Anda di halaman 1dari 16

KOMPUTASI MEDAN ELEKTROMAGNETIK

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC


AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF
VECTOR FIELDS

OLEH :
KHAIRINA NOOR ASTUTI
(23214309)
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Institut Teknologi Bandung
2015

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

I.

DEFINISI MEDAN
Medan adalah suatu fungsi yang memiliki nilai berbeda pada tiap titik di dalam
spacenya. Atau dapat dikatakan sebagai suatu set terhingga maupun tak terhingga
di mana elemen elemen di dalamnya terdiri atas nilai nilai yang unik pada
jumlah tertentu.
Medan dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk :
1. Medan Skalar
Yang termasuk medan skalar adalah : massa, volume air, temperatur, dan lain
lain.
Medan skalar adalah suatu fungsi yang hanya memberikan nilai tunggal pada
beberapa variabel untuk setiap point pada suatu ruang atau space. Sebagai
contoh ditunjukkan pada gambar berikut :

Gambar 1. Temperatur
Pada gambar di

atas

permukaan Mars
menunjukkan

penampakan

temperatur pada muka bumi.

Gambar tersebut

menunjukkan

terdingin

berwarna

ungu

terhangat

adalah

sementara

suhu

bahwa

suhu
(-120o)
yang

berwarna putih (-65o)


Berbagai jenis warna merepresentasikan suhu permukaan. Namun pada
gambar tersebut, hanya terbatas menampilkan temperatur dalam dua dimensi,
oleh karena itu tidak menunjukkan perubahan fungsi temperatur terhadap
ketinggian.
Bagaiman untuk merepresentasikan temparatur dalam tiga dimensi?

Gambar 2. Koordinal spherical


1

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Dari gambar di atas, menunjkkan perubahan temperatur dalam fungsi


matematika. Bumi memiliki koordinat
setiap titip dibentuk dalam fungsi

( r , , ) . Maka temperatur pada

T ( r , , ) . Temperatur dalam fungsi

tersebut adalah salah satu contoh dari medan skalar. Kata skalar dapat
diartikan bahwa temperatur pada setuap titik berupa angka bukan berupa
vektor.
Apabila diberikan model persamaan temperatur sebagai berikut :
T ( r , , )=[ T o +T 1 sin 2 +T 2 (1+ sin) ] e (r R )
Apabila

T o , T 1, T 2 ,

fungsi

e(rR )

adalah konstan, maka kebergantungan nilai r pada

mengindikasikan

bahwa

temperatur turun

secara

eksponensial seiring apabila kita berjalan secara radial menjauh dari


permukaan

bumi.

Kebergantungan

pada

fungsi

sin 2 ,

mengindikasikan bahwa temperatur turun ketika kita bergerak menuju kutub.


Dan fungsi

dalam fungsi

1+sin , mengindikasikan bahwa

temperatur turun seiring kita bergerak menjauh dari pusat hemisphere yang
menghadap ke bintang.
2. Medan Vektor
Berbeda pengertian dari medan skalar, medan vektor adalah suatu medan yang
memiliki baik nilai dan arah dalam suatu ruang. Vektor biasanya digunakan
untuk mendekripsikan besaran besaran fisika seperti momentum,
percepatan, gaya, dll.
Secara umum, medan vektor F ( x, y , z ) dapat ditulis sebagai
^

F ( x, y, z ) Fx ( x, y, z ) i Fy ( x, y, z ) j Fz ( x, y , z ) k
Dimana komponen pada masing masingnya merupakan skalar. Sementara i,
j, k merepesentasikan vektor unit.
II.

KERAPATAN FLUKS PADA MEDAN VEKTOR


1. Medan Elektrik
Pada suatu dua plat sejajar dengan suatu luasan S, berjarak sebesar d, dan
memiliki muatan positif pada permukaan atas serta muatan negatif pada
permukaan satunya, maka suatu medan listrik akan muncul di antara keduanya.

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Gambar 3. Medan Listrik Pada Dua Buah Plat Sejajar


Di antara kedua plat tersebut akan muncul suatu tegangan yang dinamakan
tegangan elektrik atau Ve. Ve dapat terukur melalui suatu voltmeter impedansi
tinggi. Dari tegangan elektrik tersebut menghasilkan fluks yang dinamakan fluk
listrik . Di mana

dapat diperoleh dari rumus

C adalah nilai kapasitansi plat kapasitor atau biasa disebut konduktansi dielektrik.
Di dalam kapasitor itulah terbetuk suatu kekuatan medan listrik E.
V
E e
d
Kekuatan medan listrik itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu :
Medan elektrik pada bidang yang seragam

Gambar 4. Kekuatan Medan Listrik Pada Bidang Seragam


Subtitusi rumus
3

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

S
V
Ve S e SE
d
d

Medan elektrik pada bidang yang tidak seragam

Gambar 5. Kekuatan Medan Listrik Pada Bidang Tidak Seragam


2. Medan Magnet
Selain medan listrik, terdapat pula medan magnet. Bedanya, medan magnet
akan muncul apabila terdapat dua plat yang merepresentasikan dua kutub atau
dua bauh magnet permanen. Medan magnet juga dapat terjadi di celah antara
stator dan rotor pada mesin elektrik. Suatu muatan yang bergerak akan
menghasilkan suatu medan magnet. Jadi apabila muatan sumber medan listrik
bergerak, maka dia tidak hanya dilingkupi oleh medan listrik saja namun juga
medan magnet. Sumber lain dari medan magnet adalah suatu kabel yang
dialiri arus seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini .

Gambar 6. MedanMagnet akibat Kabel Sepanjang Tak Hingga Dialiri Arus


Medan magnet dilingkupi dalam sebuah loop lingkaran, di mana arah dari
perputaran lingkaran itu ditunjukkan oleh kaidah tangan kanan.
Sama halnya dengan medan elektrik, pada medan magnet akan muncul
tegangan pada kedua plat magnet, yang dinamakan tegangan magnet V m.
Sehingga besarnya fluks magnit

dapat dihitung :
4

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

P.Vm
Dan besarnya P atau konduktansi magnetik diperoleh dari
PL 2
N
Dimana L adalah induktansi kawat, sementara N adalah jumlah lilitan kawat.
Pada sela magnetik akan muncul suatu kekuatan medan elektrik yang
diperoleh dengan rumus :

H VM

d
Sama halnya dengan medan elektrik, medan magnet juga terbagi menjadi dua
yaitu :
Medan magnet pada bidang yang seragam

Gambar 7. Kekuatan Medan Magnet Pada Bidang Seragam


Medan magnet pada bidang yang tidak seragam

Gambar 8. Kekuatan Medan Magnet Pada Bidang Tidak Seragam


Apabila ruang antara kedua plat diisi suatu konduktansi maka apabila plat
tersebut tersambung kepada suatu tsumber tegangan konstan, suatu fluks
konduktansi atau biasa disebut arus listrik I dapat dihasilkan.
5

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

I G.Ve
Medan yang terdapat di dalam konduktor disebut medan konduksi atau
dinamakan medan J. Nilai medan konduksi berbanding lurus degan
kondultansi G.
3. Kerapatan Fluks Listik
Sementara apabila suatu garis garis fluksi merupakan medan skalar, lain
halnya dengan kerapatan fluks. Kerapatan fluks merupakan besaran vektor.
Karena merupakan besaran vektor, maka dia memiliki nilai dan arah. Arah
dari kerapatan fluk adalah arah fluks pada titik tertentu, sementara besar
nilainya adalah merupakan pembagian dari sejumlah fluks yang memotong
suatu permukaan dibagi luasan permukaan itu sendiri.

D
S
Kerapatan fluks listrik dapat diukur dalam coloumbs per meter kuadrat.
Kerapatan fluks listrik dapat dibagi menjadi dua, yaitu
Kerapatan fluks listrik pada bidang yang seragam

D
S

Gambar 9. Kerapatan Fluks Listrik Pada Bidang Seragam

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Kerapatan fluks listrik pada bidang yang tidak seragam


d
D
dS

Gambar 10. Kerapatan Fluks Listrik Pada Bidang Tidak Seragam


Mari kita kini menganggap bahwa kenaikan elemen pada area S adalah
merupakan bagian dari permukaan bidang. Karena kerapatan fluks merupakan
besaran vektor, maka tentunya dia memiliki arah. Uniknya, arah yang terkait pada
S

adalah arah normal terhadap bidang yang mana bersinggungan dengan

permukaan pada titik tertentu.

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Gambar 10. Kerapatan Fluks Listrik Pada Titik P Karena Suatu Muatan Q.
Sehingga tentunya pada tiap titik P yang dianggap terdapat suatu kenaikan elemen
S

, maka DS akan membentuk sudut sebesar

dengan

S . Sehingga

didapatkan persamaan :
D
Maka untuk suatu bidang tak seragam :

S cos

d
dS cos
Kemudian karena persamaan di atas masih merupakan skalar, maka dikalikan
D

dengan suatu vektor unit nD, sehingga menjadi :

D
nD
S cos
untuk bidak seragam
^
d
D
nD
dS cos
untuk bidang tidak seragam
4. Kerapatan Fluks Magnet
Sama halnya dengan kerapatan fluks medan listrik, kerapatan fluks medan
magnit juga merupakan besaran vektor, yang dapat diklasifikasikan menjadi
dua :
Kerapatan fluks magnet pada bidang yang seragam
Kerapatan fluks magnet pada bidang yang seragam dapat deperoleh
dnegan persamaan

nB
S cos
Kerapatan fluks magnet pada bidang yang tidak seragam

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Kerapatan fluks magnet pada bidang yang tidak seragam dapat deperoleh
dengan persamaan
B

^
d
nB
dS cos

5. Kerapatan Arus Listrik


Sama halnya dengan kerapatan fluks medan listrik dan kerapatan fluks medan
magnit, kerapatan arus listrik juga merupakan besaran vektor, yang dapat
diklasifikasikan menjadi dua :
kerapatan arus listrik pada bidang yang seragam
kerapatan arus listrik pada bidang yang seragam dapat deperoleh dnegan
persamaan

I
nJ
S cos
kerapatan arus listrik pada bidang yang tidak seragam
kerapatan arus listrik pada bidang yang tidak seragam dapat deperoleh

dengan persamaan

^
d
nJ
dS cos
Secara umum, setiap integral permukaan terhadap besaran vektor disebut

fluks. Integral seperti ini pada mulanya ditemukan pada mekanika fluida.
III.

HUBUNGAN KONSTITUTIF
Suatu kerapatan fluk listrik D dan kerapatan magnet B, keduanya terhubung atau
memiliki relasi dengan kekuatan medan listrik E dan kekuatan medan magnet B.
Hubungan keduanya tersebutlah yang disebut hubungan konstitutif.
Pada suatu kondisi vakum, bentuk sederhana antara hubungan keduanya
diformulasikan dalam bentuk berikut :
D= 0 E
12
dengan 0 =8,854 x 10
Farad/m
Sementara :
B=0 H
dengan 0=4 x 107 Henry/m
Sementara bentuk umum pada suatu bahan dielektrik isotropik yang homogen,
persamaannya menjadi
D=E dengan = 0 (1+ )
Dan pada bahan material magnetik yang homogen, persamaannya menjadi
B=E dengan = 0 (1+ m)

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Dimana

dan

m adalah suseptabilitas bahan. Pada umumnya, untuk

kekuatan medan elektik tertentu nilainya akan semakin besar apabila


konduktivitas mediumnya juga semakin besar. Tentunya material dengan
permitivitas paling kecil akan mengalami tekanan elektrik paling besar.
D1n D2 n
B1n B2 n
J1n J 2 n Apabila pada suatu kejadian, pada suatu boundary atau batasan tidak
dikenakan suatu sumber eksternal, maka kondisi dari boundary itu dapat
diformulasikan dengan :

2
E2 n
1

H1n 2 H 2 n
1

E1n 2 E2 n
1
Sehingga secara umum, untuk medan listrik, medan magnetik, dan
E1n

medan konduksi dapat diformulasikan sebagai berikut :

Sehingga semua persamaan di atas dapat dijabarkan pada satu tabel kesimpulan
sebagai berikut:

10

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Tabel 1. Hubungan perbandingan nilai meda elektrik dan medan magnetik serta
IV.

medan konduksi.
DEFINISI MEDAN VEKTOR
Dalam definisi secara umum, Medan Vektor adalah suatu wilayah ruang yang
dipengaruhi oleh sejumlah nilai vektor, seperti kuat medan magnet atau kuat
medan listrik, dimana setiap nilai dari kuat medan tersebut menghasilkan nilai
vektor yang unik di setiap titik dari wilayah ruang tersebut.
Dibawah ini diberikan contoh sederhana medan vektor pada ruang.

11

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Gambar 1. Medan Vektor Sederhana


V.

KLASIFIKASI MEDAN VEKTOR


Medan vektor dibagi menjadi dua, yaitu :
Source field :
Pada medan ini garis garis di dalamnya memiliki titik awal dan titik
terminal (ujung). Garis garis itu berawal dari suatu tempat bernaman
sources (sumber yang positif) dan berakhir di suatu ujung sink (tanda
negatif).

Garmbar 11. Contoh Fenomena Source Field


Vortex field
Vortex memiliki arti suatu masa energi yang bergerak memutar sehingga
menyebabkan kavakuman pada pusatnya. Pada medan vortex, garis garis
12

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

medan tidak memiliki titik awal dan titik akhir. Karena garis garis itu
membentuk suatu loop tertutup atau solenoidal.

VI.

Garmbar 12. Contoh Fenomena Vortex Field


MEDAN SUMBER LISTRIK (ELECTRIC SOURCE FIELD)
Medan sumber listrik ini muncul apabila tedapat muatan pada suatu lingkungan
atau ruang. Contohnya muatan listrik. Keberadaan medan ini dapat ditunjukkan
melalui gaya yang mereka hasilkan pada suatu benda yang diletakkan pada
medan.
Pada medan ini dibagi menjadi dua jenis :
1. Pure space charge field
Pada medan jenis itu tidak terdapat suatu batasan (Potensial newton)

Gambar 13. Pure space charge field


2. Boundary value problem
Pada kasus ini, medan terletak di antara dua muatan.

13

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Gambar 14. Boundary value problem


VII.

MEDAN VORTEX LISTRIK DAN MAGNETIK


Medan vortex listrik muncul pada suatu lingkungan atau ruang yang di dalamnya
terdapatan fluks magnetik yang berubah terhadap waktu. Sebegai contoh adalah,
bagian luar dan dalam suatu kaki transformator. Apabila pada bagian primer
dicatu tegangan bolak balik AC, maka akan mengalir arus AC pada lilitan primer
pula. Arus pada lilitan primer menghasilkan suatu fluks yang bergerak melingkari
inti besi transformator dan menginduksi kumparan bagian sekunder. Sehingga
pada kumparan sekunder tersebut akan muncul tegangan induksi yang besarnya
d
e ind =N
dt

Gambar 15. Transformator


14

FUNDAMENTAL TERMS OF ELECTRIC AND MAGNETIC FIELDS AND TYPES OF


VECTOR FIELDS

Sementara untuk medan votex magnetik, medan ini muncul pada suatu
lingkungan atau ruang yang di dalamnya terdapat fluks arus yang berubah
terhadap waktu atau arus konstan. Contoh dari medan jenis ini terdapat pada suatu
VIII.

konduktor dengan panjang tertentu yang dialiri oleh arus.


MEDAN VEKTOR UMUM
Secara umum, suatu medan vektor E(x,y,z) terdiri atas baik medan sumber dan
medan vortex.
E(x,y,z) = ES(x,y,z) + EV(x,y,z)
Lambang s merupakan sumber, sementara lambang v merupakan vortex.

DAFTAR RUJUKAN
Hayt, William H. Engineering Electromagnetic.2001. New York: McGraw-Hill
Publishing Co.
Orfanidis, Sophocles J. Electromagnetic Waves and Antennas.2008. New Jersey :
ECE Department, Rutgers University.
Schwab, Adolf J. Field Theory Concepts. 1988. Germany: Springer Verlag
Berlin Heidelberg New York.

15