanpa tujuan yang
pasti perusahaan tidak akan dapat beroperasi dengan baik meskipun memiliki kesempatan
yang baik. Tujuan perusahaan dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Tujuan Umum
Misalnya : Mencari laba, memberikan kepuasan konsumen, dll
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus ini diperlukan sebagai pegangan dalam melaksanakan kegiatan untuk
memenuhi kebutuhan pasar. Misalnya : Meningkatkan kualitas produk, memperluas
pasar, mendapatkan laba untuk jangka pendek, dll.

2.4

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemasaran


Faktor faktor yang mempengaruhi pemasaran terbagi menjadi dua yaitu Faktor

Lingkungan Makro dan Faktor Lingkungan Mikro. Adapun faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi pemasaran pada suatu perusahaan adalah :
1.
Lingkungan Mikro
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung
berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar,
yaitu:
a. Perusahaan
Yaitu struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh
bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam
merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemen puncak, keuangan perusahaan,
penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya

manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama
dengan para staff di bidang lainnya.
b. Pemasok (Supplier)
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya
yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa
tertentu. Kadang kala perusahaan juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan, bahan
bakar, listrik dan faktor-faktor lain dari pemasok. Perkembangan dalam lingkungan pemasok
dapat memberi pengaruh yang arnat berarti terhadap pelaksanaan pemasaran suatu
perusahaan. Manajer pemasaran perlu mengamati kecenderungan harga dari masukanmasukan terpenting bagi kegiatan produksi perusahaan mereka. Kekurangan sumber-sumber
bahan mentah, pemogokan tenaga kerja, dan berbagai kcjadian lainnya yang berhubungan
dengan pemasok dapat mengganggu strategi pemasaran yang dilakukan dan dijalankan
perusahaan.
c.
Para Perantara Pemasaran
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan dalam
promosi, penjualan dan distribusi barang/jasa kepada para konsumen akhir. Para perantara
pemasaran ini meliputi :
a)
Penjual , adalah perusahaan salurandistribusi yang membantu perusahaan
menemukan pelanggan / melakukan penjualan kepada pelanggan yang meliputi
b)

pedagang besar dan pedagang kecil.


Perusahaan Distribusi Fisik, perusahaan seperti ini membantu perusahaan dalam
penyimpanan dan pemindahan produk dari tempat asalnya ketempat-tempat yang

c)

dituju.
Para Agen Jasa Pemasaran, seperti perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran,
agen periklanan, perusahaan media, dan perusahaan konsultan pemasaran,kesemuanya
membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya

d)

ke pasar yang tepat.


Perantara Keuangan, seperti bank, perusahaan kredit, perusahaan asuransi, dan

d.

perusahaan lain yang membantu dalam segi keuangan.


Para Pelanggan

Yaitu orang atau sekelompok orang yang menggunakan produk dari sebuah perusahaan yang
akan digunakan untuk konsumsi pribadi, di jual kembali atau di proses lebih lanjut.
e.
Para Pesaing
Pesaing adalah perusahaan lain yang memasarkan produk yang sejenis. Dalam hal ini
perusahaan harus memberikan nilai dan kepuasan pelanggan yang lebih besar dibandingkan
pesaingnya. Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklah
sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien
guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran dan strategi yang
diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini
perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
f.
Masyarakat Umum
Sebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentu
saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah
mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan
usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain, kelompokkelompok inilah yang menjadi masyarakai umum. Masyarakat umum dapat memperlancar
atau sebaliknya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai
sasarannya.
2.
Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih
besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro dalam perusahaan, yaitu:
a.
Lingkungan Demografis/Kependudukan
Lingkungan demografis/kependudukan menunjukkan keadaan dan permasalahan mengenai
penduduk, seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan
perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, distribusi usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku
bangsa dan struktur keagamaan. Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategi pemasaran
suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah yang membentuk suatu
pasar
b.
Lingkungan Ekonomi.

Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan


pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi, penurunan dalam pertumbuhan pendapatan
nyata, tekanan inflasi yang berkelanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan
sebagainya yang berkenaan dengan perkonomian.
c.
Lingkungan Alam
Dipengaruhi oleh :
a)
Kekurangan SDA
b)
Biaya energi yang meningkat
c)
Tingkat polusi yang meningkat
d) Campur tangan pemerintah dalam pelestarian lingkungan
d.
Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh
perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan
angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya
alam.
e.
Lingkungan Teknologi
Lingkungan teknologi rnenunjukkan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi,
kesempatan pembaharuan yang tak terbatas, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi,
perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada
penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahan
teknologi.
f.
Lingkungan sosial/budaya
Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan
kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, pandangan
masyarakat dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan
masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya.

2.5 Langkah- Langkah Pemasaran

Memasarkan sebuah produk atau jasa memang memerlukan strategi tersendiri. Dengan
strategi pemasaran yang tepat, maka produk kita pun akan banyak diserap pasar.

Untuk itu pemahaman terhadap pasar tentu menjadi kunci yang utama, selain produk
yang akan dipasarkan. Dengan memahami pasar dan produknya kita bisa menemukan pasar
sasaran (target market) yang tepat. Inilah kunci keberhasilannya. Ada produk dan ada pasar
yang tepat. Bagaimana langkah-langkahnya?
Langkah Pertama, tentu saja Anda harus mengenal dan memahami produk yang akan
dipasarkan. Produk apa yang hendak kita pasarkan? Apakah produknya untuk konsumsi
industri, seperti pabrik-pabrik, industri pengolahan? Atau, produknya untuk konsumsi
masyarakat luas atau lebih dikenal sebagai consumer goods? Nah, penentuan atau
pendefinisian produk ini penting, karena dalam melakukan pemahaman pasar, lewat riset
pasar, bisa menjadi lebih fokus.
Langkah kedua adalah memahami pasar, yaitu dengan mengetahui profil pasarnya.
Apa itu profil pasar? Anda bisa paham nanti lewat misalnya, profil demografisnya seperti usia
konsumen, jenis pekerjaan, kelas ekonomi, tingkat pendidikan; lalu apakah tinggal di
perkotaan, pedesaan, cakupan daerah yang dilayani apakah hanya di kota, kabupaten,
propinsi, atau se Indonesia; lokasinya apakah di mal, pasar tradisional. Begitu juga dengan
gaya hidupnya apakah olahraga kesukaan mereka, hobi, atau kesukaannya, dan lain
sebagainya.
Mengapa kita memerlukan profil pasar hingga sedetail mungkin? Ya, karena dengan
profil yang lengkap Anda dapat dengan tepat menembak pasar sasarannya dan dapat
membuat stategi dan taktik memasarkan produk dengan sebaik-baiknya. Misalnya, kalau
Anda menjual produk jam Rolex yang harganya puluhan juta tentu pasar sasarannya adalah
orang-orang yang memiliki kelas ekonomi yang tinggi, orang yang senang bersosialisasi di
kalangan atas, dan yang bergaya tinggi.
Begitu juga jika kita membuka warung makan atau restoran dekat kampus sudah tentu
penentuan menu dan harganya pun 'disesuaikan' dengan kantong para mahasiswa yang
menjadi pasar sasaran Anda. Jadi, pada intinya harus ada kesesuaian antara produk yang
ditawarkan dengan pasar sasarannya.

Langkah ini juga dapat digunakan untuk menghitung perkiraan besar pasarnya. Yang
bagus untuk bisnis tentu yang memiliki peluang jumlah pasar yang besar atau jumlah pasar
yang masih dapat menyerap produk Anda. Setelah langkah kedua ini, Anda harus dengan
pasti menentukan pasar sasarannya. Apabila pasar sasaran sudah ditentukan,
Langkah Ketiga adalah membuat strategi untuk memasarkannya. Ada yang disebut
sebagai bauran pemasaran (marketing mix) yang disingkat dengan 4 P, yaitu product
(produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). Apa artinya? Dalam hal
produk, Anda harus memperhatikan bagaimana jenis produknya, kualitasnya, mereknya, fiturfiturnya, dan ukurannya.
Untuk harga, maka Anda harus mempertimbangkan besar harganya, ada atau tidak
diskonnya, sistem pembayarannya. Dalam hal tempat, maka Anda sudah mengatur cara
distribusinya, sebarannya, lokasi menjualnya. Dan, untuk promosi, tentu juga bagaimana cara
Anda mempromosikan produk Anda, dengan beriklan dimana, metode dan alatnya. Dan
ingat, semuanya harus mengarah pada pasar sasaran yang telah Anda tetapkan tadi.

2.6

Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Marketing Mix adalah seperangkat variabel pemasaran yang digunakan perusahaan


untuk mencapai tujuan. Komponen-komponen pokok marketing mix terdiri dari 4P (Produk,
Price, Place, dan Promotion).

Produk
Produk merupakan titil sentral kegiatan marketing. Kebijakan mengenai produk atau
jasa meliputi jumlah barang / jasa yang akan ditawarkan perusahaan, pelayanan
khusus yang ditawarkan perusahaan guna mendukung penjualan barang atau jasa dan
bentuk barang ataupun jasa yang ditawarkan. Produk merupakan elemen yang paling

penting sebab dengan produk perusahaan berusaha untuk mememnuhi kebutuhan dan
keinginana dari konsumen.

Price (Harga)
Harga disini bukan berarti harga yang murah saja ataupun harga tinggi akan tetapi
yang dimaksudkan adalah harga yang tepat. Dalam menentukan harga yang tepat ada
beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan antara lain faktor harga pokok, kualitas
barang, daya beli masyarakat, keadaan persaingan, konsumen yang dituju,dll.

Place (Distribusi)
Sebelum produsen memasarkan produknya, maka sudah ada perencanaan tentang pola
pendistribusian yang akan dilakukan. Disini penting sekali peranara dan pemilihan
saluran distribusinya. Perantara sangat penting karena dalam segala hal mereka
berhubungan dengan konsumen. Misalnya: agen, grosir, pedagang besar ataupun
pengecer.

Promotion
Disini harus ada keseimbangan, produk baik, sesuai dengan selara konsumen,
dibarangi dengan teknik promosi yang tepat akan sangat membantu suksesnya usaha
marketing.

Termasuk di dalam kombinasi promosi ini adalah kegiatan kegiatan advertising, personal
selling, dan sales promotion.
Advertising adalah bentuk presentasi atau penyajian dan promosi mengenai ide,
barang barang, atau jasa yang dilakukan oleh sponsor tertentu. Dalam kegiatan ini termasuk
bentuk-bentuk iklan dari media massa, elektronik,papan reklame, spanduk, poster, dll.
Personal selling adalah presentasi melalui percakapan satu atau dua orang penjual
untuk tujuan melakukan penjualan. Personal selling dapat terjadi di toko-toko, rumah-rumah,
atau tempat- tempat perusahaan yang dikunjungi oleh agen-agen penjual.

Sales promotion adalah promosipenjualana yaitu memberikan dorongan kepada pembeli yang
mau membeli suatu produk dengan imbalan akan mendapat hadiah atau bonus tertentu.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dalam konsep pemasaran modern banyak perusahaan yang mengacu pada bauran
pemasaran di dalam merancang program pemasarannya. Bauran pemasaran yang terdiri dari
produk, harga, promosi dan saluran distribusi mempunyai peranan yang sangat penting guna
mensukseskan program pemasaran dari suatu perusahaan. Dengan melakukan perencanaan
terhadap empat bauran pemasaran diharapkan perusahaan dapat merumuskan program
pemasaran yang tepat bagi produk yang akan ditawarkan kepada konsumen.
Perencanaan produk yang dihasilkan oleh perusahaan harus benar- benar sesuai dengan
kebutuhan konsumen. Selain itu, produk yang dihasilkan harus mencerminkan kualitas yang
baik. Hal tersebut agar sesuai dengan tujuan perusahaan yang mana produk yang dihasilkan
dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan konsumen dan dapat memuaskan konsumen.

Karena produk merupakan titik sentral dari kegiatan pemasaran, keberhasilan suatu
perusahaan dapat diketahui dari respon yang ditunjukkan oleh konsumen.
Pada situasi persaingan dan perubahan yang bergerak begitu cepat ini perusahaan ditekan
oleh faktor-aktor eksternal seperti perubahan teknologi, ekonomi, sosial kultural dan pasar. Di
sisi lain, secara internal perusahaan menghadapi perubahan organisasi yang tak kalah
peliknya, seperti masalah budaya perusahaan, struktur, karyawan, pemegang saham. Dalam
situasi seperti ini konsep pemasaran tidak lagi cukup hanya berbicara tentang penjualan,
periklanan atau bahkan konsep bauran pemasaran 4P (product, place, pricing, dan
promotion).
Pemasaran harus dilihat sebagai suatu konsep bisnis strategi (strategic business concept).
Artinya pemasaran tidak lagi sekadar marketing as it is, melainkan harus diintegrasikan
dengan strategi perusahaan secara keseluruhan.
3.2.Saran
Saya sebagai penulis makalah ini, menyarankan kepada para pembaca agar mencari
sumber-sumber lain mengenai Manajemen Pemasaran, agar lebih banyak mengetahui dan
memahami serta semakin luas wawasannya mengenai Pengertian , Peranan dan Tujuan
Pemasaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran.

DAFTAR PUSTAKA
Keegan, Warren J. 1996, Manajemen Pemasaran Global: Alih Bahasa, Alexander Sindoro Jilid 1,
Jakarta: Prenhallindo.
Gruenwald, G. 1985. Seri Pemasaran dan Promosi, Pengembangan Produk Baru, PT Alex Media
Komputindo, Jakarta
Kotler, P. 1995. Manajemen Pemasaran; Analisa, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian.
Jilid I, edisi kedelapan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
http://amirhamzah010293.blogspot.com/2013/02/normal-0-false-false-false-in-x-none-ar_23.html