Anda di halaman 1dari 16

WAHYU SULISTIADI

2013

Merupakan alat utk mengkomunikasikan NILAI


PRODUK kepada pasar.
Penetapan tarif memiliki dampak langsung dan jelas
terlihat pd penerimaan pasar
Sangat penting terhadap keseluruhan Bauran
pemasaran
Alat yg sangat Fleksibel S/ saat price akan stabil dlm
wkt tertentu, tetapi dlm seketika Price dpt Naik atau
turun
Satu-satunya elemen yg menghasilkan Pendapatan dr
penjualan

WHAT IS A PRICE ?
A price is a statement of value and not a
statement of cost

Penetapan harga merupakan hal yang sangat


penting karena menyangkut kemampuan organisasi
untuk mendapat laba atau surplus demi
perkembangan organisasi

1. Peningkatan pemulihan biaya/ cost recovery


2. Cross-subsidy
3. Mengoptimalkan pemanfaatan pelayanan
4. Mengotimalkan pendapatan.
5. Mengurangi pemanfaatan pelayanan.
6 .Mengoptimalkan profit.
7. Mengurangi pesaing.
8. Membentuk corporate image
4

Setting pricing policies

Selecting
the pricing
objectives
Determining
demand
Estimating
cost
Analyzing
competitors
cost,prices
, and offer
Selecting a
pricing methods
Selecting the
final price

Keputusan tentang Price harus dikoordinasikan


dengan desain produk/jasa, distribusi dan promosi
untuk mendapatkan suatu program pemasaran
yang efektif dan konsisten.

Keputusan dalam komponen bauran pemasaran


yang lain akan berpengaruh terhadap Price,
demikian pula sebaliknya penetapan Price akan
mempengaruhi komponen yang lain
6

1. Cost Based Pricing (Penetapan tarif bdsrkan


biaya)
Metode paling sederhana, hanya
menambah Mark up tertentu terhdp biaya
produksi
BEP and Target Profit Pricing dgn metode
menghitung Titik Impas atau membuat
target laba tertentu diatasnya

2. Value Based Pricing :


Berdasarkan persepsi calon konsumen
terhadap nilai barang atau produk
Harus melakukan survai persepsi calion
konsumen

3. Metode Penggunaan Persepsi Nilai dr


pembeli (bukan dr biaya penjualan) utk
menetapkan Tarif.
Melihat dulu beberapa konsumen bersedia
membeli/ membayar utk produk yg Anda
tawarkan, biaya produksi dilihat belakangan
utk mengetahui apakah biayanya masih
dapat menguntungkan

4. Competition Based Pricing


Going rate Pricing : Penetapan tarif
berdasarkan tarif yg berlaku.
Tarif yg ditawarkan berdasarakan tarif rata2
pesaing
Kurang memperhatikan biaya dan
permintaannya
Bisa menetapkan tarif yg sama, lebih tingi
atau lebih rendah dari pesaing utamanya

1.Penetapan Tarif diatas tarif pasar yg berlaku


bagi produk2 serupa.
Dengan asumsi konsumen akan beranggapan
tarif yg lebih mahal berarti kualitasnya lebih
baik.
2. Penetapan tarif dibawah harga pasar
Dengan asumsi produk yg kualitasnya sama
dgn rata2 pesaing (homogen) sehingga
konsumen membeli karena tarif

3.Penetapan tarif yg sama atau dekat dengan


rata2 pasar
Institusi yg dominan disebut pemimpin pasar
menetapkan tarif produk yg selalu akan
diikuti oleh institusi lain.
Pendekatan ini dikenal dengan Tarif pasar
(Market Pricing)

1. Penetapan tarif Mengapung


Institusi berusaha meyakinkan pembeli/
pengguna bahwa produknya sangat
berbeda dr produk lain yg ada di pasaran.
Jika berhasil, maka akan mendapatkan
profit yg besar dari setiap produk yg dijual
Namun tarif akan jatuh ketika Institusi baru
memasuki pasar tsb, krn mereka melihat
potensi margin yg besar dr yg Anda peroleh.

2. Penetapan tarif penetrasi


Strategi ini menarik konsumen dgn harga yg
lebih rendah utk mendorong penjualan awal
Peningkatan tarif selanjutnya baru dilakukan
secara perlahan-lahan utk menghindari agar
pelanggan tidak mengundurkan diri
....apalagi Muntaber (Mundur Tanpa Berita)

Kesan

Price,
Profit Margin

EXPERIENCE

People Touch
SERVICE
Diferensiasi
BRAND

KOMODITI

Kualitas, pelayanan, Value

Seperti Tugas sebelumnya, silahkan membagi


dalam beberapa kelompok
Setiap kelompok produk RS yg berbeda yang
akan ditetapkan tarifnya
Separuh kelompok menentukan produk yg baru
dan separuh lagi dengan produk yg sudah ada
(beredar)
Gunakan penetapan tarif dengan memilih
strateginya.
Kirimkan bhn presentasi ke
wahyufkmui@gmail.com

Anda mungkin juga menyukai