Anda di halaman 1dari 10

Dara Ayu Ning Cahya Islami

12030113140205
PROFESI AKUNTAN PUBLIK

Profesi akuntan publik merupakan profesi kepercayaan masyarakat. Dari
profesi akuntan publik, masyarakat mengharapkan penilaian yang bebas
dan tidak memihak terhadap informasi yang disajikan oleh manajemen
perusahaan dalam laporan keuangan.

Timbul dan Berkembangnya Profesi Akuntan Publik

Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah
sejalan dengan perkembangan perusahaan-perusahaan dan berbagai
bentuk badan hukum di negara tersebut. Di satu pihak, manajemen
perusahaan ingin menyampaikan informasi mengenai
pertanggungjawaban pengelolaan dana yang berasal dari pihak luar; di
pihak lain. Pihak luar perusahaan ingin memperoleh informasi yang andal
dari manajemen perusahaan mengenai pertanggungjawaban dana yang
mereka investasikan. Adanya dua kepentingan inilah yang menyebabkan
timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik.

Jasa yang Dihasilkan oleh Profesi Akuntan Publik

Profesi akuntan publik menghasilkan berbagai macam jasa bagi
masyarakat,yang dapat digulongkan ke dalam dua kelompok:

1. Jasa Assurance
Jasa assurance adalah jasa profesional independen
yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan. Jasa
assurance ini lebih dikenal dengan jasa audit.
2. Jasa Atestasi
Salah satu tipe jasa assurance yang disediakan oleh profesi akuntan
publik adalah jasa atestasi. Atestasi atau (attestation) adalah suatu
pernyataan pendapat atau
pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apaka

6. dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Jasa pemberian saran profesional (advisory service) c. Jenis jasa nonassurance yang dihasilkan olah akuntan publik adalah jasa kompilasi. Jasa konsultasi diatur dalam Standar Jasa Konsultasi. Suatu proses sistematik Untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif Pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian ekonomi Menetapkan tingkat kesesuaian Kriteria yang ditetapkan Penyampaian hasil Pemakai yang berkepentingan . jasa perpajakan. keyakinan negatif. jasa konsultasi. Konsultasi (consultation) b. 7. 3. Jasa Transaksi e.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 h asersi suatu entitas sesuai. Jasa produk Defenisi Auditing Secara umum auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh danmengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatandan kejadian ekonomi. Defenisi auditing secara umum tersebut memiliki unsur-unsur penting yang diuraikan sebagai berikut ini : 1. Jasa Implementasi d. 2. dengan kriteria yang ditetapkan. 4. serta penyampian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan. dalam suatu hal yang material. Jasa astestasi profesi akuntan publik dapat dibagi lebih lanjut menjadi 4 jenis : 1) Audit 2) Pemeriksaan (examination) 3) Review 4) Prosedur yang disepakati (agreed-upon procedures) 3. Jasa konsultasi dapat meliputi jasajasa berikut ini : a. 5. ringkasan temuan. Jasa penyediaan staf dan jasa pendukung lainya f.atau bentuk lain keyakinan. Jasa Nonassurance Jasa nonassurance adalah jasa yang dihasilkan oleh akuntan publik yang didalamnya ia tidak memberikan suatu pendapat.

sehingga masyarakat keuangan memperoleh informasi keuangan yang andal sebagai dasar untuk memutuskan alokasi sumbersumber ekonomi. SPAP dikeluarkan oleh Dewan . auditing harus dilaksanakan oleh pihak yang bebas dari menajemen dan harus dapat diandalkan ditinjau dari sudut profesinya. tetapi merupakan suatu disiplin bebas. Oleh kerena itu. Standar Profesional Akuntan Publik Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) adalah kodifikasi berbagai pernyataan standar teknis yang merupakan panduan dalam memberikan jasa bagi Akuntan Publik di Indonesia. auditing ditunjukan untuk menentukan secara objektif keandalan informasi yang disampaikan oleh manajemen dalam laporan keuangan. Peran Profesi Akutan Publik Dalam Perekonomian Suatu Negara Masyarakat keuangan memerlukan jasa profesional untuk menilai kewajaran informasi keuangan yang disajikan oleh manajemen kepada masyarakat.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 Auditing Ditinjau dari Sudut Profesi Akuntan Publik Ditinjau dari sudut profesi akuntan publik. Dari pihak. auditing adalah pemeriksaan (examination) secara objektif atas laporan keuangan suatu perusahaan atau organisasi lain dengan tujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar. posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan atau organisasi tersebut. Atas dasar informasi keuangan yang andal. masyarakat keuangan akan memiliki dasar yang andal untuk menyalurkan dana mereka ke usaha-usaha yang beroperasi secara efisien dan memiliki posisi keuangan yang sehat. dalam semua hal yang material. Auditing bukan merupakan cabang akuntansi. Profesi akutan publik bertanggung jawab untuk menaikan tingkat keandalan laporan keuangan perusahaanperusahaan. yang mendasarkan diri pada hasil kegiatan akuntansi dan data kegiatan yang lain.

Standar auditing merupakan pedoman audit atas laporan keuangan historis. Dalam semua hal yang berhubungan dengan perikatan. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya. Standar umum 1. 3. yang terdiri dari standar umum. Standar Jasa Konsultansi. Standar Atestasi. Standar auditing terdiri atas sepuluh standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Auditing (PSA). Standar Auditing Standar Auditing adalah sepuluh standar yang ditetapkan dan disahkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya. 1. Tipe Standar Profesional terdiri dari Standar Auditing. independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor. Standar pekerjaan lapangan 1. auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 Standar Profesional Akuntan Publik Institut Akuntan Publik Indonesia (DSPAP IAPI). dan standar pelaporan beserta interpretasinya. Standar Jasa Akuntansi dan Review. Kelima standar profesional di atas merupakan standar teknis yang bertujuan untuk mengatur mutu jasa yang dihasilkan oleh profesi akuntan publik di Indonesia. dan Standar Pengendalian Mutu. 2. standar pekerjaan lapangan. .

2. 4. maka alasannya harus dinyatakan. dan lingkup pengujian yang akan dilakukan. Dalam hal nama auditor dikaitkan dengan laporan keuangan. Laporan auditor harus menunjukkan atau menyatakan. Standar Atestasi Atestasi (attestation) adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan yang diberikan oleh seorang yang independen dan kompeten yang menyatakan apakah asersi (assertion) suatu entitas telah . Laporan auditor harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan atau suatu asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diberikan. 3. 3. permintaan keterangan. jika ada. Jika pendapat secara keseluruhan tidak dapat diberikan. maka laporan auditor harus memuat petunjuk yang jelas mengenai sifat pekerjaan audit yang dilaksanakan. dan konfirmasi sebagai dasar memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keungan yang diaudit. pengamatan. Pemahaman memadai atas pengendalian intern harus diperoleh unutk merencanakan audit dan menentukan sifat. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi. jika ada. saat. Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai. Laporan auditor harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. dan tingkat tanggung jawab yang dipikul oleh audito 2.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 2. ketidakkonsistenan penerapan prinsip akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan dibandingkan dengan penerapan prinsip akuntansi tersebut dalam periode sebelumnya. Standar pelaporan 1. kecuali dinyatakan lain dalam laporan auditor.

3. dan (3) prosedur yang disepakati (agreed-upon procedures).Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Asersi adalah suatu pernyataan yang dibuat oleh satu pihak yang dimaksudkan untuk digunakan oleh pihak lain. (2) review.pelaksanaan prosedur permintaan keterangan dan analisis yang menghasilkan dasar memadai bagi akuntan untuk memberikan keyakinan terbatas. hal ini sangat berbeda dengan tujuan audit atas laporan keuangan yang dilaksanakan sesuai dengan standar auditing. sedangkan dalam pekerjaan non-atestasi tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan pendapat akuntan. Jasa akuntansi yang diatur dalam standar ini antara lain:  Kompilasi laporan keuangan – penyajian informasi-informasi yang merupakan pernyataan manajemen (pemilik) dalam bentuk laporan keuangan  Review atas laporan keuangan . bahwa tidak terdapat modifikasi material yagn harus dilakukan atas laporan keuangan agar laporan tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia . contoh asersi dalam laporan keuangan historis adalah adanya pernyataan manajemen bahwa laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Sifat pekerjaan non-atestasi tidak menyatakan pendapat. Standar Jasa Akuntansi dan Review Standar jasa akuntansi dan review memberikan rerangka untuk fungsi non-atestasi bagi jasa akuntan publik yang mencakup jasa akuntansi dan review. Tujuan audit adalah untuk memberikan dasar memadai untuk menyatakan suatu pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan. Standar atestasi membagi tiga tipe perikatan atestasi (1) pemeriksaan (examination).

Contoh jenis jasa adalah jasa pengurusan kepailitan. Jasa konsultansi dapat berupa:  Konsultasi (consultation) – memberikan konsultasi atau saran profesional (profesional advise) berdasarkan pada kesepakatan bersama dengan klien. Contoh jenis jasa ini adalah pemberian bantuan dalam proses perencanaan strategik  Jasa implementasi . Sifat dan lingkup pekerjaan jasa konsultansi ditentukan oleh perjanjian antara praktisi dengan kliennya. para praktisi menyajikan temuan. Sumber daya dan personel klien digabung dengan sumber daya dan personel praktisi untuk mencapai tujuan implementasi. dan rekomendasi untuk dipertimbangkan dan diputuskan oleh klien. kesimpulan dan rekomendasi. Contoh jenis jasa ini adalah review dan komentar terhadap rencana bisnis buatan klien  Jasa pemberian saran profesional (advisory services) mengembangkan temuan. kesimpulan.mewujudkan rencana kegiatan menjadi kenyataan.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205  Laporan keuangan komparatif – penyajian informasi dalam bentuk laporan keuangan dua periode atau lebih yang disajikan dalam bentuk berkolom 4. .  Jasa transaksi .menyediakan jasa yang berhubungan dengan beberapa transaksi khusus klien yang umumnya dengan pihak ketiga. Contoh jenis jasa ini adalah penyediaan jasa instalasi sistem komputer dan jasa pendukung yang berkaitan. Standar Jasa Konsultansi Standar Jasa Konsultansi merupakan panduan bagi praktisi (akuntan publik) yang menyediakan jasa konsultansi bagi kliennya melalui kantor akuntan publik. Umumnya. Dalam jasa konsultansi. pekerjaan jasa konsultansi dilaksanakan untuk kepentingan klien.

atestasi dan konsultansi meliputi:  independensi – meyakinkan semua personel pada setiap tingkat organisasi harus mempertahankan independensi  penugasan personel – meyakinkan bahwa perikatan akan dilaksanakan oleh staf profesional yang memiliki tingkat pelatihan dan keahlian teknis untuk perikatan dimaksud  konsultasi – meyakinkan bahwa personel akan memperoleh informasi memadai sesuai yang dibutuhkan dari orang yang .menyediakan bagi klien suatu produk dan jasa profesional sebagai pendukung atas instalasi. Staf tersebut akan bekerja di bawah pengarahan klien sepanjang keadaan mengharuskan demikian. Contoh jenis jasa ini adalah penjualan dan penyerahan paket program pelatihan. penjualan dan implementasi perangkat lunak komputer 5.Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205  Jasa penyediaan staf dan jasa pendukung lainnya menyediakan staf yang memadai (dalam hal kompetensi dan jumlah) dan kemungkinan jasa pendukung lain untuk melaksanakan tugas yang ditentukan oleh klien. Standar Pengendalian Mutu Standar Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik (KAP) memberikan panduan bagi kantor akuntan publik di dalam melaksanakan pengendalian kualitas jasa yang dihasilkan oleh kantornya dengan mematuhi berbagai standar yang diterbitkan oleh Dewan Standar Profesional Akuntan Publik Institut Akuntan Publik Indonesia (DSPAP IAPI) dan Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik yang diterbitkan oleh IAPI. penggunaan. atau pemeliharaan produk tertentu. Contoh jenis jasa ini adalah menajemen fasilitas pemrosesan data  Jasa produk . Unsur-unsur pengendalian mutu yang harus harus diterapkan oleh setiap KAP pada semua jenis jasa audit.

 penerimaan dan keberlanjutan klien – menentukan apakah perikatan dari klien akan diterima atau dilanjutkan untuk meminimumkan kemungkinan terjadinya hubungan dengan klien yang manajemennya tidak memiliki integritas berdasarkan pada prinsip pertimbangan kehati-hatian (prudence)  inspeksi – meyakinkan bahwa prosedur yang berhubungan dengan unsur-unsur lain pengendalian mutu telah diterapkan dengan efektif Sumber : . kompetensi. pertimbangan (judgement).Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 memiliki tingkat pengetahuan. sehingga memungkinkan mereka melakukan penugasan secara kompeten  pengembangan profesional – meyakinkan bahwa setiap personel memiliki pengetahuan memadai sehingga memungkinkan mereka memenuhi tanggung jawabnya. Pendidikan profesional berkelanjutan dan pelatihan merupakan wahana bagi KAP untuk memberikan pengetahuan memadai bagi personelnya untuk memenuhi tanggung jawab mereka dan untuk kemajuan karier mereka di KAP  promosi (advancement) – meyakinkan bahwa semua personel yang terseleksi untuk promosi memiliki kualifikasi seperti yang disyaratkan untuk tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi. dan wewenang memadai  supervisi – meyakinkan bahwa pelaksanaan perikatan memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh KAP  pemekerjaan (hiring) – meyakinkan bahwa semua orang yang dipekerjakan memiliki karakteristik semestinya.

Dara Ayu Ning Cahya Islami 12030113140205 Mulyadi. Auditing. Edisi ke-6. Jakarta : PT Salemba Empat.id/handouts/S1_Akuntansi/Etika%20dan%20Profesi %20Akuntansi/Standar%20Profesional%20Akuntan%20Publik.gunadarma. .doc. 2013. ftp://ftp.ac.