Anda di halaman 1dari 105

Tujuan Mata Kuliah Analisis Sistem

Tenaga I
1. Mahasiswa bisa membuat matrix Ybus dari
rangkaian sistem tenaga listrik.
2. Mahasiswa bisa melakukan analisis Aliran Daya
Metode Gauss-Seidel dan Metode Newton
Raphson.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Materi Kuliah:
1.
2.

3.

4.

5.

Pendahuluan
Konsep-konsep Dasar Listrik:
Daya Listrik, aliran daya, Sistem 3 phasa, hubungan delta-bintang.
Representasi Sistem Tenaga Listrik
Komponen Sistem Tenaga Listrik, Diagram Segaris, Diagram Impedansi/Reaktansi,
Besaran Per satuan/perunit
Model Rangkaian
Matrix Ybus, Matrik Zbus
Metode Penyelesaian Aliran Daya
Metode Gauss-Seidel
Metode Newton Raphsonl

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Buku
1. Elements of Power System Analysis, W.D.
Stevenson
2. Electrical Power Systems, Design And
Analysis,Moh. E. El Hawary
3. Power System Analysis,C.A. Gross
4. Diktat

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Penilaian
1.
2.
3.
4.
5.

Ujian Tengah Semester


Ujian Akhir Semester
Tugas
Absen
Keaktifan

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

PEDAHULUAN
Sistem Penyaluran Daya Listrik

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Sumber
Energi
Primer

Generator
Sistem

Transmisi
Sistem

Sistem
Distribusi

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Beban

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Kurva Beban Harian

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Sistem Tenaga Listrik


Sistem yang membangkitkan, mengatur, menyalurkan/membagi
dan akhirnya yang memakai/memanfaatkan tenaga listrik.

Bagian Utama Sistem Tenaga Listrik:


1. Pembangkit
2. Saluran Transmisi
3. Saluran Distribusi/Beban

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Pembangkit:
Generator

(termasuk Prime Movernya)


Tegangan yang dibangkitkan : 3 13 KV
Peralatan Pengatur Tegangan & Frekuensi
Transformator Tegangan Tinggi.

Saluran Transmisi:
Saluran

Transmisi Tegangan Tinggi


Tegangan: 70 750 KV
Transformator Pengatur Daya Aktif dan Reaktif.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Distribusi/Beban:
Feeder-feeder

yang menghubungkan bermacam-macam beban


Tegangan Volt: 400 33 KV
Sistem tenaga listrik hanya mengubah energi yang tersedia dari
sumber-sumber alam menjadi energi listrik dan sistem tersebut
mengatur pemakaian energi listrik secara efisien.

Sumber-sumber energi alam:


1.
2.
3.
4.

Fossil Fuel (Batu Bara, Minyak, Gas alam)


Fissile Material (Uranium, thorium)
Aliran Air
Angin, Tenaga matahari, tenaga air laut dll)

(1,2,3 telah digunakan secara komersial)


Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Pengoperasian Sistem Tenaga Listrik:


Sistem tenaga listrik yang pertama dibangun terdiri dari
pusat pusat pembangkit yang terpisah-pisah dan
masing-masing pembangkit mencatu bebannya juga
secara terpisah.
Saat ini sistem tenaga listrik terdiri-dari sejumlah pusat
pembangkit yang bekerja paralel dan mencatu sejumlah pusat
beban melalui saluran transmisi tegangan tinggi.
Sistem tenaga listrik tersebut biasanya dihubungkan secara
interkoneksi dengan beberapa sistem tenaga listrik yang lain
sehingga terbentuk multi area sistem.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hal ini dilakukan agar sistem tenaga listrik dapat bekerja


secara ekonomis dan untuk menaikan keandalan dari
sistem tanaga listrik.
Dampaknya adalah Pengoperasian sistem tenaga listrik
bertambah kompleks dengan timbulnya lebih banyak persoalanpersoalan yang harus diatasi.
Persoalan-persoalan Operasi:
1. Load Forcasting
2. Unit Commitment
3. Economic Dispatch
4. Analisa aliran daya
5. Analisa Hubung Singkat
6. Analisa Stabilitas
Create PDF
GO2PDF Frekuensi
for free, if you wish tocontrol
remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
7.withLoad

Peranan Komputer Dalam Analisa Sistem Tenaga.


Keuntungan:
Flexible (digunakan menganalisa semua persoalan)
Teliti
Cepat
Ekonomis
Langkah-Langkah:
1. Membuat model matematis dari persoalan yang akan
Dampaknya adalah Pengoperasian sistem tenaga listrik
diselesaikan
bertambah kompleks dengan timbulnya lebih banyak persoalan2. Menentukan Metoda Numerik (Ketelitian Cukup tinggi dan
persoalan yang harus diatasi.
waktu komputasi cukup cepat)
3. Menulis/Menyusun Program Komputer.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Penggunaan:
1. Off line data diperoleh dari operator (manusia),
dengan data tersebut analisa/perhitungan dilakukan
dengan komputer.
2. On line Komputer menerima data langsung dari
sistem yang sedang operasi. Pada pengaturan
beban dan frekuensi, economic dispatch dll.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Konsep Dasar
Daya Listrik
Pada dasarnya daya listrik pada suatu elemen
adalah tegangan pada elemen tersebut
dikalikan dengan arus yang mengalir pada
elemen tersebut.
v = Vmax cos ?t
i = Imax cos (?t-O)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Maka daya sesaat:


s = v.i
s = Vmax.Imax Cos ?t Cos (?t-O
)

Vmax .I max
V max .I max
s=
cos (1 + cos 2 t ) +
sin sin 2 t
2
2
atau :
s = V . I cos (1 + cos 2 t ) + V . I sin sin 2 t
dim ana V dan I adalah h arg a efektif dari tegangan dan arus

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

V . I cos (1 + cos 2 t ) : selalu positip, dengan h arg a rata rata :


P = V . I cos
P : daya nyata / aktif ( watt)
cos : disebut faktor daya
Lagging untuk rangkaianinduktif
Leading untuk rangkaiankapasitif
V . I sin sin 2 t : mempunyaih arg a positip dan negatip dengan h arg a rata rata nol
Q = V . I sin
Q : adalah daya semu / reaktif (Var)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Gelombang tegangan dan arus untuk beban resistif

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Gelombang tegangan dan arus untuk beban induktif

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Daya Listrik Dalam Bentuk Kompleks


V = V 0o

I = I
Daya Listrik
S=P+jQ
S: Daya Listrik (VA)
P: Daya Aktif (watt)
Q: Daya Reaktif (Var)
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Segi tiga daya


S

Daya Listrik:

P = V I cos

( watt )

daya aktif

Q = V I sin

(Var )

daya reaktif

S = V .I = P + jQ (VA)
*

S = P +Q = V . I
2

S = P + jQ = V .I

S = P jQ = V .I
*

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Aliran Daya Aktif

I
V 00

Sistem

I cos

Bila /I/ cos sephase dengan V, berarti daya listrik dibangkitkan


(sumber adalah generator) dan daya listrik mengalir menuju
sistem ( arah arus keluar dari terminal positip.
P=Re (V.I*

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Aliran Daya Aktif

I
V 00

I cos

Sistem

Bila /I/ cos mempunyai beda phase 180 dengan V, berarti


daya listrik diserap (sumber adalah motor) dan ( arah arus
menuju terminal positip dari sumber.
P=Re (V.I* mempunyai tanda negatip

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Aliran Daya Reaktif


Daya Reaktif sebesar I*I.XL (dengan tanda positip) diberikan pada
induktansi atau induktansi menyerap daya reaktif.
Arus I terbelakang (lagging) 90 derajat terhadap V
Daya Reaktif sebesar I*I .Xc (dengan tanda negatif) diberikan pada
kapasitor atau sumber menerima daya reaktif dari kapasitor.
Arus I mendahului (leading 90 derajat terhadap V

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Sistem Tiga Phasa

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Sistem Tiga Phasa


Jika gulungan kawat (Coil) saluran a, b dan c,
masing masing bekerja 120 derajat ruang,
diputar pada kecepatan yang sama serta
medan magnetik yang sama, akan
menghasilkan tegangan yang sama kecuali
sudut pergeseran masing masing saluran
sebesar 120 derajat.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Diagram phasor tegangan dengan urutan


phasa abc (searah putaran jarus jam
Vc

120

Va

120
120

Vb

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hubungan antara tegangan dan arus


Hubungan Bintang
Vc

Va
n

Vb

n: titik netral
Vab, Vbc, Vca: Tegangan
Line/Saluran
Van, Vbn, Vcn: Tegangan Phasa
Tegangan-tegangan phasa mempunyai
magnitude yang sama dan masingmasing berbeda phasa 120 derajat

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hubungan antara tegangan dan arus


Hubungan Bintang
Vca

-Vbn
Vab

Vcn

300
n

Van

Van=Vp L0o
Vbn=Vp L-120o

Vbn

Vcn=Vp L120o
Vbc

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hubungan antara tegangan Line dengan tegangan phasa


Vab = Van Vbn
Vab = Van + Vnb
Vab = Vp 00 Vp 1200
Vab = Vp (cos 0 + j sin 0) Vp (cos120 j sin 120)
Vab = Vp (1 + j 0) Vp (0,5 j 0,866)
Vab = Vp + 0,5Vp + j 0,866
Vab = Vp (1,5 + j 0,866)
Vab = Vp 3 30 0
Dengan cara yg sama :
Vbc = Vp 3 90 0
Vca = Vp 3 1500
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Secara umum hubungan antara tegangan line dengan


tegangan phasa terhubung Bintang dinyatakan:

VL = 3.V p
VL : H arg a efektif tegangan line
V p : H arg a efektif tegangan phasa
IL = I p
I L : H arg a efektif arus line
I p : H arg a efektif arus phasa

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hubungan antara tegangan dan arus


Hubungan Delta

a
Iab

Ica

b
Ibc

Iab, Ibc, Ica: Arus Phasa


Iaa, Ibb, IccI: Arus Line
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

b
c

Hubungan antara tegangan dan arus


Hubungan Bintang
Iaa

Ibc
Ibb

Ica

300
n

Iab

Iab=Ip L0o
Ibc=Ip L-120o

Ibc

Ica=Ip L120o
Icc

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Hubungan antara Arus Line dengan Arus phasa


I bb' = Iab Ibc
I bb' = Ip 0 0 Ip 120 0
= Ip(cos 0 + j sin 0) Ip(cos120 j sin 120)
= Ip(1 + j 0) Ip(0,5 j 0,866)
= Ip + 0,5 Ip + j 0,866
= Ip(1,5 + j 0,866)
= Ip 3 30 0
Dengan cara yg sama :
I = Ip 3 90
'
cc

'
I aa
= Ip 3 150 0

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

?I=0
Icc = Ibc - Ica
Iaa = Ica - Iab

Secara umum hubungan antara arus line dengan arus phasa


terhubung Delta dinyatakan:

I L = 3.I p
I L : H arg a efektif arus line
I p : H arg a efektif Arus phasa
VL = V p
VL : H arg a efektif tegangan line
V p : H arg a efektif tegangan phasa

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Daya Pada Sistem Tiga Phasa


Daya yang diberikan oleh generator tiga phasa yang diserap oleh
beban tiga phasa sama dengan jumlah daya dari tiap-tiap phasa.
Untuk sistem seimbang:

P = 3.Vp.Ip. cos p
p : sudut antara arus phasa dan tegangan phasa
Hubungan Bintang Y

VL
3
P = 3.
.I L . cos p.........x
3
3
3VL
P = 3.
.I L . cos p
3
P = 3.VL .I L . cos p

(Watt )

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Dengan cara sama diperoleh :


Q = 3.VL .I L . sin p

(Var )

S = 3.VL .I L

(VA)

S = P2 + Q2
Segitiga Daya
P (Watt)

S (VA)

Q (Var)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rumus Daya Dalam hubungan Delta:

P = 3.Vp.Ip. cos p
p : sudut antara arus phasa dan tegangan phasa
IL
3
P = 3.VL .
. cos p.........x
3
3
3.I L
P = 3.VL .
. cos p
3
P = 3.VL .I L . cos p

(Watt )

Rumus Daya Tiga Phasa dengan besaran tegangan dan arus


line Dalam hubungan Bintang dan Delta adalah sama :
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Contoh
1

4
M

?: Y

Y ?:
Beban ?

Gen: 200 MVA; 3 phasa; 13,6 KV; Xs=8 ohm


Motor sinkron : 100 MVA (daya input); 3 phasa; 13,2 KV; X=10,5
ohm; pf=0,8 lagging
Trafo: 225 MVA; 3 phasa; 13,8 ? 230Y KV; X=10 ohm
Transmisi: 230 KV; 225 Km; X=0,785 ohm/km
Beban: 50 MW; 3 phasa; 13,2 KV; pf=0,85 lagging
Hitung Arus I di bus 4.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Penyelesaian:
I n = I m + I beban
Motor :
V4 L L = 13,2 KV
13,2
V4 L N =
3
cos = 0,8 lag .
S 3 = 100 MVA
100
S1 =
3

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

S1 = P + jQ
100
100
=
cos + j
sin
3
3
100
100
=
.0,8 + j
.0,6
3
3
= 26,6 + j 20
S = V .I *
S
*
I =
V
S*
I= *
V
26,6 j 20
Im =
13,2
3
I m = (3,49 j 2,62).103 A
I m = 4,36 36,9 o KA
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Beban ?,

P3 = 50MW
50
P1 = MW
3
P1 = V p .I p cos
50.106
P1
3
o
3
Ip =
=
=
2
,
57
.
10

31
,
8
A
3
13,2.10
V p . cos
.0,85
3

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Jadi Arus di Bus 4 :


I n =I m+I beban
= 4,36.103 36,9o + 2,57.103 31,8o
= 4,36.103 (cos 36,9o j sin 36,9 o ) + 2,57.103 (cos 31,8o j sin 31,8o )
= 5670,6 j 3972,1
= 6922,895 35o A
Cos di bus 4 = 0,82 lag.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Contoh
Cos =0,9 lag

P1 =
Qc

50
MW
3

Cos=0,85 lag

Hitung kapasitas kapasitor Qc untuk memperbaiki faktor daya dari


0,85 menjadi 0,9 lagging

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Penyelesaian :
Sebelum dipasang kapasitor :
50
P1 = MW
3
50
S1 =
= 19,61 MVA
3.0,85
Q1 = S1 . sin
= 19,61.0,53
= 10,4 MVAR

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Setelah dipasang kapasitor :


50
S =
= 18,5 MVA
3.0,9
'
1

Q = S . sin
'
1

'
1

'

= 18,5.0,44
= 8,14 MVAR
Jadi :
Qc = Q1 Q1'
= 10,4 8,14
= 2,26 MVAR

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

REPRESENTASI SISTEM TENAGA LISTRIK


Sistem tenaga listrik merupakan hubungan antara 3 bagian
utama, yaitu sistem pembangkit, sistem transmisi dan beban
Sistem Pembangkit:
Berupa generator serempak, sistem pengatur tegangan, sistem
penggerak utama beserta mekanisme governor
Sistem Transmisi:
Berupa saluran transmisi, transformator, peralatan relay
pengaman, pemutus rangkaian, static kapasitor, shunt reaktor.
Beban:
Tidak diberikan secara terinci, beban direpresentasikan sebagai
Impedansi Tetap yang menyerap daya dari sistem.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Komponen Utama:
1. Generator Serempak
2. Saluran Transmisi
3. Transformator
4. Beban
Digunakan rangkaian pengganti dari komponen-komponen utama
dalam menganalisa sistem tenaga listrik
Rangkaian pengganti yang digunakan adalah rangkaian pengganti
satu phasa dengan nilai-nilai phasa- netralnya, dengan asumsi
sistem 3 phasa yang dianalisa dalam keadaan seimbang pada
kondisi operasi normal.
Untuk merepresentasikan suatu sistem tenaga listrik digunakan
diagram yg. Disebut diagram segaris.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rotor kutub Bulat (Non Salient Pole) dan Rotor kutub menonjol (Salient Pole)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rangkaian Penganti dari Generator:


Xs

Ia

Ef

Vt

Phasor Diagram Tegangan:


Ef
Vt

Ia.Xs

Ia
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Saluran Transmisi
Untuk merepresentasikan saluran transmisi kedalam
bentuk rangkaian penggantinya, tergantung dari panjang
saluran serta ketelitian yang diinginkan,
Menurut panjangnya:
1. Saluran Tranmisi pendek (kurang dari 80 km)
2. Saluran Transmisi menengah (antara 80 s/d240 km
3. Saluran Transmisi panjang (lebih dari 240 km)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rangkaian Pengganti Saluran Transmisi Pendek


Z=R+jXL

Vr

Vs

Rangkaian Pengganti Saluran Transmisi Menengah Model p


Z=R+jXL

Y/2
Vs

Y/2

Vr

Y =

1
= j c
Xc

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Saluran Transmisi Menengah Model T


Z/2

Z/2

Vs

Vr

Dalam Analisa Sistem lebih menguntungkan dengan


representasi rangkaian Model p, karena tidak merubah
struktur jaringan
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Transformator

N2
N1
V2 =
.V1 dan i2 =
.i1
N1
N2
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rangkaian Pengganti Trafo:


Req

Xeq

I1=I2

V1

V2

Xeq

V1

G+jB diabaikan

I1=I2

V2

Req diabaikan
Xeq=X1 +a2 X2 atau

X eq

X1
= 2 + X2
a

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Beban

Beban terdiri dari:


1. Motor-motor induksi
2. Pemanas (Heating) dan Penerangan (lighting)
3. Motor-motor sinkron
Terdapat 3 cara untuk merepresentasikan Beban, yaitu:
1. Representasi Beban dengan Daya Tetap
Daya aktif (MW) dan Daya reaktif (MVAR) mempunyai nilai tetap.
Biasanya digunakan untuk analisa aliran daya
2. Representasi Beban dengan Arus Tetap

P jQ
I =
= I ( )
*
V
dim ana :
V = V

dan

= tan

Q
P

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

3. Representasi Beban dengan Impedansi Tetap

V
V2
Z= =
I P jQ

Diagram Segaris

Dengan menganggap bahwa sistem 3 phasa dalam keadaan seimbang,


penyelesaian/analisa dapat dikerjakan dengan menggunakan
rangkaian 1 phasa dengan saluran netral sebagai saluran kembali
Untuk merepresentasikan suatu sistem tenaga listrik 3 phasa cukup
digunakan diagram 1 phasa yang digambarkan dengan memakai
simbol-simbol dan saluran netral diabaikan.
Diagram tersebut disebut dengan Diagram Segaris (One Line Diagram)
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Diagram segaris biasanya dilengkapi dengan data dari masing-masing


komponen sistem tenaga listrik
Didalam menganalisa suatu sistem tenaga listrik, dimulai dari diagram
segaris
Dengan menggunakan rangkaian pengganti dari masing-masing
komponen sistem tenaga listrik, diagram segaris tersebut diubah
menjadi diagram impedansi/reaktansi.
Baru Kemudian dapat dilakukan perhitungan/analisa terhadap sistem

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Simbul-simbul dalam diagram segaris


Simbol

?%

Keterangan

Simbol

Keterangan

Rotating
machine

Circuit
breaker

Bus

Circuit
breaker (air)

Transformator
2 belitan

Disconect

3 Phasa
Hubungan
delta

3 Phasa
Hubungan
Bintang

Transmisssion
Line

Capasitor

Static load

Hubungan
Bintang,
netral
diketanahkan

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Diagram Segaris
1

T1

T2
3

?
Load B

Load A

G1: 20000 KVA, 6,6 KV, X=0,0655 ohm


G2: 10000 KVA, 6,6 KV, X=1,31 Ohm
G3: 30000 KVA, 3,81 KV, X=0,1452 ohm
T1 dan T2 : masing-masing terdiri dari 3 trafo 1 phasa: 10000KVA, 3,81-38,1 KV,
X=14,52 ohm
(dinyatakan terhadap sisi tegangan tinggi)
Transmisi : X=17,4 Ohm
Beban A: 15000 KW, 6,6 KV, Power faktor 0,9 lag.
Beban B: 30000 KW, 3,81KV, Power faktor 0,9 lag.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

BESARAN PERSATUAN (PER UNIT)


Besaran sebenarnya
Besaran Persatuan =
Besaran Dasar (dim ensi sama)
4 (empat) Besaran dalam sistem tenaga Listrik:
1. Arus (Ampere)
2. Tegangan (Volt)
3. Daya (Volt-Ampere)
4. Impedansi (Ohm)
Dengan menentukan Besaran Dasar, Besaran Persatuan dapat dihitung
Dengan menentukan 2 (dua) besaran dasar, besaran dasar yang lain
dapat ditentukan
Dalam Analisa Sistem Tenaga, Tegangan dasar dan Daya dasar
ditentukan, besaran dasar yang lain (Arus dan impedansi) dihitung.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Rumus-Rumus Untuk menentukan Arus Dasar dan Impedansi


Dasar:
KVA dasar 1
Arus dasar I B =
KV dasar LN

( A)

( KV dasar LN ) 2 x1000
Im pedansi Dasar Z B=
(Ohm)
KVA dasar 1
( KV dasar LN ) 2
=
MVA dasar 1
Dengan menggunakan data 3 phasa :
KVA dasar 3
Arus dasar I B =
3.KV dasar LL

( A)

( KV dasar LL) 2 x1000


Im pedansi Dasar Z B=
(Ohm)
KVA dasar 3
( KV dasar LL) 2
=
MVA dasar 3
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Contoh:
Transformator 1 phasa dengan rating 110/440 V; 2,5 KVA, reaktansi
bocor diukur dari sisi tegangan rendah 0,06 ohm.
Tentukan Harga reaktansi bocor dalam pu.
Penyelesaian:
Impedansi Dasar sisi Tegangan Rendah:
0,110 2 x1000
Z B1 =
= 4,84 ohm
2,5
Re ak tan si Bocor :
0,06
= 0,0124 pu
4,84
Re ak tan si Bocor diukur dari sisi tegangan tinggi :
X=

440
X = 0,06
= 0,096 ohm
110
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Im pedansi dasar sisi tegangan tinggi :


0,4402 x1000
Z B2 =
= 77,5 ohm
2,5
Re ak tan si bocor :
0,96
X=
= 0,0124 pu
77,5
Harga X (reaktansi bocor) dalam satuan pu dilihat dari sisi tegangan
rendah maupun dari sisi tegangan tinggi adalah sama.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Mengubah Dasar (Base) Dari Besaran Per Satuan


2

KVBo KVABn
Z n ( pu ) = Z o ( pu )

KVBn KVABo
Zn = Impedansi (pu) dengan Base Baru
Zo = Impedansi (pu) dengan Base lama
KVBn = Tegangan dasar (KV) Baru
KVBo = Tegangan dasar (KV) lama
KVABn = Daya Dasar (KVA) Baru
KVABo = Daya dasar (KVA) Lama

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Model Rangkaian
Diagram
Segaris
Rangkaian
Pengganti
(admitansi
Matrik [Ybus],
Matrik [Zbus]
Program
Komputer
Analisis Aliran
Daya
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Diagram Segaris

I1

1
YL13

Y10
YL12
I2

I3
3

Y20

YL23

YL34

Y30

Diagram Admitansi
4

Y40

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

I4

Pada setiap bus berlaku :


I1 = I10 + I12 + I13
I 2 = I 20 + I 21 + I 23
I 3 = I 30 + I 31 + I 32 + I 34
I 4 = I 40 + I 43
atau :
I1 = V1Y10 + (V1 V2 )YL12 + (V1 V3 )YL13
I 2 = V2Y20 + (V2 V1 )YL 21 + (V2 V3 )YL 23
I 3 = V3Y30 + (V3 V1 )YL 31 + (V3 V2 )YL 32 + (V3 V4 )YL 34
I 4 = V4Y40 + (V4 V3 )YL 43

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

atau :
I1 = (Y10 + YL12 + YL13 )V1

YL12V2

YL13V3

0V4

I 2 = YL 21V1

(Y20 + YL 21 + YL 23 )V2

YL 23V3

0V4

I 3 = YL 31V1

YL 32V2

I 4 = 0V1

(Y30 + YL 31 + YL 32 + YL 34 )V3

0V2

YL 34V3

Dalam bentuk matrik :


I1 Y11 Y12
I Y Y
2 = 21 22
I 3 Y31 Y32

I 4 Y41 Y42
( Matrik

Y13
Y23
Y33
Y43

Y14 V1

Y24
V
2
Y34 V3

Y44 V4

Ybus)

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

YL 34V4

(Y40 + YL 43 )V4

Elemen Matrik Ybus


Elemen diagonal
Y11 =Y10 + YL12 + YL13
Y22 =Y20 + YL21 + YL23
Y33 = Y30 + YL31 + YL32 + YL34
Y44 = Y40 + YL43
Elemen Off Diagonal
Y12=Y21 =-YL12
Y13=Y31 =-YL13
Y14=Y41 =-YL14
Y23=Y32 =-YL23
Y24=Y42 =-YL24
Matrik Ybus adalah matrik simetris (elemen di atas diagonal nilainya
sama dengan elemen di bawah diagonal
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

I bus = YbusVbus
I1
I
I bus = 2 arus masuk bus
I 3

I 4
V1
V
Vbus = 2 (tegangan bus thd tan ah)
V3

V4

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Persamaan Umum Aliran Daya


N

Pi jQi = (Vi * ) (Yij .V j )


j =1

dim ana
Vi = ei + jf i

atau

Vi = Vi e ji

= Vi i
Rectangular Form :
N

+
Pi = ei
(
G
.
e

B
.
f
)

ij
j
ij
j

j
=
1

fi
(
G
.
f
+
B
.
e
)

ij
j
ij
j

j
=
1

N
N

Qi = f i
(Gij .e j Bij . f j ) ei (Gij . f j + Bij .e j )
j =1
j =1

Yij = Gij + Bij


Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Polar Form
N

Pi = Vi . Yij .V j cos(i j ij )
j =1
N

Qi = Vi . Yij .V j sin(i j ij )
j =1

Yij = Yij ij

Hybrid Form
N

Pi = Vi . V j [Gij cos(i j ) +Bij sin(i j )]


j =1
N

Qi = Vi . V j [Gij sin(i j ) Bij cos(i j )]


j =1

Vi = Vi e ji
= Vi i
Yij = Gij + jBij
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Analisa Aliran Daya, tujuannya:

1. Menghitung tegangan setiap bus


2. Menghitung Aliran daya setiap saluran
Dengan Analisa Aliran Daya digunakan untuk:
1. Apakah sistem masih mampu beroperasi dengan adanya
penambahan beban dan pembangkit.
2. Toleransi jatuh tegangan apakah masih memenuhi syarat
Klasifikasi Bus:
1. Slack/Swing Bus
- Terhubung dengan generator
- /V/ dan Odiketahui dan besarnya tetap
- P dan Q dihitung

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

2. Generator Bus (P-V Bus)


- Terhubung dengan generator
- P dan /V/ diketahui dan besarnya tetap
- Q dan Odihitung
3. Load Bus (P-Q Bus)
- Terhubung dengan beban
- P dan Q diketahui dan besarnya tetap
- /V/ dan Odihitung
YBus
Pers. Aliran Daya
Gauss-Seidel

Metode Iterasi
Newton Raphson

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Data Saluran
Line, bus
to bus

R, pu

X,pu

1-2

0,10

0,40

1-4

0,15

0,60

1-5

0,05

0,20

2-3

0,05

0,20

2-4

0,10

0,40

3-5

0,05

0,20

3
4

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Afmitansinya:
Line, bus
to bus

G, pu

B,pu

1-2

0,588235 -2,352941

1-4

0,302157 -1,568627

1-5

1,176471 -4,705882

2-3

1,176471 -4,705882

2-4

0,588235 -2,352941

3-5

1,176471 -4,705882

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Data Bus
Bus

P, pu

Q, pu

V,pu

Keterangan

1,02L0o

Slack Bus

-0,6

-0,3

..L.

Load Bus (induktif)

1,0

1,04 L..

Generator Bus

-0,4

-0,1

..L.

Load Bus (induktif)

-0,6

-0,2

..L.

Load Bus (induktif)

Load Bus, harga awal tegangan dimisalkan 1,00 L 0o pu


Generator Bus, sudut awal dimisalkan L 0o
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Elemen Matrik Ybus


Y21 = -0,588235+j2,352941 pu
Y22 = 2,352941-j9,411764 pu
Y23 = -1,176471+j4,705882 pu
Y24 = -0,588235+j2,352941 pu
Y25 = 0 pu
Y31 = 0 pu
Y32 = -1,176471+j4,705882 pu
Y33 = 2,352941-j9,411764 pu
Y34 = 0 pu
Y35 = -1,176471+j4,705882 pu
Bus 2 (Load Bus)

V2* .I 2 = P2 jQ2
P2 jQ2
I2 =
*
V2

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Tegangan di Bus 2:

P2 jQ2
= Y21.V1 + Y22 .V2 + Y23 .V3 + Y24 .V4
*
V2
P2 jQ2
0
0
0
Y21.V1 + Y23 .V3 + Y24 .V4

*
V2

1 0,6 + j 0,3
V21 =
[
(
1,02(0,588235 + j 2,352941)
Y22 1,0 + j 0
1
V =
Y22
1
2

+1,04(1,176471 + j 4,705882)
+1,0(0,588235 + j 2,352941)]
1
=
(0,6 + j 0,3 + 2,411764 j 9,647058
Y22
1,811764 j 9,347058
=
2,352941 j 9,411764
= 0,980000 j 0,052500 pu
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Koreksi

1
0,6 + j 0,3
V =
[
+ 2,411764 j 9,647058]
Y22 0,980000 + j 0,052500
1
2

0,594141 + j 0,337951 + 2,411764 j 9,647058


=
2,352941 j 9,411764
= 0,976351 j 0,050965 pu

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Tegangan di bus 3 (Generator Bus)


Pk jQk = V

*
k

Y
n =1

kn

.Vn

* N

Qk = I m Vk Ykn .Vn
n =1

Q3 = I m V3* V30 .Y33 + V21.Y32 + V50 .Y35

{[

]
}

= I m {1,04[1,04(2,352941 j 9,411764)
+ (0,976351 j 0,050965)(1,176471 + j 4,705882)
+1,0(1,176471 + j 4,705882)]}
= 0,444913 pu

1 P3 jQ3
1
0
V =
V2 .Y32 + V5 .Y35

0*
Y33 V3

1
3

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

V31 =

1 1,0 j 0,444913
{
[(0,976351 j 0,050965)(1,176471 + j 4,705882)
Y33
1,04
+ (1,0 + j 0)(1,176471 + j 4,705882)]}

1
V = {0,961538 j 0,427801 + 2,085285 j 9,360334}
Y33
1
3

V31 =

3,046823 j 9,788135
2,352941 j 9,411764

V31 = 1,054984 + j 0,059979

Koreksi
V31 =

V30
V31

.V31

V30 = 1,04
V31 = 1,056688
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

1,04
V =
.(1,054984 + j 0,059979)
1,056688
1
3

V = 1,038322 + j 0,059032 pu
1
3

Demikian seterusnya dihitung tegangan semua bus (sampai bus 5) pada


iterasi 1 Kemudian dihitung:
V2 = V21 V20
V3 = V31 V30
V4 = V41 V40
V5 = V51 V50
Semua V < toleransi (misal 0,0001)
Bila ya proses iterasi selesai ( stop)
Bila tidak lanjut ke iterasi kedua
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Sebelum dilakukan perhitungan pada iterasi ke dua, terlebih dahulu


tegangan semua bus dikoreksi dengan faktor percepatan aB=1,6

V11 = 1,02 + j 0,0 (tetap karena slack bus)


V21 = V20 + V2
V31 = 1,038322 + j 0,059032
V41 = V40 + V4
V51 = V50 + V5
Nilai tegangan ini digunakan untuk menghitung tegangan
bus pada iterasi ke dua. Demikian seterusnya
sampai terpenuhi angka konvergen (/ V / < toleransi)
Untuk contoh di atas, dengan faktor percepatan 1,6 dan toleransi
0,0001 dibutuhkan perhitungan sebanyak 20 kali iterasi
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

F(x)

Prinsip Penyelesaian Metode


Newton-Raphson

?F0
?F1

?F2
X2

?X2

X1

?X1

X0 merupakan iterasi ke nol


X1 merupakan iterasi ke satu
X2 merupakan iterasi ke dua
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

X0

Persamaan/Fungsi Satu Variabel:


f ( x) = 0
Dengan menggunakan " deret taylor":
1 df ( x0 )
1 df 2 ( x0 )
2
f ( x ) = f ( x0 ) + !
( x x0 ) + !
(
x

x
)
+ ....
0
2
1 dx
2 dx
1 df n ( x0 )
n
... + !
(
x

x
)
=0
0
n
n dx
Dengan pendekatan " Linier":
df ( x0 )
f ( x ) = f ( x0 ) +
( x x0 ) = 0
dx
Sehingga diperoleh :
f ( x0 )
x1 = x0
df ( x0 ) / dx
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Atau dapat ditulis sebagai berikut:

(1)

(0)
f
(
x
)
(0)
=x
df ( x ( 0) ) / dx

x (0) = harga awal


x (1) = harga pada iterasi ke 1
Rumus untuk iterasi ke (k +1)
x ( k +1)

(k )
f
(
x
)
(k )
=x
(k )
df ( x ) / dx

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Contoh Penerapan Metode Newton-Raphson


F ( x) = x 3 64

Fungsi dengan satu variabel

F! ( x) = 3 x 2
x0 = 5
xn +1 = xn xn
xn =

F ( xn )
F ! ( xn )

x 3 64
=
2
3 xn
125 64
x1 =
= 0,8133
75
x1 = 5 0,8133 = 4,1867
(4,1867) 3 64
x2 =
= 0,1785
2
3.(4,1867)
x2 = 4,1867 0,1785 = 4,0082
dan seterusnya untuk iterasi selanjutnya
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Contoh Penerapan Metode Newton Raphson


Fungsi dengan 2 Variabel:

F1 = x12 + x22 5 x1 = 0
F2 = x12 x22 +1,5 x2 = 0
F1
= 2 x1 5;
x1

F1
= 2 x2
x2

F2
= 2 x1 ;
x1

F2
= 2 x2 +1,5
x2

x1( 0) = 3 dan x2( 0) = 3


F10 = 32 + 32 5.3 = 3
F20 = 32 32 +1,5.3 = 4,5
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

F10
= ( 2)(3) 5 = 1
x1

F10
= (2)(3) = 6
x2

F20
= ( 2)(3) = 6
x1

F20
= (2)(3) +1,5 = 4,5
x2

Dalam matrik :
F1
x
1
F2

x1

F1
1

f1

x
x2
1
. 1 =
F2
x2 f 2
x2

f1 = f ( x) f ( x0 ) = 0 3 = 3
f 2 = f ( x) f ( x0 ) = 0 4,5 = 4,5
6 x11 3
1
6 4,5. 1 = 4,5

x2

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Dihitung :
x1 = 1
x2 = 0,333
1
1

2
2

Jadi harga x dan x :


x = x + x = 3 1 = 2
1
1

0
1

1
1

x = x + x = 3 0,333 = 2,667
1
2

0
2

1
2

Perhitungan iterasi 2 :
F = 2 + 2,667 5.2 = 1,1129
1
1

F = 2 (2,667) +1,5(2,667) = 0,8876


1
2

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

F11
= (2)(2) 5 = 1
x1

F11
= (2)(2,667) = 5,334
x2

F21
= (2)(2) = 4
x1

F21
= (2)(2,667) + 1,5 = 3,834
x2

Dalam matrik :
F1
x
1
F2

x1

F1
2
x2 x1 f1
. 2 =
F2 x2 f 2
x2

f1 = f ( x) f ( x1 ) = 0 1,1129 = 1,1129
f 2 = f ( x) f ( x1 ) = 0 0,8876 = 0,8876
1 5,334 x12 1,1129
4 3,834. 2 = 0,8876

x2

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Dihitung :
x = 0,5143
2
1

x = 0,3051
2
2

2
1

2
2

Jadi harga x dan x :


x = x + x = 2 0,5143 = 1,4857
2
1

1
1

2
1

x = x + x = 2,667 0,3051 = 2,3619


2
2

1
2

2
2

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Iterasi
0
1
.
.
7
8

X1
3
2
.
.
1,0004
1,00000189

X2
3
2,667
.
.
2,0003
2,00000149

Untuk contoh di atas dibutuhkan 8 kali iterasi


Dengan nilai akhir X1 =1,00 dan X2 =2,00

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Elemen dari Jacobian Matrik:


Pi

H ij =
j

Qi

J
=
ij
j

Pi

N ij =
Vj
V j

Qi

Lij =
Vj
V j

H 22
H
32

J 32

N 23 2

N 33 .3
V3
L33

V3

H 23
H 33
J 33

P
2
= P3
Q
3

Jacobian
Matrik

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Elemen Jacobian Matrik masing-masing Bus


Type Bus
Slack
Generator Bus
Load Bus

Elemen Jacobian
Matrik
Hij
Hij , Jij , Lij , Nij

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Metode Newton-Raphson
2
Y=4-j10 pu
P2=1,70 pu
/V2/=1,1249 pu

Y=4-j5 pu
3

/V1/=1,0 L00 pu

P3= -2 pu
Q3= -1 pu

Persamaan Non Linier:

P1 = V1 V1 {G11 cos(1 1) + B11 sin(1 1)}+ V1 V3 {G13 cos(1 3 ) + B13 sin(1 3 )}


P1 = V1 V1 G11 + V1 V3 {G13 cos(1 3 ) + B13 sin(1 3 )}
P1 = V1 V1 G11 + V1 V3 G13 cos(1 3 ) + V1 V3 B13 sin(1 3 )
Q1 = V1 V1 {G11 sin(1 1) B11 cos(1 1)}+ V1 V3 {G13 sin(1 3 ) B13 cos(1 3 )}
Q1 = V1 V1 B11 + V1 V3 {G13 sin(1 3 ) B13 cos(1 3 )}
Q1 = V1 V1 B11 + V1 V3 G13 sin(1 3 ) V1 V3 B13 cos(1 3 )
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

P2 = V2 V2 {G22 cos(2 2 ) + B22 sin(2 2 )}+ V2 V3 {G23 cos(2 3 ) + B23 sin(2 3 )}


P2 = V2 V2 G22 + V2 V3 {G23 cos(2 3 ) + B23 sin(2 3 )}
P2 = V2 V2 G22 + V2 V3 G23 cos(2 3 ) + V2 V3 B23 sin(2 3 )
Q2 = V2 V2 {G22 sin(2 2 ) B22 cos(2 2 )}+ V2 V3 {G23 sin(2 3 ) B23 cos(2 3 )}
Q2 = V2 V2 B22 + V2 V3 {G23 sin(2 3 ) B23 cos(2 3 )}
Q2 = V2 V2 B22 + V2 V3 G23 sin(2 3 ) V2 V3 B23 cos(2 3 )

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

P3 = V3 V1 {G31 cos(3 1) + B31 sin(3 1)}+ V3 V2 {G32 cos(3 2 ) + B32 sin(3 2 )}


+ V3 V3 {G33 cos(3 3 ) + B33 sin(3 3 )}
P3 = V3 V1 G31 cos(3 1) + V3 V1 B31 sin(3 1) + V3 V2 G32 cos(3 2 )
+ V3 V2 B32 sin(3 2 ) + V3 V3 G33
Q3 = V3 V1 {G31 sin(3 1) B31 cos(3 1)}+ V3 V2 {G32 sin(3 2 ) B32 cos(3 2 )}
+ V3 V3 {G33 sin(3 3 ) B33 cos(3 3 )}
Q3 = V3 V1 {G31 sin(3 1) B31 cos(3 1)}
+ V3 V2 {G32 sin(3 2 ) B32 cos(3 2 )} V3 V3 B33
Q3 = V3 V1 G31 sin(3 1) V3 V1 B31 cos(3 1) + V3 V2 G32 sin(3 2 )
V3 V2 B32 cos(3 2 ) V3 V3 B33
* Persamaandi atas digunakanuntuk menghitung/ V / dan dari tiap bus
* Persamaandi atas merupakanfungsidari / V / dan tiap bus.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Persamaan Yang Digunakan Untuk Menghitung /V/ dan O


Pada Setiap Iterasi Adalah:
P2

2
P3

2
Q3
2

P2
3
P3
3
Q3
3

H 22
H
32

J 32

H 23
H 33
J 33

P2

V3
V3
2 P2

P3

V3 . 3 = P3

V3
V3
Q3

P3

V3
V3

V3

N 23 2 P2

N 33 .3 = P3
V3 Q
L33

0
4 + j5
4 j5
V3

YBUS =
0
4

j
10

4
+
j
10

4 + j 5 4 + j10 8 j15

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

P2 = P2 {V2 V2 G22 + V2 V3 G23 cos(2 3 ) + V2 V3 B23 sin(2 3 )}


P3 = P3 {V3 V1 G31 cos(3 1) + V3 V1 B31 sin(3 1) + V3 V2 G32 cos(3 2 )
+ V3 V2 B32 sin(3 2 ) + V3 V3 G33}
Q3 = Q3 {V3 V1 G31 sin(3 1) V3 V1 B31 cos(3 1) + V3 V2 G32 sin(3 2 )
V3 V2 B32 cos(3 2 ) V3 V3 B33}

H 22

P2
=
= V2 V3 G23{ sin(2 3 )}.1 + V2 V3 B23{cos(2 3 )}.1
2

P3
N 33 = V3
= V3 {V1 G31 cos(3 1 ) + V2 G32 cos(3 2 ) + 2 V3 G33
V3
+ V1 B31 sin(3 1 ) + V2 B32 sin(3 2 )}
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer