Anda di halaman 1dari 4

Sekuen Stratigrafi

Sekuen stratigrafi adalah pembagian sedimen berdasarkan kesamaan


genetik yang dibatasi dari satuan genetik lain oleh suatu ketidakselarasan atau
bidang non deposisi dan keselarasan padanannya
Unit-unit sekuen pengendapan dapat diketahui dengan melihat batas sikuen atau
pola pengakhiran seismic, antara lain adalah :
a. Erotional truncation : pengakhiran suatu seismik oleh lapisan erosi, merupakan
batas sekuen yang paling reliable.
b. Toplap : pengakhiran updip lapisan pada permukaan yang menutupinya (karena
non deposisi atau erosi minor).
c. Downlap : lapisan miring yang berakhir secara downdip pada permukaan
horisontal/miring (dominan karena non deposisi).
d. Onlap : lapisan yang relatif horisontal berakhir pada permukaan miring atau
pengakhiran updip lapisan miring pada permukaan yang lebih miring (dominan
karena non deposisi) downlap dan onlap yang kurang dapat dibedakan
satusama lain sering dinamakan sebagai baselap.

Konfigurasi pantulan seismik dalam analisis stratigrafi seismik


1. Paralel dan Subparalel

Relatif sejajar
Kecepatan pengendapan yang seragam pada paparan yang menurun secara

seragam atau dalam cekungan sedimen yang stabil


Variasi : even dan wavy

2. Divergen

Berbentuk membaji dimana penebalan lateral dari seluruh unit disebabkan

oleh penebalan dari pantulan itu sendiri


Variasi lateral kecepatan pengendapan atau pengangkatan/pemiringan
secara progresif bidang pengendapan

3. Progradasi

Akibat

membentuk permukaan pengendapan dengan lereng landai (clinoform)


Pola konfigurasi progradasi dapat berupa sigmoid, oblique, complex

adanya

pengembanagan

sedimentasi

secara

lateral

yang

sigmoid-oblique, shingled, dan hummockly. Perbedaan konfigurasi

progradasi menunjukkan adanya variasi pasokan sedimen, kecepatan

penurunan cekungan dan perubahan muka air laut.


Pola Sigmoid
Bagian atas dan bawah relative tipis dan hamper horizontal, bagian tengan

relatif lebih tebal dengan kemiringan yang lebih besar.


Pasokan sediment yang rendah, penurunan cekungan cekungan yang cepat

atau kenaikan muka laut yang cepat


Pada pengendapan laut dalam dengan energi rendah
Pola Oblique
Pengendapan yang terjadi di dekat dasar gelombang dengan lingkungan

yang mempunyai energi tinggi


Pola oblique tangential merupakan pola progradasi yang ditandai dengan
adanya kemiringan pada bagian bawah strata yang berkurang dan

berbentuk cekung
Pola oblique pararel merupakan pola progradasi dengan pengendapan

strata relatif sejajar


Pola complex sigmoid-oblique merupakan pola kombinasi antara pola
sigmoid dan pola oblique dalam satu fasies seismic

Pola shingled
Merupakan pola progradasi yang tipis dan umumnya sejajar dengan batas

atas da bawah atau miring landai. Pola ini menunjukkan pengendapan pada air
dangkal

Pola hummockly

Merupakan pola konfigurasi yang tidak menerus. Pola ini menunjukkan


progradasi yang clinoform ke dalam air dangkal dalam prodelta
4. Chaotic

Pola yang tidak menerus, saling memotong dan menunjukkan susunan

yang tidak teratur


Akibat energi pengendapan yang tinggi atau akibat deformasi yang kuat.
Pola ini dapat menunjukkan slump structure

5. Reflection Free

Menunjukkan tidak adanya pantulan pada rekaman seismic


Terjadi pada batuan yang homogen dan tidak berlapis, seperti pada batuan
beku, tubuh garam, batupasir atau serpih yang tebal