Anda di halaman 1dari 4

Tugas Pelayanan Informasi Obat

Critical Appraisal
Nama : Elisa Cynthia Ardaricka
NIM : 11613027
Kelas : A
Judul Jurnal : Preventive Effect of Korean Red Ginseng for Acute Respiratory Illness: A
Randomized and Double-Blind Clinical Trial
A.

Two basic question :

1. Dimana jurnal tersebut di published ?


Jurnal tersebut di published di Journal of Korean Medical Science ( JKMS )
Nilai impact factor nya adalah 1.249 ( sampai tahun 2012)
2. Apakah penelitian tersebut disponsori ?
Ya, penelitian tersebut disponsori oleh the Food Functionality Evaluation Program 2010
under the Ministry of Food, Agriculture, Forestry, and Fisheries and by the Korea Food
Research Institute, Korea.
B.

Pertanyaan khusus pada poin introduction

1. Apakah terdapat konflik kepentingan?


Tidak diberi penjelasan mengenai conflict of interest sehingga memungkinkan adanya konflik
kepentingan dalam penelitian tersebut.
2. Apakah penelitian dapat dibenarkan dari segi ilmu pengetahuan dan bermanfaat?
Ya dapat dibenarkan dari segi ilmu pengetahuan karena dengan adanya penelitian tersebut
dapat mengetahui apakah Korean Red Ginseng dapat mencegah (preventif) terjadinya
Penyakit Respirasi Akut / acute respiratory illness (ARI) atau tidak . Namun dari segi manfaat
di Indonesia mungkin kurang bermanfaat, karena harga Korean Red Ginseng di Indonesia
masih mahal. Jadi tidak semua orang dapat membelinya.
3. Apakah tujuan penelitian disebutkan?
Ya disebutkan, tujuannya untuk mengetahui apakah Korean Red Ginseng dapat mencegah
(preventif) terjadinya Penyakit Respirasi Akut / acute respiratory illness (ARI) atau tidak .
Karena masih sangat sedikit yang meneliti Korean Red Ginseng sebagai pencegahan
terjadinya ARI .

C. Pertanyaan khusus pada poin Method


1.
Apakah sumber subyek penelitian dan lokasi penelitian disebutkan?
Subjek uji direkrut di Clinical Trial Center for Functional Foods melalui iklan di Koran local.
Lokasi penelitian di the Chonbuk National University Hospital.
2.

Apakah kriteria inklusi dan eksklusi disebutkan?


Ya disebutkan.
Kriteria inklusi : Sehat , usia antara 30 samapai 70 tahun.
Kriteria eksklusi :
a. efek pengganggu dari vaksinasi , subjek telah menggunakan vaksinasi influenza dalam
waktu 6 bulan),
b. terinfeksi HIV atau pasien kanker ,
c. penyakit cardiovascular , neurologis atau penyakit kejiwaan , renal , paru dan kelainan hati,
d. infeksi saluran pernapasan atas dalam waktu dua minggu sebelum penelitian
e. Dalam pengobatan tuberculosis,
f. riwayat penyakit yang dapat mengganggu dengan produk tes atau menghambat penyerapan
Korean Red Ginseng , seperti penyakit gastrointestinal ( penyakit Crohn ) atau operasi
gastrointestinal (a appendicitis atau termasuk operasi enterokel)
g. partisipasi dalam uji klinis lain dalam 2 bulan terakhir ,
h. uji abnormal fungsi hati ( ALT > 60 IU / L )
i. pasien penyakit jaringan ikat ;
j. pasien penyakit multiple sclerosis ;
k. menggunakan obat-obatan seperti obat imunosupresif , kortikosteroidroids , warfarin ,
phenelzine , pentobarbital , haloperidol , cyclosporine ;
l. alergi atau hipersensitif terhadap ginseng , terapi ,
m. obat antipsikotik - chosis dalam 2 bulan terakhir ;
n. tes laboratorium , dan kondisi medis atau psikologis dianggap oleh para peneliti
mengganggu keberhasilan studi/penelitian ,
o. sejarah penggunaan alkohol atau penyalahgunaan zat ;
p. kehamilan atau menyusui , dan
q. dihakimi oleh physician yang bertanggung jawab atas studi bahwa tidak sesuai untuk

3.

4.

berpartisipasi dalam penelitian ini .


Apakah subyek penelitian sudah melewati kajian etik yg independen?
Ya sudah, Karena sudah ada persetujuan dan penandatanganan informed consent sebelum
dilakukan penelitian.
Apakah perlakuan dijelaskan dg rinci?
Ya. Disebutkan bahwa dilakukan pada 100 subjek uji dengan menggunakan metode RCT dan
double blind. Yang dibutakan adalah subjek, staff peneliti, investigators, dan apoteker sampai
semua data dianalisis. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang
menggunakan Red Ginseng ( jumlah 50 orang) dan placebo (jumlah 50 orang). Pada
kelompok yang menggunakan Red Ginseng , resepnya adalah 1,0 g 3 kali sehari ( 3,0 gram
per hari ) selama 12 minggu . Sedangkan Plasebo dibuat dengan rasa yang sama dan
penampilan tetapi tanpa bahan utama yaitu Red Ginseng. Produk Studi/ Penelitian disediakan
untuk diberikan pada subjek uji setiap 4 minggu . Selama periode intervensi dari 12 minggu ,
subjek diminta untuk melanjutkan diet biasa mereka dan aktivitas dan diminta untuk tidak

menggunakan makanan fungsional lain atau suplemen diet . Antropometrik , parameter


biokimia , dan tanda-tanda vital diukur sebelum dan sesudah periode intervensi untuk kedua
kelompok .
Setiap empat minggu , subjek diminta untuk melaporkan penilaian dari setiap kejadian buruk
atau perubahan apapun dalam pelatihan , gaya hidup , atau pola makan dan untuk menilai
kepatuhan . Termometer merkuri digunakan untuk memeriksa suhu tubuh subjek uji.
D. Pertanyaan khusus pada poin results
1. Apakah waktu dan lamanya penelitian disebutkan?
Pada results tidak disebutkan lamanya penelitian. Namun pada materials and methods dan
discussion disebutkan lama penelitian yaitu 12 minggu.
2. Apakah semua pasien (sampel) dihitung?
Ya dihitung, dengan jumlah sampel pasien 100 orang.
3. Apakah antara kelompok uji dan kelompok kontrol sebanding?
Ya sebanding , 50 orang untuk kelompok placebo dan 50 orang untuk kelompok yang diberi
Red Korean Ginseng. Lebih jelasnya dijelaskan di materials and methods yaitu dari 115
orang yang akan menjadi subjek uji, setelah dilakukan penilaian kriteria inklusi , yang tidak
masuk kriteria inkluis 14 orang dan 1 orang keluar . Sehingga ada 100 orang menjadi subjek
uji. Kemudian mula-mula dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok uji 50 orang dan
kelompok control 50 orang. Kemudian 1 orang dari kelompok uji tidak dilakukan follow up
menjadi 49orang, dan pada kelompok control ada yang terjadi withdrawal sehingga menjadi
49 orang. Jadi sebanding jumlah kelompok uji dan control yaitu masing-masing terdiri dari 49
orang.
4. Apakah metode analisis statistik yg digunakan sesuai?
Pada results tidak disebutkan, namun disebutkan di materials and methods, metode analisis
statistikanya sesuai. Karena durasi gejala dan skor dianalisis dengan uji Mann Whitney U dan
uji eksak Fisher. Kemudian diguanakan ANOVA untuk menghitung 2 kelompok ( kelompok
placebo dan kelompok yang diberi Korean Red Ginseng).
5. Apakah interval kepercayaan disebutkan?
Pada results tidak disebutkan, namun pada materials and methods disebutkan, dengan
menggunakan Software SPSS ver 19.0 (SPSS Inc, Chicago, IL, USA) untuk semua analisis
dan nilai-nilai P kurang dari 0,05 adalah dianggap signifikan secara statistik.
E. Pertanyaan khusus pada poin discussion
1. Apakah ada interpretasi terhadap hasil, sumber bias dan ketidaktepatan?
Ya ada . Dalam penelitian tersebut disebutkan beberapa keterbatasan. Yaitu pertama , tidak
menghitung jumlah subjek statistik . Kemudian Kita studi klinis yang lebih luas dengan
statistik yang jelas . Kedua , tidak melakukan analisis mikrobiologis ARI / ISPA. Maka tidak
yakin dari sifat virus atau jumlah strain . Ketiga , hanya memasukkan sukarelawan sehat tanpa
vaksinasi influenza .
2. Apakah ada interpretasi data dalam konteksnya dengan ilmu pengetahuan dan praktek klinik
sekarang? Ya ada, Korean Red Ginseng dapat menjadi pencegah terjadinya ARI / ISPA.

Namun di Indonesia harga Korean Red Ginseng mahal,jadi masih sulit untuk diterapkan di
Indonesia.
3. Apakah kesimpulan disusun berdasarkan tujuan dan hasil penelitian?
Ya, Korean Red Ginseng memiliki efek perlindungan terhadap terjadi ISPA , dan memiliki
kecenderungan untuk mengurangi durasi dan skor gejala ISPA .
F. Pertanyaan khusus pada poin abstract
1. Apakah abstrak ditulis terstruktur?
Ya, dari background, tujuan, metode, hasil, kesimpulan, dan kata kunci.
2. Apakah abstrak yg ditulis konsisten dengan metode, hasil, dan pembahasan dalam artikel
lengkapnya?
Ya, konsisten . Dari background sampai kesimpulan pada abstrak sesuai dengan artikel
lengkapnya.

Kesimpulan
Jurnal ini sudah cukup baik karena judul dan kesimpulan sesuai. Kemudian abstrak yg ditulis
konsisten dengan metode, hasil, dan pembahasan dalam artikel lengkapnya. Serta isi artikel
sudah cukup lengkap, namun kekurangannya adalah tidak semua penjelasannya seusai dengan
tempatnya. Misalnya seharusnya penjelasan mengenai metode analisis beserta interval
kepercayaan berada di results, namun pada jurnal ini berada di materials and method. Selain
itu pada jurnal ini tidak dijelaskan mengenai conflict of interest nya sehingga mungkin saja
pada jurnal ini ada conflict of ineterestnya .