Anda di halaman 1dari 2

ETIOLOGI HIV

Terdapat dua virus utama pada infeksi HIV, yang hanya mempunyai sedikit perbedaan
pada pathogenesis, manifestasi infeksi, perawatan dan prognosis yaitu HIV-1 yang sejauh ini
paling umum di dunia dan HIV-2 yang menyebar terutama di Afrika Barat (Scully, 2004).
Pada individu yang terinfeksi, biasanya virus akan membentuk antibody dalam waktu
6-12 minggu. Kebanyakan individu yang terinfeksi HIV akan berada dalam fase viremia
selama 2-6 minggu. Pada kasus yang langka, bisa selama 35 bulan.periode inkubasi AIDS
pada kebanyakan individu yang terinfeksi HIV adalah 10-12 tahun. Kira-kira 30% penderita
AIDS yang meninggal setelah 3 tahun didiagnosa AIDS dan kira-kira 50% hidup selama 10
tahun (Little dkk., 2002).
Pintu masuk utama HIV ke dalam tubuh adalah melalui darah dan mukosa yang
terbuka pada vagina, vulva, rectum, penis dan juga pada oral cavity. HIV yang masuk ke
dalam tubuh menuju kelenjar limfe dan berada dalam sel dendritik selama beberapa hari
(Greenberg dkk., 2008).
Kemudian terjadi sindrom retroviral akut seperti flu disertai viremia hebat dengan
keterlibatan berbagai kelenjar limfe. Sindrom ini akan hilang sendirir setelah 1-3 minggu,
karena kadar virus yang tinggi dalam darah dapat diturunkan oleh sistem imun tubuh. Proses
ini berlangsung berminggu-minggu sampai terjadi keseimbangan antara pembentukan virus
baru dan upaya eliminasi respon imun. Titik keseimbangan disebut set point. Apabila angka
ini tinggi, perjalanan penyakit menuju AIDS akan berlangsung cepat (Tjay, 2000).
Tahap selanjutnya adalah serokonversi yaitu perubahan antibodi negative menjadi
positif, terjadi 1-3 bulan setelah infeksi dan pasien akan memasuki masa tanpa gejala. Pada
masa ini terjadi penurunan CD4 secara bertahap (CD4 normal = 800-1.000/mm3) yang terjadi
setelah replikasi persisten HIV dengan kadar RNA virus realtif konstan. Mula-mula
penurunan jumlah CD4 sekitar 30-60/tahun, tetapi pada 2 tahun terakhir penurunan jumlah
menjadi cepat sekitar 50-100/tahun sehingga jika tanpa pengobatan, rata-rata masa infeksi
HIV sampai masa AIDS adalah 8-10 tahun saat jumlah CD4 akan mencapai di bawah 200
(Tjay, 2000).

Daftar Pustaka:

Scully C., 2004, Oral Maxillofacial Medicine- ther basis of diagnosis and treatment. Elsevier
Limited.
Little JW., Falace DA., Miller CS., Rhodus NL., 2002, Dental Management of The Medically
Compromised Patient, 6th edition, Mosby.
Greenberg MS., Glick M., Ship J.A., 2008, Burkets Oral Medicine, 11th edition, BC Decker
Inc, Hamilton.
Tjay TH. 2000. Obat-obat Penting, Khasiat, Penggunaan dan Efeknya. Elexcomputindo:
Jakarta.