Anda di halaman 1dari 1

Fenomena lainnya yang terjadi pada kepersertaan BPJS adalah fenomena Ibu hamil.

Banyaknya Bidan desa yang menginformasikan BPJS kepada Ibu dengan iming-iming gratis
biaya persalinan hingga perawatan. Membuat Ibu hamil berbondong-bondong mendaftarkan
dirinya ke BPJS dua bulan sebelum melahirkan, dan melakukan pembayaran iuran pertama.
Setelah anak dilahirkan ibu tidak membayar iuran kedua, ketiga dan seterusnya.
Mereka melupakan hal yang akan terjadi kelak, seperti kesehatan mereka setelah melahirkan
atau anggota keluarga lain yang mungkin menderika sakit mendadak dan membutuhkan BPJS
maka harus membayarkan dendanya jika dipakai kembali yaitu denda yang akan dibayarkan
sesuai perpres no.11 th 2013 bahwa denda bagi peseta BPJS non PBI yang termasuk pekerja
penerima iuran (PPU) sebesar 2% dikalikan tunggakan 3 bulan ditambah total tunggakan.
Sedangkan bagi yang termasuk Pekerja bukan penerima bantuan iuran dendanya 2%
dikalikan tunggakan 6 bulan ditambah total tunggakan.
Hal ini membuat BPJS menjadi kelabakan dalam menutup biaya peserta yang melakukan hal
demikian.