Anda di halaman 1dari 4

B.

1.

Teori Media
Pengertian Media

Belajar adalah suatu proses kompleks yang terjadi pada diri setiap orang
sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara
seseorang dengan lingkungannya. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran media
merupakan bagian yang terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya
tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran di sekolah khususnya.
Kata media pengajaran terdiri dari kata “media” dan “pengajaran”. Media atau
medium berasal dari kata latin “Medius” yang berarti “Tengah”. Degan demikian
dapat diketahui bahwa media adalah sesuatu yang menjadi perantara dengan yang
lainnya. Dalam bahasa Arab media berarti perantara (Washaail) atau pengantar
pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Gerlach menyebutkan bahwa media jika dipahami dalam garis besar adalah
manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa
mampu mmeperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap (Arsyad (2002).
Terkadang istilah media pembelajaran sering diartikan bergantian dengan istilah
alat bantu atau media komunikasi. Seperti yang dikemukakan oleh Gagne dan
Briggs bahwa secara implisit media pengajaran meliputi alat yang berupa fisik yang
digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran yang terdiri dari antara lain
buku, tape recorder, kaset, video camera, grafi, televisi, film, slide foto, gambar,
dan komputer (Arsyad, 2002).
Dari beberapa definisi dan batasan tentang media pedidikan dan
pembelajaran tersebut diatas dapat diketahui bahwa salah satu hal yang
mempengaruhi efektifitas proses belajar mengajar baik di dalam kelas maupun di
luar kelas adalah penggunaan media pembelajaran baik visual maupun oudio
visual.

2.

Fungsi Media

Levie dan Lentz mengemukkan empat fungsi media pengajaran khususnya
media visual adalah
a.
Fungsi atensi yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk
berkonsentrasi kepada isi pengajaran yang berkaitan dengan makna visual yang
ditampilkan,
b.

Fungsi afektif yang dapat mengubah emosi dan sikap siswa,

c.
Fungsi kognitif yang memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan
mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar, dan

(2) berbagai jenis komponen dalam lingkungan pembelajar yang dapat merangsang pembelajar untu belajar. Media tersebut baik media pembelajaran grafis. baik cetak maupun audio. kartun. 2002). media pembelajaran proyeksi dan pembelajaran lingkungan dapat digunakan dalam proses belajar mengajar Dari keseluruhan pengertian di atas. visual. poster. film dan sebagainya.d. grafik. komik dan sebagainya. globe. afektif dan psikomotorik dalam proses belajar mengajar dapat dipacu. atlas. informasi atau bahan pelajaran kepada penerima pesan atau pembelajar. dan (4) bentuk-bentuk komunikasi yang dapat merangsang pembelajar untuk belajar. dan audio-visual . bagan atau diagram. Hal tersebut daat mempertinggi hasil dan prestasi belajar siswa dan sekaligus dapat mendukung dan mendorong siswa yang memeiliki kemampuan yang terbatas dalam menerima informasi dan pesan dalam proses belajar mengajar yang berlansung. model susun. maka dapat diketahui bahwa sesungguhnya penggunaan media pengajaran dapat meningkatkan kualitas hasil belajar mengajar yang diperoleh oleh siswa karena ketiga komponen kognitif. model penampang. foto. 2002). Dari keempat fungsi tersebut. Jenis media pegajaran yang sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran adalah: a. 3. Jenis-jenis Media Terdapat beberapa jenis media pembelajaran yang biasa digunakan dalam proses pengajaran yaitu media foto. Efektifitas penggunaan media terhadap proses belajar bengajar tersebut terjadi karena dalam proses pengugunaannya siswa dilibatkan tidak hanya dalam benak ataupun mentalnya saja akan tetapi dapat memperhatikan merapa dan menyaksikan secara langung informasi yang disampaikan dalam proses belajar mengajar tersebut. mock up. secara umum dapat dikatakan bahwa substansi dari media pembelajaran adalah: (1) bentuk saluran. diorama. OHP dan Penggunaan lingkungan sebagai media (Sudjana. yang digunakan untuk menyalurkan pesan. film strips. grafik. Kompensatoris yaitu memberikan konteks untuk memahami teks dan memabantu siswa yang lemah dalam membaca dan mengorganisasikan informasi (arsyad. c. film. model kerja. b. Media tiga dimensi yaitu model padat. Media proyeksi seperti slide. media pembelajaran tiga dimensi. Media Grafis seperti gambar. (3) bentuk alat fisik yang dapat yang dapat menyajikan pesan serta merangsang pembelajar untuk belajar.

(2) dukungannya terhadap isi bahan pelajaran.menggunakan media sebagai alat bantu mengajar dan tindak lanjut penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar siswa. Berdasarkan penjelasan tersebut di atas dapat diketahui bahwa pemilihan media pembelajaran harus memperhatikan beberapa pertimbangan diantaranya adalah ketepatan dengan tujuan pengajaran.4. metode yang dipilih. keefektifan dalam menilai penggunaan media pembelajaran dalam proses pengajaran. (1) Ketepatannya dengan tujuan pengajaran. dan (6) sesuai dengan taraf pikir siswa(Sudjana. Dan selain itu juga harus disesuaikan dengan kemampuan berfikir siswa sehingga makna yang terkandung didalamnya dapat dipahami dengan mudah oleh siswa. Oleh karena itu seorang guru sebelum memilih media pengajaran tertentu harus menegetahui betul materi yang akan diajarkan. Selain beberapa hal tersebut. . Kedua. Guru terampil menggunakan dan membuat media pengajaran sederhana untuk keperluan pengajaran terutama media dua dimensi atau gambar atau foto serta penggunaan media proyeksi. 2002). (5) tersedia waktu untuk menggunakannya. (3) kemudahan memperoleh media. Ketiga. Selain itu juga media pengajaran yang telah dipilih harus disesuaikan engan si bahan atau materi pengajaran yang akan disampaikan. Nana Sudjana menjelaskan beberapa kriteria dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran yaitu. guru perlu memiliki pemahaman media pengajaran antara lain jenis dan manfaat media pembelajaran. kemudian menentukan jenis alat bantu atau media pengjaran yang akan digunakan. (4) keterampilan guru menggunakannya. kriteria memilih dan menggunakan media pengajaran. Apapun jenis media yang dipilih harus disesuaikan dengan kemampuan guru untuk menggunakan media pembelajaran tersebut. Dengan demikian bahan pengajaran yang disampaikan harus diklasifikasikan dan disesuaikan dengan media yang dipilih bedasarkan sifat bahan pelajaran apakah fakta. Secara khusus beberapa hal yang perlu diperhatikan guru dalam menggunakan media pembelajaran untuk mempertingi kualitas pengajaran adalah: Pertama. juga yang perlu dipertimbangkan seorang guru dalam memilih media pengajaran adalah kemampuan guru itu sendiri menggunakan media pengajaran yang dipilihnya. Hal tersebut berarti bahwa media pengajaran yang dipilih harus didasarkan atas tujuan-tujuan instruksional yang telah ditetapkan oleh guru sebelumnya. konsep atau generalisasi yang memerlukan bantuan media untuk dpat dipahami dengan mudah oleh siswa. Kriteria dalam memilih Media Fungsi media pembelajaran sebagai alat bantu untuk dapat meningkatkan dan mempertinggi hasil belajar siswa harus didukung oleh ketepatan seorang guru dalam memeilih media yang akan dipergunakan dalam suatu kegiatan proses belajar mengajar.

nilainya tidak mahal. . luwes dan bertahan serta memiliki mutu tekhnis. Media yang digunakan dlam proses belajar mengajajar haruslah memiliki kualitas dan mutu yang baik meskipun media tersebut adalah merupakan hasil karya guru sendir.. karena media pembelajaran yang mahal dan memebutuhkan waktu lama dalam pembuatannya belum tentu menajdi jaminan sebagai media pembelajaran yang terbaik. Karena dalam pemilihan media pembelajaran tidak perlu dipaksakan. sederhana dan seterusnya.Selain kriteria tersebut di atas Arsyad (2002) mengemukakan bahwa kriteria memilih media pengajaran juga harus mempertimbangkan beberapa hal yaitu: media tersebut praktis. Media yang dpiilih seharusya dapat bersifat fleksibel dan dapat digunakan dimana-mana dengan peralatan yang tersedia disekitar kita.