Anda di halaman 1dari 4

PENDEKATAN TERAPEUTIK PADA LANSIA

Pemeran :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Wd. Titin aprilian sebagai nenek Wa ija


Hartono sebagai tono, anak dari nenek Wa Ija
Wayan suarniti sebagai Nini, menantu nenek Wa Ija
Nur ramadhani hidayat sebagai perawat Nur
Nur annisha karunia latief sebagai perawat nisa
Elsa septiani putri sebagai perawat elsa
Nurwiah sebagai perawat nurwiah

Seorang nenek jatuh di kamar mandi sehingga mengalami cedera pada tulang belakang dan
harus dirawat di rumah sakit. Nenek ini mempunyai watak yang keras kepala, susah diatur,
cerewet, rewel, mulai sedikit pikun dan nenek tersebut kurang fasih dalam menggunakan
bahasa indonesia.
Shift pagi
Perawat nisa masuk ke dalam ruangan nenek Wa Ija
Perawat Nisa : selamat pagi bu, bagaimana keadaannnya ? tadi malam tidurnya nyenyak ?
Nenek

: (menggangguk )

Perawat nisa : ibu, saya mau mengukur tekanan darah, denyut nadi, dan suhu ibu, ya bu ?
Nenek wa ija : kenapa saya di periksa terus ? ngehaako arimo duka inindua ? ku mangasa mo
duka...
Perawat nisa : ibu, tindakan ini dilakaukan dibutuhkan sebagai data untuk pengobatan itu.
(sambil memeriksa ttv nenek ija )
Nenek : kumangasamo aii...(sy bosan mi ini)
Nini : biar mi ina, supaya kita cepat pulang. Maliwa bumansule.
Setelah melakukan observasi :
Ibu, tekanan darahnya 100/70, denyut nadinya 72, dan suhunya 37c.
Nini : kenapa rendah sekali tekanan darahnya ina sus?
Perawat nisa :karena nenek kurang tidurnya ibu, makanya tekanan darahnaya rendah.
Nini : ohh,begitu kah sus ?
Perawat nisa : iya bu, di awasi istirahatnya ina,saya permisi dulu ya bu, kalo ada yang
dibutuhkan kami siap di ruang perawat.
Di ruang perawat :
Perawat nisa ; nur, itu nenek agak rewel jadi kalo kita bicara harus sabar, trus suka sekali
pake bahasa daerahnya jadi saya nda mengerti.
Perwat nur : oh, iyo kah, .. saya pergi mi dulu kasi obat itu nenek.
Di ruang keperawatn :

Perawat nur : assalamualaikum


Nini dan nenek : walaikum salam
Perawat nur : ina, ini obat suntiknya nah, sa mau suntik dulu, di tahan sakitnya ina.
Nenek : obat apa itu, sus ?
Perawat nur : ini obat supaya tidak sakit lagi pinggangnya ina,
Nenek : huh,kapan kah saya pulang,beku bansulemo (saya ingin pulang)
Perawat nur : itu mi ina, kalo kita mau cepat pulang harus mau ini di kasih obat. Supaya
sembuh penyakitnya ina,bisa mi ina jalan- jalan lagi di halaman rumahnya ina, ketemu
anaknya ina, sedikit ji sakitnya ,tahan nah.
Nenek : umbe mo(iya)
Proses penyuntikan :
Nenek : (kesakitan) harodo(adede)....suster sakiitt, apakah ini yang dikasih? Oo nii..tei
moopii aii(ni, sakit sekali)
Nini : sabar mi ina..
Perawat nur : selesai mi ina, masih sakit ?
Nenek : huuhh, sakit sekali kaasih,
Perawat nur : sebentar nda sakit mi ina,kalo bgtu sa permisi mi dulu nah ina (sambil
memegang bahu nenek).
Nini : tidak apa-apa mi kah itu suster ?
Perawat nur : tidak apa-apa bu, sakitnya tidak lama akan lama bu. Kalo masih sakit nanti
tinggal panggil saya di ruang perawat atau perawat lain yang ada disini bu.
Saya permisi dulu ina,semoga cepat sembuh.
Perawat nisa dan nur : ibu ija tadi turun tekanan darahnya jadi anjurkan untuk istirahat.
Perawat elsa dan nurwiah : oh.iya..
Shift siang
Perawat elsa : selamat siang ina. Bagaimana kabarnya? Masih sakit belakangnya?
Nenek: Masih sakit suster. impia beku tambo?(kapan saya sembuh?) saya mau pulang mi
cepat urus kebunku di kampung.
Perawat elsa : sabar-sabar mi ina. Makanya ina minum obatnya teratur dan banyak-banyak
istrahat, supaya bisa cepat sembuh. Pak, ini obatnya ina siang ini, tolong dikasih minum
segera.
Pak tono : oh, iya suster. Terimakasih.

Nenek : saya tidak mau mi minum obat. Mendeu mendeu (menutup mulut dengan tangan).
Saya mau pulang mi sekarang tono (merengek pada tono dan nini dan menarik-narik tangan
anaknya dan menantunya)
Nini : belum bisa pulang ina, tadi kan dokter sudah periksa ina katanya ina masih harus
dirawat.
Tono : iya ina, jangan mi dulu pikirkan kebun,daho ungkude(ada saya yang urus).
Nenek : ah, saya tidak mau. Saya bosan ee. Sa sudah sembuh lae. (marah-marah sambil
mencoba berdiri, tapi pinggangnya justru menjadi terasa sangat sakit).harodooooo,, sakiiiiit
suster..(meringis kesakitan sambil memegang pinggangnya)
Perawat elsa : ina, itu tandanya ina masih belum sembuh. Sabar-sabar mi dulu, makanya ina
minum dulu ini obat yang sama pak tono, habis itu ina istirahat, tidur nah ina. Nanti sebentar
sore kalau ina sudah bangun tidur siang saya ajak jalan-jalan pake kursi roda ke tamannya
rumah sakit. Bagaimana?
Nini : Iya ina, tidur mi dulu baru jalan-jalan sama suster sebenetar sore.
Nenek : umbee. Saya bosan kaasi suster di kamar terus.
Perawat elsa : jadi, apa tadi yang harus nenek lakukan sebelum tidur siang?
Nenek : minum obat.
Perawat elsa : kalau begitu saya permisi dulu ina, pak, bu. Nanti tolong obatnya dikasih
minum segera ya pak, bu. Istirahat nah ina.
Tono : Iya suster, terimakasih banyak.
Perawat elsa : sama-sama. (senyum lalu meninggalkan ruangan)
Beberapa saat setelah perawat elsa keluar, tono dan nini ketiduran karena lelah menjaga
nenek. Dan nenek diam-diam keluar dari ruang perawatan dan menuju taman RS.
#Di taman
Perawat nurwiah : ina, bkin apa disini ? bukannya ina harus istrahat di kamar ?
Nenek : iya, tapi ku mangasa ? ehh,bosann mksdnya
Perawat nurwiah : ina,ina istrahat dulu nanti setelah istrahat saya ajak mi inak jalan-jalan.
Nenek : saya tidak mau suster, saya maunya disini.
Perawat nurwiah: iya ina, ina mau sembuh atau tidak?
Nenek : mau suster.
Perawat nurwiah: makanya ina istrahat dulu sekarang supaya cepat sembuh. Ina sekarang kita
kembali ke kamar nah,ina harus istrahat sekarang, nanti kalau sudah bangun sebentar saya
ajak mi ina jalan-jalan.sini saya antar ke ruangan(sambil mengantar ina ke ruangannya).
Nenek: baiklah kalau gitu suster tapi janji ya suster sebentar ajak saya jalan-jalan, saya bosan
di kamar.
Di ruangan nini dan tono terbangun dan kaget melihat nenek ija yang tidak ada di tempat
tidurnya.
Tono : nini,bangunn, dimana ina ?
Nini : asataga,tadi ada di ranjang. Inaa.... ko dimana ? susteeerr ? susteeerr ?(panik)
Tiba-tiba perawat nurwiah dan ina masuk ?
Tono : ina,teleu imaina lede ?(dari mana)
Nenek : i luara (di luar), z dari luar kaasi.

Perawat nurwiah : tadi saya temukan nenek di taman jadi saya bawa kemari, karena
seharusnya sekarang jam istirahat.
Nini : terima kasih suster.
Perawat nurwiah : iya, sama-sama.
Perawat nurwiah: ina istrahat ee , nanti kalau sudah bangun saya jemput mi ina jalan-jalan.
Nenek: umbe moo suster, saya istrahat dulu ee
Perawat nurwiah: iya ina, selamat istrahat ina semoga cepat sembuh, pa , bu, tolong dipantau
istrahatnya ina
3 hari kemudian ....nenek ija sudah sehat dan di perbolehkan kembali di rumah ...
Tono : ina, sudah bisa mi kita pulang ini hari.
Nenek : umbe, tapi saya mau keruang perawat dulu
Nini : untuk apa?
Nenek : saya mau bilang terima kasih sama suster-susternya.
Di ruang perawat...
Nenek : assalamualaikum..
Perawat : walaikumsalam
Nenek : suster, saya pamit dulu ee, saya mau pulang mi.terima kasih laeee...
Perawat : iya ,kita hati-hati nah ina,jaga kesehatan. Semoga sehat selalu.
Tono dan nini : terima kasih suster
Perawat : sama-sama.
Akhirnya nenek pulang ke rumah dalam keadaan sehat.
pasien boleh datang dengan menangis, tetapi pulang dengan tersenyum